cover
Contact Name
Abdurahman Muzaqi
Contact Email
amuzaqi@arkainstitute.co.id
Phone
+6282215691786
Journal Mail Official
amuzaqi@arkainstitute.co.id
Editorial Address
Komplek Perumahan Janatipark III, Cluster Copernicus Blok D-07, Cibeusi, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat 45363
Location
Kab. sumedang,
Jawa barat
INDONESIA
Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Published by Arka Institute
ISSN : 28297466     EISSN : 2829632X     DOI : https://doi.org/10.55904/nautical.v1i2
1. Humanities and social sciences 2. Contemporary political science 3. Education science 4. Religion and philosophy 5. engineering science 6. Business and economy 7. cooperative 8. technology 9. HR Development 10. Design and media arts.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 661 Documents
Analisa perbedaan informasi anatomict scanmastoid dengan pilihan kombinasi slice thickness danfilterpada kasus otitis di RS TK II Pelamonia Makassar Khasanah, Nurul Sarifatul; Jeniyanthi, Ni Putu Rita; Aris Diartama, Anak Agung
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 11 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v1i11.501

Abstract

OTITIS menjadi salah satu kasus yang paling banyak di temui. OTITIS adalah infeksi akut pada bagian tengah telinga. Untuk mendeteksi OTITIS dapat dilakukan dengan pemeriksaan radiologimenggunakan pemeriksaan Computed Tomography. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perbedaan informasi anatomict scanmastoid dengan pilihan kombinasi slice thickness danfilterpada kasus otitis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Pengambilan data dilakukan pada bulan Mei sampai dengan Juli 2022 di Instalasi Radiologi RS Pelamonia Tingkat II MAKASSAR . Penulis mengambil data pemeriksaan CT Scan Mastoiddengan kasus OTITIS sebanyak 4 sampel pasien. Hasil penelitian menghasilkan adanya perbedaan variasi SLICE THICKNESS dan FILTER. . Penggunaan SLICE THICKNESS terbaik adalah SLICE THICKNESS 1 dan FILTERterbaik adalah FILTERSharpuntuk memberikan informasi citra anatomis CT Scan Mastoid kasus OTITIS.
Optimalisasi pemeriksaan MRI lumbal pada kasus low back pain dengan protocol wholespine sequen T2 TSE sagital di Rumah Sakit Kasih Ibu Denpasar Suteja, Gde Wahyu; Wulandari , Putu Irma; Triningsih, Triningsih
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 12 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v1i12.502

Abstract

MRI memiliki peranan yang penting pada aplikasi sains biologis medis, karena MRI mampu menunjukkan gambaran shoft tissue tubuh dan proses metabolisme didalamnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji optimalisasi pemeriksaan MRI lumbal pada kasus low back pain dengan protocol wholespine sequen T2 TSE sagital di Rumah Sakit Kasih Ibu Denpasar. Jenis penelitian pada karya tulis ilmiah ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sampel dalam penelitian ini adalah tiga orang pasien dengan Klinis Low Back Pain. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa prosedur pemeriksaan MRI Lumbal pada kasus Low Back Pain dengan protocol Wholespine T2 sagital di Rumah Sakit Kasih Ibu Denpasar tidak ada persiapan khusus. Saran dari penulis dalam pemeriksaan MRI Lumbal dengan Kasus Low Back Pain di Rumah Sakit Kasih Ibu Denpasar yaitu pada saat anamnesa harus ditanyakan dengan jelas riwayat pasien.
Survei kejadian komplikasi pada pasien dengan tindakan percutaneous coronary intervention (PCI) di Rumah Sakit TNI AD Tk.II Pelamonia Makassar Muh Anas, Muh Anas; Lana Prasetya, I made; Sukadana, I Kedek; Kusman, Kusman; Diartama, AA. Aris
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 12 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v1i12.505

