cover
Contact Name
Asrul Hamid
Contact Email
islamiccircle@stain-madina.ac.id
Phone
+628116257987
Journal Mail Official
asrulhamid@stain-madina.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.stain-madina.ac.id/index.php/islamiccircle/about/editorialTeam
Location
Kab. mandailing natal,
Sumatera utara
INDONESIA
Islamic Circle
ISSN : 27223507     EISSN : 27223493     DOI : -
Core Subject : Religion,
Jurnal Islamic Circle adalah Jurnal Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) yang memuat solusi dari problematika ekonomi kontemporer dalam perspektif hukum Islam. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 187 Documents
PERSEPSI MAHASISWA FEBI UIN SUMATERA UTARA TERHADAP CASH WAKAF Budiman Wijaya
Islamic Circle Vol. 3 No. 1 (2022): Islamic Circle
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syari'ah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/islamiccircle.v3i1.657

Abstract

ABSTRACK Wakaf tunai adalah wakaf yang dilakukan seseorang, kelompok orang dan lembaga atau badan hukum dalam bentuk secara tunai. Juga termasuk kedalam pengertian uang adalah surat-surat berharga, seperti saham, cek dan lainnya. Dari data yang didapat pada Mahasiswa FEBI UIN Sumatera Utara dapat diketahui kurangnya persepsi Mahasiswa FEBI UIN Sumatera Utara terhadap cash wakaf dan adanya faktor penyebab persepsi Mahasiswa FEBI UIN Sumatera Utara sebagian mahasiswa tidak mengetahui apa itu Cash Wakaf. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Pengumpulan data berupa wawancara secara mendalam (indepth interview) dan didukung oleh studi kepustakaan, Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data primer diperoleh secara langsung dari Mahasiswa dan data skunder yang peneliti gunakan berupa dokumen, buku-buku, serta jurnal. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hanya sebagian Mahasiswa yang paham mengenai cash wakaf akan tetapi belum memahami sepenuhnya terkait, macam-wakaf wakaf, pengelolaan, manfaat dan tujuan wakaf. Bahkan sebagian besar mahasiswa berpemahaman bahwa wakaf itu sekedar tanah dan bangunan. faktor penyebab persepsi Mahasiswa FEBI UIN Sumatera Utara sebagian mahasiswa tidak mengetahui apa itu Cash Wakaf di karenakan faktor yaitu: kurangnya materi wakaf dalam pada masa perkuliahan saat ini, belum adanya mempelajari materi tersebut, tidak mengingatnya materi tersebut karna di bahas semester lalu dan kurangnya dosen penyampaian materi tersebut sehingga mahasiswa tidak paham tentang materi wakaf. Kata kunci : Persepsi, Cash Wakaf, dan Mahasiswa FEBI UIN Sumatera Utara
ANALISIS IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN MENURUT KAJIAN EKONOMI ISLAM (Studi Kasus Kab. Aceh Tamiang) Muhammad Rinaldi
Islamic Circle Vol. 3 No. 1 (2022): Islamic Circle
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syari'ah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/islamiccircle.v3i1.658

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk Program Keluarga Harapan (PKH) dalam pengentasan kemiskinan di Kab. Aceh Tamiang dan untuk mengetahui Bagaimana hasil Analisis Implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) dalam pengentasan kemiskinan menurut kajian Ekonomi Islam (Studi Kasus Kab. Aceh Tamiang. Jenis penelitian ini adalah kulitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penelitian dapat disimpulkan bahwa bentuk-bentuk Program Keluarga Harapan (PKH) dalam pengentasan kemiskinan di Kab. Aceh Tamiang terbagi atas kesehatan dan pendidikan Diantaranya ibu hamil, anak usia dini (Balita), anak sekolah SD, SMP, SMA, disabilitas berat dan lanjut usia. Kemudian Analisis Program Keluarga Harapan (PKH) dalam Pengentasan Kemiskinan Menurut Kajian Ekonomi Islam (Studi Kasus Kab. Aceh Tamiang) Mereka juga berharap agar PKH terus dilanjutkan karena sangat membantu masyarakat dalam menanggulangi keluarga miskin baik dalam kesehatan maupun pendidikan. Kata Kunci : Program Keluarga Harapan (PKH), Kemiskinan, dan Penerim PKH Kabupaten Aceh Tamiang
DAMPAK GO FOOD TERHADAP PENINGKATAN PENJUALAN BISNIS KULINER (Studi Kasus Usaha Bisnis Kuliner di Kecamtan Medan Area) Muhammad Hasbi Ash Shiddiqi
Islamic Circle Vol. 3 No. 1 (2022): Islamic Circle
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syari'ah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/islamiccircle.v3i1.659

