cover
Contact Name
nazaruddin
Contact Email
nazr@unida-aceh.ac.id
Phone
+62651-4434942098
Journal Mail Official
jitu@unida-aceh.ac.id
Editorial Address
Jl. Kampus UNIDA No 15 Desa Surien Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh Kode Pos 23234
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JITU (Jurnal Ilmiah Teknik Unida)
ISSN : 25487205     EISSN : 27216861     DOI : https://doi.org/10.55616/jitu
Core Subject : Engineering,
JITU (Jurnal Ilmiah Teknik Unida) merupakan jurnal ilmiah dan wadah seluruh penelitian, analisis kebijakan dan kajian-kajian tioritis untuk berbagi dalam ilmu pengatahuan dan teknologi
Articles 278 Documents
Kajian Eksperimental Arus Listrik Dan Ketangguhan Las Smaw Terhadap Kekuatan Tarik Dengan Elektroda E7018 Wahyu Hidayat; Nazaruddin, Nazaruddin; Teuku Zulfadli
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 1 No. 2 (2020): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v1i2.165

Abstract

Perkembangan teknologi di Abad ke-21 ini terutama di bidang kontruksi baja semakin berkembang sehingga tidak dapat dipisahkan dari proses pengelasan. Oleh karena itu sangat penting untuk mempunyai peran dalam proses rekayasa dan reparasi logam. Terutama dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh arus listrik terhadap kekuatan tarik dan ketangguhan las SMAW dengan elektroda E7018 diameter 3,2 mm. Metode penelitian ini dengan menggunakan baja paduan rendah dengan pengelasan bervariasi arus 110 Amper, 140 Amper, 160 Amper. Jenis kampuh yang digunakan adalah kampuh V dengan sudut C. Kajian penelitian ini dilakukan untuk mengukur kekuatan tarik, ketangguhan las dengan elektroda SMAW E7018. Nilai kekuatan tarik tertinggi untuk daerah las terjadi pada kelompok spesimen 110 Amper yaitu 723,1 MPa dari kelompok 140 Amper dan 160 Amper. Tegangan luluh tertinggi pada kelompok 110 Amper sebesar 621,4 MPa. Perubahan las teringgi pada kelompok 160 Amper sebesar 35.1%. Nilai reduksi penampang tertinggi pada kelompok 160 Amper 67,5%. Nilai tenaga patah untuk kelompok raw materials sebesar 84,3 Joule. Nilai Ketangguhan pada daerah las tertinggi pada kelompok 110 Amper yaitu sebesar 1,9 Joule/ , sedangakan kelompok arus 140 Amper sebesar 1,7 Joule/mm hal ini mengalami kenaikan dari raw materials dan arus 160 Amper.
Studi Kelayakan Sumber Energi Hibrid Sebagai Penggerak Pompa Di Area Pertanian Di Desa Blang Krueng Zacki Rahmad Sebyang, Teuku Zulfadli, Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 1 No. 2 (2020): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v1i2.166

Abstract

Desa Blang Krueng merupakan daerah agraris yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Namun kesulitan yang di hadapi petani adalah pada saat musim tanam para petani harus bersusah payah memenuhi kebutuhan air pada tanaman mereka supaya hasil panennya tidak gagal. Solusi yang tepat untuk permasalahan ini adalah dengan menggunakan teknologi berbasis energi baru terbarukan yaitu Energi Hibrid untuk melakukan studi kelayakan daerah tersebut perlu adanya peneletian atau pengukuran intensitas radiasi matahari dan kecepatan angin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kelayakan sumber energi matahari dan sumber energi angin yang dipadukan menjadi sumber energi hibrid untuk menggerakkan pompa pada sistem pengairan di Desa Blang Krueng Kabupaten Aceh Besar. Metode pengambilan data penelitian ini dilakukan dengan mengukur intensitas radiasi matahari, kecepatan angin dan menganalisis kebutuhan daya yang diperlukan untuk menggerakkan pompa. Dari hasil analisis intensitas radiasi matahari rata-rata terendah dalam tiga bulan adalah 568.13 watt dengan lama penyinaran selama 10 jam dalam satu hari dan temperatur rata-rata 32,07 oC. Untuk kecepatan angin rata-rata selama tiga bulan adalah 2,99 m/s.
Analisis Potensi Energi Angin Sebagai Sumber Energi Listrik Untuk Menggerakkan Pompa Air Di Areal Persawahan Desa Blang Krueng Kecamatan Baitussalam Mukhrijal, Teuku Zulfadli, Andi Mulkan
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 2 No. 1 (2021): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v2i1.167

