cover
Contact Name
Yuni Arfiani
Contact Email
ipi@upstegal.ac.id
Phone
+628562584220
Journal Mail Official
psej.upstegal@gmail.com
Editorial Address
Jl Halmahera Km 01 Kota Tegal, Jawa Tengah, 52121
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal)
ISSN : 25286714     EISSN : 25410628     DOI : https://doi.org/10.24905/psej
Core Subject : Science, Education,
PSEJ contains a variety of scientific articles related to research in the field of Science Education and application of science (Biology, Chemistry, Physics). The scope of science education also includes study of Physics Education, Biology Education, Chemical Education and Environmental Education. The range of topics in the specific journals may include the Application of Science Learning, Research and Development of Science Education, Science Education Materials Development, the Technology and the Learning Media of Science education, the Evaluation of the Science Learning and Program.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2024)" : 8 Documents clear
Perbandingan Potensi Anti Bakteri Ekstrak Etanol Jahe Merah, Jahe Putih, dan Bangle Terhadap Pertumbuhan Lactobacillus Reuteri Secara In Vitro Hujjatusnaini, Naini; Astuti Muh Amin; Dahliyanti; Purwita Sari; Nur Khusna
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v9i1.165

Abstract

Jahe diketahui bermanfaat untuk mengatasi infeksi bakteri pada mulut seperti pada gusi, infeksi padasaluran pernapasan juga bisa mengatasi masalah pencernaan. Agen antibakteri yang terkandung dalamjahe merah (Zingiber officinale var. Runrum), jahe putih (Zingiber officinale var. amarum) dan bangle(Zingiber montanum) dapat melawan bakteri jahat, seperti lactobacillus reuteri. Penelitian ini mengujiperbandingan potensi anti bakteri sedian ekstrak etanol jahe merah, jahe putih, dan bangle terhadappertumbuhan bakteri lactobacillus reuteri. penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, terhadapperbandingan potensi antibakteri Jahe merah, jahe putih dan bangle. Terhadap bakteri LactobacillusReuteri dengan diberikan konsentrasi Jahe putih 30%, 40%, 50%, 60%, bangle 4%, 6%, 8%, 10%, 12%,dan Jahe merah 10%, 15%, 20%, 25%, 30% kontrol (+) Yakult 70%, 80%, 90% dan kontrol (-) aquadesdengan selalu memperhatikan kecepatan tumbuhnya bakteri secara spesifik dengan waktu generasi selama3x24 jam inkubasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa antibakteri pada control negatif terhadapLactobacillus reuteri lebih efektif dibandingkan dengan jahe merah, jahe putih dan bangle. Pada ekstrakjahe merah konsentrasi 20%, pada ekstrak jahe putih 50% dan pada ekstrak bangle dengan konsentrasi 4%.adalah perbandingan yang paling efektif di lihat dari zona hambat yang terbentuk
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dan Aktivitas Belajar dengan Penerapan Model Pembelajaran Flipped Classroom-PjBL Ekaputra, Firdiawan
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v9i1.169

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk (1) mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa dengan penerapan model pembelajaran flipped classroom-PjBL (2) mengetahui peningkatan aktivitas belajar dengan penerapan model pembelajaran flipped classroom-PjBL. Sampel dalam penerapan model pembelajaran flipped classroom-PjBL adalah mahasiswa mata kuliah penilaian proses dan hasil belajar kimia kelas C tahun akademik 2022/2023 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Jambi pada. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan one-group pretest-posttest design. Data penelitian diperoleh dengan teknik angket untuk mengumpulkan data kemampuan berpikir kritis dan aktivitas belajar mahasiswa pada mata kuliah penilaian proses dan hasil belajar kimia yang diberi penerapan model pembelajaran flipped classroom-PjBL. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji paired samples t test. Hasil penelitian adalah (1) adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis yang signifikan setelah penerapan model pembelajaran flipped classroom-PjBL (2) adanya peningkatan aktivitas belajar yang signifikan setelah penerapan model pembelajaran flipped classroom-PjBL.
Peningkatan Pemahaman Konsep Siswa Dengan Menerapkan Model Discovery Learning Di SMP Sari, Dwi Novita Sari; Wirasa; Wibowo, Widodo Setyo
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v9i1.189

