Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL OPEN ENDED PROBLEM SOLVING DENGAN KOMIK MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH Kurniati, Lenny
Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang Vol 1, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat pembelajaran model kontekstual open ended problem solving dengan komik matematika untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan modifikasi Plomp. Data dianalisis dengan deskriptif, uji ketuntasan belajar menggunakan uji t, uji proporsi z, uji regresi, dan uji normalitas gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perangkat yang dikembangkan telah dinyatakan valid oleh validator dengan skor rata-rata 4,13 untuk silabus, 4,11 untuk RPP, 4,20 untuk LKS, 4,18 untuk Komik, dan (2) pembelajaran praktis ditandai dengan respon positif siswa dan kemampuan guru baik; (3) Efektifitas ditandai dengan (a) rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah melampaui KKM 70; (b) keterampilan pemecahan masalah dan minat belajar secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah; c) kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol;dan d) rata-rata keterampilan pemecahan masalah meningkat sebesar  31%, kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol.Kata Kunci: pembelajaran kontekstual, open ended problem solving, komik matematika, pemecahan masalah.ABSTRACTThe aim of this research to develop a mathematics learning instrument using contextual open ended problem solving with mathematic comic to increase the problem solving skill which valid, practical and effective. The type of research used in this study is development research using modification of Plomp model. Learning instrumen that have been develop are: syllabus, Lesson plan, worksheet, mathematics comic, and problem solving ability test. The results showed: (1) device developed valid; (2) practical learning is characterized by the positive response of students and good teachers ability, (3) Effectiveness characterized by (a) problem solving ability score of the experimental class higher than minimum completeness criterion, (b) learn interest and problem solving skill, both affected the problem solving ability positively,  (c) problem solving ability of the experimental class score is higher than the control class, (d) problem solving skill of the experimental class is increasing by 31%, the problem solving ability of the experimental class higher than the control class.. Because of the learning instrument develope are valid, practice and effective, it is shows that the research has ben reach out.Keywords: contextual teaching and learning, open ended problem solving, mathematics comic, problem solving.
PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL OPEN ENDED PROBLEM SOLVING DENGAN KOMIK MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH Kurniati, Lenny
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 1 No 1 (2017): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat pembelajaran model kontekstual open ended problem solving dengan komik matematika untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan modifikasi Plomp. Data dianalisis dengan deskriptif, uji ketuntasan belajar menggunakan uji t, uji proporsi z, uji regresi, dan uji normalitas gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perangkat yang dikembangkan telah dinyatakan valid oleh validator dengan skor rata-rata 4,13 untuk silabus, 4,11 untuk RPP, 4,20 untuk LKS, 4,18 untuk Komik, dan (2) pembelajaran praktis ditandai dengan respon positif siswa dan kemampuan guru baik; (3) Efektifitas ditandai dengan (a) rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah melampaui KKM 70; (b) keterampilan pemecahan masalah dan minat belajar secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah; c) kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol;dan d) rata-rata keterampilan pemecahan masalah meningkat sebesar  31%, kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol.Kata Kunci: pembelajaran kontekstual, open ended problem solving, komik matematika, pemecahan masalah.ABSTRACTThe aim of this research to develop a mathematics learning instrument using contextual open ended problem solving with mathematic comic to increase the problem solving skill which valid, practical and effective. The type of research used in this study is development research using modification of Plomp model. Learning instrumen that have been develop are: syllabus, Lesson plan, worksheet, mathematics comic, and problem solving ability test. The results showed: (1) device developed valid; (2) practical learning is characterized by the positive response of students and good teachers ability, (3) Effectiveness characterized by (a) problem solving ability score of the experimental class higher than minimum completeness criterion, (b) learn interest and problem solving skill, both affected the problem solving ability positively,  (c) problem solving ability of the experimental class score is higher than the control class, (d) problem solving skill of the experimental class is increasing by 31%, the problem solving ability of the experimental class higher than the control class.. Because of the learning instrument develope are valid, practice and effective, it is shows that the research has ben reach out.Keywords: contextual teaching and learning, open ended problem solving, mathematics comic, problem solving.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ROPES (REVIEW, OVERVIEW, PRESENTATION, EXERCISE, SUMMARY) Yuffa, Tammara; Kurniati, Lenny; Wahyuni, Arie
Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika (JIPM) Vol 2, No 1 (2020): JIPM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1014.197 KB) | DOI: 10.37729/jipm.v2.n1.6

