cover
Contact Name
Rees Jati Prakasa
Contact Email
rees.jati.prakasa@gmail.com
Phone
+628124670705
Journal Mail Official
ijedjurnal@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Seroja Street, Tonja, Denpasar, Bali, Indonesia Phone: (0361) 431434 Email: ijedjurnal@gmail.com
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Indonesian Journal of Educational Development (IJED)
ISSN : 27223671     EISSN : 27221059     DOI : -
Core Subject : Education,
The journal publishes research articles on the development of learning, measurement and evaluation of education, and management of education.
Articles 386 Documents
Upaya meningkatkan prestasi dan kualitas belajar kimia dengan metode pembelajaran penemuan konsep Sriyono Iqbal
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 1 No. 4 (2021): February 2021
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.861 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4560682

Abstract

This research is a classroom action research that aims to: 1) determine the increase in student achievement after the application of concept discovery learning and 2) determine the quality of learning after concept discovery learning is applied. The research subjects were 33 students of XII-IPA 3 SMA Negeri 1 Mejayan, Madiun Regency in the academic year 2019/2020. The research object is the learning achievement and the quality of chemistry learning. Learning achievement data were collected using learning outcomes tests, while learning quality data were collected through observations of student learning motivation. The research data were analyzed descriptively qualitatively. The results showed that learning with concept discovery had a positive impact in increasing student achievement which was marked by an increase in student learning completeness in each cycle, namely cycle I (63.63%), cycle II (78.78%), cycle III (87 , 87%). The application of the concept discovery learning method has a positive effect, namely it can increase student motivation as indicated by the average student's answer which states that students are interested and interested in the concept discovery learning method so that they become motivated to learn. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk: 1) mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya pembelajaran penemuan konsep dan 2) mengetahui kualitas pembelajaran setelah diterapkan pembelajaran penemuan konsep. Subjek penelitian adalah siswa XII-IPA 3 SMA Negeri 1 Mejayan Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 33 orang. Objek penelitian adalah prestasi belajar dan kualitas pembelajaran kimia. Data prestasi belajar dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar, sedangkan data kualitas pembelajaran dikumpulkan melalui observasi motivasi belajar siswa. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan penemuan konsep memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (63,63%), siklus II (78,78%), siklus III (87,87%). Penerapan metode pembelajaran penemuan konsep mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditunjukan dengan rata-rata jawaban siswa yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan metode pembelajaran penemuan konsep sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar.
Implementasi metode pelangioli dalam upaya meningkatkan motivasi belajar kimia kelas XII MIPA SMA I Wayan Sudiya
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 1 No. 3 (2020): November 2020
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.568 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4287027

Abstract

This study aims to determine whether the implementation of the Pelangioli method could increase student motivation, which was carried out from 2 October 2018 to 3 January 2019, the research subjects of XII MIPA-2 grade of SMA Negeri 1 Kuta Selatan, to 36 students with the research object of learning motivation and pelangioli. The data obtained through filling out the questionnaire were analyzed using quantitative descriptive methods. Students with good enough, good, and very good motivation are said to have been motivated. At the end of learning cycle one, it was obtained 77.78% motivated and 94.44% at the end of cycle two. The research target of at least 85% of students in one class could be motivated. Therefore the authors conclude that the Direct Observation and Investigation Method of Environmental Objects (Pelangioli) could Motivate Student in Learning Voltaic Cells and Corrosion XII MIPA-2 grade SMA N 1 South Kuta 2018/2019 Academic Year. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah implementasi metoda pelangioli dapat meningkatkan motivasi peserta didik, yang dilaksanakan mulai tanggal 2 Oktober 2018 hingga 3 Januari 2019, subjek penelitian peserta didik kelas XII MIPA-2 SMA Negeri 1 Kuta Selatan yang berjumlah 36 orang dengan objek penelitian motivasi belajar dan pelangioli. Data yang diperoleh melalui pengisian kuisioner dianalisis dengan metode deskriktif kuantitatif. Peserta didik dengan motivasi cukup baik, baik, dan sangat baik dikatakan telah termotivasi. Akhir pembelajaran siklkus satu diperoleh 77,78% termotivasi dan 94,44% pada akhir siklus dua. Adapun target penelitian minimal 85% peserta didik dalam satu kelas dapat termotivasi. Oleh karena itu penulis simpulkan bahwa dengan Metode Pengamatan Langsung dan Investigasi Objek Lingkungan (Pelangioli) dapat Memotivasi Peserta Didik dalam Pembelajaran Sel Volta dan Korosi Kelas XII MIPA-2 SMA N 1 Kuta Selatan Tahun Pelajaran 2018/2019.
Penerapan layanan bimbingan klasikal berbasis tri hita karana dalam meningkatkan karakter siswa tahun pelajaran 2019/2020 I Putu Karpika; Riana Mawar Mentari
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 1 No. 3 (2020): November 2020
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.964 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4286693

