cover
Contact Name
Deni Darmawan
Contact Email
dendar@untan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
labkom@fisip.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara
ISSN : 2442546X     EISSN : 2442546X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418%2Fpublika.v10i2
Core Subject : Social,
Publika adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer: kebijakan publik, administrasi pembangunan, manajemen publik.
Articles 1,314 Documents
PROSEDUR PELAYANAN PEMBUATAN SURAT IZIN MENGEMUDI (SIM C) DI POLRESTA PONTIANAK DESSY FAJARWATI NIM. E01108089
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 3 (2015): Publika, Edisi September 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v4i3.777

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi ( SIM C )  Di Polresta Pontianak masih belum mengacu kepada aturan yang berlaku dan belum sesuai dengan harapan masyarakat karena masih ditemui beberapa permasalahan dalam pelayanan pembuatan SIM, diantaranya adalah dalam pengambilan formulir pendaftaran di loket, masyarakat seringkali merasa tidak adil yaitu seperti adanya pembuat SIM yang sudah datang dan mengantri terlebih dahulu dan ada pembuat SIM yang baru datang namun sudah kenal dengan petugas justru lebih dahulu mendapatkan formulir pendaftaran tanpa harus mengantri. Sedangkan dalam masalah ujian praktek maupun tertulis ada orang-orang yang memiliki kenalan atau koneksi dengan petugas, dapat memperoleh SIM tanpa harus mengikuti ujian tertulis atau ujian praktek, bahkan tanpa mengikuti ujian keduanya. Penelitian ini menggunakan teori Frederick A. Clevaland dalam Pasolong (2008:18) menjelaskan bahwa administrasi publik diadakan untuk memberikan pelayanan dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat setelah pemerintah meningkatkan profesionalisme, menerapkan teknis efisiensi dan efektivitas, dan lebih menguntungkan lagi bagi pemerintah manakala dapat mencerahkan masyarakat untuk menerima dan menjalankan sebagian dari tanggung jawab administrasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa Prosedur Pelayanan Pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM C) di Polresta Pontianak khususnya di Unit Reg Ident sudah cukup baik akan tetapi belum maksimal dikarenakan adanya petugas memberikan pelayanan tidak mengacu berdasarkan dari alur. Kata-kata Kunci : Prosedur, Pelayanan, Pembuatan Surat Izin mengemudi (SIM C)
PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PEMBERDAYAAN PENGRAJIN BIDAI SEBAGAI PRODUK UNGGULAN DI KABUPATEN BENGKAYANG MARJANA NIM. E21108141
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i1.1787

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi Peran Pemerintah Daerah Dalam Pemberdayaan Pengrajin Bidai Sebagai Produk Unggulan Di Kabupaten Bengkayang belum berhasil terlaksana dengan optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori Blakely, yakni; Kewirausahaan, Koordinaror, Fasilitator dan Stabilisator. Hasil dari penelitian ini adalah masih banyak ditemukannya kekurangan-kekurangan perhatian dari pemerintah terhadap pengrajin, seperti tidak ada bantuan modal dan sarana prasarana, tidak ada bantuan bahan baku, tidak pernah diberikannya pendampingan dan pelatihan kepada pengrajin dan kurangnya kebijakan dan program yang mendukung pengrajin. Saran dari penelitian ini adalah agar pemerintah daerah tanggap dengan memberikan bantuan modal, memberikan solusi bahan baku dan pemberian bantuan sarana dan prasarana serta memberikan peltihan dan pendampingan kepada para pengrajin secara rutin dan intensif. Kata-kata Kunci :  Peran, Pemberdayaan, Pengrajin Bidai
KUALITAS PELAYANAN KANTORAREAPEGADAIANKOTA PONTIANAK Dendra Yudhistira; Sugito Sugito; Martinus Martinus
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 10, No 2 (2021): PUBLIKA, EDISI JUNI 2021
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v10i2.2625

