Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

OPTIMALISASI PERAN NAZIR WAKAF DALAM PENGELOLAAN ASET WAKAF PRODUKTIF DI KECAMATAN PANYABUNGAN Ritonga, Raja; Siregar, Ilham Ramadan; Idris, Idris; Akhyar, Akhyar; Hsb, Zuhdi; Nst, Andri Muda; Hamid, Asrul; Suryadi, Suryadi; Harahap, Titi Martini; Siregar, Resi Atna Sari
Journal of Community Dedication and Development (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wakaf sebagai instrumen ekonomi syariah memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama jika dikelola secara produktif. Namun, peran nazir sebagai pengelola wakaf seringkali belum optimal akibat keterbatasan pengetahuan, manajemen, dan strategi pengembangan aset. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas nazir wakaf di Kecamatan Panyabungan dalam mengelola aset wakaf secara produktif melalui pendampingan, pelatihan, dan penyusunan model pengelolaan yang berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pelatihan manajemen wakaf. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman nazir mengenai prinsip pengelolaan wakaf produktif, kemampuan perencanaan bisnis syariah, serta penyusunan laporan keuangan yang transparan. Dampak jangka panjang dari program ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan aset wakaf untuk usaha produktif seperti pertanian, perdagangan, atau properti, sehingga memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat. Dengan demikian, optimalisasi peran nazir wakaf menjadi kunci utama dalam mewujudkan wakaf sebagai penggerak ekonomi umat di Kecamatan Panyabungan.
OPTIMALISASI PERAN NAZIR WAKAF DALAM PENGELOLAAN ASET WAKAF PRODUKTIF DI KECAMATAN PANYABUNGAN Ritonga, Raja; Siregar, Ilham Ramadan; Idris, Idris; Akhyar, Akhyar; Hsb, Zuhdi; Nst, Andri Muda; Hamid, Asrul; Suryadi, Suryadi; Harahap, Titi Martini; Siregar, Resi Atna Sari
Journal of Community Dedication and Development (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wakaf sebagai instrumen ekonomi syariah memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama jika dikelola secara produktif. Namun, peran nazir sebagai pengelola wakaf seringkali belum optimal akibat keterbatasan pengetahuan, manajemen, dan strategi pengembangan aset. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas nazir wakaf di Kecamatan Panyabungan dalam mengelola aset wakaf secara produktif melalui pendampingan, pelatihan, dan penyusunan model pengelolaan yang berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pelatihan manajemen wakaf. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman nazir mengenai prinsip pengelolaan wakaf produktif, kemampuan perencanaan bisnis syariah, serta penyusunan laporan keuangan yang transparan. Dampak jangka panjang dari program ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan aset wakaf untuk usaha produktif seperti pertanian, perdagangan, atau properti, sehingga memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat. Dengan demikian, optimalisasi peran nazir wakaf menjadi kunci utama dalam mewujudkan wakaf sebagai penggerak ekonomi umat di Kecamatan Panyabungan.
Praktik Akad Syirkah Pembuatan Batu Bata Merah Menurut Perspektif Hukum Islam Harahap, Titi Martini; Ardiansyah, Ardiansyah; Siregar, Erpiana
Hikmah Vol. 21 No. 1 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53802/hikmah.v21i1.402

Abstract

Jambur village is one of the villages that has saw land or land which is usually used as raw material for red bricks. The practice of the syirkah contract that occurs is that the land owner and the brick maker collaborate with a contract not in writing but verbally, then the land owner provides capital in the form of his empty land to be occupied as a place for making bricks while the manager manages the land for the bricks making process with land rental cost. Meanwhile, the distribution of sales proceeds is borne by the manager. This research aims to find out the process and views of Islamic law regarding the syirkah contract between land owners and brick managers in Jambur village, District North Panyabungan district Mandailing Natal. This research is field research (field research) with a descriptive qualitative approach using primary and secondary data sources. The author obtained primary data from interviews with land owners, brick managers, religious leaders  and people related to this research. The results of the research show that the practice of syirkah contracts for making bricks in Jambur village, land owners receive rent for their vacant land and receive a mandatory percentage of the number of bricks produced. In Islamic law this is not permitted because it contains multiple contracts and is detrimental to the manager.
Modernization of Religious Courts: An Analysis of the Effectiveness of Mediation Through E-Court in Resolving Divorce Cases in Padang Firdaus, Firdaus; Harahap, Titi Martini; Sasralina, Rika; Syamsurizal; Zhuliansyah, Teddy Rahmat
Al-Qadha : Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan Vol 11 No 2 (2024): Al-Qadha: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan
Publisher : Hukum Keluarga Islam IAIN LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/qadha.v11i2.9650

