cover
Contact Name
Yunardi Kristian Zega
Contact Email
yunardichristian@gmail.com
Phone
+6281213076611
Journal Mail Official
yunardikzega@sttrealbatam.ac.id
Editorial Address
Jl. Ahmad Yani, Komplek House of Glory Belakang Ruko Eden Park, Taman Baloi, Batam Kota, Batam City, 29432 Kec. Batam Kota, Kotamadaya Batam, Kepulauan Riau.
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Real Coster
ISSN : -     EISSN : 28076044     DOI : -
Real Coster : Journal of Community Service receives all articles regarding Community Service reports from lecturers, both within the Batam Real Theological College, as well as other Christian religious colleges.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1: Maret 2019" : 5 Documents clear
Pendidikan Rumah Singgah Bagi Anak Kurang Mampu di Kota Batam Johannes Tarigan; Fredy Simanjuntak; Septerianus Waruwu; David Martinus Gulo; Ya aman Gulo; Josanti Josanti; Otieli Harefa
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1: Maret 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.619 KB) | DOI: 10.53547/rcj.v2i1.114

Abstract

Poverty is a condition that is never wanted by anyone. The condition of a large or small city does not guarantee that there will be no poor family in that place. However, the most important of these is what can happen to a poor family. How about their families, especially children born to poor families. Children who cannot afford it will certainly find it difficult to get an education and even their family's economic capacity may not be able to fulfil the three main human needs properly. Therefore, humans as social creatures cannot be separated from other humans. So that there need to be efforts from other individuals to help each other and the Halfway House becomes a solution for children who come from poor families.AbstrakKemiskinan merupakan keadaan yang tidak pernah diinginkan oleh siapapun. Keadaan kota yang besar atau kecil tidak menjadi jaminan ditempat itu tidak terdapat keluarga yang tidak mampu. Namun, yang paling penting dari hal itu adalah apa yang dapat terjadi terhadap keluarga yang tidak mampu. Bagaimana keluarganya terkhusus anak-anak yang lahir dari keluarga yang tidak mampu. Anak-anak yang tidak mampu tentunya akan kesulitan untuk mendapatkan pendidikan bahkan kemampuan ekonomi kelaurga mereka belum tentu dapat memenuhi tiga kebutuhan pokok utama manusia dengan layak. Oleh karena itu manusia sebagai makhluk sosial tidak dapat lepas dari manusia lainnya. Sehingga perlu ada upaya dari individu lain untuk saling membantu dan Rumah Singgah menjadi salah satu solusi untuk anak-anak yang berasal dari keluarga yang tidak mampu. 
PkM Pendampingan dan Pengabdian Masyarakat Terdampak Gempa dan Tsunami Di Wilayah Sulawesi Tengah Fransiskus Irwan Widjaja; Daniel Ginting; Ronald Sianipar; Sabar M Hutagalung; Winson Simmamora; Benteng MM Purba
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1: Maret 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.919 KB) | DOI: 10.53547/rcj.v2i1.115

