cover
Contact Name
-
Contact Email
jsainsterapan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jsainsterapan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kumbang No.14, RT.02/RW.06, Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat 16128
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian
ISSN : 20888732     EISSN : 27225232     DOI : https://doi.org/10.29244/jstsv
Jurnal Sains Terapan (JST) publishes articles in Applied Science, Applied Agriculture, Applied Technology-Information, and Applied Agribusiness issues.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 186 Documents
ANALISIS BUSINESS CANVAS MODEL POTENSI WISATA EDUKASI KAMPUS SEBAGAI DAYA TARIK WISATA EDUKASI (Studi Kasus Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor, Bogor, Jawa Barat): Business Canvas Model Analysis of University Potential as Educational Tourism Attraction (Case Study Vocational College of IPB University, Bogor, Jawa Barat) Natasha Indah Rahmani; Kania Sofiantina Rahayu
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Volume 1
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.12.2.86-97

Abstract

Educational tourism is a branch of tourism that combines recreation with learning. Several campuses in the world have implemented educational tourism that takes place on campus and other public places that has the purpose to increase the regional income of an area as well as recreation for the tourist. To be able to make the Vocational School campus a tourist spot, it is necessary to create a business process that can explain how the tourism program will be run in a sustainable manner. The primary data collection method in the form of interviews was conducted with related actors and then analyzed using the 6A tourism component method, stakeholder analysis, and analysis. BMC (Business Model Canvas). Several related actors involved in this program involve various kinds of collaboration, both from the vocational school and from the government and private sectors. Starting from the Lecturer Team and the Deputy Dean of Infrastructure who has strong influence and interest because they are directly involved in managing tourist sites and making tourism programs for the Department of Transportation and the Hospitality Industry which has an important role but does not have much power in this program. ABSTRAKWisata Edukasi merupakan salah satu cabang dalam kepariwisataan yang menggambukan rekreasi dengan pembelajaran. Beberapa kampus di dunia memiliki kegiatan wisata edukasi yang bertempat di kampus maupun tempat-tempat publik lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan sebuah daerah sekaligus berekreasi. Untuk dapat membuat kampus Sekolah Vokasi menjadi tempat wisata, perlu dibuat proses bisnis yang bisa menjelaskan bagaimana program wisata akan dijalankan secara berkelanjutan. Metode pengambilan data primer berupa wawancara dilakukan kepada aktor terkait dan selanjutnya dianalisis dengan metode metoda komponen pariwisata 6A, stakeholder analysis dan analisis. BMC (Business Model Canvas). Beberapa aktor terkait yang terlibat pada program ini melibatkan berbagai macam kolaborasi baik dari pihak sekolah vokasi maupun dari sisi pemerintahan dan sektor privat. Mulai dari Tim Dosen dan Wakil Dekan Sarana Prasarana yang memiliki Pengaruh dan Kepentingan tinggi karena terlibat langsung dalam pengelolaan lokasi wisata dan pembuatan program wisata hingga ada Dinas Perhubungan dan Industri Perhotelah yang memiliki peran penting tapi tidak terlalu memiliki kekuatan dalam program ini.
PENERAPAN TARGET COSTING DALAM UPAYA EFISIENSI BIAYA PRODUKSI UNTUK PENINGKATAN LABA PADA CV GALUH SARI BOGOR: Implementation of Target Costing In Production Cost Efficiency for Increasing Profit at CV Galuh Sari Bogor Rahmat Saleh; Iman Firmansyah; Dadang Iwan Riswandi
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Volume 1
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.12.2.1-14

