cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 1,338 Documents
KAJIAN PENGELOLAAN SPAM BERBASIS MASYARAKAT Burhan Barid; Ani Hairani
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.126 KB) | DOI: 10.18196/ppm.47.721

Abstract

Untuk dapat memenuhi target pemenuhan akses air minum untuk masyarakat, Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum telah mencanangkan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat bagi daerah yang belum terlayani oleh PDAM. Dari program ini, lahirlah kelompok masyarakat pengelola SPAM Pedesaan (SPAMDes). Pengelolaan jaringan SPAMDes tergantung pada kemandirian pengelola, dukungan masyrakat pengguna air, dan pendampingan Pemerintah. Karena kondisi ini, sistem pengelolaan SPAMDes di setiap kelompok pengelola sangat bervariasi. Pola pendampingan Pemerintah untuk mewujudkan keberlanjutan SPAM berbasis masyarakt perlu memperhatikan karakteristik masing- masing kelompok pengelola. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengkaji sistem pengelolaan SPAMDes yang ada di Dusun Plugon, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui wawancara dan survey kuesioner kepada pengguna dan kelompok pengelola. Berdasarkan hasil kajian, diketahui bahwa kelompok pengelola SPAMDes telah melayani kebutuhan air warga dengan baik, tetapi perlu adanya prosedur yang jelas untuk kelancaran penyelenggaraan pelayanan air, terutama dalam hal perawatan dan penanganan kebocoran. Hasil kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi Pemerintah yang melakukan pendampingan kelompok Pengelola SPAMDes.
PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN FONDASI PAGAR PEMBATAS PADA PESANTREN BERKEMAJUAN MGS YOGYAKARTA As’at Pujianto; Mandiyo Priyo
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.136 KB) | DOI: 10.18196/ppm.47.722

Abstract

Muhammadiyah Green School disingkat MGS merupakan Lembaga Pendidikan milik Muhammadiyah yang berupa pesantren, yang mempunyai memiliki empat karakteristik sekaligus sebagai keunggulan, yaitu karakter Al-Qur’an, pengembangan diri berbasis multiple intelligences (kecerdasan majemuk), berwawasan lingkungan alam, dan akrab dengan Teknologi Informasi. MGS Yogyakarta dikelola oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gamping yang berlokasi di Ambarketawang Gamping Sleman, terdiri dari SD Muhamadiyah Ambarketawang 2, SMP Muhammadiyah 1, dan SMK Muhammadiyah Gamping. Sejak mulai beroperasi tahun 2019, MGS belum memiliki Gedung Permanen, namun sudah memiliki tanah untuk didirikan Gedung Kelas ditambah tanah seluas 3.590 m2 untuk Asrama Siswa. Kondisi tanah yang akan dipergunakan untuk Asrama masih berupa pepohonan, sehingga perlu dibersihkan, diratakan dan dibuat pagar pembatas keliling. Karena tanahnya relative luas, sehingga dalam mendesain dibutuhkan Tenaga Ahli yang dapat mendesain pagar dan menentukan elevasi tanah dengan baik, aman, kuat dan relative indah. Solusi yang dapat dilaksanakan dalam mengatasi masalah mitra berupa tujuan pengabdian, yaitu membantu mendesain pagar, menentukan trap elevasi tanah, serta membantu pelaksanaanya. Metode yang dipergunakan yaitu pengukuran batas-batas tanah beserta elevasinya, dilanjutkan dengan perencanaan trap, serta perataan dengan excavator dan pembuatan fondasi pagar keliling.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PEDULI BENCANA UMMC DESA UMBUL HARJO SLEMAN YOGYAKARTA Adhianty Nurjanah; iswanto iswanto
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.337 KB) | DOI: 10.18196/ppm.47.723

