cover
Contact Name
La Ode Achmad Suherman
Contact Email
ldasuherman91@gmail.com
Phone
+6282296197872
Journal Mail Official
scejumbuton@gmail.com
Editorial Address
Jl. Betoambari, Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara 93717
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Shell Civil Engineering Journal
ISSN : 25032909     EISSN : 28288688     DOI : https://doi.org/10.35326/scej
Core Subject : Engineering,
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) is a periodic scientific journal published binually, in June and December by the Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Muhammadiyah Buton. The SCEJ journal is a medium for publishing the scientific research results of students, academics, practitioners and observers in the fields of civil engineering including structures, construction management, water resources management, transportation, geotechnics, environmental engineering and their lessons. SCEJ welcomes articles in the form of research articles, review articles, technical notes and editorial notes.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2024): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)" : 7 Documents clear
Analisis Produktivitas Penggunaan Excavator pada Pekerjaan Peningkatan Jalan Lingkar Ruas 2 Sorawolio-Bukit Asri Syirat, Al-Ma’rifatul; Bahar, Syamsul Bahri; Sayfullah. S, Muh.; Idwan
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol. 9 No. 1 (2024): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v9i1.6096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas excavator dan waktu penyelesaian pekerjaan alat berat dalam proyek Pembangunan Peningkatan Jalan Lingkar Ruas 2 Sorawolio-Bukit Asri. Proyek ini mencakup pembangunan jalan sepanjang 3779-meter dengan lebar 11 meter, terdiri dari 6 meter badan jalan dan 2,5 meter bahu jalan di kedua sisi. Dengan waktu kerja 390 hari kalender dan biaya sebesar Rp. 38.485.000.000,00 yang didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), proyek ini dilaksanakan oleh PT. Merah Putih Alam Lestari sebagai kontraktor pelaksana.Metode penelitian menggunakan perhitungan manual dengan rumus produktivitas dan perhitungan volume galian tanah untuk menghasilkan waktu penggunaan excavator yang efektif. Hasil analisis menunjukkan bahwa produktivitas satu unit excavator mencapai 111 m³/jam atau 777 m³/hari. Waktu penyelesaian pekerjaan galian dihitung selama 641,89 jam atau sekitar 92 hari. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan satu unit excavator dengan kapasitas produktivitas tersebut efektif dalam memenuhi kebutuhan proyek sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Analisis Daerah Rawan Kecelakaan Lalu Lintas Kecamatan Lapandewa Kabupaten Buton Selatan Ainullah, Nur Habsatul Masna; Efendi, Ahmad; Agusman
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol. 9 No. 1 (2024): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v9i1.6127

Abstract

Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk di Kecamatan Lapandewa, kebutuhan transportasi juga terus meningkat setiap tahunnya, yang secara tidak langsung memperbesar risiko terjadinya permasalahan lalu lintas seperti kecelakaan. Data dari Satuan Lalu Lintas Polres Buton menunjukkan bahwa dalam tiga tahun terakhir telah terjadi empat kecelakaan di wilayah ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daerah rawan kecelakaan (black site) dengan menggunakan metode AEK (Angka Ekivalen Kecelakaan), metode Cusum, dan metode Z-Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat ruas jalan dengan angka kecelakaan tertinggi selama periode 2018 hingga 2020. Salah satu ruas jalan tersebut adalah Jalan Poros Lapandewa di Desa Lapandewa Kaindea (Watambululi), yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa kecelakaan pada empat ruas jalan di Kecamatan Lapandewa disebabkan oleh beberapa faktor utama, termasuk kurangnya rambu lalu lintas yang memadai seperti marka jalan dan tanda perintah serta larangan, medan jalan yang bervariasi antara terjal dan datar, ketumpahan oli, dan kondisi jalan yang licin saat hujan.Ruas jalan yang teridentifikasi sebagai daerah rawan kecelakaan (black site) dan titik rawan kecelakaan (black spot) meliputi Lapandewa Kaindea (Watambululi) dan Jalan Poros Lapandewa di Desa Burangasi Rumbia (depan lapangan), dengan nilai Cusum dan AEK yang menunjukkan tingkat risiko tinggi. Karakteristik jalan di Kecamatan Lapandewa mencakup ketiadaan median jalan, lebar jalan sekitar lima meter, dan medan jalan yang bervariasi antara datar dan terjal.Penelitian ini merekomendasikan peningkatan keselamatan lalu lintas melalui perbaikan infrastruktur jalan dan penambahan rambu-rambu lalu lintas yang memadai untuk mengurangi risiko kecelakaan di wilayah tersebut.
Evaluasi Kompetensi Pekerja Pada Proyek Pembangunan Kantor Camat Pasarwajo Tahun 2020 Asril; Hajia, Muhammad Chaiddir; Abdu, Muhammad; SR, Hendra Kundrad
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol. 9 No. 1 (2024): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v9i1.6142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan standar kompetensi pekerja tukang batu yang diukur melalui tiga komponen utama dalam SKKNI pada proyek pembangunan kantor camat Pasarwajo, dengan fokus pada kualitas dan hasil kerja. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada pekerja tukang batu yang menjadi objek penelitian. Analisis data menggunakan pendekatan kualitatif dengan level analisis deskriptif untuk memperoleh gambaran mendalam tentang kompetensi pekerja dalam proyek konstruksi yang dilakukan pada tahun 2020 di Kabupaten Buton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kompetensi kerja tukang batu berdasarkan tiga komponen SKKNI, yaitu kemampuan dalam tugas, kemampuan mengatasi masalah dengan tepat, dan kemampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, telah dinilai baik. Namun, meskipun penerapan di lapangan sudah baik, masih terdapat beberapa masalah kecil seperti kerusakan pada pekerjaan pondasi yang dapat berdampak besar dalam proses pekerjaan. Penerapan standar kompetensi kerja pada tahap proyek dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu kesadaran perusahaan untuk menerapkan standar kompetensi kerja, usia responden, latar belakang pendidikan, sikap tenaga kerja, serta pengawasan.
Aspek Sosial Kelayakan Pembangunan JPO Untuk Kepentingan Keselamatan Pengguna Jalan di Kota Kendari Hasddin, Hasddin; Asrul; Haydir; Rahmayani, Ainun Nur; Putri, Chelita Vero Anggia; Novardhan, Rifky Triadi
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol. 9 No. 1 (2024): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v9i1.6151