Abstract

Perkembangan taraf hidup manusia yang semakin meningkat tiap tahunnya membuat permintaanakan kebutuhan energi menjadi hal yang penting. Dengan bergantung kepada sumber energi fosilyang hanya akan bertahan selama beberapa puluh tahun dan menghasilkan polusi yangberbahaya bagi atmosfer bumi. Di Indonesia, kecepatan angin berkisar 2 m/s hingga 6 m/s.Dengan karakteristik kecepatan seperti itu, Indonesia dinilai sangat cocok untuk menggunakanpembangkit listrik tenaga angin skala kecil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuiberapa besar potensi energi angin untuk menggerakkan pompa air di areal pertanian, Manfaatdari penelitian ini diharapkan para petani bisa merasakan sistem pengairan yang lebih baikdengan menggunakan teknologi turbin angin untuk menghasilkan listrik. Dalam penelitian iniprosedur penelitian yang dilakukan adalah pengukuran kecepatan angin dengan menggunakanalat ukur anemometer, pengukuran dilakukan mulai pukul 08.00 – 18.00 WIB, dengan intervalwaktu 30 menit, pengukuran dilakukan pada saat cuaca cerah agar dapat hasil yang optimal.hasil pengukuran akan direhab dalam bentuk tabel di Microsoft Exel. Dari hasil analisiskecepatan angin rata-rata perbulan pada Bulan April, Mei dan Juni 2019 adalah 2.94 m/s,3.11 m/s, 2.91 m/s, dan hasil rata-rata pertiga bulan adalah 2.99 m/s dengan temperatur ratarata 32,07oC. Dengan mengasumsikan diameter baling-baling 3 meter dan kecepatanangin rata-rata 2.99 m/s, maka energi angin yang dihasilkan adalah sekitar 108,5 Wattnilai kecepatan angin ini dapat dikatagorikan untuk penggunaan turbin angin kecepatan rendah(low speed wind turbine) yang beroperasi pada kecepatann 1,7 – 10 m/s.
Audit Energi Listrik Penggunaan Pendingin Udara Pada Gedung Biro Rektor Universitas Iskandarmuda Syafriandi, Muliadi, Mahalla
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 2 No. 1 (2021): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v2i1.168

