cover
Contact Name
nazaruddin
Contact Email
nazr@unida-aceh.ac.id
Phone
+62651-4434942098
Journal Mail Official
jitu@unida-aceh.ac.id
Editorial Address
Jl. Kampus UNIDA No 15 Desa Surien Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh Kode Pos 23234
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JITU (Jurnal Ilmiah Teknik Unida)
ISSN : 25487205     EISSN : 27216861     DOI : https://doi.org/10.55616/jitu
Core Subject : Engineering,
JITU (Jurnal Ilmiah Teknik Unida) merupakan jurnal ilmiah dan wadah seluruh penelitian, analisis kebijakan dan kajian-kajian tioritis untuk berbagi dalam ilmu pengatahuan dan teknologi
Articles 278 Documents
Kajian Unjuk Kerja Plts Atap On Grid Di Dayah Ulee Titi Sebagai Upaya Penghematan Biaya Operasional Dayah muhammad nazar; Teuku Zulfadli; Misswar Abd
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 2 No. 2 (2021): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v2i2.187

Abstract

Dayah Ulee Titi Desa Siron Kec Ingin Jaya Aceh Besar merupakan salah satu dari sekian ribu Dayah yang ada di Aceh, Dayah merupakan lembaga pendidikan Islam yang sudah sangat lama yang sangat berkomitmen dalam penyebaran syiar dan dakwah Islam, pendidikan generasi muda dan sekaligus lembaga penjaga stabilitas politik dan sosial masyarakat Aceh, namun sangat disayangkan untuk pendanaan operasional Dayah masih sangat memprihatinkan dan masih sangat membutuhkan bantuan sehingga perlu diupayakan berbagai solusi membantu meringankan biaya operasionalnya. Salah satu usaha yang bisa dilakukan adalah dengan meringankan biaya operasional kelistrikan. Dengan terbitnya Permen ESDM No. 49 tahun 2018 tentang Penggunaan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap (PLTS) oleh Konsumen PT PLN yang paralel dengan suplay PLN, ini diharapkan dapat mengurangi pemakaian listrik di Dayah Ulee Titi dari supplay PLN, ini jelas akan sangat membantu Dayah Ulee Titi dalam biaya operasional rutinnya. Namun dalam perjalanannya ditemukan data bahwa dalam beberapa bulan rekening listrik Dayah Ulee Titi masih tinggi dan Kwh eksport PLTS Atap ke PLN sangat rendah sehingga perlu dikaji apakah PLTS Atap yang terpasang efektif dan mampu menurunkan biaya operasional Dayah. Dari hasil kajian penulis ditemukan fakta bahwa PLTS Atap masih mampu mencapai daya rata-rata diangka 81,30% angka ini diatas standar toleransi pabrikan 80 % dan bahkan mencapai Daya Mampu puncak di 9.714,5 Watt Atau setara 97,1%, Penggunaan PLTS Atap Dayah Ulee Titi sangat bermanfaat untuk meringankan beban kelistrikan di Dayah, sehingga menurunkan biaya operasional mencapai 20 % selama 5 (lima) bulan penelitian.
Kajian Eksperimental Proses Las Smaw Pada Logam Baja Jis S45C Dengan Variasi Elektroda Terhadap Sifat Mekanis Arif Munawir; Nazaruddin, Nazaruddin; Teuku Zulfadli
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 2 No. 2 (2021): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v2i2.190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi arus las SMAW (Shielded Metal Arc Welding) terhadap sifat mekanis pada sambungan las baja JIS S45C dengan variasi elektroda. Perkembangan proses pengelasasn dengan penyambungan logam sangat berguna pada industry terutama pada industry mobil, perkapalan. Logam baja karbon sedang memiliki beberapa kelebihan dibanding deangan baja karbon yang lain, diantaranya memiliki kekuatan yang cukup besar untuk manahan beban tarik, mudah dibentuk, dapat diberi perlakuan panas, serta harganya yang relataif murah. Salah satu jenis matrial baja karbon sedanga dengan kode JIS S45C atau sering disebut dengan baja struktural banyak digunakan didunia perindustrian dikarenakan baja karbon JIS S45C mepunyai sifat las yang baik. Untuk hasil uji tarik pengelasan dengan menggunakan elektroda AWS E 6016 memilki nilai uji tarik yaitu 34,42 kgf/mm2. nilai hasil uji kekerasan elektroda AWS E 6016 memiliki nilai HAZ baja paling tinggi yaitu 81,55 HRC. sedangkan nilai rata- rata tertinggi uji kekerasan ialah pengelasan menggunakan elektroda AWS E 6016 dengan nilai kekerasan mencapai 81,55 HRC. Dan nilai uji impak paling tinggi dihasilkan oleh pengelasan dengan elektroda AWS E 6016 yaitu 9,5829 untuk satuan energy (joule) dan 0,0957 untuk HI.
Penerapan Metode Eksprimen Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Materi Pemilihan Telur Tetas Ismeini, Ismeini
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 2 No. 2 (2021): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v2i2.195