Abstract

Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyakit nomor satu didunia yang menyebabkan kematian. PCI merupakan tindakan invasif dengan cara melebarkan penyempitan arteri koroner dengan menggunakan balon dan stent yang diarahkan melalui kateter. Tindakan PCI telah dilakukan di Rumah Sakit Pelamonia sejak tahun 2019. Meskipun prosedur ini memberikan manfaat bagi pasien tetapi juga berkontribusi untuk terjadinya komplikasi yang cukup lebar. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif retrospektif. Subjek penelitian menggunakan total sampling dari Januari 2020- April 2022 yaitu sebanyak 33 pasien. Teknik tindakan PCI yang dilakukan di Rumah Sakit TNI AD Tk.II Pelamonia Makassar telah sesuai dengan literatur yang ada dimulai dari persiapan pasien, persiapan alat, posisi objek, kemudian dilanjutkan prosedur tindakan. Dari total sampel 33 pasien yang dilakukan tindakan PCI, dimana terdapat 16 orang (48,5%) yang mengalami komplikasi dan yang tidak mengalami komplikasi sebanyak 17 orang (51,5 %). dimana komplikasi pada saat tindakan yaitu hematoma sebanyak 7 orang (21.2 %), pendarahan sebanyak 13 orang (39.4 %), dan komplikasi saat selesai tindakan yaitu alergi sebanyak 2 orang (6.1 %) dan contrast-induced nephropathy (CIN) sebanyak 3 orang (9.1 %). Pasien tindakan PCI di dominasi jenis kelamin laki-laki sebanyak 30 orang dengan persentase 90 % Sedangkan untuk jenis kelamin perempuan sebanyak 3 orang dengan persentase 10 %. Teknik tindakan PCI yang dilakukan di Rumah Sakit TNI AD Tk.II Pelamonia Makassar telah sesuai dengan literatur yang ada. Komplikasi yang terjadi dari tindakan PCI di ruang kateterisasi jantung Rumah Sakit TNI AD Tk. II Pelamonia Makassar yaitu terdapat 4 jenis komplikasi yakni hematoma, pendarahan, alergi dan Contrast Induced Nephropathy (CIN).
Pemanfaatan google scholar dalam pemenuhan kebutuhan informasi penelitian mahasiswa prodi perpustakaan dan ilmu informasi Universitas Negeri Padang Khairiyah, Wannisak; Marlini, Marlini
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 12 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v1i12.525

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mendekripsikan pemanfaatan google scholar oleh mahasiswa Perpustakaan dan Ilmu Informasi Universitas Negeri Padang dan untuk mengetahui pemenuhan kebutuhan informasi penelitian oleh mahasiswa Perpustakaan dan Ilmu Informasi Universitas Negeri Padang dengan menggunakan teori use and gratification. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. dengan Metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa departemen Perpustakaan dan Ilmu Informasi Universitas Negeri Padang yang berjumlah 192 orang dengan sampel 66 orang. Teknik pengambil sampel adalah purposive sampling yang merupakan teknik pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu. Data penelitian ini diperoleh melalui penyebaran kuesioner dengan bantuan aplikasi pada google form dengan menyebarkan link kuesioner kepada responden. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) pemanfaatan google scholar mahasiswa Perpustakaan dan Ilmu Informasi Universitas Negeri Padang termasuk dalam kategori sangat baik dengan perolehan skor 3,16 dengan skala interval 2,50-3,24. (2) Pemenuhan kebutuhan informasi mahasiswa Perpustakaan dan Ilmu Informasi Universitas Negeri Padang masuk dalam kategori baik dengan perolehan skor 3,26 dengan skala interval 3,25-4,0.
Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Tentang Makanan Bergizi Serta Pola Makan Ibu Saat Hamil Dengan Berat Badan Lahir Bayi Di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Provinsi Jawa Timur Aliyah, Siti; Sintia, Refi Pravanda; Safitri, Mariska
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 9 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v1i9.526

