Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

KAJIAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Fredik Melkias Boiliu; Desetina Harefa; Dewi Lidya S; Ardianto Lahagu; Solmeriana Sinaga
ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Vol 10 No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2, Juni 2021
Publisher : Laboratorium Jurusan Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/etnoreflika.v10i2.1077

Abstract

This article aims to discuss drug abuse in the perspective of Christian religious education. Narcotics are basically good drugs when used according to the dosage or doctor's recommendations for health. However, if someone uses it without medical indication or without a doctor's instructions because of the disease or other things recommended by the doctor, it will cause addiction / addiction and dependence popularly known as narcotics. In this case, without the indication (use) recommended by a doctor or an improper dose it will be dangerous to human health and can even cause sudden death. Bible neither directly addresses the topic of drug abuse nor mentions literal prohibition on narcotics and their use. However, it does not mean drug abuse is allowed. In Christian faith, believers must abstain from drugs because drugs can damage both physically and spiritually. In Corinthians 7: 1, it explains "purify yourselves from all things that can defile body and spirit, so that your position may be perfect in the fear of God". This means that as a Christian, he must protect and purify his body so that he does not sin. Thus, drugs can damage the body, both soul and mind, so drug use is not allowed. In this article, the author uses literature review and literature research methods, utilizing written ideas as a source of emphasis on the interpretation and analysis of the meaning of the.
Refleksi konseptual misi Yesus melalui keramahan gereja di Indonesia Simanjuntak, Fredy; Papay, Alexander Djuang; Lahagu, Ardianto; Evimalinda, Rita; Ferry, Yusak Hentrias
KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 7, No 2: Teologi Menstimulasi Nilai-nilai Kemanusiaan dan Kehidupan Bersama dalam Bingkai Kebang
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30995/kur.v7i2.329

Abstract

Jesus, reflecting on the context of the mission in the Gospels, often touches on various dimensions, both physical, emotional, intellectual, social, and spiritual for each person and his environment. Many Gospel narratives show the face of friendliness as well as the social responsibility of Jesus in public spaces. Jesus didn't just stop at the gracious nature of God in His mission of ministry but also inspired his listeners to bring out the same kind of hospitality that Jesus did. This needs to reflect the portrait of church life in Indonesian society, which in general tends to focus on religious formalism. This paper aims to explore the concept of Jesus' mission and to realize it practically in the context of Indonesian society today. The method used is descriptive analysis and a hermeneutic approach to the narratives in the Gospels. This study seeks to offer a contextual concept and model of Jesus' ministry to the community served not only as an object of God's hospitality but also as a subject who actively participates in presenting hospitality in public spaces. In conclusion, the mission that Jesus intended to be carried forward by the church was God's mission which Jesus himself had accomplished during his earthly ministry, namely manifesting God's hospitality for humans through the preaching of the gospel and social care.AbstrakYesus, dalam konteks misi di Injil, kerap menyentuh berbagai dimensi, baik secara fisik, emosi, intelektual, sosial, dan spiritual, setiap orang dengan lingkungannya. Narasi Injil banyak menunjukkan wajah keramahan sekaligus tanggung jawab sosial Yesus di ruang publik. Yesus tidak hanya berhenti pada sifat keramahan Allah dalam misi pelayanan-Nya, namun juga menginspirasi para pendengarnya untuk menghadirkan keramahan yang sama, seperti yang Yesus lakukan. Hal ini perlu menjadi refleksi potret kehidupan bergereja pada masyarakat Indonesia, yang umumnya cenderung terfokus kepada formalisme agawami. Artikel ini bertujuan untuk menggali konsep misi Yesus serta merealisasikan secara praktis dalam konteks masyarakat Indonesia di masa ini. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif serta pendekatan yang hermeneutis pada narasi kitab-kitab Injil. Penelitian ini berupaya menawarkan konsep dan model pelayanan Yesus yang kontekstual kepada komunitas yang dilayani, bukan hanya sebagai objek keramahan Allah, namun sekaligus sebagai subjek yang aktif berpartisipasi menghadirkan keramahan pada ruang publik. Kesimpulannya, jelas terlihat bahwa misi yang dimaksudkan Yesus untuk diteruskan oleh gereja adalah misi Allah yang telah dikerjakan Yesus sendiri selama pelayanan-Nya di dunia, yaitu memanifestasikan keramahan Allah bagi manusia melalui pemberitaan Injil dan kepedulian sosial.
Kesetaraan Gender dan Panggilan Perempuan dalam Pemberitaan Injil Ardianto Lahagu; Fredy Simanjuntak; Uswatun Hasanah; Jabes Pasaribu
Jurnal Teologi Gracia Deo Vol 6, No 2: Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Baptis, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46929/graciadeo.v6i2.196