Abstract

Penyelenggaran lalu lintas dan angkutan tidak saja mengatur lalu lintas kendaraan barang dan jasa, melainkan juga mengatur mengenai keselamatan pengguna jalan kaki.Salah satu sarana untuk kepentingan keselamatan pejalan kaki adalah penyediaan jembatan penyeberangan orang (JPO). Penelitian bertujuan untuk menganalisis aspek sosial menurut persepsi atas kepentingan keselamatan penyeberang jalan terhadap keberadaan fasilitas JPO di Kota Kendari. Penelitian ini akan dilaksanakan di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. Melibatkan sekitar 30 orang infoirman, yang ditentukan secara accidental. Data dianalisis secara dekriptif. Hasil analisis diketahui bahwa dari aspek sosial (persepsi masyarakat yang melalukan penyeberangan jalan) memerlukan atau perlu adanya pembangunan JPO demi keselamatan dan kenyamanan saat menyeberang jalan. Kelayakan pembangunan tersebut dibangun berdasarkan enam kepentingan masyarat atas keselamatan, yakni: a) kepentingan keselamatan dari kecelakan; b) kepentingan keselamatan pribadi, rekan dan/atau anggota keluarga; c) kepentingan keselamatan dari insiden kecelakaan; d) kepentingan keselamatan dari sikap; e) kepentingan keselamatan dari perlu dan tidaknya pembangunan jpo demi keselamatan; dan f) kepentingan keselamatan dari sikap pemanfaatan JPO saat menyeberang jalan.
Dinamika dan Faktor Penyebab Perubahan Tutupan Lahan dengan Citra satelit Landsat TM/ETM di Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari Otto, Martin; Mukaddas, Jamal; Hasddin; Jasman
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol. 9 No. 1 (2024): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v9i1.6171

