cover
Contact Name
Saprizal Hadisaputra
Contact Email
rizal@unram.ac.id
Phone
+6287738066422
Journal Mail Official
pijarmipa@unram.ac.id
Editorial Address
Univesitas Mataram. Jalan Majapahit No 62 Mataram, Lombok, NTB. 83125. Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pijar MIPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : 19071744     EISSN : 24601500     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pijar MIPA (e-ISSN: 2460-1500 & p-ISSN: 1907-1744) is an open-access scientific periodical journal published by the Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA publishes original articles on current issues and trends in mathematics-science-science education studies. In addition, this journal addresses issues concerning environmental education and environmental science. The journal scopes are: a. Physics and Physics Education b. Chemistry and Chemistry Education c. Biology and Biology Education d. Natural Science and Science Education e. Mathematics and Mathematics Education f. Environmental and Environmental Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,179 Documents
Perbedaan Hasil Belajar IPA Biologi Menggunakan Model Reciprocal Learning dan Problem Based Learning Febrina Amaliya Rha’ifa; Khairuddin Khairuddin; I Wayan Merta
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.919 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i1.973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA Biologi antara siswa yang belajar menggunakan model Reciprocal Learning (RL) dan siswa yang belajar menggunakan model Problem Based Learning (PBL) di kelas VII SMP Negeri 20 Mataram tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-postest non-control group design. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 20 Mataram. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling dan diperoleh kelas VII B sebagai kelas eksperimen I dan kelas VII D sebagai kelas eksperimen II. Instrumen yang digunakan untuk mengukur hasil belajar adalah objective test. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji-t polled varians dengan taraf signifikansi 5%. Data yang diuji dengan uji-t tersebut adalah data gain score. Hasil uji-t untuk data hasil belajar kognitif didapatkan bahwa thitung > ttabel yakni 2,15 > 2.02. Hasil analisis data menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar siswa menggunakan model Reciprocal Learning (RL) dan Problem Based Learning (PBL) di SMP Negeri 20 Mataram tahun ajaran 2016/2017.
Pengaruh Model Pembelajaran Core Terhadap Penguasaan Konsep Fisika Peserta Didik Kelas XI MAN Lombok Barat Mukarramah Mukarramah; Ni Nyoman Sri Putu Verawati; Ahmad Harjono
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 3 (2019): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.798 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i3.974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran CORE terhadap penguasaan konsep fisika peserta didik kelas XI MAN Lombok Barat. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI MIA MAN Lombok Barat dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Terdapat dua sampel yaitu kelas XI MIA 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 1 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen diberikan perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran CORE, sedangkan kelas kontrol diberi perlakuan menggunakan model pembelajaran konvensional. Data penguasaan konsep diperoleh dengan menggunakan tes pilihan ganda beralasan berjumlah 25 soal dan dianalisis menggunakan uji-t polled varians. Hipotesis penelitian menunjukkan bahwa thitung > ttabel (2,355 > 2,021) pada taraf signifikan 5% yang berarti bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran CORE terhadap penguasaan konsep fisika peserta didik kelas XI MAN Lombok Barat.
Best Practice: Pola Pembelajaran Biologi Dengan Model Discovery Learning di Kelas X MAN 2 Mataram Dewa Ayu Citra Rasmi; Husna Tuhura
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 3 (2019): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.691 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i2.976

