cover
Contact Name
Ira Patriani
Contact Email
labkom@fisip.untan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurmafis@fisip.untan.ac.id
Editorial Address
Jl.Prof.Dr.Hadari Nawawi Pontianak
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Governance, Jurnal Ilmu Pemerintahan
Core Subject : Social,
Governance adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer di bidang ilmu pemerintahan
Articles 617 Documents
KINERJA LEMBAGA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (LPM) DI KELURAHAN SAIGON KECAMATAN PONTIANAK TIMUR KOTA PONTIANAK NIM. E43011040, URAY NANDA OKTHA KUSUMAH
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 1 (2016): Governance, Edisi Maret 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4228.717 KB) | DOI: 10.26418/%governance.v5i1.946

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya Kinerja Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan di Kelurahan Saigon Kecamatan Pontianak Timur Kota Pontianak sehingga apa yang menjadi keinginan masyarakat tidak berjalan optimal. Penelitian ini menggunakan konsep Moheriono untuk mengukur kinerja dengan tiga indikator yaitu Responsibilitas, Responsivitas dan Akuntabilitas. Melalui metode penelitian deskriptif kualitatif penulis berusaha untuk mendeskripsikan tentang bagaimana kinerja Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Saigon dilihat dari ketiga indikator tersebut. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kinerja LPM di Kelurahan Saigon Kecamatan Pontianak Timur Kota Pontianak dari segi Responsivitas yaitu kurang aktifnya para pengurus dalam kegiatan rapat LPM, kurang aktif pada Musrenbang serta lamban dalam menangapi kebutuhan masyarakat. Pada responsibilitas masih kurang pengetahuan pengurus LPM Kelurahan Saigon dengan tugas sesuai bidangnya masing-masing. Pada Akuntabilitas minimnya dokumen-dokumen seperti absensi  dalam setiap kegiatan dan kurangnya hasil dokumentasi sebagai bentuk laporan pertanggung jawaban kegiatan yanng dilaksanakan oleh LPM Kelurahan Saigon. Saran dalam penelitian ini adalah LPM Kelurahan Saigon dapat meningkatkan koordinasi dengan seluruh pihak terkait dalam melakukan pertemuan ataupun rapat sehingga dapat menentukan jadwal yang tepat dimana seluruh anggota LPM Kelurahan Saigon dapat hadir. Selain itu, pemrintah Kelurahan Saigon dapat memberikan sedikit bantuan dalam bentuk alat, barang ataupun pembinaan kepada seluruh anggota LPM. Kata-kata Kunci : Kinerja, LPM Kelurahan, Responsivitas, Responsibilitas, Akuntabilitas
PENGARUH KOMPETENSI PEGAWAI TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN PONTIANAK Nurul Masriyah Aziizir E.42008008
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 2, No 4 (2013): GOVERNANCE, Edisi Desember 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (931.38 KB) | DOI: 10.26418/gov.v2i4.40

Abstract

The title of this research is “The Effect of Employee’s Competency to Service Quality in Population and Civil Registry Office in Pontianak Regency”. This research is supposed to know whether employee’s competency gives effect to service quality of Population and Civil Registry Office in Pontianak Regency or not. The title of this research was brought up based on the problem from society that consider the service cost is not suitable with the regulations and lack of human resources as operators. Therefore, the service takes long time. This research is kind of quantitative using simple linear regression statistic run test. According to the result, it found regression equation like this: Y= 1,704 + 1,04 X. Based on statistic data analysis, indicators are valid and the variables are reliable. Hypothesis result shows that rcount is bigger than rtable (0,6934 > 0,191) with significance level 1,986 so the receivable hypothesis in this research is there is positive and significant effect between employee’s competency and service quality.Keywords: employee’s competency and service quality.
KOMPETENSI PELAKSANA TEKNIS PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DALAM MENGELOLA KEUANGAN DESA DI DESA WAJOK HILIR KECAMATAN SIANTAN KABUPATEN MEMPAWAH NIM. E42012027, ERLINA MONIK PURWANTINI
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2016): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.077 KB) | DOI: 10.26418/%governance.v5i4.1558

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang Kompetensi Pelaksana Kegiatan dalam mengelola keuangan desa di Desa Wajok Hilir Kecamatan Siantan Kabupaten Mempawah tahun 2015. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Kompetensi menurut Gordon, yang menyatakan bahwa aspek kompetensi terdiri dari 1)pengetahuan, 2) pemahaman, 3) kemampuan, 4) nilai, 5) sikap, dan 6) minat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deksriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil analisis yang telah dilakukan dengan menggunakan pendekatan ini selanjutnya digambarkan secara deskriptif untuk kemudian ditarik kesimpulannya, adapun hasil penelitian dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi Pelaksana Kegiatan dalam mengelola keuangan desa di Desa Wajok Hilir Kecamatan Siantan Kabupaten Mempawah tahun anggaran 2015 masih rendah. Kata-Kata Kunci: Kompetensi, Pelaksana Kegiatan, Keuangan Desa
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM IMPLEMENTASI PERENCANAAN PEMBANGUNAN DI KELURAHAN PARIT TOKAYA KECAMATAN PONTIANAK SELATAN NENI OKTAVIANTI NIM. E43011034
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 2 (2016): GOVERNANCE, Edisi Juni 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3730.738 KB) | DOI: 10.26418/%governance.v5i2.1030

