cover
Contact Name
Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Pos: 20222, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Center of Knowledge
ISSN : -     EISSN : 28071999     DOI : -
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Pusat Studi Pendidikan Rakyat (PUSDIKRA). Jurnal ini mewadahi publikasi hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan oleh Dosen-Dosen sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Jurnal ini merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System Versi 3, diterbitkan 2 kali dalam 1 tahun yaitu pada bulan Agustus dan Januari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 199 Documents
Optimalisasi Media Banner Untuk Meningkatkan Penjualan Produk UMKM di KP. Pitara Pancoran Mas Depok Ali, Mohammad; Nuzula, Iqbal; Sumiati, Yuyum; Handini, Nurul Aulya; Faoziah, Syifa; Jundi, Robi Said
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3324

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan promosi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penggunaan banner sebagai media visual di KP. Pitara RT 03 RW 13, Pancoran Mas, Kota Depok. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 7 Universitas Islam Depok. Mitra dalam kegiatan ini adalah dua pelaku UMKM, yaitu toko sembako dan usaha nasi bakar, yang belum memiliki media promosi visual. Metode pelaksanaan PKM menggunakan pendekatan partisipatoris melalui tahapan: (1) Persiapan (observasi, wawancara, dan koordinasi dengan mitra); (2) Perancangan (desain banner sesuai kebutuhan mitra); (3) Pelaksanaan (pencetakan dan pemasangan banner); dan (4) Evaluasi (pengamatan dampak awal pasca-pemasangan). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemasangan banner berhasil meningkatkan daya tarik visual dan profesionalisme usaha. Banner memudahkan penyampaian informasi seperti nama usaha, produk, dan kontak kepada masyarakat, sehingga berpotensi meningkatkan minat beli. Pelaku UMKM juga memperoleh pemahaman baru mengenai pentingnya promosi visual untuk pengembangan usaha. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa banner merupakan media promosi yang sederhana, efektif dari segi biaya, dan praktis untuk diadopsi oleh UMKM di lingkungan serupa. Kegiatan lanjutan diperlukan untuk mengukur dampak langsung terhadap peningkatan omzet penjualan.
Pelatihan Pendampingan Keuangan Dalam Penyusunan Laporan Keuangan BUMDES di Kabupaten Langkat Sakdiah, Khairani; Wahyuni, Sri; Amalia, Qurotu Ain
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 4 Nomor 2 Agustus 2024
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v4i2.3327

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian desa melalui pengelolaan potensi lokal dan pengembangan usaha masyarakat. Agar pengelolaan BUMDes berjalan dengan baik, diperlukan sistem administrasi dan laporan keuangan yang transparan serta akuntabel. Laporan keuangan menjadi sarana pertanggungjawaban pengelola BUMDes sekaligus sebagai dasar dalam pengambilan keputusan usaha. Namun dalam pelaksanaannya, masih banyak pengelola BUMDes yang mengalami kesulitan dalam melakukan pencatatan dan penyusunan laporan keuangan. Kendala tersebut umumnya disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan mengenai prinsip akuntansi dan belum adanya sistem pencatatan keuangan yang terstruktur. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pelatihan dan pendampingan kepada pengelola BUMDes di Kabupaten Langkat mengenai pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan sederhana. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelola BUMDes dalam mengelola keuangan secara lebih tertib, transparan, dan akuntabel. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan. Peserta mulai mampu melakukan pencatatan transaksi serta menyusun laporan keuangan sederhana. Dengan demikian, kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan BUMDes dan mendukung pengembangan ekonomi desa secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Ternak Lele dalam Meningkatkan Perekonomian Keluarga Menurut Perspektif Islam di Desa Pantai Cermin Kabupaten Langkat Sinaga, Asmawarna; Alam, Anjur Perkasa
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 4 Nomor 2 Agustus 2024
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v4i2.3328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemberdayaan masyarakat melalui budidaya ternak lele dapat meningkatkan perekonomian keluarga di Desa Pantai Cermin Kecamatan Tanjung Pura serta bagaimana pandangan Islam terhadap usaha tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara kepada peternak lele dan tokoh masyarakat serta observasi langsung di lapangan untuk melihat proses budidaya mulai dari persiapan kolam, penebaran bibit, pemberian pakan, perawatan, panen hingga pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya lele memberikan dampak positif terhadap peningkatan penghasilan keluarga, karena dapat menjadi sumber pendapatan tambahan yang stabil, bahkan membuka peluang usaha lain seperti kuliner berbahan dasar lele. Selain itu, usaha ini dilakukan dengan prinsip kerja keras, kejujuran, hemat, kesabaran, serta semangat gotong royong antarwarga yang sejalan dengan ajaran Islam tentang ikhtiar mencari rezeki halal. Budidaya lele juga mengajarkan nilai tanggung jawab dan kemandirian, serta memperkuat hubungan sosial masyarakat melalui tolong-menolong dalam mengatasi kendala. Dengan demikian, budidaya lele tidak hanya meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai Islami dalam kehidupan sehari-hari.
Pendampingan Laporan Keuangan Bagi Pendamping UMKM Sakdiah, Khairani; Wahyuni, Sri; Melisa, Melisa
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3329