Abstract

Even though the patriarchal cultural system is still inherent in Indonesia, especially in Christian society, which shows the dominant centrality of men in the Church and family, this research reveals the phenomenon of an increasing tendency for women to become more religious. In carrying out religious responsibilities, such as attendance at weekly services, daily prayer, witnessing, and preaching the Gospel in the family, women are exposed to gender disparities related to patriarchal traditions. This article aims to discover God's intended design for women as equal partners in preaching the Gospel by exploring women's responses to their call to preach the Gospel in the context of gender equality amidst men's function as priests in the family; preaching the Gospel is considered to continue. The author uses a qualitative approach through Phenomenological Studies. The research results highlight factors such as gender equality, which cannot be separated from the Bible, the reality of the rise of women as one of the church's strengths in ecclesiastical vocations, and gender responsibility as an essential element in designing women's roles in preaching the Gospel. AbstrakMeskipun sistem kebudayaan patriarki masih melekat di Indonesia, khususnya dalam masyarakat Kristen yang menunjukkan dominasi sentralitas laki-laki di Gereja dan keluarga, penelitian ini mengungkap fenomena peningkatan kecenderungan perempuan menjadi lebih religius. Dalam menjalankan tanggung jawab kewajiban religious (keagamaan), seperti kehadiran dalam pelayanan mingguan, doa harian, bersaksi, dan memberitakan Injil dalam keluarga, memperhadapkan perempuan pada kesenjangan gender yang terkait dengan tradisi patriarki. Artikel ini bertujuan untuk menemukan desain yang dimaksudkan Allah untuk perempuan sebagai mitra setara dalam pemberitaan Injil, dengan menggali respons kaum perempuan terhadap panggilan mereka dalam pemberitaan Injil dalam gugus kesetaraan gender ditengah fungsi laki-laki sebagai imam di keluarga, pemberitaan Injil dianggap tetap harus berlanjut. Penulis menggunakan pendekatan kualitatif melalui Studi Fenomenologi. Hasil penelitian menyoroti faktor-faktor seperti kesetaraan gender yang tidak dapat dipisahkan dalam pandangan Alkitab, realitas kebangkitan perempuan sebagai salah satu kekuatan gereja dalam panggilan gerejawi, dan tanggung jawab gender sebagai elemen penting dalam merancang peran perempuan dalam pemberitaan Injil. 
Penyuluhan Tentang Bahaya Merokok Terhadap Kesehatan Dan Spritualitas Siswa SMP Swasta Hosannah Batam Gulo, Moralman; Gaol, Mery Cristina Lumban; Lelo, Sisulince; Halawa, Ebensaluran; Bunga, Faldin Adrianus; Saleleubaja, Sulastri; Lahagu, Ardianto; Ginting, Daniel
ENGAGEMENT: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Community Empowerment and Services
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/engagement.v2i1.14

Abstract

Merokok merupakan perilaku yang salah dalam status pelajar maupun non pelajar karna merusak kesehatan tubuh dan tidak membangun spritualitas  pribadi setiap orang. Pada tingkat SMP banyak pelajar sudah merokok dengan di pengaruhi banyak faktor, seperti pergaulan, lingkungan, keluarga dan faktor lainya. Tujuan dalam melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ialah untuk meningkatkan kesadaran siswa SMP Hosannah Batam tentang bahayanya perilaku merokok terhadap kesehatan tubuh serta meningkatkan pengetahuan mereka  pada pengajaran yang benar sesuai dengan Alkitab tentang larangan merokok. Adapun metode yang di lakukan dalam menyelengarakan kegiatan PkM ini yakni; Tim membuat perencanaan lalu melakukan survei terlebih dahulu di tempat mitra kegiatan, melaksanakan penyuluhan dan mengevaluasi kegiatan. Hasil dan pembahasan kegiatatan PkM ini ialah siswa SMP Hosannah Batam mengalami  peningkatan pada kesadaran dan pengetahuan mereka tentang bahaya rokok terhadap kesehatan tubuh serta membangun spritualitas siswa dengan mengaplikasikan ayat yang tertulis di dalam Alkitab  mengenai larangan merokok. Selama kegiatan PkM berlangsung siswa sangat fokus dan bergairah aktif mendengarkan dan berdiskusi serta  berharap kegiatan penyuluhan ini di lakukan di berbagai daerah.
Free The Sea Bersama Program Studi Sarjana Pendidikan Agama Kristen Stt Real Batam: Kebersihan Lingkungan Hidup Untuk Masa Depan Asri Bagi Masyarakat Di Pulau Buluh Simanjuntak, Haposan; Lahagu, Ardianto; Simanjuntak, Manahan; Harefa, Besti Niat; Sinaga, Job; Faulina Purba, Laura; Lubis, Dorgis; Lelo, Sisulince; Saleleubaja, Lewis; Siregar, Viktor Deni
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v5i2.2312

