cover
Contact Name
R.Gesah Mukti Prabowo
Contact Email
jamanta.unita@unita.ac.id
Phone
+628161358345
Journal Mail Official
jamanta.unita@unita.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ekonomi Prodi Akuntansi Jln. Ki Mangun Sarkoro Beji- Tulungagung
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
JAMANTA
ISSN : -     EISSN : 28277694     DOI : https://doi.org/10.36563/jamanta_unita.v1i1.417
Jurnal ini penyebarluasan hasil penelitian (diseminasi), Analisis putusan maupun kajian ilmiah dari mahasiswa bersama pembimbingnya (corresponding author) yang dikelola oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi program prodi Akuntansi, Universitas Tulungagung. JAMANTA diterbitkan 2 (dua) kali dalam setiap tahunnya pada bulan Juli dan Desember. Jurnal Mahasiswa Ekonomi Akuntansi diharapkan menjadi jurnal ilmiah dan berkaitan pada penelitian-penelitian Akuntansi oleh seluruh mahasiswa Akuntansi . Jurnal JAMANTA ini mempublikasikan artikel-artikel kontemporer mengenai akuntansi dari sebuah analisis kasus, jurnal ini diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dalam versi online.
Articles 54 Documents
ANALISIS BIAYA BAHAN BAKU WARKOP MASA KINI Susanto, Mellisa Agustin; Riyana, Dewanika Nega; Putri, Natasya Yudhiani; Margaretha, Sisilia
JAMANTA : JURNAL MAHASISWA AKUNTANSI UNITA Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/jamanta_unita.v4i1.1117

Abstract

The focus of this research is how Warkop Modern's accounting functions and elements are used. This research utilizes primary and secondary data. This study applies a qualitative approach through the use of interactive analysis. The data is more representative because it was obtained directly from the owner of Warkop Modern and analyzed in the field. Observable data from use, such as observations, were collected through various data collection techniques. These data collection techniques should provide information based on supporting facts, such as (1) interviews and (2) observations. Interviews were conducted using unstructured questions to people involved in the research, and observations were made directly to produce relevant results and can be used as a reference. The table describes the research subjects in applying accounting functions such as planning, controlling, and calculating costs based on the results of surveys and interviews. Abstrak Fokus penelitian ini adalah bagaimana fungsi dan elemen akuntansi Warkop Modern digunakan. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Studi ini menerapkan pendekatan kualitatif melalui penggunaan analisis interaktif. Data lebih representatif karena didapatkan secara langsung dari pemilik Warkop Modern dan dianalisis di lapangan. Data yang dapat diamati dari penggunaan, seperti pengamatan, dikumpulkan melalui berbagai teknik pengumpulan data. Teknik pengumpulan data ini harus memberikan informasi berdasarkan fakta pendukung, seperti (1) wawancara dan (2) observasi. Wawancara dilakukan dengan menggunakan pertanyaan tidak terstruktur kepada orang-orang yang terlibat dalam penelitian, dan observasi dilakukan secara langsung untuk menghasilkan hasil yang relevan dan dapat digunakan sebagai acuan. Tabel menjelaskan subjek penelitian dalam menerapkan fungsi akuntansi seperti perencanaan, pengendalian, dan perhitungan biaya berdasarkan hasil survei dan wawancara.
AKUNTANSI DAN LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN KEDAI TEH TARIK DMR Khoirunnisa, Fadilah; Yuniar, Reza Sukma Dara; Desna, Jihan Salma Auliya'
JAMANTA : JURNAL MAHASISWA AKUNTANSI UNITA Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/jamanta_unita.v4i1.1137