Abstract

Kota Kendari yang merupakan wilayah pusat Provinsi Sulawesi Tenggara setiap tahunnya mengalami peningkatan pertumbuhan penduduk, ini disebabkan meningkatnya urbanisasi penduduk dari desa ke kota sehingga mengakibatkan kebutuhan akan permukiman tidak terkendali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika perubahan tutupan lahan permukiman di Kecamatan Kendari Barat Kota Kendari; dan faktor penyebab dinamika perubahan tutupan lahan kawasan pemukiman di Kecamatan Kendari Barat Kota Kendari tahun 1999 dan tahun 2019. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan desain survey untuk mengumpulkan data lapangan sesuai dengan objek yang diamati. Pengumpulan data dalam penelitian dengan survei, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Data dianalisis dengan pendekatan SIG dari data citra satelit Landsat ETM. Hasil analisis diketahui bahwa tutupan lahan di Kecamatan Kendari Barat Kota Kendari tahun 1999-2019 secara umum diklasifikasikan dalam enam jenis tutupan lahan yakni: permukiman dan areal terbangun lainnya; hutan, pertanian (kebun campuran); mangrove; semak belukar/areal terbuka/kosong; dan tambak. Selama kurung waktu 1999-2019 telah terjadi perubahan tutupan lahan pada semua kelas tutupan lahan. Total perubahan tutupan lahan adalah 677,38 ha atau sekitar 30,76 % dari total luas 2.201,99 ha. Faktor utama penyebab perubahan tutupan lahan di Kecamatan Kendari Barat,Kota Kendari Tahun 1999-2019 adalah pertumbuhan jumlah penduduk. Perubahan tutupan tersebut juga didukung dengan faktor lain terkait dengan pemanfaatan lahan yakni: (kebun kecampuran), semak belukar/areal terbka/kosong, pemukiman dan areal terbangun lain, serta tambak.
Analisa Skema Pengendalian Sistem Drainase Banjir Rob Di Kawasan Industri Terboyo Semarang Jawa Tengah Taufiq, Muhammad; Vyxy Anggreini; Aswad, Aswad
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol. 9 No. 1 (2024): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v9i1.6203

Abstract

Penelitian perencanaan Analisa Skema Pengendalian Drainase ini untuk menangani banjir rob yang terletak di Kawasan Industri Terboyo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kuantitatif dengan perhitungan dan teknik pengambilan data survey lapangan dengan penanganan hasil yang mendekati.  Hasil analisa bendung pada kondisi elevasi Muka Air Banjir (MAB) + 4.35 m, kondisi elevasi pasang HWL (Hight Water Level) 220 cm kemananan terhadap Guling = 1.73, keamanan Geser = 1.37, angka rembesan Lanes Cw = 8.47, angka rembesan Blighs Cb = 15.57. Stabilitas tubuh bendung pada kondisi elevasi Muka Air Normal (MAN) +2.20, kondisi elevasi pasang MWL (Mean Water Level) 110 cm, keamanan terhadap Guling = 2.32, keamanan Geser = 1.77, angka rembesan Lanes Cw = 6.17, angka rembesan Blighs Cb = 11.84 safety factor tersebut ditinjau bendung kondisi saat gempa. kesimpulan bahwa bendung aman terhadap gaya guling dan geser dengan mengacu pada persyaratan untuk gaya guling Sfg > 1,5 dan syarat untuk gaya geser Sfge > 1,1.
Analisa Penggunaan Fluid Viscous Damper (FVD-750) Sebagai Peredam Beban Gempa Terhadap Nilai Interstory Drift Menggunakan Metode Pushover dengan Program Bantu SAP2000 : (Studi Kasus Gedung Lab.Terpadu Pendukung Blok Masela Unviersitas Pattimura) Setiady, Morgan Lamotokana; Latuconsina, Syafruddin Ishak; Uzda, Rabiyatul; Serang, Aldi Fatahillah
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol. 9 No. 1 (2024): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v9i1.6235

Abstract

Struktur beton bertulang Gedung Laboratorium Terpadu Pendukung Blok Masela di wilayah gempa Maluku tanpa menggunakan Fluid Viscous Damper (FVD-750) memiliki nilai simpangan antar lantai atau Interstory drift hingga 2% dengan kondisi struktur berada pada level kinerja Damage Control (DO). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai Interstory drift dan level kinerja struktur beton bertulang Gedung Laboratorium Terpadu Pendukung Blok Masela di wilayah gempa Maluku dengan menggunakan Fluid Viscous Damper (FVD-750). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis pushover dengan program bantu SAP2000 yang dimulai dengan pemodelan struktur tiga dimensi dengan menempatkan Fluid Viscous Damper (FVD-750) yang berjumlah 20 buah pada 20 titik yang kemudian dilanjutkan dengan pengimputan parameter desain dan gempa. Level kinerja struktur akan dinilai berdasarkan standar ATC-40,1996. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan sistem Fluid Viscous Damper (FVD-750) memberikan nilai Interstory drift struktur yang lebih baik yakni kurang dari 1%. Berdasarkan persyaratan ATC-40,1996 level kinerja struktur gedung berada pada level immediate occupancy (IO). Level tersebut menjelaskan bahwa bila terjadi gempa maka akan terdapat sedikit kerusakan yang tidak berarti pada struktur sehingga bangunan masih aman dan dapat difungsikan kembali.

Page 1 of 1 | Total Record : 7