Abstract

Indonesia is part of the Ring of Fire region, an area filled with volcanoes. One of the biggest disasters in 2018 was the earthquake, Liquidfaksi and Tsunami in the Central Sulawesi area. The earthquake and tsunami covered Palu City and Donggala Regency, Parigi Moutong Regency, Sigi Regency, Central Sulawesi Province. The lack of volunteers and the large number of victims moved the PKM STT real to go directly to the handling of victims of the earthquake and tsunami. As well as serving the affected communities who live in tents and are separated from their extended family, the community which results in high levels of stress. The community service team provides assistance and provides short solutions. Insights on Pastoral Counseling Services, Healing Inner Wounds, Trauma, Praying, serving the sick, building temporary houses, sending PAK teachers and Alumni to teach at the earthquake site. Access to information is still lacking, making the PKM team prepare short observations and research to distribute assistance and services as needed. The purpose of the activity is to provide understanding, knowledge and assistance. Volunteer groups in carrying out practices and activities to help friends in refugee camps together with other institutions. The implementation method for this community service program is assisting families and helping the learning of children who cannot go to school. From the results of the evaluation with the PKM team, training and mentoring activities are very useful because in addition to knowing the level of stress, it helps to overcome social problems that are affected and how to handle them.AbstrakIndonesia bagian dari wilayah rings of Fire, daerah yang di penuhi gunung api. Salah bencana yang terbesar di tahun 2018 adalah gempa bumi, Liquidfaksi dan Tsunami di daerah Sulawesi Tengah. Gempa dan tsunami meliputi Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Sigi, provinsi Sulawesi Tengah. Minimnya relawan dan banyaknya korban menggerakkan PKM STT real untuk terjun langsung untuk penanganan korban gempa dan tsunami. Serta melayani masyarakat terdampat yang tinggal di tenda tenda dan terpisah dari keluarga besar, masyarakat yang mengakibatkan tingginya tingkat stress. Team pengabdian masyarakat melakukan pendampingan dan memberi solusi solusi singkat. Wawasan mengenai Pelayanan Pastoral Konseling, Penyembuhan Luka Batin, Trauma, Mendoakan, melayani yang sakit, membangun rumah sementara, mengutus guru guru PAK dan Alumni untuk mengajar di lokasi gempa. Akses informasi yang masih kurang, membuat team PKM mempersiapkan pengamatan dan penelitian singkat untuk menyalurkan bantuan dan pelayanan sesuai yang dibutuhkan. Tujuan kegiatan adalah untuk memberikan pemahaman, pengetahuan dan bantuan. Kelompok relawan dalam melakukan praktek dan aktivitas membantu teman teman di pengungsian Bersama sama dengan Lembaga lainnya. Metode pelaksanaan pada program pengabdian masyarakat ini, yaitu pendampingan keluarga keluarga dan membantu pembelajaran anak anak yang tidak dapat sekolah. Dari hasil evaluasi dengan team PKM, pelatihan dan pendampingan kegiatan sangat berguna karena selain mengetahui tingkat stress, membantu mengatasi masalah masalah social yang terdampak dan penanganannya.
Edukasi Pernikahan Masyarakat Kristen Dalam Pencegahan Perceraian Mangiring Tua Togatorop; Mitra Binariang Lase; Rima Kurnia; Desi Rante Padang; Ester Situmorang; Megawati Pelle; Elfrida Elena Br Silaban
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1: Maret 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.617 KB) | DOI: 10.53547/rcj.v2i1.111

Abstract

As for the purpose of this study is to provide insights that are truly in accordance with the values of the Christian Faith regarding marriage so that divorce among the Christian community can be prevented. Marriage education is not sufficient only from understanding the customs alone, but it is much more important from the point of view of the Bible or the Teachings of God. Therefore marriage itself is the oldest institution in the world and also the first institution established by Allah on earth. Therefore it is very important for the Christian community to have the correct education about marriage so that divorce as early as possible can be prevented. By using qualitative analysis methods and collecting data sources by digging them from library books, as well as questionnaires that have determined the necessary data in accordance with Christian Community Marriage Education in Divorce Prevention. Based on the results collected, it was made that with the correct Marriage Education that can be applied by every family regarding the marriage they build, Christian Community marriages will be prevented from divorce.AbstrakAdapun yang menjadi tujuan dari Penelitian ini untuk memberikan pemahaman-pemahaman yang benar sesuai dengan nilai-nilai Iman Kristen tentang pernikahan sedingga perceraian dikalangan masyarakat Kristen dapat dicegah. Edukasi pernikahan tidak cukup hanya dari pemahaman adat istiadat semata, melainkan jauh lebih penting dilihat dari sudut pandang Alkitab atau Ajaran Tuhan. Karena pernikahan itu sendiri merupakan lembaga tertua di dunia dan juga merupak lembaga pertama yang dibentuk oleh Alllah dibumi. Oleh sebab itu sangat penting sekali bagi masyarakat Kristen untuk memiliki edukasi yang benar tentang pernikahan sehingga perceraian sedini mungkin akan dapat dicegah. Dengan memakai metode analisis kualitatif dan mengumpulkan sumber-sumber data dengan menggalinya dari buku-buku pustaka, serta menyebarkan kuisioner yang sudah ditentukan data-data yang diperlukan yang sesuai dengan Edukasi Pernikahan Masyarakat Kristen Dalam Pencegahan Perceraian.  berdasarkan hasil yang sudah dikumpulkan maka dibuatlah kesimpulan bahwa dengan adanya Edukasi Pernikahan yang benar dan dapat dipahami oleh setiap keluarga tentang pernikahan yang mereka bangun, maka pernikahan Masyarakat Kristen akan dapat dicegah dari perceraian.
Pembinaan Iman Kristen untuk Pekerja Indonesia di Ladang Sawit Sitiawan, Perak Joni Manumpak Parulian Gultom; Hendri Hutapea; Rikardo Butar-Butar; Eko Prasetyo
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1: Maret 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.348 KB) | DOI: 10.53547/rcj.v2i1.112