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan janin dipengaruhi oleh status gizi ibu hamil, baik sebelum atau sesudah hamil. Status gizi ibu sebelum hamil dapat mendeskripsikan ketersediaan cadangan zat gizi yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin pada saat awal kehamilan. Pemenuhan gizi pada ibu hamil tergantung dari pengetahuan ibu mengenai nutrisi pada saat kehamilan. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik. Ibu hamil dengan pengetahuan, sikap dan perilaku yang baik akan cenderung memiliki upaya yang baik guna pemenuhan nutrisi selama masa kehamilan yang didukung oleh sosiodemografi dan sosioekonomi dalam mendukung status kesehatan ibu selama kehamilan. Faktor yang mempengaruhi pengetahuan pada ibu hamil yaitu umur, status pendidikan ibu, pendapatan keluarga, informasi tentang gizi selama kehamilan dan jumlah kehamilan saat ini. Berdasarkan hasil tabel korelasi mengenai pengetahuan, sikap, perilaku, pola makan dan berat badan lahir bayi didapatkan hasil bahwa ada 2 variabel yang memiliki hubungan yaitu berat badan bayi dengan pengetahuan ibu dengan nilai korelasi sebesar 0.047 (<0.05) serta sikap dan perilaku dengan nilai korelasi sebesar 0.000 (<0.05).
Prosedur pemeriksaan MRI Ankle pada Kasus Achiles Tear Ruptur di Instalasi Radiologi General Hospital Kasih Ibu Denpasar Nur Rahman, Muhammad Farid Novrie; Jeniyanthi, Ni Putu Rita; Triningsih, Triningsih
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v2i3.531

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam tentang pemeriksaan MRI pada achiles tear ruptur menggunakan head coil. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada pemeriksaan MRI ankle pada kasus Achiles Tear Ruptur dengan menggunakan head coil. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa head coil merupakan coil yang dapat berperan sebagai pemancar RF sckaligus dan penerima sinyal schingga sering disebut transreceiver. Keuntungan head coil yaitu merupakan coil yang memiliki dua preamplifier (penerima dua sinyal) yang mendapatkan phase 90° yang berbeda, sehingga dapat meningkatkan SNR dan mengurangi pulse power sampai setengahnya. Keuntungan yang lainnya yaitu menghasilkan homogenitas yang baik dibanding semua koil, dan penggunaan head coil pada pemeriksaan MRI Ankle sudah cukup untuk menampilkan informasi diagnostic ankle jika ada kelainan kasus Achiles Tear Ruptur.
Pengaruh variasi NAQ terhadap Signal To Noise Ratio (SNR) pada MRI Lumbal Sekuen Sagittal T2-FSE (Speeder) dengan Kasus Low Back Pain (LBP) Ariadi, Ilham; Juliantara, I Putu Eka; Supriyani, Nyoman
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 6 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v2i6.532

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi NAQ terhadap SNR serta mengetahui nilai variasi NAQ yang optimal untuk mendapatkan SNR baik dengan waktu scanning singkat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penyusunan proposal penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimental. Hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh variasi nilai NAQ terhadap SNR MRI lumbal sekuen sagittal T2-FSE dengan kasus low back pain (LBP) antara variasi NAQ 2, NAQ 3, dan NAQ 4. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara penggunaan NAQ dengan nilai p value <0,05. Berdasarkan hasil uji mean rank pada informasi citra dapat dilihat bahwa nilai variasi dengan mean tertinggi terdapat pada variasi NAQ 4 pada setiap anatomi. Hasil uji korelasi setiap anatomi menunjukkan korelasi antara NAQ 2 terhadap NAQ 3, NAQ 2 terhadap NAQ 4 hampir semua anatomi menunjukkan p value<0.05 hal ini menyatakan terdapat perbedaan yang bermakna. Dan hasil uji korelasi NAQ 3 terhadap NAQ 4 hal ini menyatakan tidak terdapat perbedaan yang bermakna. Dapat disimpulkan bahwa pemilihan variasi NAQ 3 merupakan nilai terbaik.
Analisis Kompetensi Radiografer pada tindakan Percutaneous Coronary Intervention (PCI) di Kota Medan ditinjau dari Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Laurensius Siahaan, Adrian Dirga; Wulandari, Putu Irma; Atmanta, Suhariadi
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v2i4.533