Abstract

The company's goal is to make a profit by producing quality products needed by consumers in maximizing profits so that the company's going condition can be maintained. To achieve maximum profit, the company needs to make/stipulate policies. Policies implemented by the company such as production cost planning improve production cost efficiency. The purpose of this study was to analyze the differences in production costs before and after the implementation of the target costing method at CV Galuh Sari. This study uses a qualitative approach in the form of case studies and the types of data used are qualitative and quantitative data. The results showed that the application of target costing in planning can make production costs efficient, namely Rp. 11 946 400, this means that the target costing method has proven to have a positive impact on company profit planning. ABSTRAKTujuan perusahaan yaitu untuk mencari keuntungan dengan cara menghasilkan produk berkualitas yang dibutuhkan oleh konsumen dalam memaksimalkan laba agar keberlangsungan hidup (going contion) perusahaan dapat dipertahankan. Untuk mencapai laba yang maksimal perusahaan perlu membuat/menetapkan kebijakan. Kebijakan yang diterapkan oleh perusahaan seperti perencanaan biaya produksi guna meningkatkan efisiensi biaya produksi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan biaya produksi sebelum dan sesudah penerapan metode target costing pada CV Galuh Sari. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berupa studi kasus dan jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan target costing dalam perencanaan dapat mengefisiensi biaya produksi, yaitu sebesar Rp11 946 400, ini berarti metode target costing terbukti berdampak positif dalam perencanaan laba perusahaan.
INFESTASI EKTOPARASIT PADA KUCING LIAR DI KAMPUS IPB GUNUNG GEDE: Ectoparasite Infestation on Stray Cats at IPB Gunung Gede Campus Tetty Barunawati Siagian
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Volume 1
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.12.2.15-25

Abstract

The stray cats population in Indonesia is increasing. This increased of stray cats population is because stray cats breed easily. The increased stray cats population has a high potential for the spread of disease between stray cats. One of them is a disease caused by ectoparasite infestation in stray cats. Ectoparasites that can infected stray cats are mites, lice and fleas. Ectoparasite infestations cause discomfort, pain, cause death in the long term and can transmit disease to humans (zoonosis). This study aims to investigate ectoparasite infestations on stray cats in the IPB Gunung Gede campus area. The study was conducted on 18 stray cats consisting of 10 female and 8 male cats for 2 days. Physical examination of the animals was carried out to check for ectoparasite infestation followed by microscopic examination of skin scraping and earwax samples use 10% KOH. Physical examination of stray cats showed that 18 stray cats were positive for ectoparasites with more than one ectoparasite infestation. The presentation of ectoparasite infestation on stray cats was 100% consisting of 88% mite infestation, 33% lice infestation and 55% flea infestation. Mite infestation was higher than lice and fleas, this was due to the very diverse on cats. Mite infestation consisting of Otodectes cynotis 77%, Sarcoptes scabiei 27.7%, Lynxacarus radovskyi 33% and Cheyletiella sp 5.5%. The high infestation of mites in stray cats can cause zoonotic diseases, otitis, allergic reactions and death. ABSTRAKPopulasi kucing liar meningkat jumlahnya di Indonesia. Peningkatan populasi kucing liar dikarenakan kucing mudah untuk berkembangbiak. Peningkatan populasi kucing liar tersebut berpotensi tinggi dalam penyebaran penyakit antar kucing liar. Salah satunya yaitu penyakit yang disebabkan oleh infestasi ektoparasit pada kucing liar. Ektoparasit yang dapat menginfestasi kucing liar yaitu tungau, kutu dan pinjal. Infestasi ektoparasit menyebabkan ketidaknyamanan, kesakitan, menyebabkan kematian dalam jangka panjang dan dapat menularkan penyakit ke manusia (zoonosis). Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi infestasi ektoparasit pada kucing liar yang berada di areal kampus IPB Gunung Gede. Penelitian dilakukan pada 18 ekor kucing liar yang terdiri dari 10 ekor kucing betina dan 8 ekor kucing jantan selama 2 hari. Pemeriksaan fisik hewan dilakukan untuk memeriksa adanya infestasi ektoparasit dilanjutkan dengan pemeriksaan sampel kerokan kulit dan rambut serta sampel kotoran telinga secara mikroskopis dengan menggunakan KOH 10%. Pemeriksaan fisik terhadap kucing liar menunjukan bahwa 18 ekor kucing liar positif adanya ektoparasit dengan infestasi ektoparasit lebih dari satu. Presentasi infestasi ektoparasit pada kucing liar yaitu 100% yang terdiri dari 88% infestasi tungau, 33% infestasi kutu dan 55% infestasi pinjal. Infestasi tungau lebih tinggi dibandingkan kutu dan pinjal, hal ini disebabkan infestasi tungau pada kucing sangat beragam yang terdiri dari Otodectes cynotis 77%, Sarcoptes scabiei 27,7%, Lynxacarus radovskyi 33% dan Cheyletiella sp 5,5%. Tingginya infestasi tungau pada kucing liar dapat menyebabkan penyakit zoonosis, otitis, reaksi alergi dan kematian.
REAKSI PASAR MODAL TERHADAP PENGUMUMAN VIRUS CORONA VARIAN DELTA DAN OMICRON DI INDONESIA: Capital Market Reaction to the Announcement of Delta and Omicron Corona Virus In Indonesia Resti Jayeng Ramadhanti; Lesia Fatma Ginoga; Asty Khairi Inayah Syahwani; Novi Rosyanti
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Volume 1
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.12.2.37-48

