cover
Contact Name
Deni Supriatna
Contact Email
denisupriatna31.ds@gmail.com
Phone
+6285777315993
Journal Mail Official
denisupriatna31.ds@gmail.com
Editorial Address
Pesanggrahan Street 4B
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
ISSN : 28077563     EISSN : 28077571     DOI : https://doi.org/10.53801/jipki
Core Subject : Health, Education,
urnal Interprofesi Kesehatan Indonesia (JIPKI) ditujukan untuk semua praktisi dan peneliti di bidang kesehatan (kedokteran, keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat, farmasi, rekam medis, kesehatan dan keselamatan kerja, ilmu gizi, administrasi rumah sakit, asuransi kesehatan, dan sebagainya). Selain itu, juga ditujukan kepada mereka yang mengelola dan memberikan layanan berbasis interprofesional kesehatan, baik di layanan kesehatan maupun pada pendidikan kesehatan. JIPKI menerbitkan makalah asli, ulasan, dan laporan singkat tentang semua aspek sains, filosofi, dan praktik interprofesi kesehatan. Media ini juga berlaku bagi siapa saja yang terlibat dalam penyediaan program kesehatan dan mereka yang berkontribusi pada sistem kesehatan dengan cara apa pun. JIPKI diterbitkan empat kali setahun (tiga bulanan).
Articles 49 Documents
Hubungan Kecemasan Ibu Hamil, Sistem Rujukan Berjenjang BPJS dan Kualitas Pelayanan Masa Pandemi dengan Perilaku Kunjungan Antenatal Care di RSUD Kota Bogor Tahun 2022: Relationship between Pregnant Anxiety, BPJS Tiered Referral System and Service Quality during the Pandemic with Antenatal Care Visit Behavior at the Kota Bogor Hospital in 2022 Sri Sulistiyo; Ernita Prima Noviyani; Nurwita Trisna Sumanti
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia Vol 1 No 4 (2022): Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jipki.v1i4.44

Abstract

Latar Belakang: ANC atau antenatal care merupakan perawatan ibu dan janin selama masa kehamilan. Pentingnya  dilakukan kunjungan ANC, yaitu melalui ANC berbagai informasi serta edukasi terkait kehamilan dan persiapan persalinan bisa diberikan kepada ibu sedini mungkin. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kecemasan ibu hamil, sistem rujukan berjenjang BPJS dan kualitas pelayanan masa pandemi dengan perilaku kunjungan ANC di RSUD Kota Bogor Tahun 2022. Metode: Jenis penelitian ini, kuantitatif dan pendekatan deskriptif analitik dengan menggunakan metode cross-sectional. Populasi dan sampel penelitian adalah semua ibu hamil di RSUD Kota Bogor selama periode Februari 2022 sebanyak 135 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Alat ukur menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan chi-square dengan α 0,05. Hasil: Hubungan antara kecemasan ibu hamil (P-value 0.023; OR 3,0), sistem rujukan berjenjang BPJS  (P-value 0.000; OR 12,5) dan kualitas pelayanan masa pandemi (P-value 0.000; OR 12,8) dengan perilaku kunjungan ANC  di  RSUD Kota Bogor  Tahun 2022. Kesimpulan: Terdapat hubungan kecemasan ibu hamil, sistem rujukan berjenjang BPJS dan kualitas pelayanan masa pandemi dengan perilaku kunjungan ANC. Faktor sistem rujukan berjenjang BPJS merupakan salah satu faktor yang paling berhubungan kuat terhadap perilaku kunjungan ANC.
Teknik Relaksasi Otot Progresif Berpengaruh terhadap Penurunan Kecemasan pada Mahasiswa Tingkat Akhir dalam Menyusun Skripsi di STIKIM Tahun 2021 Rindiani Rindiani
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jipki.v2i1.34

