cover
Contact Name
Abd. Muqit
Contact Email
abdmuqit111@gmail.com
Phone
+6282142204202
Journal Mail Official
tawilunaiaifa@gmail.com
Editorial Address
Sumbersari, Kencong, Kepung, Kediri, Jawa Timur, PO Box 111, Pare 64201
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an,Tafsirdan Pemikiran Islam
ISSN : 27230422     EISSN : 27230422     DOI : https://doi.org/10.29062/dirasah.v5i1.429
Core Subject : Religion,
Tawiluna: Jurnal Ilmu Al-Quran, Tafsir dan Pemikiran Islam is a peer reviewed journal dedicated to publish the scholarly study of the Quran from many different perspectives. Particular attention is paid to the works dealing with: Quranic Studies, Quranic sciences, Living Quran, Quranic Studies across different areas in the world (The Middle East, The West, Archipelago and other areas), Methodology of Quran and Tafsir studies. publishes twice in the year (Maret and September) by LP3M IAIFA Kediri.
Articles 282 Documents
Kontribusi Aisyah binti Abu Bakar dalam Tradisi Tafsir: Analisis Riwayat dalam Tafsir Ibn Kathir Al Fahrizal; Umiatu Rohmah; Zia Ul Haramein; Khofawati Khoiriyyah; Sari Ratna Dewi
Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an, Tafsir dan Pemikiran Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir dan Pemikiran Islam
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the contribution of Aisyah binti Abu Bakar to the tradition of Qur’anic interpretation, particularly in relation to Surah an-Nisa’. This topic is important to demonstrate that women have played a significant role in the formation of Islamic intellectual traditions since the early period of Islam. This research employs a qualitative approach using a library research method by examining exegetical narrations attributed to Aisyah in Tafsir Ibn Kathir by Ibn Kathir. The data were collected through documentation techniques and analyzed using descriptive-analytical methods to identify the forms of Aisyah’s contributions in interpreting the verses of Surah an-Nisa’. The findings reveal that Aisyah made a significant contribution to the interpretation of Surah an-Nisa’. The narrations attributed to her demonstrate several important roles, including as a transmitter of exegetical narrations, as a source of information regarding the circumstances of revelation (asbāb al-nuzūl), and as an authoritative reference in understanding legal and social issues related to the verses of the surah. These findings indicate that women’s scholarly authority has been present in the tradition of Qur’anic exegesis since the early Islamic period and has contributed to enriching the intellectual heritage of Qur’anic interpretation. Therefore, this study highlights the importance of women’s roles in the historical development of tafsir and opens opportunities for further research on the contributions of female companions in Islamic scholarly traditions.
Peran Media Sosial dalam Implementasi Fiqh Siyasah: Analisis Fatwa MUI tentang Pemboikotan Produk Israel di Media Sosial Ardhy Muhammad Aziz; Dhiyaul Haq; Muhammad Thalal; Apriliah
Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an, Tafsir dan Pemikiran Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir dan Pemikiran Islam
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pesat media sosial telah mengubah pola komunikasi publik dan memengaruhi cara otoritas keagamaan disebarluaskan dan diinterpretasikan oleh masyarakat. Studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana implementasi fiqh siyasah dalam Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 83 Tahun 2023 mengenai dukungan terhadap perjuangan Palestina dan seruan boikot produk-produk yang berafiliasi dengan Israel dibangun dan disebarluaskan melalui media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis wacana digital untuk meneliti konten terkait boikot produk Israel di platform media sosial seperti YouTube dan TikTok. Data dikumpulkan melalui pengambilan sampel bertujuan dengan memilih konten dengan tingkat interaksi tinggi dan relevansi dengan topik penelitian. Analisis dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan interpretatif. Temuan menunjukkan bahwa media sosial memainkan peran penting dalam memperkuat penyebaran fatwa sekaligus membentuk beragam respons publik. Respons-respons ini dapat dikategorikan menjadi tiga kecenderungan utama: respons normatif-religius yang memandang boikot sebagai kewajiban moral dan agama, respons pragmatis yang mempertimbangkan realitas ekonomi dan pola konsumsi global, dan respons kritis yang mempertanyakan validitas informasi mengenai produk yang diklaim berafiliasi dengan Israel. Studi ini menunjukkan bahwa di era digital, fatwa tidak lagi hanya berfungsi sebagai keputusan keagamaan normatif tetapi juga berkembang menjadi wacana sosial dinamis yang dibentuk melalui interaksi publik di ruang digital. Akibatnya, implementasi fiqh siyasah dalam konteks ini telah berubah menjadi gerakan sosial digital partisipatif yang memperkuat solidaritas publik dengan perjuangan Palestina.

Filter by Year

2020 2026