Abstract

 Permasalahan dalam penelitian ini yaitu lamanya waktu yang diperlukan untuk melakukan pinjaman uang, masih sulitnya penggunaan aplikasi Pegadaian Digital Service (PDS), dan karena pengguna aplikasi PDS masih sedikit maka masih banyaknya nasabah yang datang ke outlet untuk mengantri dalam melakukan transaksi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dimana peneliti ingin menggambarkan faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan pada Kantor AreaPegadaianPontianak. Pada penelitian ini peneliti menggunakan teori dari Moenir, 2010: 88-119 yang mengungkapkan bahwa terdapat 6 faktor yang dapat mempengaruhi kualitas pelayanan yaitu: (1) faktor kesadaran (2) faktor aturan (3) faktor organisasi (4) faktor kemampuan dan keterampilan (6) faktor sarana pelayanan. Setelah melakukan penelitian, kesimpulan yang dapat ditarik adalah (1) kesadaran akan tanggung jawab yang dimiliki oleh pegawai sudah baik, (2) pegawai belum sepenuhnya mengetahui wewenang yang dimiliki sehingga dapat menghambat pekerjaan mereka (3) divisi yang tersedia hanyalah devisi yang bersifat oprasional (4) pegawai sudah diberikan upah yang cukup (5) latar belakang pendidikan yang diambil oleh pegawai tidak sesuai dengan jabatan yang mereka pegang saat ini (6) pegawai masih diharuskan membawa alat kerja pribadi untuk menyelesaikan tugas-tugasnya. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Pegadaian,  Kantor Area, Pontianak
PELAYANAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT SANTO ANTONIUS PONTIANAK Yohanes Viany E.21109021
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v2i3.196

Abstract

Thisarticleis intendedtodeterminethe quality ofpatientcareatthe hospitalof Saint AnthonybornebyPT.JamsostekPontianakin West Kalimantancoversthreeaspectstodescribethe data/factsare encounteredin the hospitalof St. AnthonyPontianakin accordancewith what it isaboutquality of serviceare:a)    To knowandanalyzethe quality ofpatientcareatSt. AnthonyHospitalPontianakbyPT. JAMSOSTEKwestKalimantanseenfrom the aspect ofstructure.b)    Toidentify and analyzethe quality ofinpatient care atSt. AnthonyHospitalPontianakbyPT. JAMSOSTEKWestKalimantanseenfrom the aspect ofthe process.c)     To knowknow and analyzethe quality ofpatientcareatSt. AnthonyHospitalPontianakbyPT. JAMSOSTEKwestKalimantanseenfrom the aspect ofOutcome.The results showedthatallaspects of theservicesunder studyaffect thequalityandsatisfaction ofthe Social Securitypatients. The thirdaspect ofthestructure, processandoutcomegreatlyaffectservice satisfactioninfluence theexpectationsandrealitypesianparticipantswhoreceivedSocial Security. Although thequality of services providedby the hospitalof St. AnthonyPontianakagainstthe Social Securitypatientsnot fullymeet theexpectations ofthe Social SecuritypatientsbutHis ministryhas beenquitegood.Keywords: Quality of carein terms of aspectsStructure, ProcessandOutcome
IMPLEMENTASI PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKKAT (PNPM) MANDIRI PERDESAAN DIKECAMATAN NOYAN KABUPATEN SANGGAU ARISTO BAHARI Y NIM. E21111051
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v5i3.1162