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya partisipasi masyarakat dalam implementasi perencanaan pembangunan di Kelurahan Parit Tokaya Kecamatan Pontianak Selatan sehingga apa yang menjadi keinginan bersama tidak berjalan optimal. Penelitian ini menggunakan konsep Ngusmanto untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat yaitu Faktor Eksternal yang terdiri Aktor Penggerak, Wahana yang Tersedia, dan Sumber Dana Kegiatan serta Faktor Internal yang terdiri dari Tingkat Kepedulian Warga dan Jenis Kelamin. Melalui metode penelitian deskriptif kualitatif penulis berusaha untuk mendeskripsikan tentang bagaimana faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam implementasi perencanaan pembangunan di Kelurahan Parit Tokaya Kecamatan Pontianak Selatan yang dilihat dari kelima indikator tersebut.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa partisipasi masyarakat dalam implementasi perencanaan pembangunan di Kelurahan Parit Tokaya Kecamatan Pontianak Selatan dari segi partisipasi yaitu kurang aktifnya para aktor penggerak dalam mengajak masyarakat untuk membangun wilayah dan juga masih kurang aktif. Pada Wahana yang Tersedia pemerintah juga lamban dalam menanggapi usulan masyarakat didalam forum musyawarah perencanaan pembangunan ( musrenbang ). Pada Sumber Dana Kegiatan adanya keterbatasan dana oleh pemerintah sehingga semua usulan belum dapat direalisasikan. Pada Tingkat Kepedulian Warga rendahnya kepedulian warga terhadap pembangunan disekitar rumah mereka sehingga mereka saja tidak mau perduli tentang usulan apa saja yang telah diterima dan akan terealisasi. Pada Jenis Kelamin sedikit kaum perempuan yang berpartisipasi, mereka hanya mengganti dengan program-program yang telah diberikan oleh pemerintah seperti penghijauan. Saran dalam penelitian ini adalah perlu penyempurnaan tahapan pelaksanaan yang partisipatif agar dapat dilaksanakan secara simpel dan mudah dipahami oleh masyarakat , perangkat RT / RW, maupun pemerintah. Selain itu perlu pengoptimalan kegiatan identifikasi masalah agar pemerintah tau kebutuhan masyarakat dan juga perlu adanya program untuk masyarakat agar mereka jauh lebih berkreatifitas agar mereka dapat berkembang untuk meningkatkan penghasilan mereka jugaKata-kata Kunci : Partisipasi dan Masyarakat, Implementasi, Perencanaan Pembangunan
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN NO. 17 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN BENGKAYANG Andrew Borneo Pascalis NIM. E42010044
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 4, No 2 (2015): Governance, Edisi Juni 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.301 KB) | DOI: 10.26418/%governance.v4i2.639

Abstract

Penelitian ini berjudul “Implementasi Kebijakan Peraturan Daerah NO 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan Kearsipan dan Perpustakaan Di daerah Kabupaten Bengkayang.” Kantor Kearsipan dan Perpustakaan  Daerah (Arpusda) Kabupaten Bengkayang merupakan salah satu lembaga yang memiliki fungsi, tugas, dan tanggung jawab di bidang pengelolaan arsip statis dan pembinaan kearsipan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengolahan dan preservasi arsip statis, mengetahui hambatan dalam pengolahan dan preservasi arsip, serta mengetahui solusi dari hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dan jenis yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil analisa data menunjukkan bahwa dalam pengolahan arsip, secara prosedura lsudah sesuai dan mengacu pada peraturan yang berlaku. Adapun hambatan yang dihadapi dalam pengolahan arsip, yaitu disebabkan oleh kurangnya kualitas dan kuantitas pegawai yang ada, untuk itu sebagai solusi dari hambatan tersebut, diberikanlah pendidikan dan pelatihan kepada pegawai. Kata kunci : Pengelolaan, Pengolahan Arsip, Preservasi arsip.
EVALUASI DAMPAK KEBIJAKAN PAS LINTAS BATAS DI KECAMATAN BADAU KABUPATEN KAPUAS HULU KALIMANTAN BARAT Kristoforus Orlando E.42008034
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 2, No 3 (2013): GOVERNANCE, Edisi September 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1355.806 KB) | DOI: 10.26418/gov.v2i3.57

Abstract

The purpose of this research was to evaluate the impact of the agreement on the district of Badau, KapuasHulu regency west Borneo province.This research was qualitative research. The techniques in collecting data performed were interview,observation, and documentation. Activity in the data analysis carried out interactively and and runscontinuously until completion, so that data becomes saturated. Activity in the data analysis are data reduction,data display and conclusion drawing. The indicators used to evaluate the the impact of the agreement usingthe theory of William N. Dunn, the indicator's effectiveness, adequacy, equity, responsiveness and accuracy.The results showed that border pass policies had a positive impact and the negative impact on bordercommunities in the District Badau. The positive impact of the policy border pass are the ease of access to fulfilltheir daily needs, They can obtain better healthcare services in Malaysia than in Indonesia and it can deepenthe relationship between Indonesia and Malaysia residents who live in the border area. The negative impact ofborder pass are causing of illegal trade practices, wild collection practices, and can be a facility for illegallabor. Keywords: Evaluation, Policy, Impact, border pass.
FUNGSI KEPALA DESA DALAM PEMBANGUNAN DI DESA PAHOKNG KECAMATA MEMPAWAH HULU KABUPATEN LANDAK NIM. E42011066, GEORGIUS WELLY
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2016): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/%governance.v5i4.1725

Abstract

Penelitian ini beranjak dari permasalahan penyebab belum berfungsinya tugas kepala desa dalam mengerakan partisipasi  masarakat dalam perencanaan, pelaksanaan dan pemeliharaan hasil-hasil pembangunan desa. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis peranan kepala desa dalam perencanaan, pelaksanaan dan pemeliharaan hasil-hasil pembangunan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum Kepala desa telah Melaksanakan fungsinya dengan baik namun tampak adanya kurang koordinasi antara Kepala desa dan masayarakat serta kurangnya keterampilan kepala desa untuk berkomunikasi, menyampaikan, merangkul, mengajak warga untuk ikut serta dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pemeliharaan masih belum optimal. Selanjutnya peneliti memberikan beberapa saran kepada Pemerintah Desa Pahokng untuk membuat suatu terobosan dengan program-program kegiatan terbaru yang mudah dimengerti diikuti dan dilaksanakan oleh masyarakat. Kata-kata Kunci : Fungsi Kepala Desa, Pembangunan desa, partisipasi masyarakat
MOTIVASI KERJA APARATUR SIPIL NEGARA (Studi Kasus pada Kantor Camat Kecamatan Pulau Maya Kabupaten Kayong Utara) E42012100, Elik Susanto
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2016): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.569 KB) | DOI: 10.26418/%governance.v5i4.1283

Abstract

ABSTRAKElik Susanto : Motivasi Kerja Aparatur Sipil Negara (Studi Kasus pada Kantor Camat Kecamatan Pulau Maya Kabupaten Kayong Utara). Skripsi. Pontianak : Program Studi Ilmu Pemerintahan Kerjasama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat  dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Tanjungpura Pontianak.Skripsi ini mendeskripsi mengenai motivasi kerja pegawai di Kantor Camat Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara ditinjau dari faktor eksternal yang mempengaruhinya. Penulisan Skripsi ini didasarkan atas permasalahan yang berhubungan dengan motivasi kerja pegawai di Kantor Camat Pulau Maya yang masih kurang jika ditinjau dari aspek kondisi lingkungan kerja dan adanya jaminan pekerjaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sedangkan untuk teknik pengumpulan data adalah dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian pada Kantor Camat Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara dan subjek dalam penelitian adalah Pelaksana Tugas Camat—yang dijabat oleh Sekretaris Camat—, Kasubbag Umum, Disiplin, dan Kesejahteraan Pegawai Setda KKU, beberapa orang PNS Kantor Camat Pulau Maya, dan beberapa orang warga sekitar Kantor Camat Pulau Maya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja beberapa orang pegawai khususnya PNS di Kantor Camat Pulau Maya masih kurang jika ditinjau dari aspek lingkungan kerja, dan aspek adanya jaminan pekerjaan khususnya untuk pengembangan kemampuan diri. Saran peneliti, untuk menambah motivasi kerja pegawai pada aspek-aspek tersebut, perlu adanya perhatian segera dari pemerintah terhadap kekurangan-kekurangan pada lingkungan kerja, serta perhatian pada pengembangan kemampuan diri pegawai yang bertugas di Kantor Camat Pulau Maya.Kata Kunci: Motivasi Kerja, Aparatur Sipil Negara, dan faktor eksternal.
PELAKSANAAN PELAYANAN ADMINISTRASI PEMBEBASAN LAHAN DI KANTOR BAGIAN PERTANAHAN SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN LANDAK NIM. E42011071, Alexander Irwan
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 4, No 3 (2015): Governance, Edisi September 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.138 KB) | DOI: 10.26418/%governance.v4i3.691