Abstract

This study aims to instill positive attitudes, traits and characters from the application of the universal Tri Hita Karana culture in the form of a tri hita karana-based classical guidance service that is tested on students this research is a type of action research that covers several aspects, namely the planning, implementation, observation / evaluation and reflection stages and using 2 cycles. The hypothesis proposed in this study: that by using the implementation of classical guidance services based on Tri Hita Karana can improve the character of students in the academic year 2019/2020.Research subjects in the classical guidance service based on Tri Hita karana were all students of class in the academic year 2019/2020. Based on the results of this study it can be concluded that the application of Tri Hita Karana-based classical guidance services can improve student character where there is a significant change that occurs an average increase of 27% in the first cycle while in the second cycle an average increase of 57.6%, then this it can be concluded that the application of Tri Hita Karana-based classical guidance services is considered to be effective in increasing the problem of students' character in the modern era. Penelitian ini bertujuan untuk menanamkan sikap, sifat dan karakter positif dari penerapan budaya Tri Hita Karana sejagat dalam bentuk layanan bimbingan klasikal berbasis Tri Hita Karana yang diujikan pada siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan yang meliputi beberapa penelitian. Aspek-aspek yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi serta menggunakan 2 siklus. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini bahwa dengan penerapan layanan bimbingan klasikal berbasis Tri Hita Karana dapat meningkatkan karakter siswa pada tahun ajaran 2019/2020. Subjek penelitian dalam layanan bimbingan klasikal Tri Hita karana adalah seluruh mahasiswa angkatan tahun ajaran 2019/2020. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan layanan bimbingan klasikal berbasis Tri Hita Karana dapat meningkatkan karakter siswa di mana terdapat perubahan yang signifikan yaitu terjadi peningkatan rata-rata sebesar 27% pada siklus I sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan rata-rata sebesar 57,6%, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan layanan bimbingan klasikal berbasis Tri Hita Karana dinilai efektif dalam meningkatkan masalah karakter siswa di era modern.
Pengembangan model layanan profesional lonseling HIV/AIDS di provinsi Bali berbasis front-end analysis Anak Agung Ngurah Adhiputra; Wayan Maba; Wery Dartiningsih
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 1 No. 3 (2020): November 2020
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.599 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4293688

