cover
Contact Name
Deni Darmawan
Contact Email
dendar@untan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
labkom@fisip.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara
ISSN : 2442546X     EISSN : 2442546X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418%2Fpublika.v10i2
Core Subject : Social,
Publika adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer: kebijakan publik, administrasi pembangunan, manajemen publik.
Articles 1,314 Documents
STRATEGI DINAS KESEHATAN KOTA PONTIANAK DALAM MENCAPAI TARGET CAKUPAN IMUNISASI MEASLES RUBELLA DI KOTA PONTIANAK Ramadhanti, Adek Wulan E1011161068; Sukamto, Sukamto; Erdi, Erdi
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 9, No 4 (2020): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2020
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v9i4.2654

Abstract

 Permasalahan dalam penelitian ini mengenai rendahnya cakupan imunisasi MR di Kota Pontianak yaitu 36,29 % dari target cakupan imunisasi MR sebesar 95%. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskripstif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori Bryson (2016, 142) yaitu faktor internal yang terdiri dari: 1) Sumber daya, kesimpulannya adalah masih terdapat beberapa kendala mengenai  anggaran  pelatihan serta kualitas jumlah petugas pelaksana imunisasi; 2) Strategi yang dipersiapkan, kesimpulannya adalah strategi yang dilakukan adalah melakukan sweeping, sosialisasi secara langsung dan melalui media elektronik; 3) Pelaksanaan hasil dan sejarah, kesimpulannya adalah yang dilakukan belum maksimal terutama sosialiasi, dan kurangnya pemanfaatan media sosial untuk sarana penyebaran informasi. Selanjutnya faktor eskternal yang terdiri dari:  1) Kekuatan dan kecendrungan, kesimpulannya adalah faktor politik dan ekonomi telah baik, namun faktor sosial dan teknologi terdapat kendala yaitu besarnya pengaruh informasi tidak benar yang bersal dari lingkungan maupun dari internet; 2) Klien (masyarakat), kesimpulannya adalah masyarakat telah mengetahui tentang program imunisasi MR namun tidak secara spesifik; 3) Mitra kerjasama, kesimpulannya adalah Dinas Kesehatan Kota Pontianak telah melakukan kerjasama dengan tokoh agama, ahli kesehatan, tokoh masyarakat hingga Kantor Urusan Agama. Adapun saran yang direkomendasikan adalah memaksimalkan dan mengoptimalkan kekuatan yang dimiliki lingkungan internal agar mengurangi kelemahan dan memanfaatkan peluang yang ada di lingkungan eksternal agar dapat menghadapi ancaman yang ada.Kata Kunci : Strategi, Imunisasi Measles Rubella, Dinas Kesehatan Kota Pontianak
PELAYANAN DALAM PEMBUATAN E-KTP DI KANTOR CAMAT KECAMATAN SELAKAU KABUPATEN SAMBAS Sahari E.01110063, Lukman
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 3, No 1 (2014): PublikA, Edisi Maret 2014
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v3i1.299

