cover
Contact Name
Riviera
Contact Email
publishingriviera@gmail.com
Phone
+62859117272881
Journal Mail Official
publishingriviera@gmail.com
Editorial Address
Jl.sendang perumahan greenland sendang kecamatan sumber kabupaten cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian
Published by Riviera Publishing
ISSN : 28295439     EISSN : 28297334     DOI : https://doi.org/10.36418/locus
Jurnal Locus: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pengabdian, double-blind and open-access academic journal in the Multidisiplin. This journal is published once a month by CV. Riviera Publishing.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 970 Documents
Harmonization of Partnership Regulations in the Plantation Business Sector to Achieve Legal Certainty (Case Study of The CSR Sugarcane Partnership Program of PT Sukses Mantap Sejahtera with Farmers) Yuliana, Yuliana; Gultom, Elisatris
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i1.5229

Abstract

The plantation business sector has an important role in the national economy, especially through partnership programs as part of Corporate Social Responsibility (CSR). However, partnership arrangements in this sector are still characterized by complexity and disharmony of laws and regulations that cause obstacles in its implementation and legal uncertainty for business actors. This study aims to understand the regulation of partnership programs in the plantation sector in accordance with national regulations as well as to examine the harmonization of regulations in order to create legal certainty. The methods used are normative juridical and empirical juridical approaches with data collection techniques in the form of library research and field studies at PT Sukses Mantap Sejahtera. Data analysis was conducted normatively descriptively. The results showed that regulations related to partnerships issued by the Ministry of Agriculture, the Ministry of Agrarian Affairs and Spatial Planning/National Land Agency, and CSR regulations in the plantation sector are often not harmonized, thus separating CSR obligations and facilitation of community plantation development even though both have the same goal, namely improving the welfare of farmers and business sustainability. This disharmony creates multiple administrative and investment burdens, hampering the optimization of partnership programs and creating legal uncertainty. The research recommends the need for harmonization and revision of partnership regulations in the plantation sector to be integrated and non-overlapping, thus supporting a conducive investment climate and sustainable development. The implementation of this harmonization is expected to facilitate the implementation of partnership CSR programs, including in the case of PT Sukses Mantap Sejahtera, and support the achievement of national sugar self-sufficiency.
Pengaruh Digital Advertising terhadap Konversi Tindakan ELITA SILK di Klinik Utama IEC Eyecare: Analisis Time Series dan Patient Perception Roman, Daria Putri; Ajeng, Dyah; Hidayat, Indra; Wiguna, Michael Putra
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i1.5236

Abstract

Tujuan: Menganalisis pengaruh digital advertising terhadap konversi tindakan ELITA SILK dan mengidentifikasi faktor-faktor penentu keputusan pasien di Klinik Utama IEC Eyecare selama periode Agustus-Oktober 2025. Metode: Penelitian deskriptif mixed-methods menggunakan time series analysis untuk data digital advertising (n=3 bulan) dan qualitative content analysis terhadap survey pasien (n=22 responden). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan content analysis. Hasil: Trend analysis menunjukkan peningkatan konsisten pada parameter digital advertising: leads +37.6%, booking +72.5%, dan tindakan SILK ELITA +150%. Conversion rate meningkat dari 9.52% menjadi 21.28% (+123%). Analisis survey pasien menunjukkan: (1) 81.8% mengakses informasi melalui media sosial (Instagram); (2) 100% menilai konten klinik positif; (3) Alasan utama pemilihan: teknologi (45.5%) dan pemulihan cepat (40.9%); (4) Faktor penentu: teknologi (72.7%), harga (45.5%), kualitas layanan (36.4%); (5) Peran dokter sangat besar (66.7%); (6) 100% bersedia merekomendasikan; (7) Kepuasan: 63.6% sangat puas. Originalitas: Penelitian ini mengintegrasikan quantitative time series analysis dengan qualitative patient perception analysis— metodologi pertama dalam konteks healthcare marketing di Indonesia untuk prosedur surgical electif berbasis teknologi terkini. Implikasi: Findings mengvalidasi efektivitas strategi digital advertising terintegrasi dalam patient acquisition untuk teknologi surgical baru. Instagram adalah channel kritis untuk awareness stage, sementara teknologi produk dan kualitas layanan merupakan decision-stage factors utama. Peningkatan conversion rate signifikan mengindikasikan successful integration antara digital marketing efforts dan patient education.
Mengidentifikasi Fenomena Perceraian di “Kota Seribu Satu Gereja” dalam Kompleksitas Fakta Sosial Religiusitas dan Liquid Modernity Welerubun, Ignasius; Bayu Nujartanto, Antonius
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i1.5238

