cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 1,338 Documents
“PERPUSTAKAAN DENTAL KADER DUSUN PENDUL” GERAKAN GEMAR MEMBACA DARI KITA UNTUK SEMUA Afina Hasnasari Heningtyas; Novitasari Ratna Astuti; Sri Utami
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.323 KB) | DOI: 10.18196/ppm.43.700

Abstract

Kader kesehatan Dusun Pendul, sebagian besar merupakan ibu rumah tangga dengan tingkat pendidikan SLTA. Tingkat pengetahuan serta konsep dasar kesehatan gigi dan mulut masih rendah. Pemberdayaan kader dari aspek kognitif berupa paparan terhadap konsep dasar promotif dan preventif kesehatan gigi mulut sangat diperlukan sehingga mampu menjadi kader kesehatan yang mampu mengajak masyarakat berperilaku sehat. Pemberdayaan masyarakat ini memiliki tujuan berupa penguatan aspek kognitif dan pengayaan ilmu pengetahuan kesehatan gigi dan mulut kader kesehatan Dusun Pendul. Metode yang dilakukan yaitu melalui pembentukan perpustakan untuk para kader dan masyarakat serta pemberian media promotif dan preventif kesehatan gigi dan mulut. Pemberdayaan masyarakat ini diukur melalui data kunjungan kader dan masyarakat terhadap Perpustakaan Dental serta penyebaran informasi kesehatan gigi dan mulut oleh kader berdasarkan pada pengetahuan yang mereka dapatkan melalui media promotif preventif. Hasil pemberdayaan ini berupa rata-rata kunjungan perpustakaan oleh kader dan masyarakat adalah sebesar 27 orang, rata-rata skor tingkat pengetahuan kader adalah 90, serta penyebaran informasi kesehatan gigi mulut oleh kader berjalan dengan baik. Kesimpulan pemberdayaan ini adalah antusiasme kunjungan kader dan masyarakat terhadap Perpustakaan Dental cukup tinggi sehingga rata-rata skor pengetahuan kesehatan gigi mulut kader juga baik. Pelaksanaan penyebaran informasi kesehatan gigi mulut secara mandiri oleh kader juga berjalan dengan baik.
PENINGKATAN KUALITAS PRODUK DAN PENGEMBANGAN PASAR KERIPIK TEMPE Indardi Indardi; Salmah Orbayinah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.356 KB) | DOI: 10.18196/ppm.45.701

Abstract

Keripik tempe Mbak Inah berdiri sejak tahun 2016 hingga sekarang. Program KKN-PPM UMY bertujuan membantu proses produksi dan pemasarannya. Hal ini mengacu pada permasalahan yang ditemukan bahwa proses produksi keripik tempe yang dilakukan masih menggunakan peniris tambir, dengan pemasaran yang sepenuhnya masih offline. Berdasarkan identifikasi masalah tersebut dan diskusi dengan mitra UMKM, diputuskan program kegiatan bertopik “peningkatan kualitas produk dan pengembangan pasar online keripik tempe Mbak Inah”. Kegiatan KKN-PPM dibantu oleh mahasiswa KKN IT kelompok 68 UMY dan Narasumber yang ahli dibidang digital marketing. Kegiatan diselenggarakan dalam bentuk penyuluhan dan pelatihan. Penyuluhan mencakup materi tentang motivasi berwirausaha, peningkatan kualitas produk dengan peniris minyak (spinner), dan materi digital marketing. Pelatihan peningkatan kualitas produk keripik tempe diawali dengan pemberian bantuan alat teknologi spinner. Pelatihan penggunaan spinner berjalan dengan lancar. Pelatihan digital marketing mencakup grabfood, facebook dan instagram, juga berjalan secara lancar. Selama proses penyuluhan dan pelatihan pelaku usaha UMKM Keripik Tempe mengikuti secara antusias. Melalui kegiatan KKN-PPM ini, kualitas keripik tempe menjadi lebih baik, kandungan minyak lebih rendah. Keripik tempe sudah mulai dijual secara online, bahkan muncul gagasan baru membuat cemilan keripik tempe ukuran kecil dengan sasaran konsumen anak-anak dan remaja.
PENGOLAHAN JAHE MERAH MENJADI PRODUK SERBUK UNTUK MENINGKATKAN NILAI EKONOMI UMKM Mirza Yusuf; Harini Sosiati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.934 KB) | DOI: 10.18196/ppm.44.702

