cover
Contact Name
Nyokro Mukti Wijaya
Contact Email
nyokromw@fkip.unila.ac.id
Phone
085809937263
Journal Mail Official
jurnalpenelitiangeografi@fkip.unila.ac.id
Editorial Address
Jl. Soemantri Brojonegoro No. 1
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23020032     EISSN : 2746248X     DOI : http://doi.org/10.23960/jpg
Jurnal Penelitian Geografi merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Geografi Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung. Jurnal ini berisikan kumpulan karya ilmiah dalam bentuk artikel baik berupa skripsi, tesis, ataupun disertasi, serta hasil-hasil penelitian lain yang berhubungan dengan kajian pendidikan geografi dan geografi.
Articles 642 Documents
Perubahan Usaha Tani Dari Petani Kelapa Sawit Menjadi Petani Palawija di Desa Gedung Pakuon Novi Kurnia Utami; Edy Haryono; Zulkarnain Zulkarnain
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.291 KB)

Abstract

This research aimed to investigate the causes of transformation of oil palm farmer into crop farmer at Gedung Pakuon, Baradatu, Way Kanan. Descriptive method was used in this research were observation, interview, questionnaire, documentation and percentage table. The result showed that there were five points. Those were: 1) there were 23.3 ha oil palm areas transformed into crop areas. 2) lack of production of oil palm was the one of the reasons for causing oil palm areas became crop areas. 3) The inexpensive price was the second reason that made the farmers interested in crop rather than oil palm. 4) there was an easy market that effected the farmers to plant crop rather than oil palm. 5) The low-income was the last factor of which the farmers use their areas to plant crop rather than oil palm.Penelitian ini bertujuan mengetahui penyebab perubahan usaha tani dari  petani kelapa sawit menjadi petani palawija di Desa Gedung Pakuon Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan. Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif, dengan jumlah populasi sebanyak 30 petani. Teknik pengumpulan data teknik observasi, wawancara, kuesioner, dokumentasi, dan analisis data dalam bentuk tabel persentase. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Luas lahan usaha petani kelapa sawit seluas 23,3 ha yang diubah menjadi petani palawija. 2) Rendahnya produksi kelapa sawit menyebabkan usaha petani kelapa sawit menjadi usaha petani palawija. 3) Rendahnya harga jual kelapa sawit menyebabkan usaha petani kelapa sawit menjadi usaha petani palawija. 4) Perubahan usaha tani petani kelapa sawit menjadi petani palawija dikarenakan mudahnyapemasaran palawija dibandingkan dengan kelapa sawit. 5) Rendahnya pendapatan usaha petani kelapa sawit menyebabkan petani kelapa sawit berubah menjadi petani palawija.Kata kunci: luas lahan, produksi, usaha tani
TINJAUAN GEOGRAFIS TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH BAKUNG KELURAHAN BAKUNG TAHUN 2013 Serly Susanti; I Gede Sugiyanta; Irma Lusi Nugraheni
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.929 KB)

Abstract

The purpose of this study was to find out the source of waste generation in Bandar Lampung and its management and the capacity of  Bakung’s garbage final disposal which was the prominent final disposal in Bandar lampung. Descriptive research method was used in this research. It was direct observation method to find out the source of waste generation. Field observation technique and documentation technique were used in this research to collect the data. The results showed that: 1) The source of waste generation in Bandar Lampung was produced from household’s garbage 2) The capacity of final disposal in planning year would be overload, 3) Garbage processing method still used open dumping method, 4) leachate water management and decomposition had not run optimally.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sumber timbulan sampah yang ada di kota Bandar Lampung beserta Pengelolaan dan daya tampung TPA Bakung sebagai satu-satunya terminal induk sampah di Kota Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif yaitu survei langsung ke lapangan untuk mengetahui sumber timbulan sampah. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunujukkan: 1) Sumber timbulan sampah di Kota Bandar Lampung dihasilkan dari sektor rumah tangga, 2) Daya tampung TPA pada tahun perencanaan akan mengalami kelebihan muatan (over load), 3) Metode pengolahan sampah masih menggunakan open dumping, 4) pengelolaan air lindi dan pengomposan sampah belum berjalan dengan optimal.Kata kunci: daya tampung, sampah, TPA.
PERBEDAAN MOTIVASI BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR BERDASARKAN LATAR BELAKANG JURUSAN DI SMA/MA Arum Mawarni; Budiyono Budiyono; Rahma Kurnia Sri Utami
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.89 KB)