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari Go food terhadap meningkat atau tidaknya penjualan gerai makanan di kecamatan Medan area dan juga penerapan Go food dalam membantu persaingan dalam bisnis kuliner pada gerai kuliner di kecamatan Medan Area setelah bergabung dengan Go Food. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan adanya aplikasi Go Food yang digunakan oleh pengusaha bisnis kuliner tidak dapat membantudalam meningkatkan omset penjualan bagi beberapa pelmilik bisnis kuliner. Beberapa pemilik bisnis kulinr menyatakan bahwa dengan bergabung dengan layanan Go Food tidak memberikan dampak yang signifikan terhadapat hasil penjualan, dikarenakan beberapa alasan seperti ongkos kirim yang mahal, keterlambatan driver menjemput makanan sehingga terlambat sampai ke konsumen dan faktor eksternal seperti adanya pendemi Virus corona. Ada juga 2 pemilik bisnis kuliner yang menyatakan sampai sekarang masih menerima dampak positif bergabung dengan layanan Go Food. Kata kunci: Go Food, Penjualan dan Bisnis Kuliner
ANALISIS PENGARUH REPAYMENT CAPACITY TERHADAP PEMBERIAN PEMBIAYAAN IB SERBAGUNA KONSUMSI DAN MODAL KERJA (STUDI KASUS PT BANK SUMUT KANTOR CABANG SYARIAH MEDAN) ade
Islamic Circle Vol. 3 No. 1 (2022): Islamic Circle
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syari'ah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/islamiccircle.v3i1.661

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh 5C (Character, capacity, capital, collateral,dan condition) sebagai ukuran repayment capacity sebelum diberikannya pembiayaandi PT Bank Sumut Kantor Cabang Syariah Medan.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu penyebaran angket. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, dan uji hipotesis dengan menggunakan SPSS versi 22. Berdasarkan pengujian hipotesis (uji t) , terdapat pengaruh yang signifikan antara character (X1) terhadap pemberian pembiayaan dengan nilai thitung sebesar 4,853 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 .Capacity (X2) juga berpengaruh signifikan terhadap pemberian pembiayaan dengan nilai thitung 4,666 dan nilai signifikansi sebesar 0,000. Selanjutnya capital (X3) juga berpengaruh signifikan terhadap pemberian pembiayaan dengan nilai thitung2,128 dan nilai signifikansi 0,039. Kemudian collateral (X4) juga berpengaruh signifikan terhadap pemberian pembiayaan dengan nilai thitung2,261 dan nilai signifikansi 0,029 . Serta condition juga (X5) berpengaruh signifikan terhadap pemberian pembiayaandengan nilai thitung2,034dan nilai signifikansi 0,034.Secara simultan character, capacity, capital, collateral, condition berpengaruh positif secara signifikan terhadap pemberian pembiayaan sebesar 21,926 dan nilai signifikansi 0,000. Dan dapat dilihat dari uji koefisien determinasi sebesar 72,8%, menunjukkan bahwa 72,8% pemberian pembiayaan dipengaruhi oleh character, capacity, capital, collateral,dan condition sedangkan sisanya 27,2% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Kata kunci: Character, Capacity, Capital, Collateral, Pemberian Pembiayaan
Determinan Penentu Inovasi Pengembangan Pembiayaan Mikro Syariah bagi Penguatan Daya Saing UMKM Aris, Diba; Nasution, Lokot Zein
Islamic Circle Vol. 1 No. 2 (2020): Islamic Circle
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syari'ah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/islamiccircle.v1i2.687