Abstract

Seluruh dunia tak terkecuali Indonesia sedang menghadapi pandemic Covid-19 Salah satu cara dalam menanggulangi maupun usaha menyembuhkan penderita Covid-19 adalah meningkatkan daya tahan tubuh, selain itu kemampuan seseorang dalam mengubah PH tubuh dengan konsumsi makanan maupun minuman yang memiliki PH yang tidak dikehendaki virus Covid-19 Salahsatu potensi alam yang berlimpah di Indonesia yang spesifik lagi di Yogyakarta adalah tanaman palawija Jahe merah Jahe Merah dikenal baik di masyarakat sebagai salah satu rempah. Hampir semua daerah memanfaatkan jahe sebagai bahan penting untuk dikonsumsi. Seiring perkembangan zaman, berbagai produk olahan jahe telah beredar, baik berbentuk serbuk, ekstrak maupun cair. Guna peningkatan kemasan, LP3M Universitas Muhammadiyah Yogyakarata akan bekerjasama dengan Produsen JAHE MERAH PULUNG dari Pemalang untuk mengembangkan potensi daerah dan memajukan perekonomian masyarakat di daerah Ngawen Trihanggo Gamping Sleman. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah dengan menurunkan alat pengolah di lapangan tempat perencanaan produksi, pelatihan dan pendampingan usaha. Hasil yang dicapai dari pelaksanaan pengabdian masyarakat yakni berupa pelatihan dan pendampingan usaha memberikan informasi mengenai manajemen usaha dan keuangan hasil pembukuan yang sangat penting peranannya bagi kemajuan perusahaan. Selain itu, memberikan informasi awal tentang pengelolaan jahe merah menjadi produk serbuk (instans).
PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI BUDIDAYA IKAN NILA BERBASIS TEKNOLOGI BIOFLOK DAN AKUNTANSINYA Andan Yunianto; Erni Suryandari
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (944.903 KB) | DOI: 10.18196/ppm.45.703

Abstract

Permasalahan pemanfaatan lahan pekarangan warga yang belum optimal membuat lahan kurang produktif. Selain itu pemahaman warga masih kurang tentang teknologi baru yang bisa digunakan. Salah satu solusi yang ditawarkan dengan memanfaatkan lahan tersebut untuk budidaya ikan dengan teknologi Bioflok. Keunggulan teknologi Bioflok tidak membutuhkan lahan luas dan air yang sedikit selama satu siklus produksi. Selain itu menghasilkan ikan yang lebih berkualitas. Agar budidaya ikan bisa berkelanjutan, maka warga dikenalkan cara melakukan pencatatan dan perhitungan biaya. Program ini tidak hanya memberikan pengetahuan budidaya ikan Nila dengan teknologi Bioflok saja, namun juga memberikan peralatan dan kebutuhan selama satu siklus budidaya. Tahap sosialisasi dan persiapan kolam budidaya tidak ada masalah. Namun pada tahap pemeliharaan, bibit yang ditebar membawa penyakit yang mengakibatkan banyak bibit mati. Sehingga dilakukan pengobatan dan penambahan bibit ikan baru. Teknologi Bioflok ini membutuhkan perhatian lebih dibandingkan teknologi Konvensional. Mitra kesulitan melaksanakan pemeliharaan ikan seperti yang ada dalam panduan dan bimbingan yang diberikan. Sehingga di tengah pemeliharaan dengan teknologi Bioflok, mitra minta beralih ke pemeliharaan dengan teknologi Konvensional yang biasa mereka terapkan. Sehingga program ini tidak bisa menerapkan tekologi Bioflok secara penuh, namun program ini sudah memberikan pengalaman pada mitra, bahwa ada teknologi baru budidaya ikan yang bernama teknologi Bioflok.
PENERANGAN JALAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESELAMATAN PENGGUNA JALAN Jazaul Ikhsan; Sriyadi Sriyadi; Hendy Dwi Cahyo
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.429 KB) | DOI: 10.18196/ppm.47.704