Abstract

Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui proses implementasi program pembangunan sarana prasaran umum PNPM Mandiri Perdesaan di Kecamatan Noyan Kabupaten Sanggau. Adapun yang menjadi identifikasi permasalahan dalam penelitian ini yaitu: perencanaan program PNPM Mandiri Perdesaan kurang efektif, pelaksanaan program PNPM Mandiri Perdesaan tidak maksimal dan peluncuran dana PNPM Mandiri Perdesaan sering mengalami keterlambatan. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode deskriftif. Untuk mendeskripsikan dan menganalisis permasalahan dalam penelitian ini menggunakan teori Charles O. Jones yang terdiri dari tiga aspek yaitu Pengorganisasi, Interpretasi dan Aplikasi. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah, proses perencanaan program PNPM Mandiri Perdesaan kurang efektif, proses pelaksanaan program PNPM Mandiri Perdesaan tidak maksimal dan proses peluncuran dana program PNPM Mandiri Perdesaan sering mengalami keterlambatan. Dalam upaya mengatasi permasalahan dari penelitian ini diharapkan sosialisasi kepada masyarakat perlu lebih ditingkatkan serta tim pelaksana kegiatan agar lebih ditingkatkan kemampuannya melalui pendidikan dan pelatihan-pelatihan dan juga pengawasan yang ketat baik oleh masyarakat, badan pengawas kegiatan yang telah dibentuk maupun oleh pemerintah daerah. Kata-kata kunci : PNPM Mandiri Perdesaan, Pengorganisasian, Interpretasi dan Apilkasi
IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBANGUNAN RUMAH LAYAK HUNI DI DESA JAWA TENGAH, KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG KABUPATEN KUBU RAYA TAHUN 2017 SITI NURAZIZAH NIM. E1011141020
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i3.2057

Abstract

Penelitian  ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman mengenai program pembangunan rumah layak huni khusunya di Desa Jawa Tengah Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kubu Raya. Permasalahan Program pembangunan rumah layak huni ini cukup membutuhkan solusi mengingat masih banyaknya rumah tidak layak huni di desa jawa tengah yang sangat membutuhkan bantuan tersebut. Pelaksanaan program layak huni di Desa Jawa Tengah masih belum berjalan dengan baik sesuai dengan yang diharapkan. Di Dalam penelitian Implementasi program pembangunan rumah layak huni di Desa Jawa Tengah, peneliti menggunakan teori Charles O’ Jones yang terdiri dari tiga aspek yaitu organisasian, interpretasi dan aplikasi. Adapun hasil penelitian diketahui bahwa implementasi program pembangunan rumah layak huni di Desa Jawa Tengah belum berjalan dengan baik, hal ini dapat dilihat dari proses implementasi kebijakan tersebut seperti kurangnya sosialisasi oleh pemerintahan desa kepada masyarakat, pelaksanaan pembangunan rumah layak huni yang tidak sesuai dengan petunjuk pelaksanaan sehingga waktu pelaksanaan program tidak sesuai dengan target. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Program pembangunan rumah layak huni di Desa Jawa Tengah diharapkan dapat membantu masyarakat miskin dari segi rumah yang tidak layak huni sehingga menjadi rumah layak huni dengan demikian dapat meningkatkan keswadayaan rumahnya. Kata-Kata Kunci : Rumah Layak Huni, Masyarakat, Pemerintahan Desa
EFEKTIFITAS KEPEMIMPINAN CAMAT DI KANTOR KECAMATAN TUJUH BELAS KABUPATEN BENGKAYANG GREGORIUS MARIO NIM. E21110023
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 4 (2015): Publika, Edisi Desember 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v4i4.827