Abstract

The learning mathematics to students will be easier to master and understand the concept of linear equation material of one variable through the ROPES learning model. This study aims to determine that with the application of ROPES learning model on linear equation material of one variable can improve students’ learning result, students’ activities, and teachers’ performance. The subject of this study is the students of class VII B in the first semester at MTS Matholiul Ulum Banjaragung, Bangsri, Jepara in 2019/2020. Instruments were tests sheet and questionnaires. The type of this research is a classroom action research with two cycles where each cycle there are two meetings. The stages include planning, implementation, observation and reflection. The results showed an increase in student's ability to solve problems about linear equations of one variable. Based on reflection results in cycles 1 and II, it showed: 1) Students’ learning result is increased, in the cycle I the average result was 64.90 and in cycle II reached 73.18. 2) In cycle I of the first meeting was 59.67% categorized ‘enough’. The second was 6601% categorized ‘good’, and in the cycle II reached 81.15% categorized ‘very good’. 3) Increased teacher performance in the first cycle was 60% categorized medium, the second meeting reached 70% categorized high, and in cycle II reached 80% categorized very high.Kata kunci: Mathematical Learning Result, ROPES Learning Model.
Penerapan Metode Gallery Walk Terhadap Berpikir Kreatif dan Komunikasi Matematis Siswa Septiyati, Nanda; Kusumawati, Ratih; Kurniati, Lenny
Square : Journal of Mathematics and Mathematics Education Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/square.2019.1.2.4100

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kreatif dan komunikasi matematis siswa dengan penerapan metode Gallery Walk dan pembelajaran konvensional, serta meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan komunikasi matematis siswa pada kelompok yang menggunakan metode Gallery Walk. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Dawe. Sampel yang diambil adalah kelas VIII G sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) rata-rata kemampuan berpikir kreatif dan komunikasi matematis siswa pada kelompok yang menggunakan metode Gallery Walk lebih tinggi dari rata-rata nilai yang menggunakan model pembelajaran konvensional; (2) terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan kemampuan komunikasi matematis pada kelompok yang menggunakan metode Gallery Walk.
Perbandingan Kemampuan Representasi Matematis Siswa pada Materi Statistika yang Mengikuti Les Lembaga Bimbel dengan Siswa yang Tidak Mengikuti Les Lembaga Bimbel Nugroho, Arifin Adi; Hidayati, Destia Wahyu; Kurniati, Lenny
Square : Journal of Mathematics and Mathematics Education Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/square.2020.2.2.6247

Abstract

Representasi matematika merupakan suatu hal yang selalu muncul ketika orang mempelajari matematika, dengan demikian representasi matematis perlu mendapat penekanan dan dimunculkan dalam proses pengajaran matematika pada materi statistika disekolah. Bimbingan belajar merupakan sarana yang tepat untuk membantu siswa mengatasi masalahnya dalam belajar dan menjadi lebih berprestasi. Tujuan Penelitian ini adalah (1) menentukan siswa yang mengikuti les lembaga bimbel apakah ada perbedaan kemampuan representasi matematis pada soal uraian statistika dengan siswa yang tidak mengikuti les lembaga bimbel, (2) menentukan rata-rata kemampuan representasi matematis siswa yang mengikuti les lembaga bimbel di atas KKM, (3) menetukan faktor apa saja yang membuat kemampuan representasi matematis siswa yang mengikuti les lembaga bimbel dengan siswa yang tidak mengikuti les lembaga bimbel berbeda. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan subjek siswa kelas XII IPA 1 terdiri dari 36 siswa dan kelas XII IPA 2 terdiri dari 36 siswa. Hasil penelitian data akhir nilai sig kemampuan representasi matematis siswa yang mengikuti les lembaga bimbel dengan siswa yang tidak mengikuti les lembaga bimbel adalah 0,136, karena nilai sig lebih dari 0,05 sehingga tidak ada perbedaan rata-rata antara siswa yang mengikuti les lembaga bimbel dengan siswa yang tidak mengikuti les lembaga bimbel. Rata-rata kemampuan representasi matematis siswa yang ikut bimbel di atas KKM. Nilai sig (2-tailed) kemampuan representasi matematis siswa yang mengikuti les lembaga bimbel adalah 0,350, karena nilai sig(2-tailed) lebih dari 0,05 sehingga tingkat keberhasilan siswa mencapai yang diharapkan. Sedangkan nilai sig(2-tailed) kemampuan representasi matematis siswa yang tidak mengikuti les lembaga bimbel adalah 0,778, karena nilai sig (2-tailed) lebih dari 0,05 sehingga tingkat keberhasilan siswa mencapai yang diharapkan.Kata kunci: kemampuan representasi matematis, lembaga bimbel.
Analisis Pemecahan Masalah Matematika Berdasarkan Pemanfaatan Teknologi Digital Siswa Rosida, Erika Nur; Kurniati, Lenny; Kusumawati, Ratih
Square : Journal of Mathematics and Mathematics Education Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/square.2019.1.1.4089

