cover
Contact Name
Ira Patriani
Contact Email
labkom@fisip.untan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurmafis@fisip.untan.ac.id
Editorial Address
Jl.Prof.Dr.Hadari Nawawi Pontianak
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Governance, Jurnal Ilmu Pemerintahan
Core Subject : Social,
Governance adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer di bidang ilmu pemerintahan
Articles 617 Documents
KINERJA OPERATOR PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN KUBU RAYA Dendy Partono E.42009080
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 2, No 4 (2013): GOVERNANCE, Edisi Desember 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v2i4.347

Abstract

This research aims to identify and analyze the performance of the operator in carrying out their duties and obligations in order to make Family Register and ID card services in the Department of Population and Civil Registration Kubu Raya Regency. The title of this essay is based on less than optimal performance of operators so that excellent service not running optimally. This is exactly what causes the difficulty of the government in their policy because the data are less valid.Results of this study was, less optimal operator performance particularly in order to make Family Register and ID cards with an online system that is caused by the quality of human resources is still low. This can be assessed through Responsiveness is still low, Responsibility which has not been implemented properly and Accountability is still lacking. There are several factors that affect the performance and supervision of environmental factors. No punishment and rewards make workers do not have the motivation to work. Keywords: Operator Performance, Responsiveness, Responsibility and Accountability
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA APARATUR PEMERINTAH DESA DI DESA GEMA KECAMATAN SIMPANG DUA KABUPATEN KETAPANG Pikarias E1031161019 Pindo; S.Y. Pudjianto; Agus Eka
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 9, No 3 (2020): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2020
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/%governance.v9i3.2683

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan memberikan gambaran mengenai faktor apa saja yang dapat Mempengaruhi Kinerja Aparatur Pemerintah Desa Di Desa Gema Kecamatan Simpang Dua Kabupaten Ketapang dalam pelaksanaan program dengan tujuan ingin mendeskripsikan dan menganalisis faktor kepemimpinan, faktor sumber daya manusia (aparatur) dan lingkungan kerja yang dapat menyebabkan Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Aparatur Pemerintah Desa Di Desa Gema Kecamatan Simpang Dua Kabupaten Ketapang dalam pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor yang Mempengaruhi Kinerja Aparatur Pemerintah Desa Di Desa Gema Kecamatan Simpang Dua Kabupaten Ketapang yang meliputi: Faktor Kepemimpinan, kenyataan menunjukan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap rendahnya kinerja pegawai, seperti terlihat dari besarnya ketergantungan pegawai terhadap pemimpin, miskinnya dorongan atau motivasi yang dilakukan oleh Kepala Desa Gema terhadap pegawai dan staf. Faktor Sumber Daya Manusia, secara kualitas dan kuantitas belum menunjukan hasil yang maksimal dalam melaksanakan tugas dan fungsi. Hal tersebut disebabkan belum memadai dari segi latar belakang pendidikan, pengalaman organisasi dan keterampilan. Faktor Lingkungan Kerja masih kurang mendukung. Peran aktif pegawai dalam melaksanakan tugas terlalu terfokus pada arahan dan petunjuk atasan, terutama dalam pelaksanaan tugas dan fungsi terlalu tergantung pada Kepala Desa, sehingga terkesan terlalu formal dan kaku.Kata Kunci: Faktor, Kepemimpinan, kinerja, pegawai.This study aims to provide an insight of what factors can affect the performance of village government officials in Gema Village of Simpang Dua Sub-district of Ketapang Regency in implementing the program with the aim of describing and analyzing factors of leadership, human resources (officials) and work environment that may contribute to factors that Affect the Performance of Village Government Officials in Gema Village of Simpang Dua Sub-District of Ketapang Regency in implementing the program. The results showed that the factors that affect the performance of village government officials in Gema Village of Simpang Dua Sub-district of Ketapang Regency include: Leadership factors, the fact shows that the factors that influence the low performance of employees can be seen from the dependence of employees on leaders, poor motivation by the Head of Gema Village to employees and staff. Human Resources factors, in terms of quality and quantity, have not shown maximum results in carrying out duties and functions. This is due to inadcquacy in terms of educational background, organizationai experience and skills. Work Environment Factors are still not supportive. The active role of employees in carrying out tasks is too focused on the directions and instructions from superiors, especially in carrying out duties and functions which is too dependent on the Village Head, so that it seems too formal and rigid. . Keywords: Factors, Leadership, Performance, Employees
PELAYANAN PERPUSTAKAAN DI KANTOR PERPUSTAKAAN ARSIP DAN DOKUMENTASI DI KABUPATEN SEKADAU PATRISIANA DEBIE CYNTHIA NIM. E42012089
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2016): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/%governance.v5i4.1349

