cover
Contact Name
Nyokro Mukti Wijaya
Contact Email
nyokromw@fkip.unila.ac.id
Phone
085809937263
Journal Mail Official
jurnalpenelitiangeografi@fkip.unila.ac.id
Editorial Address
Jl. Soemantri Brojonegoro No. 1
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23020032     EISSN : 2746248X     DOI : http://doi.org/10.23960/jpg
Jurnal Penelitian Geografi merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Geografi Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung. Jurnal ini berisikan kumpulan karya ilmiah dalam bentuk artikel baik berupa skripsi, tesis, ataupun disertasi, serta hasil-hasil penelitian lain yang berhubungan dengan kajian pendidikan geografi dan geografi.
Articles 642 Documents
Analisis Kualitas Air Sumur di Kelurahan Ganjar Agung Kota Metro Tahun 2017 Arizal Tri Setiawan; Sudarmi Sudarmi; I Gede Sugiyanta
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.189 KB)

Abstract

This research was purposed to determine the quality of dug well water in Ganjar Agung Village. Research method used survey method. The population of this research was dug well around the tofu industry location, and the research sample was the wells that are near, medium and far distance which are obtained using purposive sampling technique. Data collected through survey technique, laboratory test and documentation. Data analysis technique used interactive data analysis. Laboratory test results showed the well water samples taken from dug wells belonging to residents suffered contaminations. Contaminations causedby tofu waste can be seen through physical and chemical parameters. Contaminations can be seen from samples taken at close and medium distances, the average of physical and chemical parameters are exceed the threshold so that required special handling to minimize the impact. Samples that are taken at far distance show result below the threshold and are safe for use by the residents.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air sumur gali yang ada di Kelurahan Ganjar Agung.Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian survei.Populasi penelitian ini adalahsumurgali yang ada di sekitarlokasiindustritahu, dan sampel  penelitian ini adalah sumur yang berada pada jarak dekat, sedang dan jauh yang diperoleh menggunakan teknik Purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik survei,uji laboratorium dan dokumentasi.Teknik analisis data menggunakan analisis data interaktif. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa sampel air sumur yang  diambil dari sumur gali milik warga mengalami pencemaran. Pencemaran yang diakibatkan limbah tahu dapat dilihat melalui parameter fisika dan kimia. Pencemaran bisa dilihat dari sampel yang diambil pada jarak dekat dan sedang, rata-rata parameter fisika dan kimia melebihi ambang batas sehingga membutuhkan penanganan khusus untuk meminimalisir dampak yang diakibatkan.Sampel yang diambil pada jarak jauh menunjukkan hasil dibawah ambang batas dan aman untuk digunakan oleh warga.Kata kunci: kualitas air, parameter fisika, parameter kimia
KEMATIAN BAYI DI KOTA BEKASI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI Gina Anjar Sari; Cahyadi Setiawan; Samadi samadi
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.959 KB)

Abstract

Secara empirik, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang paling dominan mempengaruhi kematian bayi di Kota Bekasi. Metode penelitian secara kuantitatif deskriptif dengan melibatkan populasi seluruh ibu yang sudah melahirkan bayi dan kemudian mengalami kematian bayi, khususnya sepanjang tahun 2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor sosial ekonomi mendominasi (53,943%) kejadian kematian bayi di Kota Bekasi Tahun 2010. Faktor-faktor lainnya yang turut mempengaruhi kematian bayi adalah faktor maternal (21,589 %). Kata Kunci: Loop analisis, Kematian bayi, Kota Bekasi DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpg.v9.i2.21340Full Text:PDF ReferencesBatukar.info. (2000). Retrieved from batukar.info: www.barukar.infoBlaxter, M. (1981). The health of childern a review of research on the place of health in cycles of disadvantage.Murray, C. J., Lopez, A. (1997). Regional patterns of disability-free life expectancy and disability-adjusted life expectancy: global Burden of Disease Study. 1347-1352.Murray, C., Rethingking. (1996). The global burden of disease: a comprehensive assessment of mortality and disability from diseases, injuries, and risk factors in 1990 and projected to 2020. 1-98.Murray, C., Salomon, J., Mathers, C. (2000). A critical examination of summary measures. Bulletin of the World Health Organization, 981-994.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT DAN TIPE NHT BERDASARKAN KEMAMPUAN AWAL SISWA Duwi Febrilia; Pargito Pargito; sugeng widodo
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 1, No 5 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.672 KB)

