cover
Contact Name
Deni Darmawan
Contact Email
dendar@untan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
labkom@fisip.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara
ISSN : 2442546X     EISSN : 2442546X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418%2Fpublika.v10i2
Core Subject : Social,
Publika adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer: kebijakan publik, administrasi pembangunan, manajemen publik.
Articles 1,314 Documents
KUALITAS PELAYANAN PEMBUATAN KARTU KELUARGA DI KANTOR KECAMATAN ENTIKONG KABUPATEN SANGGAU ANDREANUS APONG NIM. E1012131044
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v8i1.2310

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi faktor pendukung kualitas pelayanan yang ada di Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau. Judul Skripsi ini diangkat berdasarkan permasalahan kualitas pelayanan dalam pembuatan Kartu Keluarga masih ada masyarakat yang belum memiliki Kartu Keluarga, karena kurang partisipasi dari masyarakat untuk mendaptarkan diri dan kurang mengertinya masyarakat akan pentingnya Kartu Keluarga untuk kehidupan mereka. Metode penelitian ini menggunakan jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Moenir yaitu kesadaran, aturan, organisasi, pendapatan, kemampuan-keterampilan, dan sarana pelayanan. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor pendukung kualitas pelayanan pembuatan Kartu Keluarga dari keseluruhan yaitu kesadaran, aturan, organisasi, pendapatan, kemampuan-keterampilan, dan sarana pelayanan belum maksimal. Keenam faktor pendukung kualitas pelayanan tersebut harus diperbaiki dan ditingkatkan agar pelayanan dapat berjalan dengan maksimal dan berkualitas. Kurang berkualitasnya pelayanan pembuatan kartu keluarga dikarenakan keenam faktor pendukung belum berjalan dengan baik. Adapun saran dalam penelitian ini adalah adanya kesadaran dari petugas dan pelaksana, adanya aturan yang memadai, organisasi dengan mekanisme sistem yang dinamis, pendapatan pegawai yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup minimum, serta kemampuan dan keterampilan sesuai dengan tugas sehingga dapat dipertanggungjawabkan dibarengi dengan tersedianya sarana pelayanan sesuai dengan jenis dan bentuk tugas pelayanan yang ada. Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Kartu Keluarga.
PENINGKATAN DISIPLIN KERJA PEGAWAI MELALUI MOTIVASI Utin Wahyu Rukmana Dewi E.01108010
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v2i3.201

Abstract

Discipline became a necessity in performing the task, but in fact there are still employees who are late for work and the lack of opportunities in doing promotion employee. In this case the researcher uses descriptive method because the researcher will describe the condition or description of the object to be studied. In doing study is expected to achieve the goal of increasing employee discipline in carrying out the tasks assigned by the motivation given leader. Of the study results in a lack of motivation get given leadership to the district office employees. The advice from researchers that where district leaders melakuakan approach to subordinates by monitoring each room to find out what the difficulty of the employee in performing a given task.Keywords : ekstrinsik motivation, working condition, working status, organization policy, quality of relationship.
PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PADA KANTOR CAMAT PONTIANAK KOTA JUNARTA NIM. E21109102
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v5i3.1176