Abstract

This research aimed to know the students learning motivation and learning achievement difference based on highschool majors social science and natural science. This research used quantitative method. The population in this research was students of Geography Education Study Program Social Science Majors Faculty of Teaching and Education University of Lampung academic year 2012. The sample of this research were 82 students academic year 2012 chosen by purposive sampling technique. The data was collected using questionnaire and documentation. The data analysis technique used in this research was chi square analysis. Result of the research showed that 1) there was no difference learning motivation based on higschool majors between social science and natural science 2) there was no difference learning achievement based on higschool majors between social science and natural science.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar dan perbedaan prestasi belajar mahasiswa, berdasarkan latar belakang jurusan pada saat SMA/MA IPS dan IPA. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Lampung angkatan 2012. Sampel penelitian adalah 82 mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi angkatan 2012 yang diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis chi kuadrat. Hasil penelitian ini menunjukan 1) tidak ada perbedaan motivasi belajar mahasiswa berdasarkan latar belakang jurusan SMA/MA IPS dan IPA 2) tidak ada perbedaan prestasi belajar mahasiswa berdasarkan latar belakang jurusan SMA/MA IPS dan IPA.Kata kunci: jurusan, motivasi belajar, prestasi belajar.
AKTIVITAS BELAJAR SISWA DALAM PENGGUNAAN MODEL THINK TALK WRITE TERHADAP HASIL BELAJAR Yuliana Ria Ariska; Muhammad Thoha B.S. Jaya; Zulkarnain Zulkarnain
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 3, No 4 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.659 KB)

Abstract

This research aimed to know: the differences in the activities and geography learning result of students who are using Think Talk Write learning model with conventional model, and relationship between learning activities with geography learning result that used Think Talk Write learning model in class X MAN IIS 1 Poncowati Lampung Tengah. This study was a quasi-experimental research and research subjects were students of class X IIS 2 and X IIS 3. The sampling used purposive sampling technique. The analysis that was used was t-test and serial correlation test. Results of the research showed that: there were differences in the activities and geography learning result in experiment classes and control classes, and there was a positif and significant relationship between activity and learning result of geography in experiment classes.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: perbedaan aktivitas dan hasil belajar geografi siswa yang menggunakan model pembelajaran Think Talk Write dengan model konvensional dan hubungan antara aktivitas dengan hasil belajar geografi yang menggunakan model pembelajaran TTW pada siswa kelas X IIS MAN 1 Poncowati Lampung Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dan subjeknya adalah siswa kelas X IIS 2 dan X IIS 3. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah uji t-test dan uji korelasi serial. Hasil penelitian menunjukkan: terdapat perbedaan aktivitas dan hasil belajar geografi pada kelas eksperimen dan kelas kontrol serta terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara aktivitas dan hasil belajar geografi pada kelas eksperimen.Kata kunci: model think talk write, aktivitas belajar dan hasil belajar.
Kondisi Sosial Ekonomi Keluarga Buruh Pemecah Batu Desa Tambahrejo Pringsewu Iza Dewi Kartini; Edy Haryono; Dedy Miswar
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (892.926 KB)

Abstract

This study was aimed to examine the socio-economic conditions of families of stone breaker in Tambahrejo Village. The method of this research was descriptive with population of 68 people. The data collection techniques were questionnaire and documentation. After collecting the data, the researcher  analyzed the data by spatial or spatial approach. The results of this study indicate that: (1) 64.70% of respondents had hours of working ≥ 40 hours / week with rest 40 hours / week (2) 14.71% of respondents had income ≥ other UMP UMP. (3) 41.17% of respondents had dependents of family members ≥ 5 people had more than 5 people. (4) 1,36% of respondents stated to live in abundance with the expenditure of rice 481-960 Kg/year and the rest declared almost poor and poor. (5) A total of 5.28% of respondent's children are able to continue to Unversity from the total number of respondent's children.Penelitian ini mengkaji tentang kondisi sosial dan ekonomi buruh pemecah batu di Desa Tambahrejo Pringsewu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jumlah populasi 68 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dalam pendekatan spasial atau keruangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) sebanyak 64,70 % responden memiliki jam kerja ≥ 40 jam/minggu. (2) Ada 14,71 % responden memiliki pendapatan ≥ UMP. (3) Ada 41,17% responden memiliki tanggungan keluarga ≥ 5 orang. (4) Ada 1,36% responden dikatakan berkehidupan cukup dengan pengeluaran beras 481-960 Kg/Tahun dan sisanya dinyatakan nyaris miskin dan miskin. (5) Ada 5,28% anak responden mampu yang melanjutkan ke Perguruan Tinggi.Kata Kunci: buruh, keadaan sosial ekonomi, pemecah batu
Kontribusi Pendapatan Pekerja Wanita Penyadap Getah Damar Terhadap Pendapatan Keluarga di Pekon Penengahan Devi Desti Yani; Buchori Asyik; Edy Haryono
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 7, No 5 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.126 KB)