Abstract

Penelitian melakukan penerapan metode eksprimen dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XII ATU materi Pemilihan Telur Tetas di SMK Negeri 1 Kota Jantho tahun pelajaran 2020/2021. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan Teknik tes dan non tes. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan dalam dua siklus, dimana kedua siklus ini saling berkaitan artinya siklus dua merupakan kelanjutan dari siklus satu. Setiap siklus meliputi : 1) Perencanaan, 2) Pelaksanaan, 3) Observasi/evaluasi, dan 4) Rrefleksi. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas XII ATU SMK Negeri 1 Kota Jantho tahun pelajaran 2020/2021 yang berjumlah 17 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode eksprimen pemilihan telur tetas dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas XII ATU SMK Negeri 1 Kota Jantho tahun pelajaran 2020/2021. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan nilai dalam instrumen penelitian. Pada akhir siklus I, siswa yang mencapai ketuntasan belajar sebanyak 70,59% (12 siswa), dan siswa yang belum tuntas sebanyak 29,41% (5 siswa), sedangkan pada siklus II, sebanyak 100% (17 siswa) dan tidak ada siswa (0%) yang belum mencapai ketuntasan belajar. Dengan nilai rata-rata kelas siklus I adalah 83 dan rata-rata siklus II sebesar 89. Adapun hasil non tes pengamatan proses belajar menunjukkan perubahan siswa lebih aktif selama proses pembelajaran berlangsung.
Analisis Penggunaan Pondasi Bored Pile Terhadap Pembangunan Gedung Puskesmas Kajeung Kecamatan Sungai Mas Sugiarto, Riggi; Rahmat Djamaluddin; Dewi Purnama Sari
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 3 No. 1 (2022): juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v3i1.204

Abstract

Secara geografis, tempat didirikannya gedung Puskesmas Kajeung merupakan area pegunungan. Dimana area tersebut merupakan area yang rawan terhadap longsor, oleh sebab itu salah satu hal terpenting dalam merencanakan sebuah konstruksi gedung adalah merencanakan pondasinya. Puskesmas Kajeung telah dibangun 1 lantai dengan luas 794,448 m2. Dimana, gedung Puskesmas Kajeung dapat dibangun dengan menggunakan pondasi dangkal maupun pondasi dalam tergantung dari hasil penyelidikan tanah dilokasi. Hasil uji sondir atau Cone Penetration Test (CPT) dilapangan diperoleh kondisi tanah keras pada kedalaman 12 meter, karena tanah keras berada pada kedalaman lebih dari 3 meter, maka pembangunan gedung Puskesmas Kajeung menggunakan pondasi dalam yaitu bored pile. Penelitian dilakukan untuk mengetahui daya dukung pondasi bored pile dan kelayakan penggunaan pondasi bored pile terhadap pembangunan gedung Puskesmas Kajeung. Data-data perhitungan diperoleh dari CV. Brosis Indobeta Consultant. Dalam pembangunannya pondasi bored pile yang digunakan pada gedung Pukesmas Kajeung berdiameter 30 cm dengan Panjang 12 m. Dari hasil Perhitungan diperoleh nilai daya dukung pondasi bored pile menggunakan metode schmertmann dan nottingham sebesar 673,008 KN dan mengunakan metode meyerhof sebesar 538,357 KN. Maka dengan beban gedung Puskesmas Kajeung pada titik B1 = 156,98 KN, B2 = 292,54 KN dan B5 = 371,66 KN dapat disimpulkan bahwa pondasi bored pile pada pembangunan gedung Puskesmas Kajeung mampu menahan beban gedung Puskesmas Kajeung serta layak dan aman untuk dijadikan pondasi gedung Pukesmas Kajeung. Kata Kunci : bored pile, daya dukung, Pondasi, sondir, puskesmas kajeung.
Peran Bidang Program Pada Dinas Pupr Kabupaten Aceh Barat Dalam Pembangunan Jalan Mita Febri Anika
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 3 No. 1 (2022): juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v3i1.205