Abstract

Tujuan Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kepemimpinan direktif terhadap Kualitas Pelayanan Publik yang ada pada Kantor Camat Pontianak Kota. Apakah memang ada pengaruhnya antara kepemimpinan direktif dengan kualitas pelayanan publik pada Kantor Camat Pontianak Kota dan apabila ada seberapa besar pengarunhya terhadap kualitas pelayanan publik yang diselenggarakan oleh Kecamatan Pontianak Kota. Dalam penulisan ini dibatasi pada gaya kepemimpinan direktif dan rumusan masalahnya adalah rumusan masalah asosiatif yang bersifat menanyakan hubungan dua variabel yaitu satu variabel independen (yang mempengaruhi) dan variabel dependen (yang dipengaruhi). Apabila kepemimpinan direktif yang dijalankan oleh Camat Pontianak Kota ini mempunyai pengaruh terhadap kualitas pelayanan yang diberikan apakah pengaruh ini sangat signifikan atau tidak dan apabila ternyata sangat signifikan apakah Camat selaku kepala pada Kantor Camat Pontianak Kota akan merubah atau memperbaiki atau bahkan mempertahankan gaya kepemimpinan yang dijalankan. Berdasarkan hasil pengolahan SPSS 20.0 for Windows uji validitas dan reliabilitas antara variabel bebas dan variabel terikat semua indikator dinyatakan valid, demikian juga analisis uji validitas dan uji reliabilitas antara kedua variabel tersebut dinyatakan reliabel.Variabel kepemimpinan direktif berpengaruh signifikan pada kualitas pelayanan berdasarkan hasil perhitungan dengan korelasi Produc Moment Personsebesar (rhitung)= 0,491 dan (rtabel)= 0,444 maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya gaya kepemimpinan direktif mempunyai pengaruh dan terdapat hubungan signifikan terhadap kualitas pelayanan. Berdasarkan hasil penelitin bahwa Kantor Camat Pontianak Kota masih perlu meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi petugas pelayanan, untuk mempercepat dan memperlancar pelayanan keberadaan pimpinan sebagai pengesahan pelayanan masih perlu diperhatikan karena pimpinan sangat berpengaruh terhadap kelancaran pelayanan.Apabila pimpinan tidak berada ditempat maka untuk memperlancar pelayanan kepada masyarakat hendaknya ditunjuk salah satu pejabat untuk menandatangani berkas pelayanan atas nama Camat Pontianak Kota. Kata-kata kunci: Kepemimpinan, Pelayanan Publik
IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN TERNAK SAPI KEPADA MASYARAKAT DI KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA WAHYUDI NIM. E01112065
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i3.2062

Abstract

Penelitian  ini  dimaksudkan   untuk  menganilisi   dan mendeskripsikan    tehnik  implementasi yang   dilakukan    oleh   Dinas   Pertanian    dan  Pangan   Kabupaten    Kayong   Utara   terkait pendistribusian   bantuanternak    sapi kepada masyarakat  di Kecamatan  Sukadana  Kabupaten Kayong  Utara,   serta  faktor-faktor   yang  mempengaruhi    lmplementasi   Program   Bantuan Ternak  Sapi kepada  Masyarakat   di Kecamatan  Sukadana  Kabupaten  Kayong  Utara belum berjalan  dengan  optimal.  Dalam  penelitian   ini menggunakan   teori  Edward  III terdapat  4 faktor  yang  mempengaruhi   yaitu  faktor  kornunikasi,  faktor  sumberdaya,    faktor  disposisi dan  faktor  strukur  birokrasi.   Metode  penelitian   ini  adalah  penelitian   deskriptif   dengan pendekatan    kualitatif     Hasil   penelitian    ini   menunjukan     bahwa    dilihat    dari   faktor komunikasi    yaitu   proses   penyampaian    informasi   yang   masih   kurang   optimal   kepada petani/petemak    mengenai   program   bantuan  ternak  sapi.  Dilihat  dari  faktor  sumbordaya manusia   (staff)lpegawai   dalam  penyuluhan   pertanian   lapangan  dan pelayanan   kesehatan hewan   di   Kecamatan    sukadana    kurang   memadai.    Dilihat   dari   disposisi/sikap    agen pelaksanaan    yaitu   untuk   agen   pelaksanaan    kebijakan    (Dinas   Pertanian    dan   Pangan Kabupaten   Kayong   Utara)   sudah   cukup   baik   dalam   menanggapi    perrnasalahan    yang berkaitan  dengan  program   bantuan  temak  sapi namun  untuk  sikap  petanilpeternak   yaitu masih  ada petanilpeternak   yang  masih  kurang  peduli  dengan  adanya  program  tersebut.  Di lihat  dari faktor  struktur  biroktasi  yaitu  Dinas  Pertanian  dan  Pangan  Kabupaten   Kayong Utara bekerja  sesuai dengan  Standar Operasional  Prosedur  (SOP) yang telah ditetapkan  dan tidak    ada   penyelewengan     dari   SOP   tersebut    serta   tidak    ada   pemberian    insentif (bonus/penghargaan)    khusus  kepada  pegawai. Kata –kata kunci: Lmplementasi   Program,  Bantuan  Ternak  Sapi, Peternak
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH TENTANG IZIN USAHA PENGEOLAAN DAN PENGUSAHAAN SARANG BURUNG WALET DI KECAMATAN DELTA PAWAN KABUPATEN KETAPANG ADNAN PRADANA NIM. E01111060
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 4 (2015): Publika, Edisi Desember 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v4i4.841

