cover
Contact Name
Yulingga Nanda Hanief
Contact Email
yulingganandahanief@gmail.com
Phone
+6285784192666
Journal Mail Official
jopi@kemenpora.go.id
Editorial Address
Street of Gerbang Pemuda No. 3 Senayan, Gelora, Tanah Abang District, Central Jakarta, 10270
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
ISSN : 2808070X     EISSN : 28079981     DOI : https://doi.org/10.54284/jopi
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) particularly focuses on the main problems in the development of the sport education areas as follows: 1. Physical education learning and educational technology 2. Adaptive physical education 3. Physical Activities 4. Comparison of physical education and sports 5. Kinanthropometry 6. Motion learning 7. Sport for all 8. Sports Pedagogy
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 55 Documents
Potret kompetensi pedagogik guru mengoptimalisasi pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan melalui google classroom Isak Riwu Rohi; Agustinus Jacob Nafie; Alventur Baun; Pnatmo Welhelmin Masi
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v2i1.163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memotret kompetensi pedagogik guru PJOK dalam mengoptimalisasi pembelajaran menggunakan media Google Classroom (GC). Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 21 guru PJOK yang terafiliassi dalam MGMP PJOK Kota Kupang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang terdiri dari 14 pernyataan tertutup menggunakan Lima skala Likert dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian membuktikan bahwa guru memiliki kompetensi pedagogik yang baik dan mumpuni dalam mengoprimalisasi pembelajaran PJOK melalui GC. Dengan demikian, disimpulkan bahwa pengembangan kompetensi pedagogik guru dalam penguasaan dan pemanfaatan teknologi harus selalu ditingkatkan secara periodik agar guru dapat adaptif dengan cepatnya berbagai perubahan tuntutan pembelajaran guna mendukung penyelenggaraan pembelajaran PJOK yang berkualitas.
Efektivitas waktu belajar pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan tingkat SMP pada pembelajaran tatap muka terbatas Mochammad Fauzi; Mashuri Eko Winarno
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v2i2.164

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan guna mengetahui efektivitas waktu belajar PJOK di SMP Negeri 13 Malang pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif. Pendekatan yang digunakan ialah deskriptif kuantitatif. Instrumen data yang digunakan ialah lembar observasi. Fokus penelitian ini yaitu proses pembelajaran PJOK di SMP Negeri 13 Malang. Hasil penelitian efektivitas waktu belajar PJOK di SMP Negeri 13 Malang memperoleh 78% dengan total waktu 59 menit tergolong dalam kriteria baik. Namun berdasarkan rata- rata waktu dari setiap tahapan pembelajaran belum memenuhi standar, pada tahap pendahuluan mendapatkan 15 menit (20%), tahap inti mendapatkan 39 menit (51%), tahap penutup mendapatkan 5 menit (7%), sehingga dapat disimpulkan bahwa keefektifan waktu belajar PJOK di SMP Negeri 13 Malang pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) belum efektif.
Pengaruh media bermain plastisin dan lego terhadap keterampilan motorik halus murid PAUD Farilla Ilmi Fariz Nurul Aulia; Gusril Gusril; Nugroho Susanto; Achmad Chaeroni
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v2i2.169

Abstract

Salah satu pemberian rangsangan pendidikan yaitu untuk membantu tumbuh dan kembang anak termasuk perkembangan motorik halusnya. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap pengaruh media bermain plastisin dan lego terhadap perkembangan motorik halus murid PAUD Farilla Ilmi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi eksperimental menggunakan desain Two Group Pre-Post Test Equivalent Without Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah murid PAUD Farilla Ilmi. Sampel ditarik dengan menggunakan purposive sampling dan didaptakan sampel 10 murid. Instrumen dalam penelitian ini adalah instrument tes motorik halus. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t. Hasil penelitian ini adalah: (1) Nilai tertinggi pretest kelompok plastisin adalah 21 dan nilai terendah adalah 17, nilai tertinggi posttest adalah 37 dan nilai terendah adalah 29. Dengan rata-rata nilai pretest 18,80 dan rata-rata nilai posttest 33,60; (2) Nilai tertinggi pretest kelompok Lego adalah 21 dan nilai terendah adalah 16, serta nilai tertinggi posttest adalah 32 dan nilai terendah adalah 27. Dengan rata-rata nilai pretest 18 dan rata-rata nilai posttest 28,60; (3) Kesimpulannya adalah penggunaan media bermain plastisin lebih efektif dibandingkan dengan lego karena memiliki perbedaan nilai rata-rata posttest sebesar 5.
Kebijakan olahraga nasional menuju Indonesia Emas tahun 2045 Zainal Amali
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v2i1.197