Abstract

Penulisan skripsi ini dimaksudkan untuk menggambarkan Pelayanan Perpustakaan di Kabupaten Sekadau dan penulisan skripsi ini didasarkan pada permasalahan yang terjadi di Perpustakaan Kabupaten Sekadau, yaitu kurangnya sarana dan prasarana, kurangnya koleksian buku dan kurang nya Sumber Daya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kualitas pelayanan oleh Zaithaml (Hardiyansyah 2011:46) yaitu Kehandalan (Reliability), Berwujud (Tangible), Jaminan (Assurance), Ketanggapan (Responsiveness), dan Empati/Kepedulian (Emphaty). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian Kepala Kantor Perpustakaan, Staff Perpustakaan, dan Pengunjung Perpustakaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelayanan perpustakaan masih kurang optimal karena kurang nya sarana dan prasarana yang di tandai dengan tidak ada nya gedung perpustakaan, kurang nya koleksian buku di tandai dengan masih banyak koleksian buku-buku yang lama dan rusak serta kurangnya sumber daya di tandai dengan tidak adanya AC dan kurang nya komputer sehingga pelayanan di perpustakaan Sekadau kurang optimal. Rekomendasi dari penulis tentang sarana dan prasarana, koleksian buku dan sumber daya, yaitu Pemerintah Kabupaten Sekadau memberikan anggaran untuk pembangunan Kantor perpustakaan Sekadau dan memperbanyak koleksian buku terbaru serta penambahan AC dan komputer sehingga pelayanan dapat berjalan dengan baik. Kata-kata Kunci : Pelayanan, Perpustakaan, Kualitas
IMPLEMENTASI PROGRAM BERAS MISKIN (RASKIN) DI KELURAHAN SIJANGKUNG KECAMATAN SINGKAWANG SELATAN KOTA SINGKAWANG MARK ARIEF RAHMAN NIM. E42011084
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 6, No 3 (2017): Governance, Edisi September 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v6i3.803

Abstract

Penulisan skripsi ini dimaksudkan untuk mendiskripsikan serta menganalisis faktor-faktor apa saja yang menyebabkan implementasi program raskin di Kelurahan Sijangkung belum terlaksana dengan baik. Skripsi ini diangkat berdasarkan dari permasalahan yang terjadi dalam implementasi program raskin di Kelurahan Sijangkung yang antara lain, kualitas raskin yang buruk serta jumlah dan jadwal pendistribusian raskin yang sering mengalami kekurangan dan keterlambatan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa kurang maksimalnya implementasi program raskin di Kelurahan Sijangkung di pengaruhi oleh tiga faktor antara lain adalah, Pertama faktor sumber daya, sumber daya materi yang belum baik dan sumberdaya fasilitas yang belum memadai sehingga dalam pelaksanaannya raskin yang diberikan tidak layak dan implementor mengalami kesulitan dalam menempatkan stok beras Kedua, komunikasi antar organisasi dan penguatan aktivitas. Komunikasi yang belum terjalin dengan baik antara pihak Kelurahan dan warga yang mengakibatkan proses sosialisasi tidak berhasil dengan maksimal. Ketiga disposisi implementor. Sikap implementor yang kurang maksimal dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang juga menjadi salah satu dari tiga penyebab kurang optimalnya pelaksanaan raskin di Kelurahan Sijangkung. Kata-kata kunci: Implementasi, sumber daya, komunikasi, disposisi implementor.
PERANAN CAMAT DALAM MENGKOORDINASIKAN KEGIATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA EKA NOVIA HARDEANTI NIM. E42010078
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 3, No 4 (2014): Governance, edisi Desember 2014
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/%governance.v3i4.477