Abstract

Kegiatan ini fokus pada implementasi model discovery learning pada pembelajaran Biologi di Kelas X MIA 2 MAN 2  Mataram. Implementasi model ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif, spikomotor dan afektif siswa. Penguasaan keterampilan dan proses kognitif siswa berhasil ditingkatkan setelah siswa dibantu guru dalam menganalisis informasi dan data untuk merumuskan prinsip-prinsip dan generalisasi atas hasil penemuannya. Peningkatan kemampuan kognitif siswa dalam model discovery learning ini ditunjukkan dari perolehan skor hasil belajar siswa yang mengalami peningkatan dari sub pokok bahasan 1 di mana di antara 31 siswa, hanya 1 siswa yang mencapai KKM (80), sedangkan 30 siswa belum mencapai KKM dan pada sub pokok bahasan 2 mengalami peningkatan menjadi 16 siswa mencapai KKM dan 15 siswa belum mencapai KKM. Adapun peningkatan nilai afektif siswa terlihat dari peningkatakan persentase siswa yang termasuk kategori sangat baik dari 45,7% menjadi 58,3%, siswa dengan kategori baik 34,3% menjadi 27,6%, siswa dengan kategori cukup baik dari 5,7% menjadi 11,1% dan penurunan persentase siswa dengan kategori kurang baik dari 14,3% menjadi 2,8%.  Peningkatan psikomotor  dengan katagori baik dari 45,7% menjadi 58,3%, katagori cukup dari 34,3% menjadi 36,1% dan katagori kurang mengalami penurunan dari 20% menjadi 5,6%. Nilai penting dan kebaruan best practice  dalam penerapan pembelajaran discovery learning ini adalah siswa kelas X MIA 2 MAN 2  Mataram Tahun 2018 masih sangat membutuhkan bantuan guru melakukan  analisis sendiri (self analysis) dengan pertanyaan yang mengarahkan dan mengidentifikasi proses untuk merumuskan prinsip-prinsip dan generalisasi atas hasil penemuannya. Sehingga dapat mengembangkan atau memperbanyak persediaan dan penguasaan keterampilan dan proses kognitif, afektif, dan psikomotor siswa. Hasil impementasi model discovery learning pada Pembelajaran Biologi dapat meningkatan kemampuan kognitif, psikomotorik, dan afektif siswa Kelas X MIA 2 MAN 2 Mataram Tahun 2018.
Analisis Tingkat Kemampuan Pemecahan Masalah Materi Fluida Statis Melalui Model Pembelajaran Problem Solving I Wayan Gunada; Yona Roswiani
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.385 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i1.989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah (KPM) peserta didik pada materi fluida statis. Kemampuan pemecahan masalah ini diujikan pada pokok bahasan  tekanan hidrostatis, hukum Pascal, hukum Archimedes, dan viskositas. Subjek penelitian ini sebanyak 35 siswa kelas XI IPA 6 SMA Negeri 2 Mataram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada pertemuan pertama skor rata-rata KPM pada materi tekanan hidrostatis sebesar 70 (kategori sedang), pertemuan kedua skor rata –rata KPM pada materi hukum Pascal sebesar 71,43 (kategori sedang), pertemuan ketiga skor rata-rata KPM pada materi hukum Archimedes sebesar 75,14 (kategori tinggi), dan pertemuan keempat skor rata –rata KPM pada materi viskositas sebesar 80,57(kategori tinggi). Secara umum adanya peningkatan KPM yang ditunjukan oleh peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran dengan model problem solving. Ditinjau dari indikator kemampuan pemecahan masalah (KPM), ternyata indikator memahami masalah (IPM-1)memperoleh skor rata-rata 78.57, menyusun rencana (IPM-2) memperoleh skor rata-rata76,77, melaksanakan rencana ( IPM-3) memperoleh skor rata-rata 79,04, dan indikator mengecek kembali hasil pekerjaan(IPM-04) memperoleh skor rata-rata sebesar 58,57
Perhitungan Ruang Terbuka Hijau Berdasarkan Emisi Karbon Dioksida Taufik Abdullah; Rachmat Boedisantoso
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1022.295 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i1.997