Abstract

This study aims to analyze the development of a professional service model for HIV / Aids counseling in Bali province based on front-end analysis. The primary data of this research comes from literature studies, comparative studies, questionnaires, and field surveys. Using the sampling technique was selected purposively with the criteria for the development of status and region. The study used a sample of nine districts and cities in the province of Bali that have the Aids Commission (KPA). Learning development research is carried out by adopting 4D (Define, Design, Develop and Disseminate). The findings show comprehensive data on people infected with HIV / Aids by age, sex, and occupation at the national and provincial levels of Bali and designing a professional counseling service model for HIV / Aids based on front-end analysis and logically analyzed (expert judgment) through a panel group discussion. by experts for refinement. This research implies an increase in the performance and professionalism of the counselor and the client's response to changing risky behavior. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan model layanan profesional konseling HIV/Aids di provinsi Bali berbasis front-end analysis. Data primer penelitian ini bersumber dari studi pustaka, studi komparasi, kuesioner, dan survey lapangan. Menggunakan teknik pengambilan sampel dipilih secara purposive dengan kriteria perkembangan status dan wilayah. Penelitian menggunakan sampel di sembilan kabupaten dan kota di provinsi Bali yang memiliki lembaga Komisi Penanggulangan Aids (KPA). Penelitian pengembangan pembelajaran dilakukan dengan mengadopsi 4D (Define, Design, Develop and Disseminate). Temuan menunjukkan data yang komprehensif orang terjangkit HIV/Aids berdasarkan usia, jenis kelamin, dan pekerjaan ditingkat nasional dan provinsi Bali serta merancang model layanan professional konseling HIV/Aids berbasis front-end analysis dan dianalisis secara logica (expert judgment) melalui sebuah panel group discussion oleh pakar untuk penyempurnaan. Penelitian ini memiliki implikasi adanya peningkatan kinerja dan professionalisme konselor dan respon dari klien untuk berubah perilaku berisiko.
Pendekatan konseling rational emotive behavioral therapy (REBT) dengan teknik dispute kognitif untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas VII.F SMP Negeri 12 Denpasar I Dewa Ayu Eka Purba Dharma Tari; I Putu Karpika; I Ketut Sapta; Kadek Suhardhita; Vinsensius Aman
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 1 No. 3 (2020): November 2020
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.054 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4285218

Abstract

This study aims ro find out how to improve confidence of student's class  VII of SMP negeri 12 denpasar using a approach method konseling Rational Emotive Behavioral Therapy (REBT) with dispute/kognitif technique. This research was a act and guidence and conselling (PTBK). It was done for two time.This research was conducted at SMP N 12 denpasar the sample of this research took 40 participants.The data collection method was used is confidence Angket,data analysis technique was used are percentage analysis technique,where  all the quistionnaire is answered have been collected,than tabulated those answers. The research result showed that percentage of confidence of student's  class VII F was getting higher,average 35,21% is showed improvement skor.before sampling is been done from 40,5 become 58,33 after sampling have been done. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VII.F SMP Negeri 12 Denpasar dengan menggunakan pendekatan konseling Rational Emotive Behavioral Therapy (REBT) dengan teknik Dispute kognitif. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan dalam bimbingan dan konseling (PTBK) dengan pelaksanaan dua siklus, Penelitian ini dilakukan di SMPN 12 Denpasar. Sampel dalam penelitian sebanyak 40 orang. Metode pengumpulan data berupa angket percaya diri. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis persentase, di mana setelah semua jawaban terkumpul kemudian ditabulasikan jawaban tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase peningkatan skor kepercayaan diri siswa kelas VII F sebesar 35,21 % yang mana mengalami peningkatan skor sebelum dilakukan tindakan sebesar 40,5 menjadi 58,33 setelah dilakukan tindakan.
Efektivitas penggunaan media gambar dalam upaya meningkatkan hasil belajar agama hindu Ni Luh Kartini
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 1 No. 3 (2020): November 2020
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.685 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4293721

Abstract

This classroom action research aims to determine the increase in learning outcomes of Hinduism through the use of image media. The subjects of this study were grade 1 students of SDN 3 Padangsambian, Denpasar city in the 2020/2021 school year. The object of research is the learning outcomes of Hinduism. Hindu religious learning outcomes data were collected using learning outcome tests. The collected data were analyzed descriptively qualitatively. The criteria for success are as follows: (1) the minimum average daily test score is KKM = 70, and (2) classical learning completeness is at least 85%. The results of preliminary observations made before the action showed that the mean value of Hinduism only reached 67.78 with classical completeness of 61.54%. After the classroom action research was carried out, in the first cycle the average value of the students' daily tests reached 71.84 with 80.77% classical completeness. In the first cycle classical completeness was still below 85% so the cycle was continued to cycle II. After taking the action, in cycle II, the mean score of Hinduism reached 76.19 with classical completeness reaching 88.46%. Thus, the use of image media can improve learning outcomes of Hinduism for grade I SDN 3 Padangsambian students in the 2020/2021 school year in two cycles. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Agama Hindu melalui penggunaan media gambar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 1 SDN 3 Padangsambian kota Denpasar tahun pelajaran 2020/2021. Objek penelitian adalah hasil belajar Agama Hindu. Data hasil belajar Agama Hindu dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif. Kriteria keberhasilan adalah sebagai berikut: (1) nilai rata-rata ulangan harian minimal sebesar KKM=70, dan (2) ketuntasan belajar klasikal minimal 85%. Hasil observasi awal yang dilakukan sebelum tindakan menunjukkan bahwa nilai rerata Agama Hindu hanya mencapai 67,78 dengan ketuntasan secara klasikal 61,54%. Setelah dilakukan penelitian tindakan kelas, pada siklus I nilai rata-rata ulangan harian siswa mencapai 71,84 dengan ketuntasan klasikal 80,77%. Pada siklus I ketuntasan secara klasikal masih di bawah 85% sehingga siklus dilanjutkan ke siklus II. Setelah dilakukan tindakan, pada siklus II, nilai rerata Agama Hindu mencapai 76,19 dengan ketuntasan klasikal mencapai 88,46%. Dengan demikian, penggunaan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar Agama Hindu siswa kelas I SDN 3 Padangsambian tahun pelajaran 2020/2021 dalam dua siklus.
Penerapan model pembelajaran think pair square berbantuan LKS untuk meningkatkan hasil belajar agama hindu Ni Wayan Seriasih
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 1 No. 3 (2020): November 2020
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.143 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4286777

Abstract

This study aims to determine whether the Think Pair Sqeare learning model assisted by LKS can increase learning activeness and learning outcomes of Hindu students in class XII MIPA 3 SMA Negeri 7 Denpasar on the material of Dasa Yama Bratha and Dasa Nyama Bratha. This type of research is classroom action research. The subjects of this action research were students of class XII MIPA 3 SMA Negeri 7 Denpasar in the 2018/2019 academic year. This study consisted of 2 cycles, and each cycle of this design consisted of four stages, namely: (1) planning, (2) implementation, (3) observation and evaluation, and (4) reflection. The research data were analyzed descriptively qualitatively. The results showed that students who were less active at the initial reflection became active at the end of cycle II. The class average value of students increased by 1.54, the absorption of students increased by 15.4% and completeness of classical learning increased by 65.7% from the results of learning the initial reflection. So, the application of the Think Pair Sqeare learning model assisted by LKS can increase learning activeness and learning outcomes of Hindu students in class XII MIPA 3 SMA Negeri 7 Denpasar in the 2018/2019 academic year. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran Think Pair Square berbantuan LKS dapat meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar Agama Hindu siswa kelas XII MIPA 3 SMA Negeri 7 Denpasar pada materi Dasa Yama Bratha dan Dasa Nyama Bratha. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian tindakan ini adalah siswa kelas XII MIPA 3 SMA Negeri 7 Denpasar tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus, dan setiap siklus dari rancangan ini terdiri dari empat tahapan yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi dan evaluasi, dan (4) refleksi. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan dari siswa yang kurang aktif pada refleksi awal menjadi aktif pada akhir siklus II. Nilai rata-rata kelas siswa meningkat sebesar 1,54 daya serap siswa meningkat sebesar 15,4% dan ketuntasan belajar secara klasikal meningkat sebesar 65,7% dari hasil belajar refleksi awal. Jadi, penerapan model pembelajaran Think Pair Sqeare berbantuan LKS dapat meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar Agama Hindu siswa kelas XII MIPA 3 SMA Negeri 7 Denpasar tahun pelajaran 2018/2019.
Implementasi pendekatan saintifik pada model pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika I Komang Suparsawan
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 1 No. 4 (2021): February 2021
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.297 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4560676