Abstract

The COVID-19 pandemic has had an impact on all industrial sectors, including the retail sector. The decline in average sales in the retail sector also affects retail stock prices. The purpose of this study is to analyze the reaction of the capital market in the retail sector by using the return movement and trading volume activity (TVA) at the time of the initial announcement of the entry of the new corona virus variant, namely the delta and omicron variants in Indonesia. Collecting data using purposive sampling, by analyzing the one sample t-test and paired sample t-test. The results of this study indicate that in the one sample t-test, the reaction of the capital market when the delta variant enters Indonesia occurs T0, while the market reaction occurs at T-2, T0 and T+1. In the paired sample t-test, there is no capital market reaction both before and after the initial announcement of the entry of delta and omicron variants. There was no significant movement of TVA before and after the initial announcement of the entry of delta and omicron variants. ABSTRAKPandemi Covid19 berdampak pada seluruh sektor industri, termasuk sektor retail. Penurunan rata-rata penjualan pada sektor retail berpengaruh juga terhadap harga saham retail. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisa reaksi pasar modal pada sektor retail saat pengumuman masuknya varian baru virus corona di Indonesia yaitu varian Delta dengan menggunakan pergerakan Return dan Trading Volume Activity (TVA). Penarikan data menggunakan purposive sampling, dengan melakukan analisis uji one sample t-test dan uji paired sample t-test. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada uji one sample ttest reaksi pasar modal pada saat masuknya varian delta ke Indonesia terjadi T0, sedangkan pada peristiwa masuknya varian omicron reaksi pasar terjadi pada T-2, T0 dan T+1. Pada uji paired sample t-test tidak terdapat reaksi pasar modal baik sebelum dan sesudah pengumuman awal masuknya varian delta maupun omicron. Tidak terdapat pergerakan yang signifikan TVA pada sebelum dan sesudah pengumuman awal masuknya varian delta maupun omicron.
SUHU, KELEMBABAN DAN INTENSITAS CAHAYA PADA PENANAMAN GREEN FOODER MENGGUNAKAN SISTEM SMART HIDROPONIK: Temperature, Humidity, and Light Intensity on Green Fooder Planting Using Smart Hydroponic System Yuni Resti; Ratih Kemala Dewi; Tera Fit Rayani
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Volume 1
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.12.2.77-85