Abstract

Pembinaan olahraga yang berkelanjutan menjadi tolak ukur ketercapaian prestasi suatu bangsa. Ruang lingkup pembinaan prestasi olahraga nasional dilakukan pada bidang olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, dan olahraga prestasi. Esai ini bertujuan untuk memaparkan strategi pembinaan olahraga nasional menuju Indonesia emas tahun 2045 dan mamaparkan implementasi metode Trust, Authority, Responsibility, Supervisi, Integrasi, dan Local Wisdom (TARSIL) dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Model TARSIL yaitu model konstruks otonomi daerah sebagai upaya Pemerintah Pusat memberikan kewenangan untuk menunjang pemerintahan yang partisipatif dengan mengedepankan tanggung jawab dalam penyelenggaraan pemerintahan di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Implementasi Model TARSIL dalam DBON melibatkan Pemerintah Pusat sampai Pemerintah Kabupaten/Kota dan didukung oleh otonomi daerah sehingga memberikan dampak positif dalam mengatasi berbagai hambatan dan mendorong daerah untuk mempercepat pencapaian tujuan dan target yang telah ditetapkan. Pembagian tugas dan tanggung jawab dalam melakukan pola pembinaan atlet mengacu kepada DBON secara berjenjang dan berkelanjutan dengan cara memberikan kepercayaan, supervisi, dan bekerjasama dengan induk organisasi cabang olahraga dan NPC Indonesia dalam melakukan pembinaan atlet elit menuju multi event olahraga (Olimpiade/Paralimpiade, Asian Games/Asian Para Games dan SEA Games/ASEAN Para Games). Pembinaan atlet menjadi lebih jelas jenjang, terintegrasi dan sinergis mulai dari daerah hingga ke tingkat Pusat dan adanya acuan 14 cabang olahraga unggulan Olimpiade dan 5 cabang olahraga unggulan Paralimpiade.
“Lapak Sang”: kajian minat terhadap suatu permainan tradisional di Bangka Belitung Dian Sagara Putra
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v2i2.203

Abstract

Permainan tradisional “Lapak Sang” merupakan permainan yang sering dimainkan di daerah maupun di sekolah. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui minat siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Pangkalpinang terhadap permainan tradisional “Lapak Sang” yang ada di Bangka Belitung. Studi ini merupakan studi deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survey. Subjek penelitian ini adalah 20 siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Pangkalpinang, Bangka Belitung. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner minat siswa terhadap permainan tradisional. Teknik analisis data menggunakan analisis presentase. Hasil studi menunjukkan bahwa minat siswa terhadap permainan tradisional “Lapak Sang” untuk kategori sangat rendah sebanyak satu siswa (5%), kategori rendah sebanyak tiga siswa (15%), kategori sedang sebanyak enam siswa (30%), kategori tinggi sebanyak delapan siswa (40%), dan kategori sangat tinggi sebanyak dua siswa (10%). Kesimpulan, minat siswa terhadap permainan tradisional “Lapak Sang” dalam kategori sedang atau dapat dikatakan biasa saja. Permainan tradisional ini mengembangkan koordinasi dan kerjasama antar siswa. Studi lebih lanjut diperlukan agar permainan tradisional ini dapat berkembang dikalangan pelajar dan masyarakat secara luas.
Pengaruh permainan tradisional lari balok terhadap kelincahan siswa sekolah dasar Miftahul Rizqa; Gusril Gusril; Pudia M. Indika; Nuridin Widya Pranoto
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v3i1.215

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengungkap pengaruh permainan tradisional terhadap kelincahan siswa UPT SDN 28 Karang Pauh Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa UPT SDN 28 Karang Pauh, yang berjumlah 68 orang yang terdiri dari 6 kelas. Teknik pengambilan sampel adalah dengan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 26 siswa kelas IV dan V. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan shuttle run test. Teknik Analisis data menggunakan rumus uji t, dan didapatkan hasil dari analisis data yaitu terdapat pengaruh signifikan permainan tradisional lari balok terhadap kelincahan siswa sekolah dasar, dengan peroleh koefisien uji t hitung = 5,25 > t tabel = 1,708. Kesimpulannya, permainan tradisional balok efektif digunakan untuk meningkatkan kelincahan siswa sekolah dasar. Penelitian selanjutnya dapat melibatkan permainan tradisional lainnya untuk meningkatkan aspek fisik pada siswa sekolah dasar.
Penerapan olahraga tradisional Makepung untuk meningkatkan hasil belajar pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan siswa I Komang Bagiasa
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v3i1.242