Abstract

Perkembangan teknologi dewasa ini semakin berkembang pesat khususnya teknologi digital. Teknologi digital sudah memasuki berbagai aspek kehidupan khususnya bidang pendidikan. Hasil survei Global Digital Report tahun 2018 Indonesia menempati urutan keempat penggunaan internet tetapi pada hasil survei PISA tahun 2015 Indonesia justru menduduki peringkat 63 dari 70 negara. Tujuan penelitian ini (1) Mengetahui tingkat pemanfaatan teknologi digital siswa, (2) Mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa dan (3) Mengetahui pengaruh teknologi digital terhadap kinerja siswa dalam menyelesaikan permasalahan matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian munjukkan tidak ada siswa yang memanfaatkan teknologi digital dalam kategori rendah dan sebagian besar siswa mampu menyelesaikan permasalahan yang diberikan. Hasil output SPSS menunjukkan kedua variabel mempunyai hubungan yang positif dan variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) tidak ada siswa yang pemanfaatan teknologinya tergolong rendah, (2) kemampuan pemecahan masalah siswa sudah cukup baik, (3) pemanfaatan teknologi digital yang baik maka akan berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah menjadi baik pula.
Analisis Pembelajaran Daring Berdasarkan Technology Readiness Index 2.0 Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Ivet Kurniati, Lenny; Kusumawati, Ratih
RANGE: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 1 (2021): RANGE Juli 2021
Publisher : Pendidikan Matematika UNIMOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jpm.v3i1.1263

Abstract

Kesiapan teknologi menjadi penting dalam pelaksanaan pembelajaran daring. Penelitian ini berfokus khususnya pada bagaimana kesiapan teknologi berperan dalam hasil pembelajaran daring selama masa pandemi covid-19. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesiapan teknologi dari empat aspek yaitu optimisme, inovatif, insecurity dan discomfort serta pengaruhnya terhadap indeks prestasi mahasiswa. Penelitian ini dilakukan pada 34 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Ivet dengan menggunakan instrumen kuesioner Technology readiness index 2.0. Hasilnya menunjukkan bahwa Berdasarkan Indeks Kesiapan Teknologi (TRI) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Indeks Prestasi Komulatif (IPK) mahasiswa Universitas Ivet dengan skor Pearson Correlation sebesar 0,517. TRI mempengaruhi IPK mahasiswa Universitas Ivet sebesar 26,8%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak terukur dalam penelitian ini. Diperoleh persamaan regresi artinya setiap penambahan variabel TRI sebesar satu satuan, maka variabel IPK bertambah sebesar 0.03 satuan. Kesiapan teknologi dalam pembelajaran online membuat proses pembelajaran menjadi tidak terikat, terkesan lebih santai dan fleksibel. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan kesiapan teknologi mahasiswa menuju era pembelajaran online.
PENGEMBANGAN PERANGKAT LIGHT SPECTRUM FILTERING CUBE UNTUK MEMBERDAYAKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATERI GERAK TUMBUHAN Dewi Kurniasih, Mike; Nugraheni, Diah; Kurniati, Lenny
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.743 KB) | DOI: 10.24905/psej.v2i1.74

