Articles
617 Documents
IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN TERNAK SAPI KEPADA MASYARAKAT DI KECAMATAN SIMPANG HILIR KABUPATEN KAYONG UTARA
AJI LINARDI NIM. E42010069
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 4, No 2 (2015): Governance, Edisi Juni 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (80.229 KB)
|
DOI: 10.26418/%governance.v4i2.646
Penulisan skripsi ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan dan menganalisisImplementasi Program Bantuan Ternak Sapi Kepada Masyarakat Di Kecamatan Simpang Hilir Kabupaten Kayong Utara. Judul skripsi ini diangkat berdasarkan identifikasi fenomena permasalahan yang terjadi terkait dengan implementasi pada Program bantuan ternak sapi yang belum berjalan secara efektif dan masih belum optimal.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Pegawai Dinas Pertanian dan Peternakan, dan Pegawai Kantor Camat Simpang Hilir serta Kelompok Tani Kecamatan Simpang Hilir Kabupaten Kayong Utara. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi dalam Program bantuan ternak sapi belum efektif dan sesuai prosedur. Harus adanya perbaikan dari berbagai dimensi antara lain pembagian hewan ternak yang tepat sasaran, kpengawasan dari pemerintah harus ditingkatkan. Untuk itu, rekomendasi yang diberikan antara lain adanya perwakilan dari pemerintah untuk mengawasi berjalannya program bantuan ternak sapi. Kata-kata Kunci : Program, Implementasi dan Tepat Sasaran.
PERAN BADAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN KELUARGA BERENCANA DALAM MENANGANI KASUS PERDAGANGAN MANUSIA KABUPATEN SAMBAS
D. Hafiz Saprizal E.42008003
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 2, No 3 (2013): GOVERNANCE, Edisi September 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (4510.086 KB)
|
DOI: 10.26418/gov.v2i3.58
This script intend to find solutions to problems faced in dealing with cases of human trafficking in district of Sambas. Using qualitative research methods with a descriptive apprpach. The results of this study indicate the factors that influencing the rise of human trafficking crimes in the district is the high poverty, fower jobs available, low levels of education, early marriage, high accessibility from the neighbour’s countrie, influence of the culture, the promising migrant’s business migrantsKeyword : rules and human trafficking
GAYA KEPEMIMPINAN CAMAT DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI PEGAWAI DI KANTOR CAMAT MEMPAWAH HULU KABUPATEN LANDAK
NIKOLAUS NIKO NIM. E42011067
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 6, No 4 (2017): Governance, Edisi Desember 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/%governance.v6i4.1741
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya kepemimpinan yang diterapkan Camat dan bentuk motivasi yang diberikan kepada pegawai di Kantor Camat Mempawah Hulu Kabupaten Landak. Judul ini dipilih karena pemilihan gaya kepemimpinan sangat berpengaruh terhadap hasil kerja pegawai untuk mencapai keberhasilan dan merupakan peranan penting dari seorang pemimpin yang dapat mengkondisikan lingkup kerja dan anggotanya untuk mencapai tujuan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan yang diawali dengan melakukan penelitian pendahuluan, membuat rencana penelitian, pengambilan data primer dan sekunder, serta membuat laporan penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gaya kepemimpinan yang Camat terapkan dalam memotivasi pegawai di Kantor Camat Mempawah Hulu Kabupaten Landak adalah tipe kepemimpinan demokratis. Sedangkan bentuk motivasi yang berikan kepada pegawai/bawahan hanya berupa saran dan tidak pernah memberikan penghargaan berupa barang terhadap keberhasilan pekerjaan yang dilakukan oleh pegawai/bawahannya. Kata-kata Kunci : Camat, Gaya kepemimpinan, Motivasi
KEPEMIMPINAN CAMAT DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA PEGAWAI DI KANTOR CAMAT MERANTI KABUPATEN LANDAK
KORKONATA HANOLA KLARISA NIM. E42012069
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 3 (2016): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (97.362 KB)
|
DOI: 10.26418/%governance.v5i3.1310
Penelitian ini untuk mendiskripsikan gaya kepemimpinan yang dimiliki oleh seorang pemimpin dalam hal meningkatkan disiplin kerja pegawai yang ada di Kantor Camat Meranti Kabupaten Landak. Dalam penulisan ini didasarkan atas adanya permasalahan kurangnya disiplin pegawai di Kantor Camat Meranti Kabupaten Landak, masih ditemukan beberapa pegawai yang telambat masuk dan pulang kantor lebih awal, kurangnya berpakaian rapi seperti pergi kekantor berpakaian bebas, tidak aktif masuk kantor. Berdasarkan latar belakang diatas bagaimana gaya kepemimpinan yang baik dapat meningkatkan disiplin pegawai pada Kantor Camat Meranti Kabupaten Landak. Hasil yang ada mengenai tentang disiplin kerja Pegawai Negeri Sipil pada Kantor Camat Meranti Kabupaten Landak.Kesimpulan dari penelitian ini adalah kurang efektifnya kepemimpinan camat dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai hal ini dapat dilihat dari kurang tegas dalam memimpin suatu kebijakan yang membuat pegawai tidak peduli terhadap jam kerja maupun cara berpakaian, untuk itu sorang pemimpin harus memiliki ketegasan dalam mengambil suatu kebijakan dalam menjalankan peraturan yang ada. Kata-kata kunci : Kepemimpinan, Disiplin kerja, Pegawai Negri Sipil.
STRATEGI PENINGKATAN KAPASITAS PEMERINTAH DESA DI DESA SUNGAI RINGIN KECAMATAN SEKADAU HILIR KABUPATEN SEKADAU
RIO CANDRA NIM. E42011080
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 4, No 3 (2015): Governance, Edisi September 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (79.819 KB)
|
DOI: 10.26418/%governance.v4i3.692
Penulisan skripsi ini untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah Desa Sungai Ringin Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Lokasi penelitian di Kantor Desa Sungai Ringin Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau.Faktor internal dan eksternal dianalisis dengan menggunakan analisis matriks SWOT, kemudian peneliti memilih salah satu kuadran yang dianggap lebih berpengaruh untuk peningkatan kapasitas aparatur. Kuadran yang dipilih adalah kuadran I terdiri dari aspek kekuatan dan aspek peluang, strategi alternatif yang pertama adalah strategi untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dengan memanfaatkan pelatihan-pelatihan dan melakukan studi banding ke desa-desa yang sudah baik dalam pelaksanaan pemerintahan desanya. Strategi kedua adalah dengan memberikan pendidikan formal, nonformal, dan informal kepada aparatur pemerintah Desa Sungai Ringin. Strategi ketiga dengan menetapkan prosedur / persyaratan dalam proses pelayanan yang mudah dipahami oleh masyarakat dan aparatur di Desa Sungai Ringin. Strategi keempat adalah dengan mendorong pemerintah daerah untuk membuat regulasi tentang Pendapatan Asli Desa (PADes) dan menjalin kerjasama dengan pihak terkait dalam penarikan iuran/retribusi di Desa Sungai Ringin. Kata Kunci : Strategi, SWOT, Kapasitas Aparatur
PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR CAMAT KAPUAS KABUPATEN SANGGAU
Wilip Alegro Marlanton Nitty E.42008016
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 2, No 1 (2013): GOVERNANCE, Edisi Maret 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1290.055 KB)
|
DOI: 10.26418/gov.v2i1.74
This research is itended to determines analyzing the effect the motivation on the performance of employesin the head office of the district Kapuas. The research was chosen because of the phenomenon and the problemassociated with the performance of employees in Kapasus districk head office. This is of course related to manyfactors, but the writer has alleged while motivating factor that will either increase the maximum performance foremployees in the head office of the Kapuas.This research is a quantitative hypothesis testing. The population in this study were all employees of theoffice of head Kapuas, except head office. Data collection techniques using a questionnaire that had been testedin advance with the validity and reliability. The data analysis technique used is linear regression nalysis. Theconclusion of this research is the motivation to have significant influence on employee performance 24,7% andthe remaining 75,3% is influenced by other factors not examined.Keyword : Motivation, Employee Performance
KOORDINASI DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DI DESA KUMPANG ILONG KECAMATAN BELITANG HULU KABUPATEN SEKADAU
JASSON PRESTLY NIM. E1032131039
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 8, No 1 (2019): GOVERNANCE, Edisi Maret 2019
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/%governance.v8i1.2314
Penulisan Skripsi ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman mengenai koordinasi didalam pelaksanaan pembangunan fisik yang telah dilakukan di daerah ini oleh pemerintah desa. Permasalahan mengenai koordinasi dalam pelaksanaan pembangunan fisik yang terjadi didaerah ini cukup menarik untuk diteliti mengingat pelaksanaan pembangunan fisik yang telah direncanakan dalam RKP-Desa tidak terlaksana dengan baik. Pembangunan fisik di Desa Kumpang Ilong belum optimal karena koordinasi yang kurang baik dari Kepala Desa kepada bawahannya serta masyarakat dan Kepala Desa kepada BPD. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan melakukan wawancara langsung dengan narasumber dengan bantuan alat perekam dan pedoman wawancara serta dikumentasi. Penelitian yang ditemukan di lapangan adalah kurangnya koordinasi dari Kepala Desa kepada Masyarakat dan koordinasi Kepala Desa kepada BPD dalam pelaksanaan pembangunan fisik di Desa Kumpang Ilong. Koordinasi dalam pelaksanaan pembangunan fisik dapat terlaksana dengan baik terutama di Desa Kumpang Ilong dengan cara, melakukan koordiansi secara menyeluruh dan terjun langsung ke lapagan untuk bersosialisasi dengan masyarakat langsung. Adapun hasil penelitian yang peneliti temui di lapangan adalah Koordinasi Dalam Pelaksanaan Pembanguunan Fisik di Desa Kumpang Ilong, Kecamatan Belitang Hulu, Kabupaten Sekadau belum berjalan dengan baik. Penyebabnya adalah kurangnya koordinasi yang baik dari Kepala Desa kepada bawahannya dan masyarakat dalam perbaikan jalan rusak dan pengambilan keputusan sepihak yang dilakukan oleh Kepala Desa mengakibatkan kurangnya partisipasi BPD dalam pelaksanaan pembangunan fisik di Desa Kumpang Ilong Kecamatan Belitang Hulu Kabupaten Sekadau. Pada permaslahan tersebut, penulis merekomendasikan kepada seluruh elemen masyarakat Desa Kumpang Ilong untuk dapat menanamkan nilai-nilai dalam koordinasi supaya pembangunan di Desa Kumpang Ilong, terutama dalam pembangunan fisik jalan rusak dapat tercapai dengan baik dan optimal. Kata Kunci : Koordinasi,Pelaksanaan dan Pembangunan Fisik
Penerapan Elektronik Government (e-Gov) Bidang Kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ketapang
Hasmirawati Hasmirawati E42012040
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 3 (2016): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (331.327 KB)
|
DOI: 10.26418/%governance.v5i3.1272
ABSTRAK Hasmirawati : Penerapan Elektronik Government (e-Gov) Bidang Kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ketapang. Skripsi. Pontianak : Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Kerjasama Universitas Tanjungpura Dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Skripsi ini tentang proses penerapan program kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Kabupaten Ketapang. Penulisan skripsi ini berdasarkan adanya permasalahan mengenai angka pencapaian penerapan e-KTP di Kabupaten Ketapang yang hanya mencapai 49% (228.833 jiwa) dari jumlah penduduk wajib KTP 466.187 jiwa, maka yang belum melaksanakan perekaman masih ada 51% (237.352 jiwa) lagi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptip. Penelitian ini menggunakan teori e-Government oleh Indrajit. Hasil dalam penelitian ini adalah kurang baiknya kesiapan infrastruktur data dalam pengelolaan dan penginputan data e-KTP, kurang memadainya infrastruktur teknologi dan kesiapan infrastruktur manusia pada bagian pelayanan e-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ketapang jumlah petugasnya sangat terbatas sehingga jumlah tersebut tidak sebanding dengan jumlah masyarakat yang datang untuk melakukan pembuatan e-KTP. Kata Kunci : e-Government, Penerapan e-KTP, Kendala penerapan