Abstract

This study aims to evaluate the use of smart hydroponic green fodder in controlling environmental factors (temperature, humidity, and light intensity) during green fodder production. Green fodder planting uses smart hydroponics with the help of sensors and Arduino systems to control the water irrigation system and environmental conditions such as temperature and humidity. The light source uses artificial light that comes from a 36-watt blue LED grow light. The data analysis is descriptive analysis. The data observed were daily temperature and humidity which were regulated using automatic sensors and manually observed using a thermometer as a control. The intensity of light was measured using a lux meter and observed using a spectrometer to measure the wavelength and intensity. The results showed that the environmental temperature during maintenance of green fodder ranged from 20.5°C-23.9°C with an average daily temperature of 22.7°C. Air humidity during maintenance of green fodder ranged from 51.1%-80.3% with an average of 69.5%. The intensity of light produced during maintenance ranged from 438.7 to 1,156.7 lux with an average of 656.6 lux. Based on the results of research, the use of smart hydroponic green fodder can create suitable environmental conditions for green fodder production as seen from the temperature, humidity, and light intensity that are suitable for hydroponic green fodder production. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan smart hydroponic green fodder dalam mengontrol factor lingkungan (suhu, kelembaban dan intensitas cayaha) selama pemeliharaan green fodder. Penanaman green fodder menggunakan smart hydoponic dengan bantuan sensor dan system Arduino untuk mengontrol system irigasi air dan kondisi lingkungan seperti suhu dan kelembaban. Sumber cahaya menggunakan cahaya buatan yang berasal dari lampu LED grow light 36 watt warna biru. Analisis data yang dilakukan adalah analisis deskriptif. Data yang diamati yaitu suhu dan kelembaban harian yang diatur menggunakan sensor otomatis dan diamati secara manual menggunakan termometer sebagai kontrol. Intensitas cahaya diukur dengan menggunakan lux meter dan diamati dengan menggunakan spektometer untuk mengukur panjang gelombang serta intensitasnya. Hasil penelitian menunjukan suhu lingkungan selama pemeliharaan green fodder berkisar antara 20,5 oC-23,9 oC dengan rata-rata suhu harian 22,7 oC. Kelembaban udara selama pemeliharaan green fodder berkisar antara 51,1%-80,3% dengan rata-rata 69,5%. Intensitas cahaya yang dihasilkan selama pemeliharaan berkisar 438,7-1.156,7 lux dengan rata-rata 656,6 lux. Berdasarkan hasil penelitian penggunaan smart hydroponic green fodder dapat menciptakan kondisi lingkungan yang sesuai untuk produksi green fodder terlihat dari suhu, kelembaban dan intensitas cahaya yang sesuai untuk pemeliharaan green fodder secara hidroponik.
PENGEMBANGAN BLOK CHANNEL UNTUK MEMPERLUAS PEMASARAN PAKCOY PADA KELOMPOK TANI CEMERLANG KABUPATEN CIANJUR: Development of Channel Blocks to Expand Pakcoy Marketing in Cemerlang Farmers Group, Cianjur Regency Khoirul Aziz Husyairi; Salvina Ramadhani Caroline Primsa Pelawi; Naufal Mudrik
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Volume 1
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.12.2.110-123

