cover
Contact Name
-
Contact Email
jsainsterapan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jsainsterapan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kumbang No.14, RT.02/RW.06, Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat 16128
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian
ISSN : 20888732     EISSN : 27225232     DOI : https://doi.org/10.29244/jstsv
Jurnal Sains Terapan (JST) publishes articles in Applied Science, Applied Agriculture, Applied Technology-Information, and Applied Agribusiness issues.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 186 Documents
TINGKAT KEPATUHAN DAN KETERSAMPAIAN INFORMASI SPT PADA GURU DAN KARYAWAN SEKOLAH DI BOGOR: Level of Compliance and Delivery of SPT Information to Teachers and School Employees in Bogor Mela Nurdialy; Aulia Hidayati; Novi Rosyanti; Ratih Pratiwi; Eka Merdekawati
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 12 No. Khusus (2022): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Vol
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.12.Khusus.133-147

Abstract

Principals, teachers, treasurers, and school employees in Bogor city are individual taxpayers (WP OP). Compliant taxpayers report income and tax payments following applicable laws. WP OP should report the annual personal income tax return (SPT) electronically using e-SPT or e-filing.The Directorate General of Taxes (DGT) has published and socialized SPT reporting and provided an online DGT website to facilitate annual SPT reporting.The purpose of this study was to determine the level of compliance with tax payments and reporting of Annual PPh WP OP SPT and the level of electronic submission of Annual PPh SPT filling and delivery information to school managers (principals, teachers, treasurers, and school employees) in the city of Bogor.This descriptive qualitative research uses primary data using a survey method by distributing questionnaires with a simple random sampling to teacher respondents, principals, treasurers, and school employees in Bogor city.Most of the respondents (90%) comply with their obligations as taxpayers. All respondents considered training to fill out SPT useful, but 66% had difficulty getting information regarding procedures for filling out SPT, and 96% of respondents felt that DGT rarely held training for filling out e-SPT. Most respondents know SPT reporting information from friends, superiors, family, and office. DGT must increase the number, materials, and publication media and socialize filling out the Annual SPT to the public. ABSTRAKKepala sekolah, guru, bendahara dan karyawan sekolah di kota Bogor merupakan wajib pajak orang pribadi (WP OP). Wajib pajak yang patuh melakukan pelaporan penghasilan dan pembayaran pajak sesuai dengan undang-undang yang berlaku. WP OP sebaiknya melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan Pajak Penghasilan orang pribadi secara elektronik menggunakan e SPT atau e-filing.Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah melakukan publikasi dan sosialisasi pelaporan SPT serta menyediakan website DJP online untuk memfasilitasi pelaporan SPT Tahunan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepatuhan pembayaran pajak dan pelaporan SPT Tahunan PPh WP OP serta tingkat ketersampaian informasi pengisian dan pelaporan SPT Tahunan PPh secara elektronik pada pengelola sekolah (kepala sekolah, guru, bendahara dan karyawan sekolah) di kota Bogor.Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif deskriptif yang menggunakan data primer dengan menggunakan metode survey melalui penyebaran kuesioner dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling kepada responden guru, kepala sekolah, bendahara dan karyawan sekolah di kota Bogor.Sebagian besar responden (90%) patuh melaksanakan kewajibannya sebagai Wajib Pajak. Seluruh responden menganggap pelatihan pengisian SPT bermanfaat namun 66% responden kesulitan untuk mendapatkan informasi mengenai tatacara pengisian SPT dan 96% responden merasa DJP jarang mengadakan pelatihan pengisian e-SPT. Kebanyakan responden mengetahui informasi pelaporan SPT dari teman, atasan, keluarga dan kantor. DJP harus meningkatkan jumlah, materi, dan media publikasi dan sosialisasi pengisian SPT Tahunan kepada masyarakat.
PENGARUH TERPAAN BERITA DAN KREDIBILITAS PEMBERITAAN OMICRON PADA KOMPAS.COM TERHADAP PERILAKU SEHAT MAHASISWA DKI JAKARTA: Influence between News Exposure and News Credibility of Omicron on Kompas.com Toward DKI Jakarta Students’ Healthy Behavior Agung Pangestu; Muhammad Isnaini
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 12 No. Khusus (2022): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Vol
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.12.Khusus.154-164