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui dampak penerapan olahraga tradisional Makepung terhadap hasil belajar peserta didik pada materi kebugaran jasmani dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) dengan menggunakan desain model DDAER yang diterapkan pada kelas IXA 9 dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani khususnya pada materi kebugaran jasmani dengan penerapan olahraga tradisional Makepung. Dari hasil penelitian yang dilakukan hasil belajar kebugaran jasmani peserta didik meningkat, hal ini dapat dilihat dari perbandingan hasil belajar pada siklus I dan siklus II. Nilai rata-rata (mean) pada siklus I sebesar 80.9 menjadi 86.8 pada siklus II, mengalami peningkatan sebesar 5.94% diatas KKM KD=70. Ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 79.4% menjadi 100% pada siklus II, mengalami peningkatan sebesar 20.59% dan sesuai kriteria ketuntasan klasikal (100%). Dapat disimpulkan bahwa penerapan olahraga tradisional Makepung pada pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan sangat efektif, terbukti mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Efektifitas proprioceptive neuromuscular facilitation dan animal pose stretching terhadap peningkatan fleksibilitas otot hamstring Muhamad Rafli; Muchtar Hendra Hasibuan; Eko Prabowo
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v2i2.271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas proprioceptive neuromuscular facilitation (PNF) dan Animal Pose Stetching terhadap fleksibilitas otot hamstring pada atlet Klub olahraga prestasi Futsal Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet Klub olahraga prestasi futsal UNJ yang berjumlah 130  atlet, setelah itu dilakukan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dan didapatkan sampel sebanyak 20 atlet. Penelitian ini  menggunakan metode eksperimen dan desain penelitian yang di gunakan adalah Two Groups Pretest-Posttest Design, yaitu mencari perbandingan efektifitas dengan metode penelitian pretest dan posttest. Hasil penelitian ini menunjukan peningkatan pada grup PNF sebesar 2,9 cm dan grup animal pose stretching sebesar 2,4 cm terdapat perbedaan 0,5 cm. Didapatkan hasil uji thitung sebesar 0,569 dengan nilai sig. sebesar 0,577,  karena nilai t hitung < ttabel atau 0,569 > 2,101 dan nilai sig. (0,569) > 0,05 (α = 5%), sehingga disimpulkan bahwan ada perbedaan yang tidak signifikan antara grup PNF dan animal pose stretching untuk peningkatan fleksibilitas otot hamstring pada anggota klub futsal UNJ. Kesimpulannya, pelatih futsal perlu menerapkan secara konsisten program pemanasan yang tepat untuk meningkatkan fleksibilitas otot pemain futsal guna menunjang penguasaan teknik dan pencegahan cedera.
Persepsi siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan Ahmad Fiqqi Fairuz Zabidi; Dona Sandy Yudasmara; Arief Darmawan
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v2i2.272

Abstract

Persepsi dalam pendidikan jasmani sangat penting diketahui karena dari persepsi ini guru dapat mengetahui anggapan siswa terhadap pembelajaran yang dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran PJOK tingkat SMP. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey dengan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik perhitungan statistik persentase, sampel yang digunakan sejumlah 420 responden siswa, pengambilan data menggunakan instrumen berupa angket. Hasil dalam penelitian ini pada aspek pelaksanaan dalam keterlaksanaan materi kajian masih banyak guru yang belum memberikan materi tersebut dengan sepenuhnya, guru hanya banyak memberikan materi permainan dan olahraga baik dalam kurikulum Merdeka maupun kurikulum 2013, model, Ada beberapa permainan yang pernah diberikan guru diantaranya yaitu, permainan tradisional, permainan invasi, permainan taktik, dan permainan lainnya. Pada aspek penilaian siswa mendapatkan penilaian di akhir pembelajaran berupa tes keterampilan dan kemampuan, serta tes lisan/tulis.
Keterlaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani tingkat sekolah menengah pertama: studi perbandingan antara Kabupaten dan Kota Malang Rizky Alfridyaputra; Fahrial Amiq; Dona Sandy Yudasmara
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v3i1.273

Abstract

Keterlaksanaan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Olahraga memiliki peran yang cukup signifikan dalam perwujudan tujuan pendidikan dan pengembangan keterampilan berolahraga siswa. Masalah merupakan suatu keadaan atau kesenjangan antara harapan dengan kenyataan. Harapanya adalah peneliti mendapatkan data dan informasi yang lengkap mengenai keterlaksanaan pembelajaran PJOK tingkat SMP di Kabupaten Malang dan di Kota Malang. Namun pada kenyataanya data dan informasi tersebut belum ada, pada penelitian sebelumnya masih belum lengkap sesuai dengan yang diharapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji mengenai keterlaksanaan pembelajaran PJOK di Kabupaten dan di Kota Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan juga wawancara tidak terstruktur untuk menunjang aspek perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Hasil dari penelitian ini yakni proses keterlaksanaan pembelajaran di kota cenderung lebih baik dari kabupaten ditinjau dari beberapa aspek evaluasi pembelajaran. Kesimpulan dalam penelitian ini yakni masih adanya kesenjangan atau perbedaan dalam keterlaksaan pembelajaran PJOK di Kabupaten dan di Kota Malang mulai dari aspek perencanaan, aspek pelaksanaan, dan aspek penilaian juga masih belum sesuai dengan yang diharapkan, namun sudah ada upaya baik guru di kabupaten maupun di kota untuk melakukan yang terbaik demi berjalanya proses pembelajaran yang maksimal.