Abstract

Audit energi adalah teknik yang dipakai untuk menghitung besarnya konsumsi energi pada bangunan atau gedung. Pada penelitian ini audit energi dilakukan pada Universitas Iskandarmuda (UNIDA) yaitu pada gedung Biro Rektor dan fokusnya pada pendingin udara. Selama ini penggunaan pendingin udara (AC) pada gedung Biro Rektor Unida belum pernah dilakukan audit energi sehingga belum diketahui efisien atau tidaknya nilai intenitas konsumsi energi (IKE) dan barapa kebutuhan penggunaan pendingin udara serta di ruang mana saja terdapat sumber pemborosannya. Oleh sebab itu, penelitian ini perlu dilakukan untuk mengetahui besarnya intenitas konsumsi energi (IKE), kebutuhan penggunaan pendingin udara dengan luas ruangan, dan sumber pemborosan pemakaian peralatan pendingin pada gedung Biro Rektor UNIDA. Hal ini dilakukan agar konsumsi energi listrik sesuai dengan kebutuhan dan penggunaan pendingin ruangan lebih efesien. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini adalah melakukan observasi pengukuran dan perhitungan. Dari hasil penelitian, didapatkan bahwa nilai IKE berada pada kriteria sangat efisien yaitu sebesar 49,23 kWh/m2/tahun dan konsumsi energi listrik untuk pendingin udara pertahunnya sebesar 16.458,0 kWh/tahun. Pada gedung Biro Rektor UNIDA pemborosan energi listrik disebabkan oleh penggunaan pendingin ruangan (AC) yang tidak sesuai dengan kebutuhan dan luas ruangannya.
Analisis Ketersediaan Alat Praktik Pada Mata Pelajaran Pemeliharaan Kelistrikan Sepeda Motor Untuk Mencapai Kompetensi Siswa Teknik Bisnis Sepeda Motor Smk Negeri 1 Darul Kamal Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 2 No. 1 (2021): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v2i1.177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan alat praktik kelistrikan sepeda motordi SMK Negeri 1 Darul Kamal. Penelitian ini memiliki peranan penting untuk mengetahuisejauh mana kemampuan sekolah menyediakan alat praktik untuk melayani siswa agarmemiliki kompetensi keahlian sesuai dengan yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mendapatkan informasi tentang jenis, jumlah dan rasio alat dengan siswa, kesesuaianjenis alat praktik kelistrikan sepeda motor di SMK Negeri 1 Darul Kamal dengan di industriYamaha Alfa Scorpii Service Lambaro Aceh Besar dan presentase efisiensi penggunaanmasing-masing alat yang tersedia pada mata pelajaran Pemeliharaan Kelistrikan SepedaMotor di kelas XI dan XII. Subjek dalam penelitian ini ketersediaan alat praktik kelistrikansepeda motor di SMK Negeri 1 Darul Kamal. Metode yang di pergunakan dalam penelitian iniadalah metode deskriftif. Penafsiran hasil analisis data yang di peroleh dalam penelitian iniadalah: jenis, jumlah dan rasio alat dengan siswa berkisar antara 1:1 sampai 1:26.Kesesuaian jenis alat praktik yang tersedia di SMK Negeri 1 Darul Kamal dengan di Industriyaitu 100% sesuai. Presentase efisiensi penggunaan alat praktik yang tersedia berkisar antara5% sampai 100%
Analisis Kelayakan Dimensi Dermaga Ditinjau Berdasarkan Berth Occupation Ratio Pada Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh Akmal
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 2 No. 1 (2021): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v2i1.178