Abstract

This research aims to determine how much the influence between news exposure and news credibility of omicron on Kompas.com toward DKI Jakarta students’ healthy behavior, both partially and simultaneously. This research uses a quantitative approach with an online survey method to 100 respondents as a sample. Statistical test using SPSS 25 versions. This research using uses and gratification theory as the theoretical basis. The result showed that there is a significant and positive influence between the news exposure of COVID-19 omicron variant toward student’ healthy behavior about 11.6%, otherwise there is a significant and positive influence between the news credibility of omicron on Kompas.com toward student’s healthy behavior about 22.24%, and simultaneously have a significant and positive influence between the news exposure of COVID-19 omicron variant and news credibility of omicron on Kompas.com toward student’s healthy behavior about 33.4% and 66.6% the rest is another variable that not examined in this research. In conclusion, all hypotheses in this research. Ho is rejected and Ha is accepted. Recommendations in this research were Kompas.com can be able to present news that is more trustworthy to the public so that the credibility of the media will be higher and more and more people will actively choose to use Kompas.com media as a medium to meet their information needs. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh terpaan berita dan kredibilitas pemberitaan omicron pada Kompas.com terhadap perilaku sehat mahasiswa DKI Jakarta, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang disebarkan secara daring kepada 100 responden yang menjadi sampel pada penelitian ini. Uji statistik penelitian ini menggunakan SPSS versi 25. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah uses and gratifications theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dan positif pada variabel terpaan berita sebesar 11,6% terhadap perilaku sehat, selain itu terdapat pengaruh yang signifikan dan positif pada variabel kredibilitas pemberitaan omicron pada Kompas.com sebesar 22,24% terhadap perilaku sehat mahasiswa, dan secara simultan variabel terpaan berita dan kredibilitas pemberitaan omicron pada Kompas.com terhadap perilaku sehat mahasiswa menunjukkan terdapat pengaruh sebesar 33,4% dan 66,6% sisanya merupakan variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Maka dapat disimpulkan bahwa seluruh hipotesis pada penelitian ini Ho ditolak dan Ha diterima. Rekomendasi pada penelitian ini adalah Kompas.com dapat mampu menyajikan berita-berita yang lebih dapat dipercaya oleh masyarakat sehingga kredibilitas media akan semakin tinggi dan semakin banyak masyarakat yang secara aktif memilih untuk menggunakan media Kompas.com sebagai media untuk memenuhi kebutuhan akan informasinya.
EVALUASI PENERAPAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE PADA LINI PRODUKSI PACKHOUSE DI PT XWZ, Tbk- NAROGONG PLANT Doni Yusri; Chairul Anwar
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 12 No. Khusus (2022): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Vol
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.12.Khusus.1-14

Abstract

PT XWZ is a manufacturing company that produces several types of cement. The maintenance of the production performance by employees at this company is important due to increasing productivity meet. If the production process runs according to the planned schedule, it will produce quality products, the right time to complete the production process, and low production costs. The implementation of Total Productive Maintenance (TPM) is one of solutions to improve production performance by involving the company's human resources for maintaining in production including the management of equipment and machine maintenance. There are several aims in this study aims, namely evaluating the implementation of TPM, evaluating the facility maintenance management system, identifying the implementation of the 8 pillars of TPM, analyzing the application of 5S culture, and analyzing the F-Tags Category. The results showed that TPM activities, facility maintenance, implementation of the 8 pillars, 5S culture had been carried out well. ABSTRAKPT XWZ, Tbk merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi semen. Perawatan peralatan dan mesin oleh karyawan di lini produksi pada perusahaan menjadi penting dikarenakan tuntukan produktivitas yang semakin tinggi. Proses produksi yang berjalan sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan, akan mempengaruhi kualitas produk yang dihasilkan, waktu penyelesaian proses produksi yang tepat, serta biaya produksi yang murah. Penerapan Total Productive Maintenance (TPM) merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kinerja produksi dengan melibatkan sumberdaya manusia yang dimiliki perusahaan terhadap perawatan lini produksi termasuk mesin packhouse. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan TPM, mengevaluasi sistem manajemen perawatan fasilitas, mengevaluasi pelaksanaan 8 pilar TPM, mengidentifikasi pelaksanaan budaya 5S, dan menganalisis F-Tags Category. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan TPM, perawatan fasilitas, pelaksanaan 8 pilar, budaya 5S telah dilakukan dengan baik namun belum maksimal.
PERSEPSI TENTANG DAMPAK PARIWISATA TERHADAP BUDAYA MASYARAKAT (Studi Kasus di Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas Jawa Tengah): Perception about Tourism Impact to Community Culture (Case in Baturraden District Banyumas Regency Central Java) Bedi Mulyana; Dyah Prabandari; Dwi Suci Riyanti
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 12 No. Khusus (2022): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Vol
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.12.Khusus.22-36