Abstract

This study aims to compare the results of learning geography through cooperative learning model type and type TGT NHT students of SMAN 12 Bandar Lampung Year 2012/2013. The method used in this study is quasi-experimental methods (quasi experimental design) with a population of students of class XI IPS SMA 12 Bandar Lampung totaling 124 students were then sampled as many as 62 students. Analysis of the data using paired samples t-test. Based on the data analysis, the results showed that: 1. There is a difference in learning outcomes at the beginning of high-ability students who use learning model TGT (mean = 83.85) using the model pembelajarn NHT (mean = 68.85). 2. There is a difference in learning outcomes in students with low initial TGT using learning model (mean = 72.78) using the model pembelajarn NHT (mean = 58.61). 3. Learning outcomes at the beginning of high-ability students and low initial capability model TGT higher learning (high = 83.85, low = 72.78) than the average student learning outcomes Geography NHT model (high = 70.00, low = 58.61).
KENDALA MAHASISWA PRODI GEOGRAFI PESERTA PPL DALAM PENGAJARAN IPS TERPADU SMP 2013 Shilviana Khoirunnisa; Nani Suwarni; Yarmaidi Yarmaidi
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 3, No 6 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.742 KB)

Abstract

This research was aimed at investigating the problem of geografic education major student as participant of intern Teaching Program on Social Studies Learning in Junior High School 2013, and the efforts made by geografic education major student to solve the problems. The method of this research was descriptive. The population were fourty six persons. The data collecting techniques used were observation, interview and documentation. The data analysis used table analysis in form of percentage. The result of this research showed (1) respondences stated they were struggling on social studies study planning, understanding social studies, and on teaching social studies. All respondences stated that lack of understanding social studies causes obstacle on learning process. (2) The effort takken by the respondences to solve the problem were discussing with the teammate to solve the problem, consulting with the guide teacher, seeking the relevant references, and finding more information from the internet site.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kendala yang dihadapi mahasiswa Prodi Geografi Peserta PPL dalam pengajaran IPS Terpadu di SMP 2013, dan Upaya yang dilaksankan untuk mengatasi kendala yang dihadapi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 46 mahasiswa Pendidikan Geografi peserta PPL SMP Tahun 2013. Pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tabel persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) mahasiswa Pendidikan Geografi terkendala pada proses penyusunan RPP IPS Terpadu, memahami materi IPS dan terkendaladalam menyampaikan materi IPS Terpadu. Seluruh mahasiswa menyatakan kurangnya pemahaman mahasiswa terhadap materi IPS Terpadu menjadi kendala dalam melaksanakan pembelajaran IPS terpadu. (2) Upaya yang dilaksankan adalah meminta bantuan dari teman sekelompok, berkonsultasi dengan guru pamong, mencari referensi yang relevan dan mencari informasi tambahan melalui internet.Kata kunci: kendala, ppl, ips terpadu
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT Ahmad Fatih Khakikudin; Sumadi Sumadi; Sudarmi Sudarmi
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 3, No 6 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.638 KB)

