cover
Contact Name
Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Pos: 20222, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Center of Knowledge
ISSN : -     EISSN : 28071999     DOI : -
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Pusat Studi Pendidikan Rakyat (PUSDIKRA). Jurnal ini mewadahi publikasi hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan oleh Dosen-Dosen sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Jurnal ini merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System Versi 3, diterbitkan 2 kali dalam 1 tahun yaitu pada bulan Agustus dan Januari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS" : 7 Documents clear
Internalisasi dan Implementasi Nilai Kearifan Lokal untuk Penghidupan Berkelanjutan pada Masyarakat Petani di Desa Gandu, Berbah, Sleman, D.I. Yogyakarta Ratih Ari, Agnes; Deran Pain, Monika; Eka Wijayanti, Nefo; Risti Nur K, Diah
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3233

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh melemahnya nilai-nilai kearifan lokal dalam praktik pertanian akibat tekanan modernisasi yang berorientasi pada produktivitas dan efisiensi ekonomi, sehingga meningkatkan kerentanan sosial, ekonomi, dan ekologis masyarakat petani. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi dan implementasi nilai kearifan lokal sebagai landasan penguatan strategi penghidupan berkelanjutan pada masyarakat petani di Desa Gandu, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan reflektif melalui penyuluhan, sarasehan, dan diskusi interaktif dengan melibatkan 15 orang petani, sebagian di antaranya memiliki mata pencaharian tambahan di sektor pariwisata andong. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, diskusi kelompok, dan refleksi kolektif, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif dengan mengacu pada kerangka Sustainable Livelihood Framework. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proses refleksi kolektif mampu meningkatkan kesadaran petani terhadap fungsi kearifan lokal sebagai aset penghidupan, khususnya dalam bentuk modal sosial, pengetahuan lokal, dan nilai gotong royong yang berperan dalam memperkuat ketahanan penghidupan. Nilai-nilai tersebut terbukti relevan dalam membantu petani menghadapi ketidakpastian hasil panen, fluktuasi pendapatan, dan perubahan lingkungan. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa penghidupan berkelanjutan tidak semata ditentukan oleh peningkatan produksi, tetapi oleh keseimbangan antara pengelolaan sumber daya alam, penguatan relasi sosial, dan strategi ekonomi yang berakar pada konteks lokal.
Pendekatan Nilai-Nilai Islam Dalam Sosialisasi Dan Pelatihan Anti-Bullying di Sekolah Dasar: (Kolaborasi Interdisipliner Pendidikan Agama Islam dan Hukum Ekonomi Syariah) Wahyudi, Muhammad; Hamdani, Hamdani; Pakpahan, Elpianti Sahara; Syahputra, Mhd Nasrin
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3251

Abstract

Bullying di lingkungan sekolah dasar merupakan fenomena yang dapat mengganggu perkembangan psikososial dan akademik siswa. Upaya pencegahannya memerlukan pendekatan yang komprehensif, tidak hanya sekadar sosialisasi aturan, tetapi juga internalisasi nilai. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan pendekatan berbasis nilai-nilai Islam dalam sosialisasi dan pelatihan anti-bullying di SD Negeri 09166 Naga Bayu. Metode yang digunakan bersifat partisipatif, mencakup ceramah interaktif, simulasi kasus, role-play, dan diskusi kelompok, yang dirancang untuk membangun empati, rasa hormat, dan tanggung jawab sosial. Program ini merupakan hasil kolaborasi interdisipliner antara Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Hukum Ekonomi Syariah (HES). Kontribusi PAI fokus pada internalisasi nilai-nilai akhlakul karimah, seperti rahmah (kasih sayang), ‘adl (keadilan), dan hiqmah (kebijaksanaan) sebagai dasar perilaku anti-bullying. Sementara itu, HES memberikan perspektif tentang hak dan tanggung jawab anak dalam Islam, serta konsep menjaga kehormatan (irdh) dan harta (maal) orang lain yang dapat teranalogi dengan menjaga fisik dan mental korban bullying. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta (siswa dan guru) mengenai bentuk-bentuk bullying, dampaknya, serta strategi pencegahan dan penyelesaiannya berdasarkan perspektif Islam. Siswa menunjukkan respons positif dan mampu mengidentifikasi nilai-nilai Islam yang relevan untuk mencegah perilaku agresif. Kolaborasi ini membuktikan bahwa pendekatan interdisipliner yang mengintegrasikan nilai spiritual dengan pemahaman hak mampu menciptakan intervensi yang lebih kontekstual dan mendalam. Program ini merekomendasikan pentingnya sinergi keilmuan serupa untuk dikembangkan dalam bentuk modul tetap pencegahan bullying di sekolah dasar.
Peran Mahasiswa KKN UINSU dalam Edukasi Literasi Keuangan Sejak Dini pada Siswa SD di Desa Nagaraja Salsabila, Aula; Surya , Wahyu Ilahi; Aisyah , Siti
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3273