Abstract

Baturraden, Banyumas Regency, Central Java, is one of the tourist destinations that has the potential for future tourism development. The development of tourism in this region has an impact on regional development and the people who live in the area. One of those affected is the change in the cultural conditions of the community along with the development of tourism in the region. Cultural aspects that are intended include; religion and belief, organization and kinship, knowledge, equipment and technology, livelihood, language and arts. The study was conducted to see the community's perspective on tourism and its impact on cultural conditions in this region. The results of the study can be an initial consideration for tourism stakeholders in determining plans and actions to support tourism development in their area so that tourism development can provide optimal benefits, especially to the communities of Baturraden in the future. ABSTRAKBaturraden, Kabupaten Banyumas Jawa Tengah merupakan salah satu destinasi wisata yang memiliki potensi pengembangan pariwisata ke depan. Pengembangan pariwisata di wilayah ini memberikan dampak terhadap pembangunan wilayah dan masyarakat yang tinggal di daerah. Salah satu yang terkena dampak adalah perubahan budaya masyarakat seiring perkembangan pembangunan pariwisata di wilayahnya. Aspek budaya yang dimaksudkan meliputi; religi dan kepercayaan, kekerabatan dan organisasi, pengetahuan, perlengkapan dan teknologi, mata pencaharian, bahasa serta kesenian. Penelitian dilakukan untuk melihat perspektif masyarakat terhadap pariwisata dan dampaknya terhadap kondisi budaya di wilayah Ini. Hasil penelitian dapat menjadi pertimbangan awal para pelaku (stakelohders) kepariwisataan dalam menentukan rencana dan tindakan untuk mendukung pengembangan pariwisata di wilayahnya supaya pembangunan pariwisata dapat memberikan manfaat yang optimal, khususnya kepada masyarakat Baturraden Kabupaten Banyumas ke depannya.
FUNGSI POMPA AIR TENAGA SURYA DALAM MENUNJANG KETERSEDIAAN AIR BERSIH UNTUK MENDUKUNG PEMENUHAN KEBUTUHAN HIDUP KELUARGA DAN PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA (Studi Kasus Kampung Lairoka, Desa Kamanggih, Kecamatan Kahaungu Eti, Kabupaten Sumba Timur) Sapto Nugroho
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 12 No. Khusus (2022): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Vol
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.12.Khusus.181-189

