cover
Contact Name
Fitra Yanti
Contact Email
prodi_pmi@uinib.ac.id
Phone
+6285727714556
Journal Mail Official
prodi_pmi@uinib.ac.id
Editorial Address
Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang Jl. Prof. Mahmud Yunus, Lubuk Lintah Padang, West Sumatera, Indonesia 25153
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
TATHWIR: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
ISSN : 20861281     EISSN : 26572079     DOI : 10.15548/jt.v12i2
Jurnal Tathwir adalah jurnal ilmiah tentang isu-isu sosial dan perkembangan masyarakat Islam. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada bulan April 2009 oleh Departemen Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Fakultas Dakwah UIN Imam Bonjol Padang. Nama Jurnal Tathwir terinspirasi dari semangat perubahan yang merupakan derivasi dari kata “tathwir” (perubahan). Jurnal ini terbit secara berkala setiap bulan April dan Oktober. Jurnal Tathwir memuat artikel-artikel dari hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang berkaitan dengan kajian ilmu-ilmu sosial keagamaan.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 1 (2024)" : 7 Documents clear
Strategi Keberlanjutan Program Pengelolaan Sampah di Hutan Kota Pesanggrahan Sangga Buana Azillah, Nurul; Rahmawati, Isna
TATHWIR: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jt.v15i1.8077

Abstract

ABSTRACTEmpowerment of the Sangga Buana Environmental Farmer Group (KTLH) is carried out through a waste management program that aims to protect nature and the environment. In an empowerment program, sustainability is something that must be considered. The purpose of this research is to find out the sustainability strategy of the waste management program, as well as the driving and inhibiting factors of the waste management program. This research uses qualitative research methods with descriptive research types, data collection techniques using observation interviews, and documentation. Data analysis was carried out by data reduction, data presentation, and verification and conclusion drawing. The results showed that the sustainability strategy of the waste management program can be seen through the strategy of strengthening local institutions, fostering community cadres, and funding sources. Meanwhile, the empowerment of the Sangga Buana Environmental Farmer Group (KTLH) can be seen through environmental, social, and economic sustainability. The sustainability strategy of the waste management program as an empowerment of the Sangga Buana Environmental Farmer Group (KTLH) can be said to be successful, because they has a sustainable source of funding, improves the quality of the environment, and increases the income of group members.Key Word : Empowerment, Farmer Group, Waste Management, Sustainability. ABSTRAKPemberdayaan Kelompok Tani Lingkungan Hidup (KTLH) Sangga Buana dilakukan melalui program pengelolaan sampah yang bertujuan untuk menjaga alam dan lingkungan. Pada suatu program pemberdayaan, keberlanjutan merupakah hal yang harus diperhatikan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahu strategi keberlanjutan program pengelolaan sampah, serta faktor pendorong dan penghambat program pengelolaan sampah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, teknik pengumpulan data menggunakan observasi wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, serta verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi keberlanjutan program pengelolaan sampah dapat dilihat melalui penguatan kelembagaan lokal, membina kader masyarakat, dan sumber pendanaan. Sementara itu, pemberdayaan Kelompok Tani Lingkungan Hidup (KTLH) Sangga Buana dapat dilihat melalui keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi. Strategi keberlanjutan program pengelolaan sampah sebagai pemberdayaan Kelompok Tani Lingkungan Hidup (KTLH) Sangga Buana dapat dikatakan berhasil, karena memiliki sumber pendanaan yang berkelanjutan, peningkatan kualitas lingkungan, serta menambah pendapatan anggota kelompok.Kata Kunci: Pemberdayaan, Kelompok Tani, Penegelolaan Sampah, Keberlanjutan
Sampah dan Ekonomi Masyarakat: Pendampingan Pengelolaan Sampah Berbasis CBR Maylasandi, Tifa; Kohar, Wakidul; Yudhiani, Walan
TATHWIR: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jt.v15i1.9337