Abstract

This study aims to determine the income contribution of female resin tappers towards family's income in Penengahan village, Karya Penggawa Subdistrict, West Pesisir Regency in 2018. This study applied a quantitative descriptive method with a sample of 57 female resin tappers. The data collection techniques were carried out through observation, questionnaires, interviews, and documentation. The data analysis was done using percentage tables. The results of this study showed that: 1) The amount of resin produced by female tappers  reached 22.04 kilograms on average a day and 309 kilograms in a month. 2) The average working hours spent by female workers are 35 hours a week, 3) The average income of female resin tappers is Rp. 1,391,921.10 per month. 4) The income contribution of female tappers towards family's income is Rp 1,246,307.01 per month or 89.54% of total family's income.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi pendapatan pekerja wanita penyadap getah damar terhadap pendapatan keluarga di Pekon Penengahan Kecamatan Karya Penggawa Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 57 pekerja wanita penyadap getah damar. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tabel persentase. Hasil penelitian ini menemukan bahwa : 1) Jumlah getah damar yang dihasilkan oleh pekerja wanita rata-rata dalam sehari mencapai 22,04 kilogram dan 309 kilogram dalam sebulan. 2) Jam kerja yang digunakan pekerja wanita rata-rata yaitu 35 jam dalam seminggu, 3) Pendapatan pekerja wanita penyadap getah damar rata-rata sebesar Rp 1.391.921,10 per bulan. 4) Kontribusi pendapatan pekerja wanita untuk keluarga adalah Rp 1.246.307,01 /bulan atau 89,54% dari pendapatan total keluarga.Kata Kunci: getah damar, kontribusi, pekerja wanita.
DESKRIPSI KEPALA KELUARGA YANG MENIKAHKAN ANAK WANITANYA PADA USIA MUDA Inggrit Artiana Devi; Buchori Asyik; Edy Haryono
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.8 KB)

Abstract

This study aimed to describe the marriage of young women in the Mataram Udik villageBandar Mataram District Centre Lampung regency year 2012, with mainly focused of studyon the level of income, level of education, and views of life. This study used descriptiveresearch method, the object of this study was the head of the family that her daughtermarried off at a young age. The data collectives through observation, interviews,questionnaires and documentation. Data analyzes is using the percentage table as basicinterpretation and described as a research report. The results of this study show that: (1)Income of the head of families who marry off their daughter at the young age was low(≤ Rp 982.000,-) caused young age marriage. (2) The education level families who marryoff their daughter at a young age was low (SD dan SMP). (3) Views of life the head offamilies who marry off their daughter at a young age are: (a) their daughter had little desireto continued their school. (b) parents had opinion that through young age marriage so theycan decrease their daughters’ financial burden. (c) there was custom among people whothink that girls who not married yet until twenty called old maid.Key words: early marriage, parents, income, education, view of life
KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI PENGRAJIN BATU AKIK DESA SIMPANG EMPAT TAHUN 2015 Sanat Dia; Budiyono Budiyono; Dedy Miswar
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 4, No 3 (2016): JURNAL PENELITIAN GEOGRAFI (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.73 KB)

Abstract

The objective of this research was to describe the Sosioeconomic of Characteristic Craftsmen Arkenstone in the village of Simpang Empat 2015. The descriptive method was used in this research, the number of respondents were 21 craftsmen. The data collecting techniques were observation, interviews, documentation and observation about stone. The data analysis used frequency tables as the basis for the interpretation and description of the data in the study. The finding of this research showed the education of craftsmen was low, they had a little number of children, the number of dependents was little, they bought raw materialsfrom the village Simpang Empat and the typeof the stone was metamorpohic, the average of capital was Rp 1.288.100/person, the craftsmen was used their equipment, the average result producing 347/grains/person./month, all craftsmen did the marketing agate to tengkulak, collector, and individual, the craftsmen of the basics needs minimum family is fullfiled.Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan karakteristik sosial ekonomi pengrajin batu akik di Desa Simpang Empat Tahun 2015. Menggunakan metode deskriptif, jumlah populasi sebanyak 21 pengrajin. Teknik pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan pengamatan batuan. Teknik analisi data menggunakan tabel persentase sebagai dasar interpretasi dan deskripsi data pada penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengrajin berpendidikan rendah, pengrajin memiliki jumlah anak sedikit, pengrajin memiliki jumlah tanggungan tergolong kecil, seluruh pengrajin membeli bahan baku dari Desa Simpang Empat dan jenis bahan baku yang digunakan adalah batuan metamorf, rata-rata pengrajin memiliki modal Rp 1.288.100/oraang, pengrajin menggunakan peralatan mereka sendiri, rata-rata setiap pengrajin mendapatkan hasil 347/butir/orang/bulan, semua pengrajin melakukan pemasaran batu akik kepada tengkulak, kolektor, dan perorangan, serta tingkat pemenuhan kebutuhan pokok keluarga pengrajin batu akik terpenuhi.Kata kunci : karakteristik, sosial ekonomi, pengrajin batu akik
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA YANG MENGGUNAKAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DAN MEDIA PRESENTASI Andi Setiawan; Yarmaidi Yarmaidi; Irma Lusi Nugraheni
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.628 KB)

