cover
Contact Name
Yuni Arfiani
Contact Email
ipi@upstegal.ac.id
Phone
+628562584220
Journal Mail Official
psej.upstegal@gmail.com
Editorial Address
Jl Halmahera Km 01 Kota Tegal, Jawa Tengah, 52121
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal)
ISSN : 25286714     EISSN : 25410628     DOI : https://doi.org/10.24905/psej
Core Subject : Science, Education,
PSEJ contains a variety of scientific articles related to research in the field of Science Education and application of science (Biology, Chemistry, Physics). The scope of science education also includes study of Physics Education, Biology Education, Chemical Education and Environmental Education. The range of topics in the specific journals may include the Application of Science Learning, Research and Development of Science Education, Science Education Materials Development, the Technology and the Learning Media of Science education, the Evaluation of the Science Learning and Program.
Articles 151 Documents
Efektivitas Penggunaan Quizizz Paper Mode terhadap Hasil Belajar IPAS Materi Wujud Zat dan Perubahannya pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Fazza, Maila; Widiyono, Aan
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v10i1.243

Abstract

Tujuan dilaksanakannya penelitian ini yaitu untuk menilai apakah media quizizz paper mode efektif meningkatkant hasil belajar IPAS materi wujud zat serta perubahannya pada siswa kelas IV SD. Metode penelitian ini adalah kuantitatif jenis one group pre-test post-test. Penelitian ini berlokasi di SDN 1 Mindahandengan populasinya adalah semua siswa kelas IV dengan jumlah total 35 orang. Pengumpulan data dilakukan dari hasil pre test dan post test yang di analisi dengan bantuan aplikasi jamovi. Analisis data yang dipakai meliputi pengujian validitas serta reliabilitas instrumen, validasi prasyarat berupa uji normalitas dan homogenitas serta pengujian hipotesis berupa uji t. Data uji t memperlihatkan jika besaran nilai p adalah 0.001 < 0,05 maka dari itu, Ho tertolak sedangkan Ha terpakai. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan jika adanya quizizz paper mode dalam pembelajaran efektif dalam peningkatan hasil belajar IPAS materi wujud zat dan perubahannya pada siswa kelas IV SD N 1 Mindahan.
Analisis Hubungan antara Skor Dimensi Gaya Belajar VARK dengan Pengetahuan Awal Mahasiswa Pada Konsep Biologi Dasar Rais, M. Amien; Mulyastuti, Herlina; Anggraini, Atika
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v10i1.244

Abstract

Kesulitan dalam menguasai konsep Biologi sering kali dikaitkan dengan banyaknya materi yang harusdipahami sehingga pada akhirnya dalam mempelajarinya lebih menekankan pada teknik menghafal.Pelajar umumnya memiliki berbagai gaya belajar yang berbeda saat mempelajari konsep tertentu.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara gaya belajar denganpengetahuan awal mengenai konsep Biologi dasar. Gaya belajar diukur menggunakan angket VARKsedangkan pengetahuan awal diukur dengan menggunakan soal Biologi dasar dengan tipe pilihan ganda.Analisis data dilakukan dengan menggunakan Korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwasemua dimensi gaya belajar tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan pengetahuan awal Biologi (p> 0,05). Terdapat hubungan signifikan antar dimensi gaya belajar Auditori dan Read/Write sertahubungan sedang antara Auditori dan Kinestetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaransebaiknya tidak hanya didasarkan pada gaya belajar individu, tetapi juga mempertimbangkan faktor lainseperti motivasi dan metode pengajaran.
Studi Kasus Keberhasilan Pembelajaran Daring Kolaboratif pada Mata Kuliah Bioteknologi Utami, Isrotun Ngesti; Widiyawati, Yeni
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v10i1.253

