cover
Contact Name
Yuli Rahmawati Mutiah
Contact Email
yulirahmawatimutiah@isimupacitan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
attajdid.isimu@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gadjahmada No. 20 Baleharjo, Pacitan 63512
Location
Kab. pacitan,
Jawa timur
INDONESIA
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah
ISSN : 20899165     EISSN : 2477295X     DOI : https://doi.org/10.52640/tajdid.v11i1.252
Core Subject : Religion, Education,
At Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah is a scientific journal in Islamic Education under Institut Studi Islam Muhammadyah Pacitan, Indonesia. This journal is focused on education development, especially Islamic Education through the publication of articles and research reports. The scopes of the journals are Theory of Education; Curriculum of Education; History of Education; Management of Education; and Anthropology of Education.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 2 (2019): At-Tajdid" : 8 Documents clear
Tantangan Evaluasi Pengetahuan dan Faktor-faktor Pengetahuan Siswa yang Rendah di Sekolah Menengah Pertama Negeri 18 Bandung Sinta Nurhayati; Chaerul Rochman; Qiqi Yulianti Zakiyah
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 8 No 2 (2019): At-Tajdid
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1024.574 KB)

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui hasil evaluasi pengetahuan siswa dan faktor-faktor penyebab rendahnya pengetahuan siswa penelitian di SMP Negeri 18 Bandung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini menunjukan bahwa pencapaian hasil evaluasi pengetahuan siswa pada nilai terendah di SMP Negeri 18 Bandung adalah 0,37 jika dibanding dengan seluruh skor maksimum yang seharusnya dicapai pada skor evaluasi perbutir soal. Penelitian ini merekomendasikan untuk mendalami faktor-faktor penyebab rendahnya pengetahuan siswa terhadap mata pelajaran dikelas. Faktor-faktor penyebab rendahnya pengetahuan siswa adalah 1) kurangnya motivasi 2) kesibukan orang tua 3) kesulitan belajar 4) lingkungan yang kurang baik. Menurut penulis, pendidik di sekolah harus melakukan tindakan sebaik mungkin terhadap siswa yang rendah pada pengetahuannya dan terhadap cara mengajar dikelas, juga melakukan pelatihan-pelatihan terhadap siswa yang belum mampu mencapai pengetahuan yang baik.. Karena dalam pembelajaran dikelas pendidik sangat berperan penting dalam proses pembelajaran. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pemuasan harapan masyarakat.
Pendidikan Berbasis Multiple Intelligences di SDIT Insan Mandiri Jakarta Maemunah Maemunah; Ahmad Buchori Muslim
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 8 No 2 (2019): At-Tajdid
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1206.764 KB)

Abstract

The big conclusion of this research is that more respect for various kinds of intelligence of students, can improve the quality of education, because it emphasizes the process not only on input or output. This study supports the opinion of Howard Gardner (1983) in the theory of Multiple Intelligence, Linda Campbell & Bruce Campbell (1999), Thomas R. Hoerr (2000), Thomas Armstong (2009), MunifChatib (2009), concerning the theory of Multiple Intelligences and application of theory in the world of education. And supports the theory of Edward Sallis (2002), in his book on the quality of education. This study disagrees with Stanfrod Binet, which only measures a person's intelligence in a certain scale that focuses on the ability of the realm of language and the realm of logic. If someone is clever in both domains, it can be stated that the IQ level is high. This study shows that quality education is education that emphasizes the process, not only emphasizes the input and output. Emphasis on the process, can support students in developing the Multiple Intelligences they have. With multiple intelligence education the learning atmosphere is more fun and the output produced will be of quality so that it can develop the quality of education. The main source of this research is SDIT InsanMandiri Jakarta, which has implemented Multiple Intelligences in its schools. Data collection is done through observations, as well as documentation and interviews with school principals and teachers and staff in the school. Secondary sources are taken from books, scientific journals and the literature of experts in their fields that support this research.
Implementasi dan Kendala Pelaksanaan Pembinaan Profesional Guru di Sekolah Menengah Atas Agus Zamroni
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 8 No 2 (2019): At-Tajdid
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (831.327 KB)

Abstract

The main purpose of the study was to identify the supervision techniques, the knowledge level on supervision techniques, level of difficulties in implementing the councelling and causes of difficulties faced by head masters in applying techniques of teacher supervision. The samples totaling 10 head masters. The data were collected by means of questionnaires. The results of this study indicate that the implementation of teacher supervision techniques by head masters has positive relation with their knowledge level on supervision techniques. The difficulties in implementing were resulted from the limited time, finance, professional ability and implementation direction.
Implementasi Card Sort dan Index Card Match Mata Pelajaran Qur'an Hadis Guna Peningkatan Prestasi Belajar Siswa Kelas VI MI Muhammadiyah Nogosari Kulon Progo Tahun Pelajaran 2018 / 2019 Suyono Suyono
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 8 No 2 (2019): At-Tajdid
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1155.709 KB)