Abstract

Warga Dusun Kanggotan membuat jalan di sepanjang pinggiran Sungai Gadjah Wong, yang menghubungkan jalan protokol yang sudah ada dengan tempat wisata “Banyu Kencono”. Letak jalan berada 0,5 m dari pinggir tanggul sungai dengan kedalaman tebing sungai bervariasi antara 3-4 m. Kondisi jalan ini akan membahayakan pengguna yang tidak hati-hati dan belum paham medan. Belum adanya penerangan jalan yang memadai juga meningkatkan resiko bahaya pada malam hari. PKM ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan di jalan baru Dusun Kanggotan. Metode yang digunakan adalah dengan peningkatan penerangan di sepanjang jalan baru ini. Dari program ini, lampu penerangan jalan sejumlah 20 titik berhasil dipasang sepanjang 300 m berhasil dipasang. Untuk mengefisienkan penggunaan listrik, maka saklar lampu penerangan jalan dilakukan terpusat dan dengan menggunakan saklar otomatis. Saklar ini bekerja dengan berdasarkan set waktu, dari jam 17.30 sore sampai 05.30 pagi. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan tersebut, mengurangi terjadinya kecelakaan, serta meningkatkan daya tarik wisata di Dusun Kanggotan dan sekitarnya. Berdasarkan pengamatan secara visual, sejak adanya penerangan jalan ini, maka intensitas pengguna jalan mengalami peningkatan terutama di malam hari dan keselamatan pengguna jalan terjaga. Dengan adanya lampu penerangan jalan ini, disimpulkan bahwa penggunaan jalan dan keamanan pengguna jalan dapat dotingkatkan, terutama pada waktu malam hari.
PENINGKATAN KAPASITAS UKM INDUSTRI KONSTRUKSI MELALUI MARKETPLACE DI MASA PANDEMI COVID 19 Yoga A Harsoyo; Hanin Fitria; Jafar Muhammad
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.678 KB) | DOI: 10.18196/ppm.44.705

Abstract

Pengembangan teknologi bagi UKM sangatlah penting. Terlebih dalam masa pandemi Covid 19, UKM perlu untuk dibantu dalam melakukan pengembangan teknologi untuk dapat bertahan melawan kondisi. Salah satunya yaitu UKM konstruksi yang masih menggunakan sistem tradisional dalam melakukan proses bisnisnya. Digitalisasi pada industri konstruksi sangat lambat, terlbih pada UKM konstruksi. Padahal pemanfaatan digitalisasi sangatlah penting dalam usaha meningkatkan daya saing industri konstruksi nasioanal. Digitalisasi UKM konstruksi dapat dilakukan dengan pengembangan sistem marketplace. Sistem yang diterapkan pada UKM konstruksi akan memiliki peluang untuk dapat terjun dalam proyek-proyek besar yang diadakan pemerintah maupun swasta. Marketplace ini juga memudahkan UKM konstruksi mendapatkan biaya secara transparan yang didukung metode pembiayaan flexible yang memudahkan business process dalam bisnis dalam proyek konstruksi. Di sisi supplier dan distributor yang merupakan UKM konstruksi dapat memberi bantuan dalam pemasaran produk, serta meminimalisir biaya operasional bisnisnya. Penelitian ini dilakukan pada 68 pengguna jasa UKM konstruksi di Yogyakarta dengan metode IPA. Didapatkan hasil bahwa titik kritis dalam pelayanan jasa UKM konstruksi pada empat variabel pelayanan. Dari empat variabel tersebut dibentuk sebuah fitur marketplace yang meningkatkan pelayanan serta kapasitas UKM konstruksi di Yogyakarta. Didapatkan hasil pembentukan marketplace dapat menangani permasalahan penukaran, keluhan, pengalaman manajemen pelaksanaan, dan informasi mengenai produk/jasa yang ditawarkan.
PEMBUKAAN USAHA SABUN CAIR DAN TEKNIK PEMASARAN BERBASIS ONLINE Siswoyo Haryono; Beni Agus Sulistyo; Awang Dirgantara Putra
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.472 KB) | DOI: 10.18196/ppm.44.706