Abstract

Penulisan artikel ini berdasarkan indikasi-indikasi masalah pengelolaan usaha sarang burung walet di Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang. Permasalahan ditunjukan dengan masih banyaknya usaha sarang burung walet yang menyalahi aturan serta masih banyak usaha yang berjalan secara ilegal. Tujuan dalam penulisan ini adalah untuk mengetahui sejauhmana proses implementasi Peraturan Daerah Nomor  22 Tahun 2009. Dalam memaparkan sebuah proses implmentasi, penulis menggunakan teori dari Charles O. Jones yakni interpretasi, organisasi, dan aplikasi. Penulisan artikel ini menggunakan metode deskriftif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Ketapang Nomor 22 Tahun 2009 tentang izin usaha pengelolaan dan pengusahaan sarang burung walet masih belum optimal. Hal ini ditunjukan dengan SOP yang dijalankan KPT Kabupaten Ketapang tekait dengan proses perizinan usaha sarang burung walet belum berjalan secara baik. Selain itu, persyaratan dalam pengajuan izin usaha sarang burung walet dianggap rumit oleh pengusaha. Kemudian pemahaman isi dan tujuan kebijakan masih belum timbul kesepahaman terkait kebijakan izin usaha sarang burung walet antara pihak KPT Kabupaten Ketapang, pihak Kecamatan Delta Pawan, dan Kelurahan serta para pengusaha sarang burung walet sebagai sasaran kebijakan. Selain itu belum ada kesepahaman antara KPT Kabupaten Ketapang dengan pihak Kelurahan maupun pengusaha sarang burung walet terkait dengan kebijakan ini. Selain itu juga, hingga saat ini pihak KPT Kabupaten Ketapang masih belum menerapkan pelayanan yang bersifat dinamis seperti pelayanan izin jemput bola. Saran penulis dalam penelitian ini ialah perlu adanya pelayanan prima di KPT Kabupaten Ketapang. Pelayanan prima bisa ditunjukan dengan kepastian waktu penyelesaian izin dan pelayanan dengan pola lain seperti pelayanan izin jemput bola.Kata-kata Kunci : Implementasi Kebijakan, Peraturan Daerah Nomor 22 Tahun 2009, Izin Usaha Sarang Burung Walet, Kecamatan Delta Pawan
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN LARANGAN BERJUALAN DI TEMPAT UMUM DI KABUPATEN KUBU RAYA ANDARIUS NIM. E21108145
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i1.1811

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan  pemahaman tentang masalah yang akan muncul apabila kebijakan tentang ketertiban umum tersebut tidak di Implementasikan secara baik oleh pelaksana kebijakan maka akan membuat bertambahnya pelaku-pelaku pelanggar Kebijakan Larangan Berjualan ditempat Umum Di Kabupaten Kubu Raya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif kualitatif, yaitu bentuk penelitian yang menguraikan data-data yang dikumpulkan berupa kata-kata (wawancara), gambar saat kegiatan berlangsung dan bukan angka-angka. Dari hasil penelitian yang dilakukan peneliti menyatakan bahwa ada beberapa penyebab  belum berhasilnya Implementasi Peraturan Daerah ini yaitu masih kurangnya tenaga teknis fungsional dan staf di Instansi Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kubu Raya sehingga belum bisa bekerja dengan optimal. Saran untuk Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kubu Raya  yaitu diperlukan Penambahan staf di bidang  Sumber Daya Aparatur yaitu dibagian seksi pelatihan dasar dan seksi teknis fungsional, sehingga lebih bisa mendongkrak kerja Kepala Seksi Pelatihan Dasar dan Kepala seksi Teknis Fungsional.               Kata-kata Kunci: Peraturan, Penertiban, Pedagang
KINERJA TELEVISI REPUBLIK INDONESIA (TVRI) KALIMANTAN BARAT SEBAGAI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TRI WAHYUNI NIM. E21110033
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 3, No 4 (2014): Publika, Edisi Desember 2014
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v3i4.503

