cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 1,338 Documents
Rancang Bangun Mesin Press Hidrolik Untuk Pembuatan Piring Daun Yudha, Fitroh Anugrah Kusuma; Riyanta, Bambang; Wahyono, Tri
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 5: 2: December 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plastik adalah penyumbang terbesar masalah lingkungan. Plastik pada awlnya merupakan bahan pengemasan makanan terbaik karena daya tahan dan harganya murah. Namun, diluar dugaan, penggunaan plastik yang tidak berkelanjutan merupakan bahaya yang mengancam bumi. Penggunaan plastik sekali pakia misalnya piring, kotak makanan, sendok, garpu, dan sedotan dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap lingkungan Ketika dibuang setelah digunakan. 48- 12,7 juta ton sampah plastik baru masuk ke laut setiap tahun. Hanya Sebagian kecil dari plsatik ini kurang dari 10 % yang didaur ulang, sedangkan sisanya berakhir di darat dan laut. Produk perlu diganti dengan bahan yang lain untuk pengganti plastik dapat dikurangi di kemudian hari. Salah satu solusi yang diberikan adalah dengan menggunakan piring berbahan daun. Permasalahan yang ada di desa pabelan banyak tumbuh pohon bambu yang menyebabkan banyak limbah daun bambu yang belum termanfaatkan. Untuk itu di pengabdian masyarakat ini merencanakan untuk pemanfaatan limbah daun bambu tersebut yang akan dijadikan sebagai bahan baku pembuat piring snack. Pengolahan limbah daun bambu dan sosialisasi kemasyarakat dengan pelatihan dan pembuatan mesin press untuk mencetak piring snack berbahan baku limbah daun bamboo. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mendapatkan proses produksi piring daun yang memenuhi persyaratan kualitas segi ekonomi, daya tahan dan kebersihan. Salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah piring daun bisa digunakan untuk makanan panas dan berkuah. Metode penelitian meliputi penentuan bahan desain piring dan desain mesin cetakan, produksi peralatan percetakan, pengujian bahan. Piring daun dapat diproduksi dengan benar dan produknya dapat bersaing dengan produk lainnya. Hasil yang didapat dari pengabdian ini adalah mesin press cetak piring snack yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha kecil di desa pabelan
Pelatihan Sistem Keuangan Desa Untuk Desa Mitra UMY Caroko, Novi; Wahyono, Tri
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 5: 2: December 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.58.1388

Abstract

Desa memiliki peran penting dalam pembangunan nasional. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014, desa melaksanakan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat. Pemerintah desa diharapkan dapat lebih mandiri dalam menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik, mengelola seluruh potensi yang ada di desa, baik sumber daya alam yang dimiliki maupun pengelolaan keuangan dan aset desa. Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) yang efektif memiliki kaitan langsung dengan keberhasilan upaya peningkatan kinerja pegawai, baik pada tingkat individu, kelompok kerja, maupun tingkat organisasi. Pemerintah dengan kemampuan administrasi yang lemah biasanya mengalami kendala dalam pengelolaan keuangan mereka. Kualitas sumber daya manusia aparatur desa dalam mewujudkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 perlu ditingkatkan. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan pelatihan kepada desa mitra Universitas Muhammadiyah Yogyakarta guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur desa di bidang sistem administrasi dan keuangan desa. Metode pelaksanaan program pengabdian ini berupa pendampingan kepada aparatur desa mitra dengan tahapan persiapan, perizinan, survei dan observasi, sosialisasi kegiatan, kemudian dilanjutkan dengan pendampingan dalam bentuk edukasi, pelatihan, dan pengukuran hasil. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam tiga pertemuan yang bertempat di 1912 Café dan Ruang Sidang lantai 1 Gedung D, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Materi pelatihan mencakup komunikasi pelayanan publik, kepemimpinan, serta sistem keuangan desa berbasis teknologi informasi.
