cover
Contact Name
La Ode Achmad Suherman
Contact Email
ldasuherman91@gmail.com
Phone
+6282296197872
Journal Mail Official
scejumbuton@gmail.com
Editorial Address
Jl. Betoambari, Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara 93717
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Shell Civil Engineering Journal
ISSN : 25032909     EISSN : 28288688     DOI : https://doi.org/10.35326/scej
Core Subject : Engineering,
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) is a periodic scientific journal published binually, in June and December by the Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Muhammadiyah Buton. The SCEJ journal is a medium for publishing the scientific research results of students, academics, practitioners and observers in the fields of civil engineering including structures, construction management, water resources management, transportation, geotechnics, environmental engineering and their lessons. SCEJ welcomes articles in the form of research articles, review articles, technical notes and editorial notes.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2024): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)" : 5 Documents clear
Pola Keterkaitan Desa Kota Dalam Mengatasi Ketimpangan Wilayah: Studi Tanaman Pangan di Wilayah Mekar Sari dan Kota Unaaha Tonjaya, I Gede; Hasddin, Hasddin; Sukmajaya, Fajar; Jasman, Jasman; Taufik, Taufik; Mukaddas, Jamal; Haydir, Haydir
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol. 9 No. 2 (2024): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerataan pembangunan antara wilayah pedesaan dan perkotaan merupakan isu penting dalam perencanaan dan pembangunan di Indonesia. Sektor pertanian, khususnya di desa, memegang peranan penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan perkotaan yang diharapkan dapat menjadi alternatif dalam menjawab kesenjangan desa-kota. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan fakta empiris tentang potensi tanaman pangan desa dalam memasok kebutuhan pangan perkotaan di Mekar Sari, serta menyajikan pola keterkaitan desa-kota antara Mekar Sari dan Kota Unaaha dalam hal tanaman pangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain eksploratif. Data diperoleh melalui survei, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data bersifat deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat empat jenis komoditas tanaman pangan yang diusahakan masyarakat yang juga menjadi sarana keterkaitan dengan Kota Unaaha, yaitu Padi, Jagung, Kedelai, dan Ubi Kayu. Potensi tertinggi adalah Padi sekitar 94,22% dan sisanya adalah komoditas lainnya. Model keterkaitan desa-kota terbentuk melalui upaya penyaluran komoditas pangan ke Kota Unaaha untuk kebutuhan pangan masyarakat kota. Sementara itu, hasil penjualan sebagian digunakan untuk memenuhi kebutuhan desa dalam rangka mendukung usaha pertanian seperti pupuk, pengendalian hama dan penyakit tanaman, benih (termasuk benih tanaman lain), kebutuhan pokok rumah tangga, dan bahan bangunan.
Analisis Kapasitas Ruang Parkir pada Obyek Wisata Waburi Park Desa Gaya Baru Kecamatan Lapandewa Kabupaten Buton Selatan Sarfilan; Idwan; Kundrad S.R, Hendra
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol. 9 No. 2 (2024): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v9i2.7063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: karakteristik parkir pada kawasan parkir obyek wisata Waburi Park dan untuk mengetahui kapasitas ruang parkir pada obyek wisata Waburi Park.. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: Ruang parkir yang ada saat ini di Waburi Park seluas 960 m², untuk sepeda motor sebesar 134 SRP untuk parkir mobil di sebesar 22 SRP. Sementara Kebutuhan ruang parkir berdasarkan nilai Z diperoleh yaitu ruang parkir maksimum untuk sepeda motor sebesar 17 SRP dan ruang parkir maksimum untuk mobil sebesar 5 SRP. Kesimpulan yang didapat dari hasil perhitungan dan hasil survey lapangan, kapasitas ruang parkir masih dapat memenuhi permintan yang ada, tetapi sirkulasi yang terjadi dodalam area parkiran masih memerlukan perbaikan.
Monitoring Tutupan Lahan Daerah Pesisir di Desa Lalembo Kecamatan Sawa Kabupaten Konawe Utara Sahiruddin, Jusran; Hasddin; Ishak, Alfian; Jasmin; Haydir; Muhamad Idham Handa
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol. 9 No. 2 (2024): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v9i2.7072