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan oleh program studi sarjana pendidikan STT REAL Batam mengedukasi bahwa kebersihan lingkungan dapat mempengaruhi terjadinya lingkungan yang tidak baik bagi masa depan sehingga mengadakan kegiatan kebersihan lingkungan di Pulau Buluh yang sebelumnya telah dilakukan observasi oleh tim terlebih dahulu kepada masyarakat setempat untuk menemukan titik masalah kurangnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya. Esensi dari pengabdian ini adalah untuk melakukan pembersihan sampah dilingkungan pemukiman masyarakat yang tinggal di pesisir pantai. Strategi yang dilakukan oleh warga setempat adalah Participatory Rural Appraisal (PRA), yang melibatkan seluruh peserta acara aktif dalam mengumpulkan dan menganalisis informasi, dilakukan kegiatan dengan sosialisasi dan memberikan edukasi. Hasil dari pengambdian ini menumjukan bahwa kegiatan ini berjalan dengan baik di Pulau Buluh dan masyarakat menyadari akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat di Pulau Buluh yang dilakukan oleh Program Sarjana Pendidikan Agama Kristen STT REAL Batam dengan bekerja sama dengan perusahan Free the Sea yang sudah memberikan dampak positif terhadap lingkungan pesisir pantai masyarakat setempat. Harapan kami dari tim pengabdian masyarakt agar masyarakat Pulau Buluh terus menjaga lingkungan yang asri demi masa depan di Pulau Buluh.
Making Disciples of All Nations: Membangun Pemuridan Lintas Negara dalam Era Global Lahagu, Ardianto; Pasaribu, Jabes; Simanjuntak, Manahan Uji; Sihombing, Rame Irmaida
Jurnal PKM Setiadharma Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal PkM Setiadharma
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47457/jps.v6i1.581

Abstract

Abstract The Community Service activity titled "Making Disciples of All Nations" will take place from October 22 to 27, 2024, in Singapore. This event aims to equip participants from 14 countries with the skills needed for cross-national discipleship missions. With approximately 100 attendees, the program will cover the principles of Discipling Nations (DN), Making Disciples of All Nations (MDN), and Preparing My People for End Times (PET). Participants will engage in presentations, discussions, practical skills training, and the development of follow-up action plans. This comprehensive approach will help them understand how to embody Christian values within a global context. As a result, participants will be able to comprehend and devise discipleship strategies tailored to their national contexts. They will also be prepared to become effective Gospel messengers and tackle end-times challenges. This program not only enhances participants' discipleship capabilities but also guides them in contributing to national transformation and building congregations that are ready to adapt to changing circumstances.
Penguatan Karakter Religius Dan Kreativitas Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Melalui Pendekatan PAIKEM Di Sekolah Menengah Belakang Padang Lahagu, Ardianto; Dongoran, Evans; Siregar, Viktordeni; Setiawan, Andre; Waruwu, Riani; Tang, Monica; Oppusunggu, Rendi Antika; Simbolon, Hotnida; Simanjuntak, Meliana Agustina; Waruwu, Denisia; Silaban, Yenita Alam Parida; Simbolon, Rapima; Manurung, Lenni
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 2 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i2.766

