cover
Contact Name
Nurliana
Contact Email
nurliana@diniyah.ac.id
Phone
+6285271315660
Journal Mail Official
kreatifitas@diniyah.ac.id
Editorial Address
Jl. Kuau No.001/ Jl. KH. Ahmad Dahlan No.100, Pekanbaru, Riau, Indonesia, 28121
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
ISSN : 24609870     EISSN : 28071883     DOI : 10.46781
Core Subject : Religion, Education,
Kreatifitas jurnal ilmiah Pendidikan Islam diterbitkan dua kali dalam setiap tahun. Kajian dalam jurnal ini ialah kajian ilmiah hal-hal yang berkaitan tentang pendidikan islam, hasil penelitian seputar pendidikan islam, pengabdian pendidikan islam; seperti pengetahuan ilmiah seputar keislaman, strategi pembelajaran, metode pembelajaran, manajemen kelas, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan pendidikan islam baik ilmiah maupun hasil penelitian ataupun pengabdian. Tulisan dalam jurnal ini terbuka untuk akademisi, peneliti, dan praktisi yang berkaitan tentang pendidikan Islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 75 Documents
KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM DI BELANDA: TANTANGAN DAN PELUANG DALAM MULTIKULTURALISME Muharrani, Muharrani; Herlini Puspika Sari; Rahmalia, Renny; Zaleha, Siti
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 14 No. 2 (2025): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v14i2.1877

Abstract

Abstrak Penelitian ini berfokus pada tantangan serta peluang kebijakan pendidikan Islam di tengah masyarakat multikultural Belanda. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka (literature review) dengan mengulas beberapa artikel yang ditemukan. Pendekatan yang digunakan yaitu kriteria inklusi dan eksklusi melalui pengamatan secara sistematis dalam artikel yang telah ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan Islam di Belanda harus mampu menjembatani nilai-nilai agama dengan masyarakat yang multikulturalisme. Salah satu tantangan utama adalah ketiadaan standar kurikulum yang konsisten dan banyak guru Islam di Belanda yang kurang memiliki kualifikasi khusus dalam pendidikan Islam sehingga mempengaruhi kualitas pengajaran dan transmisi nilai-nilai agama. Namun demikian, pendidikan Islam di Belanda juga menawarkan peluang signifikan. Pengayaan budaya melalui pendidikan Islam dapat meningkatkan komunikasi antarbudaya, mengurangi prasangka, dan membangun toleransi di antara komunitas yang berbeda. Kebebasan dalam mengatur kurikulum membuka peluang untuk inovasi pendidikan yang dapat mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan keterampilan hidup yang relevan dalam masyarakat modern. Kolaborasi antar komunitas dan pengembangan karakter multikultural melalui pendidikan Islam dapat memperkuat ikatan sosial dan membentuk generasi muda yang inklusif, toleran, dan siap berkontribusi positif dalam masyarakat global. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun menghadapi berbagai tantangan, pendidikan Islam di Belanda memiliki potensi besar untuk beradaptasi dan berkembang dalam lingkungan multikultural.
PENGUATAN KOMPETENSI PROGRAM TAHFIDZUL QUR’AN MELALUI KURIKULUM INTEGRASI DI SEKOLAH FORMAL DAN PESANTREN DI SMP DHARMA LESTARI SALATIGA Jihan Faradifa Nufus; Alfaza, Sania Azizah; Hamidatul Ulwiyah, Kunti; Aprilia Cahyani, Eka; Dzukhriyah, Silfa
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 14 No. 2 (2025): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v14i2.1884

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pelaksanaan kurikulum integrasi pada system program khusus Tahfidzul Qur’an di SMP Dharma Lestari serta menganalisis efektivitasnya dalam memperkuat kompetensi tahfidz dan karakter siswa. Metode penelitian yang kita gunakan yaitu pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara semi-terstruktur dengan analisis mengacu pada model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum integrasi mampu menyelaraskan pembelajaran formal dan kegiatan tahfidz melalui penjadwalan yang sejalan, pembagian tugas guru dan ustadz, dan koordinasi mendalam antara sekolah dan pondok pesantren. Program khusus tahfidz yang mencakup kegiatan setoran hafalan, murojaah, serta penggunaan metode juz’i, takrir, setor, dan tes terbukti meningkatkan kualitas hafalan, kedisiplinan, manajemen waktu, serta motivasi spiritual siswa. Meskipun ditemui kendala seperti tuntuta pembelajaran dan adaptasi metode pembelajaran, dukungan guru, ustadz, dan lingkungan pesantren mampu menjaga konsistensi program. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurikulum integrasi efektif dalam memperkuat kompetensi tahfidzul Qur’an sekaligus membentuk karakter religius siswa, sehingga model ini layak menjadi rujukan bagi lembaga pendidikan berbasis pesantren yang ingin mengoptimalkan sinergi antara pendidikan akademik dan spiritual. Kata Kunci: Kurikulum integrasi, Tahfidzul Qur’an, Pesantren, Kompetensi siswa, Pendidikan Islam
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PADA PEMUDA GENERASI Z MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM MATERI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Lestari, Sindi
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 14 No. 2 (2025): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v14i2.1828