Abstract

Dewasa ini Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan bidang usaha yang tetap konsisten dan berkembang dalam perekonomian nasional. Pertumbuhan usaha semakin marak dan persaingan di pasar semakin ketat. Panti dan Pondok Pesantren Asy Syafi’iyah Yogyakarta merupakan pondok pesantren yang dikelola secara mandiri dan memiliki potensi besar dalam hal berwirausaha. Disamping menjadi madrasah, para santri juga diajarkan dalam hal keterampilan di bidang perdagangan. Tujuan dari pengabdian ini adalah membangun unit usaha bisnis mikro sabun cair yang bermanfaat untuk menggerakkan roda ekonomi panti. Selain hal tersebut, bisnis ini dapat menjadi laboratorium untuk para santri dalam membangun karakter wirausaha mikro yang berbasis pada kreatifitas dan nilai-nilai Islam. Metode yang digunakan adalah pendampingan berupa penyampaian materi motivasi bisnis dan pemasaran digital, serta pelatihan pembuatan sabun cair. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri Pondok Pesantren Asy Syafi’iyah Yogyakarta. Hasil dari program ini yaitu para santri menunjukkan adanya peningkatan pemahaman terhadap strategi bisnis digital, selain hal tersebut terdapat peningkatan keterampilan santri dalam pembuatan sabun cair. Dengan adanya respon positif dari para santri yang sekaligus mitra pengabdian ini, juga dapat menjadi modal tambahan sebagai pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnis secara digital.
PEMBUATAN DAN PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI DESA WISATA Rozikan Rozikan
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.128 KB) | DOI: 10.18196/ppm.44.707

Abstract

Di era globalisasi saat ini, masyarakat harus mampu membaca potensi yang ada di wilayahnya. Diperlukan inovasi dan kreatifitas untuk mengembangkan potensi yang ada tersebut sehingga diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk mendapatkan kemudahan dalam mendapatkan pelayanan dan memenuhi kebutuhan guna mensejahterakan masyarakat. Pengembangan tersebut, selayaknya harus dibangun bersama menggunakan asas dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Diperlukan informasi yang mudah didapatkan dan pemahaman yang sama antara masyarakat dan aparatur desa guna mewujudkan hal tersebut. Luaran dari program ini diharapkan mampu mendorong terciptanya program sinergitas semua elemen masyarakat dan informasi yang valid. Sehingga, langkah yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah pembuatan serta pengembangan sistem informasi yang Desa Wisata Pulesari yang berada di Pulesari, Wono Kerto, Kec. Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan pembuatan dan pengembangan sarana informasi yang berbentuk website. Langkah-langkah yang dilakukan untuk menyukseskan program pengabdian ini adalah dengan dilakukan pelatihan konten yang relefan dengan tujuan desa wisata pulesari, pelatihan penggunaan serta pengelolaan website sebagai sarana informasi dari yang paling awal/dasar hingga akhir. Dalam program pengabdian ini juga dilakukan observasi mitra pengabdian, diskusi mengenai masalah mitra, pelatihan dan pengontrolan, pengawasan, evaluasi dan penyusunan laporan akhir.
PENYUSUNAN COMPANY PROFILE BAGI UMKM Asih Prihandini; Nadia Seba
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (895.169 KB) | DOI: 10.18196/ppm.44.708

