cover
Contact Name
Deni Supriatna
Contact Email
denisupriatna31.ds@gmail.com
Phone
+6285777315993
Journal Mail Official
denisupriatna31.ds@gmail.com
Editorial Address
Pesanggrahan Street 4B
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
ISSN : 28077563     EISSN : 28077571     DOI : https://doi.org/10.53801/jipki
Core Subject : Health, Education,
urnal Interprofesi Kesehatan Indonesia (JIPKI) ditujukan untuk semua praktisi dan peneliti di bidang kesehatan (kedokteran, keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat, farmasi, rekam medis, kesehatan dan keselamatan kerja, ilmu gizi, administrasi rumah sakit, asuransi kesehatan, dan sebagainya). Selain itu, juga ditujukan kepada mereka yang mengelola dan memberikan layanan berbasis interprofesional kesehatan, baik di layanan kesehatan maupun pada pendidikan kesehatan. JIPKI menerbitkan makalah asli, ulasan, dan laporan singkat tentang semua aspek sains, filosofi, dan praktik interprofesi kesehatan. Media ini juga berlaku bagi siapa saja yang terlibat dalam penyediaan program kesehatan dan mereka yang berkontribusi pada sistem kesehatan dengan cara apa pun. JIPKI diterbitkan empat kali setahun (tiga bulanan).
Articles 49 Documents
Dukungan Sosial Keluarga, Efikasi Diri, dan Kecemasan Dapat Mempengaruhi Motivasi Belajar Siswa Saat Melakukan Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19: Family Social Support, Self-Efficacy, And Anxiety Can Affect Student Learning Motivation When Conducting Online Learning During the Covid-19 Pandemic Cupi Krisnawati; Nurul Ainul Shifa; Saiful Gunardi
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia Vol 1 No 03 (2022): Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jipki.v1i03.14

Abstract

Introduction: Students' learning motivation during online learning decreases. Objectives: This research was conducted so that students can maintain learning motivation during the online learning method during the Covid-19. Method: This research is a type of quantitative correlation research using a cross-sectional approach, the samples were taken in this study were 74 respondents. The instrument used is a questionnaire via a google form. Result: Based on the results of statistical tests, namely the Spearman rank test using SPSS, the family social support variable was obtained (p-value < 0.05) meaning that there was a correlation or relationship between family social support and learning motivation, and the self-efficacy variable was obtained (p-value < 0.05) meaning that there is a correlation or relationship between self-efficacy and learning motivation, the anxiety variable is obtained (p-value < 0.05), meaning that there is a correlation or relationship between anxiety and student learning motivation during online learning during the Covid-19 pandemic. Conclusion: Based on the research results, there is a significant relationship between family social support, self-efficacy, and student anxiety with learning motivation.  
Gambaran Dukungan Keluarga Terhadap Mekanisme Koping Pada Lansia di Masa Pandemi Covid-19: Overview of Family Support for Coping Mechanisms for the Elderly during the Covid-19 Pandemic Nabila Nugrahaeni Wilujeng; Emi Yuliza; Yani Handayani
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia Vol 1 No 03 (2022): Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jipki.v1i03.15

Abstract

Latar Belakang: Dukungan Keluarga merupakan salah satu mekanisme koping yang dimiliki oleh lansia dalam menghadapi pandemi Covid-19. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran dukungan keluarga terhadap mekanisme koping pada lansia di masa pandemi Covid-19. Metode: Desain yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif kualitatif. Masalah yang dihadapi oleh lansia adalah tidak dapat mengikuti kegiatan program vaksinasi dan banyak dari lansia mengalami kecemasan namun lansia dapat mengatasinya dengan baik. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga kepada lansia yang cukup baik, tetapi ada beberapa lansia yang kurang dukungan dari keluarga seperti kebutuhan ekonomi serta kurangnya memberikan rasa nyaman kepada lansia, meskipun banyak sekali dampak dari pandemi Covid-19 yang lansia rasakan. Kesimpulan: Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan informasi dan masukan yang berhubungan dengan gambaran dukungan keluarga terhadap mekanisme koping pada lansia di masa pandemi Covid-19 di Rt 02 Jagakarsa.  
Hubungan Antara Tingkat Kepatuhan Pengobatan Dengan Kualitas Hidup Pasien Penderita Hipertensi: The Relationship Between Treatment Adherence Levels With Quality Of Life Of Patients With Hypertension Farah Nabyla Noviantika; Bambang Suryadi; Sumedi
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia Vol 1 No 03 (2022): Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jipki.v1i03.18