Abstract

This study is important to understand the effectiveness of e-Court in handling divorce cases involving mediation, especially in the Class 1A Religious Court of Padang. Although e-Court has improved administrative efficiency and access, there are gaps in the effectiveness of online mediation, especially in cases involving emotional conflict or domestic violence. These limitations indicate the need for a more in-depth approach to addressing the emotional dimension in the e-Court process as well as improving technical support and staff competence. The object of this study is e-Court as a means of divorce proceedings, with a focus on analyzing the effectiveness of the legal process in cases requiring mediation. This study uses a qualitative descriptive method through in-depth interviews and observations. Primary data were obtained from key informants such as judges, e-Court employees, advocates, and the community, while secondary data were taken from related literature. The findings show that e-Court is effective in terms of ease of access, process efficiency, decision quality, and user satisfaction. Although technological infrastructure supports accessibility, improvements in internet access are still needed. E-Court reduces case handling time, but physical interaction is still needed. User satisfaction is high, although there are complaints about the system sometimes experiencing errors, as well as the need for further training for employees to improve competence.
Building Pesantren Independence Through Innovation in Pesantren Cooperatives Siregar, Erpiana; Harahap, Titi Martini; Siregar, Resi Atna Sari
Al-Fikru: Jurnal Ilmiah Vol. 19 No. 2 (2025): Desember (2025)
Publisher : STAI Serdang Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51672/alfikru.v19i2.762

Abstract

This research departs from the challenges of modernization that affect the moral and spiritual values of the younger generation, including in the context of Islamic education. Pesantren, as educational institutions that have an important role in shaping the character of santri, face the need to become economically independent so as not to depend on government assistance. The purpose of this study is to analyze the model of pesantren economic independence through the management of pesantren cooperatives, as well as how these cooperatives can support the economic empowerment of pesantren and the surrounding community. This research uses a descriptive qualitative approach with data collection methods through interviews, observation, and documentation. The results showed that Al-Abraar Islamic Boarding School succeeded in developing several effective cooperative business units, such as oil palm plantations and animal husbandry, to support its economic independence. On the other hand, Musthafawiyah Islamic Boarding School faces obstacles in cooperative management due to limited licensing and management quality. The implication of this study is the importance of strengthening the managerial capacity and governance of cooperatives to achieve sustainable economic independence of pesantren.
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Hak Kepemilikan Pohon Durian Diatas Tanah Orang Lain: (Studi Kasus di Desa Hutarimbaru Kecamatan Panyabungan Timur) Harahap, Titi Martini
Islamic Circle Vol. 3 No. 2 (2022): Islamic Circle
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syari'ah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/islamiccircle.v3i2.1019

