cover
Contact Name
Haqi Fadillah
Contact Email
haqifadillah@unpak.ac.id
Phone
+6281387902114
Journal Mail Official
rudence@unpak.ac.id
Editorial Address
Jl. Pakuan, Tegallega. Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Jawa Barat 16143
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Rudence: Rural Development for Economic Resilience
Published by Universitas Pakuan
ISSN : -     EISSN : 28084160     DOI : https://doi.org/10.53698/rudence
Core Subject : Economy,
Activities related to the development of micro, small and medium enterprises, rural-owned enterprises (BUMDESA), and local community businesses Activities related to sociopreneur development Activities related to the community empowerment and development Design appropriate technology Community service activities by students
Articles 54 Documents
PENINGKATAN TATA KELOLA BUMDES MELALUI PENINGKATAN KAPASITAS PENGURUS BUMDES TORJA DESA TOROSIAJE KAB. POHUWATO Novaliastuti Masiaga; Nur Fitriani Bulotio; Ria Megasari; Herman, Herman
Rudence: Rural Development for Economic Resilience Vol. 3 No. 1 (2024): Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53698/rudence.v3i1.62

Abstract

ABSTRAK Dalam pengelolaan BUMDes, sangat diperlukan sistem dan manajemen yang profesional sehingga bisa konsisten dalam keberlangsungan usaha dari BUMDes tersebut. Program PKM ini bertujuan untuk membantu mitra Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Desa Torosiaje mengatasi tantangan yang mereka hadapi yaitu permasalahan tata kelola organisasi. Pengelola BUMDes Torosiaje belum siap untuk mengelola BUMDes, sehingga sistem pengelolaan keuangan dan manajemen belum ada untuk dapat diterapkan di BUMDes. Dari permasalahan yang dihadapi perlu dilakukan suatu tindakan baik itu berupa sosialisasi dan pelatihan kepada pengurus BUMDes. Implementasi dari program PKM ini bagi mitra, yaitu pelatihan penyusunan laporan keuangan BUMDes dengan pendekatan edukasi. Proses ini dirancang untuk memastikan bahwa peserta memiliki perencanaan, kontrol, dan akuntabilitas keuangan yang tepat. Setelah melakukan beberapa putaran pelatihan dan membuktikan bahwa mitra kompeten, tim PKM menyiapkan tiga laporan keuangan: laporan laba rugi, neraca dan arus kas, yang merupakan prinsip akuntansi perusahaan jasa. ABSTRACT This community services program aims to help Torosiaje Village Village-Owned Enterprise (BUMDesa) partners overcome the challenges they face, namely organizational governance problems. In managing BUMDes, a professional system and management is really needed so that the business continuity of the BUMDes can be consistent, so the problem that occurs in BUMDes in Torosiaje Village is that the BUMDes managers who have been selected are not yet ready to manage BUMDes both in terms of management and systems. finance. So there is no financial management and management system that can be implemented in BUMDes. Based on the problems faced, it is necessary to take good action in the form of outreach and training to BUMDes administrators whose management has been established but is not running as expected. Implementation of this community services program for partners, namely training in preparing BUMDes financial reports with an educational approach. This process is designed to ensure that participants have proper financial planning, control and accountability. After conducting several rounds of training and proving that partners are competent, the community servicse team prepares three financial reports: profit and loss statement, balance sheet and cash flow, which are the accounting principles of service companies.
PENINGKATAN KUALITAS PENGELOLAAN PONDOK WISATA (HOMESTAY) DI BALIGE TOBA Muhammad Irfan
Rudence: Rural Development for Economic Resilience Vol. 3 No. 1 (2024): Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53698/rudence.v3i1.63

Abstract

ABSTRAK Tujuan utama kegiatan peningkatan kualitas pengelolaan homestay di Balige Toba melalui penyusunan SKKNI, KKNI, dan skema okupasi adalah untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang pariwisata. SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional) di 12 bidang pariwisata, termasuk pengelolaan pondok wisata (homestay), dapat berdampak langsung pada kualitas layanan pariwisata dan memberikan sertifikasi bagi pondok wisata (homestay). Penerapan SKKNI dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan pariwisata dan memberikan sertifikasi bagi pondok wisata (homestay). Beberapa strategi untuk meningkatkan pengelolaan pondok wisata (homestay) antara lain: (1) pembentukan dan penguatan kelembagaan pondok wisata (homestay), (2) pembuatan paket wisata terpadu, dan (3) penetrasi pasar, pengembangan pasar, pengelolaan produk, dan pengembangan produk. Kegiatan tersebut melibatkan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan, seperti Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Asosiasi, Industri, pengelola pondok wisata (homestay), dan lembaga sertifikasi profesi. Penyusunan SKKNI Rancangan, KKNI, dan skema okupasi di Toba bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang pariwisata dan meningkatkan kualitas pengelolaan pondok wisata (homestay). ABSTRACT The main goal of the activity regarding the improvement of the quality of homestay management in Balige Toba through the preparation of SKKNI, KKNI, and occupation schemes is to enhance the competence of human resources in the tourism sector. The SKKNI (National Work Competency Standards) in 12 tourism fields, including homestay management, can directly impact the quality of tourism services and provide certification for homestays. The implementation of SKKNI can help to improve the quality of tourism services and provide certification for homestays. Some of the strategies to improve homestay management include: (1) establishing and strengthening of homestay institutions, (2) making integrated tour packages, and (3) market penetration, market development, product management, and product development. The activity involves collaboration between various stakeholders, such as the Ministry of Tourism and Creative Economy, Asosiasi, Industri, pengelola homestay, and lembaga sertifikasi profesi. The preparation of Rancangan SKKNI, KKNI, and skema okupasi in Toba aims to increase the competence of human resources in the tourism sector and improve the quality of homestay management.
PENINGKATAN SKILL DAN JIWA KEWIRAUSAHAAN MELALUI PELATIHAN EDUKASI KOPI Bangsawan, Achdian Anggreny; Saffanah, Nurina; Alkam, Rahayu
Rudence: Rural Development for Economic Resilience Vol. 3 No. 1 (2024): Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53698/rudence.v3i1.65

Abstract

ABSTRAK Berangkat dari tingginya ketertarikan masyarakat, khususnya anak muda,  membuat usaha warung kopi atau coffee shop semakin diminati sebagai pilihan bisnis. Namun, yang menjadi salah satu kendala adalah kurangnya pengetahuan terkait kopi. Tujuan kegiatan ini dilakukan untuk memberi pengetahuan kepada peserta terkait kopi. Mulai dari memahami jenis-jenis kopi dan bagaimana cara meracik kopi yang pas. Selain itu memberikan pelatihan bagaimana cara mengoperasikan mesin kopi dan peralatan lainnya.  Bentuk kegiatan yang dilakukan meliputi pemberian materi terkait edukasi kopi dan memberikan pelatihan bagaimana cara meracik kopi serta mengoperasikan mesin kopi dan peralatan lainnya. Adapun hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah bertambahnya pengetahuan peserta terkait kopi, jenis-jenis kopi, cara meracik kopi serta bertambahnya keterampilan peserta dalam mengoperasikan mesin kopi. Hal ini bisa menambah pengetahuan dan keterampilan peserta yang memiliki nilat membuat usaha coffee shop. ABSTRACT Based on the high interest of the public, especially young people, coffee shops or coffee shops are becoming increasingly popular as a business option. However, one of the obstacles is a lack of knowledge regarding coffee. The aim of this activity is to provide knowledge to participants regarding coffee. Starting form understanding the types of coffee and how to mix the right coffee. Apart of that, it provides training on how operate coffee machines and other equipment. The activities carried out include providing material related to coffee education and training on how to mix coffee and operate a coffee machine. The results achieved from this activity were an increase in participants' knowledge regarding coffee, types of coffee, how to mix coffee and an increase in participants' skills in operating a coffee machine. This can increase the knowledge and skills of participants who have the intention of starting a coffee shop business.
PELATIHAN APLIKASI KOMPUTER AKUNTANSI ACCURATEUNTUK SISWA JURUSAN AKUNTANSI SMK NEGERI 2 GEDANGSARI YOGYAKARTA Yanto Darmawan; Supardi; Crescentiano Agung Wicaksono
Rudence: Rural Development for Economic Resilience Vol. 3 No. 1 (2024): Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53698/rudence.v3i1.66

