INVENTION: Journal Research and Education Studies
Journal Invention invites lecturers, scholars, researchers, and students to contribute the results of their studies and research in fields related to Education, which include textual and field studies with various perspectives, Educational Management, Educational Policy, Educational Technology, Educational Psychology, Curriculum Development and Learning strategies and contemporary research results in the field of education.
Articles
412 Documents
Memahami Psikologi Perkembangan Jiwa Beragama Pada Anak Usia Dini
Herlin Syahdina Lubis , Indah Ashari, Nunzairina,
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 3 No 3 November 2022
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/invention.v3i3.1049
This research was conducted because of the low visual-spatial ability of children in RA Al-Huda, Mekar Palm Village, Kab. Langkat. Students have not been able to determine the right-left direction, recognize colors, have difficulty remembering or grouping shapes. The researcher aims to determine the increase in visual spatial intelligence through coloring activities. This research was conducted in RA Al-Huda, Desa Mekar Sawit Kab. Langkat Regency with 12 children as research subjects. This study uses a qualitative approach with the Action Research method. The results showed that coloring activities or recognizing colors can modify the increase in children's visual spatial intelligence. The average visual-spatial intelligence of pre-action children is 44.27%. the second cycle increased by 7.19%, so that the average value of children’s visual-spatial intelligence obtained in the second cycle was 84.89%.
Zoom in Online Learning : GETAMEL Implementation of Student Acceptance
Muhammad Raja Siregar, Muhammad Rahmat Hidayat,
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 3 No 3 November 2022
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/invention.v3i3.1087
This study aims to see student acceptance during online lectures using the Zoom application and see how the Zoom application technology is acceptable in the learning process. The problems that arise are not far from how the digital interaction process is attempted to replace offline interactions where conventional learning usually takes place. The acceptance of information technology with an audio-visual-based learning process that was suddenly forced during the Covid-19 pandemic basically raised concerns over the classroom interaction process that previously dominated the lecture process. The research method implements the GETAMEL model to see how far the admission process occurs to students. All research respondents are cross-semester students who are under the study program in the economics faculty. 90 respondents answered the research questionnaire which was distributed online through the google form application. The results showed that the constructs in GETAMEL basically had an effect on student acceptance behaviour on the technology applied except for the experience variable. Furthermore, subjective norm and enjoyment variables play an important role in the process of student acceptance in using a relatively new technology.
Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Hasil Belajar Korespondensi Siswa Kelas X Di SMK Swasta Eria Medan
Herdi, Minta Ito Hasibuan,
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 4 No 1 Maret 2023
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/invention.v4i1.1165
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Hasil Belajar Korespondensi Siswa Kelas X di SMK Swasta Eria Medan Tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini bersifat asosiatif yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh dua variabel atau lebih. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi lapangan, yakni studi yang berdasarkan fakta yang terjadi pada objek penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X di SMK Eria Medan yaitu kelas X OTKP 16 siswa dan X OTKP 2 21 siswa. Maka jumlah seluruh populasinya adalah 37 siswa. Sampel penelitian yang akan di gunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas X OTKP1 dan OTKP 2 berjumlah 37 siswa. Teknik analisis yang di gunakan adalah analisis regresi sederhana dan uji hipotesis. Uji kesesuaian dengan menggunakan regresi linier sederhana dan uji hipotesis (uji t) di lakukan untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Hasil Belajar Korespondensi Siswa Kelas X di SMK Swasta Eria Medan Tahun ajaran 2021/2022. Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan, di simpulkan bahwa terdapat pengaruh yang negatif antara media sosial facebook terhadap hasil belajar siswa kelas X OTKP 1 dan OTKP 2 pada Mata Pelajaran Korespondensi di SMA Eria Medan, hal ini di buktikan dengan nilai thitung variabel media sosial facebook sebesar -2.032. Hal tersebut berarti bahwa nilai thitung lebih kecil dari ttabel (-2.032 < 1.689) yang mengindikasikan bahwa Mendia Sosial Facebook berpengaruh negatif terhadap Hasil Belajar Siswa.
Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Kemandirian Pada Anak Kelompok B Di TK Cahaya Tanjung Morawa T.A 2021/2022
Dewi Fitria, Meiyanti Astria Angelina,
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 4 No 1 Maret 2023
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/invention.v4i1.1166
Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui peningkatan kemandirian anak kelompok B dengan penggunaan media audio visual di TK Cahaya Tanjung Morawa TA.2021-2022. Dalam penelitian ini rumusan masalahnya adalah “Apakah kemandirian anak kelompok B dapat meningkat dengan penggunaan media audio visual di TK Cahaya Tanjung Morawa?”. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari beberapa tahap yang merupakan suatu siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah anak TK Cahaya Tanjung Morawa T.A 2021-2022 yang berjumlah 21 orang anak. Dan objek penelitian ini adalah penggunaan media audio visual untuk meningkatkan kemandirian pada anak. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi pada saat kegiatan pembelajaran.analisis lembar observasi anak untuk mengetahui peningkatan kemandirian anak.Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diambil kesimpulan bahwa kemandirian anak dapat meningkat menggunakan media audio visual dan dapat dilihat pada hasil siklus II anak berkembang sangat baik mencapai 87,29 %.
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Diskusi Terhadap Kepercayaan Diri Siswa Pada Kelas X SMK Al-Washliyah 4 Medan
Nur Asyah, Ika Sandra Dewi, Siti Nurbaini,
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 4 No 1 Maret 2023
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/invention.v4i1.1169
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi terhadap kepercayaan diri siswa kelas X SMK Al-Washliyah 4 Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan populasinya adalah siswa kelas X SMK Al-Washliyah 4 Medan berjumlah 30 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling yang mendapatkan sebanyak 30 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket kepercayaan diri. Berdasarkan hasil penelitian di SMK Al-Washliyah 4 Medan menggunakan perhitungan korelasi product moment kedua veriabel layanan bimbingan kelompok teknik diskusi (X) dan kepercayaan diri (Y). dalam penelitian ini data yang diperoleh menunjukkan bahwa rhitung lebih besar rtabel yaitu 0,490 > 0,361 dan telah mengarah peningkatan yang lebih baik dari sebelumnya. Hal ini ketetahui dari hasil uji t yang menunjukan bahwa thitung > rtabel atau 16,304 > 2,042. Hal ini menunjukkan pemahaman siswa tentang kepercayaan diri pada siswa kelas X SMK Al-Washliyah 4 Medan.
Hubungan Konformitas Dengan Perilaku Prososial Siswa Di SMP RK. Deli Murni Delitua
Rini Hayati, Rizky Ayu Syahfitri Purba,
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 4 No 1 Maret 2023
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/invention.v4i1.1170
Konformitas merupakan peniruan, penyesuaian, kepercayaan, kesepakatan, ketaatan, kerelaan dan perubahan diri dengan keadaan di sekitarnya untuk menyesuaikan dengan nilai dan norma yang sudah ada dalam kelompoknya. Perilaku prososial merupakan suatu tindakan yang bertujuan untuk menolong orang lain dalam bentuk fisik maupun psikis, yang memberikan manfaat yang positif bagi orang yang dikenai tindakan itu tanpa memperdulikan motif si penolong atau dengan kata lain tidak memiliki keuntungan yang jelas bagi si penolong, tindakan itu dilakukan sesuai norma masyarakat yang berlaku serta bersifat nyata dan dapat diamati. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran korelasi atau hubungan konformitas dengan perilaku prososial siswa di SMP RK Deli Murni Delitua Tahun Pelajaran 2021-2022. Metode penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP RK Deli Murni Delitua Tahun Ajaran 2021/2022 yang berjumlah lima kelas, dengan jumlah keseluruhan siswa adalah 158 siswa. Yang menjadi sampel adalah siswa kelas VIII-2 dengan jumlah sampel 30 orang siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu skala Konformitas dan Perilaku Prososial. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket yang berbentuk skala penilaian. Angket Konformitas terdiri dari 24 item pernyataan valid dengan koefisien reliabilitas sebesar = 0,789. Angket Perilaku Prososial terdiri dari 32 item pernyataan valid dengan koefisien reliabilitas sebesar = 0,852.Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik korelasi product moment. Hasil analisis korelasi antara variabel Konformitas dengan Perilaku Prososial adalah sebesar = 0,778 dengan pvalue =0,000 lebih kecil dari taraf signifikansi yang telah ditentukan yaitu sebesar 0,001. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa adanya korelasi secara positif yang signifikan antara Konformitas dengan Perilaku Prososial pada siswa kelas kelas VIII SMP RK Deli Murni Delitua. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi Konformitas yang dimiliki peserta didik maka semakin tinggi tingkat Perilaku Prososial peserta didik dan sebaliknya.
