Articles
617 Documents
PENGAWASAN BADAN LINGKUNGAN HIDUP TERHADAP PELAKSANAAN SURAT PERNYATAAN KESANGGUPAN PENGELOLAAN DAN PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP (SPPL) OLEH PEMILIK KEGIATAN USAHA DI PASAR TRADISIONAL SEKADAU
PETRUS SUPRAYOGI NIM. E42012090
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2016): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/%governance.v5i4.1447
Penulisan Skripsi ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan dan menganalisis cara pengawasan Pemerintah Khususnya Bidang Dampak dan Penaatan Hukum Lingkungan Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Sekadau terhadap pelaksanaan Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL) Oleh Pemilik Kegiatan Usaha di Pasar Tradisional Sekadau dan faktor-faktor yang menyebabkan belum optimalnya pengawasan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yaitu dengan menganalisa data yang ditemukan dilapangan berupa kata-kata dan gambar. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahapan diawali dengan melakukan penelitian pendahuluan (pre survey), membuat rencana penelitian (usulan penelitian), pengambilan data primer dan data sekunder dengan cara pwnwlitian (wawancara), dilanjutkan dengan menganalisis data serta pembuatan laporan penelitian (Skripsi). Lokasi penelitian berada di Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Sekadau. Teknik pengumpulan data adalah dengan wawancara, dokumentasi dan diuji keabsahannya dengan proses triangulasi sumber.Simpulan penelitian ini bahwa secara umum pelaksanaan pengawasan Badan Lingkungan Hidup terhadap Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL) telah dijalankan. Namun dalam pelaksanaannya terungkap beberapa faktor yang menghambat dan membuat pelaksanaan pengawasan menjadi tidak optimal. Faktor-faktor penghambat tersebut diantaranya sikap komperatif dari pemilik usaha dan/atau kegiatan pasar yang tidak mau memberikan informasi yang akurat kepada petugas yang melakukan peninjauan, keterbatasan tenaga dalam melaksanakan pengawasan, keterbatasan waktu pelaksanaan, dan kurangnya dana untuk mendukung proses pelaksanaan pengawasan. Kata-kata Kunci : Cara Pengawasan, Pemerintah, Dan Pelaksanaan Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan Dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL).
KEBIJAKAN PAJAK RESTORAN DI KOTA NANGA PINOH KABUPATEN MELAWI
SUHENDRA WIGUNA NIM. E42010060
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 1 (2016): Governance, Edisi Maret 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/%governance.v5i1.893
Penulisan skripsi ini dimaksudkan untuk menghasilkan rekomendasi dalam optimalisasi pelaksanaan pajak restoran dikota Nanga Pinoh Kabupaten Melawi. Judul skripsi ini diangkat karena berdasarkan realisasi penerimaan pajak restoran masih belum memenuhi target seperti yang ditetapkan.Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Kualitatif. Digunakan Metode Penelitian Kualitatif karena penelitian ini mengambarkan situasi tertentu, sikap, perilaku, pandangan, fenomena, dan proses yang berlangsung dilokasi penelitian. Penelitian ini menggunakan dua tahap, tahap pertama menemukan permasalahan kebijakan (policy problem), tahap kedua melihat pelaksanaannya dilapangan, merumuskan dan memberikan rekomendasi. Lokasi penelitian di Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Melawi.Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tingkat kesadaran dan disiplin dalam pembayaran pajak dari wajib pajak yang masih rendah walaupun sebagian kecil wajib pajak sudah sadar akan kewajibannya. Wajib pajak sudah membayar pajak restoran namun dalam memberikan data mengenai pajak restoran yang masih belum transparan. Untuk itu rekomendasi yang diberikan dalam pelaksanaan pajak restoran di Kota Nanga Pinoh Kabupaten Melawi difokuskan pada bagaimana mengoptimalisasikan penerimaan pajak restoran dengan melakukan sosialisai secara efektif dan berkesinambungan, melakukan pendekatan secara persuasif dan memberikan pengertian tentang pentingnya membayar pajak serta manfaat dari pembayaran pajak daerah kepada pihak wajib pajak guna memperoleh dukungan penuh. Kata-kata kunci : Kebijakan Publik, Pajak Restoran, Optimalisasi.