Abstract

Pelabuhan Ulee Lheue berperan sebagai penghubung utama antara Pulau Sumatera ke PulauSabang melalui Kota Banda Aceh dengan 3 hingga 4 trip penyeberangan setiap harinya.Penyebrangan antar pulau ini dilayani oleh kapal cepat dan kapal lambat. Kapal cepat yaituExpress Bahari 8B, Express Bahari 2F dan Express Cantika 89. Kapal lambat yaitu KMP. TanjungBurang, KMP. Papuyu dan KMP. BRR Ketiga kapal cepat dan kapal lambat tersebut melayanirute penyebrangan dari pelabuhan ulee lheue ke Balohan atau sebaliknya. Sedangkan kapallambat KMP.Papuyu melayani rute penyebrangan dari pelabuhan Ulee Lheue menuju Lamtengdan sebaliknya. Meskipun pelabuhan Ulee Lheue sudah menyediakan beberapa jenis kapal danrute pelayaran, namun pada waktu tertentu terjadi overload penumpang karena kapasitas kapaltidak dapat menampung penumpang dan dapat menyebabkan antrian panjang di pelabuhan. Halini perlu dianalisa tingkat pemakaian dermaga pada pelabuhan. Kinerja pelabuhan ditunjukkanoleh nilai Berth Occupation Ratio (BOR) atau tingkat pemakaian dermaga, yaitu perbandinganantara jumlah waktu pemakaian tiap dermaga atau waktu tambat yang tersedia dengan jumlahwaktu yang tersedia selama satu periode (bulan/tahun) yang dinyatakan dalam presentase.Berdasarkan hasil perhitungan nilai Berth Occupation Ratio diperoleh hasil nilai BOR tertinggipada dermaga kapal cepat yaitu 41,33% lebih kecil dari nilai BOR yang disarankan untuk duatambatan yaitu 50%. Hal ini menunjukkan bahwa dermaga kapal cepat masih layak melakukanpenambatan kapal. Sedangkan nilai BOR tertinggi pada kapal lambat yaitu 70,88% lebih besardari nilai BOR yang disarankan yaitu 40% untuk tambatan tunggal, sehingga dermaga kapallambat perlu dilakukan penambahan panjang dermaga.
Analisis Kapasitas Tarik Belah Beton Dengan Menggunakan Agregat Tulang Sapi Amir Mukhlis; Nazaruddin, Nazaruddin; Giovani, Giovani
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 2 No. 1 (2021): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v2i1.180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tarik belah suatu beton dengan bahan tambah tulangsapi sebagai pengganti agregat kasar dengan variasi tulang sapi sebesar 0%, 10%, 20, dan 30% darivolume agregat kasar beton tersebut. Perencanaan campuran menggunakan metode ACI 211.1-91.Benda uji yang digunakan adalah silinder sebanyak 36 benda uji, di mana masing-masing variasikombinasi agregat sebanyak 3 buah untuk umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Pada penelitian, umurpengujian dilakukan pada umur 7 hari, 14 hari, dan 28 hari dengan faktor air semen (FAS) 0,66. Ukuranmaksimum agregat kasar adalah saringan 25,4 mm. Hasil penelitian pada beton normal menunjukkanbahwa semakin besar penambahan tulang sapi, maka jumlah air yang dibutuhkan akan semakin banyak.Pada umur 7 hari kuat tarik belah rata- rata beton normal adalah 1,194 MPa, Sedangkan kuat tarikbelah rata- rata dengan variasi 10%, 20%, dan 30% yaitu sebesar 0,721 MPa, 0,696 MPa dan 0,440MPa. Sedangkan pada umur 14 hari kuat tarik belah rata-rata beton normal adalah 1,571 MPa, untukkuat tarik belah rata-rata dengan variasi 10%, 20%, dan 30% yaitu sebesar 0,883 MPa, 0,871 dan 0,904MPa. dan untuk kuat tarik belah beton normal dengan umur 28 hari yaitu sebesar 1,851 MPa, untukvariasi tulang sapi 10%, 20%, dan 30% yaitu sebesar 1,302 MPa, 0,884 dan 0,236 MPa.
Analisa Perpindahan Panas Pada Atap Seng Berwarna Hitam Dengan Variasi Ruang Di Aceh Besar Andre Alta Ziaulfata, Teuku Zulfadli, Nazaruddin
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 2 No. 2 (2021): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v2i2.182

Abstract

Aceh Besar juga salah satu wilayah yang mengalami pemanasan global, yang mempunyai tingkat intensitas matahari lumayan tinggi. Pemanasan global merupakan hal yang sangat berpengaruh terhadap keyamanan thermal di suatu lingkungan pada wilayah Aceh Besar. Hal ini disebabkan oleh adanya efek rumah kaca yang terjadi akibat naiknya konsentrasi gas gas rumah kaca dalam atmofir. Kondisi ini juga disebabkan oleh jumlah tranfortasi, hasil pembakaran, dan juga berkurangnya jumlah tanaman sehingga temperatur yang terus meningkat. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian tentang studi penyerapan panas pada atap rumah seng yang bewarna hitam untuk mengetahui apa yang terjadi terhadap ruang. Metode penelitian ini dengan menghitung penyerapan panas (intensitas matahari) pada seng yang telah dilapisi warna hitam dengan ruang yang berbeda,tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ruang terhadap seng berwarna hitam dan panas yang diserap dengan ruang yang berbeda. Temperatur ruang tertinggi pada ruang yang kecil 54,1oC dan yang terendah pada ruang yang besar 47,5oC dari pengamatan suhu lingkungan terdapat temperatur paling tinggi pada jam 12:00 WIB. Temperatur ruang terjadi peningkatan tertinggi pada pukul 12:00 WIB pada seng berwarna hitam tersebut. Panas yang diserap di dalam ruang A adalah 2,1kilojoule atau setara dengan 2100 joule. Maka dari hasil perbedaan suhu ruang dari penelitian dan hasil dari penyerapan panasnya dapat dilihat perbedaan panas yang di serap terhadap ruang yang berbada.
Kajian Experimental Pengolahan Minyak Kelapa Gading Murni (Virgin Coconut Oil) Dengan Metode Pemanasan 60oC, 70 OC Dan 80oC Audyansyah
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 2 No. 2 (2021): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v2i2.185