Abstract

Kebutuhan untuk menguasai ketrampilan menyusun sebuah profil perusahaan menjadi penting dalam usaha pengembangan sebuah badan usaha. Oleh karena itu, perlu kiranya diadakan pelatihan penyusunan company profile khususnya bagi para pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. Company profile adalah salah satu produk yang menjadi pendukung dalam pengembangan sebuah usaha. Setiap badan usaha akan menggambarkan deskripsi usahanya, menampilkan keunggulan produknya dalam sebuah profil perusahaan. Klien atau pengguna sering melihat profil perusahaan sebelum ikut terlibat di dalamnya. Dengan demikian keberadaan sebuah profil perusahaan menjadi salah satu syarat mutlak dimiliki oleh setiap badan usaha. Penyusunan profil perusahaan memiliki cara atau metodenya sehingga menghasilkan produk yang dapat merepresentasikan badan usaha yang membuatnya dapat menarik perhatian klien atau penggunanya. Tujuan dari program ini adalah melatih para pelaku UMKM khususnya di Provinsi Jawa Barat untuk dapat menyusun profil perusahaan secara optimal. Dengan melakukan pelatihan secara daring, tanya jawab langsung dengan para pelaku UMKM, hasil yang diperoleh adalah antusiasme peserta dalam mengikuti pelatihan. Lebih dari seratus lima puluh peserta mengikuti program pelatihan ini dan berbagai macam pertanyaan yang disampaikan antara lain seperti bagaimana menyatukan beberapa produk dalam sebuah profil dan bagaimana membuat tampilan yang menarik baik dari segi konten maupun desain menjadi salah satu indikator keberhasilan program pelatihan ini. Selain itu hasil kuesioner kepuasan mitra kerja yang menyatakan kepuasan, kebermanfaatan dan keinginan untuk diadakan pelatihan lebih lanjut juga menjadi indikator keberhasilan program ini. Keadaan ini dinilai sebagai bagian dari keberhasilan program pelatihan yang telah diselenggarakan.
Pemanfaatan Whey Menuju Produksi Yang Zerowaste Grace Lestariana Wonoadi; Rahmawati Husein; Sukamto Sukamto
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.601 KB) | DOI: 10.18196/ppm.44.709

Abstract

Peningkatan produktivitas dan pemasaran keju artisan dari Rumah Keju Jogja (RKJ) dengan brand KEJUGJA meningkatkan pula volume whey sebagai cairan sisa produksi. Tanpa penanganan yang tepat, whey tersebut hanya menjadi limbah produksi. Menyadari hal itu, RKJ telah berinisiatif memberi nilai tambah pada limbah tersebut dengan kreasi produksi kerupuk dari whey. Permasalahan yang dihadapi RKJ adalah: 1) Terbatasnya jumlah sumber daya manusia untuk proses produksi, dan 2) Ketergantungan pada faktor cuaca dalam proses pengeringan. Oleh karena itu, dalam masa pandemi COVID-19 kegiatan PPM UMY menawarkan solusi :1) Pelatihan pembuatan kerupuk whey bagi warga terdampak COVID-19, dan 2). Pembuatan alat pengering kerupuk. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi Focus Group Discussion, workshop, dan pendampingan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Output kegiatan berupa adanya 13 (tiga belas) orang yang mampu membuat kerupuk whey dan tersedianya cetakan krupuk dan alat pengering kerupuk. Outcome kegiatan meliputi terserapnya limbah produksi keju yang bernilai ekonomis, meningkatnya peluang usaha bagi warga terdampak pandemi, serta meningkatnya kapasitas produksi kerupuk whey.

Page 69 of 134 | Total Record : 1338


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue