cover
Contact Name
nazaruddin
Contact Email
nazr@unida-aceh.ac.id
Phone
+62651-4434942098
Journal Mail Official
jitu@unida-aceh.ac.id
Editorial Address
Jl. Kampus UNIDA No 15 Desa Surien Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh Kode Pos 23234
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JITU (Jurnal Ilmiah Teknik Unida)
ISSN : 25487205     EISSN : 27216861     DOI : https://doi.org/10.55616/jitu
Core Subject : Engineering,
JITU (Jurnal Ilmiah Teknik Unida) merupakan jurnal ilmiah dan wadah seluruh penelitian, analisis kebijakan dan kajian-kajian tioritis untuk berbagi dalam ilmu pengatahuan dan teknologi
Articles 278 Documents
The Analisa Biaya Operasional Alat Berat Pada Pekerjaan Timbunan Erwin J Chaplin
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 3 No. 1 (2022): juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v3i1.212

Abstract

Alat berat yang dikenal di dalam ilmu teknik sipil adalah alat yang digunakan untuk membantu manusia dalam melakukan pekerjaan pembangunan suatu struktur. Alat berat merupakan salah satu faktor penting di dalam proyek, terutama proyek– proyek konstruksi dengan skala yang besar. Penggunaan alat berat pada pekerjaan konstruksi dapat mempermudah dan mempercepat pekerjaan hal itu sangat berpengaruh terhadap efektifitas biaya dan efesiensi waktu kerja, tujuannya adalah untuk mengetahui berapa biaya oprasional alat berat untuk per-jamnya dan untuk mengetahui solusi penanganan alat berat yang baik dan benar agar terhindar dari kerusakan alat berat yang fatal pada saat pekerjaan sedang dilakukan. penelitian ini dilakukan pada proyek Pembangunan Jalan Naseurehe – Lewak – Sibigo , Kecamaan Alafan. metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan studi literature, dari perhitungan yang sudah dilakukan untuk biaya oprasional alat berat yaitu didapatkan, pada alat berat jenis excavator jumlah total biaya oprasioanalnya adalah Rp. 937.365, untuk Motor Greder Rp. 676.245, vibrator roller Rp. 603.145 sedangkan untuk water tanker truk didapatkan Rp. 473.531. dengan melihat hasil total untuk perhitungan biaya operasional alat berat dari masing-masing jenis alat berat tersebut, maka biaya oprasional terbesar terdapat pada jenis alat berat excavator,hal itu terjadi karena untuk pengoprerasian excavator sedikit lebih sulit dari pada alat- alat berat yang lain.
Analisis Percepatan Proyek Menggunakan Metode Crashing dengan Penambahan Jam kerja Lembur Optimum: pengaruh lembur terhadap biaya dan durasi total pelaksanaan proyek Putri Zulhijjah
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 3 No. 1 (2022): juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v3i1.214

Abstract

Pada pelaksanaan suatu proyek, banyak faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keberlangsungan pekerjaan. Akibatnya suatu proyek akan mengalami perubahan durasi atau keterlambatan. Salah satu solusi yang dapat mengatasi masalah ini adalah dengan mempercepat durasi pelaksanaan. Penelitian ini ditujukan untuk mendapatkan durasi yang optimum dengan biaya efisien atau seminimum mungkin. Untuk dapat mengetahui waktu dan biaya yang dapat direalisasikan pada proyek pembangunan gedung asrama type-2 MAN 1 Aceh barat, penelitian ini menggunakan metode Crashing dengan bantuan program Microsoft Project 2013. Setelah dilakukan perhitungan Crashing, didapat kesimpulan bahwa dengan penambahan 3 jam kerja lembur mempercepat durasi proyek 135 hari dari 150 hari yang berarti memiliki selisih 15 hari dari perencanaan awal dengan total biaya penambahan sebesar Rp. 35.607.602,63. Sehingga total biaya pembangunan adalah sebesar Rp. 2.698.356.000 yang semula direncanakan sebesar Rp. 2.723.400.000.
Analisis Pemanfaatan Energi Angin Sebagai Sumber Pembangkit Energi Listrik Andi Mulkan
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 3 No. 1 (2022): juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v3i1.308