Abstract

Advances in communication and information technology that can be a forum in expanding marketing and introducing a product to the wider community. The Cemerlang Farmer Group is one of the businesses engaged in the cultivation of horticultural crops at Cianjur area with one of the commodities developed is pakcoy. Marketing of the company carried out by using direct marketing. Sales are mostly to supermarkets, restaurants, and traditional markets located in the Jakarta area and around Cipanas with a business to business concept. Payment methods made with the end of month payment system. One of the disadvantages of the current business concept is unpaid debts so that it has an impact on incomes. Farmer groups need to develop marketing segments that not only focus on buiness to business but also to customers or end users. The development of digital marketing is expected to reach end consumers. This study used SWOT analysis and Businees Model Canvas. The results of the analysis based on SWOT and Business Model Canvas show that the development of channel blocks affects other blocks. The development of channel blocks affects the customer segment, namely households in Jabodetabek and around Cianjur. The value proposition provided is the ease with which consumers can get information about the company. Customer relationship is to maintain good communication by using various services available on Instagram and Google Business. Revenue is obtained from the sale of vegetables, especially pakcoy. Channel development is carried out with online marketing activities including pre-publising, publising and post-publising activities. The key resources are the addition of physical resources in the form of smartphones. Channel development increases fixed costs in the form of voucher costs and variable costs in the form of product packaging costs. ABSTRAKKemajuan teknologi komunikasi dan informasi yang dapat menjadi wadah dalam memperluas pemasaran dan memperkenalkan suatu produk pada masyarakat luas. Kelompok Tani Cemerlang merupakan salah satu usaha yang bergerak di bidang budi daya tanaman hortikultura di wilayah Cianjur dengan salah satu komoditas yang dikembangkan adalah pakcoy. Pemasaran perusahaan yang dilakukan saat ini menggunakan pemasaran langsung. Penjualan sebagian besar ke toko swalayan, restoran, dan pasar tradisional yang berada di wilayah Jakarta serta sekitar Cipanas dengan konsep business to businesss. Metode pembayaran dari beberapa toko swalayan dan restoran dilakukan dengan sistem pembayaran diakhir. Salah satu kelemahan konsep bisnis yang dijalankan saat ini adalah piutang yang tidak dibayar sehingga berpengatuh terhadap penerimaan. Kelompok tani perlu mengembangkan segmen pemasaran yang tidak hanya berfokus ke buiness to business tapi juga ke customer atau end user. Pengembangan pemasaran digital diharapkan dapat menjangkau konsumen akhir. Penelitian ini menggunakan analisis SWOT dan Businees Model Canvas. Hasil analisis berdasarkan SWOT dan Business Model Canvas menunjukkan bahwa pengembangan blok channel berpengaruh terhadap blok yang lain. Pengembangan blok channel berpengaruh terhadap customer segment yaitu rumah tangga di Jabodetabek dan sekitar Cianjur. Value proposition yang diberikan adalah kemudahan konsumen mendapatkan informasi tentang perusahaan. Customer relatioshipnya adalah menjaga komunikasi yang baik dengan menggunakan berbagai layanan yang terdapat di Instagram dan google business. Penerimaan didapatkan dari penjualan sayuran khususnya pakcoy. Pengembangan channel dilakukan dengan aktivitas pemasaran online meliputi kegiatan pra publising, publising dan pasca publising. Key Resources-nya adalah penambahan sumberdaya fisik berupa smartphone. Pengembangan blok channel meningkatkan biaya tetap berupa biaya voucher dan biaya variabel berupa biaya pengemasan produk
PENERAPAN KEMITRAAN SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN LEMBAGA AGRIBISNIS GAPOKTAN (Kasus Desa Cikarawang Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor) Murdianto
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Volume 1
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.12.2.124-135

Abstract

This research aims to examine (1) the implementation of empowerment through partnership 4.0 from the perspective of social change communication, at Gapoktan Mandiri Jaya and (2) empowerment through partnership 4.0 from the perspective of the agribusiness system at Gapoktan Mandiri Jaya. This study is a qualitative study carried out by means of a Desk Study, the results of direct observation experience, the study subjects were chosen deliberately, namely Gapoktan Mandiri Jaya Cikarang Village. Empowerment through partnership 4.0 from the point of view of social change communication, Gapoktan Mandiri Jaya gives the meaning that the process of empowerment is both Enabling (creating an atmosphere or climate that allows community potential to develop), Empowering (increasing capacity) and Protecting (protecting the interests) of empowered subjects, in this Gapoktan Mandiri Jaya must be implemented. This can be made possible when an assessment of the problems, needs and potential of the community can be identified carefully, and this has been implemented in the 4.0 partnership model implemented by LPPM IPB University. So that the collaboration of the parties runs continuously, of course applying the partnership principles of mutual need, mutual strengthening, and mutual benefit. Empowerment through partnership 4.0 from the point of view of the agribusiness system at Gapoktan Mandiri Jaya with the application of a real approach to problems, needs and socio-economic potential that can be developed, by utilizing the results of Precision Village Data showing that the development of community-based horticultural agribusiness and food crops (people centered development) brings success for rural communities. In this way the agribusiness system can be implemented in the village community. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji (1) implementasi pemberdayaan melalui kemitraan 4.0 dari sudut pandang komunikasi perubahan sosial, pada Gapoktan Mandiri Jaya dan (2) pemberdayaan melalui kemitraan 4.0 dari sudut pandang sistem agribisnis pada Gapoktan Mandiri Jaya. Kajian ini merupakan kajian kualitatif dilakukan dengan cara Desk Study, hasil pengalaman pengamatan langsung, subyek kajian dipilih secara sengaja yaitu Gapoktan Mandiri Jaya Desa Cikarawang. Pemberdayaan melalui kemitraan 4.0 dari sudut pandang komunikasi perubahan sosial, pada Gapoktan Mandiri Jaya memberikan pemaknaan bahwa proses pemberdayaan baik Enabling (menciptakan suasana atau iklim yang memungkinkan potensi masyarakat berkembang), Empowering (meningkatkan kapasitas) serta Protecting (melindungi kepentingan) subyek yang diberdayakan, dalam hal ini Gapoktan Mandiri Jaya harus diimplementasikan. Hal ini dapat dimungkinkan manakala assessment baik permasalahan, kebutuhan maupun potensi komunitas dapat iidentifikasi dengan cermat, dan ini telah ditempuh dalam model kemitraan 4.0 yang diterapkan LPPM IPB University. Sehingga kolaborasi para pihak berjalan berkesinambungan, tentu menerapkan prinsip kemitraan saling membutuhkan, saling memperkuat, dan saling menguntungkan. Pemberdayaan melalui kemitraan 4.0 dari sudut pandang sistem agribisnis pada Gapoktan Mandiri Jaya dengan penerapan pendekatan riil permasalahan, kebutuhan dan potensi sosial ekonomi yang dapat dikembangkan, dengan memanfaatkan hasil Data Desa Presisi menunjukkan bahwa pembangunan agribisnis hortikulturan dan tanaman pangan berbasis masyarakat (people centered development) membawa keberhasilan bagi komunitas pedesaan. Dengan demmikian system agribisnis dapat diterapkan di komunitas desa.
INOVASI PRODUK OLAHAN SUSU KAMBING PADA CV SAHABAT TERNAK YOGYAKARTA MELALUI PENDEKATAN BUSINESS MODEL CANVAS (BMC): Innovation of Goat's Milk Products in CV Sahabat Ternak Yogyakarta With Business Model Canvas (BMC) Approach Doni Sahat Tua Manalu
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.13.1.1-19