Abstract

The problem of service quality in handling e-ID card at the section of  government at the sub-district office of Selakau is the incompatibility of the process  for obtaining the e-ID card with the standard operating procedures (SOPs) as well as the vision and mission of the sub- district office of SELAKAU,  lack of clarity of information about the certainty of the completion time for administrating of e –ID card, unsatisfactory service of the district office employees, the length of adjustment process when  errors occur at the process of updating the data of e-ID card, the use of temporary identity certificate for the incomplete administration of e-ID card, internet network connection disruption and  lack of service support facilities such as seats for citizens who employing of the creation of e-ID cards.The purpose of this study was to determine the service quality of employees in the creation of e-ID card at the section of government at the sub-district office, district of Selakau which include reliability, responsiveness, assurance, empathy, tangibles. The researcher focused on the poor service quality  of employees in the administration of e-ID card at the section of  government at the sub-district office,  Selakau district. This study applied a descriptive research with a qualitative approach. The results showed that the employee did not provide adequate information about the time of completion for administering e-ID card, supplied unsatisfactory services to citizens, used temporary identity certificate for the incomplete administration of e-ID card. The sub-district office of Selakau as well had commotion of internet network connection and lack of service support facilities such as seats for citizens who employing the administration of e-ID card. Based on the findings of study, it is strongly suggested that the employees at the district office of Selakau can provide satisfactory information about the time of completion for administering e-ID card, supply satisfactory services to citizens who employing the administration of e-ID card and provide adequate facilities and infrastructure that support the management of e-ID services for residents such as provision of internet network and chairs for waiting. Keywords: Quality, Service, Employees, e-ID card, Information, Sub-district Office of Selakau
MOTIVASI PIMPINAN DALAM MENINGKATKAN KERJA PEGAWAI DI DINAS PEKERJAAN UMUM PROVINSI KALIMANTAN BARAT NIM. E21108076, SYAMSUDIN
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v6i2.1480

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah ingin mendiskripsikan tentang motivasi yang diberikan pimpinan Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Barat dalam meningkatkan prestasi kerja pegawai, meningkatkan semangat persahabatan (afiliasi) diantara pegawai dan mendorong peningkatan semangat kerja pegawai. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya motivasi pimpinan Bina Marga Dalam meningkatkan kerja pegawai di lingkungannya. Konsep teori yang digunakan peneliti untuk menganalisis penelitian ini berdasarkan teori Mc.Clelland (dalam Hasibuan, 2000: 161-162) yaitu indikator prestasi kerja, semangat afiliasi (persahabatan antar sesama pegawai), dan kekuasaan sebagai pendorong daya gerak semangat kerja. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi yang dibangun pimpinan Bina Marga kepada pegawainya kurang maksimal, sehingga pegawai kurang bergairah dalam melaksanakan kegiatannya, kurang disiplin dan seringkali tidak berada di tempat pada saat jam-jam kerja kantor. Saran dalam penelitian ini yaitu seorang pimpinan sebaiknya bisa melaksanakan fungsi motivatornya dalam organisasi, agar pegawai ikut termotivasi untuk bekerja lebih baik demi tercapainya tujuan organisasi secara efektif dan efisien.Kata-kata Kunci: Motivasi Pimpinan, Prestasi Kerja, Persahabatan, Kekuasaan
KINERJA INSPEKTORAT DALAM PELAKSANAAN TUGAS DAN FUNGSI PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN BENGKAYANG NIM. E1013141012, RIPIN
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i3.2283

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis dan mendiskripsikan kinerja inspektorat dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bengkayang. Permasalahan penelitian ini adalah kinerja Inspektorat Kabupaten Bengkayang dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya masih kurang memberikan hasil yang maksimal dalam pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan di bidang pengawasan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yaitu menggambarkan fenomena-fenomena yang terjadi di lapangan apa adanya. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan teknik dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data dilapangan ditemukan bahwa penyusunan laporan hasil pemeriksaan kasus pelanggaran disiplin kerja dan dugaan penyalahgunaan keuangan SKPD pada Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat Kabupaten Bengkayang, masih sering terjadinya keterlambatan. Pengiriman pegawai untuk mengikuti Diklat/Bimtek masih jarang dilakukan, karena seringkali bentrok dengan jadwal pengawasan/ pemeriksaan serta adanya pengalihan anggaran sebagai konsekuensi dari pengurangan atau pemotongan anggaran. Motivasi kerja pegawai pada Inspektorat Kabupaten Bengkayang, ditinjau berdasarkan 3(tiga) indikator yang ditetapkan telah berhasil dicapai dan melewati target yang ditetapkan. 3(tiga) indikator tersebut yaitu, indikator nilai temuan mencapai target 213,85%, jumlah temuan mencapai 213,33%, dan prosentase temuan yang ditindaklanjuti mencapai target 108%. Saran bagi Inspektorat Kabupaten Bengkayang, harus terus melakukan komunikasi dan kooardinasi dengan pihak BPKP baik perwakilan Provinsi Kalimantan Barat maupun dengan Pusdiklat BPKP Pusat untuk memastikan setiap tahun Inspektorat Kabupaten Bengkayang mendapatkan jatah mengikuti Diklat pembentukan JFA di Pusdiklat BPKP Pusat, maupun di Kementerian Dalam Negeri untuk Pembentukan Jabatan Fungsional P2UPD dan menyesuaikan  jadwal pemeriksaan dengan jadwal Diklat/Bimtek yang ada. Kata-kata kunci:  Kinerja, Tugas Pokok dan Fungsi, Pengawasan
PELAKSANAAN PELAYANAN PESERTA PROGRAM JAMINAN KESEHATAN MASYARAKAT DI PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT DI KELURAHAN TANJUNG HULU KECAMATAN PONTIANAK TIMUR Purwasih E.01107106, Nyemas Nurdayanti
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v2i3.187

