Suhadi Ibnu
Pendidikan Kimia Pascasarjana Universitas Negeri Malang

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA KETERAMPILAN METAKOGNISI DENGAN HASIL BELAJAR KONSEP MOL Rini Wijayanti; Suhadi Ibnu; Muntholib Muntholib
J-PEK (Jurnal Pembelajaran Kimia) Vol 2, No 1 (2017): J-PEK (Jurnal Pembelajaran Kimia)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.209 KB) | DOI: 10.17977/um026v2i12017p001

Abstract

Metakognisi adalah kemampuan berpikir seseorang di mana objek berpikirnya adalah dirinya sendiri. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keterampilan metakognisi, hasil belajar Konsep Mol, dan hubungan antara keterampilan metakognisi dengan hasil belajar Konsep Mol peserta didik peserta didik SMA Negeri 2 Mejayan Madiun. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal subjektif tes hasil belajar Konsep Mol dan Metacognitive Awareness Inventory (MCI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) skor rata-rata keterampilan metakognisi peserta didik adalah 73,68; 2) Skor rata-rata hasil belajar Konsep Mol peserta didik adalah 58,87; dan 3) terdapat hubungan yang kuat antara keterampilan metakognisi dengan hasil belajar Konsep Mol peserta didik dengan koefisien korelasi 0,609.
PENERAPAN STAD DALAM PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Laily Mukaromatil Ahyar; Suhadi Ibnu; Dermawan Affandy
J-PEK (Jurnal Pembelajaran Kimia) Vol 2, No 1 (2017): J-PEK (Jurnal Pembelajaran Kimia)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.817 KB) | DOI: 10.17977/um026v2i12017p021

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan STAD ke dalam pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar peserta didik pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen semu. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA 1 sebagai kelas kontrol yang diajar menggunakan pembelajaran inkuiri terbimbing dan peserta didik kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen yang diajar menggunakan pembelajaran inkuiri terbimbing STAD. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda yang terdiri atas 30 butir soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran inkuiri terbimbing yang diperkaya dengan unsur-unsur STAD dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
ANALISIS MODEL MENTAL MAHASISWA PENDIDIKAN KIMIA DALAM MEMAHAMI BERBAGAI JENIS REAKSI KIMIA Supriadi Supriadi; Suhadi Ibnu; Yahmin Yahmin
Jurnal Pijar Mipa Vol. 13 No. 1 (2018): MARET
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.546 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v13i1.433

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali model mental mahasiswa dalam memahami berbagai jenis reaksi kimia berdasarkan perbedaan pengetahuan awal. Sampel terdiri dari 152 mahasiswa yang berasal dari semester 1,3, dan 5 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Mataram. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian kualitatif deskriptif. Sebanyak 10 item soal tes essay dikembangkan tentang topik reaksi pembentukan, reaksi penguraian, reaksi pembakaran, reaksi substitusi tunggal dan reaksi substitusi ganda untuk mengidentifikasi model mental mahasiswa dan 19 soal tes pilihan ganda untuk mengidentifikasi pengetahuan awal mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 74,3 % mahasiswa masih mengembangkan model mental inisial dalam menjelaskan fenomena reaksi pada level submikroskopik dan belum ada mahasiswa yang mengembangkan model mental saintifik. Mereka hanya menjelaskan proses terjadinya reaksi kimia pada level makroskopik dan simbolik. Selain itu dalam model mental mahasiswa, masih terdapat pra konsep yang dapat menyebabkan miskonsepsi. Peneliti menyarankan bahwa perlu diterapkan pembelajaran yang berbasis multi level representasi dan perlu dikembangkan media pembelajaran yang dapat meningkatkan model mental mahasiswa karena pengembangan model mental sangat penting dalam memahami konsep-konsep kimia.
EFEKTIFITAS PROBLEM POSING PADA LEARNING CYCLE 5E TERHADAP HASIL BELAJAR DAN BERFIKIR TINGKAT TINGGI PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN Fajar Nugroho; I Wayan Dasna; Suhadi Ibnu
Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia Vol 1 No 1 (2017): Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Chemistry Education Department of Education and Teaching Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ojpk.v1i1.1863

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas problem posing pada learning cycle 5E dalam meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berfikir tingkat tinggi. Problem posing diterapkan pada fase explanation dan fase elaboration. Rancangan penelitian menggunakan quasi experimental dengan posttest only non equivalent control group design. Data penelitian adalah hasil belajar dan kemampuan berfikir tingkat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat peningkatan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan learning cycle 5E-problem posing dari pada kelas learning cycle 5E ditinjau dari kemampuan awal siswa, 2) terdapat peningkatan kemampuan berfikir tingkat tinggi siswa yang dibelajarkan dengan learning cycle 5E-problem posing dari pada kelas learning cycle 5E dari kemampuanawal siswa, 3)Tidak terdapat interaksi kemampuan awal dengan model pembelajaran terhadap hasil belajar dan kemampuan berfikir tingkat tinggi siswa.
PENGARUH REAL LABORATORY DAN VIRTUAL LABORATORY TERHADAP KUALITAS PROSES PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA Mawadatur Rohmah; Suhadi Ibnu; Endang Budiasih
Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia Vol 3 No 1 (2019): Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Chemistry Education Department of Education and Teaching Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ojpk.v3i1.3356

Abstract

Kesetimbangan kimia adalah salah satu materi kimia yang dianggap memiliki beberapa konsep sulit, sehingga harus disampaikan menggunakan model pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik, salah satunya dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E menggunakan real laboratory dan virtual laboratory. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Learning Cycle 5E dengan real laboratory dan virtual laboratory terhadap kualitas proses pembelajaran pada materi kesetimbangan kimia. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen semu dengan analisis data deskriptif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA SMA Negeri 2 Malang, menggunakan convenience sampling dan diperoleh sampel penelitian siswa kelas XI MIA 4 (LC 5E dengan real laboratory) dan siswa kelas XI MIA 5 (LC 5E dengan virtual laboratory). Instrumen yang digunakan berupa instrumen perlakuan yang terdiri dari RPP dan bahan ajar, serta instrumen pengukuran yang terdiri dari lembar RTOP, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, serta lembar penilaian afektif dan psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas proses dengan model pembelajaran LC 5E menggunakan real laboratory dan virtual laboratory terlaksana dengan baik, serta penilaian afektif dan psikomotorik peserta didik mencapai ketuntasan sebesar 100%. Kata kunci: kualitas proses, real laboratory, virtual laboratory.