Abstract

The Covid-19 pandemic apart from hampering business can also provide opportunities to create processed products from livestock businesses. One of them is a livestock business in Yogyakarta, CV Sahabat Ternak which produces goat's milk during the COVID-19 pandemic it had an impact on its business, so it was necessary to innovate, one of which was through processing goat's milk into masks. The purpose of this study was to analyze the innovation of goat milk products at CV Sahabat Ternak Yogyakarta with the Business Model Canvas (BMC) Approach during the Covid-19 pandemic and to determine the increase in revenue through the implementation of these product innovations. The research location was chosen purposively because it is a productive farm in Sleman Regency, Yogyakarta. The research was conducted from March to April 2020 at CV Sahabat Ternak, Turi District, Sleman Regency, Yogyakarta. The data used are primary data and secondary data, primary data was taken using a questionnaire addressed to the management and employees at CV Sahabat Ternak, while secondary data was obtained from literature studies. The analysis of data processing was carried out with a qualitative descriptive approach using the Business Canvas model approach. The results showed that CV Sahabat Ternak can innovate processed dairy products into beauty masks and the company will receive an annual revenue of IDR 487,200,000.00 per year. ABSTRAK Pandemi Covid-19 selain menghambat usaha ternyata dapat juga memberikan peluang untuk menciptakan produk olahan dari usaha peternakan. Salah satu usaha peternakan di Yogyakarta adalah CV Sahabat Ternak yang memproduksi susu kambing. Pada masa pancemi covid-19 mengalami dampak terhadap usahanya sehingga perlu dilakukan inovasi salah satunya seperti pengolahan susu kambing menjadi masker. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis inovasi produk susu kambing pada CV Sahabat Ternak Yogyakarta melalui Pendekatan Business Model Canvas (BMC) pada masa pandemi Covid-19 dan untuk mengetahui peningkatan pendapatan melalui penerapan inovasi produk tersebut. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive) CV Sahabat Ternah dipilih karena termasuk peternakan yang aktif berproduksi di Kabupaten Sleman Yogyakarta. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai April 2020 di CV. Sahabat Ternak Desa Girikerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman Yogyakarta. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, data primer diambil dengan menggunakan kuisioner yang ditujukan kepada pihak manajemen dan karyawan di CV Sahabat Ternak, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi literatur. Analisis pengolahan data dilakukan dengan deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan Business Model Canvas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari CV Sahabat Ternak sangat baik jika dapat menjalankan inovasi produk olahan susu menjadi masker kecantikan dan perusahaan akan memperoleh penerimaan per tahun sebesar Rp487.200.000,00 pertahun.
INTEGRASI JUBELIO DENGAN DYNAMICS 365 BUSINEES CENTRAL MODUL PURCHASE BAGIAN VENDOR DAN PURCHASE ORDER SECTION: Jubelio Integration with Dynamics 365 Business Central Sales Module for the Product and Product Stock Nur Aziezah; Arinda Choiris Dea Salsabela; Walidatush Sholihah
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.13.1.87-101