Abstract

Berdasarkan permasalahan bahwa ketidakmampuan direksi / pimpinan atau karyawan dalam manajemen yang disebabkan tidak adanya wewenang, dan tidak terpenuhinya kondisi minimal yang ditentukan untuk beroperasi secara penuh serta kurangnya modal awal dan kurangnya persiapan atau tidak direncanakan secara cermat dalam  melaksanakan pekerjaan.Teori yang digunakan peneliti yaitu Agus Dwiyantoter dapat tiga hal ialah Kualitas Kerja, Efisiensi Kerja, dan Akuntabilitas.Penelitian  ini menggunakan jenis penelitian deskriptif analisis kualitatif, dengan melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi didalam  pengumpulan data.Yang menjadi subyek yaitu bagian SDM TVRI, bagian staf TVRI dan masyarakat.Serta menggunakan teknik snowbol.Konsep yang digunakan yaitu  kinerja dilihat dari kualitas, efisiensi dan akuntabilitas.Analisa data dilakukan dengan tahapan reduksi data, display data dan deduksi data.Hasil penelitian  menunjukan bahwa kinerja pegawai sudah cukup baik hal ini dilihat dari kualitas pekerjaan yang cukup baik disebabkan pimpinan yang tegas dalam menindak bagi pegawai yang menyimpang / melanggar aturan.Pegawai bekerja sesuai dengan tupoksi yang jelas.Efisiensi kerja cukup baik karna pegawai sudah cukup berpengalaman,  karna terbatasnya sarana dan prasarana serta kewenangannya yang kurang dari pusat membuat kurang optimalnya kerja.Akuntabilitas atau kemampuan pegawai cukup baik dikarnakan pegawai bekerja disesuaikan dengan bidang ahlinya sehingga profesional.Sarannya pimpinan perlu meningkatkan inisiatif hal ini disebabkan  kurangnya sarana dan  prasarana serta pimpinan  perlu memberikan peluang / kesempatan kepada pegawai untuk meningkatkan pendidikan dan disamping itu perlu menayangkan potesi – potensi daerah agar dapat diketahui dipahami tentang permasalah – permasalahan atau pun pembangunan yang ada di Kalimantan Barat serta budaya budaya yang ada di sekitar Kalimanatan Barat.Kata Kunci : Kinerja, Kualitas, Efisiensi dan Akuntabilitas
IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA BERENCANA DI DESA SENGAWANG KECAMATAN TELUKERAMAT KABUPATEN SAMBAS KARLINA NIM. E01112083
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v6i2.1540

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah   untuk memberikan pemahaman mengenai Program Keluarga Berencana di Desa Sengawang. Adapun permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini ada 5 yaitu : Belum optimalnya sosialisasi mengenai Progam Keluarga Berencana di Desa Sengawang, tidak tersedia Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), Petugas  Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) hanya pegawai Poskesdes, Belum adanya peran kepala desa dalam pelaksanaan program Keluarga Berencana (KB), Belum optimalnya jam kerja yang dilaksanakan oleh pegawai poskesdes. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Untuk menganalisis permaslahan mengenai implementasi program Keluarga Berencana di Desa Sengawang Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas, peneliti menggunakan teori Edward III sebagai pisau analisis yang memiliki 4 aspek yaitu: Komunikasi, Sumberdaya, Disposisi, dan struktur Birokrasi. Hasil penelitian ini menujukan bahwa implementasi program KB di Desa Sengawang Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas masih belum optimal. Namun dari ke 4 aspek yang peneliti gunakan, masih banyak poin-poin yang belum terpenuhi baik itu pemerintah desa dan Poskesdes dalam pelaksanaan program KB seperti masih belum adanya sosialisasi mengenai program KB yang harus diadakan setiap bulan, sumberdaya manusia seperti pegawai, fasilitas juga mempengaruhi PUS untuk menngunakan KB, peran kepala desa perlu ditingkatkan dan jam kerja perlu dioptimalkan Kata-kata  kunci: Implementasi,  Program KB
IMPLEMENTASI PROGRAM SERTIFIKAT LAIK HYGIENE SANITASI RESTORAN DAN RUMAH MAKAN DI KOTA PONTIANAK RUBIANSAH NIM. E01111085
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v8i1.2347