Abstract

Kota Surabaya banyak mengalami perkembangan dibidang transportasi dan industri. Perkembangan ini menyebabkan meningkatnya emisi CO2. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kebutuhan ruang terbuka hijau yang dikeluarkan tiap-tiap area khusus di Kota Surabaya. Penelitian dilakukan dengan pendekatan metode perhitungan ruang terbuka hijau berdasarkan total emisi karbon dioksida yang dikeluarkan tiap-tiap area di sektor transportasi dan industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran emisi total CO2 di Surabaya Utara adalah 30.500,07 ton CO2/bulan dengan luas ruang terbuka hijau kira-kira 6,16 km2. Surabaya Timur sebaran emisi total CO2 adalah 115.653,46 ton CO2/bulan dengan luas ruang terbuka hijau kira-kira 23,24 km2. Untuk Surabaya Pusat, total emisi CO2 adalah 23.256,46 ton CO2/bulan luas ruang terbuka hijau kira-kira 4,75km2. Surabaya Utara memiliki total emisi CO2 adalah 865.709,04 ton CO2/bulan dengan luas ruang terbuka hijau kira-kira 14,54  km2. Sedangkan di Surabaya Barat, total emisi CO2 adalah 89.203,81 tonCO2/bulan dengan luas ruang terbuka hijau kira-kira 17,73 km2. Jadi kebutuhan ruang terbuka hijau di Surabaya Timur lebih besar dibandingkan dengan area lain karena memiliki total emisi CO2 yang tinggi.
Penerapan Pendekatan Saintifik Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama Laila Hayati; Mulyani Mulyani
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.743 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i1.998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas IX-H SMPN 5 Mataram materi pokok persamaan dan fungsi kuadrat dengan pendekatan saintifik tahun ajaran 2018/2019. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2 siklus, menggunakan model Kemmis & Taggart yang terdiri dari: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Siklus 1 terdiri dari 3 kali pertemuan, dan siklus 2 terdiri dari 4 kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan aktivitas belajar siswa, siklus 1 berkategori aktif, dan siklus 2 berkategori sangat aktif. Nilai rata-rata kemampuan komunikasi matematis pada siklus 1 adalah 68,05 dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 26,32 % dan pada siklus 2 adalah 71,38 dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 52,63%. Ketuntasan belajar klasikal belum memenuhi indikator kinerja, karena kurang dari 85% siswa yang memperoleh nilai ≥70 disetiap akhir siklus.
Penerapan Model Peer Led Team Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Sikap Siswa Terhadap Kimia Yunita Arian Sani Anwar; Hariantini Hariantini
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (906.553 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i1.999

Abstract

Reaksi redoks merupakan materi yang masih dianggap sulit oleh siswa sekolah menengah atas. Penggunaan model yang dapat meningkatkan motivasi belajar diharapkan mampu mengatasi kesulitan belajar siswa. Peer Led Team Learning (PLTL) adalah salah satu model pembelajaran yang memiliki keunggulan untuk dapat mengatasi kesulitan siswa dalam belajar reaksi redoks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan PLTL terhadap hasil belajar dan sikap siswa terhadap kimia. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kurt Lewin sebanyak 2 siklus. Pelaksanaan pada kelas XII MAN 2 Mataram dengan jumlah siswa sebanyak 44. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan bahwa rata-rata skor hasil belajar siswa sebesar 64,64 dan sikap terhadap kimia menunjukkan rata-rata sebesar 4,19. Perbaikan yang dilakukan pada siklus II sebagai hasil refleksi siklus I adalah menggunakan demonstrasi sederhana dan mengatur kembali anggota kelompok siswa. Siklus II menunjukkan peningkatan skor hasil belajar dan sikap terhadap kimia masing-masing sebesar 72,27 dan 4,41. Dengan demikian, penerapan model PLTL mampu meningkatkan hasil belajar dan sikap terhadap kimia siswa MAN 2 Mataram pada pokok bahasan reaksi redoks.
Distribusi Capung Pada Daerah Jalur Air Sungai Di Taman Wisata Alam Suranadi Muhammad Liwa Ilhamdi; Agil Al Idrus; Didik Santoso
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 3 (2019): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.763 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i3.1000