Abstract

Companies use Enterprise Resource Planning (ERP) to integrate their business processes. One of the ERP applications is ERP Dynamics 365 Business Central. The method of transferring product and product stock data from Jubelio Omnichannel to ERP Dynamics 365 Business Central is still being done manually. This study integrates the Dynamics 365 ERP application with Jubelio Omnichannel to help process transactions. Integration between the two applications is made by adding the following features: automatic addition of product data from Jubelio Omnichannel to Dynamics 365 Business Central, creating an automatic product data transfer feature from Jubelio Omnichannel to Dynamics 365 Business Central, post adjustment feature to adjust product stock data from Dynamics 365 Business Central to Jubelio Omnichannel automatically, as well as the all adjustment feature for automatic withdrawal of product stock data from Jubelio Omnichannel to Dynamics 365 Business Central. The integration process also aims to make the product and product stock data formats from Jubelio match the data formats in Dynamics 365 Business Central. This research was conducted using the Scrum methodology. After integration, existing product data on Jubelio Omnichannel can be entered into Dynamics 365 Business Central items. In addition, inventory adjustments (post adjustments) can be made from Dynamics 365 Business Central to Jubelio Omnichannel. Transaction data from Jubelio can be directly pulled into Dynamics 365 Business Central. ABSTRAK Perusahaan menggunakan Enterprice Resource Planning (ERP) untuk mengintegrasikan proses bisnisnya, salah satu contohnya adalah ERP Dynamics 365 Business Central. Saat ini, proses pemindahan data product dan product stock dari Jubelio Omnichannel ke ERP Dynamics 365 Business Central masih dilakukan secara manual. Namun, penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan aplikasi ERP Dynamics 365 dengan Jubelio Omnichannel untuk mempermudah proses transaksi. Hal ini dilakukan dengan menambahkan beberapa fitur, seperti penambahan data product secara otomatis dari Jubelio Omnichannel ke Dynamics 365 Business Central, transfer data product secara otomatis dari Jubelio Omnichannel ke Dynamics 365 Business Central, post adjustment untuk penyesuaian data product stock dari Dynamics 365 Business Central ke Jubelio Omnichannel secara otomatis, serta all adjustment untuk penarikan data product stock secara otomatis dari Jubelio Omnichannel ke Dynamics 365 Business Central. Tujuan dari proses integrasi ini adalah agar format data product dan product stock dari Jubelio sesuai dengan format data pada Dynamics 365 Business Central. Penelitian ini menggunakan metodologi Scrum. Setelah proses integrasi selesai, data product dari Jubelio Omnichannel dapat masuk ke item Dynamics 365 Business Central dan dilakukan penyesuaian persediaan dari Dynamics 365 Business Central ke Jubelio Omnichannel. Selain itu, data transaksi dari Jubelio dapat langsung ditarik ke Dynamics 365 Business Central.
APLIKASI BEBERAPA JENIS PESTISIDA NABATI UNTUK PENGENDALIAN HAMA TANAMAN KEDELAI (Glycine Max L.): Application of Several Types of Organic Pesticides for Soybean (Glycine Max L.) Pest Control Restu Puji Mumpuni; Abdul Qadir; Agief Julio Pratama; Muhammad Iqbal Nurulhaq
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.13.1.77-86