Abstract

Indonesia terletak di wilayah rawan bencana dengan berbagai jenis bencana alam dalam skala ringan dan menengah yang memberikan dampak negatif bagi kehidupan sosial, ekonomi dan lingkungan masyarakatnya. Pada saat bencana erupsi Merapi terjadi tahun 2010 masyarakat Umbulharjo yang tergabung dalam komunitas peduli bencana Merapi yaitu Umbulharjo Monitoring Merapi Community (UMMC) dengan sigap berada di garda depan. Sebagai komunitas peduli bencana Merapi, UMMC berfungsi sebagai pemberi informasi, memonitor langsung kondisi terkini Gunung Merapi dan membantu melakukan evakuasi bersama Tim Sar hingga penyaluran bantuan bencana kepada para pengungsi. Sebagai komunitas peduli bencana Merapi, UMMC memiliki peran vital dalam komunikasi bencana. Akan tetapi berdasarkan hasil penelitian bahwa UMMC sebagai komunikator bencana masih memiliki keterbatasan pada saat menjalankan fungsi komunikator bencana terutama dalam hal pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi dan masih perlu ditingkatkan kemampuan mitigasi bencana (Nurjanah, 2019). Selama ini UMMC hanya menggunakan Handy Talky (HT) sebagai media komunikasi dan informasi kepada masyarakat Desa Umbulharjo Sleman Yogyakarta. Permasalahan prioritas UMMC adalah 1.Keterbatasan teknologi komunikasi bencana, 2. Masih minimnya kemampuan mitigasi bencana. Metode pemberdayaan masyarakat yang dilakukan yakni melalui tahap persiapan diantaranya dilakukan observasi, wawancara, dan FGD untuk mendapatkan initial assessment pelaksanaan program, kemudian tahap pelaksanaan program, tahap monitoring dan feedback, dan rencana tindak lanjut program kemitraan masyarakat. Hasil dari perancangan program pengabdian dan solusi dari permasalahan yang diusulkan diantaranya (1) Pembuatan aplikasi monitoring warning system berbais IOT yang dapat membantu UMMC dalam komunikasi bencana, (2) Pelatihan mitigasi bencana berbasis komunitas dan (3) Hibah barang berupa APD dan rancangan aplikasi warning system. Pengabdian ini berkontribusi dalam peningkatan pemahaman mitra pengabdian sebesar 80% atas pemahaman dari pelatihan mitigasi bencana dalam menjalankan tugas vitalnya sebagai komunikator bencana bagi masyarakat Desa Umbulharjo serta penggunaan aplikasi monitoring warning system berbais IoT.
FASILITASI RINTISAN PEMBANGUNAN PONDOK INAP DAN PAVINGISASI AREA PANGGUNG HALAMAN PESANTREN PEMBERDAYAAN LANSIA MUKTI MULIA Wahyu Widodo; sudarja sudarja
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1147.768 KB) | DOI: 10.18196/ppm.47.724

Abstract

Pesantren Pemberdayaan Lansia Mukti Mulia (PPL MM) Bakungan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman saat ini bermaksud membangun pondok inap. Akan tetapi kompetensi para pengurus dalam hal teknik bangunan masih sangat kurang. Di sisi lain, halaman PPL MM belum memiliki area panggung. Seluruh halaman masih dengan ketinggian yang sama, sehingga tidak representative untuk pemateri pengajian, instruktur senam, maupun untuk pentas anak-anak PAUD. Tujuan dari pengabdian ini adalah tersedianya area panggung yang dikeraskan dengan paving block serta tersusunnya gambar bangunan pondok inap. Program ini dilaksanakan dengan tahapan: koordinasi tim pengabdian dengan pengurus PPL MM, pendampingan penyusunan gambar denah dan gambar 3D untuk pondok inap (bangunan 2 lantai), pendampingan penyusunan RAB, penyiapan area panggung (pengurugan), persiapan pavingisasi, pemasangan paving block, serah terima barang, penyusunan laporan, dan publikasi. Seluruh aktifitas yang dirancang berjalan dengan lancar. Di halaman PPL MM saat ini terdapat area panggung seluas 64 m2, dengan elevasi 40 cm terhadap permukaan halaman, serta diperkeras dengan paving block. Di samping itu, juga sudah didapatkan gambar rencana pembangunan pondok inap, berupa gambar denah 2 dimensi dan gambar 3 dimensi. Bangunan adalah Gedung 2 lantai dengan luas tapak bangunan sekitar 150 m2. Seluruh pengurus dan anggota PPL MM merasa sangat puas terhadap proses dan hasil pengabdian ini.
PELATIHAN PSIKOSOSIAL KEBENCANAAN DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID-19 Novia Fetri Aliza
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.477 KB) | DOI: 10.18196/ppm.47.725