Abstract

Capung mempunyai peran penting sebagai bioindikator lingkungan perairan dan warnanya indah sebagai ekowisata sehingga penelitian ini penting dilakukan. Hutan Suranadi  dikategorikan sebagai salah satu kawasan yang memiliki keunikan secara bioekologi karena menyediakan tempat hidup bagi berbagai jenis capung. Tujuan penelitian  untuk mengetahui distribusi capung di daerah jalur air sungai di Taman Wisata Alam Suranadi. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2019. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode survey langsung melalui jalur perairan sungai yang ada di TWA Suranadi. Data di analisis menggunakan uji varians. Hasil penelitian menunjukkan bahwa satu spesies Gynacantha manderica berdistribusi teratur dan 15 spesies lainnya berdistribusi mengelompok.
Efek Hipoglikemik Ekstrak Biji Buah Wali (Brucea Javanica L. Merr) Pada Tikus Wistar Yang Diinduksi Aloksan Ida Bagus Putra Manuaba; Faturrahman Faturrahman; Candra Dwipayana Hamdin
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 1 (2020): Januari
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.017 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i1.1002

Abstract

Buah wali (Brucea javanica L. Merr) telah lama digunakan sebagai obat penyakit diabetes oleh masyarakat di daerah Sesaot. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efek hipoglikemik ekstrak biji buah wali terhadap kadar gula darah puasa (GDP) tikus wistar yang mengalami diabetes. Penelitian ini menggunakan metode experimental dengan rancangan acak lengkap (RAL). Terdapat delapan kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol positif (K+) dengan terapi glibenklamid 0.5 mg/kgBB, kelompok kontrol negatif (K-) yaitu hewan diabetes dengan pemberian cmc na 0.5%, kelompok N adalah hewan tidak diabetes dan  kelompok pemberian variasi dosis ekstrak biji buah wali (D1, D2, D3, D4, dan D5). Pembuatan hewan model diabetes dilakukan dengan cara induksi aloksan (125 mg/kgBB) secara intravena pada setiap kelompok kecuali pada kelompok N. Analisis data dilakukan dengan uji Anova dan LSD. Hasil penelitian ini menunjukkan persentase penurunan rata-rata gula darah selama 15 hari pengamatan sebesar 4% (D1), 10% (D2), 22% (D3), 6% (D4), 6% (D5), 14% (K+), 4% (K-), dan 2% pada kelompok N. Hasil uji Anova menunjukan bahwa p <0,05 yang berarti ada pengaruh pemberian ekstrak biji buah wali terhadap penurunan kadar gula darah tikus. Uji LSD menunjukkan pengaruh signifikan terjadi pada kelompok K+ dan kelompok variasi dosis ekstrak terhadap kelompok K- dengan nilai LSD p <0.05. Berdasarkan hasil penelitian ini, esktrak biji buah wali dapat menurunkan kadar gula darah puasa pada hewan uji diabetes dengan penurunan terbesar (22%) pada kelompok D3 dengan dosis 25 mg/kgBB
Efek Penghambatan Radikal Bebas Infusa dan Ekstrak Etanol Herba Pegagan (Centella Asiatica (L.) Urb) Dengan Metode DPPH Melisa Widyani; Maria Ulfa; Dyke Gita Wirasisya
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.096 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i1.1006