Abstract

In crop cultivation, plant pests and diseases are a frequent issue that producers still manage with chemical pesticides. Similar to this, inorganic pesticides are used in the production of edamame soybeans, which will ultimately have a negative effect on health, the environment, and product quality. This study aims to obtain the best botanical pesticide formula that can reduce pest attacks on soybean cultivation so as to provide an environmentally friendly alternative to plant pest control. Because they leave no chemical residues and are safe for ingestion, organic pesticides can help soybean producers manage pests and diseases, cut production costs, and improve product quality. The study used a randomized block design (RBD) 6 treatments and 3 replications. The organic pesticide treatments were P0 (control), P1 (garlic), P2 (shallots), P3 (papaya leaves) and P4 (tobacco leaves), P5 (lemongrass). To evaluate the effectiveness of organic pesticides, an efficacy test was carried out. The results showed that all types of materials used as organic pesticides had an effect on reducing the level of pest attacks on soybean plants starting from the sixth week. An organic pesticide made from papaya leaves gave the highest real yield on the number of filled pods and pod weight of soybean plant. ABSTRAK Hama dan Penyakit tanaman merupakan masalah umum di dalam budidaya tanaman, dalam pengendaliannya petani masih bergantung pada pestisida kimia. Begitu juga pada budidaya tanaman kedelai edamame mereka menggunakan pestisida anorganik yang pada akhirnya akan memberikan dampak negatif ke kesehatan dan lingkungan termasuk pada kualitas produk. Penelitian ini bertujuan mendapatkan formula pestisida nabati terbaik yang dapat menurunkan serangan hama pada budidaya tanaman kedelai sehingga memberikan alternatif insektisida pengendali hama tanaman yang ramah lingkungan. Penggunaan pestisida nabati dapat membantu petani kedelai mengendalikan Hama dan penyakit, menekan biaya produksi dan meningkatkan kualitas produk karena bebas residu bahan kimia sehingga aman dikonsumsi. Penelitian menerapkan rancangan acak kelompok (RAK) 6 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan pestisida nabati terdiri atas P0 (kontrol), P1 (bawang putih), P2 (bawang merah), P3 (daun pepaya) dan P4 (daun tembakau), P5 (serai). Untuk mengevaluasi keefektifan pestisida nabati dilakukan uji efikasi. Hasil penelitian menunjukkan semua jenis bahan yang digunakan sebagai pestisida nabati berpengaruh untuk menekan tingkat serangan hama pada tanaman kedelai mulai minggu ke enam. Pestisida nabati yang berbahan dasar daun pepaya memberikan hasil nyata tertinggi pada jumlah polong isi dan bobot polong tanaman kedelai.

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Sains Terapan: Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Sains Terapan: Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Volume 1 Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Volume 1 Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Volume 1 Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Volume 1 Vol. 12 No. Khusus (2022): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Vol Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Sains Terapan, Volume 11 Nomor 2, Tahun 2021 Vol. 11 No. 1 (2021): Jurnal Sains Terapan, Volume 11 Nomor 1, Tahun 2021 Vol. 10 No. 2 (2020): Jurnal Sains Terapan, Volume 10 Nomor 2, Tahun 2020 Vol. 10 No. 1 (2020): Jurnal Sains Terapan, Volume 10 Nomor 1, Tahun 2020 Vol. 9 No. 1 (2019): Jurnal Sains Terapan, Volume 9 Nomor 1, Tahun 2019 Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Sains Terapan, Volume 8 Nomor 1, Tahun 2018 Vol. 7 No. 1 (2017): Jurnal Sains Terapan, Volume 7 Nomor 1, Tahun 2017 Vol. 6 No. 1 (2016): Jurnal Sains Terapan, Volume 6 Nomor 1, Tahun 2016 Vol. 5 No. 1 (2015): Jurnal Sains Terapan, Volume 5, Nomor 1, Tahun 2015 Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Sains Terapan, Volume 4, Nomor 2, Tahun 2014 Vol. 4 No. 1 (2014): Jurnal Sains Terapan, Volume 4, Nomor 1, Tahun 2014 Vol. 3 No. 1 (2013): Jurnal Sains Terapan, Volume 3, Nomor 1, Tahun 2013 Vol. 2 No. 1 (2012): Jurnal Sains Terapan, Volume 2, Nomor 1, Tahun 2012 Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Sains Terapan, Volume 1, Nomor 1, Tahun 2011 More Issue