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis Peranan Camat dalam Mengkoordinasikan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Judul ini diambil berdasarkan permasalahan Peranan Camat yang masih belum efektif dalam mengkoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggambarkan secara menyeluruh dengan mengungkapkan kenyataan-kenyataan menggunakan pemikiran yang logis dengan menggambarkan, menjelaskan, dan menguraikan secara sistematis tentang fenomena yang dihadapi dalam menggunakan kata-kata, kalimat untuk memperoleh kesimpulan dan saran-saran yang diperlukan peranan camat dalam mengkoordinasikan pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan taraf kehidupan masyarakat yang kurang mampu. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa peranan camat dalam mengkoordinasikan kegiatan pemberdayaan masih belum efektif yang mana pada penelitian ini menggunakan faktor-faktor dalam koordinasi seperti kesatuan tindakan, komunikasi, pembagian kerja, dan disiplin dengan dihubungkan teori dari Ketaren yang menyatakan bahwa pemberdayaan itu adalah sebuah proses. Yang artinya seorang camat dalam memberikan tahap kesadaran kepada masyarakat masih jauh dari harapan yang diinginkan. Selain itu dalam tahap pengkapasitasan yang diberikan camat seperti pembinaan dan pelatihan kepada masyarakat belum berjalan maksimal. Serta pada tahap pemberian daya atau peluang, peranan camat masih kurang baik dan menganggap kualitas manajemen yang dimiliki masyarakat masih jauh dari apa yang diharapkan untuk dapat mewujudkan pembangunan nasioanal yang bertujuan mensejahterakan mutu hidup masyarakat.Kata-kata Kunci : Peranan, Koordinasi, Pemberdayaan Masyarakat
KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT KECAMATAN BALAI KABUPATEN SANGGAU E1032161014 HIASINTA NOVIANTI; Sri Haryaningsih; Ira Patriani
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 10, No 1 (2021): GOVERNANCE, EDISI MARET 2021
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v10i1.2884

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada kantor camat Balai Kabupaten Sanggau. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kinerja pegawai negeri sipil pada kantor camat Balai Kabupaten Sanggau. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik analisa data deskriptif  kualitatif, yakni setelah semua data terkumpul data tersebut kemudian dikelompokkan menurut jenis dan macam dan serta ditambahkan dengan keterangan-keterangan yang sifatnya mendukung dalam menjelaskan hasil penelitian. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai yang bertugas dikantor camat Balai kabupaten Sanggau, yang merupakan pegawai negeri sipil dan honorer. Sedangkan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagian dari populasi yaitu Pegawai Negeri Sipil dan teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sampling purposive.Bertitik tolak dari teori kinerja pegawai yang baik, maka penulis merumuskan hipotesis sebaagi jawaban sementara terhadap hasil penelitian yang sebenarnya akan dibuktikan lebih lanjut. Diduga ‘Kinerja Pegawai di Kantor Camat Kecamatan Balai yang terdiri dari kualitas, Kuantitas hasil pekerjaan, Penyesuaian diri, Kedisiplinan , dan Pengetahuan Kurang Baik’.Karena data yang diperoleh dalam Penelitian ini merupakan quisioner dan wawancara untuk menganalisis dan menguraikan kondisi objektif tentang kinerja pegawai pada Kantor Camat Balai Kabupaten Sanggau dengan demikian penelitian ini termasuk Penelitian deskripitif. Dalam melaksanakan Penelitian ini, penulis melakukan penelitian dengan mengambil lokasi di Kantor Camat Balai Kabupaten Sanggau.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kinerja pegawai negeri sipil masih kurang baik berdasarkan indikator yang peneliti gunakan untuk mengukur kinerja pegawai negeri sipil yaitu masih rendahnya prestasi kerja pegawai dan kepemimpian pegawai terhadap pekerjaannya pada kantor camat Balai Kabupaten Sanggau. Penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi pegawai kantor camat Balai agar lebih meningkatkan prestasi kerja dan kepemimpinan terhadap para stafnya agar untuk kedepannya kinerja tercapai seperti target yang diharapkan. Kata Kunci : Kinerja Pegawai dan prestasi kerja.
KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KANTOR LURAH KOTA BARU KECAMATAN PONTIANAK SELATAN JULIO WINALDI NIM. E43012007
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 6, No 1 (2017): GOVERNANCE, EDISI MARET 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/%governance.v6i1.1403