Abstract

This study aimed to: (1) investigate the difference of students pre-tests before being taught by using interactive-teaching multimedia and presentation, (2) investigate the difference of students post-tests after being taught by using interactive-teaching multimedia and presentation, (3) investigate the difference of gain between students who were taught by using interactive-teaching multimedia and those taught by presentation. The method employed in this research was true-experimental designs. The subjects were the VII grade students of e and f class. T-test was used as data analysis. The research results showed: (1) there was difference of means of pre-test between students who were taught by using interactive-teaching media and those who were taught by using presentation media at the first pre-test, but there was no difference at the second pre-test for the similar subjects, (2) there was difference of means between students who were taught by using interactive-teaching media and those who were taught by presentation media, (3) there was difference of means of gain-increase on students achievement of those who were taught by using interactive-teaching multimedia and those who were taught by presentation media.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: perbedaan pretes siswa sebelum diajar menggunakan multimedia pembelajaran interaktif dan presentasi, (2) perbedaan postes siswa setelah diajar menggunakan multimedia pembelajaran interaktif dan presentasi, (3) perbedaan gain belajar siswa yang diajar menggunakan multimedia pembelajaran interaktif dan presentasi. Metode yang digunakan true-experimental designs. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII.e dan VII.f. Analisis data menggunakan Uji-t. Hasil penelitian menunjukan: (1) terdapat perbedaan rata-rata pretes pertama antara siswa yang akan diajar menggunakan multimedia pembelajaran interaktif dan media pembelajaran presentasi, sedangkan pada pretes kedua tidak terdapat perbedaan, (2) terdapat perbedaan rata-rata postes siswa yang diajar menggunakan multimedia pembelajaran interaktif dan media presentasi. (3) terdapat perbedaan rata-rata gain hasil belajar siswa yang diajar menggunakan multimedia pembelajaran interaktif dan media presentasi.Kata kunci: hasil belajar, media pembelajaran interaktif, media pembelajaran presentasi
Kajian Wanita PUS Akseptor MKJP yang Tidak Mewujudkan Norma Keluarga Kecil (NKK) Raudatul Jannah; nani suwarni; Edy Haryono
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 5, No 6 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.661 KB)

Abstract

This research aimed to reviewed women of childbearing age of Long Term Contraception Method acceptors who do not realized Small Family Norms in Kelapa Tiga Permai sub-district. This research used descriptive qualitative method. Population in this research were 34 women of childbearing age of LTCM acceptors who had more than two children. Sample of this research were 7 women of childbearing age of LTCM acceptor who had more than two children, the sample was obtained by purposive sampling technique. Data was collected used observation, interviewing, questionnaire, and documentation. Data analysis with percentage tables as the basic of analytic description. Result of the research showed that the factors causing non-existence of Small Family Norms on women of childbearing age of LTCM acceptors : (1) because women of childbearing age started using LTCM after having many children (2) because the seven women of childbearing age of LTCM acceptors have a view to the value of children in having children in the family.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji wanita pasangan usia subur (PUS) akseptor MKJP yang tidak mewujudkan Norma Keluarga Kecil, titik tekan kajiannya pada faktor-faktor penyebab tidak terwujudnya Norma Keluarga Kecil pada wanita PUS akseptor MKJP di Kelurahan Kelapa Tiga Permai.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Populasi penelitian ini adalah 34 wanita PUS akseptor MKJP yang memiliki anak lebih dari dua. Diambil sampel sebanyak 7 wanita PUS secara purposive sampling. Pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara, kuisioneir, dan dokumentasi. Analisis data dengan tabel persentase sebagai dasar deskripsi analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab tidak terwujudnya NKK pada wanita PUS akseptor MKJP: (1) karena penggunaan MKJP baru dilakukan setelah memiliki anak banyak (2) karena ke tujuh wanita PUS akseptor MKJP memiliki pandangan terhadap value of children dalam memiliki anak dalam keluarga.Kata kunci:jumlah anak, mkjp, norma keluarga kecil, wanita pus

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 10, No 2 (2022): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 6 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 5 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 4 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 6 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 5 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 4 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 6 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 5 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 6 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 5 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 4 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 6 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 5 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 4 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 6 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 5 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 4 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 6 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 5 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) More Issue