Abstract

The low level of financial literacy among elementary school-aged children remains a problem, particularly in rural areas. Children generally are unable to manage their pocket money effectively and do not understand the difference between needs and wants. This situation highlights the need for early financial literacy education through community service activities. This community service activity aims to increase the understanding and awareness of elementary school students in Nagaraja Village regarding simple money management, including understanding the function of money, the difference between needs and wants, and instilling savings habits from an early age. The program was conducted by KKN students from the State Islamic University of North Sumatra (UINSU) in Nagaraja Village, Sipispis District, Serdang Bedagai Regency, North Sumatra, using a participatory approach through simple material delivery, educational games, money management simulations, and savings practices using piggy banks. The target group for this activity was fifth-grade elementary school students. He results of the activity showed that students experienced an increased understanding of the basic concepts of financial literacy. Students were able to re-explain the meaning of saving, provide examples of needs and wants, and demonstrate interest in setting aside their pocket money. The students' enthusiasm during the activity demonstrated that interactive and contextual learning methods are effective in financial literacy education for elementary school-aged children.
Optimalisasi Media Banner Untuk Meningkatkan Penjualan Produk UMKM di KP. Pitara Pancoran Mas Depok Ali, Mohammad; Nuzula, Iqbal; Sumiati, Yuyum; Handini, Nurul Aulya; Faoziah, Syifa; Jundi, Robi Said
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3324

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan promosi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penggunaan banner sebagai media visual di KP. Pitara RT 03 RW 13, Pancoran Mas, Kota Depok. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 7 Universitas Islam Depok. Mitra dalam kegiatan ini adalah dua pelaku UMKM, yaitu toko sembako dan usaha nasi bakar, yang belum memiliki media promosi visual. Metode pelaksanaan PKM menggunakan pendekatan partisipatoris melalui tahapan: (1) Persiapan (observasi, wawancara, dan koordinasi dengan mitra); (2) Perancangan (desain banner sesuai kebutuhan mitra); (3) Pelaksanaan (pencetakan dan pemasangan banner); dan (4) Evaluasi (pengamatan dampak awal pasca-pemasangan). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemasangan banner berhasil meningkatkan daya tarik visual dan profesionalisme usaha. Banner memudahkan penyampaian informasi seperti nama usaha, produk, dan kontak kepada masyarakat, sehingga berpotensi meningkatkan minat beli. Pelaku UMKM juga memperoleh pemahaman baru mengenai pentingnya promosi visual untuk pengembangan usaha. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa banner merupakan media promosi yang sederhana, efektif dari segi biaya, dan praktis untuk diadopsi oleh UMKM di lingkungan serupa. Kegiatan lanjutan diperlukan untuk mengukur dampak langsung terhadap peningkatan omzet penjualan.
Empowering Micro, Small, and Medium Enterprises Through Product Innovation and Packaging Design: A Participatory Workshop Approach in Karya Maju Village M Fauzul Hamdi; Ridho Mualim; Leli Syahputri; Nurmisda Ramayani; Khairani Sakdiah
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3356