Abstract

Permasalahannya yaitu Kurang efektifnya kepemimpinan Camat Tujuh Belas karena kurang adanya komunikasi, Kurangnya motivasi kepada pegawai, sehingga pegawai menjadi tidak disiplin, malas-malasan dalam bekerja dan kinerja pegawai menjadi rendah dan Camat Tujuh Belas lebih banyak bekerja sendiri dari pada menjalin hubungan kerja dengan para pegawainya. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Efektifitas KepemimpinanCamat Di Kantor Kecamatan Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang dilihat dari Kemampuan Menyesuaikan Diri, Kemampuan Meningkatkan Produktivitas Dan Kemampuan Menciptakan Kepuasan Kerja.Selain itu, penulis menggunakan model Steers (2002:206) dengan indikatornya: Kemampuan Menyesuaikan Diri, Kemampuan Meningkatkan Produktivitas dan Kemampuan Menciptakan Kepuasan Kerja.Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian Deskriptif dengan analisis data secara kualitatif Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan yang digunakan Camat Tujuh Belas kurang berjalan dengan efektif, dengan Memperlihatkan bahwa kepemimpinan Camat Kecamatan Tujuh Belas terhadap lingkungan kerja masih kurang memberikan perhatian, selama kepemimpinannya memberikan peran dan pelimpahan wewenang serta tanggung jawab pada pegawai untuk bebas mengambil keputusan sesuai dengan wewenangnya masing-masing. Pemimpin camat tujuh belas tidak mampu untuk memahami sebenarnya yang diinginkan bawahannya maka akan menurunkan kinerja pegawainya sehingga kurangnya motivasi pegawai dalam bekerja dapat mempengaruhi tindakan kurangnya menyesuaikan diri dan Menunjukkan bawah Kepemimpinan Camat Tujuh Belas Kecamatan Bengkayang masih belum optimal dalam hal pengawasan, memandu dan membimbing, sehingga berpengaruh terhadap penurunan kinerja pegawai Kecamatan Tujuh Belas dengan masih adanya pegawai yang datang terlambat dan pergi pada saat jam kantor. Serta Menunjukkan bahwakepuasan kerja pegawai Kecamatan Tujuh Belas terhadap kepemimpinan camat semakin menurun, hal ini dikarenakan kurangnya perhatian, motivasi dan bimbingan Camat Tujuh Belas. Sarannya adalah  Diharapkan dapat memberikan peran dan pelimpahan wewenang serta tangung jawab dari pimpinan Camat Tujuh Belas kepada bawahan, Perlu adanya pengawasan dan bimbingan dari pimpinan Kecamatan Tujuh Belas kepada bawahannya dan Perlu adanya penilaian kepada pegawai yang memiliki kinerja baik dalam bentuk pemberian penghargaan.Kata-kata Kunci:   EfektifitasKepemimpinan, Kemampuan Menyesuaikan Diri, Kemampuan Meningkatkan Produktivitas, Dan Kemampuan Menciptakan Kepuasan Kerja.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN PARIWISATA PADA OBJEK WISATA AIR TERJUN RIAM MERASAP DI DESA KALIAU KECAMATAN SAJINGAN BESAR KABUPATEN SAMBAS IIN SULIANTI NIM. E21112039
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i1.1806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Implementasi Kebijakan Pegembangan Pariwisata pada Objek Wisata Air Terjun Riam Merasap di Desa Kaliau Kecamatan Sajingan Besar Kabupaten Sambas. Dalam penelitian ini mencakup 6 (enam) elemen yang mempengaruhi keberhasilan implementasi kebijakan yaitu standar dan sasaran kebijakan, sumberdaya, karakteristik agen pelaksana, komunikasi antar organisasi terkait, disposisi atau sikap pelaksana, lingkungan ekonomi, sosial, dan politik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan datanya adalah observasi, wawancara mendalam  dan studi dokumentasi. Teknik  analisis meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Lokasi penelitian di Desa Kaliau Kecamatan Sajingan Besar Kabupaten Sambas. Subjek penelitian ini adalah Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Desa Kaliau, wisatawan dan masyarakat sekitar objek wisata Air Terjun Riam Merasap. Hasil penelitian dikaitkan dengan 6 (enam) elemen dari teori yang dikemukakan oleh Van Meter Van Horn dalam mengimplementasikan suatu kebijakan publik. Strategi dan sasaran kebijakan kepariwisataan di Objek Wisata Alam Air Terjun Riam Merasap telah mampu membuat masyarakat menangkap peluang usaha sejak dibukanya objek wisata Air Terjun Riam Merasap dengan membuka usaha perdagangan sehingga perekonomian masyarakat setempat meningkat. Sumber daya yang ada telah dimanfaatkan untuk tujuan kebijakan yakni dengan menjalin kerjasama dengan instansi terkait, pihak swasta, LSM maupun masyarakat setempat. Karakteristik agen pelaksana dalam pengembangan pariwisata pada objek wisata Air Terjun Riam Merasap, kedisiplinan, kepatuhan, dan pendidikannya sudah cukup baik walaupun belum ada pegawai yang lulusan sesuai bidangnya.  Komunikasi berjalan cukup baik dengan adanya proses komunikasi yang terpadu antar dinas terkait.  Sikap aktor pelaksana kebijakan dalam melaksanakan kebijakan pengambangan pariwisata telah menunjukkan bahwa aktor pelaksana berkomitmen untuk mengembangkan objek wisata Air Terjun Riam Merasap agar menjadi destinasi wisata yang menarik dan nyaman untuk dikunjungi. Dukungan lingkungan ekonomi, sosial, dan politik dalam mengembangkan objek wisata Air Terjun Riam Merasap berdampak positif. Kondisi ekonomi masyarakat setempat telah membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat sehingga masyarakat dapat memberikan dukungan penuh dalam pengembangan objek wisata Airr Terjun Riam Merasap. Selain itu, kondisi sosial dan politik yang kondusif telah mampu membuat pengunjung merasa aman dan nyaman saat berkunjung ke objek wisata Air Terjun Riam Merasap. Melalui penelitian  ini diharapkan agar hasil dari pengembangan pariwisata di Desa Kaliau Kecamatan Sajingan Besar dapat memberikan hasil yang sesuai dengan tujuan dari Perda No 2 Tahun 2016 yaitu meningkatkan  kesejahteraan rakyat dan melestarikan alam, lingkungan, dan sumber daya. Kata-kata Kunci: Implementasi Kebijakan Publik, Pengembangan Pariwisata.
EVALUASI PROGRAM SERTIFIKASI GURU DI SMP NEGERI 1 KUALA MANDOR B KABUPATEN KUBU RAYA DIAN FITRI FADILAH NIM. E21110064
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 3, No 4 (2014): Publika, Edisi Desember 2014
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v3i4.488