Abstract

Tujuan dari studi penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi energi angin di Kota Banda Aceh serta merencanakan spesifikasi turbin angin yang sesuai berdasarkan hasil perhitungan.Permintaan akan energi khususnya energi listrik di Indonesia semakin tinggi dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kebutuhan hidup masyarakat maupun sektor industri. Bahan bakar fosil yang digunakan sebagai bahan utama untuk menghasilkan listrik, ketersediannya semakin terbatas, belum lagi polusi yang dihasilkan oleh proses konversi dari bahan bakar fosil tersebut. Pengembangan sumber energi alternatif makin digalakkan melalui kebijakan pemerintah untuk mendorong dan menfasilitasi pemanfaatan sumber-sumber energi tersebut misalnya hydro, matahari, panas bumi, biomassa dan juga angin. Dari latar belakang dan rumusan masalah diatas maka dilakukan studi penelitian yang difokuskan kepada sumber energi angin.Hasil perhitungan didapat untuk diameter rotor 8 meter, daya output yang paling besar terlihat pada Bulan Agustus yaitu 18,71 kW dan yang terendah pada Bulan Februari yaitu 0,95 kW. Daya output rata-rata adalah 7,18 kW. Dari hasil perhitungan jelas terlihat bahwa daya output sangat tergantung pada kecepatan angin dan luas area sapuan rotor (rotor swept area). Spesifikasi turbin yang direncanakan adalah turbin angin sumbu horizontal dengan jumlah sudu 3 dan daya output 10 kW. Koefisien rotor adalah 0,42 dengan diameter rotor 8 meter.
The Pengkajian pengaruh pembangunan drainase pasca era covid-19 : Pengkajian pengaruh pembangunan drainase pasca era covid-19 Rizki, Rizki; Veranita, Veranita
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 3 No. 2 (2022): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v3i2.335

Abstract

Sistem drainase adalah rangkaian kegiatan yang membentuk upaya pengaliran air, baik air permukaan (limpasan /run of), maupun air tanah (underground water) dari suatu daerah atau kawasan.Sistem drainase merupakan bagian penting pada suatu kawasan perumahan . Suatu kawasan perumahan yang tertata dengan baik haruslah juga diikuti dengan penataan sistem drainase yang berfungsi untuk mengurangi atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan dan lahan sehingga tidak menimbulkan genangan air yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat bahkan dapak berdampak pada kerugian social ekonomi terutama yang menyangkut aspek-aspek kesehatan lingkungan perumahan.Kepadatan penduduk yang ada di jalan bonol membuat sistem drainase yang ada berjalan tidak efisien dan efektif sehingga menimbulkan banyak permasalahan.Pandemi covid 19 yang terjadi membuat paket proyek pembangunan drainase ini batal dilaksanakan.Kesehatan lingkungan serta keberadaan drainase yang berada di tengah kota membuat drainase yang di bangun tidaklah semata mata hanya untuk pengaliran air saja namun juga pembangunan drainase yang dilakukan harus terlihat lebih estetis.
Studi Perbandigan Daya Dukung Pondasi Tapak Dengan Pondasi Bore Pile Pada Pembangunan Menara Air Gampong Lubok Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 3 No. 2 (2022): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v3i2.337