Abstract

Penyakit degeneratif salah satunya disebabkan oleh radikal bebas. Oleh karena itu dibutuhkan senyawa antioksidan yang berfungsi melawan kerusakan oksidatif akibat radikal bebas. Pegagan (Centella asiatica (L.) Urb) merupakan salah satu tanaman yang biasa digunakan dalam pengobatan tradisional dan mengandung senyawa aktif seperti alkaloid, flavonoid, terpenoid, tannin, steroid, kumarin, kuinon dan saponin. Penarikan senyawa aktif dari herba pegagan dilakukan dengan metode infundasi menggunakan pelarut air dan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Masing-masing ekstrak diidentifikasi kandungan senyawa kimianya dengan metode KLT dan uji tabung. Aktivitas antioksidan dari masing-masing ekstrak diuji dengan metode peredaman radikal bebas DPPH (1,1-diphenyl-2-picrilhydrazyl). Kandungan fenolik total masingimasing ekstrak ditentukan dengan metode Follin-Ciocalteu dan dinyatakan sebagai ekuivalensi asam galat (EAG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol dan infusa herba pegagan mengandung senyawa flavonoid, terpenoid dan tannin. Ekstrak etanol dan infusa herba pegagan memiliki aktivitas terhadap DPPH dengan nilai IC50 berturut-turut sebesar 20,43 dan 64,61 µg/mL. Hasil ini sebanding dengan kandungan fenolik total yang terdapat dalam ekstrak etanol dan infusa herba pegagan yaitu dengan nilai berturut-turut sebesar 1,73 ± 0,38 dan 0,93 ± 0,04 mg EAG / g ekstrak.

Page 22 of 118 | Total Record : 1179


Filter by Year

2009 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 1 (2026) Vol. 20 No. 8 (2025): Special Issue Vol. 20 No. 7 (2025) Vol. 20 No. 6 (2025) Vol. 20 No. 5 (2025) Vol. 20 No. 4 (2025): Special Issue Vol. 20 No. 3 (2025) Vol. 20 No. 2 (2025) Vol. 20 No. 1 (2025) Vol. 19 No. 6 (2024): November 2024 Vol. 19 No. 5 (2024): September 2024 Vol. 19 No. 4 (2024): July 2024 Vol. 19 No. 3 (2024): May 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): March 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 18 No. 6 (2023): November 2023 Vol. 18 No. 5 (2023): September 2023 Vol. 18 No. 4 (2023): July 2023 Vol. 18 No. 3 (2023): May 2023 Vol. 18 No. 2 (2023): March 2023 Vol. 18 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 17 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 17 No. 5 (2022): September 2022 Vol. 17 No. 4 (2022): July 2022 Vol. 17 No. 3 (2022): May 2022 Vol. 17 No. 2 (2022): March 2022 Vol. 17 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 16 No. 5 (2021): November 2021 Vol. 16 No. 4 (2021): September 2021 Vol. 16 No. 3 (2021): Juni 2021 Vol. 16 No. 2 (2021): Maret 2021 Vol. 16 No. 1 (2021): Januari 2021 Vol. 15 No. 5 (2020): Edisi Khusus Penelitian Pengembangan Pengkajian Ilmu dan Pengajaran MIPA Vol. 15 No. 4 (2020): September Vol. 15 No. 3 (2020): Juni Vol. 15 No. 2 (2020): Maret Vol. 15 No. 1 (2020): Januari Vol. 14 No. 3 (2019): September Vol. 14 No. 2 (2019): Juni Vol. 14 No. 1 (2019): Maret Vol. 13 No. 2 (2018): September Vol. 13 No. 1 (2018): MARET Vol. 12 No. 2 (2017): September Vol. 12 No. 1 (2017): Maret Vol. 11 No. 2 (2016): SEPTEMBER Vol. 11 No. 1 (2016): Maret Vol. 10 No. 2 (2015): September Vol. 10 No. 1 (2015): Maret Vol. 9 No. 2 (2014): September Vol. 9 No. 1 (2014): Maret Vol. 8 No. 2 (2013): September Vol. 8 No. 1 (2013): Maret Vol. 7 No. 2 (2012): September Vol. 7 No. 1 (2012): Maret Vol. 6 No. 2 (2011): September Vol. 6 No. 1 (2011): Maret Vol. 5 No. 2 (2010): September Vol. 5 No. 1 (2010): MARET Vol. 4 No. 2 (2009): September Vol. 4 No. 1 (2009): Maret More Issue