Abstract

ABSTRACTThe Kelok Salayang Unit Waste Bank Program in Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus, Solok Regency, is an initiative result of PT Tirta Investama Factory Solok in collaboration with implementing partners, namely PKBI. PKBI is Indonesian Family Planning Association on West Sumatra. This program is in line with AQUA's aim to improve environmental conditions while changing people's mindsets and habits to be more concerned about waste problems. Apart from that, this program also seeks to improve waste processing skills to increase economic value. This research aims to evaluate the impact of the waste bank program on improving the community's economy and environmental awareness. The method used is a qualitative approach to understand in depth how this program affects the local community. This research uses community-based research methods or CBR (Community Based Research). The results of the research show that this program has succeeded in reducing the volume of organic and inorganic waste in the surrounding environment and has made a significant contribution to increasing community income. Community participation in this program involves the collection of organic and inorganic waste in exchange for financial incentives. This program has also succeeded in increasing public awareness about the importance of recycling and sustainable waste management.Keywords: Waste bank, Community Economy, Assistance, Waste Processing. ABSTRAKProgram Bank Sampah Unit Kelok Salayang di Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus, Kabupaten Solok, merupakan hasil inisiatif dari PT Tirta Investama Pabrik Solok yang bekerja sama dengan mitra pelaksana, yaitu Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Sumatera Barat. Program ini sejalan dengan tujuan AQUA untuk memperbaiki kondisi lingkungan sekaligus mengubah pola pikir serta kebiasaan masyarakat agar lebih peduli terhadap masalah sampah. Selain itu, program ini juga berupaya meningkatkan keterampilan pengolahan sampah guna meningkatkan nilai ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak program bank sampah terhadap peningkatan ekonomi masyarakat serta kesadaran lingkungan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan berbasis komunitas atau CBR (Community Based Research). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil mengurangi volume sampah organik dan anorganik di lingkungan sekitar dan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat. Partisipasi masyarakat dalam program ini melibatkan pengumpulan sampah organik dan anorganik yang dapat ditukar dengan insentif finansial. Program ini juga berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya daur ulang dan pengelolaan sampah secara berkelanjutan.Kata Kunci: Bank Sampah, Ekonomi Masyarakat, Pendampingan, Pengolahan Sampah.
Efektivitas Bantuan Langsung Tunai pada Masyarakat Desa Huristak Harahap, Puspariani; Replita, Replita; Siregar, Esli Zuraidah
TATHWIR: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jt.v15i1.8464

Abstract

ABSTRACTThe Bantuan Langsung Tunai (BLT) is provided to Poor Households with the aim of maintaining their welfare impacted by the increase in Fuel Oil (BBM) prices. In Huristak Godang Village, BLT is distributed to residents who fall into the poor category, both those registered in the Integrated Social Welfare Data (DTKS) and those who are not registered (exclusion error) but meet certain criteria, such as not receiving PKH/BPNT assistance, loss of livelihood, and having family members vulnerable to chronic illness. The amount of assistance is Rp. 300,000 per household per month, received every three months. The research problem formulation is about the Effectiveness of Cash Direct Assistance in the Community of Huristak Godang Village, Huristak Subdistrict, Padang Lawas District. The research was conducted using a qualitative method and descriptive approach to describe the phenomenon in the field related to the effectiveness of BLT in the village. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the effectiveness of BLT in Huristak Godang Village is still low. The distribution of assistance does not comply with regulations because there are still pros and cons in the community, with some residents not receiving BLT. Although this assistance provides significant benefits to the poor, its role in reducing poverty is relatively small due to the limited and temporary nature of the assistance.Keywords: Effectiveness, Cash Direct Assistance, Poverty ABSTRAKBantuan Langsung Tunai (BLT) diberikan kepada Rumah Tangga Miskin dengan tujuan menjaga kesejahteraan mereka yang terdampak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM). Di Desa Huristak Godang, BLT disalurkan kepada warga yang masuk dalam kategori miskin, baik yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) maupun yang tidak terdaftar (exclusion error) tetapi memenuhi syarat tertentu, seperti tidak menerima bantuan PKH/BPNT, kehilangan mata pencaharian, dan memiliki anggota keluarga yang rentan sakit kronis. Besaran bantuan adalah Rp. 300.000 per KK per bulan, diterima setiap tiga bulan sekali. Rumusan masalah penelitian ini adalah mengenai Efektivitas Bantuan Langsung Tunai di Masyarakat Desa Huristak Godang Kecamatan Huristak Kabupaten Padang Lawas. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif untuk menggambarkan fenomena di lapangan terkait efektivitas BLT di desa tersebut. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas BLT di Desa Huristak Godang masih rendah. Penyaluran bantuan tidak sesuai dengan ketentuan karena masih terjadi pro dan kontra di masyarakat, dengan sebagian warga tidak mendapatkan BLT. Meskipun bantuan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat miskin, perannya dalam mengurangi kemiskinan relatif kecil karena besaran bantuan yang terbatas dan bersifat sementara.Kata Kunci: Efektivitas, Bantuan Langsung Tunai, Kemiskinan
Menumbuhkembangkan UMKM di Indonesia: Analisis Faktor Pendukung Inklusi Keuangan Ulfah, Muthia
TATHWIR: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jt.v15i1.8492