Abstract

Pembangunan jalan di Kabupaten Aceh Barat memerlukan peran pemerintah dalam perencanaan pembangunan jalan yang akan dilakukan dalam daerah,melalui Bidang Program Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Aceh Barat. Adapun tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana peran Bidang Program Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dalam perencanaan pembangunan jalan di lingkup Kabupaten Aceh Barat. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggambarkan obyek yang di teliti. Dari hasil penelitian ini di dapatkan bahwa Bidang Progarm Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang telah melaksanakan perannya dalam pembangunan jalan di lingkup Kabupaten Aceh Barat. Melalui beberapa tahapan yaitu mendapatkanusulan dari masyarakat, diteruskan ke instansi-instansi terkait meliputi Kepala Desa, Camat, dan Bupati, lalu ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yang akan di bahas langsung pada MUSRENBANG (Musyawarah Rencana Pembangunan). Melalui evaluasi dan seleksi hasil Musrenbang sehingga diperoleh bahwasanaya dalam kemajuan suatu wilayah, pembangunan Infrastruktur sangat perlu untuk diperhatikan oleh pemerintah, terlebih utama yaitu jalan, jalan merupakan akses utama yang harus dilaksanakan oleh sebab itu jalan menjadi prioritas dalam program perencanaan pekerjaan.
Faktor – Faktor Keterlambatan Material Jalan Pada Proyek Peningkatan Jalan Trumon Batas Singkil darasepti, chicy intan
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 3 No. 1 (2022): juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v3i1.207

Abstract

Sebuah proyek kontruksi pasti akan terjadi beberapa kendala pada pekerjaan proyek tersebut, ada dua kendala yang biasa terjadi yaitu kendala yang diluar perhitungan perencana dan kendala yang memang sudah diperhitungkan. Kendala-kendala tersebut yang membuat sebuah proyek kontruksi tidak berjalan sesuai rencana. Jika sebuah proyek kontruksi mengalami keterlambatan dan keterlambatan itu membuat sebuah proyek tersebut menambah waktu bekerja maka akan menyebabkan kerugian bagi beberapa pihak yang bersangkutan dengan owner dan kontraktor. Keterlamabatan proyek juga sangat sering terjadi karena para pelaku proyek sering menganggap remeh dengan pekerjaan tersebut dan tidak menjadikan kesalahan itu sebagai pembelajaran baginya. Dari keterlambatan itu juga akan terjadinya dampak , yaitu menurunnya kualitas karena pekerjaan karena terpaksa di kerjakan dengan lebih cepat agar tidak memakan waktu yang semakin banyak. Ada beberapa kendala pada PT. X yaitu seperti kendala pada jarak material, kekurangan alat ataupun alat ada yang rusak, kemudian pengaruh cuaca yang tidak dapat kita prediksi dan membuat pekerjaan tertunda atau bisa jadi masalah keuangan yang belum dicairkan. Untuk perjalanan material dibutuhkan waktu 2-3 jam jika keadaan cuaca normal akan tetapi jika keadaan cuaca hujan makan jalan akan sangat licin. Jalan yang dilalui pun terjal karena daerah pegunungan. Maka dari itu akan membutuhkan 3-4 jam perjalanan Sedangkan pada lapangan kerja material tersebut sangat dibutuhkan. Dari ketiga tempat pengambilan yaitu di kota fajar , gunung kapur dan pada amp subulussalam semua nya melalui gunung. Maka dari itu para supir mobil dump truck harus memiliki peta terperinci agar tidak terjadi kecelakaan maupun mobil terbalik.
Pemadatan Lapangan Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC) Pada Proyek Peningkatan Jalan Trumon-Batas Singkil: PROSES PEMDATAN ASPAL AC-BC UNTUK MENENTUKAN JUMLAH PASSING DAN NILAI FAKTOR GEMBUR wiranda viraj
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 3 No. 1 (2022): juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v3i1.208