Peningkatan Efisiensi Dan Penghematan Energi Pondok Pesantren Asy-Syifa Bantul Himarosa, Rela Adi; Azhar, Chusnul; Suminto, Joko; Abdillah, Arya Setyaki; Huda, Muhammad Choirul
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 5: 2: December 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) berbentuk Pondok Pesantren dibawah Pimpinan Daerah Kabupaten Bantul tidak hanya pelengkap kebutuhan persyarikatan Muhammadiyah pada ranah Pendidikan. Asy-Syfa’ pondok pesantren sebagai gerakan dakwah dalam Muhammadiyah dalam pembentukan kader-kader pilihan. Pesantren Asy-Syifa’ Muhammadiyah Bantul belum memiliki program untuk peningkatan efisiensi operasional pondok. Hal ini dikeluhkan semakin besar kebutuhan operasional harian dan menipis dana operasional yang tersedia untuk menjalankan aktivitas. Operasional terbesar pondok pesantren Asy-Syifa’ adalah biaya listrik setiap bulannya. Kebiasaan yang memacu pemborosan operasional harus mulai ditertibkan, seperti mematikan lampu saat kondisi terang, kipas angin sepanjang hari, dan penggunaan lampu yang masih boros energi. Hal ini berdampak pada tingginya rekening listrik. Program Studi Teknik Mesin, yang terletak di Kabupaten Bantul melakukan program pengabdian masyarakat untuk meningkatakan efisiensi energi yang ada di Ponpes. Pengabdian ini diharapkan memberi tambahan wawasan dan meningkatkan kesadaran santri tentang pentingnya berhemat dalam konsumsi energi. Membiasakan santri untuk menghemat energi, dan mampu mengurangi beban biaya operasional rekening listrik.
Inisiasi Pembibitan Kentang (Hortikultura) Caroko, Novi; Mulyono , Mulyono
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 5: 2: December 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan kepemilikan perseorangan atau badan usaha menjadi salah satu peluang peningkatan lapangan kerja, sehingga dapat menurunkan angka kemiskinan. Jumlah pelaku UMKM sebanyak 64,2 juta atau 99,99% dari jumlah pelaku usaha di Indonesia. UMKM tersebut didominasi oleh pelaku usaha mikro yang berjumlah 98,68% dengan daya serap tenaga kerja sekitar 89%. Salah satu UMKM yang ada di Desa Condongcampur yaitu Komunitas Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Permasalahan yang timbul saat ini yaitu kurangnya pemahaman para anggota Komunitas Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) mengenai media tanam dan metode pembibitan tanaman kentang. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan pemahaman bagi anggota Gapoktan tentang media tanam dan metode pembibitan tanaman kentang. Metode pelaksanaan program ini berupa pendampingan kepada komunitas Gapoktan, yaitu dengan melakukan persiapan, perizinan, sosialisasi kegiatan, survei, observasi, pendampingan (edukasi, pelatihan, dan pengukuran hasil), monitoring, evaluasi, pelaporan, dan publikasi. Pengabdian masyarakat di Desa Condongcampur telah dilaksanakan dengan sukses. Pemahaman anggota Gapoktan terkait teknik pembibitan dan pengelolaan media tanam meningkat. Hasil evaluasi menunjukkan semua peserta puas serta menginginkan adanya pelatihan dan pendampingan lebih lanjut. Pelatihan dan pendampingan tidak hanya pada proses pembibitan, tetapi juga mencakup pengelolaan hama penyakit, anlaisis usaha tani, dan pengolahan hasil panen tanaman kentang.
Inovasi Alat Ekstraksi Kopi Espresso Dengan Daya Listrik Rendah Sudarisman, Sudarisman; Himarosa, Rela Adi; Satria, Aldi Muhammad; Arthana , Fahmi Alba
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 5: 2: December 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas perkebunan yang popular dan mendunia. Kopi berasal dari daerah Ethiopia. Indonesia merupakan salah satu penghasil kopi arabika dan robusta terbaik serta produsen terbesar keempat dunia setelah Kolombia, Vietnam, dan Brazil. Mitra pemilik kafe K2 Coffee & Milk terletak Kertek, Kabupaten Wonosobo. Kabupaten Wonosobo tidak jauh dari sentra produsen biji kopi di Kabupaten Temanggung. Temanggung terletak diantara Gunung Sumbing dan Sndoro. Mutu kopi Temanggung sudah dikenal di dunia perkopian, sudah diakui di tingkat domestik maupun luar negeri Peningkatan jumlah konsumsi kopi, dan semakin menjadi trend gaya hidup di masyarakat yang mendasari mitra merintis usaha kafe. Selain itu lokasi kafe juga dekat dengan sumber bahan baku kopi di Temanggung. Diharapkan dengan adanya alat inovasi ini, mitra mampu menghasilkan kopi sesuai dengan pekembangan trend para peminum kopi saat ini.
Peningkatan Kemandirian Kelompok Tani Dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Sidengok Dengan Pembinaan Pembibitan Tanaman Kentang Rahman, Muhammad Budi Nur; Dearvito, Derby; Daulay , Nadhilah Ardina Husna
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 5: 2: December 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kentang adalah tanaman semusim dataran tinggi yang menjadi prioritas pengembangan di Indonesia dan merupakan pangan keempat dunia. Masalah utama dalam budidayanya adalah keterbatasan benih bermutu, yang sangat memengaruhi produktivitas. Petani umumnya masih menggunakan umbi bibit kecil dari hasil panen sebelumnya, bukan bibit unggul. Program pembinaan dilakukan melalui dua metode, yaitu pembibitan dari umbi benih dan stek batang. Stek dilakukan dari tanaman sehat berumur sekitar dua minggu, lalu dipotong, direndam fungisida dan ZPT, serta ditanam dalam media arang sekam, cocopeat, dan kompos. Setelah 5–7 hari akar mulai tumbuh, dan bibit siap tanam atau jual dalam 3–4 minggu dengan harga Rp1.000–Rp1.500 per batang. Penanaman di lahan sebaiknya dilakukan saat pagi atau sore, dengan pupuk kandang matang dan mulsa untuk menjaga kelembapan.
Pengembangan Potensi Wisata Curug Zagita Desa Giritirta Kecamatan Pejawaran, Banjarnegara, Jawa Tengah Rahman, Muhammad Budi Nur; Azhar, Chusnul; Budiarto, Raihan Razin; Ilham, Muhammad; Meynisa, Riri
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 5: 2: December 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Giritirta merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara. Desa tersebut memiliki potensi alam yang sangat baik. Selain sektor pertanian, Desa Giritirta juga memiliki potendi alam yang indah, yaitu objek wisata air terjun atau biasa disebut Curug Zagita (Zurga Alam Giritirta). Akan tetapi, kondisi objek wisata Curug Zagita yang tidak terawat dan akses menuju lokasi yang sangat sulit karena hanya dapat dilewati oleh pejalan kaki sehingga objek wisata tersebut kurang diminati oleh wisatawan atau pengunjung. Secara keseluruhan, akses jalan menuju Desa Giritirta juga kurang memadai karena sering terjadi longsor sehingga dapat menutup jalan. Longsor yang sering terjadi di daerah tersebut karena curah hujan yang berlebihan. Pada program pengabdian ini, kegiatan yang akan dilakukan yaitu perencanaan dan pengembangan akses jalan menuju objek wisata Curug Zagita. Selain itu, program tambahan lainnya adalah pengembangan profil dan pemasaran objek wisata Curug Zagita secara online, melalui Youtube, Facebook, dan Instagram. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan program pengabdian yaitu observasi, forum group discussion, wawancara bersama warga, dan diskusi dengan warga sekitar secara langsung untuk mengetahui potensi dan pengembangan objek wisata Curug Zagita. Melalui program pengabdian tersebut, diharapkan potensi objek wisata alam yang ada di Desa Giritirta tersebut dapat dikenal dan lebih populer sebagai salah satau alternatif tujuan wisata sehingga berpotensi dapat meningkatkan pendapatan desa. Selain itu, dengan adanya pengembangan potensi objek wisata Curug Zagita dapat meningkatkan kegiatan perekonomian masyarakat sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Perancangan Teknologi Panel Surya Sebagai Suplai Penerangan di Area Wisata Edukasi Bendungan Sungai Pabelan Rahman, Muhammad Budi Nur; Riyanta, Bambang; Sosiati, Harini; Santosa, Tito Hadji Agung; Suwanda, Totok; Suminto, Joko; Mujiyana, Mujiyana; Kurniawan, Aditya; Muhajir, Muhajir
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 5: 2: December 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi terbarukan merupakan isu trend saat ini. Pemerintah, lembaga independen, akademisi, dan masyarakat telah meluncurkan banyak program terkait penggunaan energi terbarukan, yang pada akhirnya mengubah energi tersebut menjadi listrik. Energi listrik ini digunakan untuk berbagai kebutuhan, terutama sebagai sumber tenaga dalam kehidupan sehari-hari. Apabila listrik dari sumber terbarukan diperoleh dari pedesaan maka listrik yang tersedia akan sangat bermanfaat bagi masyarakat sehingga desa tidak harus bergantung sepenuhnya pada pembangkit listrik utama Indonesia. Bendungan Sungai Pabelan sebagai infrastruktur sistem perairan untuk lahan pertanian sangat potensial dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tujuan wisata. Pemanfaatan area bendungan sebagai objek wisata edukasi dirasa sangat tepat mengingat wilayah Desa Pabelan merupakan kawasan pintu masuk area wisata internasional Borobudur. Area tersebut sebenarnya memiliki potensi yang sangat besar jika dijadikan sebagai salah satu tujuan wisata. Hal tersebut menjadi keunggulan dan potensi yang sangat besar khususnya dalam mengenalkan destinasi wisata baru kepada masyarakat. secara umum, objek wisata bendungan Sungai Pabelan dapat dikembangkan menjadi beberapa jenis wisata, seperti wisata jeep adventure, camping ground, wisata edukasi, dan outbond. Program pengabdian ini, jenis objek wisata yang akan dikembangkan di area bendungan adalah objek wisata edukasi. Bentuk pengembangan yang akan dilakukan yaitu dengan mengintegrasikan sentra produksi kerajinan bambu dan alat rumah tangga dan pertanian yang ada di wilayah Desa Pabelan. Di sekitar area bendungan Sungai Pabelan tersebut juga akan dibuatkan beberapa bangunan atau gazebo sederhana sehingga dapat dijadikan sebagai pusat wahana edukasi yang disediakan perlengkapan dan peralatan untuk mendukung pengembangan media wisata edukasi. Salah satu kebutuhan sehari-hari yang dibutuhkan adalah energi listrik untuk penerangan lingkungan. Oleh karena itu diharapkan melalui pengabdian masyarakat ini dapat memberikan teknologi tepat guna dan menambah pengetahuan bagi warga tentang pembangkit listrik tenaga surya dan cara pemasangannya. Output tujuan dari program pengabdian ini adalah untuk membuat dan mengaplikasikan teknologi tepat guna berbentuk instalasi pembangkit listrik tenaga surya sederhana untuk lampu penerangan jalan di lingkunagan bendungan sungai Pabelan. Dengan adanya pengembangan wisata edukasi di area bendungan Sungai Pabelan, masyarakat akan dapat merasakan manfaat secara langsung melalui kegiatan ekonomi yang terjadi di sekitar area bendungan. Dengan demikian, pengembangan objek wisata edukasi di area bendungan Sungai Pabelan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar area bendungan. Hasil pengabdian akan dipublikasikan dalam bentuk video profil wahana wisata edukasi dan jurnal ilmiah yang diterbitkan secara online sehingga dapat dijadikan referensi wisata edukatif yang ramah untuk anak-anak.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue