Articles
617 Documents
KOORDINASI ANTAR TIM DALAM PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA DI DESA KARYA BARU KECAMATAN MARAU KABUPATEN KETAPANG
Yose Fina Andini E.42009025
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 3, No 1 (2014): GOVERNANCE, Edisi Maret 2014
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/gov.v3i1.345
This essay aims to identify and analize the effectiveness of coordination among teams in the execution of funds allocation for village in Karya Baru Village Marau District in Ketapang Regency. The title is choosen baseissues that there are some developments that haven’t finished by the year of funds allocation. This study uses a descriptive type of research with a qualitative approach. This study was conducted through the steps of research such as literature research which includes collecting and obtaining the theories used as a foundation in research and field research in the form of obtaining data directly. Theory that used to analyze is from Tripathi and Reddy about some conditions to achieve efective coordination, such as first chance, continuity, formulation of authority and responsibility, efective communication, and efective leadership. The conclusion of this study is coordination in execution of funds allocation for village in Karya Baru Village has gone on well overall, but there are several obstacles, such as certain people who are not incapable of implementing their competence and responsibility, leadership of village headman which lack of giving guidelines and motivations, and a lack of incentive. Keywords : Coordination, Funds Allocation For Village, Effectiveness
PROSES PELAKSANAAN MUTASI APARATUR SIPIL NEGARA DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN KAPUAS HULU
Ridha Zul Apriadi NIM. E1031141031;
Sugito *;
H. Agus Eka *
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 9, No 2 (2020): GOVERNANCE, Edisi Juni 2020
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/%governance.v9i2.2579
Ridha Zul Apriadi. E1031141018 : Proses Mutasi Aparatur Pemerintah daerah di Kabupaten Kapuas Hulu. Skripsi. Pontianak : Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Tanjung Pura Provinsi Kalimantan Barat. Penulisan skripsi ini di maksudkan untuk menggambar dan menganalisis proses mutasi aparatur pemerintah daerah di Kabupaten Kapuas Hulu. Judul skripsi ini diangkat berdasarkan permasalahan daam proses mutasi yang tidak berdasarkan prinsip The Right Man On The Right Place. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jenis penelitian deskriptif Kualitatif. Penelitian inidilakukan dengan empat langkah penelitian, yaitu melakukan peneltian pendahuuan (pra survey), Pembuatan rencana penelitian (Usulan Penelitian), Pengambilan data-data sekunder dan data-data pimer yang kemudian dilakukan analisi pada hari itu juga setelah pengambilan data dilapangan (wawancara atau observasi) dan membuat laporan penelitian (Skripsi). Lokasi penelitian dikabupaten Kapuas Hulu. Subyek penelitian adalah Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu yang terkait dengn proses mutasi badan kepegawaiian Kabupaten Kapuas Hulu. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah proses mutasi yang terjadi di Kabupaten Kapuas Huku tidak berdasarkan prinsip The Right Man On The Right Place, karena proses mutasi yang terjadi selama ini masih banyak mengarah kepada seniority system dan Spoil System sehingga belum berjalan dengan efektif dan efisien. Kata Kunci : Proses Mutasi, Aparatur Pemerintah, The Right Man On The Right Place The Mutation Process of Local Government Apparatuses in Kapuas Hulu Regency Ridha Zul Apriadi E1031141031 ABSTRACT This thesis writing was intended to describe and analyze the process of mutation of the local government apparatus in Kapuas Hulu Regency. The title of this thesis was based on problems in the mutation process that are not based on the principle of The Right Man on The Right Place. This research used the descriptive method with qualitative descriptive research type. This research was conducted with four steps of research, specifically conducting preliminary research (pre-survey), making research plans (follow-up research), taking secondary data and primary data which were then analyzed on the same day after data collection (interview or observation) and make a research report (thesis). The location of this research was in Kapuas Hulu Regency. The research subjects were divisions of the Kapuas Hulu District Government who were involved in the mutation process at the Personnel Agency. The conclusion in this study was that the mutation process that occurred in Kapuas Hulu Regency was not based on the principle of The Right Man On The Right Place. This happened because the mutation process that occurs so far is still a lot leading to the seniority system and the spoil system so that it has not been running effectively and efficiently. Keywords: Mutation Process, Government Apparatus, The Right Man on The Right Place.
ANALISIS PERENCANAAN KEBUTUHAN APARATUR SIPIL NEGARA DI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN SEKADAU
Lamberius Ade Irwan E42012087
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 3 (2016): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/%governance.v5i3.1301
Abstrak Lamberius Ade Irwan: Analisis Perencanaan Kebutuhan Aparatur Sipil Negara di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sekadau. Skripsi. Pontianak : Program Studi Ilmu Pemerintahan Kerjasama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura. Penulisan Skripsi ini dimaksudkan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan belum terpenuhinya jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sekadau berdasarkan perencanaan kebutuhan ASNnya. Penulisan Skripsi ini didasarkan atas permasalahan belum terpenuhinya jumlah ASN yang ada dengan berdasarkan perencanaan kebutuhan ASN di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sekadau yang dapat dilihat dari peta jabatan BAPPEDA Kabupaten Sekadau Tahun 2015. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara dan teknik dokumentasi.Simpulan dari penelitian ini adalah perencanaan kebutuhan sudah terlaksana dengan baik dan sesuai dengan mekanisme yang ada. Dari faktor-faktor seperti rencana startegik, anggaran, rancangan organisasi dan tugas pegawai sangat mempengaruhi dalam penyusunan perencanaan kebutuhan, namun faktor anggaran di BAPPEDA Kabupten Sekadau adalah faktor yang menyebakan belum terpenuhinya jumlah pegawai di BAPPEDA Kabupaten Sekadau dikarenakan kebijakan belanja pegawai yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat terbatas untuk menanggung pembiayaan pegawai yang diperlukan oleh Pemerintah Daerah.Untuk itu rekomendasi penelitian ini adalah dalam melaksanakan skala prioritas berkaitan dengan pembagian formasi PNS harus lebih teliti. Selanjutnya dilakukan pemberian pendidikan dan pelatihan teknis ataupun bimbingan teknis dalam menunjang pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya untuk mencapai tujuan organisasi. Kata kunci :Perencanaan Kebutuhan, Aparatur Sipil Negara, Faktor-faktor
PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DI DESA PERONGKAN KECAMATAN SEKADAU HULU KABUPATEN SEKADAU
Cornelius Complek Caro NIM. E42011075
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 6, No 3 (2017): Governance, Edisi September 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/gov.v6i3.801
Skripsi ini berdasarkan adanya fenomena yang terjadi di Desa Perongkan yaitu program yang telah rencanakan dalam Alokasi Dana Desa tidak dapat dilaksanakan. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Perongkan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitaif. Dengan langkah-langkah memilih topik kajian, instrumentasi, pelaksanaan penelitian pengolahan data serta pada hasil penelitian dengan menarik kesimpulan, implikasi, dan rekomendasi. instrumen kuci penelitian ini adalah peneliti sendiri. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara dan dokumentasi kemudian data yang diperoleh dianalisis serta untuk menguji keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Teori yang peneliti gunakan untuk melihat dan mendeskripsikan masalah pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Perongkan adalah teori yang diungkapkan oleh Gorge R. Terry yaitu fungsi manajenen perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan. Hasil dalam penelitian ini adalah bahwa dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Perongkan sudah cukup baik. Dikatakan cukup baik karena dilihat dari perencanaan sudah dilakukan perumusan kebijakan pada pelaksanaan musyawarah rencana pembangunan desa, pada pengorganisasian masing-masing pegawai sudah ditempatkan pada kemampuan mereka masing-masing, pada penggerakan sudah baik karena masing-masing aparatur sudah bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi aparatur desa, pada pengawasan masih kurang baik karena dalam pelaksanaan pembangunan desa jarang dilihat oleh pihak Badan Permusyawaratan Desa dan pihak pemerintahan desa. Kata Kunci : Alokasi Dana Desa, Pengelolaan, Pembangunan
EVALUASI KEBIJAKAN PEMEKARAN DESA GEMBA RAYA DI KECAMATAN KELAM PERMAI KABUPATEN SINTANG
DOROTEUS MARTYAN NIM. E42010034
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 3, No 4 (2014): Governance, edisi Desember 2014
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/%governance.v3i4.475
Skripsi ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta mendeskripsikan dampak kebijakan pemekaran Desa Gemba Raya di Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Kualitatif dengan subjek penelitian yaitu Camat Kelam Permai, Kasi Pemerintahan, Kepala Desa, Kaur Pemerintahan dan Kesra, Panitia Pemekaran dan Masyarakat Desa Gemba Raya. Hasil penelitian menunjukkan adanya dampak positif dari kebijakan pemekaran desa berupa kelancaran pada proses pelayanan publik dan perbaikan infrastruktur sehingga perekonomian masyarakat meningkat dan kehidupan lebih sejahtera. Adapun dampak negatif berupa permasalahan umum mengenai batas wilayah dan tingkah laku masyarakat seperti timbulnya persaingan yang buruk akibat rasa iri terhadap desa pemekaran. Rekomendasi dari penelitian ini pada sektor pelayanan publik bidang administrasi kependudukan dan pembangunan infrastruktur harus dipertahankan. Pemerintah Desa Gemba Raya dapat berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Pelimping dalam menangani permasalahan umum mengenai batas wilayah dan tingkah laku masyarakat untuk memperoleh solusi terbaik.Kata-kata kunci : Dampak, Pemekaran Desa, Pelayanan dan Pembangunan
PERAN KEPALA DESA UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN DI DESA JERUJU BESAR KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA
E1031151025 FIRDA NIA ULFA; Agus Eka; Bima Sujendra
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 10, No 1 (2021): GOVERNANCE, EDISI MARET 2021
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/gov.v10i1.2882
Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena yang terjadi berkaitan dengan Peran Kepala Desa yang belum optimal Untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Di Desa Jeruju Besar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peran kepala desa sebagai motivator, sebagai fasilitator, dan sebagai mobilisator untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam musyawarah perencanaan pembangunan di desa Jeruju Besar. Metodelogi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan jenis penelitian kualitatif yaitu mendeskripsikan masalah serta dijelaskan dengan kata-kata. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu ada 3 yaitu observasi dengan mengamati objek dan subjek penelitian, wawancara yaitu menanyakan sejumlah pertanyaan kepada narasumber, dan dokumentasi yaitu menyalin atau memfotokopi data-data yang sudah jadi. Keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi waktu, triangulasi sumber, dan triangulasi teknik. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menggunakan teori menurut Bintoro Tjokroamidjojo yaitu : Peran sebagai motivator, Peran sebagai fasilitator dan Peran sebagai mobilisator.Kata kunci : Peran, Motivator, Fasilitator, Mobilisator.
Kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil Di Kantor Camat Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang
Hilaria Esterdika E42012053
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2016): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/%governance.v5i4.1277
HILARIA ESTERDIKA : Kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil Di Kantor Camat Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang. Skripsi. Pontianak. Program Studi Ilmu Pemerintahan Kerjasama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura Dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.Penulisan skripsi ini didasarkan atas permasalahan adanya penurunan kedisiplinan pegawai di Kantor Camat Tujuh Belas yang masih belum ada penyelesaian sampai sekarang. Kedisiplinan ini menurun terutama pada jam masuk kantor, jam istirahat dan jam pulang kantor. Penelitian ini menggunakan model penelitian kualitatif dengan subjek penelitian pegawai negeri sipil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil di Kantor Camat Tujuh Belas masih rendah yaitu mengenai jam masuk kantor, jam istirahat maupun jam pulang kantor. Hal ini terjadi karena kurangnya pengawasan pimpinan, serta kesadaran dari masing-masing individu. Oleh karena itu diharapkan instansi pemerintahan kecamatan tujuh belas dapat meningkatkan kesadaran pegawai untuk lebih disiplin.Kata Kunci: Kedisiplinan, Pegawai dan Kepatuhan
KUALITAS PELAYANAN PEMBUATAN SURAT KETERANGAN KELAHIRAN DI KELURAHAN TENGAH KECAMATAN PONTIANAK KOTA
MARTINA NILA NIM. E42011079
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 4, No 4 (2015): Governance, Edisi Desember 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/%governance.v4i4.844
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menganalisis pelayanan yang ada di Kelurahan Tengah Kecamatan Pontianak Kota Pontianak. Berdasarkan tujuan penelitain ini peneliti ingin menganalisis bagaimana pelayanan yang ada di Kelurahan tersebut apakah sudah sesuai dengan standar operasional prosedur atau belum.Kesimpulan dari penelitian ini adalah kurang optimalnya pelayanan pembuatan surat keterangan kelahiran karena masih banyak indikator dari teori dalam pelayanan ini yang belum terpenuhi terutama dalam tempat bagi para pemohon layanan masih kurang dan kemudahan dalam proses layanan, standar pelayanan, merespon setiap pelanggan yang ingin mendapatkan pelayanan, petugas melakukan pelayanan dengan cepat, tepat dan cermat dianggap masih kurang, petugas belum memberikan jaminan waktu.Kata-kata kunci: Kualitas, Pelayanan, Pemerintahan.
IMPLEMENTASI PROGRAM BERAS MSISKIN (RASKIN) DI KELURAHAN BENUA MELAYU LAUT KECAMATAN PONTIANAK SELATAN KOTA PONTIANAK
Dominika NIM. E42010020
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 3, No 3 (2014): Governance, edisi September 2014
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/%governance.v3i3.528
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan serta menganalisis faktor-faktor apa saja yang menyebabkan implementasi program raskin di Kelurahan Benua Melayu Laut yang belum terlaksana dengan baik, Penelitian ini menggunakan model pendekatan Kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif, dengan subyek dalam penelitian ini adalah pemerintah yakni pihak Kelurahan Benua Melayu Laut selaku pihak implcmcntor dan masyarakat yang tcrIibat dalam impicmcntasi program beras miskin ini, Tcknik pcngumpulan data yang digunakan yaitu teknik wawancara, observasi serta dokumentasi.Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa dari kurang maksimalnya implementasi program raskin di Kelurahan Benua Melayu Laut di pengaruhi oleh beberapa faktor, faktor yang pertama, berupa Komunikasi kurang diadakannya soslalisasi yang menyebabkan kurangnya pemahaman masyarakat mengenai raskin sangat minim. Kedua, faktor sumber daya dalam hal ini kurang memadainya fasilitas surnber daya di dalam implementasi program raskin. Ketiga, sikap implementor yang kurang mendukung dan kurang merespon terhadap pennasalahan yang ada didalam implementasi program raskin ini menyebabkan program raskin yang dijalankan tidak berjalan dengan optimal.Kata-kata Kunci : implementasi, program, beras miskin (raskin), komunikasi, sumberdaya, dan disposisi
PENGARUH BUDAYA KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KANTOR CAMAT SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA
Fajjar Fahdiansyah E.42008076
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 1, No 1 (2012): GOVERNANCE, Edisi perdana 2012
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/%governance.v1i1.25
Abstract Abstract : The title of this research is "The Effect of Work Culture to Performance of Civil Servants In Sungai Raya District Office in Kubu Raya Regency. This research is supposed to know whether work culture affects the performance of the Civil Servants Sungai Raya District Office in Kubu Raya Regency. The title of this research concerns was brought up based on the evolving work culture affects the performance of civil servants in the ministry. This research is quantitative research using simple linear regression statistical test. Based on the results of the study, obtained the following regression equation: Y = 6.611 + 0444 X Based on the analysis of statistical data, indicators in this study are valid and variables are reliable. The results indicate that the hypothesis Fcount greater than F table (9.454> 4.45) with a significance level of 0.456 so that the hypothesis in this study accepted that there is a positive and significant correlation between work culture to performance of civil servant. Key Word : Work Culture and Performance of Civil Servant