Implementasi Metode Project Oriented Problem Based Learning (POPBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fiqih Siswa Kelas VIII MTs Nurbahri Bubun Kecamatan Tanjung Pura
Muhammad Saleh, Ahmad Zaki, Mila Raihan,
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 4 No 1 Maret 2023
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/invention.v4i1.1224
From the results of the research that has been done, it shows that the project oriented problem based learning method is significantly better in improving student learning outcomes. Efforts to improve student learning outcomes for class VIII MTs Swasta Nurbahri Bubun in the subjects of Jurisprudence on the material of prostration, gratitude and recitations were carried out by applying the Project oriented problem based learning learning strategy with two cycles and showed an increase in student learning outcomes. The application of learning strategies Project oriented problem based learning is carried out in Jurisprudence lessons in class VIII MTs Swasta Nurbahri Bubun by implementing according to the plans that have been made, learning activities are carried out by starting with giving pretests to students, then forming study groups by dividing the material in each group. . The next step is still in the teacher's guidance in the form of class percentage actions and group work carried out by students and ends with giving conclusions and post tests. Efforts to improve student learning outcomes for class VIII MTs Swasta Nurbahri Bubun in the subjects of Jurisprudence on the material of prostration, gratitude and recitation after the application of the Project oriented problem based learning learning method in the first cycle the average value increased to 85 with the percentage of completeness of 77% and the percentage of completeness learning has not reached 85%. And the second cycle the average value of students reached 94 (30 students) with a 100% completeness percentage with an increase in the difference from cycle I to cycle II of 41%. Thus the second cycle experienced a significant increase, so the researchers concluded that there was no need to continue again in the next cycle.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VII Pada Materi Bangun Ruang Segiempat Di MTS Nurul Huda
Hizmi Wardani, Rizki Hasani,
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 4 No 1 Maret 2023
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/invention.v4i1.1240
Kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada penyelesaian soal matematik dapat dibagi dalam berapa kategori, dan kebanyakan tergolong pada kategori rendah ke bawah. Dalam memperhatikan pembuatan soal, maka aspek yang akan dinilai dalam pengerjaan soal lebih efesien untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Hal tersebut sesuai dengan hasil penelitian yang sudah dijelaskan dengan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematik peserta didik kelas VII MTs Nurul Huda yang mencakup kemampuan pemecahan masalah yaitu subjek KT, subjek KS, dan subjek KR. Sesuai dengan penjelasan data hasil penelitian dan hubungannya terhadap langkah-langkah pemecahan masalah menurut Polya pada kajian pustaka yang telah disimpulkan, dikatakan bahwa peserta didik Kelas VII MTs Nurul Huda dengan kategori tinggi dapat menjalankan tahap pemecahan masalah menurut Polya dan mampu menjelaskan proses penyelesaian soal bangun ruang segiempat. Untuk peserta didik dengan kategori sedang mampu menjelaskan proses penyelesaian soal, akan tetapi masih kurang dalam menjalankan tahap pemecahan masalah menurut Polya. Sedangkan peserta didik dengan kategori rendah tidak dapat menjalankan langkah-langkah pemecahan masalah menurut Polya dalam menyelesaikan soal.