Abstract

Financial inclusion can be an alternative to breaking the chain of poverty by supplying access to business capital financing to improve the welfare of underprivileged people who have had difficulty getting financial services from formal financial institutions. In other words, financial inclusion policies can develop new MSMEs, create job opportunities, reduce unemployment, and ultimately reduce poverty rates. Furthermore, financial inclusion can increase national income and inclusive economic growth.  The aim of this reseach is to determine the supporting factors for financial inclusion in developing MSMEs. This research is a literature review research by collecting literature from Google Scholar. The content analysis is used dor data analysis. This research found that there are 3 key factors supporting financial inclusion in developing MSMEs. These factors are financial literacy, financial technology, and empowerment. Financial literacy contributes to providing information to MSME regarding financial products as well as increasing the knowledge of MSME in financial management. Financial technology provides easy access for MSME to get the financial services. On the other hand, empowerment carried out by financial institutions that deliver microfinancing has an impact on the sustainability of MSMEs.Key Word :  Financial Inclusion, MSMEs, Financial Literacy, Financial Technology, Empowerment. Inklusi keuangan dapat menjadi alternatif dalam memutus mata rantai kemiskinan dengan menyediakan akses pembiayaan modal usaha untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu yang selama ini kesulitan mendapatkan layanan keuangan dari institusi keuangan formal. Artikel ini membahas kebijakan inklusi keuangan dapat menumbuhkembangkan UMKM baru, membuka lapangan pekerjaan, mengurangi pengangguran, dan pada akhirnya mengurangi angka kemiskinan. Lebih jauh, inklusi keuangan mampu meningkatkan pendapatan nasional dan pertumbuhan perekonomian yang inklusif.  Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali faktor-faktor penunjang inklusi keuangan dalam menumbuhkembangkan UMKM. Penelitian ini merupakan penelitian literature review dengan mengumpulkan literatur dari google scholar. Analisis data dilakukan melalui content analysist. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat 3 faktor kunci pendukung inklusi keuangan dalam menumbuhkembangkan UMKM. Faktor tersebut adalah literasi keuangan, teknologi keuangan, dan pemberdayaan. Literasi keuangan berkontribusi dalam memberikan informasi kepada pelaku UMKM terkait produk-produk keuangan serta meningkatkan pengetahuan pelaku UMKM dalam pengelolaan keuangan. Teknologi keuangan memberikan kemudahan akses kepada pelaku UMKM dalam mendapatkan akses layanan keuangan. Di sisi lain, pemberdayaan yang dilakukan oleh lembaga keuangan yang memberikan pembiayaan mikro berpengaruh pada keberlanjutan UMKM Kata Kunci: Inklusi Keuangan, UMKM, Literasi Keuangan, Teknologi Keuangan, Pemberdayaan. 
Memahami Penerapan Manajemen Pengembangan Masyarakat a la Rasulullah Yanti, Fitra
TATHWIR: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jt.v15i1.9238