Abstract

ABSTRAK Sekolah Menengah Kejuruan perlu bekerjasama dengan Dunia Usaha/Dunia Industri (DUDI) dan perguruan tinggi agar mampu menghasilkan lulusan yang memiliki mutu tinggi. Salah satu bentuk kerjasama tersebut adalah mendatangkan guru tamu ke sekolah. Politeknik YKPN melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yaitu bertindak sebagai guru tamu yang melaksanakan workshop siswa SMK Negeri 2 Gedangsari Yogyakarta yang diikuti oleh 61 siswa kelas XII jurusan akuntansi pada tanggal 17-21 Juli 2023. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan mengenalkan praktik akuntansi komputer kepada para siswa, khususnya aplikasi Accurate versi 5. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah kegiatan workshop, meliputi pendalaman materi dan serta praktik pencatatan akuntansi. Hasil kegiatan workshop menunjukkan bahwa para siswa mempersepsikan aplikasi Accurate mudah digunakan dan mempunyai manfaat bagi mereka. ABSTRACT Vocational High Schools need to collaborate with the Business/Industrial World (DUDI) and universities in order to produce graduates with high quality. One form of such cooperation is by bringing guest teachers to the school. YKPN Polytechnic carried out community service activities by acting as guest teachers conducting workshops for students of SMK Negeri 2 Gedangsari Yogyakarta, which was attended by 61 class XII grade accounting students on July 17-21, 2023. The purpose of this activity is to provide knowledge and introduce computerized accounting practices to the students, specifically using Accurate version 5 application. The method used in this community service is workshop activities, which include in-depth material exploration and accounting recording practices. The results of the workshop activities show that the students perceive Accurate application as easy to use and beneficial for them.
PERHITUNGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA PENATAAN KAWASAN DAN PEMBANGUNAN MENARA PADA FLYOVER CILEUNGSI KABUPATEN BOGOR Muhammad Agus Karmadi; Heny Purwanti; Evyta Wismiana; Faishol Arif
Rudence: Rural Development for Economic Resilience Vol. 3 No. 1 (2024): Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53698/rudence.v3i1.67