Abstract

UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian, namun banyak pelaku usaha masih mengalami kendala dalam pencatatan dan pengelolaan keuangan karena rendahnya pemahaman akuntansi. Hal ini menyebabkan laporan keuangan tidak tersusun dengan baik dan menyulitkan akses pembiayaan. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan serta pemanfaatan aplikasi digital seperti Si APIK untuk membantu UMKM melakukan pencatatan keuangan secara lebih tertib dan sesuai standar. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pelatihan dan pendampingan kepada pengelola UMKM. Pengelolaan keuangan yang baik penting bagi keberlanjutan UMKM, namun banyak pelaku usaha masih memiliki keterbatasan dalam literasi akuntansi dan pencatatan keuangan. Oleh karena itu, dilakukan pelatihan dan pendampingan penggunaan aplikasi akuntansi berbasis SAK EMKM untuk membantu pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, serta pengelolaan arus kas. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman dan kemampuan UMKM dalam mengelola keuangan secara lebih tertib, transparan, dan berbasis teknologi.
Sosialisasi Pelatihan Pembuatan Dimsum Dalam Meningkatkan Perekonomian Bagi Masyarakat Desa Batu Melenggang Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat Alam, Anjur Perkasa; Sinaga, Asmawarna
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3330

Abstract

The dim sum making training activity in Batu Melenggang Village, Hinai District, Langkat Regency aimed to provide new skills to the community, especially housewives, so that they could develop a home-based culinary business that could increase family income. The method used was socialization and hands-on practice, carried out by a community service team consisting of six students from the Jam'iyah Mahmudiyah Langkat Institute with 20 participants. The socialization focused on home-based food business opportunities, economic benefits, and marketing strategies, followed by practical training on dim sum making, from ingredient preparation and wrapping techniques to the steaming process. The results of the activity showed high enthusiasm among the participants, as evidenced by their active involvement in each stage and their ability to produce dim sum with good taste and appearance. The production trial resulted in 60 pieces of dim sum with a production cost of around IDR 70,000 and a potential profit of IDR 50,000–IDR 80,000 per recipe, depending on the selling price. Participants also gained an understanding of the importance of taste standards, hygiene, packaging, and simple record-keeping in running a business. The initial impact of this activity can be seen from the formation of three small business groups that immediately produce and market dim sum in the surrounding area, with average sales of 80–120 pieces per week. Thus, this training not only provides technical cooking skills but also fosters an entrepreneurial spirit and opens up opportunities for improving the family economy in the village.
Pemberdayaan Usaha Keripik Singkong Sebagai Keterampilan Ekonomi Kreatif pada Usaha Keripik Cinta Mas Hendro di Desa Air Hitam Tanjungpura Langkat Sinaga, Asmawarna; Alam, Anjur Perkara
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v5i2.3331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemberdayaan usaha keripik singkong “Keripik Cinta Mas Hendro” mampu menjadi keterampilan ekonomi kreatif yang meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Desa Air Hitam, Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data primer diperoleh dari pelaku usaha dan pekerja yang terlibat langsung, sedangkan data sekunder berasal dari lembaga terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha keripik singkong memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan ekonomi keluarga, dengan pendapatan bersih mencapai sekitar Rp 9.405.000 per bulan. Proses produksi dilakukan secara sederhana namun terstandar, mulai dari pemilihan singkong, pengolahan, pengemasan, hingga pemasaran, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Selain memberi keuntungan finansial, usaha ini juga melatih keterampilan masyarakat dalam hal produksi, manajemen, promosi, dan kerja sama. Keberadaan usaha turut membuka lapangan kerja baru, memberdayakan ibu rumah tangga, melibatkan pemuda desa, serta memberi kepastian pasar bagi petani singkong. Dampak positif lain yang dirasakan adalah tumbuhnya budaya menabung, meningkatnya rasa percaya diri, serta berkembangnya jaringan ekonomi desa. Penelitian ini menegaskan bahwa usaha kecil berbasis potensi lokal dapat menjadi jalan kemandirian ekonomi dan layak dikembangkan sebagai ikon oleh-oleh khas daerah.
Empowering Micro, Small, and Medium Enterprises Through Product Innovation and Packaging Design: A Participatory Workshop Approach in Karya Maju Village M Fauzul Hamdi; Ridho Mualim; Leli Syahputri; Nurmisda Ramayani; Khairani Sakdiah
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3356