Abstract

The faith mature of believers is the duty of church leaders also of all who have received salvation in Christ Jesus. It is also an urgent concern and needs facing by Indonesian male workers working in Malaysian palm oil fields. The people who need help and assistance spiritually to be accompanied and taught about the basic principles of God's Word. It is difficult faced because of the many obstacles and obstacles faced in being able to go to worship and serve God. The reason is,   the local church is limited. They do something for them is not maximize.  It is because constrained by the existing language and culture. How is the matter STT REAL can provide a little solution in building their faith and spiritual life? And what kind of strategies can be maximized to do for them? By using descriptive qualitative research methods, it is obtaining how the values and data are accurate directly. The purpose of this research is to make a positive contribution to building the Indonesian Christian community, especially those who are working in Malaysia that they remain in the faith and continue to experience good spiritual growth.AbstrakPembinaan iman orang percaya bukan saja menjadi tugas dari para pemimpin gereja namun juga semua orang yang telah menerima keselamatan dalam Kristus Yesus. Hal ini jugalah yang menjadi perhatian dan kebutuhan yang urgen dihadapi oleh para pekerja pria Indonesia yang bekerja di lading lading sawit Malaysia. Mereka adalah orang yang memerlukan bantuan dan pertolongan khususnya secara rohani untuk didampingi dan diajarkan tentang prisn dasar Firman Tuhan. Hal ini menjadi kesulitan yang dihadapi karena banyaknya halangan dan hambatan yang dihadapi untuk bisa pergi beribadah dan melayani Tuhan. Alasan lainnya adalah bagaimana gereja lokal sangat terbatas sekali dapat melayani mereka karena terkendala dengan Bahasa dan budaya yang ada. Pertanyaannya adalah bagaimana STT REAL memberikan sedikit solusi dalam membina iman dan kehidupan rohani mereka? Dan strategi srategi seperti apa yang bisa dimaksimalkan untuk dikerjakan buat mereka? Dengan menggunakan metode penelitian desktiptif secara kualitatif didapatkan bagaimana nilai dan data data akurat secara langsung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan kontribusi positif untuk membangun masyarakat Kristen Indonesia khususnya yang sedang bekerja di Malaysia sehingga tetap bertahan dalam iman dan terus mengalami pertumbuhan kerohanian yang baik.  
Pembinaan Transformatif Bagi Warga Binaan Di Lembaga Pembinaan Anak Kelas II Batam Fredy Simanjuntak; Rita Evimalinda; Ardianto Lahagu; Efvi Noyita; Ester Lina Situmorang; Agiana Her Visnhu Ditakristi
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1: Maret 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.14 KB) | DOI: 10.53547/rcj.v2i1.113

Abstract

This Mental and Spiritual Development Program was initiated by STT REAL Batam and GBI Windsor House of Glory. This coaching program is a routine program of STT REAL Batam to carry out the tridharma of higher education which is the first program or pilot project in collaboration with GBI Windsor Square House of Glory which is committed to the field of Mental and Spiritual Development of Christian Prisoners at the Batam Class II Child Development Institute. It is hoped that this coaching program can support government programs in rehabilitative, corrective, and educative services to inmates and participate in building life values so that they can equip inmates spiritually so that they can carry out their roles well. and good citizens. useful. This coaching program is a mentoring movement to improve the quality of piety to God Almighty, intellectual, professional attitudes and behavior, physical and spiritual health of the inmates. Furthermore, it is expected that they will be able to improve themselves and not repeat the crimes that have been committed.AbstrakProgram Mental dan Spiritual Development ini digagas oleh STT REAL Batam dan GBI Windsor House of Glory. Program pembinaan ini merupakan program rutin STT REAL Batam untuk mengemban tridharma perguruan tinggi yang merupakan program atau pilot project pertama bekerjasama dengan GBI Windsor Square House of Glory yang berkomitmen pada bidang Pembinaan Mental dan Spiritual Narapidana Kristen di Lembaga Pembinaan Anak Kelas II Batam. Diharapkan program pembinaan ini, dapat mendukung program pemerintah dalam pelayanan rehabilitatif, korektif, dan edukatif kepada warga binaan serta ikut membangun nilai-nilai kehidupan sehingga dapat membekali warga binaan secara spiritual agar dapat menjalankan perannya dengan baik. dan warga masyarakat yang baik. berguna. Program pembinaan ini sendiri merupakan gerakan pendampingan untuk meningkatkan kualitas ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, intelektual, sikap dan perilaku profesional, kesehatan jasmani dan rohani warga binaan. Selanjutnya diharapkan pembinaan agar mereka mampu memperbaiki diri dan tidak mengulangi kejahatan yang telah dilakukan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5