Abstract

Julukan kota Manado sebagai "Kota Seribu Satu Gereja" memberi kesan kentalnya kekristenan di daerah ini. Idealnya nilai- nilai kekristenan dihayati dan dihidupi dalam praksis sehari-hari, termasuk nilai dan norma perkawinan sebagai sesuatu yang sakral, sakramental, dan tak dapat diceraikan. Tetapi kenyataannya, angka perceraian dari tahun ke tahun semakin meningkat di daerah ini. Pertanyaannya, apa penyebab yang memicu peningkatan ini? Data dari Badan Pusat Statistik Sulawesi Utara tahun 2024 menunjukkan beberap faktor seperti perselingkuhan, kekerasan di dalam rumah tangga, ekonomi, dan lain-lain. Kita sementara berada dalam sebuah masyarakat yang oleh Zygmunt Bauman disebut sebagai masyarakat cair (Liquid Modernity) yang mengandung di dalamnya ada yang namanya Liquid Love (cinta yang cair). Apakah kondisi liquid modernity ini ikut memicu peningkatan angka perceraian ini? Karena itu lewat pendekatan fenemonologi yang menjadi metode kerja di dalam penelitian ini, peneliti hendak menemukan bagaimana pasangan-pasangan nikah yang akhirnya bercerai memaknai, menghayati dan mempraktekkan nilai-nilai dan norma perkawinan kekristenan (yang tidak dapat cerai) di dalam kondisi masyarakat cair dengan cinta yang cair ini. Urgensi memahami fenomena perceraian di Kota dengan julukan “kota Seribu Satu Gereja” tidak hanya terbatas pada pengenalan dan pemahaman tentang penyebabnya tetapi memberikan ruang untuk rethinking tentang model pembinaan dan kebijakan strategis pastoral Gereja yang efektif dan efisien sesuai perubahan sosial-budaya yang terjadi.
Aplikasi Click & Collect Untuk Optimalisasi Pelayanan Pada Rumah Makan Studi Kasus Warmingan 20 Katon Raharjo, Priyo Gesang; Syahadiyanti, Litafira; Pamudi, Pamudi
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 12 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i12.5248

Abstract

Sistem Click and Collect yang dikembangkan pada Warung Makan "Warmingan 20" bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan melalui integrasi pemesanan online dan offline, manajemen menu real-time, serta sistem pembayaran yang efisien. Sistem ini memungkinkan pelanggan untuk memesan secara daring dan mengambil pesanan di lokasi, mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Penggunaan arsitektur multi-tenant memungkinkan sistem ini diadopsi oleh UMKM lain tanpa duplikasi infrastruktur. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem ini mudah digunakan, cepat, dan konsisten dalam menangani pesanan, serta meningkatkan efisiensi operasional. Sistem pembayaran yang terintegrasi melalui QRIS mempercepat transaksi dan memastikan akurasi pencatatan keuangan, sedangkan fitur notifikasi real-time via WhatsApp meningkatkan komunikasi dengan pelanggan. Meskipun sistem ini telah terbukti efektif, pengembangan lebih lanjut seperti modul loyalty, penguatan stabilitas sistem, dan analitik untuk pengambilan keputusan strategis diperlukan untuk memperluas fungsionalitas dan memastikan skalabilitasnya untuk banyak UMKM kuliner. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan sistem informasi untuk UMKM dengan solusi biaya rendah namun efektif.
Tanggung Jawab Perdata Agen Scam dalam Penempatan Warga Negara Indonesia di Kamboja Setyo Wiguno, Ahadira; Rizkianti , Wardani
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i12.5255