Abstract

Latar Belakang: Diastolik melebihi 90 mmHg dan tekanan sistolik melebihi 140 mmHg adalah hipertensi. Kepatuhan terhadap penggunaan obat yang tinggi mempunyai kualitas hidup lebih baik daripada yang rendah tingkat kepatuhan nya. Indikator krusial untuk menilai keberhasilah intervensi kesehatan dalam hal pencegahan pengobatan adalah kualitas hidup. Tujuan: Untuk mengetahui kepatuhan pengobatan pada penderita hipertensi, kualitas hidup penderita hipertensi, karakteristik responden dan mengetahui hubungan kepatuhan pengobatan terhadap kualitas hidup pada penderita hipertensi. Metode: Penelitian dilakukan secara cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 103 responden. Morisky Medication Adherence Scale- 8 (MMAS-8) digunakan untuk mengukur kepatuhan pengobatan dan Kualitas hidup diukur menggunakan WHOQOL-BREF (World Health Organization Quality of Life BREF). Analisis untuk mengetahui hubungan menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Berdasarkan hasil analisis Chi-Square diperoleh nilai p-value = 0,013 < α = 0,05 maka Ha diterima. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara Hubungan Tingkat Kepatuhan Pengobatan dengan Kualitas Hidup.
Hubungan Dukungan Keluarga dan Peran Perawat Dengan Kepatuhan Vaksinasi Covid-19 Pada Remaja: Relationship between Family Support and the Role of Nurses with Covid-19 Vaccination Compliance in Adolescents Melian Gita Dewi; Hari Ghanesia Istiani; Nur Eni Lestari
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia Vol 1 No 03 (2022): Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jipki.v1i03.20

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan jumlah pasien yang terpapar Covid-19 masih menjadi masalah bagi Indonesia. Sejak diumumkan kasus pertama pemerintah melakukan kebijakan diantaranya vaksinasi, untuk mensukseskan pelaksanaan vaksinasi membutuhkan dukungan keluarga, orang terdekat dan peran perawat untuk memberikan contoh dan dorongan untuk mengikuti ketentuan yang ada Tujuan: Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan peran perawat terhadap kepatuhan vaksinasi Covid-19. Metode: Penelitian adalah penelitian korelasi dengan pendekatan cross-sectional, jumlah sampel sebanyak 80 siswa SMK Kesehatan Logos yang diambil menggunakan probability sampling dengan teknik stratified random sampling. Pengambilan data dengan kuesioner, modifikasi menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas dan dianalisis menggunakan Chi-square. Hasil: Uji statistik menggunakan Chi-Square test dengan tingkat kemaknaan a = 0,05 atau 95%. Hasil riset didapatkan nilai p = 0,035 < a = 0,05 dan p = 0,022 < a = 0,05.  Kesimpulan: Dengan adanya dukungan keluarga yang baik dan peran perawat yang baik salah satunya dalam melakukan penyuluhan dapat meningkatkan kepatuhan dalam melaksanakan vaksinasi Covid-19.
Hubungan Pembelajaran Daring Dengan Strategi Koping Pada Mahasiswa : Relationship between online learning and coping strategies for students Bella Amellia Catrin; Marisca Agustina; Irma Herliana
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia Vol 1 No 03 (2022): Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jipki.v1i03.23

Abstract

Latar belakang: Covid-19 awal mula terdeteksi di Wuhan. Menurut informasi Indonesia, kasus pertama Covid-19 yaitu 2 kasus positif pada Maret 2020 di kota Depok. Pemerintah menerapkan sistem physical distancing menjadi satu tindakan protokol pencegahan penyebaran Covid-19, sehingga di Jakarta selatan terdapat sekolah, dan kampus untuk melakukan pembelajaran daring. Adanya perubahan sistem pembelajaran dari pemerintah yaitu pembelajaran daring membuat mahasiswa pun terkena dampak harus memiliki strategi koping untuk mengatasi kuliahnya. Koping ialah sikap yang terlihat serta tersembunyi yang diadopsi seseorang buat mengurangi atau menghilangkan ketegangan psikologi dalam kondisi yang penuh stress. Koping merupakan usaha buat menetralisasi atau mengurangi rasa tertekan yang terjadi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pembelajaran daring dengan strategi koping mahasiswa STIKIM semester 4 saat pandemi Covid-19 tahun 2021. Metode: Metode dalam penelitian ini adalah penelitian analisis korelasi dengan model pendekatan cross-sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester 4 STIKIM. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah stratified random sampling berjumlah 92 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang memiliki 20 pertanyaan di setiap variabel dan di sebarkan ke mahasiswa secara online. Hasil uji di analisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik didapatkan nilai p-value 0,013. Kesimpulan: Ada hubungan pembelajaran daring dengan strategi koping
Efek Potensial Rutin terhadap Kesehatan: Beneficial Health Effects of Routine Septi Nur Rachmawati; Ruris Haristiani
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia Vol 1 No 03 (2022): Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jipki.v1i03.32