KINERJA ORGANISASI DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SINTANG
GEDION NIM. E42011034
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 3 (2016): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/%governance.v5i3.1225
Penulisan skripsi ini dimaksudkan unutk mendiskripsikan kinerja organisasi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sintang dimana didalam pembahasannya terkait kualitas kerja dan kuantitas kerja. Skripsi ini dituangkan berdasarkan permasalahan-permasalahan yang terdapat dilapangan yang berkaitan dengan kinerja organisasi tersebut permasalah seperti persyaratan yang banyak, keslahan dalam pengetikan identitas, kurangnya sumber daya manusia, dan pembuatan akta kelahiran yang memakan waktu yang lama menyebabkan timbulnya rasa malas masyarakat dalam mengurus akta kelahiran dan rasa kekecewaan masyarakat terhadap kinerja organisasi pemerintah. Dan kinerja organisasi juga tidak optimal dengan timbulnya kekecewaan dari msayarakat sehingga upaya untuk mengsejahterakan masyarakat tidak tercapai dengan maksimal. Hasil penelitian ini mendeskripsikan kualitas kerja pegawai sudah cukup baik namun belum berjalan secara maksimal. Hal ini dapat disimpulkan dari tingkat kesalahan yang minim serta adanya kekompakan dalam member kepuasan kepada masyarakat dibidang pencatatan sipil. Selanjutnya kuantitas kerja pegawai sudah cukup baik, hal ini terlihat dari penggunaan waktu untuk menyelesaikan pekerjaannya. Terdapatnya beberapa kasus keterlambatan namun hal itu masuk kategori jarang terjadi. Kata-kata kunci: Kinerja Organisasi, Kualitas Kerja, Kuantitas Kerja.
PENGARUH KEMAMPUAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA APARATUR PEMERINTAH DI KANTOR CAMAT KELAM PERMAI KABUPATEN SINTANG
WAHYU SETIAWAN NIM. E42011031
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 4, No 2 (2015): Governance, Edisi Juni 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/%governance.v4i2.681
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh kemampuan kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja aparatur pemerintah di Kantor Camat Kelam Permai Kabupaten Sintang. Penelitian ini dilakukan dengan uji statistik korelasi sederhana dan regresi linear berganda dengan menggunakan jumlah populasi yang ada yakni sebesar 20 orang. Berdasarkan analisis dan statistik, indikator-indikator dalam penelitian ini bersifat valid dan reliabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat koefisien korelasi (R) antara kemampuan kerja dengan kinerja adalah sebesar 0, 855 serta terdapat koefisien korelasi (R) antara lingkungan dengan kinerja adalah sebesar 0, 877 dengan arah hubungan positif dan menunjukkan hubungan yang sangat kuat. Persamaan regresi Y = 7,023 + 0,429X1 + 0,602X2. Selanjutnya dari perhitungan determinasi diperoleh R Square 84,6% yang menunjukkan besar pengaruh kemampuan kerja dan lingkungan kerja secara simultan atau bersama-sama terhadap kinerja aparatur pemerintah di Kantor Camat Kelam Permai Kabupaten Sintang. Sehingga saran yang diberikan adalah Kantor Camat Kelam Permai Kabupaten Sintang untuk terus mengembangkan kemampuan kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang baik guna menunjang peningkatan kinerja aparatur pemerintah di Kantor Camat Kelam Permai Kabupaten Sintang. Kata-kata Kunci : kemampuan kerja, lingkungan kerja, kinerja
IMPLEMENTASIPERATURAN DAERAH NOMOR 18 TAHUN 2009 TENTANG PENYELENGGARAANADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPILKABUPATEN KETAPANG
Rini Novianti E42008024
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 2, No 1 (2013): GOVERNANCE, Edisi Maret 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/gov.v2i1.69
The implementation about the recording of wisdom for the birth certificategives problem, for last three years (2009-2012) the number of the owner of thebirth certificate is only 20%. The purpose of this research is showing how theprocess of the implementation about the wisdom of the birth recording and theobstacle which cause how difficult to record. The result of the research showsthe implementation has been done well, it is seen from the socialisation thathave done, the good of organization structure, the relation between theorganization and the good character of organization. So, the things that causethe number of the owner of the birth certificate get low is not from theimplementation, but it is because of the public itself.Keywords : Implementation, Birth Recording, Birth Certificate