Abstract

Abstrak Pembiayaan mikro syariah telah diakui secara global mampu menciptakan penguatan daya saing UMKM. Keunggulan yang ditawarkan diantaranya adalah menghindari riba, penerapan sistem bagi hasil, mempromosikan keadilan, menghindari ketidakpastian, dan menghindari spekulasi. Meski demikian, kinerja pembiayaan mikro syariah sampai saat ini belum optimal karena masih tingginya tantangan yang dihadapi. Untuk itu, dibutuhkan terobosan inovasi untuk menciptakan optimalisasi peranan pembiayaan mikro syariah bagi penguatan daya saing UMKM. Berdasarkan hasil studi literatur dan deskripsi yang mendalam, inovasi pengembangan pembiayaan mikro syariah dapat dibedakan menjadi tiga ruang lingkup, yaitu: (i) inovasi dari penguatan karakteristik kelembagaan pembiayaan mikro syariah; (ii) inovasi dari penguatan prinsip dan nilai dalam pembiayaan mikro syariah; dan (iii) inovasi penguatan produk dan layanan pembiayaan mikro syariah. Untuk mempercepat ketiga ruang lingkup inovasi tersebut, dibutuhkan tiga langkah strategis yang harus dilakukan, yaitu: (i) percepatan edukasi dan literasi pembiayaan mikro syariah; (ii) penguatan infrastruktur pendukung; dan (iii) penguatan kapasitas Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) dalam menghasilkan efisiensi usaha. Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan rekayasa inovasi pengembangan pembiayaan mikro syariah bagi penguatan daya saing UMKM yang berkelanjutan. Kata Kunci : Daya Saing UMKM, Inovasi Pembiayaan Mikro Syariah, LKMS Abstract Sharia microfinance has been recognized globally as being able to strengthen the competitiveness of SMEs. The advantages offered include avoiding usury, implementing a profit-sharing system, promoting fairness, avoiding uncertainty, and avoiding speculation. However, the performance of sharia microfinance has not yet been optimal due to the high challenges faced. For this reason, innovation breakthroughs are needed to optimize the role of sharia microfinance for strengthening the competitiveness of MSMEs. Based on the results of a literature study and an in-depth description, innovations in the development of sharia microfinance can be divided into three scopes, namely: (i) innovations from strengthening the characteristics of sharia microfinance institutions; (ii) innovation from strengthening principles and values ??in sharia microfinance; and (iii) innovation to strengthen sharia microfinance products and services. To accelerate the three scopes of innovation, three strategic steps must be taken, namely: (i) acceleration of Islamic microfinance education and literacy; (ii) strengthening of supporting infrastructure; and (iii) strengthening the capacity of Islamic Microfinance Institutions (LKMS) in generating business efficiency. These steps are expected to be able to optimize engineering innovations for the development of sharia microfinance to strengthen the sustainable competitiveness of SMEs. Keywords : SMEs Competitiveness, Sharia Microfinance Innovation, LKMS
EFEKTIVITAS PROGRAM BINA USAHA MISKIN PRODUKTIF DALAM MENINGKATKAN PENGHASILAN MUSTAHIK PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL KABUPATEN ASAHAN Muhammad Naufal Al Faruq Marpaung
Islamic Circle Vol. 3 No. 1 (2022): Islamic Circle
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syari'ah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/islamiccircle.v3i1.729