Abstract

Kasus penipuan perekrutan tenaga kerja Indonesia ke Kamboja merupakan salah satu bentuk kejahatan lintas negara yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Modus operasi yang digunakan para agen scam meliputi penyamaran sebagai perusahaan penyalur tenaga kerja, penawaran pekerjaan fiktif, manipulasi informasi gaji dan fasilitas, serta pemalsuan dokumen penempatan. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi bagi korban, tetapi juga berpotensi menyebabkan eksploitasi, kerja paksa, hingga perdagangan orang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dua aspek utama, yaitu: (1) hubungan hukum antara korban dan agen scam dalam konteks penempatan ke luar negeri, dan (2) bentuk tanggung jawab perdata yang dapat dikenakan kepada agen scam berdasarkan hukum positif Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif melalui pendekatan peraturan perundang-undangan, konsep, dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan hukum yang terbentuk antara korban dan agen scam tidak memenuhi syarat sah perjanjian sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan bertentangan dengan ketentuan UU No. 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Oleh karena itu, hubungan tersebut dikualifikasikan sebagai perbuatan melawan hukum. Dalam aspek tanggung jawab perdata, agen scam dapat dimintai pertanggungjawaban karena melakukan tindakan yang menimbulkan kerugian, kelalaian, serta pelanggaran terhadap kewajiban hukum dalam penempatan pekerja migran. Korban berhak menuntut ganti rugi materiil maupun immateriil. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan perlunya penguatan upaya pencegahan, penegakan hukum lintas negara, dan edukasi bagi calon pekerja migran untuk meminimalisasi praktik penipuan penempatan non-prosedural.
Kedudukan Hukum Beneficial Ownership dalam Perjanjian Pinjam Nama Atas Hak Milik Tanah oleh Warga Negara Asing (Studi Putusan Mahkamah Agung 4223 K/Pdt/2022) Ananda Gibran, Rizal; Putri, Citraresmi Widoretno
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i12.5257

Abstract

Perjanjian pinjam nama atas Hak Milik tanah oleh Warga Negara Asing (WNA) merupakan praktik yang sering digunakan untuk menghindari pembatasan subjek hak dalam Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA). Praktik ini menimbulkan ketegangan antara asas nasionalitas, kebebasan berkontrak, dan kepastian hukum, terutama ketika WNA bertindak sebagai pemilik manfaat (beneficial owner) melalui rangkaian akta yang secara substansi mengalihkan penguasaan tanah. Penelitian ini bertujuan menganalisis keabsahan perjanjian pinjam nama, kedudukan hukum beneficial ownership dalam sistem pertanahan nasional, serta pertimbangan Mahkamah Agung dalam Putusan 4223 K/Pdt/2022. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian pinjam nama merupakan perjanjian dengan causa terlarang karena bertentangan dengan Pasal 21 dan Pasal 26 ayat (2) UUPA serta tidak memenuhi syarat objektif perjanjian menurut Pasal 1320 KUHPerdata. Beneficial ownership tidak memiliki kedudukan hukum dalam pertanahan karena sistem hukum tanah Indonesia bersifat monistik dan hanya mengakui pemilik yang tercantum dalam sertifikat. Putusan Mahkamah Agung menegaskan bahwa pendanaan oleh WNA tidak menimbulkan hak apapun atas Hak Milik dan menyatakan seluruh rangkaian perjanjian nominee batal demi hukum sejak awal.
Study Of Scada System Implemented For Coal Fired Steam Power Plant IPP Kendari - 3 With Reliability Rate Comparison Of Redundancy 2 Gateway Device and Stand Alone Gateway Device Scada System Yuliarta I. E., Indra; Masiri, Harry Christanto Pinta
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i1.5258

Abstract

This paper aims to show SCADA’s (Supervisory Control and Data Acquisition) influence on performance, reliability and availability of IPP Kendari – 3 CFSPP 2 X 50 MW operation unit as an backbone in Southeast Sulawesi Interconnection 150 kV System. The utilization and implementation of a Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) system in a steam power plant equipped with a redundancy configuration using two gateway devices. The main objective is to ensure high system reliability, data integrity, and continuous monitoring in the event of hardware or network failure. The study highlights the configuration design, communication topology, and redundancy logic between the main and backup gateways. The results show that the redundancy scheme significantly improves system availability and reduces downtime, contributing to safer and more efficient plant operations.
Accuracy of Artificial Intelligence in Detecting Tuberculosis from Chest X-ray: A Systematic Review and Meta-Analysis of Diagnostic Performance Priyambodo, Singgih; Danardono, Iwan
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i1.5259

Abstract

Tuberculosis (TB) remains a major global public health challenge, particularly in low-resource countries where access to trained radiologists is limited, making Chest X-ray (CXR) screening difficult to scale. The advancement of Artificial Intelligence (AI) and Computer-Aided Detection (CAD) technology offers a potential solution by providing automated TB detection and supporting diagnostic workflows. To assess their clinical readiness, this systematic review and meta-analysis was conducted using the PRISMA 2020 protocol and included studies from PubMed, Scopus, and Semantic Scholar that evaluated AI-CAD systems (Index Test) against microbiological or extended reference standards (Reference Standard). The Quality Assessment of Diagnostic Accuracy Studies (QUADAS-2 and QUADAS-C) tools were applied to measure risk of bias, and a random-effects model was used to estimate pooled Diagnostic Odds Ratio (DOR). Six studies with approximately 38,940 participants were eligible for analysis. Results showed a pooled DOR of 0.133 (95% CI: 0.047–0.377), indicating a significantly lower diagnostic error rate (P=0.000). Although sensitivity was consistently high (83.3%–100%), specificity varied widely (26.8%–98.9%), resulting in notable heterogeneity and a wide prediction interval (0.003–6.411). These findings conclude that AI-CAD tools demonstrate strong potential for TB screening but should undergo local validation, threshold calibration, and operational evaluation before broad clinical implementation, especially where specificity remains below the WHO Target Product Profile.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Pariwisata Berkelanjutan: Dinamika Sosial-Ekonomi di Kampung Wisata Saporkren, Raja Ampat Tampubolon, Novelina; Aisyah Hindom, Siti; Mustamus, Anastasya
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 12 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i12.5264