Abstract

Peningkatan jalan trumon batas singkil sepanjang 36,400 kilometer yang terdiri dari Lapis Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC), Lapis Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC). Penelitian ini bertujuan menghitung koefisien pemadatan (factor gembur) hamparan (AC-BC) dilapangan dan Mengetahui jumlah passing / lintasan untuk Mendapatkan tebal padat (AC-BC) ? 6.00 centimeter (tebal nominal) sebagai pengidentifikasian pengendali mutu pekerjaan. Hasil setelah dilakukan trial mix dan compaction dilapangan menunjukkan bahwa di dapat Nilai koefisien pemadatan (faktor gembur) hamparan di lapangan yaitu 20 persen dari tebal padat 6 centimeter yaitu 1.25 centimeter, sehingga total hamparan gembur 6.00 centimeter × 1,25 centimeter = 7.5 centimeter, Jumlah lintasan/ passing dan temperatur serta jenis penggunaan alat pada pemadatan awal, pemadatan antara dan pemadatan akhir yaitu dengan pedoman pada percobaan variasi tersebut adalah pemadatan awal dua passing Tandem Roller (delapan Ton) bersuhu 125?Celcius, pemadatan antara 20 passing Pneumatic Tire Roller (dua belas Ton) bersuhu 100?Celcius dan pemadatan akhir dua passing Tandem Roller (delapan Ton) bersuhu 95?Celcius, sesudah dicore dengan ketebalan 6.05 centimeter > 6.00 centimeter.
Tinjauan Lapis Agregat Kelas B Pada Proyek Peningkatan jalan trumon batas singkil Arif Fadhillah
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 3 No. 1 (2022): juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v3i1.209

Abstract

Lapis pondasi bawah atau disebut agregat lapis pondasi kelas B didefinisikan sebagai bagian perkerasan yang terletak antara lapis permukaan dengan lapis pondasi atas yang berfungsi untuk perkerasan yang menahan beban roda, sebagai perletakan terhadap lapis permukaan, lapis peresapan agar air tanah tidak terkumpul di pondasi, lapisan untuk mencegah partikel-partikel halus dari tanah dasar naik ke lapis pondasi atas. Tinjaun lapis pondasi agregat ini mengacu pada buku Spesifikasi Umum Tahun 2018 yang di terbitkan oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jendral Bina Marga Republik Indonesia. Objek yang di tinjau pada pekerjalan jalan Trumon batas Singkil,yaitu pada pekerjaan lapis pondasi agregat kelas B sepanjang dari STA 24+000 s/d 26+000. Hasil yang diperoleh pada lapisan pondasi agregat kelas B dengan tebal 25 cm lebar lebar 8 m sepanjang 2 km, terdapat beberapa titik yang masih terdapat lendutan akibat kurang padat dan juga material banyak yang hancur karena pada saat proses penghamparan kelebihan air yang di siram dengan water tank, fungsi air pada saat proses penghamparan hanya agar cepat proses pemadatan pada saat penghamparan,akan tetapi jika air nya kelebihan maka air akan naik ke permukaan dan mengendap diatas permuka sehingga menyebabkan material rusak atau hancur.
The Manajemen Rantai Pasok Material Terhadap Keterlambatan Pelaksanaan Proyek Konstruksi Jalan: Kata Kunci : manajemen, rantai pasok, material, keterlambatan, proyek. Hardina, Nila
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 3 No. 1 (2022): juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v3i1.210