Abstract

A solar water pump system was built and used to meet the clean water needs of the community so that they can live a decent life. Lairoka Village, Kamanggih Village, received assistance with clean water facilities, so that people's lives were better, because previously they had to allocate a lot of time to fetch water in deep valleys hundreds to thousands of meters from their homes. The purpose of this research is to find out : (1) changes in the pattern of time allocation for community activities; (2) changes and forms of community productive activities. Changes in the time allocated become less after clean water is available, so families have free time that can be used for productive activities. In children, both boys and girls, there is a change in time from having to set aside 40% of their time, to only 8% of their time to fetch water. So that those who own about 32% can do other things that are more productive, as well as from the mother's side, the pattern of time allocation has also changed, and has 17% free time that can be utilized. ABSTRAKSistem pompa air tenaga surya dibangun dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat agar dapat hidup dengan layak. Kampung Lairoka Desa Kamanggih, mendapatkan bantuan fasilitas air bersih, supaya hidup masyarakat lebih baik, karena sebelumnya mereka harus mengalokasikan banyak waktu untuk mengambil air di lembah yang dalam dengan jarak ratusan hingga ribuan meter dari rumah mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) perubahan pola alokasi waktu kegiatan masyarakat; (2) perubahan dan bentuk kegiatan produktif masyarakat. Perubahan waktu yang dialokasikan menjadi lebih sedikit setelah adanya air bersih, sehingga keluarga memiliki waktu luang yang dapat digunakan untuk melakukan kegiatan produktif. Pada anak-anak baik laki-laki maupun perempuan, terdapat perubahan waktu dari yang harus menyisihkan 40% waktunya, menjadi tinggal 8% waktunya untuk mengambil air. Sehingga yang yang dimiliki sekitar 32% bisa melakukan hal lain yang lebih produktif, begitu pula dari sisi Ibu, pola alokasi waktu juga berubah, dan memiliki 17% waktu luang yang dapat dimanfaatkan.
ORIENTASI PREFERENSI PENGUNJUNG TERHADAP SUBJEK INTERPRETASI ALAM DI TAMAN WISATA ALAM GUNUNG PAPANDAYAN: Orientation of Visitors' Preferences to The Subject of Natural Interpretation at Gunung Papandayan Natural Tourism Park Helianthi Dewi; Firda Nur Maulida
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 12 No. Khusus (2022): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Vol
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.12.Khusus.67-80

Abstract

AAn orientation study of visitor preferences is important to consider policies that must be taken by area managers regarding the development of interpretation programs. This study aims to analyze preferences among visitor segmentation on the attractiveness of interpretation subjects and analyze interpretation subjects that are considered important by visitors. The research was conducted by distributing questionnaires regarding preferences for the subject of fauna, flora, and natural phenomena to visitors. The segmentation of visitor preferences was analyzed using cluster analysis, namely grouping respondents based on the similarity of the answers given. The results showed that the highest preference of visitors in the Mount Papandayan Natural Tourism Park area was on the subject of natural phenomena (including landscapes). The preference for the subject of fauna and flora is lower. The development of activities in the interpretation program is based on age characteristics and preferences for natural subjects. ABSTRAKKajian orientasi preferensi pengunjung penting untuk mempertimbangkan kebijakan yang harus diambil oleh pengelola kawasan terkait pengembangan program interpretasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi diantara segmentasi pengunjung terhadap daya tarik subjek interpretasi dan menganalisis subjek interpretasi yang dianggap penting oleh pengunjung. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner mengenai preferensi terhadap subjek fauna, flora, dan fenomena alam kepada pengunjung. Segmentasi preferensi pengunjung dianalisis dengan menggunakan cluster analysis, yaitu mengelompokkan responden berdasarkan kesamaan jawaban yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa preferensi pengunjung yang tertinggi di kawasan Taman Wisata Alam Gunung Papandayan yaitu pada subjek fenomena alam (termasuk bentang alam). Adapun preferensi terhadap subjek fauna dan flora lebih rendah. Pengembangan aktivitas dalam program interpretasi didasarkan pada karakteristik usia dan preferensinya terhadap subjek alam.
PERKIRAAN EMISI GAS RUMAH KACA DARI TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH BERBASIS REDUCE, REUSE, RECYCLE (3R) DI KOTA BOGOR: Green House Gasses Estimation of Municipal Recycling Facilities (MRF) In Bogor City Yudith Vega Paramitadevi; Nurul Jannah; Beata Ratnawati
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Volume 1
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.12.2.26-36