Abstract

Tujuan dari penelitian yang dilakukan ini ialah guna mendeskripsikan peningkatan kemampuan dalammemahami konsep siswa materi gelombang, bunyi, serta resonansi melalui model pembelajaran DiscoveryLearning. Penelitian disini termasuk PTK atau penelitian tindakan kelas dengan meliputi merencanakan,menindak, observasi serta merefleksi pada sebuah spiral yang berkaitan, model penelitian sesuai Kemmisdan Taggart. Subjeknya adalah siswa kelas VIII E di SMP Negeri 2 Pleret dengan 29 siswa yang mana ada15 siswa laki-laki serta 14 siswa perempuan. Untuk mengumpulkan data memakai teknik tes serta non tes.Instrumen untuk mengumpulkan data berupa soal tes pilihan ganda serta lembar observasi keterlaksanaanpembelajaran. Deskriptif kuantitatif serta kualitatif dipakai guna dilakukannya analisis data. Penelitian inimenghasilkan yang mana memperlihatkan peningkatan untuk memahami konsep yang mana diamatimelalui ketuntasan KKM siswa dari kegiatan tiap siklusnya. Rata-rata nilai siswa yang meningkat ada disiklus I senilai 58,36, siklus II senilai 69, serta siklus III senilai 81,29. Untuk siklus III persentase siswayang tuntas yaitu 100%. Hasil keterlaksanaan belajar di siklus I; Aktivitas guru 82,29% serta aktivitassiswa 78,94%, untuk siklus II aktivitas guru 89,24% serta aktivitas siswa 88,15%, sedangkan untuk siklusIII aktivitas guru 92,36% serta aktivitas siswa 91,66%. Bisa ditarik kesimpulan bahwasannya penerapanmodel discovery learning bisa membantu untuk peningkatan serta memahami konsep siswa.
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Android pada Materi Struktur Bumi dan Perkembangannya Ahmad, Luluk Nafisah
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v9i1.195

Abstract

Multimedia interaktif merupakan suatu tampilan agar tampilannya dapat menginformasikan pesan dan memiliki interaktivitas kepada penggunanya. Multimedia interaktif dikembangkan menggunakan Microsoft Power Point, I-spring dan Website 2 Apk. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji kelayakan multimedia interaktif berbasis android pada materi struktur bumi dan perkembangannya. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri 4 Bangkalan. Instrumen uji coba yang digunakan adalah lembar validasi ahli media, ahli materi, dan angket respons peserta didik. Hasil data validitas berdasarkan aspek media memperoleh sebesar 0,98 dan reliabilitas sebesar 98% sedangkan berdasarkan aspek materi memperoleh validitas sebesar 0,96 dan reliabilitas sebesar 98%. Hasil respons peserta didik terhadap multimedia interaktif berbasis android memperoleh sebesar 88% pada uji peroranga, 85% pada uji kelompok kecil, dan 77% pada uji kelompok besar. Hal tersebut menunjukkan bahwa multimedia interaktif berbasis android sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Pengaruh Penggunaan Modul Ekologi Terhadap Keterampilan Komunikasi, Kognitif, dan Sikap Mahasiswa Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah Ginanjar, Gigin; Rahayu, Maya
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v9i1.198

Abstract

Pembelajaran yang dilakukan di dalam perkuliahan sangat memerlukan beragam sumber belajar gunameningkatkan kemampuan mahasiswa menjadi lebih baik. selama ini perkuliahan biasanya pembelajaranhanya menggunakan sumber belajar yang tidak banyak variasinya dan cenderung menggunakan satusumber saja, sehingga hasil belajar mahasiswa tidak maksimal. Penelitian ini dilakukan dengan tujuanuntuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa menjadi semakin baik khususnya pada keterampilankomunikasi, kognitif dan sikap di Universitas Bina Bangsa. Penerapan modul dalam pembelajarandilakukan dengan rancangan eksperimental semua (quasi eksperiment) kemudian hasilnya dianalisis secaradeksiptif dengan uji statistik anakova menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwaketerampilan komunikasi, kemampuan kognitif, dan sikap mahasiswa mengalami peningkatan.Berdasarkan uji statistik yang didapat dengan signifikansi 0,000 lebih kecil dari alpha 0,05 (α<0,005)sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan pencapaian keterampilan komunikasi, kognitif, dan sikapmahasiswa antara di kelas kontrol dengan perlakuan. Hanya saja berdasarkan nilai gain skor, penggunanmodul ajar berbasis masalah terhadap keterampilan komunikasi (0,17) dan sikap mahasiswa (0,24) beradapada rentang ≤0,3 yang berarti efektifitasnya rendah, sementara pada aspek kognitif (0,54) berada padarentang 0,3 ≤ g ≤ 7 yang nilai keefektifaannya sedang.
Peningkatan Keterampilan Pemecahan Masalah Peserta Didik melalui Pembelajaran STEM PjBL Materi Perambatan Panas Nur Muhammad, Fikri; Widowati, Asri
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v9i1.202