Abstract

Program Pembelajaran daring kolaboratif adalah model pembelajaran yang menggabungkan pembelajaran menggunakan teknologi. Pendekatan pembelajaran ini mengandalkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Pembelajaran daring kolaboratif telah menjadi pendekatan yang semakin populer dalam pendidikan tinggi, terutama pada mata kuliah yang membutuhkan pemahaman konseptual dan aplikasi praktis seperti bioteknologi. Artikel ini menyajikan studi kasus keberhasilan implementasi pembelajaran daring kolaboratif dalam mata kuliah Bioteknologi di sebuah perguruan tinggi. Melalui penggunaan platform digital, diskusi kelompok virtual, dan proyek kolaboratif, mahasiswa menunjukkan peningkatan pemahaman materi, keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan bekerja dalam tim. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskripsi kualitatif. Subjek penelitian yang digunakan ada 45 mahasiswa yang terlibat dalam program PDK. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pendekatan ini tidak hanya efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran tetapi juga meningkatkan keterlibatan mahasiswa.selain itu dengan pembelajaran Learning Management System (LMS) mempermudah mahasiswa dalam mengakses informasi mengenai perkulihan.
Analisis Kebutuhan Pembelajaran Projek Ilmu Pengetahuan Alam Dan Sosial (PIPAS) di SMK Melalui Penggunaan Media Google Site Pada Materi Zat Dan Perubahannya Lestari, Ika Indah; Taufiqulloh, Taufiqulloh; Habibi, Beni
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v10i2.249

Abstract

Peserta didik mengalami kesulitan menjawab pertanyaan pada tingkat kognitif yang tinggi, dan bahkanselama proses belajar mengajar, beberapa peserta didik masih kurang terlibat. Terdapatnya kelemahanberpikir kritis, tidak terlepas dari kurangnya penggunaan sumber daya dan model pembelajaran lain yanginovatif oleh guru dalam melaksanakan proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1).Menganalisis media pembelajaran berbasis "Google sites" pada mata pelajaran Projek Ilmu PengetahuanAlam dan Sosial di SMK Negeri di Slawi Fase E.. 2 Mendesain kebutuhan pengembangan mediapembelajaran berbasis "Google sites" pada pembelajaran Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial SMKNegeri Slawi Fase E. 3) Menganalisis pengembangan media pembelajaran berbasis "Google sites" padapembelajaran Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial materi zat dan perubahannya untukmeningkatkan kemampuan berfikir kritis peserta didik. 4) Menganalisis efektifitas media pembelajaranberbasis "Google sites" pada pembelajaran Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial materi zat danperubahannya dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis peserta didik Jenis penelitian yangdigunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (Research and Development). Jumlah peserta didik yangdijadikan sampel penelitian jumlahnya 72 peserta didik yang terdiri dari 36 peserta didik Kelas X AKL 1dan 36 peserta didik Kelas X AKL 2. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitianini yaitu: Wawancara, Angket, Observasi, Tes Tertulis, Dokumentasi. Sedangkan Data-data yang harusdianalisis adalah sebagai berikut: Uji Validasi Model, Media dan Materi, Uji Kepraktisan Model danMateri, Uji Keefektifan model dan Media Pembelajaran.
Integrasi Kearifan Lokal Kayangan Api di Bojonegoro dalam Pembelajaran IPA Kontekstual Tingkat SMP/MTs Novitasari, Merry Ayu; Raida, Sulasfiana Alfi
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v10i2.254