Abstract

Pondasi ialah bagian dari struktur bangunan yang ada di bagian bawah bangunan, pada pembangunan menara air di gampong lubok kecamatan samatiga kabupaten aceh barat dapat diperkirakan menghabiskan biaya atau dana sebesar sekitaran Rp741,320,000. Luas bangunan ± 550 m² untuk jenis fondasi yang dipergunakan pada kostruksi tersebut adalah menggunakan pondasi tapak dengan jumlah pondasi tapak sebanyak 4 buah pondasi dengan kedalaman masing masing pondasi 1,5 m Hasil dari identifikasi masalah ini adalah metode perbandingan fondasi tapak dengan pondasi bore pile dengan daya dukung tanah yang sama. Serta hasil akhir dari kombinasi beban yang bekerja di struktur akan diteruskan ke pondasi. Fondasi utama struktur ini di tentukan berdasarkan beban aksial maksimum yang bekerja yaitu 295,45 kN (30ton). Pada pembangunan struktur menara air gampong lubok kecamata samatiga aceh barat ini, menggunakan pondasi dangkal berupa pondasi tapak serta pondasi bore pile berdiameter 30 cm untuk tanah dengan daya dukung tanah yang sama. Berdasarkan hasil dari penelitian dilapangan untuk perencanaan pondasi ini struktur ini direncanakan kedalaman 6,5 ² utuk pondasi tapak. Sedangkan untuk pondasi bore pile diameter 30 cm pada kedalaman 10,5 m, Maka dapat di simpulkan bahwa dua jenis pondasi ini sama sama layak dan aman di gunakan, akan tetapi., untuk jenis pondasi pondasi Bore pile ini lebih aman dan mampu menahan beban pembangunan menara air di gampong lubok kecamatan samatiga kabupaten aceh barat serta layak dan aman untuk dijadikan pondasi pembangunan menara air gampong lubok kecamatan samatiga kabupaten aceh barat terutama dalam pembangunan jangka panjang. Akan demi kian, jika dilihat dari segi ke ekonomisan pada kedua pondasi tersebut adalah pondasi tapak. Karena dilihat dari segi biaya, dan bahan bangunan yang mudah di dapat seperti agregat kasar, pasir, semen, kerikil, dan juga air adalah pondasi tapak. Namun demikian, kedua jenis pondasi ini memiliki keunggulan masing-masing yaitu pondasi bore pile tergolong kuat namun harga untuk pondasi ini tergolong mahal, sedangkan untuk pondasi tapak adalah pondasi yang lebih ekonomis baik dari segi harga dan juga dari segi bahan yang dipergunakan pun diperoleh, namun butuh waktu untuk menunggu pengeringan betonnya hingga 28 hari.
Evaluasi pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (k3) pada proyek konstruksi peningkatan jalan di kecamatan darul makmur Ismail, Ismail; Veranita, Veranita; Astiah Amir
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 3 No. 2 (2022): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v3i2.338