Abstract

Permasalahan penelitian ini berkaitan dengan evaluasi program pemerintah tentang sertifikasi guru di SMP Negeri 1 Kuala Mandor B Kabupaten Kubu Raya, dikarenakan guru yang sudah mengikuti program sertifikasi tersebut tidak ada perubahan dalam sistem mendidik, guru mengikuti sertifikasi semata-mata hanya ingin mendapatkan tunjangan dari setifikasi, penguasaan materi pelajaran oleh guru ternyata tidak mencapai 50 persen dari seluruh materi keilmuan yang harus menjadi kompetensi guru dan terdapat guru yang mengajar bukan pada bidang studinya. Teori yang digunakan adalah teori Badjuri dan Yuwono (dalam Nurcholis, 2007:278)  yang mengacu pada aspek proses indikatornya bagaimanakah sebuah kebijakan diwujudkan, bagaimanakah efektifitas dan efisensinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, Yang dimaksudkan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses program sertifikasi guru di SMP Negeri 1 Kuala Mandor B Kabupaten Kubu Raya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses pelaksanaan program sertifikasi Guru di SMP negeri 1 Kuala Mandor B Kabupaten Kubu Raya belum sesuai dengan prosedur hal ini disebabkan kurangnya sosialaisasi dan pemahaman Guru dalam mengikuti program sertifikasi, tujuan utama guru dalam mengikuti program sertifikasi hanya untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi, selain itu terdapat Mutu  kualitas Guru yang sudah medapatkan sertifikasi masih rendah hal ini dikarenakan guru kurang kreatif dalam membuat alat peraga atau media pembelajaran.  Saran penelitian ini adalah  perlu dibangun landasan kuat untuk meningkatkan kualitas guru dengan standarisasi rata-rata bukan standardisasi minimal, program sertifikasi guru diharapkan mampu sebagai upaya peningkatan kualitas profesionalisme, pemerintah harus lebih selektif lagi dalam memberikan sertifikasi guru jangan sampai program ini disalag gunakan.Kata-kata Kunci: Kebijakan Program Sertifikasi Guru, Efektifitas dan Efesiensi
PELAKSANAAN FUNGSI BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DI DESA KUMPANG ILONG KECAMATAN BELITANG HULU KABUPATEN SEKADAU MARSELINUS AGUR NIM. E1011131103
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v6i2.1530