Abstract

This research was motivated by the problems identified in class IV SDN 1 Rendang, namely the low activity and mathematics learning outcomes of students. The purpose of this study was to increase the activeness and learning outcomes of mathematics through the implementation of a scientific approach on the STAD cooperative learning model. The subjects of this study were 33 class IV semester I SDN 1 Rendang students in the academic year 2017/2018. The object of research is active learning and learning outcomes. Learning activity data were collected by means of observation sheets, while data on learning outcomes were collected by means of tests. Data were analyzed descriptively. The criteria for the success of the study were active learning in the active category and classical learning completeness at least 85%. This research was conducted in two cycles. The results showed that student learning activeness was in the active category. Student learning outcomes also met the established success criteria, namely the student's average score of 75.30, absorption of 75.30%, and mastery of learning 87.88%. The results of this study indicate that the implementation of a scientific approach with the STAD cooperative learning model can increase student activity and learning outcomes in mathematics. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan yang teridentifikasi di kelas IV SDN 1 Rendang yaitu rendahnya keaktifan dan hasil belajar matematika siswa. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika melalui implementasi pendekatan saintifik pada model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV semester I SDN 1 Rendang tahun pelajaran 2017/2018 sebanyak 33 orang. Objek penelitian adalah keaktifan belajar dan hasil belajar. Data keaktifan belajar dikumpulkan dengan lembar observasi, sedangkan data hasil belajar dikumpulkan dengan tes. Data dianalisis secara deskriptif. Kriteria keberhasilan penelitian adalah keaktifan belajar pada kategori aktif dan dan ketuntasan belajar secara klasikal minimal 85%. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan keaktifan belajar siswa ada pada kategori aktif. Capaian hasil belajar siswa juga memenuhi kriteria keberhasilan yang ditetapkan yakni nilai rata-rata siswa 75,30, daya serap 75,30%, dan ketuntasan belajar 87,88%. Hasil penelitian ini menunjukkkan bahwa implementasi pendekatan saintifik dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika.
Meningkatkan keterampilan bermain taktis sepak bola melalui pendekatan model pembelajaran permainan taktis Tono Nugraha
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 1 No. 4 (2021): February 2021
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.672 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4560594

Abstract

The purpose of this action research is to determine the extent to which the tactical game learning model approach can improve the ability to execute skills, make decisions, support, in soccer game situations. The research subjects were students of Class XII IPS 3, Academic Year 2017/2018 totaling 43 people. The object of research is tactical playing skills. Data on tactical playing skills were collected using observation instruments. Skills assessment is quantitative data from observations which are then converted into qualitative data. The research data were analyzed descriptively qualitatively. This action research is said to be successful if it meets the following criteria: (a) the minimum score for the implementation of the learning process with the criteria "Good", (b) the minimum score for the activities of students in the learning process with the criteria "Good"; (c) the minimum score for the response of students to the learning process with the criteria of "Good"; and (d) minimum score of 'Good' criteria for soccer process skills. The results showed that: (a) in cycle 1 the score was 56.74 with sufficient criteria; (b) in cycle 2 has increased with the acquisition value of 78.86 with good criteria. In conclusion, the tactical game learning model approach can improve tactical playing skills in soccer game situations. Tujuan penelitian tindakan ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pendekatan model pembelajaran permainan taktis dapat meningkatkan kemampuan keterampilan mengeksekusi, membuat keputusan, mendukung, dalam situasi permainan sepak bola. Subjek penelitian adalah peserta didik Kelas XII IPS 3, Tahun Pelajaran 2017/2018 berjumlah 43 orang. Objek penelitian adalah keterampilan bermain taktis. Data keterampilan bermain taktis dikumpulkan menggunakan instrumen observasi. Penilaian keterampilan merupakan data kuantitatif hasil observasi kemudian dikonversi menjadi data kualitatif. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Penelitian tindakan ini dikatakan berhasil apabila memenuhi kriteria: (a) skor minimal pelaksanaan proses pembelajaran kriteria “Baik”, (b) skor minimal aktivitas pesrta didik pada proses pembelajaran kriteria “Baik”; (c) skor minimal respon peserta didik pada proses pembelajaran kriteria “Baik”; dan (d) skor minimal keterampilan proses permainan sepak bola kriteria ‘Baik”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) pada siklus 1 perolehan nilai 56,74 dengan kriteria cukup; (b) pada siklus 2 mengalami peningkatan dengan perolehan nilai 78,86 dengan kriteria baik. Kesimpulan, pendekatan model pembelajaran permainan taktis dapat meningkatkan keterampilan bermain taktis dalam situasi permainan sepak bola.
Interaksi edukatif guru kunjung sebagai strategi alternatif meningkatkan motivasi belajar dalam pembelajaran masa pandemi COVID-19 Meilisa Novariana
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 1 No. 4 (2021): February 2021
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.746 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4562072