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Implementasi Kebijakan Dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1098/MENKES/SK/VII/2003 Tentang Persyaratan Hygiene Sanitasi Rumah makan dan Restoran. Berdasarkan latar belakang permasalahan yang terjadi diatas yang menjadi permasalahan penelitian ini adalah : Semakin meningkatnya jumlah restoran dan rumah makan yang tidak bersertifikat laik hygiene sanitasi setiap tahunnya, Rumitnya proses pembuatan sertifikat laik hygiene sanitasi, Tidak adanya koordinasi antar implementor kebijakan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun hasil penelitian dari penelitian ini adalah Di dalam faktor komunikasi terdapat beberapa aspek yang mempengaruhi sebuah implementasi yakni penyampaian tujuan dan sosialisasi. Adapun kedua aspek tersebut juga dapat menjadi satu kesatuan yang mana penyampaian tujuan dilakukan pada saat sosialisasi dilakukan, namun dikarenakan tidak dilakukan secara menyeluruh maka penyampaian tujuan tentang sertifikat laik hygiene sanitasi tidak didapat oleh seluruh pengusaha restoran dan rumah makan yang ada di Kota Pontianak.Saran dalam penelitian ini adalah Diharapkan Dinas Kesehatan Kota Pontianak dapat lebih menyusun dan membuat kegiatan sosialisasi sebagai agenda wajib setiap tahunnya, bukan hanya kepada seluruh restoran dan rumah makan, namun juga kepada masyarakat mengingat masyarakat merupakan konsumen dari restoran dan rumah makan tersebut, sehingga hal ini dapat menambah wawasan masyarakat dalam segi kesehatan makanan dan minuman yang hygienis.Kata kunci: Implementasi Program, Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi, Restoran dan Rumah makan.
KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI RUANGAN RAWAT INAP BANGSAL PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN SEKADAU Teresia Ndam E.01108036
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v2i3.217

Abstract

The article raised the issue that the medical infrastructure and medical personnel in the room Inpatient Ward of Internal Medicine Hospital Sekadau inadequate. This article is intended to determine the constraints in the implementation of health care in patient room in the hospital wards Sekadau disease. This study was included in the descriptive research qualitative. To analyze more sharply, researchers used theory Ratminto. The results showed that the quality of care that the quality of health care in patient room in internal medicine wards not maximized due to several constraints such as, medical infrastructure has not been adequately, human resources in the room inpatient medicine wards inadequate, service process is slow, and General Hospital Sekadau still budget constraints. The conclusion of this research is in the room turns Inpatient Medicine Wards are still many shortcomings of medical facilities and medical personnel such as nurses and medical facilities for the procurement budget is still limited. Suggestions for this research is also expected to the hospital to be more selective in finding doctors and specialists to Sekadau District Government revisit the budget in order to finance general hospitals Sekadau. Keyword : Hospital, Quality of Service, Qualitative.

Page 73 of 132 | Total Record : 1314


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2024): PUBLIKA EDISI JUNI 2024 Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024 Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023 Vol 12, No 3 (2023): PUBLIKA EDISI SEPTEMBER 2023 Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023 Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023 Vol 11, No 4 (2022): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2022 Vol 11, No 3 (2022): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 2 (2022): PUBLIKA, EDISI JUNI 2022 Vol 11, No 1 (2022): PUBLIKA, EDISI MARET 2022 Vol 10, No 4 (2021): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2021 Vol 10, No 3 (2021): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2021 Vol 10, No 2 (2021): PUBLIKA, EDISI JUNI 2021 Vol 10, No 1 (2021): PUBLIKA, EDISI MARET 2021 Vol 9, No 4 (2020): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2020 Vol 9, No 3 (2020): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 2 (2020): PUBLIKA, EDISI JUNI 2020 Vol 9, No 1 (2020): PUBLIKA, EDISI MARET 2020 Vol 8, No 4 (2019): PublikA, Edisi Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): PublikA, Edisi September 2019 Vol 8, No 2 (2019): PublikA, Edisi Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018 Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018 Vol 7, No 2 (2018): PublikA, Edisi Juni 2018 Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018 Vol 6, No 4 (2017): PublikA, Edisi Desember 2017 Vol 6, No 3 (2017): PublikA, Edisi September 2017 Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017 Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017 Vol 5, No 4 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 4 Edisi Desember 2016 Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016 Vol 5, No 2 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 2 Edisi Juni 2016 Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016 Vol 4, No 4 (2015): Publika, Edisi Desember 2015 Vol 4, No 3 (2015): Publika, Edisi September 2015 Vol 4, No 2 (2015): Publika, Edisi Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): PublikA, edisi Maret 2015 Vol 3, No 4 (2014): Publika, Edisi Desember 2014 Vol 3, No 3 (2014): Publika, Edisi September 2014 Vol 3, No 2 (2014): Publika, Edisi Juni 2014 Vol 3, No 1 (2014): PublikA, Edisi Maret 2014 Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi Agustus 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi September 2013 Vol 2, No 1 (2013): PublikA, Edisi April 2013 Vol 1, No 1 (2012): PublikA, Edisi Perdana 2012 More Issue