cover
Contact Name
Nurliana
Contact Email
nurliana@diniyah.ac.id
Phone
+6285271315660
Journal Mail Official
kreatifitas@diniyah.ac.id
Editorial Address
Jl. Kuau No.001/ Jl. KH. Ahmad Dahlan No.100, Pekanbaru, Riau, Indonesia, 28121
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
ISSN : 24609870     EISSN : 28071883     DOI : 10.46781
Core Subject : Religion, Education,
Kreatifitas jurnal ilmiah Pendidikan Islam diterbitkan dua kali dalam setiap tahun. Kajian dalam jurnal ini ialah kajian ilmiah hal-hal yang berkaitan tentang pendidikan islam, hasil penelitian seputar pendidikan islam, pengabdian pendidikan islam; seperti pengetahuan ilmiah seputar keislaman, strategi pembelajaran, metode pembelajaran, manajemen kelas, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan pendidikan islam baik ilmiah maupun hasil penelitian ataupun pengabdian. Tulisan dalam jurnal ini terbuka untuk akademisi, peneliti, dan praktisi yang berkaitan tentang pendidikan Islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 75 Documents
KONSEP MANAJEMEN WAKTU DALAM TAFSIR MAUDHU’I: RELEVANSI TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM Muhammad Hizba Aulia; Cucu Surahman
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 14 No. 1 (2025): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v14i1.1552

Abstract

Abstract This study aims to describe the concept of time and time management according to the views of scholars, focusing on the maudhu’i exegesis approach. A qualitative approach is used, with the library research method as the primary data collection technique. The main source of data is the book Qimatuz Zaman 'Indal 'Ulama by Abdul Fattah, while secondary sources are drawn from tafsir books, journal articles, and other relevant literature on the concept of time in Islamic teachings. The collected data is then analyzed in depth to draw comprehensive conclusions regarding the meaning and importance of time in Islam. The findings reveal that Islam views time as a precious gift from Allah, which must be used as optimally as possible. This view is emphasized in several verses of the Qur'an that highlight the importance of being mindful of time. According to scholars, the optimal management of time is not only a duty but also an act of worship, an individual responsibility, and a means to achieve a productive life. This study offers a new perspective on time management, which is relevant to Islamic education, particularly in character building and time management in daily life. Keywords: Islamic Education, Maudhui Exegesis, Scholars Perspectives, Time Management. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep waktu dan manajemen waktu menurut pandangan ulama, dengan fokus pada kajian tafsir maudhu’i. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, dengan metode studi kepustakaan sebagai teknik utama dalam pengumpulan data. Sumber data utama adalah buku Qimatuz Zaman 'Indal 'Ulama karya Abdul Fattah, sementara sumber sekunder diperoleh dari kitab tafsir, artikel jurnal, dan literatur lain yang relevan mengenai konsep waktu dalam ajaran Islam. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara mendalam untuk menghasilkan kesimpulan yang komprehensif tentang makna dan pentingnya waktu dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam memandang waktu sebagai anugerah Allah yang sangat berharga, yang wajib dimanfaatkan sebaik-baiknya. Pandangan ini ditegaskan dalam berbagai ayat Al-Qur'an yang menggarisbawahi pentingnya perhatian terhadap waktu. Dalam pandangan ulama, pengelolaan waktu yang optimal bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai bentuk ibadah, tanggung jawab individu, dan cara untuk mencapai kehidupan yang produktif. Penelitian ini memberikan perspektif baru mengenai manajemen waktu yang relevan untuk pendidikan Islam, khususnya dalam pembentukan karakter dan pengelolaan waktu dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: Pendidikan Islam, Tafsir Maudhu’i, Pandangan Ulama, Manajemen Waktu
MEMBANGUN KARAKTER RELIGIUS MELALUI KURIKULUM MERDEKA PAI: : KAJIAN DESAIN, STRATEGI, DAN IMPLEMENTASI Sufia, Neng; Harahap, Nasrun
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 14 No. 1 (2025): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v14i1.1569