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah kemampuan pegawainya dalam menggunakan sarana yang ada masih kurang, kurang cermatnya petugas dalam memberikan pelayanan, dan waktu pelayanan yang dikeluhkan masyarakat serta sarana dan prasarana yang kurang memadai. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan pelayanan administrasi yang diberikan belum maksimal. Adapun saran pada hasil penelitian ini adalah sebaiknya para petugas diberikan pelatihan khususnya dalam pengoperasian komputer. Kemudian bagian pertanahan mengevaluasi hasil dari sosialisasi yang telah dilaksanakan dengan cara menanyakan kepada masyarakat yang mengikuti sosialisasi sebelum acara tersebut selesaidilakasanakan, danada transparansi dalam proses pembebasan tanah. Kata-kata Kunci: Pelayanan, Administrasi,petugas
PENGARUH KOMUNIKASI CAMAT TERHADAP DISIPLIN PEGAWAI DI KANTOR CAMAT NGABANG KABUPATEN LANDAK Teodolus Maturus E.42008047
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 2, No 1 (2013): GOVERNANCE, Edisi Maret 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1738.231 KB) | DOI: 10.26418/gov.v2i1.73

Abstract

The title oh this research is “The Effect of Subdistrict Head Communication to EmployeeDiscipline at Ngabang Subdistrict Office”. This research aims to get an understanding andexplanation about the effect of Subdistrict Head communication to employee discipline at NgabangSubdistrict Office. This title is taken based on issue relating to employee discipline at NgabangSubdistrict Office, so the researcher assume that Subdistrict Head communication is a factor thateffect to employee discipline problem at Subdistrict Office. This research use quantitative methodswith form of associative research. The result of this research is Subdistrict Head communication hasan effect to employee discipline at Ngabang Subdistrict Office which is of 90,44%.Key words: Communication and Discipline

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2024): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2024 Vol 13, No 3 (2024): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2024 Vol 13, No 2 (2024): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2024 Vol 13, No 1 (2024): GOVERNANCE, EDISI MARET 2024 Vol 12, No 4 (2023): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2023 Vol 12, No 3 (2023): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2023 Vol 12, No 2 (2023): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2023 Vol 12, No 1 (2023): GOVERNANCE, EDISI MARET 2023 Vol 11, No 4 (2022): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2022 Vol 11, No 3 (2022): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 2 (2022): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2022 Vol 10, No 2 (2021): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2021 Vol 10, No 1 (2021): GOVERNANCE, EDISI MARET 2021 Vol 9, No 4 (2020): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2020 Vol 9, No 3 (2020): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 2 (2020): GOVERNANCE, Edisi Juni 2020 Vol 9, No 1 (2020): GOVERNANCE, Edisi Maret 2020 Vol 8, No 4 (2019): Governance, Edisi Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): Governance, Edisi September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Governance, Edisi Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): GOVERNANCE, Edisi Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): GOVERNANCE, Edisi Desember 2018 Vol 7, No 3 (2018): Govenance, Edisi September 2018 Vol 7, No 2 (2018): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2018 Vol 7, No 1 (2018): GOVERNANCE, EDISI MARET 2018 Vol 6, No 4 (2017): Governance, Edisi Desember 2017 Vol 6, No 2 (2017): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2017 Vol 5, No 4 (2016): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2016 Vol 5, No 3 (2016): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2016 Vol 5, No 2 (2016): GOVERNANCE, Edisi Juni 2016 Vol 5, No 1 (2016): Governance, Edisi Maret 2016 Vol 6, No 3 (2017): Governance, Edisi September 2017 Vol 6, No 1 (2017): GOVERNANCE, EDISI MARET 2017 Vol 4, No 4 (2015): Governance, Edisi Desember 2015 Vol 4, No 3 (2015): Governance, Edisi September 2015 Vol 4, No 2 (2015): Governance, Edisi Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): Governance, Edisi Maret 2015 Vol 3, No 3 (2014): Governance, edisi September 2014 Vol 3, No 4 (2014): Governance, edisi Desember 2014 Vol 3, No 2 (2014): GOVERNANCE, Edisi Juni 2014 Vol 3, No 1 (2014): GOVERNANCE, Edisi Maret 2014 Vol 2, No 4 (2013): GOVERNANCE, Edisi Desember 2013 Vol 2, No 2 (2013): GOVERNANCE, Edisi Agustus 2013 Vol 2, No 3 (2013): GOVERNANCE, Edisi September 2013 Vol 2, No 1 (2013): GOVERNANCE, Edisi Maret 2013 Vol 1, No 1 (2012): GOVERNANCE, Edisi perdana 2012 More Issue