Abstract

Greenhouse gasses (GHGs) emissions are currently a worldwide concern, both in the process of reducing or preventing them. The study aims to calculate and to assess the contribution of GHGs based on waste management activities at the MRF. The activity components is special activities at MRF (composting). The estimation of greenhouse gas emissions is calculated based on the 2006 Tier 1 method of The Intergovernmental Panel on Climate Change. The GHGs assessment is carried out on these two processes, starting from the production of waste from domestic sources to composting. The study indicates that the average value of GHGs calculations for composting activities at MRF is 0.182 tons CO2-eq/year. If the calculation of waste reduction through the composting process at TPS 3R is applied, the average GHG reduction percentage is 0.16%. Moreover, there is a causal relationship between the waste management program and the reduction in landfill waste, which will lead to reduced GHGs emissions. ABSTRAKEmisi gas rumah kaca (GRK) saat ini menjadi perhatian seluruh dunia, baik itu dalam proses pengurangan ataupun pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung dan menilai kontribusi GRK khususnya pada aktivitas komposting di TPS 3R. Estimasi emisi gas rumah kaca dihitung berdasarkan metode The Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) Tahun 2006 Tier 1. Metode pengelolaan sampah eksisting di TPS 3R disandingkan dengan metode pengelolaan sampah tanpa TPS 3R/ langsung dibawa ke TPA Galuga. Penilaian GRK dilakukan terhadap dua proses tersebut, dimulai dari produksi sampah sumber timbulan domestik hingga pengomposan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan nilai rerata perhitungan GRK untuk kegiatan pengomposan di TPS 3R diperoleh sebesar 0,182 ton CO2-eq/tahun. Apabila perhitungan reduksi sampah melalui proses komposting di TPS 3R diterapkan, persentase reduksi rerata GRK diperoleh sebesar 0,16%. Dengan demikian ada hubungan sebab akibat antara program pengolahan sampah dengan pengurangan timbunan sampah di TPA, yang akan menyebabkan berkurangnya emisi GRK.
SCREENING PANELIS INTERNAL DI PT FOODEX INTI INGREDIENTS: Internal Panelist Screening at PT Foodex Inti Ingredients Sabna Sabilla Adera; Neny Mariyani; Fifi Fitria Eddy
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Volume 1
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.12.2.49-59

Abstract

Internal panelist screening is a selection activity for a panelist who can recognize and have good sensory attribute sensitivity. This study aims to obtain internal panelists with a minimal category as moderately trained panelists, who will then be used as panelists for the differentiation test. Screening panelists at PT Foodex Inti Ingredients were carried out by conducting several sensory sensitivity tests, namely basic taste identification test, basic taste intensity test, aroma identification test, and flavor identification test. The screening internal panelist was attended by 14 participants from several different departments. Participants must be able to meet the requirements that have been set to become panelists, these requirements are: (1) to have a 100% correct score on the identification and basic taste intensity test, and (2) to have a minimum score of 70% of the overall score. Based on the tests, 5 participants managed to become internal panelists at PT Foodex Inti Ingredients. These five internal panelists will join other internal panelists and be used as a panelist in the differentiation test. Participants who do not pass are allowed to join the internal panelist screening in the next period. ABSTRAKScreening panelis internal merupakan kegiatan seleksi panelis internal yang mampu mengenali dan memiliki kepekaan atribut sensori dengan baik. Tujuan dari studi ini adalah untuk mendapatkan Screening panelis di PT Foodex inti Ingredients dilakukan dengan melakukan beberapa uji kepekaan sensori yaitu uji identifikasi rasa dasar, uji intensitas rasa dasar, uji identifikasi aroma, dan uji identifikasi flavor. Kegiatan screening panelis internal diikuti oleh 14 peserta yang berasal dari beberapa departemen berbeda. Peserta harus dapat memenuhi syarat yang telah ditetapkan untuk menjadi panelis, syarat tersebut yaitu: (1) memiliki nilai benar 100 % pada uji identifikasi dan intensitas rasa dasar, dan (2) memiliki nilai minimal 70 % dari nilai keseluruhan. Berdasarkan uji yang telah dilakukan, didapatkan 5 peserta yang berhasil menjadi panelis internal di PT Foodex Inti Ingredients. Kelima panelis internal ini akan bergabung dengan panelis internal lainnya dan digunakan sebagai panelis pada uji pembedaan, sedangkan peserta yang tidak lolos diberikan kesempatan untuk melakukan screening panelis internal di periode selanjutnya.
TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY UNTUK MEMORABILIA PAMERAN: “OURCHETYPE”: Augmented Reality Technology for Exhibition Memorabilia : "Ourchetype" Amata Fami; Alif Muhammad Hikmat
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Volume 1
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.12.2.60-76