Abstract

Penulisan skripsi ini dimaksudkan untuk mengetahui kinerja pegawai pada Bidang Seksi Pemerintahan di Kantor Lurah Kota Baru yang di lihat dari kualitas, kuantitas, dan ketepatan waktu sebagai kata kunci dari kinerja. Judul ini diangkat berdasarkan permasalahan kinerja pegawai pada tingkat kedisiplinan yang di nilai masih kurang baik, kelambanan dalam menyelesaikan pekerjaan, terlambat saat masuk jam kerja, dan pulang lebih cepat dari jadwal yang telah ditetapkan. Saat ini dapat kita ketahui banyak masalah yang menyangkut kinerja pegawai di instansi – instansi pemerintahan tak terkecuali Kelurahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif agar data yang diperoleh lebih lengkap, lebih mendalam, dapat dipercaya, dan bermakna sehingga tujuan penelitian dapat dicapai. Model penelitian yang digunakan adalah model deskriptif. Hasil dalam penelitian ini adalah tercapainya kinerja Pegawai Negeri Sipil menjadi lebih baik. Hal ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Pegawai Negeri Sipil dalam meningkatkan kinerja. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah masih belum optimalnya kinerja pegawai pada Seksi Pemerintahan di Kantor Lurah Kota Baru. Hal ini dibuktikan dengan data yang diperoleh peneliti melalui wawancara dengan pegawai Kantor Lurah Kota Baru dan masyarakat Kelurahan Kota Baru tentang kinerja pegawai pada Seksi Pemerinrahan di Kantor Lurah Kota Baru. Kata-kata Kunci: Kinerja pegawai dilihat dari kualitas, kuantitas, dan ketepatan waktu
KINERJA KOMPETENSI PENYULUH PERTANIAN DI BADAN KETAHANAN PANGAN, PENYULUHAN PERTANIAN, PERIKANAN DAN KEHUTANAN, KECAMATAN TEBAS, KABUPATEN SAMBAS ULLY ARTIKA NIM. E42010004
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 4, No 2 (2015): Governance, Edisi Juni 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/%governance.v4i2.847

Abstract

Hasil penelitian ini adalah secara keseluruhan kinerja kompetensi penyuluh pertanian di Badan Ketahanan Pengan, Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sambas masih belum maksimal. Hal tersebut disebabkan oleh tingkat kesadaran terhadap tanggung jawab yang masih rendah, kurangnya jadwal dan peserta pelatihan, serta masih lambatnya tindakan terhadap masalah pertanian yang dilakukan oleh penyuluh pertanian.Berdasarkan hasil penelitian, saran yang diberikan yaitu diharapkan kepada Kepala BKP4K untuk bertindak tegas kepada penyuluh pertanian dalam penyelesaian tugas sebagai tanggung jawab penyuluh pertanian, menambah jadwal pelaksanaan dan peserta pelatihan, serta diharapkan kepada penyuluh pertanian untuk lebih cepat dalam mengambil tindakan saat terjadi masalah pertanian yang dialami petani. Kata-kata kunci: Kinerja, Kompetensi, Pengetahuan, Keterampilan, Sikap
KUALITAS LAYANAN PENERTIBAN IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN (IMB) PADA DINAS TATA KOTA, PERTANAHAN DAN CIPTA KARYA KOTA SINGKAWANG Uray Yupa Rahmawati Alda NIM. E42010089
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 3, No 3 (2014): Governance, edisi September 2014
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v3i3.531

Abstract

Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis kualitas layanan penertiban Izin Mendirikan Bangunan pada Dinas Tata Kota, Pertanahan dan Cipta Karya Kota Singkawang. Judul skripsi ini diangkat berdasarkan permasalahan kualitas layanan dalam penertiban Izin Mendirikan Bangunan yang kurang maksimal sehingga masih ditemukan bangunan yang tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan dan bangunan ber-Izin Mendirikan Bangunan yang telah beralih fungsi namun belum merubah Izin Mendirikan Bangunan-nya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori A Parasuraman yaitu tangibles (penampakan fisik), assurance (keyakinan), reliability (keandalan), responsiveness (responsif), dan empathy (empati).  Hasil Penelitian ini adalah secara keseluruhan kualitas layanan penertiban Izin Mendirikan Bangunan dalam dimensi tangibles, assurance, reliability, responsiveness dan emphaty yang dilakukan oleh Dinas Tata Kota, Pertanahan dan Cipta Karya Kota Singkawang belum maksimal. Kelima dimensi kualitas layanan tersebut harus diperbaiki dan ditingkatkan agar pelayanan dapat berjalan dengan maksimal. Berdasarkan tujuan penelitian dan hasil penelitian, saran yang diberikan adalah memperjelas tupoksi dinas yang terkait terhadap Izin Mendirikan Bangunan, menambah sarana dan prasarana, menambah pegawai, dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat.Kata-kata Kunci : Izin Mendirikan Bangunan, Kualitas layanan
PENGARUH KEPEMIMPINAN CAMAT TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR CAMAT KETUNGAU HILIR KABUPATEN SINTANG Priska Risa Vitliani E.42008027
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 1, No 1 (2012): GOVERNANCE, Edisi perdana 2012
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/%governance.v1i1.27