Abstract

Pendahuluan: Kecemasan dalam populasi dunia pada tahun 2015 sebanyak 3,6% estimasi jumlah keseluruhan orang yang hidup dengan kecemasan mencapai 264 juta jiwa dan terdapat peningkatan 14,9% dari tahun 2005. Kecemasan menempati peringkat ke sepuluh besar penyebab kecacatan dunia.  Di Indonesia pada tahun 2013 prevalensi gangguan kecemasan ditunjukkan mencapai sekitar 14 juta atau 6% seperti yang ditunjukkan oleh kecemasan usia 15 dari total penduduk Indonesia. Peningkatan proporsi gangguan jiwa dalam data (2018) sangat signifikan naik menjadi 7%. Sedangkan angka kejadian gangguan mental emosional yang ditandai dengan kecemasan yaitu sebesar 10,1% dengan jumlah 28,746 jiwa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap penurunan kecemasan pada mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi  tahun 2021. Metode: Metode dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Dengan rancangan yang dilakukan adalah jenis one group pre-test post-test. Jumlah sampel sebanyak 20 responden dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner kecemasan HARS dengan 14 symptom pada individu yang mengalami kecemasan. Penelitian ini menggunakan  Uji Wilcoxon Rank Test. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan Uji Wilcoxon menunjukan hasil p-value 0,000. Sehingga hipotesis H1 diterima. Kesimpulan: Ada pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap penurunan kecemasan.
Pijat Oketani dan Pelekatan Bayi dapat Mencegah Puting Susu Lecet Nurul Fauziah
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jipki.v2i1.36

Abstract

Pendahuluan: Metode pijat jaringan ikat yang dikembangkan oleh bidan Sotomi Oketani melibatkan pemisahan manual perekat antara payudara bagian bawah  dan massa otot pektoralis utama untuk membantu memulihkan dan mempertahankan kontur alami payudara serta penampilan alaminya. Teknik menyusui yang baik adalah bagaimana bayi disusui dengan perlekatan dan posisi yang benar antara ibu dan bayi. Pijat Oketani adalah perawatan dada yang unik, pertama kali dipromosikan oleh Sotomi Oketani dari Jepang, dan telah diterapkan di Korea, Jepang, Bangladesh dan negara lainnya. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pijat Oketani dan pelekatan pada bayi dalam mencegah puting susu lecet pada ibu menyusui di Klinik Mutiara Medika Rangkasbitung tahun 2021. Metode: Metode Penelitian yang digunakan yaitu quasi eksperiment dengan desain penelitian pre-test post-test one group design. Sampel penelitian ini adalah ibu nifas/ibu menyusui hari ke 1-4 di Klinik Mutiara Medika Rangkasbitung sebanyak 36 responden dengan teknik random sampling. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon signed Ranks Test. Hasil: Hasil penelitian dapat diketahui bahwa pelekatan bayi sebelum dilakukan intervensi diperoleh nilai rata-rata = 5,03. Sesudah intervensi diperoleh nilai rata-rata = 8,08 dengan demikian mengalami peningkatan tentang pelekatan bayi yang benar sebesar 3,05. Hasil deskriptif variabel Pijat Oketani diketahui bahwa sebelum intervensi diperoleh nilai rata-rata = 3,64. Sesudah intervensi diperoleh nilai rata-rata = 6,86 dengan demikian mengalami peningkatan tentang Pijat Oketani sebesar 3,22. Berdasarkan hasil uji statistik yang mendapat nilai asymp sig. 2 tailed adalah 0,000 (α = 0,05), dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima. Kesimpulan: Ringkasnya, pelekatan bayi dan pijat oketani di Klinik Mutiara Medika Rangkasbitung efektif dalam mencegah puting susu lecet.
Asupan Nutrisi, Indeks Masa Tubuh (IMT) dan Lingkar Lengan Atas (LILA) Ibu Menyusui berhubungan dengan Status Gizi dan Pemberian ASI Ekslusif Bayi Usia 0-6 Bulan Putri Safitri Indriani
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jipki.v2i1.39