Abstract

ABSTRAK Flyover Cileungsi merupakan persimpangan jalur perlintasan jalan raya tak sebidang (bertingkat) yang berada di Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kondisi terkini di kawasan sekitar Flyover Cileungsi menunjukkan adanya ketidakteraturan penataan dan fungsi dari Flyover tersebut, terutama pada area di bawah Flyover dan di kanan kirinya yang digunakan untuk pasar/ tempat perdagangan liar, terminal bayangan dan tempat pembuangan sampah. Kondisi tersebut di atas sangat mengganggu kenyamanan bagi masyarakat Cileungsi, khususnya Forum Masyarakat Peduli Cileungsi. Selain itu, kondisi tersebut juga mengakibatkan kemacetan yang luar biasa di area bawah Flyover Cileungsi, sehingga diperlukan penataan kawasan Flyover Cileungsi untuk mengembalikan dan mengoptimalkan fungsi utama dari titik persimpangan tersebut dan sekaligus menambah area hijau pada kawasan tersebut. Selain itu juga direncanakan Menara di titik center dari Flyover Cileungsi dengan desain yang kekinian dan futuristik, sehingga diharapkan Menara tersebut akan menjadi landmark/ icon Kota Cileungsi yang tetap bertahan sampai beberapa puluh tahun mendatang. Dari permasalahan yang dijabarkan maka kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu Kecamatan Cileungsi dalam Perhitungan Rencana Anggaran Biaya Penataan Kawasan dan Pembangunan Menara pada Flyover Cileungsi. ABSTRACT The Cileungsi Flyover is a non-level (level) highway crossing located in Cileungsi Kidul Village, Cileungsi District, Bogor Regency, West Java. Current conditions in the area around the Cileungsi Flyover show that there is irregularity in the arrangement and function of the Flyover, especially in the area under the Flyover and on either side of it which is used for markets/illegal trading places, shadow terminals and rubbish dumps. The conditions mentioned above are very disturbing for the comfort of the people of Cileungsi, especially the Cileungsi Concerned Community Forum. Apart from that, this condition also results in extraordinary traffic jams in the area under the Cileungsi Flyover, so it is necessary to organize the Cileungsi Flyover area to restore and optimize the main function of the intersection point and at the same time add green areas to the area. Apart from that, it is also planned that the Tower will be at the center point of the Cileungsi Flyover with a contemporary and futuristic design, so it is hoped that the Tower will become a landmark / icon of Cileungsi City that will last for decades to come. Based on the problems described, this community service activity aims to assist Cileungsi District in calculating the budget plan for area planning and tower construction on the Cileungsi Flyover.
MENGOPTIMALKAN POTENSI KELAPA UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA GUNUNGSARI Dani Andriansyah; Raden Muhammad Lyra Ismail; Rina Sri Maryanti; Khadija Fauzia Fazal; Komala Suciati Puspita
Rudence: Rural Development for Economic Resilience Vol. 3 No. 2 (2024): Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53698/rudence.v3i2.68

Abstract

ABSTRAKDesa Gunungsari merupakan suatu desa yang berada di Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya. Desa Gunungsari memiliki sumber daya berupa lahan pertanian, perikanan, peternakan, dan perkebunan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat Desa Gunungsari dalam mengolah minyak kelapa dan galendo serta menjual produk-produk tersebut. Metode yang digunakan pada pengabdian ini, yaitu melalui seminar dan pelatihan yang diberikan kepada masyarakat. Hasil dari kegiatan pengabdian ini, yaitu masyarakat Desa Gunungsari mendapatkan keahlian baru mengenai pengolahan buah kelapa serta mendapat pembekalan untuk menjual produk buah kelapa tersebut, yaitu minyak kelapa dan Galendo. ABSTRACTGunungsari Village is a village in Cikatomas District, Tasikmalaya Regency. Gunungsari Village has resources in the form of agricultural land, fisheries, livestock and plantations. This community service activity aims to increase the ability of the Gunungsari Village community to process coconut oil and galendo and sell these products. The method used in this devotion is through training and seminars given to the community. The result of this service activity is that the people of Gunungsari Village gained new skills regarding processing coconuts and received equipment to sell coconut products, namely coconut oil and Galendo.
PENINGKATAN AKURASI PENENTUAN LABA PADA USAHA LURIK MELALUI PERANCANGAN MODEL BIAYA MENGGUNAKAN MICROSOFT EXCEL Ratih Isnaini Ayu Melati; Widyowati, Mutiara Puspa
Rudence: Rural Development for Economic Resilience Vol. 3 No. 2 (2024): Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53698/rudence.v3i2.69