Abstract

Didalam dunia kerja tentunya keselamatan kerja itu penting apalagi yang bergerak di bidang konstruksi jalan, program k3 Itu adalah sebuah kegiatan yang dibentuk oleh perusahaan sebagai tindakan agar mengurangi kecelakaan kerja yaitu mengenakan Alat Pelindung Diri (APD), Selain penggunaan APD pencegahan bahaya juga perlu di lakukan untuk mengurangi resiko kecelakaan kerja yang kapan saja bisa terjadi.Tujuan penelitian ini agar mengetahui seberapa safety pekerja proyek peningkatan jalan yang di kerjakan oleh PT Wirataco Mitra Mulia kabupaten Aceh barat pada pertengahan tahun 2022 ini di kawasan kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya, Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif yaitu survey lapangan, pengumpulan data dilakukan dengan cheklist.Hasil penelitian : ini menunjukan bahwa penggunaan apd para pekerja.konstruksi peningkatan jalan ini masih.rendah pada proyek pertama yang berada di desa suka ramai kecamatan darul makmur untuk pekerjaan lapisan pondasi jalan hanya 4 orang yang menggunakan pakaian kerja dari 10 orang pekerja dan yang memakai sepatu safety 10 orang sedangkan pada pekerjaan pengaspalan yang menggunakan masker hanya 3 orang dari total 9 pekerja, yang menggunakan sarung tangan 2 orang, sepatu safety berjumlah 5 orang serta pakaian kerja 8 orang. Proyek kedua terletak di desa ujong lamie kecamatam darul makmur untuk pekerjaan lapisan hanya 3 orang yang memakai pakaian kerja serta yang menggunakan sepatu safety 10 orang, untuk pekerjaan bahu jalan hanya 2 orang yang menggunakan sepatu safety dari 10 orang pekerja untuk pekerjaan pengaspalan kacamata pelindung berjumlah 1 orang ,yang menggunakan masker berjumlah 3 orang, sepatu.safety.berjumlah 5 orang.dan.yang memakai baju.kerja berjumlah 6 orang dari total 9 pekerja . Proyek ke tiga yang berada di desa alue rambot kecamatan darul makmur pada pekerjaan lapisan ada 3 orang yang memakai pakaian kerja dan yang menggunakan sepatu safety berjumlah 10 orang, untuk pekerjaan pengaspalan hanya 1 orang yang memakai kacamata pelindung dari total 9 pekerja, yang menggunakan masker 5 orang, sarung tangan 2 orang, sepatu safety 4 orang dan pakaian kerja 5 orang. Pada proses kerja belum sepenuhnya mengikuti..Standar..Operasional yang berlaku sehingga terdapat beberapa kali kecelakaan kerja ringan. Pencegahan bahaya belum sepenuhnya dilakukan, salah satunya tidak adanya tanda bahaya yang dipasang disekitar proyek. Kesimpulan, penerapan K3 pada proyek peningkatan jalan di kecamatan darul makmur tergolong rendah.
Analisis Persedian Bahan Baku Aspal Curah Di Asphalt Mixing Plant (AMP) Dengan Menggunakan Metode Economic Order Quantity Di PT.Wirataco Mitra Mulia Ahmad Sofian
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 3 No. 2 (2022): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v3i2.355

Abstract

PT.Wirataco Mitra Mulia Merupakan Perusahaan yang bergerak di bidang penimbunan dan pengaspalan jalan batas pidie – Meulaboh. PT.Wirataco Mitra Mulia memiliki bagian produksi yang terdiri dari beberapa stasuin kerja antara lain persiapan bahan baku, filter coalbin, proses pengeringan agregat, penimbunan dan Asphalt Mixing Plant (AMP). Untuk Ashphalt mixing plant (AMP) Perusahaan wirataco sering mengalami permasalahaan pada porses order dimana terdapat kekurangan maupun kelebihan pada bahan baku asphalt, Salah satu cara untuk melakukan perencanaan dan penyediaan bahan baku dengan baik adalah dengan menggunakan sistem Economic Order Quantity (EOQ), SIstem EOQ merupakan suatu sistem perencaan dan penjadwalan kebutuhan produk untuk penyediaan baran, dengan menggunakan metode EOQ perusahaan dapat menimalisasi biaya biaya seperti biaya pemesanan dan biaya penyimpanan. Berdasarkan dari hasil penelitian menggunakan Metode EOQ Dengan Nilai EOQ berjumlah 1.912 Ton sebaliknya berlandaskan metode EOQ, industri wajib mengadakan Safety Stock buat memperlancar proses penciptaan sebesar 443.292 Ton/Tahun dan Untuk mengantisipasi terjadinya keterlambatan bahan baku dan berdasarkan metode EOQ PT. Wirataco Mitra Mulia dilakukan titik pesanan kembali (Reorder Point) 1.539 Ton.
Pemborosan Terhadap Material Kontruksi Jalan, Studi Kasus Lanjutan Peningkatan Jalan Lingkar Ibu Kota Seuneuam Kecamatan Darul Makmur Nagan Raya Jamasa Munthe; Yulita Rahmi; Astiahamir, Astiahamir
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 3 No. 2 (2022): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v3i2.361