Abstract

The purpose of this research was increase the activities and geography students learning results by using cooperative learning model. The method of this research was classroom action research. The subjects of this research were the students of 11th grade social 1 Kota Agung. After the treatment was conducted, the result showed an increase of students activity average of 59,33 in cycle, increasing to 69,33 in cycle 2 and increasing to 80,66 in cycle 3. The implementation of Cooperative Learning Type Numbered Head Together (NHT) can increase the students learning results, it is proved by the increasing of learning result in cycle 1 which is 63, then it increases to 66 in cycle 2 and also inrease in cycle 3 to 80.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar geografi siswa melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subyek penelitian ini yaitu siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Kota Agung. Setelah diadakan tindakan terjadi peningkatan rata-rata aktivitas siswa sebesar 59,33 pada siklus 1 meningkat menjadi 69,33 pada siklus II dan megalami peningkatan 80,66 di siklus ke III. Penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan hasil belajar siswa hal ini terbukti dari peningkatan hasil belajar pada siklus 1 yaitu 63 mengalami peningkatan pada siklus ke II yaitu 66 dan meningkat pada siklus ke III yaitu 80.Kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe NHT, aktivitas dan hasil belajar
Pemetaan Potensi Objek Wisata Alam di Wilayah Kabupaten Pringsewu Tahun 2017 Yeni Elda Niasari; Buchori Asyik; Sudarmi Sudarmi
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.493 KB)

Abstract

The purpose of this research was to create a distribution map of potential natural tourism object in Pringsewu District years 2017. This research used descriptive method. The results showed : (1) The location of potential nature tourism object in Pringsewu District spread in 2 sub-districts, Pringsewu Sub-district and Gadingrejo Sub-district. (2) Accessibility to the location of potential nature tourism object in Pringsewu District arecategorized easy andmedium. (3) Facilities that available on the potential nature tourism object inPringsewu District are categorized incomplete andnot complete. (4) The potential attraction of natural tourism object in Pringsewu District as a whole has the attraction of nature scenery, climbing hill and tree house. Penelitian ini bertujuan membuat peta persebaran potensi objek wisata alam di Kabupaten Pringsewu tahun 2017. Metode penelitian yaitu metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Lokasi potensi objek wisata alam di Kabupaten Pringsewu tersebar pada 2 kecamatan, Kecamatan Pringsewu dan Kecamatan Gadingrejo. (2) Aksesibilitas menuju lokasi potensi objek wisata alam di Kabupaten Pringsewu dikategorikan mudah dan sedang. (3) Fasilitas yang tersedia pada potensi objek wisata alam di Kabupaten Pringsewudikategorikan kurang lengkap dan tidak lengkap. (4) Daya tarik potensi objek wisata alam di Kabupaten Pringsewu secara keseluruhan mempunyai daya tarik pemandangan alam, mendaki bukit dan rumah pohon.Kata Kunci: kabupaten pringsewu, pemetaan, potensi objek wisata alam.
Faktor Penyebab Pernikahan Usia Muda di Pekon Pagarbukit Tahun 2016 Arief Pratama; Trisnaningsih Trisnaningsih; Yarmaidi Yarmaidi
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 6, No 5 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.555 KB)

Abstract

The study aims to determine the factors that cause marriage at a young age in Pekon Pagarbukit Bangkunat Belimbing District Pesisir Barat  in 2016. The method in this study used descriptive research. The population in this study is young married perpetrators who numbered 58 people. Data collecting using questionnaire, interview and documentation. Data analysis used percentage tables as the basis of interpretation and is described as research report. The results of this study show that (1) the majority of the population who married at the young age due to the low education of parents, (2) some young marriage to the low level of education of young married offenders, (3) Some also due to the low level of family economy (4) some are due to the assumption that  unmarried girls are considered as family disgrace and promiscuity.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang menyebabkan pernikahan pada usia muda di Pekon Pagarbukit Kecamatan Bangkunat Belimbing Kabupaten Pesisir Barat tahun 2016. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah pelaku nikah muda yang berjumlah 58 jiwa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tabel persentase sebagai dasar interpretasi dan dideskripsikan sebagai laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Sebagian penduduk yang menikah pada usia muda dikarenakan rendahnya pendidikan orang tua, (2) Sebagian pernikahan usia muda dikarenakan rendahnya tingkat pendidikan pelaku nikah muda, (3) Sebagian juga ada yang dikarenakan rendahnya tingkat ekonomi keluarga (4) dan ada pula yang dikarenakan adanya anggapan jika anak gadis belum menikah dianggap sebagai aib keluarga dan pergaulan bebas. Kata Kunci: faktor penyebab, pernikahan, usia muda
Kondisi Sosial Ekonomi Keluarga Yang Bermukim di Daerah Slum di Kelurahan Bumi Waras Farid Mauli Harahap; Sugeng Widodo; Dian Utami
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.611 KB)