Abstract

The contribution of accounting systems to management performance evaluation is the topic of this study. The focus of this research is a business engaged in food and beverage trading. This business is the DMR pull tea shop. The investigation was conducted using qualitative techniques or interviews. The results of the discussion show that responsibility center managers are required to be responsible only for costs that can be controlled when the budget is prepared. Investigations were conducted using qualitative techniques or interviews. The results of the discussion indicate that the accountability center manager is held accountable only for controllable costs when the budget is prepared. Abstrak Kontribusi sistem akuntansi terhadap evaluasi kinerja manajemen adalah topik penelitian ini. Fokus penelitian ini adalah bisnis yang bergerak di bidang perdagangan makanan dan minuman. Usaha ini adalah kedai teh tarik DMR. Investigasi dilakukan dengan menggunakan teknik kualitatif atau wawancara. Hasil diskusi menunjukkan bahwa manajer pusat pertanggungjawaban diminta untuk bertanggung jawab hanya untuk biaya yang dapat dikendalikan ketika anggaran disusun. Investigasi dilakukan dengan menggunakan teknik kualitatif atau wawancara. Hasil diskusi menunjukkan bahwa manajer pusat pertanggungjawaban diminta untuk bertanggung jawab hanya untuk biaya yang dapat dikendalikan ketika anggaran disusun.
ANALISIS KINERJA KARYAWAN BERDASARKAN PERATURAN BUPATI NO. 115 TAHUN 2022 : (STUDI KASUS PADA BIDANG INDUSTRI KABUPATEN BLITAR) Arrofi', Mohamad; Prasetyo, Whedy; Masrunik, Endah
JAMANTA : JURNAL MAHASISWA AKUNTANSI UNITA Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/jamanta_unita.v4i2.1205

Abstract

The purpose of this research is to find out how the performance at the Blitar Regency Disperindag, especially in the Industrial Sector, is in accordance with Regent Regulation No. 115 of 2022 or not as expected. This research uses qualitative research methods with a case study approach which emphasizes understanding the problem and is based on specific real-world circumstances and also describes the data as it is and provides instructions on how to collect the shortcomings of the object of examination qualitatively, to analyse the data. Case study is one of several qualitative research methods used in this investigation. One of the data collection methods is the documentation, interview, and observation approach at the Blitar District Disperindag. The results showed that because the Blitar District Disperindag Office, especially the Industry Division, consistently responded that the Regent Regulation that had been made was used as a guideline in achieving performance, the research author concluded that employee performance was good. Regent Regulation No. 115 of 2022 provides guidelines for the performance of the Blitar Regency Disperindag in the Industry Sector to be able to comply with all existing regulations so that the performance carried out will be planned in accordance with what is expected.
PERSEPSI MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI K.H. ABDURRAHMAN WAHID PEKALONGAN TERHADAP KEBIJAKAN KENAIKAN PPN 12%: Kenaikan ppn 12% Pratama, Rifansyah Bayu
JAMANTA : JURNAL MAHASISWA AKUNTANSI UNITA Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/jamanta_unita.v4i2.1263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi mahasiswa Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan terhadap kebijakan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12%. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui survei kuesioner terstruktur yang menjangkau mahasiswa program studi Ekonomi Syariah. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas mahasiswa menyadari adanya kebijakan ini, dengan sebagian besar mendapatkan informasi dari media sosial. Namun, pemahaman mereka terhadap tujuan dan dampak kebijakan masih beragam, yang mencerminkan peran institusi pendidikan yang belum optimal dalam memberikan literasi ekonomi. Dampak kenaikan PPN dirasakan terutama pada pengeluaran sehari-hari, sehingga memengaruhi pola konsumsi mahasiswa. Persepsi keadilan terhadap kebijakan ini juga bervariasi, tergantung pada latar belakang sosial-ekonomi mahasiswa. Penelitian ini merekomendasikan pemerintah untuk meningkatkan strategi komunikasi yang lebih inklusif, serta memberikan dukungan kepada mahasiswa, seperti program beasiswa, untuk mengurangi dampak kebijakan. Temuan ini memberikan wawasan penting terkait respons generasi muda terhadap kebijakan fiskal di Indonesia.
PENGARUH PENERIMAAN DANA ZISWAF, BOPO, LABA/RUGI NON-OPERASIONAL DAN FIRM SIZE TERHADAP GIRO WAJIB MINIMUM (GWM) PADA PERBANKAN SYARIAH PERIODE 2018.Q1-2023.Q3 hanifaturasyda, arfina; Eka Wahyu Hestya Budianto
JAMANTA : JURNAL MAHASISWA AKUNTANSI UNITA Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/jamanta_unita.v4i2.1353

Abstract

Abstract The intention of this analysis is to establish the impact of ZISWAF Fund Receipts, BOPO, and Non-Operational Profit/Loss on GWM in Sharia Banking in Indonesia, while considering Firm Size as a moderating factor. The research utilizes secondary data sourced from annual reports obtained through ojk.go.id and websites belonging to associated companies. The sampling method employed was selective sampling. With total of 5 financial reports from islamic banking companies for the period of 2018.Q1-2023.Q3 were utilized as the sample. Determined from the research findings, it is apparent that there is infinitesimal impact on the Statutory Reserve from receiving ZISWAF, BOPO, and non-operational profit/loss funds. Moreover, when considering moderating variables, it is observed that firm size does not have the capacity to moderate the effects of receiving ZISWAF funds, BOPO, and non-operational profit/loss on the Minimum statutory Reserve in Islamic banking in Indonesia from 2018.Q1 to 2023.Q3. In future research, it is hoped that other variables will be used as moderating variables. Apart from that, it is better not only to look at the banking sector, but also to look at companies from the other sectors. Abstrak Dengan menggunakan ukuran perusahaan sebagai faktor moderasi, analisis ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana GWM pada perbankan syariah di Indonesia dipengaruhi oleh penerimaan dana ZISWAF, BOPO, dan laba/rugi non-operasi. Analisis didasarkan pada data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan OJK.go.id dan website perusahaan terkait. Jumlah lima laporan keuangan Perbankan Syariah diambil sampel melalui metode sampel pilihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan dana ZISWAF, BOPO, dan laba/rugi non-operasi tidak memengaruhi Giro Wajib Minimum secara signifikan. Selanjutnya, pada interaksi variable moderasi, ukuran perusahaan tidak dapat memoderasi penerimaan dana ZISWAF, BOPO, dan laba/rugi non-operasi terhadap GWM pada perbankan syariah di Indonesia dari 2018 Q1 hingga 2023 Q3. Terdapat harapan bahwa variabel tambahan akan digunakan sebagai variabel moderasi dalam penelitian mendatang. Disarankan untuk melihat perusahaan dari berbagai bidang selain industri perbankan.
PERANAN BUMDES DAN APDES DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI BUMDES LOHDJINAWI DESA GESIKAN TULUNGAGUNG Ericha Widya Pramesti
JAMANTA : JURNAL MAHASISWA AKUNTANSI UNITA Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/jamanta_unita.v4i2.1354

Abstract

Abstract This research aims to analyze the role of Lohdjinawi Village-Owned Enterprises (BUMDes) in improving the welfare of the people of Gesikan Village, Pakel District, Tulungagung Regency. In facing the problem of low economic welfare in rural areas, BUMDes acts as a tool to optimally manage local economic potential. This research uses a qualitative approach with a descriptive design, with the research subjects being BUMDes Lohdjinawi and the village government. Data was collected through in-depth interviews, observation, document analysis, and questionnaires to the community. Data analysis techniques included reduction, presentation, and conclusion drawing, with data validity maintained through persistence and triangulation. The results showed that BUMDes Lohdjinawi succeeded in improving community welfare through economic programs such as business loans, skills training, and micro-enterprise development, which resulted in job creation and increased income. Village government support strengthens BUMDes operations and creates synergies that enhance community participation. The conclusion of this study is that BUMDes, with the support of the village government, play an important role in local economic empowerment and can serve as a model for other villages in developing their economic potential. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lohdjinawi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Gesikan, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung. Dalam menghadapi permasalahan rendahnya kesejahteraan ekonomi di pedesaan, BUMDes berperan sebagai alat untuk mengelola potensi ekonomi lokal secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, dengan subjek penelitian BUMDes Lohdjinawi dan pemerintah desa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, analisis dokumen, dan angket kepada masyarakat. Teknik analisis data meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan validitas data dijaga melalui ketekunan dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes Lohdjinawi berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program ekonomi seperti pemberian kredit usaha, pelatihan keterampilan, dan pengembangan usaha mikro, yang berdampak pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan. Dukungan pemerintah desa memperkuat operasional BUMDes dan menciptakan sinergi yang meningkatkan partisipasi masyarakat. Kesimpulan penelitian ini adalah BUMDes, dengan dukungan pemerintah desa, berperan penting dalam pemberdayaan ekonomi lokal dan dapat menjadi model bagi desa lain dalam mengembangkan potensi ekonomi mereka.
PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PADA UMKM MAKANAN RINGAN DI KABUPATEN TULUNGAGUNG Sofi Dwi Ayu Cahyani
JAMANTA : JURNAL MAHASISWA AKUNTANSI UNITA Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/jamanta_unita.v4i2.1356