Abstract

Pemborosan material pada bidang kontruksi mengakibatkan kerugian terhadap berbagai sumber daya. Penyebabnya terjadi karena terdapat penumpukan bahan material pada saat proses bongkar muat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab waste serta tindakan pencegahan waste pada proyek kontruksi jalan. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner ditujukan kepada para penyedia jasa kontruksi serta mempunyai jabatan dalam proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada proyek pembangunan jalan ada 3 faktor yang paling dominan yang mengakibatkan terjadinya waste yaitu faktor kesalahan desain, penanganan material dan pengadaan material dan tindakan yang dapat mencegah atau mengurangi terjadinya waste pada proyek pembangunan jalan yaitu Kerjasama yang baik antara produsen dan distibutor, terciptanya komunikasi yang baik dan transparansi dalam pekerjaan.
Analisis Mutu Beton Pada Pekerjaan Struktur Atas Bak Air (Studi Kasusus Proyek Sumur Dalam Terlindungi Gampong Sawang Teubei) Muhammad Diki Hidayat; Astiah Amir; Rita Fazlina
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 3 No. 2 (2022): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v3i2.366

Abstract

Abstrak Proyek bangunan sumur dalam terlindungi yang terletak di Gampong Sawang Teubei, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat. Merupakan salah satu bangunan yang berfungsi untuk menampung air dan mendistribusikannya kepada masyarakat. Pelaksanaan pembangunan konstruksi tentu harus diketahui dari spesifikasi rencana dan standar kualitas yang ditetapkan. Oleh karena itu pentingnya melakukan pengendalian syarat mutu sebagai aspek penting untuk menghindari dari kegagalan sebuah konstruksi. Tujuan dilakukan penelitian ini ialah menganalisis parasitas mutu beton rencana terhadap mutu beton pada pekerjaan konstruksi struktur atas bak air proyek sumur dalam terlindungi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yaitu dengan mengambil sampel beton di lapangan, kemudian diuji kuat tekan beton di labolatorium setelah itu dihitung standar deviasi untuk menentukan kuat tekan karakteristik beton. Hasil analisis dan pembahasan dari penelitian ini dengan mutu beton rencana 18,68 MPa (K-225) diperoleh kuat tekan rata-rata pada pengujian sampel beton yaitu 243,955 kg/cm2, nilai standar deviasi di peroleh 13,474 kg/cm2 dan nilai kuat tekan karakteristik beton 221,790 kg/cm2 atau setara dengan 21,75 MPa. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, maka dapat disimupulkan bahwa bobot mutu beton pada bangunan struktur atas bak air proyek sumur dalam terlindungi gampong sawang teubei sudah memenuhi standar dan persyaratan yang ditetapkan yaitu mutu beton direncana (21,75 MPa > 18,68 MPa). Kata kunci: Proyek, mutu beton, karakteristik beton, kuat tekan, sumur dalam terlindungi.
Analisa Ketebalan Perkerasan Pada Aggregat Kelas B Dengan Kerucut Pasir Pada Ruas Ii Kegiatan Peningkatan Kapasitas Kontruksi Jalan Desa Lhok Buya-Lhok Bot
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 3 No. 2 (2022): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v3i2.368

Abstract

Dalam perencanaan program peningkatan jalan desa Lhokbot, untuk memperlancar transportasi di desa lhok buya-lhok bot, maka aktivitas pembangunan jalan perlu di lakukan. Untuk mendukung perencanaan salah satu pekerjaan pembangunan yaitu peningkatan jalan pada desa Lhokbot. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan kepadatan lapangan. dengan menggunakan sand cone. Pada penelitian ini menggunakan metode AASHTO T-191,untuk pengujian sand cone dilakukan di lima titik berbeda yaitu pada titik STA 0+005 ,STA 0+100,STA 0+200,STA 0+300,STA 0+400, kepadatan yang disetujui adalah 106,9% dan kerapatan kering maksimum tanah, atau kerapatan kering, diperoleh melalui pengujian ini, yang setara dengan 2.346 %, nilai Optimum Moisture (OMC) merupakan 6,3%,dan juga kadar air pada pemadatan ini dilakukan dengan alat speedy moisture content rata rata didapatkan dengan nilai sebesar 4.74 %.