Abstract

Pentingnya karakter religius di tanamkan pada peserta didik merupakan sebagai sikap dan tingkah laku yang taat dalam melaksanakan nilai moral agama yang dianutnya, Menghargai pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain. Nilai religius penting untuk membentuk karakter manusia, agar setiap Tindakan yang dilakukan dalam kehidupannya mencerminkan perilaku yang baik. Bersikap sopan santun, jujur saling tolong menolong, saling menghormati merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari. Karenanya peneliti menerapkan pendekatan PAIKEM untuk memberikan penjelasan terhadap peserta didik SMP dan SMA belakang padang supaya karakter religius dan kekreatifan peserta didik tersebut bisa terbentuk. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ialah untuk memberikan pemahaman bagi peserta didik bahwa pembelajaran Pendidikan Agama Kristen tidak memuat materi penguatan karakter kreatifitas dan inovatif terhadap peserta didik, akan tetapi pembelajaran tentang PAIKEM sangat penting untuk dipelajari agar peserta didik memilki sosial moral dan etika sosial. Metode yang digunakan dalam hal ini adalah bentuk sosialisasi. Hasil dari kegiatan PKM ini ialah peserta didik dapat mengerti serta memahami betapa pentingnya menanamkan karakter religius serta kreativitas pada peserta didik supaya menjadi orang yang beiman, kreatif dan peduli terhadap sesama.
STRATEGI EFEKTIF INTERNALISASI NILAI KRISTEN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER DAN SPIRITUALITAS REMAJA KRISTEN Ardianto Lahagu; Fransiskus Irwan Widjaja
Manna Rafflesia Vol. 11 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Arastamar Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38091/man_raf.v11i1.449

Abstract

This study aims to identify effective strategies for internalizing Christian values in shaping the character and spirituality of Christian youth. This research explores theological literature relevant to Christian spiritual formation strategies using a descriptive qualitative approach and literature analysis. The findings reveal that using Bible stories, reflective discussions, social service, and the active involvement of pastors, families, and church communities are vital components in the internalization process of Christian values. A holistic approach integrating Biblical teaching with practical experience is highly effective in cultivating Christian youth character deeply rooted in solid spirituality. The originality of this research lies in the synergy between spiritual formation and the role of church communities in shaping youth spirituality, a topic that has rarely been explored in depth in contemporary theological literature.
MENYELAMI DUNIA ANAK DENGAN KASIH: PENGANALAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN BAGI GURU SD TABITHA BATAM Haposan Simanjuntak; Ardianto Lahagu; Siro Fenisia Br Sembiring; Noviana Naomi Gultom; Desika Sihombing; Yenita Alam Parida Silaban; Novita Ester Marlina Zebua; Soriani Gulo; Okta Sehati Br Situmorang; Niska Maresa Br Sembiring; Naomi Yolanti Octavia Ritonga; Dian Susi Yanti Sitompul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56926

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru mengenai psikologi pendidikan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen pada tingkat sekolah dasar. Pemahaman terhadap psikologi anak menjadi aspek penting dalam proses pendidikan karena setiap peserta didik memiliki karakteristik perkembangan yang berbeda, baik secara kognitif, emosional, maupun sosial. Namun, dalam praktik pembelajaran masih ditemukan bahwa sebagian guru belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai pendekatan psikologis dalam mendampingi peserta didik. Oleh karena itu, kegiatan PKM ini dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan mengenai pengenalan psikologi pendidikan bagi guru di SD Tabitha Batam. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, diskusi interaktif, serta evaluasi kegiatan. Materi yang disampaikan meliputi konsep dasar psikologi pendidikan, perkembangan anak usia sekolah dasar, serta penerapan pendekatan pembelajaran berbasis kasih dalam Pendidikan Agama Kristen. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai karakteristik perkembangan anak serta pentingnya pendekatan pedagogis yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan melalui kuesioner yang diberikan kepada peserta, diperoleh tingkat kepuasan sebesar 80%, yang menunjukkan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat yang signifikan bagi peningkatan kompetensi guru. Dengan demikian, kegiatan PKM ini diharapkan dapat membantu guru dalam memahami dunia anak secara lebih mendalam serta mampu menerapkan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif, humanis, dan berbasis kasih dalam proses pendidikan.
Lingkungan dan Iman: Edukasi Deep Ecology dalam Perspektif Ekoteologi di GBI My Home Tanjung Uban Jabes Pasaribu; Elia Tambunan; Candra Gunawan Marisi; Ardianto Lahagu; Didimus Sutanto B. Prasetya
Journal Of Social Empowerment Publications Vol 2 No 1: JOSEP (Journal Of Society Empowerment Publications) 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69668/josep.v2i1.77