Abstract

The Merdeka Curriculum for Islamic Religious Education (PAI) is an innovation within the Indonesian education system aimed at shaping students to be religious, virtuous, and have strong character in accordance with the Pancasila Student Profile. This curriculum is designed to be flexible, student-oriented, and to promote active, contextual, and meaningful learning. This study aims to describe the design of the Merdeka Curriculum based on educational levels, from primary to upper secondary education, by taking into account the developmental characteristics of students at each stage. The research employs a qualitative approach using the literature review method. The results show that the Merdeka Curriculum for PAI is structured to develop students who are religious, of good character, and prepared to face contemporary challenges, grounded in Islamic values and the Pancasila Student Profile. With its student-centered, flexible, and integrative learning principles, this curriculum allows for innovative approaches such as project-based learning, collaborative learning, and the use of technology. The curriculum structure is adjusted according to the educational level, from basic introduction at the SD/MI level to theological studies and contemporary issues at the SMA/MA level.
BLENDED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN KITAB KUNING : SEBUAH KAJIAN KONSEPTUAL TERHADAP STRATEGI INTERAKTIF DAN EFEKTIF DI ERA DIGITAL Luthfiyah Anjani; Rafif Danu Pramatya; Anis Sukmawati
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 14 No. 1 (2025): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v14i1.1611

Abstract

Di era digital saat ini, integrasi teknologi dalam sektor Pendidikan belum sepenuhnya diterapkan, terutama dalam beberapa materi yang berkaitan dengan pembeljaran kitab kuning. Hadirnya blended learning menjadi solusi atas permasalahan tersebut. Sehingga, diperlukan penelitian lebih lanjut ini untuk menganalisis konsep blended learning sebagai strategi efektif dan interaktif dalam pembelajaran kitab kuning di Lembaga Pendidikan Islam, seperti pesantren dan madrasah. Kajian ini juga mengeksplorasi implementasi blended learning, mengidentifikasi tantangan, serta merumuskan strategi adaptasi teknologi dalam menjaga eksistensi tradisi keilmuan Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, mengkaji berbagai sumber akademik serta implementasi nyata blended learning di beberapa lembaga pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa blended learning mampu meningkatkan aksesibilitas, fleksibilitas, dan keterlibatan peserta didik dalam memahami kitab kuning melalui penggabungan pembelajaran tatap muka dan daring. Namun, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital, serta kesenjangan antara metode tradisional dan modern perlu diatasi dengan pelatihan teknologi, penyediaan sarana prasarana, dan kolaborasi antar pihak terkait. Blended learning, bila diterapkan dengan mempertimbangkan nilai-nilai tradisional, dapat menjadi solusi yang interaktif dan efektif dalam mempertahankan dan mengembangkan kajian kitab kuning di era digital. Dengan demikian, pendekatan ini tidak hanya menjawab kebutuhan zaman, tetapi juga menjaga kelestarian warisan keilmuan Islam.
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA PESERTA DIDIK KELAS IV SDN 007 SIMPANG BERINGIN syukri, syukri; Aisyah, Azni; Harbes, Beni; Salsabila, Sarah; Armedo, Muhammad
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 14 No. 1 (2025): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v14i1.1613

Abstract

Media audio visual memegang pengaruh penting dalam meningkatkan keaktifan siswa. Penelitian yang dilakukan dalam proposal PTK ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas. Pembelajaran PAI dengan menggunakan metode audio visual di SDN 007 Simpang Beringin dapat meningkatkan keaktifan siswa. Hal ini dapat dilihat setelah dilaksanakannya pembelajaran selama 3 siklus dengan 3 kali pertemuan. Implikasi dari penggunaan media audio visual memungkinkan siswa untuk memahami konsep-konsep PAI, termasuk materi yang abstrak, dengan lebih baik. Visualisasi konsep yang disertai dengan audio menjadikan materi lebih konkret, sehingga siswa lebih mudah mengingat dan memahaminya. Hal ini terutama membantu pada materi-materi yang memerlukan imajinasi atau pemahaman simbolik, seperti kisah-kisah Nabi, Asmaul Husna, dan konsep ketuhanan.
IMPLEMENTASI MADRASATUL ULA DALAM KELUARGA ISLAM DI ERA DIGITALISASI Nurliana, Nurliana
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 14 No. 1 (2025): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v14i1.1633