Abstract

 The success of Islamic Community Development during the time of the Prophet Muhammad is the basis for implementing Islamic Community Development programs today. This article discusses the success of community development management carried out during the time of the Prophet Muhammad period. The aim of this research is to see in detail the applications and areas that demonstrated the success of the management of the Prophet's time. The method used is content analysis of texts related to the implementation of PMI Management during the time of the Prophet. Content analysis conducted based on literature that explains how the Prophet Saw implemented community development management. It is conducted from planning, organizing, actualizing and evaluating efforts to build and develop community welfare in his time. The results obtained show that the Prophet Muhammad exemplified the principles of community empowerment management in every da'wah activity by delegating jobs to appropriate and competent people in their respective fields, such as religious, social, economic, political and military, conflict management, as well as maintain environmental sustainability principles. The implication is that the results of this analysis confirm the exemplary management of Islamic community development that originates directly from the treatise handed down by Muhammad the Prophet.Keywords: Revelation, Management of the Prophet, Empowerment Theory, Development of Muslim Society, ABSTRAKKesuksesan Pengembangan Masyarakat Islam pada masa Nabi Muhammad merupakan dasar dari pelaksanaan program-program Pengembangan Masyarakat Islam hari ini. Artikel ini mendiskusikan kesuksesan manajemen pengembangaan masyarakat yang dilakukan pada masa Rasulullah Saw. Tujuannya untuk merinci penerapan dan bidang yang menunjukkan keberhasilan manajemen masa Rasulullah Saw. Metode yang digunakan adalah content analysis terhadap teks yang berkaitan dengan pelaksanaan Manajemen PMI pada masa Nabi. Analisis isi dilakukan terhadap literatur yang menjelaskan bagaimana Nabi saw. mengimplementasikan manajemen pengembangan masyarakat mulai merencanakan, mengorganisasi, mengaktualisasi, dan mengevaluasi upaya membangun dan mengembangkan kesejahteraan masyarakat di masanya. Hasil yang didapatkan bahwa Nabi Muhammad mencontohkan prinsip-prinsip manajemen pemberdayaan masyarakat dalam setiap kegiatan dakwah dengan melimpahkan tugas kepada orang yang tepat dan kompeten di bidang masing-masing, seperti bidang keagamaan, sosial kemasyarakatan, perekonomian, politik dan militer, pengelolaan konflik, serta prinsip menjaga kelestarian lingkungan hidup. Implikasinya bahwa hasil analisis ini menjadi penegasan terhadap teladan manajemen pengembangan masyarakat Islam bersumber langsung kepada risalah yang diwariskan Rasulullah Saw.Kata Kunci: Pewahyuan, Manajemen Rasulullah, Teori Pemberdayaan, Pengembangan Masyarakat Muslim,
Implementasi Teknologi Eco-Enzim untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa: Tinjauan dari Aspek Sosial dan Ekonomi Annisa, Yulia Annisa
TATHWIR: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jt.v15i1.8417