KOORDINASI ANTAR INSTANSI DALAM MENINGKATKAN PROGRAM KOTA LAYAK ANAK (KLA) DI KOTA PONTIANK
Yunita Claudia Larasatie NIM. E42011007
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 4, No 2 (2015): Governance, Edisi Juni 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (96.891 KB)
|
DOI: 10.26418/%governance.v4i2.731
Penulisan Skripsi ini dimaksudkan untuk mengetahui dan menganalisis koordinasi antar instansi dalam meningkatan program Kota Layak Anak (KLA) di Kota Pontianak. Judul skripsi ini diambil berdasarkan permasalahan koordinasi antar instansi dalam meningkatkan program Kota Layak Anak yang masih belum optimal di Kota Pontianak. Kota Pontianak merupakan kota percontohan pertama untuk Program Kota Layak Anak (KLA) di Provinsi Kalimantan Barat.Penelitian ini menggunakan penelitian jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teori yang digunakan sebagai pisau analisis pada penelitian ini adalah Teori Tripathi dan Reddy. Penelitian dilakukan dengan 3 tahap analisis,yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Lokasi penelitian ini adalah di tiga instansi di wilayah Kota Pontianak yaitu Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Anak dan Keluarga Berencana (BPMPAKB), Dinas Sosial dan Tenaga Kerja dan yang terakhir Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Perumahan. Subjek penelitian ini adalah ketiga instansi yang terlibat dalam koordinasi program Kota Layak Anak di Kota Pontianak. Kesimpulan penelitian ini belum optimalnya koordinasi yang disebabkan oleh beberapa faktor yaitu kontinuitas yang tidak berjalan, tujuan yang tidak jelas, organisasi yang tidak sederhana, perumusan wewenang dan tanggung jawab yang kurang jelas dan komunikasi yang kurang. Oleh karena itu rekomendasinya adalah mengoptimalkan kontinuitas, mensederhanakan organisasi, memperjelas perumusan wewenang dan tanggung jawab serta mengoptimalkan komunikasi. Kata-kata Kunci : Koordinasi, Anak, Kota Layak Anak
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGURUSAN SURAT IZIN TEMPAT USAHA DI KECAMATAN NANGA TAMAN KABUPATEN SEKADAU
Nazarius Hendro Ando E.42009064
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 2, No 2 (2013): GOVERNANCE, Edisi Agustus 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1956.581 KB)
|
DOI: 10.26418/%governance.v2i2.326
This discussion paper aims to describe the implementation process of the maintenance effort Permit has been granted by the Regent Sekadau Sekadau accordance with decree No. 4 of 2006 on the management of the business location permit. In this study the authors would like to formulate the problem is how the process of implementing the maintenance location permit in District Nanga Sekadau Park District. So the purpose of the study is to describe and analyze the process of implementing management policies in the Business Permit Sub Sekadau Nanga Park District. The authors concluded there are 3 (three) factors that must be traversed affect the successful implementation of policies and Stress Management in the Business Permit Nanga District Park District Sekadau the Organization, Interpretation and Application. The authors concluded that the activity of Clearance Application Permit process was convoluted effort, thus causing the reluctant care of letter location permit. Furthermore, the author gives some advice to the Head Office Nanga Sekadau Park District to provide good service in business administration Permit particularly with regard to the application. Keyword : Stress Management Policy, Business Permit