Abstract

Regarding the implementation of the service of public health insurance program participants in community health centers regarding ease the service process, the service process openness, speed of service, Equity Services, Leisure Services. This study used qualitative methods and do pendeskriptifan in depth, as well as the methods used to help the research is done by observation, interview guides and documentation. The results of this study found that dissatisfaction regarding the problem here is the attitude of officers and timeliness in providing less care to maintain a working relationship so that it appears unfair service. The point of care provided to people who have a certain status in priority over the common people, while the relatively weak economy is always neglected in favor in service delivery and lack of availability of health centers is one of the supporters of the service process is going well and smoothlyKeywords : service delivery, simpility service, speed of service, disclosure service, fairness in service
KUALITAS PELAYANAN DALAM PEMBUATAN SIM PADA MOBIL BERJALAN DI POLRES KOTA PONTIANAK NIM. E21110052, NOVRIANTO GULTOM
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v5i3.1142

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan Kualitas Pelayanan Pembuatan SIM pada Mobil Berjalan di Polres Kota Pontianak. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu: Panjangnya antrian dalam mengurus perpanjangan SIM, petugas kurang tanggap terhadap masalah perpanjangan SIM dan ruang tunggu antrian yang kurang nyaman. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Prinsip-Prinsip Pelayanan Nomor: 63/KEP/M.PAN/7/2003 Tanggal 10 Juli 2003 yang teridiri dari: kesederhanaan, kejelasan kepastian waktu, akurasi, keamanan, tanggung jawab, kelengkapan sarana dan prasarana, kemudahan akses, kedisiplinan, kesopanan dan keramahan dan kenyamanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan SIM keliling sudah sangat sederhana dan memenuhi prosedur, karena pemrosesan pelayanannya yang mudah dipahami, tidak berbelit dan mudah dilaksanakan oleh pemohon, pelayanan SIM keliling diwilayah Polresta Pontianak  lebih pasti. Pelaksanaan SIM keliling ini juga lebih pasti dalam arti sesuai jadwal dan proses pelayanannya selesai dalam waktu yang singkat yaitu 15 (lima belas) menit, pelayanan SIM keliling diwilayah Polresta Pontianak  lebih akurat dan tepat karena menggunakan system komputerisasi dan didukung oleh petugas-petugas yang terlatih dan berkualitas. Sehingga dapat meminimalisir kemungkinan munculnya kesalahan – kesalahan yang tidak diinginkan seperti kesalahan dalam hal pencatatan ataupun kesalahan – kesalahan lainnya, pelayanan SIM keliling diwilayah Polresta Pontianak  aman bagi pemohon dan adanya perlindungan dari pihak kepolisian baik itu keselamatan diri pemohon ataupun keselamatan berkas – berkas / data-data pemohon dan pelayanan SIM keliling diwilayah Polresta Pontianak  untuk masalah kenyamanan masih belum nyaman karena ada beberapa pemohon yang mengeluh karena ruang tunggu yang sempit dan terbatasnya tempat duduk untuk mengantri dan untuk masalah tempat parkir tidak ada masalah.Saran dalam penelitian ini adalah: Keamanan harus terus dipertahankan demi keamanan pemohon/ masyarakat dari para calo dan kejahatan lainnya, kenyamanan untuk pelayanan SIM keliling menambah lagi untuk tempat duduknya dan memperlebar ruang tunggu didalam bisnya agar tidak terlihat sumpek dan ruwet. Kata-kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Mobil Bejalan, Pembuatan SIM
IMPLEMENTASI PROGRAM SIMPAN PINJAM PEREMPUAN DI KECAMATAN KUALA MANDOR B KABUPATEN KUBU RAYA NIM. E10l1131054, ABDUL WESI
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i3.2039