Abstract

Tujusemesta strives to build exhibitions that attract visitors and involve visitors directly. The exhibition entitled "Ourchetype" or defined as "Our Archetype" uses a human empathy approach from C.G. Jung. Archetypes are patterns, habits, and symbols that appear in the human subconscious and shape personality and influence decision-making. Jung stated that Archetypes were ancient legacies that humans could share in common. Archetypes are the main content in this second exhibition with the help of visualization using interactive media in the form of Augmented reality, which appears as an innovation. Innovation is needed to improve the quality of exhibitions while remaining relevant and attracting more visitors. Augmented reality technology can help visitors feel closer to the exhibition because visitors can slowly understand the topic of Archetypes for a long time so that interactive media can function optimally. Visitors will receive the merchandise in character stickers according to their respective archetypes, which are "markers" of the created Augmented reality so that visitors can continue to explore content outside of exhibition time. The addition of Augmented reality Technology to this exhibition uses applied practical methods as needed by considering various references and literacy. The stages used are ideation, software selection, prototyping, approval, production process work, product presentation, providing company feedback, and making the final product. Augmented reality application content for Ourchetype Interaction exhibition memorabilia has been successfully designed and implemented. The Android Augmented reality application has been successfully built and tested. This application can be used on Android smartphones with a minimum API level of 25, namely Android 7.1 Nougat, and supports the Vuforia Fusion library. ABSTRAKTujusemesta berusaha untuk membangun pameran yang menarik pengunjung dan melibatkan pengunjung secara langsung. Pameran yang bertajuk “Ourchetype” atau didefinisikan sebagai “Our Archetype” ini menggunakan pendekatan empati manusia dari C.G. Jung. Arketipe adalah pola, kebiasaan, dan simbol yang muncul di alam bawah sadar manusia dan membentuk kepribadian serta memengaruhi pengambilan keputusan. Jung menyatakan bahwa Arketipe adalah warisan kuno yang dapat membuat manusia berbagi hal yang sama. Arketipe merupakan konten utama dalam pameran kedua ini dengan bantuan visualisasi menggunakan media interaktif berupa Augmented reality, yang muncul sebagai sebuah inovasi. Inovasi diperlukan untuk meningkatkan kualitas pameran namun tetap relevan dan menarik lebih banyak pengunjung. Teknologi Augmented reality dapat membantu membuat pengunjung merasa lebih dekat dengan pameran, karena pengunjung dapat memahami topik Arketipe secara perlahan dan dalam waktu yang lama sehingga memungkinkan media interaktif dapat berfungsi secara optimal. Pengunjung akan mendapatkan merchandise berupa stiker karakter sesuai Arketipe masing-masing, yang merupakan “marker” dari Augmented reality yang dibuat, sehingga pengunjung dapat terus mengeksplorasi konten di luar waktu pameran. Penambahan Teknologi Augmented reality pada pameran ini menggunakan metode praktis terapan sesuai kebutuhan dengan mempertimbangkan berbagai referensi dan literasi. Tahapan yang digunakan adalah ideation, pemilihan software, pembuatan prototype, approval, pengerjaan proses produksi, presentasi produk dan pemberian feedback dari perusahaan, serta pembuatan produk akhir. Konten aplikasi Augmented reality untuk memorabilia pameran Ourchetype Interaction telah berhasil dirancang dan diimplementasikan. Aplikasi Android Augmented reality telah berhasil dibangun dan diuji. Aplikasi ini dapat digunakan pada smartphone Android dengan API level minimal 25 yaitu Android 7.1 Nougat, dan mendukung library Vuforia Fusion.
PENGEMBANGAN PRODUK DIMSUM BERBAHAN DASAR UBI UNGU (IPOMOEA BATATAS L.): Development of Dimsum Product from Purple Sweet Potato (Ipomoea batatas L.) Vieta Annisa Nurhidayati; Annisa Rizkiriani; Ani Nuraeni; Andika Ghea Prameswari; Chandra Elsa Marlina; Fikri Khair Naqli
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Volume 1
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.12.2.98-109