Abstract

Pandemi covid-19 merupakan salah satu bencana yang menyebabkan efek psikologis pada manusia, seperti kecemasan, stres, depresi dan bahkan mengalami gangguan paska trauma (PTSD). Untuk mengurangi faktor resiko psikologis tersebut diperlukan pendampingan kepada masyarakat, salah satunya adalah memberikan pelatihan pendampingan kepada kelompok yang tidak rentan yaitu pemuda yang tergabung dalam karangtaruna. Tujuan dilakukan pendampingan ini adalah melatih anggota karangtaruna memiliki keterampilan pendampingan psikososial, sehingga memeiliki keterampilan memberikan bantuan kepada masyarakat dan memberikan edukasi kepada masyarakat sebagai tindakan pencegahan resiko penyakit mental karena situaai bencana covid-19. Metode kegiatan yang dilakukan dalam pendampingan ini adalah dengan memberikan pelatihan psikososial kebencanaan kemudian dilanjutkan dengan role play. Tujuannya roleplay adalah mengajak mitra untuk mempraktekkan langsung kepada rekan peserta yang lain terkait teknik-teknik pendampingan psikososial yang telah dilatihkan harapannya mitra menjadi terampil. Sebelum dan setelah pelatihan diberikan mitra diminta untuk mengisi skala tentang teknik psikososial, kemudian skor yang diperoleh dari mitra dianalisis menggubakan SPSS for windows dengan teknik analisis Wilcoxon. Hasil yang diperoleh dari pendampingan ini adalah terdapat perbedaan skor mitra terkait keterampilan pendampingan psikososial sebelum dan setelah pelatihan, yaitu diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,04 <0,05. Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa pelatihan yang diberikan kepada mitra memberikan pengaruh terhadap keterampilan memberikan pendampingan psikososial. Berdasarkan analisis kualitatif diperoleh informasi bahwa mitra merasa tenang dan lebih mudah mengelola letupan emosi negatif yang dirasakannya dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.
PENYIAPAN DESA RAMAH BAGI DISABILITAS Arni Surwanti; eni istiyanti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.353 KB) | DOI: 10.18196/ppm.47.726

Abstract

Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi telah mengeluarkan Panduan Fasilitasi Desa Inklusif atau desa yang ramah pada disabilitas untuk dilaksanakan pemerintahan desa, sehingga penyandang disabilitas dapat memiliki kesempatan yang sama berpartisipasi dalam pembangunan baik pada saat perencanaan, pelaksanaan maupun monitoring dan evaluasinya. Melalui gerakan inklusi dari desa diharapkan memberikan edukasi dan mendorong kesadaran bagi setiap anggota masyarakat akan pentingnya perlindungan terhadap hak-hak masyarakat penyandang disabilitas. Desa Argosari Sedayu Bantul Yogyakarta memiliki komitmen untuk menjadi desa yang ramah terhadap penyandang disabilitas atau desa inklusi. Program Kemitraan Masyarakat ini mempersiapkan desa Argosari ini menjadi desa inklusi dengan menjalankan 4 (empat) tahapan dari 9 (Sembilan) tahapan yang diperlukan untuk menjadi desa yang ramah terhadap penyandang disabilitas. Tahapan tersebut meliputi mengorganisir penyandang disabilitas dan membentuk kelompok penyandang disabilitas desa atau KDD, membangun kepercayaan diri penyandang disabilitas; membangun kemandirian dan martabat penyandang disabilitas di desa melalui pemberdayaan ekonomi; penyandang disabilitas, menyiapkan regulasi desa yang berkaitan dengan perlindungan dan pemberdayaan penyandang disabilitas; menyediakan ketersediaan data penyandang disabilitas. Program Kemitraan Masyarakat ini memberikan output berupa terbentuknya organisasi penyandang disabilitas serta tersusunnya adanya draft peraturan desa tentang perlindungan dan pemberdayaan penyandang disabilitas, adanya data base penyandang disabilitas tingkat desa, serta terlaksananya pemberdayaan ekonomi melalui budi daya jahe merah.
MITIGASI BENCANA PADA SISWA SEKOLAH DASAR As’at Pujianto; Restu Faizah; Fany Monika
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.828 KB) | DOI: 10.18196/ppm.47.727