Abstract

Penelitian      ini     bertujuan      mengetahui      proses      Implementasi      Program      Simpan     Pinjarn Perempuan    (SPP)    di  Kecamatan    Kuala   Mandor    B   Kabupaten    Kubu      Raya.   Adapun   Unit Pengelola     Program      (UPK)      Simpan     Pinjam     Perempuan      (SPP)     di    Kecamatan      Kuala Mandor     B    Kabupaten     Kubu     Raya    telah    melaksanakan     tugas     sebagaimana     Keputusan Musyawarah      Antar     Desa     (MAD)          nomor     keputusan      5031Ekbang/KMB/2016       tentang pelaksanaan     teknis     SPP.    Penelitian     ini    menggunakan     teori     Charles     O.    Jones     (dalam Widodo,     2012:91-93)      yang    memiliki    tiga    aspek    proses     Implementasi     yaitu    organisasi, interpretasi     dan    aplikasi.    Jenis    penelitian     yang    digunakan     adalah     penelitian     deskriptif kualitatif      Telah    menyediakan     sarana    prasarana     pelayanan     kantor     dalam    kondisi    layak serta     pegawai/pelaksana       sesuai     fungsi      struktur      organisasi.      Namun,      terjadi      ketidak seimbangan    dalam    penerimaan     pinjaman    dana    SPP.    Selain    itu    pelaksanaan     SPP    yakni UPK      melakukan      upaya      sosialisasi      sosialisasi      kepada      masyarakat      agar      masyarakat mengetahui     tentang     penerapan     peminjaman     serta     sanksi    bagi    perninjam    tidak     lancar. Pengembalian     pinjaman    tidak    lancar.    Hasil    penelitian    ini   menunjukkan     bahwa    penyebab munculnya       masalah      dalam      program       tersebut       dikarenakan       tidak      efektifuya      pola penerapan     struktur     program,     kurangnya     sumber    daya    manusia,     kurangnya     komunikasi, tidak   tegasnya    sanksi   bagi   peminjam   tidak   lancar.    Saran   dalam   penelitian    ini   ialah   perlu penegasan     aturan     serta    struktur     organisasi.     Penambahan     sarana    kantor     di    setiap    desa untuk      mempermudah       proses      simpan     pinjam.      Sosialisasi      terhadap      masyarakat      agar mengerti    terkait    program    simpan   pinjam   perempuan,    Penegasan    aturan    serta    sanksi   bagi peminjam  yang  melakukan  pelanggaran-pelanggaran. Kata-kata Kunci: Organisasi,  Interpretasi,  Aplikasi 
EFEKTIVITAS RUMAH BACA DI KECAMATAN PONTIANAK BARAT KOTA PONTIANAK NIM. E21110081, ZAIMAH
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 3 (2015): Publika, Edisi September 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v4i3.792