Abstract

This study aims to examine the socio-economic conditions of families living in slum areas in the Bumi Waras sub distric, Bumi Waras District. This study is a quantitative descriptive study with a sample of 49 family heads. Data was collected through observation, interviews with questionnaires, and documentation as a research instrument. Analysis of the data used was the mix method. The indicators used in this study were socio-economic which includes type of work, working hours, income, home ownership status, education level, level of fulfillment of basic needs, and ownership of valuables properties.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang keadaan social ekonomi keluarga yang bermukim di daerah slum di Kelurahan Bumi Waras Kecamatan BumiWaras. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 49 kepala keluarga. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan kuisioner, dan dokumentasi sebagai instrument penelitian. Analisis data yang digunakan adalah mix method. Indikator yang digunakan pada penelitian ini adalah sosial ekonomi yang meliputi jenis pekerjaan, jam kerja, pendapatan, status kepemilikan rumah, tingkat pendidikan, tingkat pemenuhan kebutuhan pokok, dan kepemilikan barang berharga.Kata kunci : kondisi ekonomi, kondisi sosial, slum area
PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X ANTARA MENGGUNAKAN POST-TEST Martini Martini; Yarmaidi Yarmaidi; Rosana Rosana
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.352 KB)

Abstract

This research aimed to know a comparison of students’ learning achievement between the class with post-test and non post-test. This research is done in SMA N 1  Rumbia. The method of  this research is quasi-experimental research. In this research, independent variable is post test and dependent variable is learning achievement. The data was obtained by t-test used SPSS 17.0. The result of research shows that the comparison of students’ average score in the class which apply post-test is higher than non post-test.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan prestasi belajar antara kelas yang menggunakan post-test dan kelas yang tidak menggunakan post-test. Penelitian ini dilakukan di SMA N 1 Rumbia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Eksperimental-Semu. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel bebasnya adalah post test sedangkan variabel terikatnya yaitu prestasi belajar. Data pada penelitian ini diperoleh dengan uji-t menggunakan SPSS 17.0. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perbandingan prestasi belajar siswa pada  kelas yang menggunakan post-test lebih tinggi daripada kelas yang tidak menggunakan post-test.Kata kunci: perbandingan, post-test, prestasi belajar.
PENGARUH MODEL COMPLEX INSTRUCTION TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI Nurhikmah Nurhikmah; Zulkarnain Zulkarnain; Irma Lusi Nugraheni
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 4, No 6 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.968 KB)

Abstract

This study was aimed to assess the effect of cooperative learning model of complex instruction type towards geography learning outcomes of second grade of social-sciene students at SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung. The research used quasi experimental methods. The population were all students of second grade of social-sciene students and the sample were XI IPS 2 and XI IPS 3. The technique used in this research were observation, documentation, and testing. The data analysis technique used in this research was the simple linear regression analysis. The results shows that there was an influence of cooperative learning model of complex instruction type towards geography learning outcomes of second grade social-science students of SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung, for XI IPS 2 the increase is 8.513%, and XI IPS 3 the increase is 8.481%.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe complex instruction terhadap hasil belajar geografi siswa kelas XI IPS di SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung. Penelitian menggunakan metode ekperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI dengan sampel siswa kelas XI IPS 2 dan siswa kelas XI IPS 3. Teknik yang digunakan teknik observasi, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe complex instruction terhadap hasil belajar geografi siswa kelas XI IPS di SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung yaitu kelas XI IPS 2 dengan peningkatan sebesar 8,513 %, dan kelas XI IPS 3 dengan peningkatan sebesar 8,481 %.Kata Kunci: complex instruction, hasil belajar geografi, dan pembelajaran kooperatif

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 10, No 2 (2022): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 6 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 5 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 4 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 6 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 5 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 4 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 6 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 5 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 6 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 5 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 4 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 6 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 5 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 4 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 6 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 5 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 4 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 6 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 5 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) More Issue