Abstract

Latar Belakang: Peran orangtua khususnya ibu dalam pola makan, pemberian gizi seimbang terhadap anak sangat mempengaruhi pertumbuhan dan status gizi anak, Pemenuhan gizi yang seimbang yang sesuai dengan kebutuhan disertai pemilihan bahan makanan yang tepat akan melahirkan status gizi yang baik. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan peran orang tua, pola makan dan pemberian gizi seimbang terhadap status gizi balita di Posyandu Anggrek I Desa Gununngsungging Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi Tahun 2021. Metode: Penelitian kuantitatif yang bersifat eksplanasi. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak balita di Posyandu Anggrek Desa Gunungsungging Kecamatan Surade sejumlah 85 responden. Jumlah sampel penelitian ini diambil dari 60 ibu menyusui yang memiliki bayi usia 0-6 bulan diambil dengan teknik accidental sampling. Uji yang digunakan adalah Uji Chi-square. Hasil: Dengan menggunakan uji chi-square test hubungan peran orang tua terhadap status gizi balita didapatkan hasil p-value sebesar 0. 006 < 0,05 dengan nilai OR sebesar 5,314, hubungan pola makan terhadap status gizi balita didapatkan hasil p-value sebesar  0. 001 < 0,05 dengan nilai OR sebesar 7,680,  hubungan pemberian gizi seimbang terhadap status gizi balita didapatkan hasil p-value sebesar  0. 002 < 0,05 dengan nilai OR sebesar 5,931. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara peran orang tua, pola makan dan pemberian gizi seimbang terhadap status gizi balita di Posyandu Anggrek I Desa Gununngsungging Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi pada tahun 2021. Hubungan yang  terjadi adalah hubungan yang signifikan.
Hubungan Kebiasaan Minum Teh, Kepatuhan Konsumsi Tablet FE dan Status Gizi terhadap Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Lhiana Sugihastuti; Retno Sugesti; Rita Ayu Yolandia
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jipki.v2i1.42

Abstract

Pendahuluan: AKI di Indonesia secara umum terjadi penurunan kematian ibu selama periode 1991- 2015 dari 390 menjadi 305 per 100.000 kelahiran hidup. Jumlah Kematian ibu di provinsi Jawa Barat periode bulan Januari - Juli tahun 2020 sebesar 416 kasus. Kejadian anemia pada ibu hamil mengalami kenaikan dari tahun 2020 sebanyak 56 orang menjadi 103 orang di tahun 2021. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan minum teh, kepatuhan konsumsi fe dan status gizi terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di RSUD Kota Bogor. Methode: Jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil yang berobat ke RSUD Kota Bogor sebanyak 253 responden.  Besarnya sampel penelitian ditentukan dengan rumus Slovin, besarnya sampel berdasarkan rumus Slovin pada penelitian ini berjumlah 72 responden. Cara Pengambilan sampel ini menggunakan Accidental Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariate. Hasil: Hasil analisis nilai hubungan antara kebiasaan minum the p-value sebsesar 0.029, kepatuhan konsumsi tablet fe p-value sebesar 0.005 dan status gizi p-value sebsesar 0.017 dengan kejadian anemia pada ibu hamil di RSUD Kota Bogor.   Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara kejadian anemia dengan kebiasaan minum teh, kepatuhan konsumsi tablet Fe dan status gizi pada ibu hamil di RSUD Kota Bogor.
Hubungan Dukungan Keluarga, Ekonomi dan Pengetahuan terhadap Kelengkapan Imunisasi Dasar Bayi Usia 12 Bulan pada Masa Pandemi Covid-19 Thesya Gianita Nadila
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jipki.v2i1.45