Abstract

Introduction: Flavonoids are secondary metabolites with flavones core characteristics and C6-C8-C6 carbon branches. Flavonoids have various pharmacological activities, including anticancer, anti-inflammatory, antioxidant, antidiabetic, and antiviral activities through various cell signaling pathways. Rutin is a natural flavonoid derivative that has various health benefits. Many studies have been carried out, both in vitro and in vivo which prove the pharmacological benefits of rutin  Objectives: This article aims to describe the pharmacological benefits of rutin. Method: A review of the literature was undertaken using the online databases: BMC, Elsevier, Pubmed, NCBI, Science Direct, and Google scholar.  Result: from the literature selected, it was found that rutin has many pharmacological benefits. Conclusion: Beneficial Health Effects of Rutin include antidiabetic, anti-inflammatory, antioxidant, neuroprotective, and Main Protease SARS-CoV-2.
Pemberian Rebusan Jahe dan Daun Pepermint Efektif dalam Pencegahan Nausea Pada Pasien Post Operasi dengan Anastesi Spinal di Ruang Bedah: Giving Decoction of Ginger and Peppermint Leaves is Effective in Prevention of Nausea in Postoperative Patients with Spinal Anesthesia in the Operating Room Mustopa Mustopa
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia Vol 1 No 4 (2022): Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jipki.v1i4.25

Abstract

Introduction: Spinal anesthesia can cause symptoms of pain, nausea, and vomiting that often occur in 80% of patients after anesthesia and surgery. Due to suture damage, regurgitation, aspiration, electrolyte balance, and dehydration if Post Operative Nausea Vomiting (PONV) is not treated and is a major concern in postoperative care. Nausea and vomiting are frequent complications of spinal anesthesia, with an incidence of 20-40%. Objectives: To compare the effect of boiled ginger and boiled peppermint in reducing the level of nausea and vomiting. Method: The type of research used in this study is a quasi-experiment with a Nonequivalent Control Group Design. Respondents in this study amounted to 15 people. Result: There was a decrease in the intensity of nausea and vomiting after being given ginger and/or peppermint decoction with the same effectiveness. The results of the Mann-Whitney U Test statistical test obtained a significance value of p-value = 0.472 < from 0.005. Conclusion:. There is a significant effect between ginger and peppermint decoction in reducing the level of nausea and vomiting in spinal anesthesia post-op patients in the operating room of the Bogor City Hospital with the same effectiveness value.
Hubungan Pemberian Asi Eksklusif, Pola Asuh Ibu dan Peran Bidan dengan Pertumbuhan Bayi 6-24 Bulan : The Relationship of Exclusive Breastfeeding, Maternal Parenting and the Role of Midwives with the Growth of Infants 6-24 Months Lia Gilang Ramdanis
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia Vol 1 No 4 (2022): Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jipki.v1i4.29

