cover
Contact Name
-
Contact Email
jsainsterapan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jsainsterapan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kumbang No.14, RT.02/RW.06, Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat 16128
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian
ISSN : 20888732     EISSN : 27225232     DOI : https://doi.org/10.29244/jstsv
Jurnal Sains Terapan (JST) publishes articles in Applied Science, Applied Agriculture, Applied Technology-Information, and Applied Agribusiness issues.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 186 Documents
PERAWATAN PADA KUCING PENDERITA FELINE IMMUNODEFICIENCY VIRUS DENGAN KOMPLIKASI GINJAL DI PAWS CLAWS PET CLINIC: treatment of cat with feline immunodeficiency virus with kidney complications at paws claws pet clinic Muhammad Zain, Fawwaz; Vibowo, Heryudianto
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Sains Terapan: Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.15.1.71-81

Abstract

Feline Immunodeficiency Virus (FIV) adalah penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh kucing, menyebabkan kucing rentan terhadap berbagai infeksi sekunder. Studi epidemiologi menyatakan jumlah kucing yang positif FIV dengan prevalensi 5,5% kucing jantan lebih banyak dari pada kucing betina. Tujuan penelitian ini untuk menguraikan tindakan perawatan dan pemeliharaan suportif yang perlu dilakukan pada kucing yang mengalami FIV dengan komplikasi ginjal. Penelitian ini menggunakan satu ekor kucing terinfeksi FIV yang dilakukan pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium meliputi hematologi, kimia darah, rapid test. Terapi suportif yang diberikan meliputi terapi cairan, pemberian antibiotik serta suplemen imunomodulator untuk mendukung sistem kekebalan tubuh. Hasil pemeriksaan hematologi dan kimia darah menunjukkan peningkatan pada beberapa parameter sebelum dilakukan perawatan. Kucing yang terinfeksi FIV setelah dilakukan perawatan suportif dapat meningkatkan kondisi kesehatan serta kualitas hidup kucing.
EFFECT OF SOAKING TREATMENT AND FLOUR TYPE ON THE QUALITY AND SENSORY ATTRIBUTES SHALLOTS Anggarkasih, Made Gayatri; Nurlela, Nurlela; Tunggadewi, Andini Tribuana; Merdekawati, Eka
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Sains Terapan: Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.15.1.14-24

Abstract

Shallots are a key ingredient in Indonesian cuisine, both traditional and modern, and offer added value when processed into fried shallots. This study aimed to determine the best treatment combination regarding yield, chemical quality (moisture and fat content), and sensory acceptance (color, taste, aroma, appearance). The shallots were sourced from local markets in Bogor and processed in the Vocational School Laboratory at IPB University using a Completely Randomized Design (RAL) with six treatment combinations, involving soaking and flour coating variations. Data were analyzed using ANOVA followed by Duncan's test at a 95% significance level. Results showed that soaking and flour type significantly affected yield, chemical quality (moisture and fat content), and sensory quality. The treatment involving soaking and wheat flour produced the crispiest texture with the lowest moisture content (4.01%) and was the most preferred by panelists.
Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Tiametoksam Terhadap Pengendalian Populasi Lalat Rumah (M.Domestica) Di Kandang Ayam Layer Open House Bimasakti, Luthfan; Vibowo, Heryudianto
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Sains Terapan: Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.15.2.1-4