Abstract

Penelitian ini didasari oleh masih dominannya pendekatan teoritis dalam pembelajaran IPA, sehingga peserta didik kurang terlibat secara aktif dalam memahami konsep abstrak. Kayangan Api sebagai fenomena geologi dan kearifan lokal di Bojonegoro, menawarkan peluang untuk mengaitkan materi IPA dengan konteks nyata. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan juru kunci dan tokoh masyarakat, observasi lapangan, dokumentasi, serta kajian literatur. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian narasi tematik, dan penarikan kesimpulan berbasis triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kayangan Api memiliki nilai ilmiah dan kearifan yang tinggi. Fenomena api abadi ini merupakan hasil pembakaran gas alam (metana) yang keluar dari rekahan batuan yang relevan untuk menjelaskan konsep perubahan energi, tekanan gas, dan struktur bumi. Selain itu, fenomena Banyu Blukutuk memberikan contoh nyata konsep tekanan gas dan sifat zat, sedangkan Pohon Cinta memperlihatkan fenomena inoskulasi yang dapat dikaitkan dengan biologi tumbuhan. Integrasi kearifan lokal Kayangan Api dalam pembelajaran IPA terbukti dapat meningkatkan relevansi dan makna pembelajaran, serta memperkuat identitas budaya peserta didik.
Analisis Etnosains Pembuatan Genteng Tradisional di Desa Pejaten dan Relevansinya sebagai Konteks Materi IPA SMP Purnami, Ni Kadek Bela; Selamet, Kompyang; Sarini, Putri
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v10i2.259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kajian etnosains proses pembuatan genteng tradisional di Desa Pejaten serta mendeskripsikan relevansinya terhadap konteks materi IPA SMP. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan etnosains. Penelitian ini dilakukan di Banjar Pejaten, Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling diperoleh sebanyak tiga orang pengrajin genteng tradisional serta melalui teknik purposive sampling diperoleh tiga orang guru IPA SMP Negeri 2 Kediri. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan angket. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian sains ilmiah berdasarkan sains asli masyarakat dalam proses pembuatan genteng tradisional di Desa Pejaten dapat dijadikan sebagai konteks materi dalam pembelajaran IPA SMP. Proses pembuatan genteng tradisional di Desa Pejaten meliputi pengolahan tanah liat, pencetakan, penganginan, penjemuran dan pembakaran. Kajian etnosains pada proses pembuatan genteng tradisional yang banyak mengandung sains ilmiah ditemukan pada tahap pencetakan dan pembakaran genteng. Temuan proses pembuatan tersebut relevan sebagai konteks pada materi perubahan sifat bahan, klasifikasi materi dan perubahannya, tekanan zat, kalor dan perpindahannya, serta pesawat sederhana. Tahapan ini mencerminkan sains masyarakat yang relevan untuk dijadikan konteks pembelajaran IPA berbasis budaya.
Analisis Bibliometrik Tren Problem Based Learning Berbasis Eksperimen Berbantuan Virtual Laboratorium Terhadap Kemampuan Kolaborasi Siswa Fattaah, Muhammad Yusril Miftahul; Aji, Septiko
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v10i2.263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren penelitian terkait Problem Based Learning (PBL) berbasis eksperimen berbantuan virtual laboratorium terhadap kemampuan kolaborasi siswa dengan menggunakan pendekatan bibliometrik melalui aplikasi Biblioshiny. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya pengembangan keterampilan kolaborasi sebagai salah satu kompetensi abad ke-21, khususnya dalam pembelajaran IPA yang bersifat kontekstual dan berbasis praktik. Dalam implementasinya, kombinasi PBL dan eksperimen berbasis virtual laboratorium dinilai mampu meningkatkan partisipasi aktif dan kerja sama antar siswa dalam memecahkan masalah ilmiah. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 31 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal bereputasi dan terindeks Scopus dalam rentang tahun 2016–2025. Data dianalisis menggunakan indikator bibliometrik seperti tren publikasi per tahun, afiliasi penulis paling produktif, jaringan kolaborasi, kata kunci dominan, serta artikel dengan jumlah sitasi tertinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puncak publikasi terjadi pada tahun 2023, dengan kontribusi terbesar berasal dari institusi di Amerika Serikat dan Kanada. Analisis juga mengungkapkan bahwa topik-topik seperti collaborative learning, virtual laboratory, dan problem-solving menjadi tren utama dalam literatur yang dikaji. Temuan ini menegaskan adanya peluang besar untuk mengembangkan pendekatan PBL berbasis eksperimen yang didukung teknologi digital guna meningkatkan keterampilan kolaboratif siswa. Selain itu, pendekatan bibliometrik ini memberikan peta ilmiah yang berguna bagi peneliti, pendidik, dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi pembelajaran inovatif berbasis teknologi.
Analysis of the Utilization of Science Laboratories in Integrated Islamic Junior High Schools 'Aini, Ulfah; Rahmad, M; Marselina, Niken Indrata; Masyhuri, Arfy; Doriani, Doriani; Linda, Roza
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v10i2.256