Abstract

This community service program aims to analyze the effectiveness of a participatory workshop model in enhancing the capacity of Micro, Small, and Medium Enterprise (MSME) actors through product innovation and packaging design. The primary challenges faced by participants included low levels of product innovation, limited production skills, and inadequate packaging quality that failed to create added value or improve market competitiveness. This study employed a descriptive approach with a participatory method involving 35 participants in Karya Maju Village. Activity stages included initial observation, conceptual training, technical demonstration, hands-on practice, intensive mentoring, and evaluation using pre-test and post-test instruments. The analysis revealed significant capacity improvements across all indicators: business opportunity awareness increased by 67%, production skills by 80%, product innovation creativity by 70%, packaging design comprehension by 80%, and entrepreneurial self-confidence by 65%. These findings indicate that an experiential learning-based participatory approach can simultaneously enhance participants’ technical and cognitive competencies. Furthermore, the integration of product innovation and packaging design has proven to contribute to product differentiation, strengthen visual identity, and improve perceived value among consumers. Accordingly, the participatory workshop model holds strategic implications as an applicable, adaptive, and sustainable approach to MSME empowerment, capable of driving improved product competitiveness grounded in local potential while broadly strengthening community economic resilience.
Penguatan Literasi Fardhu Kifayah Melalui Pelatihan Bilal Mayit bagi Remaja di Desa Buluh Telang Kecamatan Padang Tualang Muhammad Saleh; Muamar Al Qadri; Rabiautul Aslamiah; Miranti Aulia; Rendi Syahbandi
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3357

Abstract

Penguatan literasi keagamaan masyarakat, khususnya dalam aspek fardhu kifayah, merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran sosial keagamaan. Pengurusan jenazah sebagai bagian dari fardhu kifayah meliputi memandikan, mengkafani, menshalatkan, dan menguburkan jenazah sesuai syariat Islam. Namun, realitas di Desa Buluh Telang Kecamatan Padang Tualang menunjukkan bahwa pemahaman dan keterampilan remaja dalam bidang ini masih terbatas dan cenderung bergantung pada tokoh agama tertentu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi fardhu kifayah melalui pelatihan bilal mayit berbasis praktik. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan teknik ceramah, demonstrasi, diskusi, dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan, keterampilan, serta kepercayaan diri peserta dalam melaksanakan pengurusan jenazah. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya kesadaran kolektif dan kemandirian sosial keagamaan masyarakat. Dengan demikian, pelatihan bilal mayit terbukti efektif sebagai strategi pemberdayaan masyarakat dalam memperkuat literasi keagamaan berbasis praktik.
Seminar Pendidikan: Zakat Sebagai Instrumen Sosial Ekonomi pada Masa Rasulullah Yaumul Khair; Lia Ariska Ritonga; Farhan Ramadhan; Aulia Dwi Putri Herrian; Meidina Adliana
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3358

Abstract

Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, tidak hanya sebagai bentuk ibadah tetapi juga sebagai instrumen untuk mengurangi kesenjangan dan meningkatkan kesejahteraan. Namun, dalam praktiknya masih banyak masyarakat yang memahami zakat hanya sebagai kewajiban tahunan yang bersifat konsumtif. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai zakat sebagai instrumen sosial ekonomi pada masa Rasulullah serta mendorong pemanfaatannya secara lebih produktif dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan dilaksanakan melalui metode pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk seminar pendidikan yang diselenggarakan pada tanggal 13 Maret 2026 di Aula Kantor Desa dengan jumlah peserta sekitar 30–40 orang dari berbagai kalangan. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, penyampaian materi oleh narasumber, diskusi dan tanya jawab, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seminar berjalan dengan lancar dan mendapat respon positif dari peserta. Terjadi peningkatan pemahaman masyarakat mengenai fungsi zakat tidak hanya sebagai bantuan konsumtif, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan ekonomi, seperti pemberian modal usaha. Selain itu, pemahaman tentang delapan golongan penerima zakat dan pentingnya pengelolaan zakat yang tepat juga meningkat. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengelola zakat secara lebih efektif dalam mendukung kesejahteraan sosial ekonomi.