Abstract

The title of this study is the Effect of Employee Performance Leadership Head Against The Head Office Ketungau Hilir of Sintang. The purpose of this study was to determine how much influence the performance leadership of district employees in the Office of the Head of Ketungau  Hilir  of Sintang.  This  research  is  quantitative  research  using product  moment correlation statistical test followed by calculating the coefficient of determination. The results showed a correlation of 0.913, which means very strong significance and count r> r table for error level of 5% and 1% (0.913> 0.708> 0.576) and the coefficient of determination of 83.3%. Based on the analysis of statistical data, indicators in this study are valid and variables are reliable. this means the hypothesis is accepted  that there is a positive  and significant correlation  between district leadership on employee performance. Keywords: Head Leadership, Employee Performance, Quality, Quantity, and Timeliness

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2024): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2024 Vol 13, No 3 (2024): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2024 Vol 13, No 2 (2024): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2024 Vol 13, No 1 (2024): GOVERNANCE, EDISI MARET 2024 Vol 12, No 4 (2023): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2023 Vol 12, No 3 (2023): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2023 Vol 12, No 2 (2023): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2023 Vol 12, No 1 (2023): GOVERNANCE, EDISI MARET 2023 Vol 11, No 4 (2022): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2022 Vol 11, No 3 (2022): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 2 (2022): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2022 Vol 10, No 2 (2021): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2021 Vol 10, No 1 (2021): GOVERNANCE, EDISI MARET 2021 Vol 9, No 4 (2020): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2020 Vol 9, No 3 (2020): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 2 (2020): GOVERNANCE, Edisi Juni 2020 Vol 9, No 1 (2020): GOVERNANCE, Edisi Maret 2020 Vol 8, No 4 (2019): Governance, Edisi Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): Governance, Edisi September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Governance, Edisi Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): GOVERNANCE, Edisi Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): GOVERNANCE, Edisi Desember 2018 Vol 7, No 3 (2018): Govenance, Edisi September 2018 Vol 7, No 2 (2018): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2018 Vol 7, No 1 (2018): GOVERNANCE, EDISI MARET 2018 Vol 6, No 4 (2017): Governance, Edisi Desember 2017 Vol 6, No 2 (2017): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2017 Vol 5, No 4 (2016): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2016 Vol 5, No 3 (2016): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2016 Vol 5, No 2 (2016): GOVERNANCE, Edisi Juni 2016 Vol 5, No 1 (2016): Governance, Edisi Maret 2016 Vol 6, No 3 (2017): Governance, Edisi September 2017 Vol 6, No 1 (2017): GOVERNANCE, EDISI MARET 2017 Vol 4, No 4 (2015): Governance, Edisi Desember 2015 Vol 4, No 3 (2015): Governance, Edisi September 2015 Vol 4, No 2 (2015): Governance, Edisi Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): Governance, Edisi Maret 2015 Vol 3, No 3 (2014): Governance, edisi September 2014 Vol 3, No 4 (2014): Governance, edisi Desember 2014 Vol 3, No 2 (2014): GOVERNANCE, Edisi Juni 2014 Vol 3, No 1 (2014): GOVERNANCE, Edisi Maret 2014 Vol 2, No 4 (2013): GOVERNANCE, Edisi Desember 2013 Vol 2, No 2 (2013): GOVERNANCE, Edisi Agustus 2013 Vol 2, No 3 (2013): GOVERNANCE, Edisi September 2013 Vol 2, No 1 (2013): GOVERNANCE, Edisi Maret 2013 Vol 1, No 1 (2012): GOVERNANCE, Edisi perdana 2012 More Issue