MOTIVASI KERJA PEGAWAI DI KANTOR KECAMATAN PONTIANAK TIMUR
MELINDA YULIAN NIM. E43011046
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 7, No 4 (2018): GOVERNANCE, Edisi Desember 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/%governance.v7i4.2289
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pemberian motivasi kerja pegawai pada Kantor Camat Pontianak Timur dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat dan kemajuan daerah. Dalam Pemberian motivasi kerja tidak hanya dari seseorang atau dari pihak luar (ekstrinsik), namun juga dari diri sendiri (intrinsik). Peneliti membahas tentang bagaimana sikap kepemimpinan camat dalam memotivasi pegawainya, dan bagaimana tingkat motivasi kerja pegawai dalam bekerja di Kantor Camat Pontianak Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskripsi. Lokasi peneltian ini di Kantor Camat Pontianak Timur. Subjek Penelitian adalah Camat, Sekcam, Kasi/Kasubag dan Staf di Kantor camat Pontianak Timur. Dari penelitian yang dilakukan dapat dilihat bahwa motivasi yang diberikan pimpinan camat dapat dikatakan sudah berjalan sesuai peraturan, karena masih ada beberapa kendala yakni terdapat oknum pegawai tidak bersemangat dalam bekerja serta keluar kantor pada saat jam bekerja dan pada hubungan kerja masih kurang harmonis di antara para pegawai yang lainnya, dengan begitu menurunkan motivasi kerja pegawai. Oleh karena itu, dari pimpinan camat dapat memberikan motivasi agar bekerja dengan baik. Rekomendasi penelitian ini untuk kedepannya diperhatikan hubungan kerja antara pimpinan dan pegawai serta sesama pegawai sehingga dapat tercipta hubungan yang harmonis, sarana dan prasana dan fasilitas yang lebih baik lagi. Kata-kata kunci : Kantor Camat Pontianak Timur. Pemberian Motivasi Pimpinan dan Motivasi dari Pegawainya
FUNGSI HUMAS PEMERINTAH DAERAH KETAPANG DALAM MENGINFORMASIKAN KEBIJAKAN PERATURAN DAERAH TENTANG PAJAK AIR TANAH DI KABUPATEN KETAPANG
Muhammad Dani Ridwan E42012103
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2016): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/%governance.v5i4.1271
ABSTRAKMuhammad Dani Ridwan: Fungsi Humas Pemerintah Daerah Ketapang Dalam Menginformasikan Kebijakan Peraturan Daerah Tentang Pajak Air Tanah di Kabupaten Ketapang. Skripsi. Pontianak: Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Tanjungpura Kerjasama Dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.Penulisan Skripsi ini dimaksudkan untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan fungsi humas pemerintah Daerah Ketapang dalam menginformasikan peraturan daerah tentang pajak air tanah kepada wajib pajak khususnya pemilik hotel dan villa di daerah wisata, memfokuskan pada permasalahan fungsi bagian humas Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang khususnya dalam menginformasikan kebijakan Peraturan Daerah tentang pajak air tanah bagi wajib pajak perhotelan. Hasil dari penelitian ini adalah bagian Humas Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang sudah melaksanakan fungsinya dengan baik, hanya saja tingkat kesadaran masyarakat terhadap kebijakan pemerintah daerah yang masih rendah khususnya kebijakan tentang pajak air tanah, hal tersebut juga dikarenakan sosialisasi yang diberikan bagian Humas Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang masih kurang efektif.Kata Kunci: Humas, Pemerintah dan Pajak Air Tanah
PERAN KEPALA KANTOR DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA APARATUR SIPIL NEGARA
DEWI MARYANI NIM. E1031151020;
Agus eka *;
pardi *
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 8, No 3 (2019): Governance, Edisi September 2019
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/%governance.v8i3.2565