Abstract

Pembelajaran IPA di SMP khususnya materi gerak tumbuhan masih kurang dapat memfasilitasi siswa untukberpikir kritis. Perangkat yang digunakan dalam eksperimen gerak tumbuhan juga masih sangat konvensional danbelum dapat merangsang kemampuan logika dan analisis siswa. Light Spectrum Filtering Cube (LSF Cube) merupakansebuah inovasi perangkat eksperimen untuk mempelajari fototropisme pada materi gerak tumbuhan. Tujuan daripenelitian ini adalah 1) untuk mengetahui karakteristik LSFCube pada materi gerak tumbuhan 2) menguji validitasLSF Cube pada materi gerak tumbuhan dan 3) menguji keefektifan perangkat LSF Cube pada materi geraktumbuhann untuk memberdayakan kemampuan berpikir kritis.Penelitian ini adalah penelitian riset &pengembangan (R&D). Subjek ujicoba adalah 62 siswa di SMPN 13 Semarang. Berdasarkan hasil penelitian danpembahasan dapat disimpulkan bahwa 1) Perangkat LSF Cube yang dikembangkan memiliki beberapa keunggulandibandingkan dengan perangkat yang selama ini digunakan dalam percobaan fototropisme konvensional yaitumudah digunakan, mampu merangsang keingintahuan siswa, memungkinkan siswa untuk berhipotesis danmemanipulasi variabel-variabel yang ada 2)Produk perangkat eksperimen IPA terpadu Light Spectrum Filtering Cube(LSF Cube) yang dikembangkan valid untuk diterapkan pada materi gerak tumbuhan dengan perolehan validitaskonstruk dengan skor 3,78 dan validitas isi dengan skor 3,75 3) Produk perangkat eksperimen IPA terpadu LightSpectrum Filtering Cube (SLF Cube) yang dikembangkan untuk materi gerak tumbuhan efektif untuk memberdayakankemampuan berpikir kritis.
The Influence of Self Regulated Learning to Mathematics Critical Thinking Ability on 3D-Shapes Geometry Learning using Geogebra Hidayati, Destia Wahyu; Kurniati, Lenny
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.218 KB) | DOI: 10.25273/jipm.v7i1.2965

Abstract

3D-Shapes Geometry is one of the subjects material that must be taught to students in Mathematics Education Program, which later after graduation will become a math teacher. Learning 3D-Shapes Geometry has relevance to the mathematics critical thinking ability. Students who have the ability to think critically can think rationally by collecting information as completely as possible. Learning that can stimulate the ability of critical thinking should be learning in which there are activities that are student-centered learning. One of the lessons in 3D-Shapes Geometry that can be used is learning using Geogebra Software . Learning 3D-Shapes Geometry using GeoGebra aided is very possible to make students practice independently spatial capabilities that will foster self regulated learning. The existence of self-regulated learning in the student's learning will make the students able to interpret, analyze, evaluate, and infer in learning. These capabilities will form the mathematics critical thinking ability. The purpose of this research is to determine whether or not there is a relationship between self regulated learning and mathematics critical thinking ability and to find out coefficient of correlation of them. This research is a quantitative research. Before the research begins, the researchers took the value of the task as the preliminary data and it is tested normality. Data collection techniques in this research is the scale of self regulated learning and tests in the form of mathematics critical thinking ability. The scale of self regulated learning and mathematics critical thinking ability tests are validated first. Data test of mathematics critical thinking ability of is tested normality, then data of scale self regulated learning and test of mathematics critical thinking ability are tested regression. The result of this research is there is influence of self regulated learning to the mathematics critical thinking ability of 45 , 7 %.
Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Classpoint untuk Pembelajaran Interaktif di SMK Muhammadiyah Satu Semarang Rani, Handini Arga Damar; Kurniati, Lenny; Sudomo, R.Irlanto; Purnamasari, Dewi
TEMATIK Vol. 4 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v4i1.8217

Abstract

Dewasa ini perkembangan internet semakin pesat dan merambah ke beberapa bidang, tidak terkecuali bidang pendidikan. Media pembelajaran juga ikut berkembang dan memunculkan berbagai media pembealajaran yang interaktif. Aplikasi Classpoint adalah sebuah perangkat lunak yang bisa terintegrasi dengan Microsoft Powerpoint sehingga dapat menciptakan media pembelajaran yang lebih interaktif dan inovatif. Terdapat banyak fitur yang dapat dipergunakan oleh para guru untuk membuat media pengajaran melalui aplikasi ini. Saat ini, guru-guru  di SMK Muhammaadiyah Satu Semarang belum  mahir  menggunakan aplikasi Classpoint,  padahal  aplikasi ini merupakan salah satu media berbasis teknologi yang memiliki keunggulan dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa di sekolah. Untuk itu Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas IVET berinisiatif memberikan pelatihan Penggunaan aplikasi Classpoint bagi Guru-Guru dan siswa. Peserta pelatihan ini ada terdiri dari 20 peserta yang merupakan guru dan perwakilan murid dari SMK Muhammadiyah Satu Semarang.  Evaluasi dari pelatihan  ini  berdasarkan  atas  pemahaman  peserta  pelatihan  pada  setiap  sesi. Berdasarkan hasil evaluasi, Classpoint  ini sangat bermanfaat bagi para guru dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif. Semua indikator dari respon peserta didik terhadap penggunaan aplikasi serta reratanya berkategori baik sekali.