Abstract

Salah satu tindakan yang cukup tinggi ditangani di Kota Medan dalam radiologi intervensi yakni Percutaneous Coronary Intervention (PCI). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji lebih dalam mengenai kesesuaian kompetensi radiografer interevensi khususnya di Kota Medan dengan pedoman Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan melakukan pendekatan deskriptif untuk mengetahui kesesuaian terhadap kompetensi radiografer pada tindakan Percutaneous Coronary Intervention di Kota Medan ditinjau dari Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Radiografer yang berlaku. Penelitian ini menggunakan metode total sampling dengan melakukan kuesioner online google form dari bulan Mei – Agustus 2022. Hasil yang didapatkan dari perhitungan rumus kesenjangan (gap) adalah 0,25 sehingga tercapai persentase capaian kompetensi tertinggi dengan besaran nilai 95,83% pada unit kompetensi penatalaksanaan pemeriksaaan, sedangkan yang terendah terdapat pada unit persiapan peralatan dan perlengkapan dengan persentase capaian kompetensi sebesar 76,78% dan nilai kesenjangan (gap) sebesar 1,625.
Evaluasi dosis radiasi pasien pada pemerikasaan Coronary Angiography (CAG) dan pemerikasaan Coronary Angiography (CAG) + Percutaneous Coronary Intervention (PCI) di Rumah Sakit TK II Pelamonia Makassar Tahun 2021 Febriana, Alvira; Wulandari, Putu Irma; Sukadana, I Kadek; Kusman, Kusman
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 8 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v2i8.534

Abstract

Penyakit jantung koroner (PJK) adalah penyakit yang disebabkan oleh plak yang menumpuk di arteri koroner yang memasok oksigen ke otot-otot jantung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi dodsis radiasi pasien pada pemeriksaan Coronary Angiography dan Percutaneous Coronary Intervention di Rumah Sakit TK II Pelamonia Makassar tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survey untuk mengevaluasi nilai DAP dan Fluoro Time menggunakan jenis data retrospektif pada pemeriksaan Coronary Angiography (CAG) dan pemeriksaan Coronary Angiography (CAG) + Percutaneous Coronary Intervention (PCI) selama periode tahun 2021 di Rumah Sakit TK II Pelamonia Makassar. Hasil yang didapatkan dari perhitungan menggunakan SPSS Percentile 75 pada pemeriksaan Coronary Angiography (CAG) sebanyak 18 pasien dengan rata-rata dosis DAP sebesar 26.48 Gy.cm2 dan Fluoro Time sebesar 362.50 Second dan Percentile 75 dosis DAP sebesar 28.83 Gy.cm2 dan Fluoro Time sebesar 496.25 Second. Kemudian pada pemeriksaan Coronary Angiography (CAG) + Percutaneous Coronary Intervention (PCI) sebanyak 11 pasien dengan rata-rata dosis DAP sebesar 45.96 Gy.cm2 dan Fluoro Time sebesar 777.18 Second dan Percentile 75 dosis DAP sebesar 58.22 Gy.cm2 dan Fluoro Time sebesar 1065.00 Second.
Analisis nilai CT Number pada pemerikasaan CT Scan Thorax pada Kasus Efusi Pleura di RS Bhayangkara Makassar Puspaningrum, Sania; Jeniyanthi, Ni Putu Rita; Darmita, I Made Purwa
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 6 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v2i6.535

Abstract

The goal of this study was to find out what the CT number meant on a thorax CT scan in Pelura Effusion cases at Bhayangkara Hospital Makassar. This study used a quantitative descriptive study with an observational approach. Based on the results of the research conducted, researchers can conclude that there is an influence of the CT number value on the thorax CT scan examination in pleural effusion cases. In the research that was conducted, the researchers obtained a sample of 2 patients with pleural effusion cases at the Radiology Installation at Bhayangkara Hospital, Makassar. A chest CT scan of a case of non-contrast pleural effusion revealed dense free fluid in the pleural vacuum in the first patient. With the coronal section, the maximum HU value is 22.56 HU and the minimum value is 2.47 HU, while the maximum HU value on the axial section is -7.06 HU and a minimum value of -31.31 HU. In the second patient, the maximum value of the coronal section was 22.09 HU and the minimum value was 9.88 HU, while the axial section had a maximum value of 24.09 HU and a minimum value of 12.25 HU.

Filter by Year

2022 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 3 (2025): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (Inpress) Vol. 4 No. 2 (2025): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (In progress) Vol. 4 No. 1 (2025): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 4 (2025): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 12 (2024): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 11 (2024): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 10 (2024): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 12 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 11 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 10 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 9 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 8 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 7 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 6 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 5 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 9 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 8 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 7 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 6 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 5 (2022): Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 3 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 1 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia More Issue