Program Pelatihan Santri Dalam Meningkatkan Kompetensi Dakwah Pondok Pesantren Jami'atul Ulum Probolinggo
Tri Fahad Lukman Hakim, Akhmad Mubarok, Moch Tri Nurhuda,
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 4 No 1 Maret 2023
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/invention.v4i1.1241
Penelitiann ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan bagaimana program pelatihan santri dalam meningkatkan kompetensi dakwah di Pesantren Jamiatul Ulum Probolinggo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian terlihat melalui pemaparan data-data dan dokumen secara tertulis. Karena sebagaimana diketahui bahwa pada dasarnya penelitian kualitatif sendiri memiliki pengertian sebagai penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan dan menganalisa fenomena, peristiwa, aktivitas sosial, sikap, kepercayaan, persepsi, pemikiran orang secara individual maupun kelompok. Dalam studi kasus ini, peneliti menggunakan penelitian dengan menggunakan studi kasus tunggal. Studi kasus tunggal yang peneliti maksud adalah menyajikan uji kritis suatu teori yang signifikan.Hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan bagaimana keberhasilan program pelatihan santri ini dalam meningkatkan kompetensi dakwah santri. Hal ini tergambar melalui kegiatan pelatihan santri ini yang dilaksanakan secara kontiniu dalam setiap tahunnya. Kegiatan rutin di masyarakat seperti Yasinan, Tahlilan menjadi nilai plus dengan adanya program dakwah dari pondok pesantren ini. Karena kegiatan rutinan itu juga mengandung unsur pembelajaran khususnya dalam bidang agama. Santri yang dikirim untuk berdakwah di masyarakat juga menjadi proses belajar bagi santri untuk mengembangkat bakat minatnya secara langsung, melatih kemampuan dirinya berada di tengah-tengah masyarakat. Elaborasi kegiatan masyarakat terhadap program pelatihan santri ini menjadi salah satu alasan program pelaihan ini terlaksana. Kebutuhan daiyah di tengah-tengah masyarakat terpenuhi oleh santri yang telah lulus dalam mengikuti program pelatihan santri ini.
Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam
Fatimah Azzahri, Eka Lestari,
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 3 No 3 November 2022
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/invention.v3i3.1265
Pendidikan merupakan wadah untuk memperoleh ilmu yang ditransfer dari guru kepada para siswanya. Dalam pendidikan, istilah model pembelajaran tidak pernah bisa lepas dari setiap kegiatan antara guru dan para siswa dimana model pembelajaran merupakan strategi dalam melaksanakan kegiatan pendidikan. Salah satu model pembelajaran yang dianjurkan yaitu model pembelajaran kooperatif. Model ini menekankan agar para siswa mampu belajar memahami ilmu serta belajar bekerja sama untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu. Pembelajaran kooperatif merupakan metode belajar yang dilaksanakan dengan bekerja sama antar siswa, sehingga nantinya siswa tidak semata mencapai kesuksesan secara individual atau saling mengalahkan antar siswa. Namun mereka juga bisa membantu teman belajarnya yang berkemampuan di bawah standart minimum dengan demikian tumbuhlah jiwa sosial dalam diri siswa. Metode penulisan ini adalah library research yaitu dengan mengkaji buku, jurnal dan regulasasi yang terkait dengan bahasan. Uraian di bawah ini menawarkan untuk merekonstruksi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah yang semula memakai metode ceramah menjadi metode pembelajaran kooperatif (cooperative learning). Dengan tujuan agar para siswa tidak merasa jenuh dalam mempelajari PAI. Sekalipun demikian, disamping mempunyai kelebihan, pembelajaran kooperatif juga tidak terlepas dari kelemahan. Namun kelemahannya jauh lebih bisa diatasi atau diminimalkan.