Abstract

Artikel ini dilatarbelakangi dengan ingin mengetahui tentang Efektivitas Rumah Baca di Kecamatan Pontianak Barat Kota Pontianak Peran rumah baca adalah meningkatkan minat baca masyarakat. Minat baca dalam masyarakat kita mulai merangkak meskipun belum mencapai tahapan yang signifikan. Minat ini perlu tumbuh kembangkan terus menerus untuk mencapai masyarakat yang cerdas secara religi, intelektual, sosial, dan ekonomi. Sebab, membaca merupakan pintu gerbang informasi dan ilmu pengetahuan dan pendukung kecerdasan bangsa. Dengan membaca sejumlah literatur, diskusi, dan mengikuti pertemuan ilmiah. Seseorang mampu mengasah otak memperoleh wawasan dan meningkatkan ilmu pengetahuan. Bacaan besar pengaruhnya terhadap pembentukan pribadi dan kemajuan bangsa kiranya tidak ada sejarah yang mencatat kehebatan seseorang yang tidak dibarengi dengan gemar membaca dan melek informasi dalam arti luas. Kata-kata Kunci : Tiada Hari Tanpa Gemar Membaca
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN FISIK DI DESA SUNGAI MATA-MATA KECAMATAN SIMPANG HILIR KABUPATEN KAYONG UTARA NIM. E01110085, RAHAYU SRIWAHYUNI
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i1.1791

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis partisipasi masyarakat terhadap pembangunan fisik berupa pasar tradisional di Desa Sungai Mata-Mata Kecamatan Simpang Hilir Kabupaten Kayong Utara yang ditinjau dari aspek pengambilan keputusan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan terhadap pembangunan pasar tradisional di Desa Sungai Mata-Mata Kecamatan Simpang Hilr kabupaten kayong Utara. Desa Sungai Mata-Mata memiliki kebutuhan akan saran dan prasarana berupa pasar yang dapat menampung dan menyalurkan produk ekonomi masyarakatnya. Untuk itulah pemerintah desa yang diperkasai oleh PNPM-MP menggulirkan pembangunan pasar tradisional di Desa Sungai Mata-Mata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang merupakan metode yang memberikan deskripsi secara mendalam tentang sebuah fenomena. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori yang dikemukan oleh Cohen dan Uphoff. Berdasarkan teori Cohen dan Uphoff tentang partisipasi dalam pengambilan keputusan dapat dilakukan melalui penentuan alternatif, kehadiran rapat, sumbangan fikiran, tanggapan dan penolakan terhadap program yang ditawarkan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu tingkat partisipasi masyarakat terhadap pembangunan pasar tradisional di Desa Sungai Mata-Mata yang ditinjau dari aspek pengambilan keputusan adalah rendah. Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dikemudian hari, pemerintah Desa Sungai Mata-Mata lebih aktif melibatkan pedagang dalam proses pengambilan keputusan, melakukan sosialisasi secara keseluruhan, serta mengenyampingkan kepentingan pribadi dan golongangan dalam menglibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. Pedagang harus bersikap lebih aktif dalam menyerap informasi pembangunan, serta harus merubah sikap yang cenderung diam dan pasrah terhadap permasalahan dalam pengambilan keputusan. Kata-kata kunci: Partisipasi Masyarakat, Pembangunan Fisik, Pasar Tradisional
PENGAWASAN PEMBANGUNAN INFASTRUKTUR OLEH BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DI DESA SUNGAI NILAM KECAMATAN JAWAI KABUPATEN SAMBAS Andre, Andre
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 9, No 2 (2020): PUBLIKA, EDISI JUNI 2020
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v9i2.2703