Abstract

Banyaknya siswa yang prestasi belajarnya kurang dalam pembelajaran disebabkan salah satunya karena proses pembelajaran selama ini belum melibatkan siswa secara aktif, sehingga prestasi belajar siswa jauh dari yang diharapkan,oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah Peningkatan Prestasi siswa dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadis melalui Strategi Cart short dan Index card match pada siswa kelas VI MI Muh. Nogosari Kulon Progo tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus dan melibatkan empat komponen yakni: Planning (rencana), Action (tindakan), Observation (pengamatan), Reflection (refleksi). Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI MI Muh. Nogosari Kulon Progo yang berjumlah 14 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa metode Cart short dan Index card match dalam pembelajaran Al-qur’an Hadis mampu meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VI MI Muh. Nogosari Kulon Progo tahun pelajaran 2018/2019. Pada siklus I prestasi belajar Al-Qur’an hadis siswa mengalami peningkatan setelah diterapkannya Strategi Cart short dan Index card match . Hal ini terlihat dari prosentase ketuntasan belajar secara klasikal yaitu pada siklus I sebesar 57%, dan pada siklus II sebesar 83,78%. Hasil penelitian tersebut dapat digunakan sebagai bahan rujukan bagi kami untuk meningkatkan Prestasi belajar peserta didik.
Peran Guru Dalam Menanggulangi Perilaku Bullying Pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif Klangon Kalibawang Kulon Progo Yogyakarta Tahun Pelajaran 2018/2019 Juni Arifin Hidayat
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 8 No 2 (2019): At-Tajdid
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (986.081 KB)

Abstract

Salah satu cara guru dalam menanggulangi perilaku bullying siswa MI Ma’arif Klangon Kalibawang Kulon Progo. Dimana pada tulisan ini dipaparrakan tentang jenis –jenis bullying yang sudah terjadi pada Madrasah. Dengan diuraikan beberapa jenis bullying dapat ditemukan upaya guru dalam mengatasinya secara sistematis dan periodik. Perilaku bullying di Madrasah memang sudah sering dilakukan oleh beberapa siswa, namun peran guru dalam mengatasinya masih kurang maksimal, sehingga perilaku tersebut masih belum bisa hilang dari tradisi dan perilaku siswa di Madarsah. Maka penanggulangan terhadap perilaku bullying oleh para guru merupakan suatu keniscayaan yang harus di lakukan secara intensif dan konsekwen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis –jenis bullying yang telah terjadi di MI Ma’arif Klangon Kalibawang Kulon Progo tahun 2018, bagaimana peran guru dalam menanggulanginya. Penelitian ini menggunakan pendekatan field research yang bersifat deskriptif kualitatif, jenis metode lapangan yang menguraikan hasil dari data lapangan yang dilakukan secara langsung. Adapun pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian data tersebut diinterpretasikan dan dianalisis. Hasil penelitian ini menunjukkan. Pertama, jenis jenis bullying yang telah terjadi di MI Ma’arif Klangon Kalibawang Kulon Progo terdiri dari dua bentuk, yaitu pertama bentuk bullying fisik yang meliputi : menindih, pukul –pukulan, bermain hantu-hantuan, menyipratkan air, dorong-dorongan disaat salat. Sedangakan yang kedua adalah bentuk bullying non fisik berupa kata-kata verbal dan non verbal, seperti perkataan jelek yang disampaikan kepada temannya, dan juga perilaku yang membahayakan teman lainya. . Kedua Peran guru dalam menanggulangi perilaku bullying di MI Ma’arif Klangon Kalibawang Kulon Progo terbagi dalam tiga tahapan. Pertama terhadap perilaku bullying yang bersifat fisik, para guru langsung memanggilnya dan memberikan hukuman langsung sesuai dengan tingkat perilaku bullying yang dilakukan dengan pantauan secara intensif. Kedua terhadap perilku bullying yang bersifat non fisik para guru langsung memberikan teguran dan nasehat yang benar agar tidak melakukan perbuatan bullying karena perbuatan tersebut membahayakan baik bagi dirinya, sekolah maupun orang tuanya dan masyarakat luas. Sedangkan tahapan yang ketiga adalah merupakan bullying dilakukan secata rutin dan terus menerus dengan memanggil orang tuanya dan bersamanya memberikan terapi, perhatian dan tuntunan yang sangat intensif, sistematis dan kebersamaan sampai siswa tersebut berhenti untuk melakukan perikalu bullying. Hal ini sesuai dengan peran guru sebagai mediator dan fasilitator, dan juga sebagai penasehat.
The Use of Kahoot as a Interactive Arabic Teaching Media Erma Febriani
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 8 No 2 (2019): At-Tajdid
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.161 KB)