Abstract

Abstract Using the descriptive analytic methodology, this study endeavors to ascertain the extent to which accounting documentation is executed in accordance with the financial accounting standards mandated for organizations, particularly focusing on micro, small, and medium enterprises, within the geographic confines of the Tulungagung region. The descriptive analysis methodology serves to initially elucidate the landscape of small and medium enterprises in the Tulungagung district. The study's conclusions show that small and medium-sized businesses in Tulungagung Regency, which are the study's subjects, are not predominantly utilizing established accounting recording methodologies, thereby suggesting that these enterprises have not fully embraced the requisite accounting record-keeping practices. This situation is attributed to the constraints posed by limited human resources coupled with insufficient accounting competencies or knowledge. The execution of the accounting recording system undertaken by UD Hikmah in Tulungagung City represents merely a fraction of the comprehensive accounting recording system. This phenomenon can be attributed to the insufficient understanding possessed by business proprietors regarding the formulation of intricate financial reports. Consequently, the proprietor of UD Hikmah is unable to ascertain the precise magnitude of profit generated. Abstrak Studi ini bertujuan untuk memberikan penjelasan tentang penggunaan catatan akuntansi yang sesuai dengan standar akuntansi keuangan untuk perusahaan mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Tulungagung. Metodologi analisis deskriptif digunakan dalam mencapai tujuan ini. Metode analisis deskriptif digunakan sebagai dasar untuk memahami karakteristik bisnis kecil dan menengah di Kabupaten Tulungagung. Hasil studi menunjukkan bahwa subjek investigasi di Kabupaten Tulungagung, khususnya usaha kecil dan menengah, tidak secara dominan menggunakan metode pencatatan akuntansi yang komprehensif, sehingga menunjukkan bahwa entitas tersebut belum mengadopsi praktik akuntansi yang diperlukan secara memadai. Ketidakmampuan ini dapat dikaitkan dengan kelangkaan sumber daya manusia ditambah dengan defisit dalam kemahiran atau pengetahuan akuntansi. Praktik pencatatan akuntansi yang dilaksanakan oleh UD Hikmah di Kota Tulungagung hanya mewakili aspek minimal dari keseluruhan kerangka pencatatan akuntansi. Keterbatasan ini muncul dari kurangnya pemahaman pemilik usaha tentang penyusunan laporan keuangan secara rinci, yang akibatnya telah mengakibatkan ketidakmampuan pemilik UD Hikmah untuk memastikan angka laba yang tepat.
ANALISIS MANAJEMEN PIUTANG DAN FAKTOR PENYEBAB PIUTANG TAK TERTAGIH (Studi Kasus di CV. Pandowo Agung Milk Desa Penjor) Risky Nurfadila
JAMANTA : JURNAL MAHASISWA AKUNTANSI UNITA Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/jamanta_unita.v4i2.1358

Abstract

Abstract The purpose of this study was to determine the factors causing bad debts at CV. Pandowo Agung Milk and to determine the management of receivables carried out by CV. Pandowo Agung Milk Penjor Village. This study used qualitative descriptive. Primary and secondary data are the data sources used in this study. In this study, data collection was carried out through observation, interviews, and documentation. The data was then analyzed in several stages: data reduction, data delivery, and drawing conclusions. The results of this study, namely the factors causing bad debts at CV. Pandowo Agung Milk are external factors, the external factors in question are the outbreak (PMK) to control bad debts or bad debts CV. Pandowo Agung Milk took policies not only for the company but also for the affected dairy farmers, namely by controlling external factors, namely by providing subsidies for medicines, vitamins, special antiseptic fluids for cleaning the mouth and feet, and animal health services. While for the management of receivables CV. Pandowo Agung Milk also provides a grace period for payment of receivables, elimination of fines until the dairy farmers' livestock recover from the FMD outbreak. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab piutang tak tertagih pada CV. Pandowo Agung Milk serta untuk mengetahui manajemen piutang yang dilakukan oleh CV. Pandowo Agung Milk Desa Penjor. Dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Data primer dan sekunder adalah sumber data yang digunakan dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis dalam beberapa tahap: pengurangan data, penyampaian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini, yaitu faktor penyebab piutang tak tertagih pada CV. Pandowo Agung Milk adalah faktor eksternal, faktor eksternal yang dimaksudkan adalah wabah (PMK) untuk mengendalikan piutang macet atau piutang tak tertagih CV. Pandowo Agung Milk mengambil kebijakan bukan hanya untuk perusahaan melainkan juga untuk para petani susu yang terdampak yaitu dengan mengendalikan faktor eksternal, yaitu dengan memberikan subsidi obatobatan, vitamin, cairan antiseptik khusus pembersih mulut dan kaki, dan pelayanan kesehatan hewan. Sementara untuk manajemen piutang CV. Pandowo Agung Milk juga memberikan keringanan tenggang waktu pembayaran piutang, peniadaan denda sampai pulih kembalinya ternak para petani susu dari wabah PMK.
Digitalisasi Pajak Dalam Sistem Kebijakan,Teknologi Blockchain Dan Forex Study Literasi “The Psychology Of Money” Drestanta, Andaru Dwi; Mualim, Imam; Maskur, Muhammad Ali
JAMANTA : JURNAL MAHASISWA AKUNTANSI UNITA Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/jamanta.v5i1.1487