Abstract

Indonesia merupakan negara yang terletak pada zona sabuk busur vulkanik, dan terdapat 129 Gunung berapi aktif. Disamping itu Indonesia terletak pada pertemuan antara tiga lempeng, yaitu Lempeng Eur-Asia, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Pasifik. Kondisi tersebut mengakibatkan Indonesia rawan bencana gempa, erupsi gunung berapi, dan dinamika hidrometeorologi. Dampak yang dirasakan dapat berupa jatuhnya korban jiwa, kerugian material, maupun rusaknya/hancurnya infrastruktur dan fasilitas vital lainnya. Mengingat dampak tersebut, maka pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai bencana alam dan bagaimana upaya yang harus dilakukan bila terjadi bencana alam perlu dilakukan edukasi sejak dini. Peristiwa bencana alam geologi memerlukan manajemen resiko penanggulangan bencana baik sebelum, pada saat bencana maupun pasca bencana. Mitigasi adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengurangi resiko bencana dan termasuk dalam tahap awal manajemen bencana alam. Kegiatan memberikan informasi bencana dan mitigasinya menjadi salah satu tanggung jawab kita sebagai akademisi yang mengetahui tentang masalah tersebut kepada masyarakat yang awam, salah satu sasarannya yaitu anak usia dini atau siswa sekolah dasar. Luaran dari kegiatan ini adalah peningkatan kapasitas masyarakat khususnya siswa sekolah dasar dalam memahami sejak dini pentingnya mitigasi bencana dengan harapan mengurangi atau meminimalisir kerugian akibat bencana geologi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ceramah dan simulasi beberapa kejadian bencana geologi, pengenalan tas siaga bencana termasuk pengenalan mengenai Pandemi Covid-19.
PENGUATAN KELEMBAGAAN PENGELOLA SAMPAH MANDIRI Aris Slamet Widodo; Bambang Wahyu Nugroho
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.485 KB) | DOI: 10.18196/ppm.47.728

Abstract

Dusun Brajan merupakan salah satu dusun yang berada di Desa Tamantirto, Kasihan, Bantul. Terletak di sebelah timur Kampus Terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dengan jarak sekitar 1 km. Wilayah Dusun Brajan merupakan daerah urban karena banyak kos kosan dan pendatang dari berbagai daerah untuk belajar atau berusaha/ dagang. Peningkatan penduduk berdampak pada peningkatan sampah rumah tangga dan kondisi tersebut menjadi permasalahan lingkungan yang serius. Pengelolaan sampah mandiri oleh masyarakat dengan konsep shodaqoh sampah menjadi alternative solusi permasalahan peningkatan sampah rumah tangga. Tujuan pengabdian ini adalah: (1) Meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap dampak lingkungan dari peningkatan sampah; (2) Meningkatkan pengelolaan sampah mandiri keluarga dengan konsep sampah pilah dengan sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle); (3) Meningkatkan kemampuan masyarakat didalam pemanfaatan sampah organic untuk pertanian kota; dan (4) Membentuk pengelola shodaqoh sampah di Dusun Brajan. Luaran pengabdian adalah (1) Publikasi media massa; (2) Publikasi ilmiah prosiding isbn dan (3) Hak cipta “ video pemberdayaan”. Metode pendekatan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA). Hasil pengabdian adalah terbentuknya kelompok pengelola shodaqoh sampah oleh Tunas Muda Brajan, Adanya pencatatan dalam proses shodaqoh sampah, meningkatnya pengetahuan warga tentang pentingnya kesehatan lingkungan, adanya hibah rumah pilah sampah beserta dengan peralatan kebersihan. Partisipasi mitra sangat tinggi dalam bentuk penyertaan tenaga dalam proses pembuatan rumah pilah sampah dan penyediaan makanan dan minuman selama proses kegiatan pengabdian.
PENGEMBANGAN SANTRIPRENEUR PONDOK PESANTREN BUDHI DARMA BERBASIS ISLAMIC MARKETING Ayif Fathurrahman; Dimas Bagus Wiranatakusuma
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.551 KB) | DOI: 10.18196/ppm.42.729