Abstract

Madrasatul ula is the first education a child gets, Mistakes in the use of technology can have fatal consequences for a child's growth. Many children are difficult to control in using gadgets due to parents' negligence in guidance and uncontrolled control. The research method uses triangulation through data presentation, data selection and drawing conclusions and analyzed through content analysis. The research findings obtained are that families need to understand their duties as primary educators who are collaborative between fathers and mothers in caring for and guiding children so that children grow in a balanced manner between physical and mental health. The era of digitalization of the role of the family is expected for the development and growth of their children, guiding in all matters that are educational and intelligent children through guided and directed motor and psychomotor sharpening. So that digital media is a positive medium for their child's growth. The need for parental awareness to control the use of technology by children, teach children about the correct use of technology, provide examples of good behavior, with proper implementation, technology can be an effective tool in supporting children's growth and development.
PENDIDIKAN HOLISTIK SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN SPIRITUAL: Studi di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 4 Kediri Jawa Timur Laukhin Rosyida Falistya; Rido Kurnianto; Ayok Ariyanto; Arditya Prayogi
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 14 No. 2 (2025): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v14i2.1804

Abstract

Penelitian ini menganalisis pelaksanaan pendidikan holistik sebagai upaya pengembangan kecerdasan emosional dan spiritual di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 4 Kediri Jawa Timur. Pendidikan holistik dipandang penting karena mampu mengembangkan seluruh potensi manusia secara seimbang, termasuk aspek emosional dan spiritual yang menjadi landasan pembentukan karakter positif santriwati. Kecerdasan emosional dan spiritual dipandang bagian dari soft skills yang dapat memperkuat makna dari kecerdasan lainnya, sekaligus menjadikan pondasi mental yang menentukan perilaku positif seseorang agar dapat menemukan jati dirinya, makna hidupnya dan arah tujuan hidupnya. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis secara deskriptif dengan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan holistik di Gontor Putri diterapkan melalui visi, misi, kurikulum komprehensif integratif, kegiatan intra-ekstrakurikuler, pembiasaan, pengarahan, keteladanan, serta bimbingan konseling. Faktor pendukungnya adalah sistem pendidikan yang baku, guru yang ikhlas dan berdedikasi, serta sarana-prasarana yang memadai. Hambatan yang ditemukan yaitu keterbatasan profesionalisme guru dan kurangnya pemahaman santriwati mengenai pentingnya pendidikan pesantren.
STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENANAMKAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB SISWA KELAS VIII DI SMP JABAL RAHMAH MULIA MEDAN: STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENANAMKAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB SISWA KELAS VIII DI SMP JABAL RAHMAH MULIA MEDAN Harun Ar Rasyid; Yulia Mulan , Isnu
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 14 No. 2 (2025): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v14i2.1810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan karakter disiplin dan tanggung jawab pada siswa kelas VIII SMP Jabal Rahmah Mulia Medan. Penelitian ini penting dilakukan mengingat rendahnya disiplin dan rasa tanggung jawab siswa masih menjadi tantangan nyata dalam dunia pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi sekolah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan hasil, data divalidasi dengan teknik triangulasi sumber, metode, dan waktu sehingga temuan dapat dipertanggungjawabkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menerapkan enam strategi utama, yaitu keteladanan, pembiasaan, pemberian tugas, aturan sosial, sanksi edukatif, dan motivasi. Strategi ini terbukti efektif menurunkan jumlah pelanggaran tata tertib, meningkatkan kedisiplinan waktu, serta membangun rasa tanggung jawab siswa baik dalam aspek akademik maupun sosial. Kendati masih terdapat hambatan dari sebagian kecil siswa yang dipengaruhi faktor keluarga dan pergaulan di luar sekolah, secara umum strategi tersebut berjalan baik dan membawa dampak positif. Penelitian ini merekomendasikan agar konsistensi penerapan strategi terus dijaga dengan dukungan keluarga serta lingkungan, sehingga pendidikan karakter dapat berlangsung lebih optimal dan dapat dijadikan rujukan praktik baik bagi sekolah lain.
Modernisasi Pendidikan Agama Islam Di Era Revolusi Industri 4.0 Annisah, Suci; Nurhaliza Alfany, Adhe
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 14 No. 2 (2025): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v14i2.1824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses modernisasi Pendidikan Agama Islam di era Revolusi Industri 4.0 yang diwarnai oleh kemajuan teknologi dan digitalisasi pembelajaran. Fokus penelitian ini terletak pada upaya lembaga pendidikan Islam dalam menyesuaikan metode, strategi, dan media pembelajaran agar tetap relevan dengan karakteristik generasi digital. Alasan penelitian ini dilakukan karena perkembangan teknologi menuntut perubahan sistem pendidikan yang lebih adaptif, tanpa menghilangkan nilai-nilai spiritual Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi pustaka yang bersumber dari jurnal, buku, dan hasil penelitian terdahulu. Data dianalisis melalui reduksi, kategorisasi, dan penarikan kesimpulan yang logis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi PAI tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga pembaruan paradigma pembelajaran agar nilai-nilai Islam tetap menjadi landasan utama di tengah perkembangan digital. Implikasi penelitian ini adalah perlunya guru PAI mengembangkan kompetensi digital dan inovasi pembelajaran agar mampu menanamkan nilai keislaman secara efektif di era modern.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA DIGITAL: : TANTANGAN DAN PELUANG Haikal, Muhammad; Fitri Ginting, Ramadani; Styawan, Rony
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 14 No. 2 (2025): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v14i2.1819

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk pada ranah Pendidikan Agama Islam (PAI). Kajian ini bertujuan untuk menelaah secara komprehensif bagaimana digitalisasi memengaruhi sistem, proses, serta nilai-nilai yang terkandung dalam pendidikan agama Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai sumber akademik, seperti buku, artikel jurnal nasional dan internasional, serta dokumen penelitian terkait pendidikan Islam di era digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa arus digitalisasi menghadirkan dua sisi yang saling berlawanan. Di satu sisi, muncul tantangan berupa rendahnya kemampuan digital pendidik, keterbatasan sarana, dan potensi penyebaran informasi agama yang tidak sesuai prinsip ajaran Islam. Namun di sisi lain, era digital membuka ruang bagi inovasi pembelajaran, memperluas akses terhadap ilmu agama, serta memungkinkan proses pembelajaran yang lebih menarik dan fleksibel. Berdasarkan hasil analisis, penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan literasi digital bagi guru agama, pembentukan etika digital Islami, dan kebijakan pendidikan yang selaras dengan prinsip nilai-nilai Islam di tengah kemajuan teknologi.
EFEKTIFITAS PENILAIAN MENGGUNAKAN DATA CEK DAN SKALA RENTANG PADA MATA PELAJARAN FIQIH BAB WUDHU KELAS VII MTs TQ EL MUNA Q nashrullahzaki; Kholis Prihantoro, Wahyu; Khoiriyyah, Nisaul; Jannah, Rodhotul; Santika , Rahma; Musyafa, Imam
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 14 No. 2 (2025): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v14i2.1855

Abstract

This study aims to describe and compare the effectiveness of three models for assessing ablution practices in seventh-grade students of MTs TQ El Muna Q: global assessment, checklist, and scale assessment. This study used a descriptive qualitative approach with observation, interviews, and literature review methods. The subjects included Islamic Religious Education teachers and nine seventh-grade students. The instruments used were a checklist observation sheet containing 16 aspects of the pillars and sunnah of ablution and a scale assessment sheet with a scale of 1–4 that assessed five main aspects of the skill. The results showed that global assessment was practical but less accurate because it did not indicate specific student errors. Assessment using a checklist provided the most detailed results and helped teachers and students clearly identify errors. Meanwhile, the scale assessment provided an objective and easily analyzed picture of the quality of ablution implementation, especially aspects of calmness, neatness, and efficiency of water use. The combination of a checklist and scale assessment proved to be the most effective because it assessed both technical aspects and students' overall worship attitudes.