Abstract

Distribusi material pada pembangunan konstruksi jalan di pulau Simeulue umumnya didatangkan dari luar pulau di karenakan lokasi tersebut tidak terdapat material yang layak digunakan untuk pekerjaan suatu proyek jalan. Pengiriman material pada proyek konsruksi jalan di Pulau Simeulue menggunakan moda transportasi kapal laut, disamping itu tidak jarang terdapat permasalahan pada pengiriman material misal jadwal pelayaran yang sangat dipengaruhi kondisi cuaca serta gelombang tinggi di laut menyebabkan distribusi material dilakukan pengiriman paling banyak sekali dalam sebulan bahkan sekali dalam empat bulan. Sehingga hal ini sering menjadi penyebab keterlambatan distribusi material yang sangat berpengaruh pada kemajuan pekerjaan konstruksi jalan di Pulau Simeulue. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan dan ketersediaan material, faktor risiko yang berdampak besar terhadap waktu penyelesaian proyek serta mengetahui dampak keterlambatan pendistribusian material terhadap kinerja proyek konstruksi sebagai bahan baku infrastruktur jalan di pulau Simeulue. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data primer dan sekunder. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuesioner kepada responden. Responden terdiri dari 40 orang dengan pengalaman kerja yang berbeda serta dipilih dari pihak yang diyakini dapat memahami dan terlibat langsung dengan proyek. Analisa data menggunakan bantuan Microsoft Excel dan Software SPSS untuk mengetahui faktor risiko serta pengaruh dari rantai pasok material yang berdampak besar terhadap keterlambatan proyek. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa data yang telah dianalisa menggunakan Software SPSS menunjukkan bahwa pengaruh rantai pasok material telah menunjukkan pengaruh kinerja proyek sebesar 70%, Adapun sisa sebesar 30% adalah pengaruh rantai pasok material lainnya yang tidak diteliti dengan baik pada penelitian ini.
The Analisis Manajamen Kontruksi Proyek Pembangunan Gedung Puskesmas Kajeung Kecamatan Sungai Mas Jefri Satdika
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 3 No. 1 (2022): juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v3i1.211

Abstract

Manajemen proyek adalah sebuah proses terpadu dimana individu-individu dari organisasi dilibatkan untuk memelihara, mengembangkan, mengendalikan, dan menjalankan program dengan efisien, efektif, dan tepat waktu. Ada 3 kegiatan dari fungsi dasar manajemen proyek yaitu perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian. Progres pekerjaan dapat mengalami keterlambatan atau sesuai dengan schedule dan juga bisa lebih cepat dari yang sudah direncanakan. Maka diperlukan manajemen proyek yang baik agar tercapai sesuai dengan perencanaan yang telah ditargetkan. Karena proses perencanaan sebuah proyek konstruksi adalah proses yang paling vital dalam suatu kegiatan proyek konstruksi, karena suatu perencanaan harus dapat mengantisipasi situasi proyek yang belum jelas dan penuh ketidakpastian. Oleh karena itu, pada periode atau tahapan selanjutnya, masih dibutuhkan penyempurnaan dan tindakan koreksi sesuai dengan perkembangan kondisi proyek. Tujuan utama dari perencanaan konstruksi adalah untuk memenuhi kriteria spesifikasi proyek yang ditentukan rencana kerja dan spesifikasi yang meliputi, mutu, dan waktu ditambah dengan terwujudnya keselamatan kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan 3 metode, yaitu metode Bar Chart, Kurva S dan Critical Path Method / Cpm. Pembangunan Gedung Puskesmas Kajeung memerlukan anggaran biaya sebesar Rp. 6.500.000.000,00 (Enam Milyar Lima Ratus Juta Rupiah) berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan menggunakan Analisa Harga Satuan dan Pekerjaan Kabupaten Aceh Barat 2021 dan SNI yang dihitung oleh pihak perencana proyek. Maka dari perhitungan bobot berdasarkan analisis Barchart dan Kurva S Pembangunan Gedung Puskesmas Kajeung dapat diselesaikan dengan waktu selama 175. Akan tetapi berdasarkan analisis penjadwalan CPM (Critical Path Method) Pembangunan Gedung Puskesmas Kajeung membutuhkan waktu 155 hari.