Abstract

ABSTRACTEco-enzyme technology, a sustainable solution for waste management, has shown potential in promoting community empowerment. Empowering rural communities through eco-enzyme technology has become the primary focus in efforts to improve community welfare. This article proposes a comprehensive review of the implementation of eco-enzyme technology in the context of empowering rural communities, with a focus on social and economic aspects. This research     conducted through a case study on a farmers' group in Simpang Baru village. The methods used involved data collection through interviews, direct observation, and economic analysis to explore the implementation of eco-enzyme technology and its social and economic impacts. The results indicate that the use of eco-enzymes can empower communities, increase environmental awareness, improve community health, and reduce organic waste. Economically, the use of eco-enzymes increases income through product sales, reduces production costs, and creates new job opportunities. Thus, eco-enzyme technology can be an effective tool in supporting sustainable development and improving community welfare. These findings emphasize the importance of applying eco-enzyme technology on a larger scale to achieve greater impact.Keywords: Eco-enzyme, Rural Community Empowerment, Social Aspects, Economic Aspects, Technology Implementation ABSTRAKTeknologi eco-enzim, solusi berkelanjutan untuk pengelolaan limbah, telah menunjukkan potensi dalam mendorong pemberdayaan komunitas. Pemberdayaan masyarakat desa melalui teknologi eco-enzim menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan   masyarakat. Artikel ini mengusulkan tinjauan menyeluruh tentang implementasi teknologi eco-enzim dalam konteks pemberdayaan masyarakat desa, dengan fokus pada aspek sosial dan ekonomi. Penelitian ini dilakukan melalui studi kasus pada kelompok tani di kelurahan Simpang Baru. Metode yang digunakan melibatkan pengumpulan data melalui wawancara, observasi langsung, dan analisis ekonomi untuk mendalami implementasi teknologi eco-enzim serta dampaknya secara sosial dan ekonomi. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan eco-enzim dapat memberikan pemberdayaan masyarakat, meningkatkan kesadaran lingkungan, meningkatkan kesehatan masyarakat, dan mengurangi sampah organik. Secara ekonomi, penggunaan eco-enzim meningkatkan pendapatan melalui penjualan produk, menghemat biaya produksi, dan menciptakan lapangan kerja baru. Dengan demikian, teknologi eco-enzim dapat menjadi alat efektif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Temuan ini menekankan pentingnya penerapan teknologi eco-enzim dalam skala yang lebih luas untuk mencapai dampak yang lebih besar.Kata Kunci: Eco-enzim, Pemberdayaan Masyarakat Desa, Aspek Sosial, Aspek Ekonomi, Implementasi Teknologi
Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Pemberdayaan Masyarakat Oleh Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Sapik Aceh Selatan Haris, Muhammad; Mas’od, M. Mochtar; Mandasari, Yunita Dwi; Fatimah, Fatimah; Anshori, Ahmad Maulana
TATHWIR: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jt.v15i1.8383

Abstract

ABSTRACTCommunity empowerment through Gampong-Owned Enterprises (BUMG) has become an important strategy in efforts to improve village welfare and independence. This research aims to evaluate the implementation of community empowerment policies by the Sapik Gampong-Owned Enterprise (BUMG) in South Aceh, as an integral part of grassroots community empowerment efforts. The method used in this research is descriptive qualitative which focuses on describing the phenomenon of implementing community empowerment in the field. The data collection process was carried out through interviews, observation and documentation. The research results show that the main obstacles lie in the lack of facilities and infrastructure, limited funds, and minimal participation from communities who still follow primitive thought patterns. Evaluation was carried out using William N Dunn's theoretical framework which includes effectiveness, efficiency, adequacy, alignment, responsiveness and accuracy. The biggest obstacle was identified as limited financial resources, followed by Human Resources (HR) problems.Keywords: Evaluation, Policy, Community Empowerment, Gampong-Owned Enterprises (BUMG)ABSTRAKPemberdayaan masyarakat melalui Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) telah menjadi strategi penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian desa. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi implementasi kebijakan pemberdayaan masyarakat oleh Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Sapik di Aceh Selatan, sebagai bagian integral dari upaya perberdayaan masyarakat dengan akar rumput. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang berfokus pada gambaran fenomena implementasi pemberdayaan masyarakat di lapangan. Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama terletak pada kekurangan sarana dan prasarana, keterbatasan dana, serta minimnya partisipasi masyarakat yang masih mengikuti pola pikir primitif. Evaluasi dilakukan dengan memanfaatkan kerangka teoritis William N Dunn yang mencakup efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan ketepatan. Kendala terbesar teridentifikasi pada keterbatasan sumber daya finansial, diikuti oleh permasalahan Sumber Daya Manusia (SDM).Kata Kunci: Evaluasi, Kebijakan, Pemberdayaan Masyarakat, Badan Usaha Milik Gampong

Page 1 of 1 | Total Record : 7