Abstract

Permasalahan mitra yang diangkat pada program pengabdian masyarakat ini adalah rendahnya literasi ekonomi syariah para santri dengan berbagai latar belakangnya dan kurangnya fasilitas serta ketiadaan mentor ekonomi syariah. Dalam hal materi pembelajaran, untuk aspek kompetensi pada marketing islami belum menjadi pokok materi wajib.. Berkaitan dengan masalah utama yang telah disebutkan, program ini akan menawarkan solusi yang diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan mitra. Dengan demikian kegiatan PKM diselenggarakan berupa pendampingan dalam proses peningkatan pemahaman tentang ekonomi syariah secara komprehensif, khususnya tentang marketing Di samping itu, adanya praktek dan pelatihan islamic values pada aspek marketing dapat mendongkrak trust masyarakat terhadap pondok pesantren enterpreneur ini. Hasil dan luaran kegiatan setelah dilaksanakan sosialisasi dan pendampingan yaitu pertama, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ekonomi syariah secara komprehensif kepada santri mengenai entrepreneurship. Kedua, meneguhkan pondok pesantren sebagai pesantren entrepreuner berbasis ekonomi syariah. Ketiga, menambah sarana penanaman karakter kemadirian ekonomi bagi santri melalui penanaman islamic values pada aspke marketing dengan mekanisme kolaboratif. Adapun jenis luaran untuk mitra yang menjadi target program pengabdian masyarakat ini mencakup, pertama meningkatnya pemahaman tentang teori dan konsep ekonomi Islam yang rahmatan lil alamin, universal dan inklusif. Kedua, meningkatnya patisipasi guru dalam pengembangan pondok pesantren yang berdampak pada optimalisasi potensi ekonomi melalui kegiatan pondok pesantren.
PENINGKATAN SARANA DAN PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN SD MUHAMMADIYAH NGLUWAR Willis Diana; Raisa Fadelina
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.651 KB) | DOI: 10.18196/ppm.42.730

Abstract

Pendidikan dasar merupakan tahapan yang penting dalam menumbuhkan tradisi belajar yang baik. Perpustakaan Sekolah Dasar merupakan media yang menjadi mata rantai dalam proses pembelajaran, perannya sangat vital dalam usaha pembaharuan budaya belajar siswa. Tetapi, banyak perpustakaan ditingkat Sekolah Dasar belum memiliki sarana dan pengelolaan yang memenuhi standar. Sekolah Dasar Muhammadiyah Ngluwar pada tahun 2020 baru saja melengkapi gedung perpustakaan sekolah yang semula menjadi satu dengan ruang kelas siswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan membantu SD Muhammadiyah Ngluwar dalam melengkapi sarana dan meningkatkan pengelolaan perpustakaan sekolah agar mampu memenuhi standar perpustakaan sekolah dan meningkatkan kebermanfaatannya. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan beberapa alternatif desain layout perpustakaan sekolah, melengkapi sarana perpustakaan berupa rak-rak buku dan memberikan workshop pengelolaan perpustakaan sesuai standar. SD Muhammadiyah Ngluwar berhasil menata ulang perpustakaan sekolah ke gedung yang baru dan melengkapi fasilitas rak rak buku sehingga diharapkan mampu menarik minat siswa untuk berkunjung dan belajar di perpustakaan. Pihak sekolah khususnya pengelola perpustakaan mendapat tambahan wawasan pengelolaan perpustakaan sekolah dan meningkatkan kontribusi perpustakaan sekolah dalam proses pembelajaran di masa pandemi. Diharapkan kedepannya Perpustakaan SD Muhammadiyah Ngluwar mampu meningkatkan pelayanan dan pengelolaan, mampu mengikuti perkembangan trend layanan perpustakaan, dan perpustakaan sekolah dapat menjadi pusat kegiatan siswa untuk membaca, belajar, mengembangkan minat, memupuk kreatifitas dan sifat kritis melalui budaya membaca.

Page 71 of 134 | Total Record : 1338


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue