cover
Contact Name
Yuni Arfiani
Contact Email
ipi@upstegal.ac.id
Phone
+628562584220
Journal Mail Official
psej.upstegal@gmail.com
Editorial Address
Jl Halmahera Km 01 Kota Tegal, Jawa Tengah, 52121
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal)
ISSN : 25286714     EISSN : 25410628     DOI : https://doi.org/10.24905/psej
Core Subject : Science, Education,
PSEJ contains a variety of scientific articles related to research in the field of Science Education and application of science (Biology, Chemistry, Physics). The scope of science education also includes study of Physics Education, Biology Education, Chemical Education and Environmental Education. The range of topics in the specific journals may include the Application of Science Learning, Research and Development of Science Education, Science Education Materials Development, the Technology and the Learning Media of Science education, the Evaluation of the Science Learning and Program.
Articles 147 Documents
PERANGKAT EVALUASI KECAKAPAN HIDUP DALAM PEMBELAJARAN FISIKA SMK Yuni Arfiani
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 1 No. 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.279 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) menghasilkan perangkat evaluasi kecakapan hidup untuk pembelajaran fisika, (2)mengukur validitas dan reliabilitas perangkat, (3) menentukan kepraktisan perangkat, dan (4) mendeskripsikanprofil kecakapan hidup siswa SMK. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development denganempat tahap yaitu studi pendahuluan, perencanaan, pengembangan, dan uji coba produk. Analisis yang dilakukanmeliputi uji validitas, uji reliabilitas, dan uji kepraktisan. Penelitian ini menghasilkan perangkat evaluasi yangterdiri atas pedoman evaluasi, pedoman penilaian, daftar komponen dan indikator yang akan dinilai, dan jenisinstrumen. Jenis instrumen terdiri dari lembar observasi dan lembar penilaian yang memuat indikator-indikatorkecakapan hidup pada komponen desicion making, wise use of resources, communication, accepting differences,self responsibility, dan problem solving. Hasil pengembangan perangkat evaluasi kecakapan hidup menunjukkannilai validitas 88,3%, koefisien reliabilitas 0,995 dan berada pada kriteria sangat tinggi. Pengembangan perangkatevaluasi juga menunjukkan bahwa tingkat kecakapan hidup siswa SMK lebih tinggi pada kecakapan hidup generikyang lebih berkaitan dengan aspek psikomotor dan afektif daripada aspek kognitif.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA DALAM MEMBUAT PROYEK SAINS Retna Kusuma Astuti
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 1 No. 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.588 KB)

Abstract

Pembelajaran menuntut kemandirian gurumenciptakan suasana yang menyenangkan agar siswa mampumengembangkan aktivitas dan kreativitas, yaitu dengan melibatkan siswa secara aktif. Salah satu SMP di Ungaranbelum melakukan implementasi pembelajaran tersebut. Hal ini mengakibatkan kreativitas dan aktivitas yangkurang optimal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui besar peningkatankreativitas membuatprojek sains,aktivitas selama pembelajaran, menyelesaikan masalah, dan sikap kreatif melaluipenerapan problem based learning(PBL) .Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dua siklus. Teknik analisis data menggunakan gain ternormalisasi.Hasil belajar psikomotorik (kreativitas mendesain alat) pada siklus I dan II, nilai rata-rata setiap komponennya71,5 dan 81,7 dengan ketuntasan hasil belajar klasikal 40% dan 92%, g = 0.36; Aktivitas pada siklus I dan IIdengannilai 67,66 dan 78,33 dengan ketuntasan 16% dan 88%, diperoleh g = 0,34. Peningkatan hasil belajar kognitif(pemecahan masalah) pada siklus I dan II, nilai rata-ratanya 66,68 dan 78,13 dengan ketuntasan 40% and 80%,diperoleh g = 0,34. Sikap kreatif pada siklus I dan II, nilai rata-rata niap komponenya 68,56 dan 79,17 denganketuntasan64% dan 96%, diperoleh g = 0.34. Penerapan model ini telah membantu siswa meningkatan kreativitasmembuat projek sains,aktivitas selama pembelajaran, menyelesaikan masalah dan sikap kreatifny
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN IPA DENGAN MODEL INTEGRASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD DAN PETA KONSEP Mukhammad Aji Fatkhurrohman
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 1 No. 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.995 KB)

Abstract

___________________________________________________________________Penelitian ini bertujuan mengetahui keefektifan pembelajaran IPA dengan menggunakan model integrasipembelajaran kooperatif STAD dan peta konsep dibandingkan dengan model kooperatif STAD. Hasilmenunjukan bahwa model integrasi pembelajaran kooperatif STAD dan peta konsep lebih efektif daripadamodel pembelajaran kooperatif STAD dilihat dari perolehan rata-rata nilai kognitif, persentase sikap danaktivitas serta peningkatan hasil belajar. Berdasarkan hasil temuan, disimpulkan bahwa model integrasipembelajaran kooperatif STAD dan peta konsep lebih efektif daripada model pembelajaran kooperatif STAD
PENERAPAN MODEL MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA Mokh Darsono
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 1 No. 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.958 KB)

Abstract

__________________________________________________________________Telah dilakukan Penelitian Tindakan Kelas untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar melalui model mindmapping pada peserta didik kelas IX F SMP Negeri 1 Warungasem Kabupaten Batang tahun pelajaran 2014/2015.Penelitian Tindakan Kelas ini menggunakan dua siklus. Untuk aktivitas peserta didik, indikator yang digunakanadalah data hasil observasi yaitu rata-rata keaktifan peserta didik pada siklus I dan siklus II. Pada siklus I keaktifanpeserta didik 66,9% dan pada siklus II menjadi 75,2% sehingga ada kenaikan 8,3%. Sedangkan untuk hasil belajar,indikator yang digunakan adalah pencapaian daya serap dan ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus I dansiklus II. Rata-rata daya serap pada siklus I adalah 76,8% mengalami peningkatan sebesar 5,6% pada siklus IIsehingga menjadi 82,4% sedangkan ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus I adalah 70,6% menjadi 97,1%pada siklus II atau mengalami peningkatan sebesar 26,5%. Disimpulkan bahwa metode Mind Mapping dapatmeningkatkan aktivitas dan hasil belajar
KEEFEKTIFAN MODEL LEARNING CYCLE 5E DIPADU TEKNIK MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMP Safwatun Nida; Susriyati Mahanal; Diego Pradana
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.142 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model Learning Cycle 5E dipadu teknik Mind Mapping dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMP.Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMPN I Malang yang dipilih secara purposive random sampling. Pengukuran data melalui lembar tes keterampilanproses sains yang dianalisis menggunakan statistik parametrik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E dipadu teknik Mind Mapping efektif untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMP
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN LKS UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI BEKERJASAMA DAN MEMECAHKAN MASALAH SISWA F. Shoufika Hilyana
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.122 KB)

Abstract

Pembelajaran Fisika perlu dikembangkan media pembelajaran pada kompetensi bekerjasama dan memecahkanmasalah. Oleh karena itu dilakukan pengembangan LKS untuk meningkatkan kompetensi bekerjasama danmemecahkan masalah. Penelitian dilakukan dengan metode Research and Development. Uji coba LKS telahdilakukan di SMP Islam Plus Assalamah Ungaran kelas VIII. Data diperoleh melalui lembar validasi, lembarpengamatan, angket, dan tes kemampuan memecahkan masalah. Data-data tersebut digunakan untuk mengetahuikevalidan, keefektifan, dan kepraktisan LKS yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan diperolehnyaperangkat yang valid. Rancangan berupa perangkat RPP, lembar kerja siswa, lembar angket respon siswa danguru, lembar observasi, dan lembar tes kompetensi, sudah dinilai oleh validator dan menghasilkan kriteriapenilaian validitas tinggi. Hasil angket siswa dan guru menunjukkan respon positif, karena lebih dari 50%menyatakan sangat kuat, LKS yang dikembangkan dapat dikatakan praktis. Dan keefektifan LKS, dari hasilanalisa uji t-test, didapatkan bahwa pretest postest sebelum dan setelah menggunakan LKS yang dikembangkanterdapat perbedaan dan dapat dirasakan manfaatnya. Simpulan dari penelitian ini, pengembangan LKS efektifdigunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi bekerjasama dan memecahkan masalah
PENGEMBANGAN PERANGKAT LIGHT SPECTRUM FILTERING CUBE UNTUK MEMBERDAYAKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATERI GERAK TUMBUHAN Dewi Kurniasih, Mike; Nugraheni, Diah; Kurniati, Lenny
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.743 KB) | DOI: 10.24905/psej.v2i1.74

Abstract

Pembelajaran IPA di SMP khususnya materi gerak tumbuhan masih kurang dapat memfasilitasi siswa untukberpikir kritis. Perangkat yang digunakan dalam eksperimen gerak tumbuhan juga masih sangat konvensional danbelum dapat merangsang kemampuan logika dan analisis siswa. Light Spectrum Filtering Cube (LSF Cube) merupakansebuah inovasi perangkat eksperimen untuk mempelajari fototropisme pada materi gerak tumbuhan. Tujuan daripenelitian ini adalah 1) untuk mengetahui karakteristik LSFCube pada materi gerak tumbuhan 2) menguji validitasLSF Cube pada materi gerak tumbuhan dan 3) menguji keefektifan perangkat LSF Cube pada materi geraktumbuhann untuk memberdayakan kemampuan berpikir kritis.Penelitian ini adalah penelitian riset &pengembangan (R&D). Subjek ujicoba adalah 62 siswa di SMPN 13 Semarang. Berdasarkan hasil penelitian danpembahasan dapat disimpulkan bahwa 1) Perangkat LSF Cube yang dikembangkan memiliki beberapa keunggulandibandingkan dengan perangkat yang selama ini digunakan dalam percobaan fototropisme konvensional yaitumudah digunakan, mampu merangsang keingintahuan siswa, memungkinkan siswa untuk berhipotesis danmemanipulasi variabel-variabel yang ada 2)Produk perangkat eksperimen IPA terpadu Light Spectrum Filtering Cube(LSF Cube) yang dikembangkan valid untuk diterapkan pada materi gerak tumbuhan dengan perolehan validitaskonstruk dengan skor 3,78 dan validitas isi dengan skor 3,75 3) Produk perangkat eksperimen IPA terpadu LightSpectrum Filtering Cube (SLF Cube) yang dikembangkan untuk materi gerak tumbuhan efektif untuk memberdayakankemampuan berpikir kritis.
PENGGUNAAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS III PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI MAKHLUK HIDUP SD NEGERI KEDUNGBUNGKUS 02 KECAMATAN TARUB KABUPATEN TEGAL TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Mukson Hudi
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.334 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik kelas III SD NegeriKedungbungkus 02 Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal dalam mata pelajaran IPA tentang makhluk hidup.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus dengan subjekpenelitian peserta didik kelas III berjumlah 25 peserta didik yang terdiri dari 12 peserta didik laki-laki dan 13peserta didik perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah melalui pemberian soal evaluasi padatiap siklus untuk memperoleh data hasil belajar peserta didik, sedangkan motivasi peserta didik diperoleh melaluihasil observasi pembelajaran. Proses analisis dilakukan terhadap data hasil belajar peserta didik pada kegiatan prasiklus, siklus I, dan siklus II yaitu berupa analisis nilai rata-rata, ketuntasan belajar, dan daya serap terhadap materipembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan hasil belajar peserta didik pada materi makhlukhidup meningkat dengan menggunakan metode eksperimen. Berdasarkan data penelitian diperoleh nilai rata-ratapada kegiatan pra siklus sebesar 56,06, siklus I sebesar 64,16, dan siklus II sebesar 72,96, sedangkan ketuntasanbelajar pada kegiatan pra siklus sebesar 32%, siklus I sebesar 64%, dan siklus II sebesar 84%. Hasil ini sudah sesuaidengan target yang diharapkan peneliti yaitu ketuntasan belajar yang mencapai lebih dari 80%
PENINGKATAN KOMPETENSI PEMISAHAN CAMPURAN MELALUI PEMBELAJARAN TAYANG FILM DORAEMON PADA KELAS VII F SEMESTER 1 SMP NEGERI 10 KOTA TEGAL TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Alishan Rian Darmawan
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.227 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kompetensi belajar peserta didik kelas VII F semester 1SMP N 10 Tegal tahun pelajaran 2016/2017 dalam pembelajaran materi pemisahan campuran dengan modelpembelajaran Tayang Film DORAEMON. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas yangdilakukan di kelas VII F SMP N 10 Tegal. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi, tes,dokumentasi, angket, dan wawancara. Data hasil belajar dan partisipasi siswa dalam pembelajaran danketrampilan dalam praktikum dianalisis dengan menggunkan teknik deskripsi kuantitatif, sedangkan datapelaksanaan pembelajaran dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukkanbahwa penilaian aspek efektif mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari data obsevasi koooperatif siswadalam bentuk partisipasi dan aktivitas siswa antar siklus mengalami peningkatan sebesar 42,30 %. Peningkatanmotivasi juga diikuti dengan peningkatan ketrampilan siswa dalam praktikum yang hasil nilai rata rata siklus 1dan 2 adalah 83, serta hasil belajar siswa yang dapat dilihat dari rata-rata nilai tes pada beberapa pertemuan padatiap siklus mengalami peningkatan rata-rata sebesar 34,6% . Sebelum penelitian ketuntasan belajar klasikal hanya19,23 %, pada siklus I meningkat menjadi 50 %, dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 88,46 % .Peningkatan hasil belajar tidak hanya pada aspek kognitif, tetapi juga pada aspek afektif dan psikomotorik. Padaaspek afektif ditunjukkan oleh semakin berkembangnya ketrampilan kooperatif siswa dan pada aspekpsikomotorik ditunjukkan oleh kemampuan siswa dalam memecahkan masalah pemisahan campuran melaluipraktikum dan mempresentasikan dari hasil diskusi kerja kelompoknya
KENTANG SEBAGAI BIO LISTRIK DENGAN PENAMBAHAN ENZIM PTIALIN SEBAGAI PENGOPTIMAL ARUS Sigit Pamungkas
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penambahan enzim ptyalin dalam pemecahan karbohidrat padabio baterai kentang dan komposisi terbaik antara enzim ptyalin dan ekstrak kentang untuk menghasilkan arusoptimum serta tingkat efektivitas bio baterai ini ditinjau dari nilai arusnya.Untuk mengetahui ada tidaknyapengaruh penambahan enzim ptyalin terhadap arus yang dihasilkan maka terlebih dahulu dilakukan ujikonduktivitas larutan. Setelah itu dilakukan serangkaian percobaan untuk menentukan komposisi terbaik antaraektrak kentang dan larutan enzim ptyalin untuk menghasilkan arus optimum dan efektivitasnya ditinjau darikestabilan arus. Setiap sel bio baterai kentang berisi 80 ml larutan kentang yang dicampurkan 11 ml, 13 ml, 16ml, 20 ml, dan 30 ml. untuk mengetahui hubungan antara besar arus listrik yang dihasilkan dan lama waktu arustersebut dapat bertahan maka dibuatlah grafik hubungan antara dua variable tersebut. Dari grafik ini juga bisadiketahui nilai kestabilan arus.Hasil penelitin juga menunjukkan bahwa enzim mampu memecahkan karbohidrat(pati) kentang. Hal ini ditandai dengan berubahnya rasa larutan yang relative lebih manis. Pada penambahanlarutan enzim ptyalin kedalam ekstrak terdapat hubungan yang negative antara arus yang dihasilkan dan waktudaya tahan arus. Komposisi terbaik antara enzim ptyalin dan ektrak kentang untuk hasil optimum ialah 1: 5

Page 5 of 15 | Total Record : 147