Abstract

Abstract This study aims to quantify the impact of tax collection digitization, in the context of the book Physical Money, on tax policies, the foreign exchange (forex) market, and blockchain technology. As the digital era progresses, the need for a more efficient and transparent tax system becomes increasingly crucial for the global economy. Physical Money highlights the challenges and potential of traditional financial systems and offers valuable insights into the transition from physical currency to digital forms. The research employs a quantitative approach, utilizing surveys, statistical data, and econometric models to measure the effects of tax digitization on policy changes across different nations, the stability of the forex market, and the adoption of blockchain technology in tax collection systems. The findings indicate that blockchain implementation in tax collection can significantly reduce fraud and increase transparency, while shifts in tax policies can have measurable effects on forex market stability. Furthermore, the digitalization of money and the adoption of cryptocurrencies introduces both challenges and opportunities in fiscal management. This study is expected to provide policymakers with data-driven insights to develop robust strategies for navigating the ongoing digital transformation in global taxation and finance. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkuantifikasi dampak digitalisasi pemungutan pajak dalam konteks buku Psychology of money terhadap kebijakan pajak, pasar valuta asing (forex), dan teknologi blockchain. Seiring dengan perkembangan era digital, kebutuhan akan sistem pajak yang lebih efisien dan transparan menjadi semakin krusial bagi perekonomian global. Buku Psychologi of money menggambarkan tantangan dan potensi sistem keuangan tradisional, serta memberikan wawasan berharga mengenai transisi dari uang fisik menuju bentuk digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan memanfaatkan survei, data statistik, dan model ekonometrik untuk mengukur dampak digitalisasi pajak terhadap perubahan kebijakan di berbagai negara, stabilitas pasar forex, dan adopsi teknologi blockchain dalam sistem pemungutan pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi blockchain dalam pemungutan pajak dapat secara signifikan mengurangi kecurangan dan meningkatkan transparansi, sementara pergeseran kebijakan pajak dapat memberikan dampak terukur terhadap stabilitas pasar forex. Selain itu, digitalisasi uang dan adopsi cryptocurrency menghadirkan tantangan dan peluang baru dalam pengelolaan fiskal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan berbasis data bagi pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi yang lebih kuat untuk menghadapi transformasi digital yang sedang berlangsung dalam sektor pajak dan keuangan global.
Efektivitas Audit Kinerja Sektor Publik dalam Mewujudkan Good Governance melalui Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Publik Nabila, Putri; Isra Maulina
JAMANTA : JURNAL MAHASISWA AKUNTANSI UNITA Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/jamanta.v5i1.1517

Abstract

Dalam konteks tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabilitas menjadi salah satu dimensi fundamental yang menjamin bahwa pengelolaan anggaran publik dilakukan secara transparan, efisien, dan bertanggung jawab. Berbeda dengan audit keuangan yang hanya menilai kewajaran laporan, audit kinerja berperan penting dalam menilai efektivitas, efisiensi, dan ekonomisnya kebijakan publik berdasarkan prinsip 3E. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterkaitan antara penerapan prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan publik dan terwujudnya good governance di Indonesia dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur, teknik pengumpulan data melalui studi dokumentasi dan observasi non partisipatif terhadap laporan keuangan, hasil audit, regulasi fiskal, dan literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan akuntabilitas baik dalam dimensi hukum, manajerial, program, kebijakan, maupun finansial berdampak langsung terhadap peningkatan transparansi fiskal, integritas kelembagaan, serta kepercayaan publik terhadap pemerintah. Dengan demikian, akuntabilitas bukan hanya menjadi indikator good governance, tetapi juga pilar strategis dalam reformasi tata kelola sektor publik yang berorientasi pada kepentingan rakyat secara berkelanjutan.