Abstract

This community service program aims to analyze the effectiveness of a participatory workshop model in enhancing the capacity of Micro, Small, and Medium Enterprise (MSME) actors through product innovation and packaging design. The primary challenges faced by participants included low levels of product innovation, limited production skills, and inadequate packaging quality that failed to create added value or improve market competitiveness. This study employed a descriptive approach with a participatory method involving 35 participants in Karya Maju Village. Activity stages included initial observation, conceptual training, technical demonstration, hands-on practice, intensive mentoring, and evaluation using pre-test and post-test instruments. The analysis revealed significant capacity improvements across all indicators: business opportunity awareness increased by 67%, production skills by 80%, product innovation creativity by 70%, packaging design comprehension by 80%, and entrepreneurial self-confidence by 65%. These findings indicate that an experiential learning-based participatory approach can simultaneously enhance participants’ technical and cognitive competencies. Furthermore, the integration of product innovation and packaging design has proven to contribute to product differentiation, strengthen visual identity, and improve perceived value among consumers. Accordingly, the participatory workshop model holds strategic implications as an applicable, adaptive, and sustainable approach to MSME empowerment, capable of driving improved product competitiveness grounded in local potential while broadly strengthening community economic resilience.
Penguatan Literasi Fardhu Kifayah Melalui Pelatihan Bilal Mayit bagi Remaja di Desa Buluh Telang Kecamatan Padang Tualang Muhammad Saleh; Muamar Al Qadri; Rabiautul Aslamiah; Miranti Aulia; Rendi Syahbandi
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3357

Abstract

Penguatan literasi keagamaan masyarakat, khususnya dalam aspek fardhu kifayah, merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran sosial keagamaan. Pengurusan jenazah sebagai bagian dari fardhu kifayah meliputi memandikan, mengkafani, menshalatkan, dan menguburkan jenazah sesuai syariat Islam. Namun, realitas di Desa Buluh Telang Kecamatan Padang Tualang menunjukkan bahwa pemahaman dan keterampilan remaja dalam bidang ini masih terbatas dan cenderung bergantung pada tokoh agama tertentu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi fardhu kifayah melalui pelatihan bilal mayit berbasis praktik. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan teknik ceramah, demonstrasi, diskusi, dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan, keterampilan, serta kepercayaan diri peserta dalam melaksanakan pengurusan jenazah. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya kesadaran kolektif dan kemandirian sosial keagamaan masyarakat. Dengan demikian, pelatihan bilal mayit terbukti efektif sebagai strategi pemberdayaan masyarakat dalam memperkuat literasi keagamaan berbasis praktik.
Seminar Pendidikan: Zakat Sebagai Instrumen Sosial Ekonomi pada Masa Rasulullah Yaumul Khair; Lia Ariska Ritonga; Farhan Ramadhan; Aulia Dwi Putri Herrian; Meidina Adliana
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3358

Abstract

Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, tidak hanya sebagai bentuk ibadah tetapi juga sebagai instrumen untuk mengurangi kesenjangan dan meningkatkan kesejahteraan. Namun, dalam praktiknya masih banyak masyarakat yang memahami zakat hanya sebagai kewajiban tahunan yang bersifat konsumtif. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai zakat sebagai instrumen sosial ekonomi pada masa Rasulullah serta mendorong pemanfaatannya secara lebih produktif dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan dilaksanakan melalui metode pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk seminar pendidikan yang diselenggarakan pada tanggal 13 Maret 2026 di Aula Kantor Desa dengan jumlah peserta sekitar 30–40 orang dari berbagai kalangan. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, penyampaian materi oleh narasumber, diskusi dan tanya jawab, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seminar berjalan dengan lancar dan mendapat respon positif dari peserta. Terjadi peningkatan pemahaman masyarakat mengenai fungsi zakat tidak hanya sebagai bantuan konsumtif, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan ekonomi, seperti pemberian modal usaha. Selain itu, pemahaman tentang delapan golongan penerima zakat dan pentingnya pengelolaan zakat yang tepat juga meningkat. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengelola zakat secara lebih efektif dalam mendukung kesejahteraan sosial ekonomi.

Page 1 of 1 | Total Record : 7