Abstract

Latar belakang: Imunisasi merupakan strategi kesehatan yang sangat efektif untuk mengurangi angka kematian bayi baru lahir serta anak. Tuberkulosis, batuk rejan, difteri, dan hepatitis B adalah beberapa penyakit yang dapat dihindari melalui imunisasi. Jumlah balita yang meninggal dikarenakan penyakit yang sebenarnya mampu dihindari melalui imunisasi merupakan ukuran yang kuat tentang betapa pentingnya imunisasi. Ini tidak penting karena penyakit dapat dihindari dengan imunisasi. Maka dari itu peran tenaga kesehatan, peran keluarga serta pengetahuan orang tua tentang imunisasi sangat penting bagi anak supaya terhindar dari penyakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara dukungan keluarga, ekonomi, dan pengetahuan terhadap kelengkapan imunisasi dasar. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional dan menggunakan strategi non-probability sampling dengan total sampling, jumlah sampel 40 responden, dengan data yang diperoleh dianalisis menggunakan perangkat lunak komputer SPSS. Hasil: Hasil uji analisis statistic dapat terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kelengkapan imunisasi dasar nilai (p-value= 0,009), terdapat hubungan ekonomi dengan kelengkapan imunisasi dasar nilai (p-value=0,021) dan terdapat hubungan pengetahuan dengan kelengkapan imunsasi dasar nilai (p-value=0,002). Kesimpulan: Dari tiga variabel semuanya terdapat ada nya hubungan antara dukungan keluarga,ekonomi, dan pengetahuan vaksin terhadap kelengkapan imunisasi. Tetap dan mempertahankan memberikan pelayanan imunisasi dasar maupun lanjutan sesuai dengan protokol kesehatan, mengatur waktu janjian khusus untuk imunisasi.  
Hubungan Status Ekonomi, Pengetahuan, dan Pola Makan dengan Status Gizi pada Balita di Posyandu Pepaya Desa Citapen Tahun 2021 Lulu Ismi Aziz
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jipki.v2i1.46

Abstract

Latar Belakang: Balita merupakan kelompok usia yang memerlukan asupan gizi yang cukup baik karena pada masa ini terjadi proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Kekurangan gizi pada masa ini akan menyebabkan kegagalan pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan Beberapa faktor yang terkait dengan status gizi balita yaitu kondisi status ekonomi, pengetahuan ibu, dan pola makan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara status ekonomi, Pengetahuan Ibu dan Pola Makan dengan status gizi pada balita di Posyandu Pepaya. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah ibu yang mempunyai balita di Posyandu Pepaya Desa Citapen  pada tahun 2021 sebanyak 60 ibu. Sampel yang digunakan adalah total sampling yaitu semua ibu yang mempunyai balita yakni sebanayk 60 orang. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Hasil: Hasil analisis univariat didapatkan balita bertatus ekonomi tinggi sebanyak 38 orang atau 63,3%. Ibu yang mempunyai  balita dengan pola makan baik sebanyak 45 orang atau 75,0%. Ibu yang mempunyai balita  berpengetahuan baik sebanyak 41 orang atau 68,3%.  Hasil analisis bivariat status gizi dengan status ekonomi didapatkan (p=0,009; OR=4,29), status gizi dengan pengetahuan ibu didapatkan (p=0,004; OR=5,23), dan status gizi dengan pola makan didapatkan (p=0,023;OR=4,00). Kesimpulan: Dari semua hasil analisis disimpulkan terdapat hubungan bermakna antara status ekonomi, pengetahuan ibu, dan pola makan dengan status gizi. Bagi masyarakat diharapkan berperan aktif menjaga asupan gizi balitanya.  
Hubungan Pengetahuan, Persepsi, dan Sikap Ibu Hamil dengan Perilaku Pencegahan Virus Covid-19 Elma Vyana; Nurwita Trisna Sumanti; Ernita Prima Noviyanti
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jipki.v2i1.47

Abstract

Pendahuluan: Penyakit coronavirus (Covid-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh coronavirus yang baru ditemukan. Sebagian besar orang yang terinfeksi virus Covid-19 akan mengalami penyakit pernapasan ringan hingga sedang dan sembuh tanpa memerlukan perawatan khusus. Wabah Covid-19 pertama kali terdeteksi di Wuhan, Cina, pada Desember 2019, dan berkembang dengan cepat. Tahun 2020 menjadi tahun yang cukup berat bagi umat manusia diseluruh dunia. Bencana global berupa pandemik yang diakibatkan oleh virus corona, secara cepat menjadi terror yang mengerikan bagi masyarakat dunia. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan, persepsi, sikap dengan perilaku ibu hamil terhadap pencegahanvirus Covid-19 di BPM E Kota Bogor Tahun 2022 Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di BPM E Kota Bogor sebanyak 154 orang. Sampel pada penelitian ini sebagian ibu hamil yang berkunjung pada periode bulan Januari - Februari di BPM bidan E Kota Bogor Pada Tahun 2021 yaitu 112 orang. Analisis bivariate dilakukan terhadap dua variabel yang diduga berhubungan atau berkorelasi. Uji data menggunakan uji ANOVA dan Uji LSD (Least Significance Difference) Post Hoc Test. Hasil: Hasil Penelitian berdasarkan perilaku ibu hamil terhadap pencegahan virus Covid-19 sebagian besar memiliki perilaku baik sebanyak 76 responden (67,9%), persepsi baik sebanyak 69 responden (61.6%), pengetahuan baik sebanyak 87 responden (77,7%), sikap baik sebanyak 68 responden (60,7%). Kesimpulan: Terdapat hubungan pengetahuan, persepsi, sikap ibu hamil dengan perilaku pencegahan virus Covid-19 di BPM E Pada Tahun 2022.
Pemberian Teh Hijau dan Teknik Relaksasi Otot Progresif berpengaruh terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Mahasiswa Keperawatan Praujian UAS di STIKIM Jakarta Tahun 2021 Hilman Irshadi
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jipki.v2i1.49