Abstract

Telur ayam merupakan salah satu bahan pangan utama di Indonesia, tidak hanya karena harganya yang terjangkau, tetapi juga karena kandungan proteinnya yang tinggi. Namun demikian, tingkat produksi telur ayam di Indonesia masih belum optimal. Salah satu faktor yang memengaruhi penurunan produksi adalah infestasi parasit, baik endoparasit maupun ektoparasit. Peternakan ayam sering kali menjadi tempat ideal bagi lalat, khususnya lalat rumah (Musca domestica), untuk berkembang biak, terutama karena keberadaan manur yang mendukung pertumbuhan larva lalat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai konsentrasi insektisida tiametoksam dalam mengendalikan populasi lalat rumah pada kandang ayam layer dengan sistem open house. Metode yang digunakan meliputi pembuatan larutan insektisida, pemasangan perangkap lalat, serta penghitungan jumlah lalat yang tertangkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi A (7,14%) dan B (0,91%) dari tiametoksam memiliki efektivitas dalam menurunkan jumlah lalat, namun perbedaan keduanya tidak signifikan secara statistik (p = 0,085 > 0,05). Sebaliknya, perbandingan antara kelompok A dan kontrol (C) menunjukkan hasil signifikan (p = 0,009 < 0,05), sementara antara kelompok B dan C tidak menunjukkan perbedaan signifikan (p = 0,599 > 0,05).  Kata kunci: ektoparasit, kandang ayam layer, lalat rumah, tiamektosam
Pemanfaatan Limbah Ampas Kopi dan Feses Domba dari PT Agro Apis Palacio sebagai Pupuk Organik Padat Berkualitas SNI: Utilization of Coffee Grounds and Sheep Feces Waste from PT Agro Apis Palacio as Solid Organic Fertilizer at SNI Quality -, Arya Avif Alviansyah; Tekad Urip Pambudi Sujarnoko; Novia Amalia Sholeha; Tenti Rahmawati
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Sains Terapan: Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.15.2.13-17

Abstract

Limbah ampas kopi dan feses domba semakin meningkat setiap tahunnya. Salah satu alternatif mengurangi limbah tersebut dengan pembuatan pupuk organik padat sebagai penyeimbang penggunaan pupuk kimia. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi ampas kopi dan feses domba sebagai produk pupuk organik padat serta mengetahui kualitas pupuk yang dibuat. Metode yang digunakan dalam pembuatan pupuk adalah fermentasi aerob. Kemudian kualitas pupuk diuji mengacu pada SNI 7763:2018 dan data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA. Pemilihan bahan organik dan kondisi optimal penting dalam pembuatan pupuk organik. Hasil evaluasi ampas kopi dan feses domba memiliki kandungan C-organik sebesar 79,20% dan 73,30%, serta rasio C/N yang seimbang yaitu 20,06 dan 17,64. Pupuk yang dihasilkan berkualitas baik dan memiliki nutrisi hara makro dan mikro serta kadar air, bahan ikutan, pH, C-organik, dan rasio C/N memenuhi persyaratan SNI 7763:2018. Analisis statistik menggunakan ANOVA satu arah menunjukkan semua perlakuan berbeda signifikan dengan formulasi terbaik adalah FPOP3 yaitu penambahan 1:1 EM4 10% v/v dan larutan ragi tape 10% b/v. Kata Kunci: Ampas Kopi, Fermentasi, Feses Domba, Pupuk Organik Padat
Performa Reproduksi Sapi Perah di Peternakan Rakyat KUD Giri Tani Cisarua Bogor Jawa Barat Iskandar, Alpi; Hakim, Annisa; Selviana, Luluk; Rayani, Tera; Resti, Yuni
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Sains Terapan: Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.15.2.18-21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi performa reproduksi serta faktor-faktor yang dapat memengaruhi performa reproduksi pada peternakan rakyat KUD Giri Tani. Objek dalam penelitian ini terdiri dari 274 ekor sapi perah betina dengan status fisiologis sapi dara dan induk laktasi. Metode yang digunakan meliputi pengamatan dan wawancara terhadap 38 peternak sapi perah yang tergabung dalam KUD Giri Tani. Parameter yang dijadikan acuan dalam menilai performa reproduksi meliputi service per conception (S/C), conception rate (CR), days open (DO), dan calving interval (CI), yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performa reproduksi pada peternakan rakyat KUD Giri Tani masih perlu ditingkatkan, dengan nilai S/C sebesar 2,16, CR sebesar 44,53%, DO selama 154 hari, dan CI selama 13,5 bulan. Faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya performa reproduksi antara lain keterampilan peternak yang masih terbatas dalam melakukan deteksi birahi serta minimnya pengetahuan peternak mengenai pentingnya pencatatan reproduksi. Kata kunci: Performa, Reproduksi, Peternakan Rakyat
Evaluasi Pemberian Ransum Ayam Sentul Di Dinas Ketahanan Pangan Pertanian Dan Perikanan Kota Tasikmalaya: Evaluation of Sentul Chicken Ration at The Tasikmalaya City Agriculture and Fisheries Food Security Office Fakhri, Restu Haykal; Vibowo, Heryudianto; Maemunah, Siti
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Sains Terapan: Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.15.2.5-12