Abstract

Human survival with the existing ecosystem is experiencing imbalance. With data on increasing environmental damage as a call for all organizations to share the spirit of deep ecology which in this PkM is based on Ecotheology with the aim of fostering ecological awareness of the congregation through an ecotheological approach based on the Bible which takes place at GBI My Home Tanjung Uban. The activity was carried out by a team where lecturers and students from the Real Batam Theological College on April 26, 2025 as devotees. The method used is participatory education with a combination of counseling, theological discussions and direct practice of arranging church yards. The results of the activity showed an increase in the congregation's understanding of the relationship between faith and the environment, changes in mindset towards nature, and active involvement in maintaining the cleanliness and beauty of the worship space. So it can be concluded that the environment and faith are one in respecting the ecosystem as a creation in divine nature as a call for the spirit of natural balance and arrangement and continuity of life that coexist. Abstrak Keberlangsungan hidup manusia dengan ekosistem yang ada tengah mengalami ketimpangan. Dengan data yang kerusakan alam yang semankin meningkat sebagai seruan bagi semua organisasi untuk membagikan semangat deep ecology yang dalam PkM ini berpijak pada Ekoteologi dengan tujuan untuk menumbuhkan kesadaran ekologis jemaat melalui pendekatan ekoteologi yang berlandaskan Alkitab yang bertempat di GBI My Home Tanjung Uban. Kegiatan dilaksanakan oleh tim dimana dosen dan mahasiswa dari Sekolah Tinggi Teologi Real Batam pada tanggal 26 April 2025 sebagai pengabdi. Metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif dengan kombinasi penyuluhan, diskusi teologis dan praktik langsung menata pekarangan gereja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman jemaat terhadap hubungan antara iman dan lingkungan, perubahan pola pikir terhadap alam, serta keterlibatan aktif dalam menjaga kebersihan dan keindahan ruang ibadah. Maka dapat disimpulkan bahwa lingkungan dan iman adalah satu kesatuan dalam menghormati ekosistem sebagai ciptaan dalam kodrat ilahi sebagai seruan akan semangat keseimbangan alam dan penataan dan kelangsungan hidup yang berdampingan.
Co-Authors Adenia Hotmayesi Sinaga Agustinus Sihombing Andre Setiawan, Andre Benteng M. M. Purba Boiliu, Fredik Melkias Bunga, Faldin Adrianus Butar-butar, Rikardo Dayanto Charles Simanjuntak Clarins Claristha H.D. Simatupang1 Daniel Ginting Desika Sihombing Dewi Lidya S Dian Susi Yanti Sitompul Didimus Sutanto B. Prasetya Ditakristi, Agiana Her Visnhu Dolfia Elisabet Kase Dongoran, Evans Elda Br Situmorang Elia Tambunan Ester Erlita Silaban Evimalinda, Rita Faulina Purba, Laura Ferry, Yusak Hentrias Foera-era ndruru Gaol, Mery Cristina Lumban Glorya Evelyn Kaway Gulo, Moralman Halawa, Ebensaluran Harefa, Besti Niat Harefa, Desetina Jabes Pasaribu Kevin Yehuda Toesan Lelo, Sisulince Lidya Dewi S Lubis, Dorgis Manahan Uji Simanjuntak Manurung, Lenni Marisi, Candra Gunawan Mesry Nirwati Nabuasa Michael Cornelius Pua Naomi Yolanti Octavia Ritonga Nisa Rastika Niska Maresa Br Sembiring Noviana Naomi Gultom Novita Ester Marlina Zebua Noyita, Efvi Okta Sehati Br Situmorang Oppusunggu, Rendi Antika Papay, Alexander Djuang Pasaribu, Jabes Rame Ima Irda Rame Irma Ida Roy Martin Simanjuntak ruth ruth Saleleubaja, Lewis Saleleubaja, Sulastri Sihombing, Rame Irmaida Silaban, Yenita Alam Parida Simanjuntak, Fredy Simanjuntak, Haposan Simanjuntak, Manahan Simanjuntak, Meliana Agustina Simbolon, Hotnida Simbolon, Rapima Sinaga, Job Siregar, Viktor Deni Siregar, Viktordeni Siro Fenisia Br Sembiring Situmorang, Ester Lina Solmeriana Sinaga Sonia Hutajulu Soriani Gulo Srianti Hutabarat Stefanus Meo Nekin Sukardin Zebua Tamaulina Br Sembiring Tang, Monica Tiara Elisabet Damanik Togatorop, T. Mangiring Tua Ulina Wati Br Siregar Waruwu, Denisia Waruwu, Riani Widjaja, Fransiskus Irwan Yenita Alam Parida Silaban Yoeli Zai