Abstract

Latar Belakang: Salah satu bentuk untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan keterampilan mahasiswa adalah dengan ujian, namun mahasiswa yang akan menghadapi ujian seringkali merasa belum siap dan banyak alasan lainya sehingga menimbulkan cemas. Cara untuk menurunkan kecemasan pada mahasiswa ini diantaranya adalah dengan pemberian teh hijau dan terapi teknik relaksasi otot progresif. Tujuan: Untuk membuktikan efektivitas pemberian teh hijau dan teknik relaksasi otot progresif dalam menurunkan tingkat kecemasan mahasiswa keperawatan praujian. Metode: Penelitian quasi eksperimental dengan pendekatan time series design.  Sampel sebanyak 20 mahasiswa dari total populasi 76 mahasiswa yang di ambil dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Penelitian ini menggunakan uji statistik wilcoxon. Analisis multivariat yang digunakan dalam penelitian ini adalah general linear model repeated Measures. Hasil: Hasil penelitian tingkat kecemasan mahasiswa keperawatan praujian diperoleh nilai Sig-value = 0,000. yang berarti sesuai uji wilcoxon jika nilai Sig-value = <0,050 maka penelitian ini terbukti berpengaruh dalam menurunkan kecemasan. Kesimpulan: Terdapat penurunan tingkat kecemasan mahasiswa keperawanan praujian yang diberikan teh hijau dan teknik relaksasi otot progresif.
Hubungan Fasilitas Kesehatan, Sikap dan Psikologis dengan Kesiapan Persalinan dalam Masa Pandemi Covid-19 pada Ibu Hamil Trimester 3 di PMB Cisarua Tahun 2022 Desti Arisanti; Agustina Sari
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jipki.v2i1.50

Abstract

Pendahuluan: Ibu hamil dan ibu bersalin termasuk dalam kelompok rawan tertular Covid-19, terdapat 536 Ibu hamil terinfeksi Covid-19, 278 orang (52 %) diantaranya dengan status tanpa gejala (OTG) dan berakibat menyumbangkan 20 persen angka kematian Ibu hamil di Indonesia. Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan fasilitas kesehatan, sikap, dan psikologis pada ibu hamil trimester 3 dalam masa pandemi Covid-19 di PMB Cisarua tahun 2022. Metode: Deskriptif Analitik dengan rancangan studi korelasional kuantitatif, dengan sampel adalah total populasi ibu hamil trimester 3 di PMB Cisarua berjumlah 34 orang. Instrumen penelitian berupa skala model linkert. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Berdasarkan uji chi-Square nilai p-value hubungan Fasilitas Kesehatan dengan kesiapan persalinan sebesar 0,546 ≥ 0,05, p-value hubungan sikap dengan kesiapan persalinan sebesar 0,176 ≥ 0,05, p-value hubungan sikologis dengan kesiapan persalinan sebesar 0,319 ≥ 0,05. Kesimpulan: Sehingga H0 diterima Ha ditolak yang menunjukan tidak ada hubungan fasilitas kesehatan, sikap dan Psikologis dengan Kesiapan Persalinan dalam masa pandemi Covid-19 pada ibu hamil trimester 3 di PMB di Cisarua tahun 2022.