Permasalahan penelitian ini yaitu terjadi ketidakdisiplinan Aparatur Sipil Negara yang penulis temui pada saat melaksanakan magang di Kantor BKPSDM Kota Pontianak. Hal ini ditandai dengan adanya Aparatur Sipil Negara yang terlambat masuk kantor, pulang tidak sesuai dengan ketentuan jam kerja dan tidak masuk kantor tanpa kererangan, sehingga hal ini berdampak pada tugas yang diberikan. Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana peran kepala kantor dalam meningkatkan disiplin kerja Aparatur Sipil Negara di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Deskriptif dengan pendekatan Kualitatif. Hal ini dimaksudkan untuk memahami fenomena tentang apa yang terjadi dan dialami oleh subjek peneliti melalui kata-kata dan kalimat untuk dijadikan simpulan serta saran-saran yang diperlukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengambilan keputusan yang dilakukan kepala kantor dalam meningkatkan disiplin kerja Aparatur Sipil Negara sudah dilaksanakan dengan baik, yaitu melalui teguran langsung dan pemberian sanksi. Akan tetapi pelanggaran masih saja dilakukan Aparatur Sipil Negara terkhusus berkenaan dengan jam masuk dan jam pulang kantor. Kata Kunci : Peran Pemimpin, Disiplin Kerja, Aparatur Sipil Negara.
KOORDINASI KERJA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM MENINGKATKAN PENERTIBAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KECAMATAN NGABANG KABUPATEN LANDAK
ALBINUS ENDI SANDRA NIM. E42012062
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2016): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/%governance.v5i4.1336
Penulisan skripsi ini dimaksudkan untuk mengetahui dan menganalisis Koordinasi Kerja Satuan Polisi Pamong Praja Dalam Meningkatkan Penertiban Di Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak. Judul skripsi ini diangkat berdasarkan adanya fenomena-fenomena permasalahan yang terjadi yaitu masih banyak terdapat Pedagang Kaki Lima liar yang mendirikan lapaknya di sembarangan tempat tanpa ada izin dari pihak pemerintah daerah dan sepengetahuan dari pihak Satpol PP di Kecamatan Ngabang. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa bagaimana koordinasi dari Satpol PP dengan pihak terkait dalam menangani permasalah Pedagang Kaki Lima yang ada dan apakah koordinasi yang dilakukan sudah berjalan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh Pedagang Kaki Lima yang masih saja mendirikan lapak dagangannya di sembarang tempat.Kata- Kunci : Pemerintah Daerah, Koordinasi dan Penertiban
PENGARUH PENGAWASAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PEGAWAI DALAM PEMBUATAN KTP DAN KK DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KABUPATEN SAMBAS
RIO FIRDAUS NIM. E42011018
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 4, No 3 (2015): Governance, Edisi September 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/%governance.v4i3.771
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pengawasan pimpinan terhadap kualitas pelayanan pegawai dalam pembuatan KTP dan KK di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sambas. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan analisis kuantitatif, yaitu analisis regresi linear sederhana. Analisis tersebut dilakukan dengan data yang telah dikumpulkan dari sampel yang diambil dengan menggunakan teknik sampling jenuh, yaitu seluruh pegawai dalam pembuatan KTP dan KK di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sambas yang berjumlah 19 orang. Kemudian, teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah dengan menyebarkan angket yang telah diujicobakan sebelumnya untuk mengetahui kevalidan dan reliabilitas dari angket tersebut. Berdasarkan hasil analisis diperoleh koefisien korelasi (r) sebesar 0,672 dan koefisien determinasi (r2) sebesar 0,452. Artinya, terdapat hubungan yang kuat, yaitu sebesar 0,672 antara pengawasan pimpinan terhadap kualitas pelayanan dan sebesar 45,2 % menunjukkan besarnya pengaruh variable pengawasan pimpinan terhadap variable kualitas pelayanan. Selain itu, adanya pengaruh yang positif antara pengawasan pimpinan terhadap kualitas pelayanan pegawai di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sambas. Hal inidapat dilihat daritabel Anova, dimana nilai Sig. hitung (0,002)