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pelaksanaan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa di Desa Kumpang Ilong Kecamatan Belitang Hulu Kabupaten Sekadau dengan mengunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Badan Permusyawaratan Desa  belum optimal perihal Penyusunan dan Penetapan Peraturan Desa, Selain itu Badan Permusyawaratan Desa dan Pemerintahan Desa  Kurang Berkerjasama Perihal Pelaksanaan Pembangunan Desa. Dalam upaya mengetahui pelaksanaan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa di Desa Kumpang Ilong peneliti menggunakan teori Amstrong dan Baron yaitu : Personal Factor, Leadership Factors, Team Factors, System Factors, Contextual/Situasional Factors. Hasil penelitian menunjukan bahwa belum optimalnya Badan Permusyawaratan Desa dalam melaksanakan fungsi legislasi yaitu membuat dan menyusun peraturan desa disebabkan oleh kurangnya komitmen individu yaitu Badan Permusyawaratan Desa dan Kepala Desa dalam mengambil sebuah keputusan, serta fasilitas yang sangat minim juga mempengaruhi Badan Permusyawaratan Desa dalam melaksanakan fungsinya serta kerjasama tim yang harus lebih di tingkatkan antara Badan Permusyawaratan Desa dan Kepala Desa agar pelaksanaan pembangunan desa kedepan bisa terwujud dan menjadi lebih baik. saran dalam penelitian ini adalah Badan Permusyawaratan Desa harus mendapatkan pelatihan tentang Fungsi Badan Permusyawaratan Desa, Sarana berupa laptop, printer, seharusnya dapat dimiliki agar dalam bekerja bisa lebih efektif serta masyarakat harus lebih aktif dalam menyampaikan pendapat ataupun menanyakan peraturan yang mereka tidak ketahui kepada Badan Permusyawaratan Desa. Kata-kata Kunci : Pelaksanaan Fungsi, Legislasi, Badan Permusyawaratan Desa

Page 79 of 132 | Total Record : 1314


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2024): PUBLIKA EDISI JUNI 2024 Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024 Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023 Vol 12, No 3 (2023): PUBLIKA EDISI SEPTEMBER 2023 Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023 Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023 Vol 11, No 4 (2022): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2022 Vol 11, No 3 (2022): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 2 (2022): PUBLIKA, EDISI JUNI 2022 Vol 11, No 1 (2022): PUBLIKA, EDISI MARET 2022 Vol 10, No 4 (2021): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2021 Vol 10, No 3 (2021): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2021 Vol 10, No 2 (2021): PUBLIKA, EDISI JUNI 2021 Vol 10, No 1 (2021): PUBLIKA, EDISI MARET 2021 Vol 9, No 4 (2020): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2020 Vol 9, No 3 (2020): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 2 (2020): PUBLIKA, EDISI JUNI 2020 Vol 9, No 1 (2020): PUBLIKA, EDISI MARET 2020 Vol 8, No 4 (2019): PublikA, Edisi Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): PublikA, Edisi September 2019 Vol 8, No 2 (2019): PublikA, Edisi Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018 Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018 Vol 7, No 2 (2018): PublikA, Edisi Juni 2018 Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018 Vol 6, No 4 (2017): PublikA, Edisi Desember 2017 Vol 6, No 3 (2017): PublikA, Edisi September 2017 Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017 Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017 Vol 5, No 4 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 4 Edisi Desember 2016 Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016 Vol 5, No 2 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 2 Edisi Juni 2016 Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016 Vol 4, No 4 (2015): Publika, Edisi Desember 2015 Vol 4, No 3 (2015): Publika, Edisi September 2015 Vol 4, No 2 (2015): Publika, Edisi Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): PublikA, edisi Maret 2015 Vol 3, No 4 (2014): Publika, Edisi Desember 2014 Vol 3, No 3 (2014): Publika, Edisi September 2014 Vol 3, No 2 (2014): Publika, Edisi Juni 2014 Vol 3, No 1 (2014): PublikA, Edisi Maret 2014 Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi September 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi Agustus 2013 Vol 2, No 1 (2013): PublikA, Edisi April 2013 Vol 1, No 1 (2012): PublikA, Edisi Perdana 2012 More Issue