Abstract

Minyak kelapa gading murni atau virgin coconut oil (VCO) merupakan modifikasi proses pembuatan minyak kelapa sehingga menghasilkan produk dengan kadar air dan kadar asam lemak bebas yang lebih rendah, berwarna bening berbau harum serta mempunyai daya simpan yang cukup lama yaitu 12 bulan. Dari segi ekonomi minyak kelapa gading murni mempunyai harga jual yang lebih tinggi dibanding minyak kelapa biasa yang diolah secara tradisional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan sistem pengolahan kelapa secara sederhana sehingga mendapatkan minyak kelapa gading murni (Virgin Coconut Oil) yang sesuai standar mutu SNI. Adapun metode pengujian untuk sistem pengolahan minyak kelapa gading murni atau VCO dengan proses pemanasan bertahap yang akan dilaksakan pada Sample A dengan pemanasan awal 1 jam 90 oC, 1 jam 80 oC, 1 jam 70 oC, dan pemanasan akhir selama 5 jam dengan temperatur 60 oC, pada Sample B dilakukan pemanasan langsung selama 6 jam dengan temperatur 70 oC, dan pada Sample C dilakukan pemanasan langsung selama 5 jam dengan temperatur 80 oC. Berikut hasil-hasil dari pengujian pada tiap Sample, Sample A yaitu memiliki Bau khas kelapa Segar dan Tidak Tengik, Rasa Normal Khas Minyak Kelapa, Air dan Senyawa yang Menguap 0.11 %, dan Kadar Asam Lemak Bebas 0.06 %, Sample B yaitu memiliki Bau khas kelapa Segar dan Tidak Tengik, Rasa Normal Khas Minyak Kelapa, Air dan Senyawa yang Menguap 0.11 %, dan Kadar Asam Lemak Bebas 0.22 %. Dan Sample C yaitu memiliki Bau khas kelapa Segar dan Tidak Tengik, Rasa Normal Khas Minyak Kelapa, Air dan Senyawa yang Menguap 0.09 %, dan Kadar Asam Lemak Bebas 0.07 %. Dari hasil pengujian BPSMB memenuhi SNI VCO 7381:2018.
Kajian Perpindahan Panas Pada Solar Water Heater Dengan Sudut Kemiringan Kolektor 40° junaidi, rahmad
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 2 No. 2 (2021): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v2i2.186

Abstract

Energi surya merupakan energi terbarukan yang berasal dari sinar dan panas matahari yang tidak polutif, dan bersifat kontinyu. Energi terbarukan di Indonesia sangat melimpah tetapi belum dimanfaatkan secara optimal. Energi panas matahari memiliki potensi yang mencapai 207,9 GW sementara pemanfaatannya hanya sekitar 78,5 MW. Salah satu pemanfaatan energi surya adalah penggunaan kolektor surya untuk mengumpulkan energi panas matahari. Solar water heater (pemanas air surya) merupakan alat untuk memanaskan air yang menggunakan radiasi matahari dengan cara menggubahnya menjadi energi panas. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian tentang perpindahan panas pada solar water heater, untuk mengetahui perpindahan panas yang terjadi pada kolektor pemanas air tenaga surya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perpindahan panas yang terjadi pada kolektor pemanas air tenaga surya dengan variasi jarak antar pipa tembaga serta mengetahui efisiensi perubahan panas yang terjadi. Metode penelitian ini mengkaji ruang penelitian dengan ukuran dimensi yang berbeda, Tipe A,B dan tipe C dan Penelitian dilakukan dengan membanding kan pipa seri dan paraler dan juga meliputi perbedaan sudut kemiringan dan ketebalan pasir besi terhadap panas yang dihasilkan. Dari ketiga variansi kolektor yang tipe A,B, dan C didapatkan hasil temperatur air tertinggi yaitu pada tipe A sebesar 49,8°C pada pukul 14:00 WIB.