Abstract

Aktivitas manusia di pesisir sering menimbulkan perubahan signifikan dalam tutupan lahan termasuk di Desa Lalembo, Kabupaten Konawe Utara. Penelitian ini bertujuan untuk memahami lebih jauh bagaimana perubahan tutupan lahan mangrove terjadi dalam rentang waktu tahun 2008-2022. Penghitungan perubahan hutan mangrove dilakukan dengan cara membandingkan hasil pengolahan citra satelit antara tahun 2008-2022. Proses ini dilakukan dengan menggunakan teknik overlay untuk mengidentifikasi perubahan, atau dengan menganalisis data menggunakan Raster Calculator pada aplikasi ArcGIS. Hasil analisis perubahan tutupan lahan di Desa Lalembo, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara (2008-2022) menunjukkan adanya fluktuasi yang signifikan pada beberapa jenis komoditas lahan, sementara yang lainnya tetap stabil. Lahan tambak mengalami penurunan kecil, menunjukkan pengelolaan yang konsisten. Lahan terbuka mengalami fluktuasi besar, dengan penurunan pada 2017 yang mengindikasikan alih fungsi lahan. Peningkatan permukiman mencerminkan urbanisasi, sementara vegetasi dan mangrove lebih stabil meskipun ada penurunan kecil pada luas mangrove, yang tetap menjadi perhatian karena fungsinya yang vital. Perubahan tutupan lahan dipengaruhi oleh faktor manusia seperti alih fungsi lahan dan faktor alam seperti abrasi. Oleh karena itu, pengelolaan dan konservasi, terutama mangrove, penting untuk menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pengawasan, kebijakan konservasi mangrove, dan pengembangan ekowisata berbasis alam untuk mendukung pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Sistem Perencanaan Irigasi Pada Infrastruktur Bendungan Ameroro Sebagai Pusat Penyediaan Air Menurut Standar Perencanaan Irigasi Indonesia Eryck, Muhamad Fahmi; Idwan, Idwan; Aswad, Aswad; Agusman, Agusman; Sayfullah S, Muh.; Abduh, Muhammad
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol. 9 No. 2 (2024): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v9i2.7090

Abstract

Air merupakan sumber kebutuhan setiap elemen kehidupan yang ada di bumi. Dalam hal kebutuhan irigasi, air seringkali menjadi kendala dalam memenuhi petak sawah akbiat peningkatan curah hujan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah kebutuhan air dan merencanakan sistem jaringan irigasi yang akan dibuat di petak sawah kawasan Bendungan Ameroro, Desa Tamesandi, Kecamatan Uepai, Kab. Konawe, Sulawesi Tenggara. Metode Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan analisis model pemetaan, hidrologi, hidrolika, dan desain saluran irigasi sesuai kebutuhan. Analisis perencanaan irigasi menggunakan Sistem Perencanaan Irigasi KP-01, KP-03, dan KP-05. Luas total daerah tinjauan adalah 804,72 Ha dengan curah hujan terakhir pada tahun 2023 adalah 152 mm/hari. Berdasarkan Hasil penelitian ini memperoleh kebutuhan air irigasi dari 11 petak sawah tinjauan yaitu 421,81 liter/detik dengan detail kebutuhan air yang paling besar terdapat pada Petak 9 yaitu 63,51 liter/detik dan kebutuhan air paling kecil terdapat pada Petak 6 yaitu 3,65 liter/detik. Hal ini berbanding lurus dengan luas area irigasi yang ditinjau secara berturut-turut adalah 121,16 Ha dan 6,95 Ha. Sistem perencanaan jaringan irigasi sebanyak 11 dimensi saluran yang direncanakan yang terdiri dari 6 Saluran Sekunder dan 5 Saluran Tersier. Penelitian ini menjadi rekomendasikan sebagai solusi penanganan kebutuhan air irigasi yang tepat.
Analisis Perkembangan Pendapatan Daerah dan Infrastruktur Jalan dalam Mendukung Pembangunan di Daerah Otonomi Baru: Studi Kasus di Kabupten Buton Selatan Mirad; Lapipi; Hasddin; Tri Astuti; Alfian Ishak; Osu Oheoputra Husen
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol. 9 No. 2 (2024): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v9i2.7158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan pendapatan daerah Kabupaten Buton Selatan periode 2016–2022 berdasarkan sumber pendapatan dan faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan pengelolaan keuangan daerah. Selain itu, penelitian ini mengevaluasi kondisi infrastruktur jalan di wilayah ini dan dampaknya terhadap efisiensi ekonomi, konektivitas antardaerah, dan peluang investasi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif, penelitian ini menganalisis data sekunder dari Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), Badan Pusat Statistik (BPS), dan dokumen instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan daerah masih didominasi oleh dana perimbangan dengan kontribusi rata-rata 79,77%, sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) relatif kecil, meskipun mengalami peningkatan sebesar 4,82% pada tahun 2022. Ketergantungan yang tinggi terhadap transfer pusat mengindikasikan perlunya strategi diversifikasi sumber pendapatan untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah. Dari sisi infrastruktur, panjang jalan mengalami penurunan signifikan sebesar 24,55 km pada tahun 2021–2022, yang dapat menghambat konektivitas dan pertumbuhan ekonomi. Meskipun telah dilakukan perbaikan jalan, namun perbaikan kualitas jalan masih mengakibatkan beberapa ruas jalan mengalami kerusakan, sehingga diperlukan kebijakan pemeliharaan yang lebih efektif. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan rekomendasi strategis dalam mengoptimalkan pengelolaan keuangan daerah dan perbaikan infrastruktur untuk mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan di Kabupaten Buton Selatan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5