Abstract

This study aims to determine students' perceptions of the use of kahoot as an interactive learning media in Arabic in increasing motivation to learn Arabic. The approach used is descriptive quantitative. The subject of this study was a total of 40 students. Data collection techniques are carried out by observation, questionnaire, interview and documentation. Data analysis techniques were carried out using statistical product and service solution (SPSS) technique version 20.00. The use of kahoot as an interactive learning media in Arabic is the focus of the study. The findings of this study indicate that learning using kahoot media is very interesting with a percentage of 82.50%, students get positive things with a percentage of 62.50% strongly agree and 37.50% agree, kahoot media fosters student motivation in learning Arabic with a percentage of 52, 50% agree, 40.00% strongly agree, Kahoot makes learning more interactive with a percentage of 40% female students agree, 40% of children strongly agree. Thus it can be concluded that the use of kahoot can foster student motivation and make Arabic learning more interactive.
Evaluasi Standar Proses Pendidikan Al Islam dan Kemuhammadiyahan di Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah 1 Playen Aris Setyawan; Hendro Widodo
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 8 No 2 (2019): At-Tajdid
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (891.573 KB)

Abstract

Abstrak: Proses pembelajaran merupakan hal yang sangat penting pada sebuah lembaga sekolah. Dan pelajaran ismuba adalah ciri khas dan keunggulan dari sekolah Muhammadiyah. Berbagai masalah pada proses pembelajaran ismuba yaitu Perencanaan program pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, dan pengawasan proses pembelajaran yang belum efektif. Adapun rumusan masalahnya adalah bagaimana pelaksanaan standar prosesnya, sejauhmana target pencapaian kinerja pendidik dan upaya tindak lanjut dari hasil pencapaian pelaksanaan standar proses yang dilakukan oleh sekolah. Tujuannya untuk mengetahui pelaksanaan setandar proses pendidikan, untuk mengetahui tingakat pencapaian kinerja guru dan sekolah dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan penilaian dalam proses pembelajaran, dan upaya tindak lanjut yang harus dilakukan oleh sekolah dalam meningkatkan kinerja guru. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan subyek seluruh guru ismuba di SMK Muhammadiyah 1 Playen. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode analisis data induktif. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: pelaksanaan standar proses pendidikan di SMK Muhammadiyah 1 Playen sudah berjalan dengan baik, dan masih ada kekurangan yang harus diperbaiki oleh sekolah, walaupun sudah ada sebagian yang sudah terlaksana dengan baik. Perlu upaya tindak lanjut yang perlu dilakukan oleh sekolah untuk meningkatkan kemampuan guru supaya menjadi guru yang lebih profesional.
Tantangan Kompetensi Kognitif pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas Alfa Centauri Bandung Asep asep Mulyana; Chaerul Rochman; Agus Salim
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 8 No 2 (2019): At-Tajdid
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1139.915 KB)

Abstract

This study was conducted to identify the cognitive abilities in the evaluation of Islamic religious education learning at Alfa Centauri Senior High School in Bandung based of the level of hardness of questions based on Hots (Higher Order of Thinking Skill questions. This research method uses descriptive participation method. The population is a whole class which consists of nine classes. From the nine classes, taken one class as sample, it is 11 with total number of students 22, which determination of the sample using cluster random sampling technique. The techniques of collection data was taken by test about muamalah material., interviews, observation, and documentation. The instrument used refers to essay test which refers to the Hots question. The conclusions of this study are (1) the achievement profile of the students' cognitive abilities, showed varying results with an average achievement of 80.4%, Cognitive abilities of students at level C1 which is equal to 96.25% belong to category “very good”, at level C2 which is equal to 91.25% included in the very “good category” too, at the C3 level of 73.75% included in the category “enough”, at C4 level of 82.5% included in the category “good”, at the level C5 which is equal to 91.25% included in the category “very good” and the last at the Level C6 which is equal 54.0% included in the category “low”. Recommendations for the results of this study for students It is expected that students can understand more in the important sense of learning Islamic education and for teachers are expected to be able to give more attention and use interesting methods to increase the enthusiasm of students in learning Keywords: Competence, cognitive, Islamic Education, senior hight School.

Page 1 of 1 | Total Record : 8