Abstract

Pemberian pakan pada ayam sentul merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas dan kesehatan ternak. Kota Tasikmalaya memiliki ketersediaan pakan alternatif seperti azolla dan maggot sangat melimpah sehingga menjadikannya potensi besar untuk dimanfaatkan secara optimal. Penelitian dilakukan di Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Tasikmalaya dengan melibatkan 750 ekor ayam sentul selama 11 minggu, dari 5 Agustus hingga 5 November 2024. Data yang dikumpulkan mencakup identifikasi pakan, jumlah pakan yang diberikan, serta bobot harian ayam. Setiap minggu, bobot badan ayam ditimbang secara acak pada 10 ekor sampel. Pakan campuran diberikan sesuai tabel harian yang telah ditentukan, dan bobot ayam kembali ditimbang di akhir minggu untuk memastikan konsistensi data. Perhitungan pertambahan bobot badan dan pertambahan bobot badan harian dilakukan untuk menilai pertumbuhan ayam. Hasil penelitian menunjukkan kadar serat dan fosfor dalam pakan masih di bawah kebutuhan harian, sementara kadar energi dan protein sudah mencukupi. Ayam yang diberi pakan azolla, maggot, dan pakan komersil memiliki Body Condition Score rata-rata 4, menunjukkan kondisi tubuh yang baik. Dengan demikian, model pakan ini cukup optimal, meskipun keseimbangan nutrisinya masih perlu penyempurnaan

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Sains Terapan: Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Sains Terapan: Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Volume 1 Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Volume 1 Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Volume 1 Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Volume 1 Vol. 12 No. Khusus (2022): Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian, Vol Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Sains Terapan, Volume 11 Nomor 2, Tahun 2021 Vol. 11 No. 1 (2021): Jurnal Sains Terapan, Volume 11 Nomor 1, Tahun 2021 Vol. 10 No. 2 (2020): Jurnal Sains Terapan, Volume 10 Nomor 2, Tahun 2020 Vol. 10 No. 1 (2020): Jurnal Sains Terapan, Volume 10 Nomor 1, Tahun 2020 Vol. 9 No. 1 (2019): Jurnal Sains Terapan, Volume 9 Nomor 1, Tahun 2019 Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Sains Terapan, Volume 8 Nomor 1, Tahun 2018 Vol. 7 No. 1 (2017): Jurnal Sains Terapan, Volume 7 Nomor 1, Tahun 2017 Vol. 6 No. 1 (2016): Jurnal Sains Terapan, Volume 6 Nomor 1, Tahun 2016 Vol. 5 No. 1 (2015): Jurnal Sains Terapan, Volume 5, Nomor 1, Tahun 2015 Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Sains Terapan, Volume 4, Nomor 2, Tahun 2014 Vol. 4 No. 1 (2014): Jurnal Sains Terapan, Volume 4, Nomor 1, Tahun 2014 Vol. 3 No. 1 (2013): Jurnal Sains Terapan, Volume 3, Nomor 1, Tahun 2013 Vol. 2 No. 1 (2012): Jurnal Sains Terapan, Volume 2, Nomor 1, Tahun 2012 Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Sains Terapan, Volume 1, Nomor 1, Tahun 2011 More Issue