Abstract

ABSTRAK Tujuan kegiatan ini adalah untuk membantu menghitung biaya produksi metode full costing dan memberikan perancangan format perhitungan biaya produksi melalui Microsoft Excel untuk mempermudah perhitungan biaya oleh pengelola Icha Lurik. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah melalui beberapa tahap, yaitu observasi, penyusunan  materi,  pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap pelaksanaan terdiri dari pelaksanaan perhitungan biaya produksi kain dan pendampingan untuk implementasi format perhitungan biaya produksi menggunakan Microsoft Excel. Hasil kegiatan ini menunjukkan perhitungan biaya produksi pada Icha Lurik Rp 21.111, perhitungan biaya produksi metode full costing Rp 26.162, perbandingan laba usaha menunjukkan selisih Rp 4.040.801. Icha Lurik bersedia untuk dapat mengimplementasikan format perhitungan biaya produksi metode full costing berbasis Microsoft Excel sehingga penentuan laba dapat lebih akurat. ABSTRACTThe aim of this activity is to help calculate production costs using the full costing method and provide a format for calculating production costs via Microsoft Excel to make cost calculations easier for Icha Lurik managers. The method for implementing this activity is through several stages: observation, material preparation, implementation, and evaluation. The implementation stage consists of carrying out fabric production cost calculations and assistance in implementing the production cost calculation format using Microsoft Excel. The results of this activity show that the production cost calculation for Icha Lurik is IDR 21,111, the production cost calculation using the full costing method is IDR 26,162, the comparison of operating profits shows a difference of IDR 4,040,801. Icha Lurik is willing to implement the Microsoft Excel-based full costing method production cost calculation format to make profit determination more accurate.
PEMANFAATAN LIMBAH MINYAK JELANTAH DI KAMPUNG SINDANG BARANG DESA PASIR EURIH KECAMATAN TAMANSARI KABUPATEN BOGOR Lien Meliawati; Margareth Elisabeth; Tania Lestari; Nurlaela; Hety Rahmawati
Rudence: Rural Development for Economic Resilience Vol. 3 No. 2 (2024): Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53698/rudence.v3i2.70

Abstract

ABSTRAKLimbah minyak goreng atau minyak jelantah seringkali mencemari lingkungan jika tidak diolah dengan baik. Pemanfaatan limbah minyak jelantah menjadi produk-produk yang bernilai ekonomi menjadi salah satu cara menyelamatkan lingkungan dari pencemaran limbah minyak jelantah. Kegiatan pengabdian ini mengambil tema pemanfaatan limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi yang memiliki nilai ekonomi bagi warga Kampung Sindang Barang, Desa Pasir Eurih, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini dilakukan menggunakan metode pelatihan kepada warga untuk dapat mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi serta menjualnya pada platform e-commerce. Dari kegiatan tersebut sebanyak 18 peserta kegiatan yang merupakan warga Kampung Sindang Barang berhasil mengolah minyak jelantah sisa pemakaian rumah tangga menjadi lilin aromaterapi dengan berbagai macam aroma. Para peserta juga telah berhasil melakukan penjualan lilin aromaterapi di berbagai platform e-commerce sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi para peserta. ABSTRACTWaste cooking oil often pollutes the environment if it is not processed properly. Utilizing used cooking oil waste into products with economic value is one way to save the environment from used cooking oil waste pollution. This community service activity takes the theme of using used cooking oil waste to make aromatherapy candles which have economic value for the residents of Kampung Sindang Barang, Pasir Eurih Village, Tamansari District, Bogor Regency. This activity was carried out using training methods for residents to be able to process waste cooking oil into aromatherapy candles and sell them on e-commerce platforms. The results of this activity were that the activity participants who were residents of Sindang Barang Village succeeded in processing used cooking oil left over from household use into aromatherapy candles with various aromas. The participants have also succeeded in selling aromatherapy candles on various e-commerce platforms so as to increase the economic value of the participants.
PENYUSUNAN RANCANGAN STANDAR KERJA BIDANG PONDOK WISATA (HOMESTAY) DI YOGYAKARTA Muhammad Irfan
Rudence: Rural Development for Economic Resilience Vol. 3 No. 2 (2024): Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53698/rudence.v3i2.71