Abstract

Latar Belakang: Pertumbuhan bayi merupakan peningkatan kemampuan struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur. Permasalahan pertumbuhan anak bahwa anak yang pertumbuhannya lambat dapat mengakibatkan stunting. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pemberian asi eksklusif, pola asuh ibu dan peran bidan dengan pertumbuhan bayi 6-24 Bulan di Posyandu Mawar 13 Desa Pasiripis  Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi Tahun 2021. Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pada penelitian ini yang menjadi populasi bayi usia 6-24 bulan dengan jumlah balita sebanyak 264. Jumlah sampel berdasarkan perhitungan sampel adalah 72 responden dengan Teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan diuji dengan analisis Chi-Square. Hasil: Mayoritas Pertumbuhan Bayi 6-24 Bulan adalah normal yaitu sebanyak 47 (65,3%), mayoritas anak diberikan ASI Ekslusif adalah sebanyak 44 (61,1%), mayoritas pola asuh adalah baik yaitu sebanyak 38 (52,8%) dan mayoritas peran bidan adalah baik yaitu sebanyak 39 (54,2%). Hasil uji statistik hubungan pemberian asi ekslusif dengan nilai p-value = 0,000, hubungan pola asuh dengan nilai p-value = 0,001 dan hubungan peran bidan dengan nilai p-value = 0,008. Kesimpulan: Ada hubungan Pemberian ASI ekslusif, pola asuh Ibu dan peran Bidan dengan pertumbuhan Bayi 6-24 bulan di Posyandu Mawar 13 Desa Pasiripis Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi Tahun 2021.  
Peran Orang Tua, Pola Makan dan Pemberian Gizi Seimbang terhadap Status Gizi Balita : The Role of Parents, Diet and Balanced Nutrition on Toddler Nutritional Status Nopia Iskandar
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia Vol 1 No 4 (2022): Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jipki.v1i4.30

Abstract

Latar Belakang: Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi. Peran orangtua khususnya ibu dalam pola makan, pemberian gizi seimbang terhadap anak sangat mempengaruhi pertumbuhan dan status gizi anak, Pemenuhan gizi yang seimbang yang sesuai dengan kebutuhan disertai pemilihan bahan makanan yang tepat akan melahirkan status gizi yang baik Tujuan: Untuk mengetahui hubungan peran orang tua, pola makan dan pemberian gizi seimbang terhadap status gizi balita di Posyandu Anggrek I Desa Gununngsungging Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi Tahun 2021.. Metode: Menggunakan desain penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, dan pengumpulan data dilakukan sekaligus dalam satu waktu tanpa ada perlakuan lain. Responden berjumlah 85 orang. Instrument penelitian menggunakan kuesioner, dan uji menggunakan analisis Chi-Square. Hasil: Dengan menggunakan uji chi-square test hubungan peran orang tua terhadap status gizi balita didapatkan hasil p-value sebesar  0. 006 < 0,05 dengan nilai OR sebesar 5,314, hubungan pola makan terhadap status gizi balita didapatkan hasil p-value sebesar  0. 001 < 0,05 dengan nilai OR sebesar 7,680,  hubungan pemberian gizi seimbang terhadap status gizi balita didapatkan hasil p-value sebesar  0. 002 < 0,05 dengan nilai OR sebesar 5,931. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara peran orang tua, pola makan dan pemberian gizi seimbang terhadap status gizi balita. Hubungan yang  terjadi adalah hubungan yang signifikan, oleh karena itu baik bidan maupun kader posyandu untuk bisa lebih meningkatkan promosi kesehatan tentang peran orang tua, pola makan dan pemberian gizi seimbang agar kasus gizi balita dengan gizi kurang bisa berkurang.
Hubungan Pola Makan, Aktifitas Fisik dan Media Informasi dengan Status Gizi Remaja: Relationship between Diet, Physical Activity and Information Media with Nutritional Status of Adolescents Merlin Farlina; Istiana Kusumastuti; Catur Septiawan
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia Vol 1 No 4 (2022): Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jipki.v1i4.31

Abstract

Background: Nutritional problems at this time are still one of the very concerning health problems, nutritional problems can be found in developing countries, one of which is Indonesia. Objectives: This study aimed to determine the relationship between diet, physical activity, and information media with the nutritional status of adolescents at MA Nida Bahari Jampangkulon in 2021. Method: This type of research used quantitative research, using a cross-sectional approach with analytical descriptive methods. The research population was all adolescents in MA Nida Bahari Jampangkulon, totaling 138 students and the research sample had as many as 58 respondents using the Random Sampling technique. The data was obtained from the Chi-Square test using SPSS. Results: The results showed that there was a relationship between diet and nutritional status, p-value = 0.021 with an OR value of 4.073 (1,366-12,143), physical activity with nutritional status, p-value = 0.003 with an OR value of 6,139 (1,980-19036) and information media with nutritional status p-value. = 0.002 with an OR value of 6.429 (2.056-20.104). Conclusion: This study concludes that there is a relationship between diet, physical activity, and information media with the nutritional status of adolescents at MA Nida Bahari Jampangkulon in 2021.