Abstract

The government policy through the Ministry of Education and Culture related to the pandemic period is the adjustment of learning during the Covid-19 Virus pandemic, where the learning process in schools that was initially carried out direct learning must be replaced with an online (online) and offline (offline) system. One of the things that must be in the mind of an educator in implementing this distance learning is to humanize the relationship. This best practice aims to describe the effectiveness of "ge-je" (Guru kunJung/teacher’s visit) educational interactions as an alternative strategy to increase learning motivation in implementing distance learning in order to humanize the relationship between teachers and students through providing learning motivation to conditions for students who have special obstacles such as limited funds to buy quotas, lack of understanding of the material, and those involved in economic activities at home. This research uses qualitative methods, and for concrete data collection the authors carry out several data collection techniques, namely observation, interviews, and documentation. The subjects of this research were students of class IX-C at SMP Negeri 20 Malang. The result obtained is the importance of conducting an early diagnosis in the implementation of distance learning. Early diagnosis really needs to be done to get a information of student’s motivation and learning styles. In addition, the selection of the right approach, strategy and learning method, and the platform chosen must be adapted to the real situation of the area. In relatively safe areas, the implementation of the educational interaction strategy "ge-je" (Guru kunJung/teacher’s visit) is appropriate for students who have special obstacles such as limited funds to buy quotas, lack of understanding of the material, and those involved in economic activities at home. Kebijakan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait dengan masa pandemi adalah penyesuaian pembelajaran di masa pandemi Virus Covid-19, di mana proses pembelajaran di sekolah yang semula dilakukan secara tatap muka harus diganti dengan sistem daring maupun luring. Salah satu hal yang harus ada pada pemikiran seorang pendidik dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh ini adalah memanusiakan hubungan. Best practise ini bertujuan untuk memaparkan efektivitas interaksi edukatif “ge-je” (Guru kunJung) sebagai strategi alternatif meningkatkan motivasi belajar dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh dalam rangka memanusiakan hubungan antara guru dan siswa melalui pemberian motivasi belajar pada kondisi pada siswa yang mempunyai hambatan khusus seperti keterbatasan dana untuk membeli kuota, pemahaman terhadap materi kurang, dan yang terlibat aktivitas ekonomi di rumah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dan untuk pengumpulan data yang konkret penulis melaksanakan beberapa teknik pengumpulan data, yakni pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX-C di SMP Negeri 20 Malang. Hasil yang diperoleh adalah pentingnya dilakukan diagnosa awal dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh. Diagnosa awal sangat perlu dilakukan untuk memperoleh gambaran motivasi dan gaya belajar siswa. Selain itu pemilihan pendekatan, strategi dan metode pembelajaran yang tepat, serta platform yang dipilih harus disesuaikan dengan situasi nyata daerah tersebut. Pada daerah yang relatif sudah aman, penerapan strategi interaksi edukatif “ge-je” (Guru kunJung) tepat dilakukan pada siswa yang mempunyai hambatan khusus seperti keterbatasan dana untuk membeli kuota, pemahaman terhadap materi kurang, dan yang terlibat aktivitas ekonomi di rumah.

Page 6 of 39 | Total Record : 386