Abstract

ABSTRAKPenyusunan rancangan standar kerja di bidang pondok wisata (homestay) merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pondok wisata. Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan masukan terkait penyusunan Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia, Rancangan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, dan Rancangan Skema Okupasi bidang pondok wisata. Pada kesempatan kali ini kegiatan tersebut dilakukan di Yogyakarta yang diikuti oleh peserta yang terdiri dari perwakilan dinas, asosiasi, industri, key expert, narasumber, akademisi dan Lembaga sertifikasi yang berkecimpung di bidang pariwisata. Setelah melakukan Focus Group Discussion dan Workshop diperoleh hasil kesepakatan bahwa pemetaan standar kompetensi dijadikan dasar dalam perumusan fungsi dasar dan unit kompetensi. Selain itu diperoleh juga 11 fungsi dasar yang menjadi unit kompetensi dalam mengelola pondok wisata (homestay). ABSTRACTThe arrangement of draft work standards for homestay is one way to improve the quality of the management of homestay. This activity aims to get input related to the arrangement of the Indonesian National Work Competency Standard Draft, the Indonesian National Qualification Framework Draft, and the Draft Occupation Scheme for homestay. On this occasion, the activity was held in Yogyakarta which was attended by participants consisting of representatives of agencies, associations, industries, key experts, speakers, academics and certification agency in the field of tourism. After conducting Focus Group Discussions and Workshops, it was agreed that the mapping of competency standards was used as the basis for the formulation of basic functions and competency units. In addition, 11 basic functions were also obtained that became competency units in managing homestay.
PENINGKATAN KAPASITAS DAN INNOVASI PRODUK UMKM KAFANA FOOD DI KECAMATAN CARINGIN KABUPATEN BOGOR Herman; Retno Martanti Endah Lestari; Raffa Adi Galuh; Rino Indira Gusniawan; Fidela Naomi; Bayu Benedictus
Rudence: Rural Development for Economic Resilience Vol. 3 No. 2 (2024): Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53698/rudence.v3i2.72

Abstract

ABSTRAKSeiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, maka kebutuhan makanan terus tumbuh, bukan hanya makanan pokok, tapi juga kebutuhan makan ringan. Salah satu UMKM yang memproduksi makanan ringan atau cemilan yang ada di Kampung Batu Kembar Desa Ciderum Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor adalah Kafana Food. Beberapa permasalahan timbul dalam perkembangan usaha UMKM Kafana Food, yaitu pengelolaan produksi masih dilakukan secara manual sehingga menghambat proses produksi, belum diterapkan sistem manajemen produksi, dan lain sebagainya. Metode kegiatan yang dilaksanakan berupa pelatihan manajemen produksi, pendampingan teknik produksi, pemasaran digital, promosi produk lokal, pengembangan jaringan distribusi. Luaran yang diharapkan dari adanya kegiatan ini adalah: edukasi mengenai manajemen produk dan pemasaran digital, memberikan pelatihan dan pendampingan kepada UMKM Kafana Food, adanya kemasan yang praktis dan peningkatan penjualan. Hasil dari kegiatan ini berupa terlaksananya pelatihan dan pendampingan serta peningkatan kapasitas jumlah produksi, meningkatnya jumlah penjualan dan bertambahnya variasi dari produk UMKM Kafana Food. ABSTRACTAs the population increases, so does the demand for food, not only for staple foods but also for snacks. Kafana Food, a micro, small, and medium enterprise (MSME) located in Kampung Batu Kembar, Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, is one such producer of snacks. However, the development of Kafana Food has encountered several challenges, such as manual production processes that hinder efficiency and the absence of a production management system. To address these issues, a series of interventions were implemented, including production management training, technical production mentoring, digital marketing, local product promotion, and distribution network development. The expected outcomes of these activities are: education on product management and digital marketing, providing training and mentoring to Kafana Food, developing practical packaging, and increasing sales. The results of these activities include the successful implementation of training and mentoring, increased production capacity, higher sales, and a wider variety of Kafana Food products.