Abstract

This research was conducted to examine the management of the science laboratory at Al Fityah Integrated Islamic Junior High School Pekanbaru, which has not been optimal, thereby hindering the effectiveness of practical-based learning. The research aims to describe and analyze science laboratory management based on four management aspects: (1) planning, (2) organizing, (3) implementation, and (4) monitoring and evaluation. This study uses a descriptive research method with a case study approach. The research subjects include eighth-grade students, the school principal, the laboratory head, and science teachers. Data was collected through observation, interviews, documentation, and questionnaires. Data analysis followed the Miles and Huberman model (data reduction, data presentation, and conclusion drawing) with source triangulation to ensure validity. The results indicate that: (1) Laboratory management planning is not systematic—there are no SOPs, work programs, or written practical schedules; (2) Organization does not follow management principles—the organizational structure is informal, with the laboratory head also serving as a teacher without laboratory staff support; (3) Implementation is suboptimal—practicals are rarely conducted in the laboratory (mostly in classrooms), equipment is limited, and there are no occupational health and safety (OHS) procedures; (4) Monitoring and evaluation are informal, lacking documentation or external supervision. Based on the findings, the science laboratory management in this school does not meet the standards, primarily due to weaknesses in the management system across all four aspects. Therefore, comprehensive improvements are needed to support practical-based science learning in the laboratory.
Validity of 21st-Century Integrated STEM Teaching Materials in Developing Students’ Critical Thinking Skills Saputra, Ahmad; Wilujeng , Insih; Wiyarsi, Antuni; Priatmoko, Sigit
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v10i2.286

Abstract

Pendidikan merupakan tonggak utama kemajuan bangsa sehingga perlu menjadi perhatian utama bagi seluruh lapisan masyarakat. Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) yang dirilis OECD pada tahun 2018 menunjukkan bahwa Indonesia menempati peringkat ke-73 dari 79 negara, atau peringkat ketiga dari bawah, dalam keterampilan berpikir kritis peserta didik. Kondisi ini menandakan perlunya peningkatan kualitas pendidikan melalui pengembangan bahan ajar yang efektif sebagai perangkat penting dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar kimia yang layak dan efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) yang diadaptasi dari Thiagarajan et al. (1974). Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 12 Semarang dengan subjek penelitian terdiri atas dosen ahli materi dan media, guru kimia, serta peserta didik kelas XI F 7 sebanyak 36 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Hasil validasi bahan ajar oleh ahli materi, ahli media, dan guru kimia menunjukkan persentase kelayakan sebesar 98,05% dengan kategori sangat layak. Uji keterbacaan memperoleh persentase 87,83%, sedangkan respon peserta didik terhadap bahan ajar mencapai 88,79%.
Implementasi Pilar Lingkungan Education For Sustainable Development (ESD) dalam Program Sekolah Adiwiyata di Salah Satu SMK Negeri di Kabupaten Tegal Khoeri, Ahmad Yusron; Widiyanto, Bayu; Fatkhomi, Fahmi
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v10i2.294

Abstract

Permasalahan lingkungan global menuntut peran strategis pendidikan dalam membentuk kesadaran keberlanjutan. Konsep Education for Sustainable Development (ESD) menjadi pendekatan holistik yang bertujuan membekali peserta didik dengan pengetahuan, sikap, dan keterampilan untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi nilai-nilai ESD dalam program Sekolah Adiwiyata di SMK Negeri 1 Adiwerna, khususnya pada pilar lingkungan yang terkait dengan indikator Sustainable Development Goals (SDGs). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah berhasil mengimplementasikan lima dari enam indikator ESD yang berkaitan dengan SDG 6 (air bersih), SDG 7 (energi bersih), SDG 12 (produksi-konsumsi bertanggung jawab), SDG 13 (Mitigasi perubahan iklim), dan SDG 15 (ekosistem darat). Namun, indikator SDG 14 (ekosistem perairan) belum terimplementasi secara optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa SMK Negeri 1 Adiwerna telah menjadi contoh praktik baik dalam integrasi ESD di tingkat sekolah kejuruan, dengan berbagai inovasi, kebijakan, dan partisipasi aktif warga sekolah dalam mendukung budaya lingkungan yang berkelanjutan.