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika sosial dan ekonomi masyarakat dalam pengelolaan pariwisata berkelanjutan di Kampung Saporkren, Raja Ampat. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai perubahan sosial, transformasi ekonomi, dan peran pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan destinasi. Informan dipilih melalui purposive sampling, terdiri atas pengelola homestay, pemandu wisata, tokoh adat, perwakilan pemerintah kampung, anggota Pokdarwis, perempuan, dan pemuda yang terlibat dalam aktivitas wisata. Responden tambahan meliputi pemilik homestay, pemandu wisata, operator transportasi laut, pelaku UMKM, serta rumah tangga non-pelaku wisata. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan penelusuran dokumen lokal, kemudian dianalisis dengan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata mendorong perubahan sosial yang signifikan. Sebanyak 72% informan pelaku wisata melaporkan meningkatnya intensitas interaksi antar-pelaku dan kerjasama komunitas, sementara 55% rumah tangga non-pelaku merasa relasi sosial mulai mengarah pada segregasi ekonomi. Pemberdayaan melalui Pokdarwis dan asosiasi homestay dinilai efektif oleh 68% pelaku wisata, namun belum menjangkau kelompok rentan seperti perempuan dan pemuda secara optimal. Secara ekonomi, terjadi peningkatan pendapatan rata-rata pada pelaku wisata: pemilik homestay memperoleh Rp9–18 juta/bulan, pemandu wisata Rp6–12 juta/bulan, operator transportasi laut Rp8–15 juta/bulan, dan pelaku UMKM Rp3–7 juta/bulan. Sebaliknya, rumah tangga non-pelaku hanya berada pada kisaran Rp1,5–3 juta/bulan, menunjukkan kesenjangan pendapatan yang cukup tajam. Penelitian menyimpulkan bahwa pariwisata berkontribusi positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, namun ketimpangan distribusi manfaat masih menjadi tantangan. Penguatan kapasitas kelembagaan lokal dan strategi pemberdayaan yang lebih inklusif diperlukan untuk menjamin keberlanjutan sosial-ekonomi desa wisata.
Analisis Kebijakan Teknis dan Ekonomi pada Penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap untuk Sektor Industri, Rumah Tangga dan Sosial di Wilayah Jawa Tengah Rissanti, Ana
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i1.5265

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di sektor rumah tangga, industri, dan sosial di Jawa Tengah, serta mengevaluasi dampak perubahan kebijakan terhadap keuntungan ekonomi dan payback period PLTS Atap. Metode yang digunakan adalah pendekatan mixed methods dengan simulasi PVSyst untuk analisis teknis dan perhitungan Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), serta payback period untuk menilai kelayakan ekonomi. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara dengan pakar, dan analisis data historis pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan yang menghapus batas kapasitas daya tersambung memberikan keuntungan bagi sektor industri, tetapi sektor rumah tangga dan sosial terpengaruh negatif dengan penghapusan insentif ekspor. Secara teknis, PLTS Atap menghasilkan energi yang cukup efisien, namun penghapusan ekspor energi meningkatkan biaya dan memperpanjang payback period, terutama di sektor rumah tangga dan sosial. Implikasi kebijakan ini menekankan pentingnya penyederhanaan prosedur administratif untuk meningkatkan minat pelanggan. Dampak terhadap pendapatan PLN diperkirakan sekitar 0,18%, yang relatif kecil, namun dampaknya tetap signifikan dalam jangka panjang. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk pemerintah dan PLN dalam mendukung pengembangan PLTS Atap yang berkelanjutan.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 12 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 11 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 9 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 8 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 7 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 6 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 5 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 4 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 3 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 12 (2024): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 11 (2024): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 3 No. 2 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 3 No. 1 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 12 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 11 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 10 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 12 (2022): journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian More Issue