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) sangat penting untuk membentuk kualitas dan karakter generasi muda. Namun, perkembangan teknologi informasi yang pesat, terutama bagi Generasi Z, menuntut pendekatan pengajaran yang lebih inovatif dan aplikatif. Artikel ini bertujuan untuk membangun perspektif pendidikan yang sukses, berakar pada literasi digital yang dirancang khusus untuk Generasi Z dalam PAI. Melalui penggunaan simulasi dan visualisasi, teknologi mendukung peningkatan komponen-komponen kunci dalam konten pendidikan dan membantu siswa dalam memahami gagasan-gagasan Islam. Dalam lingkungan pendidikan, kustomisasi memungkinkan unit pembelajaran dan strategi pedagogis disesuaikan dengan kebutuhan siswa, yang dapat meningkatkan motivasi dan prestasi pendidikan mereka. Tren ini mencerminkan pertumbuhan Generasi Z di ranah digital.
DINAMIKA PENDIDIKAN ISLAM DARI MASA KLASIK SAMPAI ERA DIGITAL MODERN devia awaliah zahrani, devia; Achmad Maftuh Sujana, Maftuh; Alifa Nayla Alfarafisyah, Nayla; Dwi Rachmi Ramadhani, Dwi; Muhammad Ilham Fani, Ilham
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 14 No. 2 (2025): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v14i2.1926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika pendidikan Islam dari masa klasik hingga era digital modern melalui pendekatan studi pustaka. Pendidikan Islam sejak awal telah mengalami perkembangan signifikan, mulai dari sistem sederhana pada masa Nabi, berkembang menjadi lembaga-lembaga ilmiah pada era klasik, hingga mengalami pembaruan struktural dan kurikulum pada era modern. Memasuki era digital, pendidikan Islam menghadapi perubahan besar dalam metode pembelajaran, akses sumber belajar, serta relasi antara guru dan peserta didik. Data penelitian diperoleh dari literatur primer dan sekunder, termasuk karya pemikir Islam klasik, pemikiran modern, serta jurnal nasional lima tahun terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan Islam selalu mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasarnya. Integrasi teknologi digital memperluas akses pembelajaran, namun juga menghadirkan tantangan terkait literasi digital, otoritas keilmuan, dan validitas sumber. Penelitian ini menegaskan bahwa transformasi pendidikan Islam merupakan proses berkelanjutan yang menghubungkan tradisi keilmuan klasik dengan kebutuhan masyarakat modern dan perkembangan teknologi kontemporer.
KONSEP MAHABBAH RABIAH AL-ADAWIYAH DALAM PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF MARGARET SMITH SIREGAR, RAJA LOTTUNG; Safitri, Akmalia
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 14 No. 2 (2025): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v14i2.1982

Abstract

In human life the concept of mahabbah is very important, especially in the study of Islamic education. Because in starting the education, students should love their teachers as well as teachers must love their students. Thus, the lesson will be easy for students to understand. The purpose of this study is to find out the concept of mahabbah according to Rabi'ah Al-Adawiyah, To find out the concept of mahabbah Rabi'ah Al-Adawiyah in Islamic Education Perspective Margaret Smith. This research method is library research, namely a study, to obtain a number of necessary data purely only utilizing sources available in the library. The results of this study are that the concept of mahabbah according to Rabi'ah Al-Adawiyah is: first, love only for Allah and turning away from others. Sufis must close their eyes to the world and its contents and attractions. Second, love only for Allah and selflessly. Not expecting a reward in the form of rewards or punishments. The concept of mahabbah rabi'ah al adawiyah in Islamic education from Margaret Smith's perspective is: Zuhud, Purifying oneself (takhalli), Filling oneself with good morals (tahalli), Habituation (tajalli).