Abstract

Dimsum is a snack dish that is generally cooked with steaming technique and made from wheat flour, sago flour, and can be filled with chicken or fish with a soft texture. This research was conducted to develop sweet dimsum product made from local food. Dimsum product development is done by modifying the main ingredients into purple sweet potato and dimsum skin into rice paper. Modification of dimsum aims to produce a snack product rich in anthocyanins and high in fiber. The research used experimental method with three formulations of adding peanuts to purple sweet potato. The stages of the research include the determination and development of ideas, trials of making products based on recipes, production, organoleptic testing, and product finalization. Organoleptic test was conducted on 30 untrained panelists to find out the best formula. The best formula is purple sweet potato with a weight of 80 g purple sweet potato and 15 g peanut. One serving of purple sweet potato dimsum has an energy content of 323 Cal; 9.8 g protein; fat 15.4 g; carbohydrates 41.1 g; and 17.7 g of fiber which meets the daily energy needs of 15% and daily fiber of 60%. ABSTRAKDimsum merupakan hidangan snack asin yang umumnya dimasak dengan teknik steaming berbahan dasar tepung terigu, tepung sagu, dan dapat ditambahkan dengan daging ayam ataupun ikan dengan tekstur lembut. Penelitian dilakukan untuk mengembangkan produk dimsum manis berbahan dasar pangan lokal. Pengembangan produk dimsum dilakukan dengan memodifikasi bahan utama menjadi ubi ungu dan kulit dimsum menjadi rice paper. Modifikasi produk dimsum ini untuk menghasilkan produk makanan selingan kaya akan antosianin dan tinggi serat. Penelitian metode eksperimen dengan tiga perlakuan penambahan kacang tanah terhadap ubi ungu. Tahapan penelitian meliputi penentuan dan pengembangan ide, uji coba pembuatan produk berdasarkan resep, produksi produk, uji organoleptik dan finalisasi produk. Uji organoleptik dilakukan kepada 30 panelis tidak terlatih untuk mengetahui formula terbaik. Formula terbaik adalah ubi ungu dengan berat ubi ungu 80 g dan kacang tanah 15 g. Satu porsi dimsum ubi ungu memiliki kandungan energi 323 Kal; protein 9,8 g; lemak 15,4 g; karbohidrat 41,1 g; dan serat 17,7 g yang memenuhi kebutuhan energi harian sebesar 15% dan serat harian sebanyak 60%.

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Sains Terapan: Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Sains Terapan: Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Volume 1 Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Volume 1 Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Volume 1 Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Volume 1 Vol. 12 No. Khusus (2022): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Vol Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Sains Terapan, Volume 11 Nomor 2, Tahun 2021 Vol. 11 No. 1 (2021): Jurnal Sains Terapan, Volume 11 Nomor 1, Tahun 2021 Vol. 10 No. 2 (2020): Jurnal Sains Terapan, Volume 10 Nomor 2, Tahun 2020 Vol. 10 No. 1 (2020): Jurnal Sains Terapan, Volume 10 Nomor 1, Tahun 2020 Vol. 9 No. 1 (2019): Jurnal Sains Terapan, Volume 9 Nomor 1, Tahun 2019 Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Sains Terapan, Volume 8 Nomor 1, Tahun 2018 Vol. 7 No. 1 (2017): Jurnal Sains Terapan, Volume 7 Nomor 1, Tahun 2017 Vol. 6 No. 1 (2016): Jurnal Sains Terapan, Volume 6 Nomor 1, Tahun 2016 Vol. 5 No. 1 (2015): Jurnal Sains Terapan, Volume 5, Nomor 1, Tahun 2015 Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Sains Terapan, Volume 4, Nomor 2, Tahun 2014 Vol. 4 No. 1 (2014): Jurnal Sains Terapan, Volume 4, Nomor 1, Tahun 2014 Vol. 3 No. 1 (2013): Jurnal Sains Terapan, Volume 3, Nomor 1, Tahun 2013 Vol. 2 No. 1 (2012): Jurnal Sains Terapan, Volume 2, Nomor 1, Tahun 2012 Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Sains Terapan, Volume 1, Nomor 1, Tahun 2011 More Issue