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan dengan latar belakang masalah apakah program bina usaha miskin untuk usaha kelompok yang dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Asahan sudah berjalan efektif atau belum efektif untuk meningkatkan penghasilan mustahik penerima bantuan. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana pendayagunaan zakat yang diterapkan oleh Baznas Kabupaten Asahan khususnya pada program bina usaha miskin usaha kelompok yang ada di Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Asahan, serta bagaimana dampak pemberian program bina usaha miskin dalam meningkatkan penghasilan penerima bantuan dan juga apakah program bina usaha miskin yang dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Asahan sudah efektif atau belum efektif jika di pandang dalam meningkatkan penghasilan mustahik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif, sehingga analisis data yang digunakan adalah analisis Kualitatif Deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa program bina usaha miskin yang dilakukan oleh Baznas Kabupaten Asahan belum efektif dalam meningkatkan penghasilan mustahik tetapi efektif dalam menumbuhkan ekonomi penerima bantuan. Terbukti karena penerima bantuan menjadikan usaha kelompok sebagai usaha sampingan yang hasilnya tidak berdampak pada penghasilan utama tetapi sangat membantu untuk menambah pendapatan dari hasil usaha kelompok yang dilakukan tersebut. Kata kunci : Program Bina Usaha Miskin, Mustahik, Efektif
PRAKTEK JUAL BELI KUINI SECARA TEBASAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM: (Studi Kasus Di Desa Iparbondar Kecamatan Panyabungan) Nasution, Martua
Islamic Circle Vol. 3 No. 1 (2022): Islamic Circle
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syari'ah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/islamiccircle.v3i1.852

Abstract

Penelitian ini membahas jual beli kuini dengan sistem tebasan di DesaIparbondar dan pandangan hukum Islam terhadap jual beli kuini secara tebasa.Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research metode penelitian kualitatif. Adapun hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa system jual beli tebasan di Desa Iparbondar terjadi setelah adanya kesepakatan antara penjual dan pembeli. Dalam akad jual beli ini, kedua belah pihak yang terlibat dalam transaksi jual beli tidak menuangkan kesepakatan yang tercapai pada sebuah perjanjian yang tertulis, artinya kesepakatan antara kedua belah pihak hanya secara lisan yang dijadikan dasar transaksi jual beli dari awal sampai akhir. Dalam hal ini, pemilik pohon kuini memberikan kepercayaan atau amanah sepenuhnya kepada pembeli untuk memetik kuini yang sudah tua atau layak untuk dipetik, dari sejumlah pohon kuini yang sudah ditentukan oleh penjual atau pemilik pohon.Praktek jual beli menurut hukum Islam adalah sah, karena telah memenuhi semua rukun dan syaratnya. Jual beli tebasan ini merupakan bentuk yang sederhana dan praktis dengan tujuan untuk memperlancar pelaksanaan penyelenggaraan jual beli kuini. Jual beli kuini secara tebasan ini didalamnya mengandung manfaat atau kemaslahatan yang dicapai dengan madharat yang ditimbulkan tetapi akan lebih baik apabila memelihara kemaslahatan atau manfaat tersebut dengan mengesampingkan madharat yang ditimbulkan selama tidak melenceng dari tujuan syara’.
Analisis Hukum Islam Terkait Penarikan Wakaf Oleh Ahli Waris Pasca Wakif Meninggal Dunia Di Desa Sigalapang Julu Ritonga, Raja; Hamid, Asrul; Mawaddah
Islamic Circle Vol. 3 No. 2 (2022): Islamic Circle
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syari'ah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/islamiccircle.v3i2.963

Abstract

Wakaf merupakan bagian dari amal tabbarru’ yang dianjurkan dalam ajaran Islam. Prosesi wakaf ketika dilakukannya ikrar dari wakif untuk melepas hak milik pribadinya menjadi hak milik umum. Oleh karena itu, sejatinya bahwa hak milik yang sudah diwakafkan telah menjadi lepas kepemilikannya dari wakif dan berubah menjadi milik penerima wakaf melalui nadzir wakaf. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis terkait penarikan wakaf yang dilakukan oleh ahli waris di desa Sigalapang Julu setelah wakif meninggal dunia. Adapaun jenis penelitian ini adalah studi lapangan dengan sifat deskriptif. Pendekatan dilakukan dengan menggunakan hukum normatif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Temuan data-data dianalisis dengan menunggunakan dalil nas dan pendapat ulama. Hasil penelitian menjelaskan bahwa praktik penarikan wakaf yang dilakukan oleh ahli waris di desa Sigalapang Julu pasca meninggalnya wakif bertolak belakang dengan aturan dalam ajaran Islam, sebab harta yang sudah diwakafkan secara otomatis menjadi milik umat Islam.
Praktik Pinjam Meminjam Bersyarat Di Desa Adian Jior Erna Dewi, Khairul Bahri Nasution, Nur Hasimah
Islamic Circle Vol. 3 No. 2 (2022): Islamic Circle
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syari'ah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/islamiccircle.v3i2.978