Abstract

Hak Milik merupakan penguasaan seseorang terhadap suatu harta sehingga seseorang mempunyai kekuasaan khusus terhadap harta tersebut. Hak milik merupakan konsep hubungan manusia terhadap harta beserta hukum, manfaat,dan akibat yang terkait dengannya. Adapun fakta yang terjadi dalam hak kepemilikan pohon durian di atas tanah orang lain dalam kenyataannya masih ditemukan di Desa Hutarimbaru Panyabungan Timur yang sangat merugikan si pemilik tanah karena terjadi kerusakan tumbuh-tumbuhan di sekitar pohon durian yang di sebabkan karena jatuhnya ranting durian dan dirusak orang lain pada saat musim durian. Penelitian ini bertujuan untuk mencari jawaban dari persoalan pokok, yaitu bagaimana hak kepemilikan pohon durian di atas tanah orang lain di Desa Hutarimbaru Kecamatan Panyabungan Timur dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap hal tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research) dengan sifat dan pendekatan kualitatif deskriptif serta menggunakan sumber data primer yang didapatkan dari hasil wawancara dengan para pemilik tanah dan pohon durian, adapun sumber data sekunder didapatkan dari buku buku dan jurnal atau artikel yang berkaitan dengan judul penelitian. Adapun hasil penelitian ini menyatakan bahwa kepemilikan pohon durian di atas tanah orang lain di Desa Hutarimbaru Kecamatan Panyabungan Timur, walaupun tanahnya sudah diperjualbelikan penanam pohon durian tetap merasa memiliki sekalipun dia hanya keturunan penanam terdahulu dengan dalih sudah menjadi adat kebiasaan yang sudah turun temurun. Adapun pandangan hukum Islam terhadap permasalahan ini menyatakan bahwa ini termasuk kepada kepemilikan yang tidak shahih karena tidak ada izin dari pemilik yang baru dan termasuk dalam urf fasid karena tidak sesuai dengan syariat Islam.
The Application of Substitute Heirs in Indonesian Islamic Inheritance Law: The Interplay of Fiqh, Customary Law, and Civil Law Saniah, Nur; Harahap, Titi Martini
Al-Qadha : Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan Vol 12 No 2 (2025): Al-Qadha: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan
Publisher : Hukum Keluarga Islam IAIN LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/qadha.v12i2.11736

Abstract

The implementation of the concept of substitute heirs in the Indonesian Compilation of Islamic Law (KHI) has sparked significant debate, as this concept is not found in classical fiqh texts. Article 185 of the KHI stipulates that grandchildren, whose parents have passed away, can replace their parents’ position and inherit from their grandparents. While this concept is recognized in customary law and civil law, its application in religious courts is still influenced by varying interpretations. This study aims to analyze the implementation of Article 185 of the KHI regarding substitute heirs in legal practice in Indonesia, and to explore the juridical and philosophical foundations underlying it from the perspectives of fiqh, customary law, and civil law. The research method used is a normative legal approach with doctrinal analysis, examining relevant articles in the KHI and literature related to fiqh and civil law. Additionally, the study analyzes religious court rulings related to inheritance disputes involving substitute heirs. The findings of this study indicate that, while the provision regarding substitute heirs is recognized in the KHI, its application in religious courts is often debated, primarily due to differing interpretations and the influence of local traditions. Although the concept of substitute heirs is innovative, further clarification is needed to ensure greater justice. The implications of this research suggest the need for reform in the application of inheritance law regarding substitute heirs in Indonesia, so that it better aligns with the principles of social justice, family welfare, and the social realities of Indonesian society. Furthermore, integrating fiqh, customary law, and civil law principles more effectively in religious court practices could provide better protection for the inheritance rights of children who are left without parents.
PELATIHAN TOAFL DAN STRATEGI MENGERJAKANNYA DI MAN I PANYABUNGAN MANDAILING NATAL Bintang Rosada; Supriani, Ria Rafita; Rani Ismil Hakim; Harahap, Titi Martini; Lilyana Hasibuan
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v1i2.1744

Abstract

Pentingnya mempelajari Bahasa arab bukan hanya sekedar alat komunikasi semata akan tetapi lebih dari itu. Dengan memiliki kemampuan berbahasa arab yang baik akan memudahkan seseorang dalam melanjutkan studi lanjut maupun berkarir, karena kemampuan berbahasa asing seperti Bahasa arab menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi melalui sertifikat toafl. Toafl adalah tes berbahasa arab yang terdiri dari soal istima’, qawa’id dan qiraat. Pelatihan toafl ini dilakukan di MAN I Mandailing Natal dengan tiga tahapan yaitu pertama, pretest untuk mengetahui kemampuan berbahasa arab peserta didik sebelumnya. Kedua, pemberian materi seputar toafl dan komponennya beserta trik mengerjakannya. Ketiga, posttest. Harapan dari pada pelatihan toafl ini ialah memberikan pengetahuan baru bagi peserta didik kelas XI MAN I Panyabungan karena sebelumnya belum pernah diadakan. Hasil peretest dan posttest toafl yang dikerjakan oleh peserta didik terdapat peningkatan baik dalam menjawab soal istima’, qawa’id dan qiraat.