Abstract

Penelitian ini untuk bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Proses Pengawasan Pembangunan Infastruktur oleh Badan Permusyawaratn Desa di Desa Sungai Nilam Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas. Penelitian ini didasarkan atas fenomena realisasi pembangunan yang kurang maksimal. Adapun metode  yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, dengan desain penelitian analisis deskriptif . Penelitian ini menggunakan teori proses pengawasan Manullang (2005:184) yang terdiri dari : 1) Menetapkan alat pengukur (standar), kesimpulanya adalah  pengawasan BPD dalam pembangunan dapat dikatakan masih belum maksimal hal ini dibuktikan karena acuan maupun pedoman pengawasannya belum jelas, setiap anggota BPD tidak memiliki dan menyimpan RKPDes atau RAB karena faktor sumber daya manusianya, baik dari tingkat pendidikan, pengalaman maupun pelatihan kurang sehingga tidak memahami akan tugas yang akan diawasi; 2) Menilai (evaluasi), kesimpulanya adalah dapat dikatakan belum maksimal, ditemukan dilapangan pembangunan tidak sesuai RAB , tidak taat administrasi  karena keterlambatan laporan pertanggungjawaban; 3) Mengadakan tindakan perbaikan, kesimpulanya adalah dapat di katakana cukup baik, hal ini dibuktikan setelah selesai monitoring dari inspektorat sambas pemerintah desa langsung mengadakan perbaikan penimbunan jalan batu kong. Adapun saran yang direkomendasikan peneliti adalah  pengawasan yang dilakukan BPD, setiap anggotanya harus memiliki dan memahami RKPDes maupun RAB, agar dalam pelaksanaanya tercapai standar, evaluasi maupun tindakan perbaikan dalam mengawasi Pemerintah Desa dalam pembangunan di Desa Sungai Nilam Kecamatan Jawai Kabupaten sambas. Kata Kunci: Pengawasan, Pembangunan Infastruktur, Badan Permusyawaratan Desa

Page 32 of 132 | Total Record : 1314


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2024): PUBLIKA EDISI JUNI 2024 Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024 Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023 Vol 12, No 3 (2023): PUBLIKA EDISI SEPTEMBER 2023 Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023 Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023 Vol 11, No 4 (2022): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2022 Vol 11, No 3 (2022): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 2 (2022): PUBLIKA, EDISI JUNI 2022 Vol 11, No 1 (2022): PUBLIKA, EDISI MARET 2022 Vol 10, No 4 (2021): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2021 Vol 10, No 3 (2021): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2021 Vol 10, No 2 (2021): PUBLIKA, EDISI JUNI 2021 Vol 10, No 1 (2021): PUBLIKA, EDISI MARET 2021 Vol 9, No 4 (2020): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2020 Vol 9, No 3 (2020): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 2 (2020): PUBLIKA, EDISI JUNI 2020 Vol 9, No 1 (2020): PUBLIKA, EDISI MARET 2020 Vol 8, No 4 (2019): PublikA, Edisi Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): PublikA, Edisi September 2019 Vol 8, No 2 (2019): PublikA, Edisi Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018 Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018 Vol 7, No 2 (2018): PublikA, Edisi Juni 2018 Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018 Vol 6, No 4 (2017): PublikA, Edisi Desember 2017 Vol 6, No 3 (2017): PublikA, Edisi September 2017 Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017 Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017 Vol 5, No 4 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 4 Edisi Desember 2016 Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016 Vol 5, No 2 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 2 Edisi Juni 2016 Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016 Vol 4, No 4 (2015): Publika, Edisi Desember 2015 Vol 4, No 3 (2015): Publika, Edisi September 2015 Vol 4, No 2 (2015): Publika, Edisi Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): PublikA, edisi Maret 2015 Vol 3, No 4 (2014): Publika, Edisi Desember 2014 Vol 3, No 3 (2014): Publika, Edisi September 2014 Vol 3, No 2 (2014): Publika, Edisi Juni 2014 Vol 3, No 1 (2014): PublikA, Edisi Maret 2014 Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi Agustus 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi September 2013 Vol 2, No 1 (2013): PublikA, Edisi April 2013 Vol 1, No 1 (2012): PublikA, Edisi Perdana 2012 More Issue