Abstract

The practice of borrowing, both in the form of money and gold, has often occurred, even most of the people require the provision of rice fields as collateral for the loan by the lender. As happened in Ajian Jior village, people in Adian Jior Village, Panyabungan District, practiced borrowing both in the form of money and gold by requiring the provision of rice fields as collateral for the loan. When someone borrows gold or money, they will give their rice fields as collateral from the debt with a time limit of two harvests or 1-2 years or according to the agreed time. During the loan and loan, the paddy field is under the power of the lender and he has the right to manage and benefit from the paddy field. And everything related to the rice field is within the power of the lender. This research is included in the field research category (Field Research), this research is descriptive using a qualitative approach, because the problems in this study are by examining social symptoms that occur in society. The results obtained are based on the researcher's analysis that the practice of conditional borrowing that occurred in Adian Jior Village was invalidated due to conditions that were contrary to Islamic laws. And the practice of borrowing enters into usury because of the addition of the loan and the form of control over other people's property.
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Hak Kepemilikan Pohon Durian Diatas Tanah Orang Lain: (Studi Kasus di Desa Hutarimbaru Kecamatan Panyabungan Timur) Harahap, Titi Martini
Islamic Circle Vol. 3 No. 2 (2022): Islamic Circle
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syari'ah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/islamiccircle.v3i2.1019

Abstract

Hak Milik merupakan penguasaan seseorang terhadap suatu harta sehingga seseorang mempunyai kekuasaan khusus terhadap harta tersebut. Hak milik merupakan konsep hubungan manusia terhadap harta beserta hukum, manfaat,dan akibat yang terkait dengannya. Adapun fakta yang terjadi dalam hak kepemilikan pohon durian di atas tanah orang lain dalam kenyataannya masih ditemukan di Desa Hutarimbaru Panyabungan Timur yang sangat merugikan si pemilik tanah karena terjadi kerusakan tumbuh-tumbuhan di sekitar pohon durian yang di sebabkan karena jatuhnya ranting durian dan dirusak orang lain pada saat musim durian. Penelitian ini bertujuan untuk mencari jawaban dari persoalan pokok, yaitu bagaimana hak kepemilikan pohon durian di atas tanah orang lain di Desa Hutarimbaru Kecamatan Panyabungan Timur dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap hal tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research) dengan sifat dan pendekatan kualitatif deskriptif serta menggunakan sumber data primer yang didapatkan dari hasil wawancara dengan para pemilik tanah dan pohon durian, adapun sumber data sekunder didapatkan dari buku buku dan jurnal atau artikel yang berkaitan dengan judul penelitian. Adapun hasil penelitian ini menyatakan bahwa kepemilikan pohon durian di atas tanah orang lain di Desa Hutarimbaru Kecamatan Panyabungan Timur, walaupun tanahnya sudah diperjualbelikan penanam pohon durian tetap merasa memiliki sekalipun dia hanya keturunan penanam terdahulu dengan dalih sudah menjadi adat kebiasaan yang sudah turun temurun. Adapun pandangan hukum Islam terhadap permasalahan ini menyatakan bahwa ini termasuk kepada kepemilikan yang tidak shahih karena tidak ada izin dari pemilik yang baru dan termasuk dalam urf fasid karena tidak sesuai dengan syariat Islam.