Abstract

Perkembangan zaman di abad ke-21 menuntut peserta didik untuk memiliki berbagai kemampuan, salah satunya yaitu Keterampilan Pemecahan masalah. Analisis awal yang dilakukan di kelas VII E SMP N 1 Banguntapan menunjukkan bahwa Keterampilan Pemecahan masalah peserta didik perlu ditingkatkan, ditunjukkan dengan hasil penilaian sumatif dan observasi pembelajaran sebelumnya yang menunjukkan bahwa peserta didik masih kesulitan memecahkan masalah. Maka dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dengan model pembelajaran Problem-Based Learning dan pendekatan STEM untuk meningkatkan keterampilan Pemecahan masalah peserta didik. Pembelajaran dilakukan dalam dua siklus dengan dua pertemuan untuk setiap siklus dengan model spiral Kemmis dan Mc Taggart. Hasil penelitian ini menunjukkan terjadinya peningkatan Keterampilan Pemecahan masalah pada peserta didik di siklus kedua dibandingkan dengan siklus pertama. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran dengan model Project-Based Learning dengan pendekatan STEM dapat meningkatkan Keterampilan Pemecahan masalah pada peserta didik kelas VII E SMP N 1 Banguntapan.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Etnosains untuk Melatih Keterampilan Literasi Sains Peserta Didik SMP Dal, Mikahela; Lidi, Maria Waldetrudis; Priska, Melania
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v9i1.204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis etnosains, dan mengetahui keterampilan literasi sains peserta didik, serta respon peserta didik terhadap LKPD berbasis etnosains. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau research and development (R&D). Penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas VIIB SMPN 3 Borong yang berjumlah 27 peserta didik, dengan teknik pengumpulan data melalui validasi kelayakan LKPD IPA berbasis etnosains, wawancara, observasi kelas, tes literasi sains peserta didik, dan angket respon peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis validasi kelayakan LKPD IPA berbasis etnosains, analisis wawancara, observasi kelas, analisis angket respon peserta didik, dan analisis literasi sains peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis etnosains mampu meningkatkan keterampilan literasi sains peserta didik kelas VIIB di SMPN 3 Borong. Hal ini dapat dilihat dari hasil validasi kelayakan LKPD berbasis etnosains dengan skor rata-rata sebesar 98% termasuk dalam kategori sangat layak. Nilai keterampilan literasi sains peserta didik dapat dilihat dari persentase ketuntasan nilai N-Gain score sebesar 0,83 atau dinyatakan dalam persen 〈g〉 83% yang termasuk dalam kategori tinggi. Hasil perhitungan angket respon peserta didik terhadap LKPD yang dikembangkan tersebut menunjukkan bahwa nilai respon peserta didik sebesar 62,70% yang termasuk dalam kategori baik
Pengembangan Instrumen Penilaian Berpikir Kritis Menurut FACIONE Pada Pembelajaran IPA Di Sekolah Menengah Pertama Berbasis Model Rasch Haryanti, Haryanti; Susongko, Purwo; Arfiani, Yuni
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v9i2.207

Abstract

Pengembangan Instrumen berpikir kritis menurut Facione (2011) berbasis model rasch dengan model ADDIE. Penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif, populasi yang digunakan siswa kelas VIII di SMP Plus Salafiyyah Pemalang tahun ajaran 2023/2024. Teknik Pengumpulan data menggunakan purposive sampling. Sample yang digunakan ada empat kelas yaitu kelas VII A, B, C, D. Data yang diambil dengan menggunakan lembar tes, dokumentasi, dan observasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis Person Fit, Validasi Konstrak Aspek Isi, dan Uji Unidimensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tes siswa didapatkan kepada 136 siswa menunjukkan nilai rata-rata 46,8, dengan nilai tertinggi 80 dan nilai terendah 10 dari 10 soal pilgan. Terdapat 5 keterampilan berupa interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, dan eksplanasi. Kemudian setelah diujikan pada siswa, hasilnya didapatkan Kemampuan interpretasi peserta tes adalah 36,39 %, yang berarti rendah; kemampuan analisis peserta tes adalah 66,54 %, yang berarti tinggi; kemampuan evaluasi peserta tes adalah 24,26 %, yang berarti rendah; dan kemampuan inferensi peserta tes adalah 30,88 %, yang berarti rendah; dan kemampuan eksplanasi. Validasi konstrak aspek isi, atau item fit, menunjukkan bahwa semua butir tes dalam ujian kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran IPA di SMP sesuai atau berfungsi begitu baik, dengan tingkat kesukaran butir berkisar antara -4.00 dan 3.00. Validasi konstrak aspek substantif (person fit) menunjukkan bahwa 97,79 %, atau 133 respon dari peserta ujian termasuk memenuhi model (tidak mengalami penyimpangan), dan 2,20 % atau 3 respon, tidak memenuhi kriteria person fit (mengalami penyimpangan). Validasi konstrak aspek struktural menunjukkan bahwa tes evaluasi kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran IPA di SMP bersifat unidimensi. Nilai kemampuan berpikir kritis rata-rata peserta tes memiliki prosentase sebesar 46,8 %, yang merupakan kategori cukup.

Page 1 of 1 | Total Record : 8