cover
Contact Name
Risdayanti
Contact Email
risdayantirangga@gmail.com
Phone
+62811583160
Journal Mail Official
risetinossa@gmail.com
Editorial Address
Jalan Dahlia N0.81 Komplek Balaikota Samarinda
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Riset Inossa : Media Hasil Riset Pemerintahan, Ekonomi dan Sumber Daya Alam
ISSN : 26853280     EISSN : 26853299     DOI : 10.54902
Jurnal Riset Inossa (JRI) diterbikan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Samarinda. JRI terbit  pada bulan Juni dan Desember dengan EISSN 2685-3299 dan ISSN 2685-3280 Silakan baca panduan dengan seksama. Setiap naskah yang dikirim ke kantor editorial Jurnal Riset Inossa harus mengikuti pedoman penulisan. Jika naskah tidak memenuhi panduan penulis atau ditulis dalam format yang berbeda, maka naskah akan DIKEMBALIKAN. Hanya naskah yang memenuhi format jurnal yang akan diproses lebih lanjut. Naskah dapat dikirimkan melalui ojs atau melalui email : risetinossa@gmail.com
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2020): Juni" : 5 Documents clear
PENGARUH PANDEMI COVID-19 TERHADAP FAKTOR YANG MENENTUKAN PERILAKU KONSUMEN UNTUK MEMBELI BARANG KEBUTUHAN POKOK DI SAMARINDA Martinus Robert Hutauruk
Jurnal Riset Inossa Vol. 2 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.806 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengivestigasi dampak customer soluiton, customer cost danconvenience terhadap physicological dan buying decision selama masa PSBB dalampenanggulangan pandemi COVID-19 di Samarinda. Penelitian ini menggunakan metode samplingdegnan berdasarkan jumlah perkalian indikator variabel untuk mewakili seluruh responden yangmenggunakan sistem daftar pertanyaan yang dikelola sendiri, didesain dari lima dimensi denganmenggunakan skala likert. Pemodelan persamaan struktural berbasis varian (PLS-SEM) digunakanuntuk menguji pengajuan model struktural dengan dukungan software SmartPLS 3.2.9. Temuanpenelitian ini mengungkapkan bahwa customer solution, dan convenience berpengaruh secaralangsung langsung positif dan signfikan terhadap physicological, kecuali customer cost berpengaruhsecarfa langsung negatif dan tidak signfikan terhadap physicological. Selain itu ditemukan pula bahwa physicological berpengaruh secara langsung positif dan signifikan terhadap buying decision.Selanjutnya ditemukan bahwa consumer solution dan convenience berpengaruh secara tidaklangsung terhadap buying decision melalui mediasi physilogical positif dan signfikan, kecualicustomer cost berpengaruh secara tidak langsung terhadap buying decision melalui mediasiphysilogical negatif dan tidak signikan. Pada masa PSBB sebagai antisipasi terhadap pandemiCOVID-19 toko-toko berukuran besar dan permanen yang selama ini berperan besar dalammenyediakan kebutuhan pokok mayarakat tidak dapat beoperasi secara normal. Pengaruh jarak dankeamaman dalam berbelanja menentukan sikap konsumen untuk mengambil keputusan berbelanjadi toko terdekat dengan rumah dan dalam kondisi aman dari keramaian atau kerumunan masa. Paadsituasi ini juga memungkinkan adanya keterbatasan pasokan bahan kebutuan pokok yang menaikanharga namun tidak berdampak terhadap keputusannya untuk membeli dan telah membentukperilaku psikologis yang baru.
PENATAAN KELURAHAN DI KOTA SAMARINDA (STUDI KASUS DI KECAMATAN LOA JANAN ILIR, PALARAN DAN SAMARINDA SEBERANG) Aji Ratna Kusuma; Bambang Irawan; Mohammad Taufik; Rusdiansyah Rusdiansyah; Zhikry Fitrian
Jurnal Riset Inossa Vol. 2 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.59 KB)

Abstract

Disparitas pembangunan antar kecamatan perlu perhatian yang lebih dari Pemerintah KotaSamarinda. Hal tersebut terlihat dari tidak meratanya sebaran penduduk antar wilayah kelurahan.Penataan atau pembentukan kelurahan baru perlu dilakukan untuk mendekatkan pemerintah denganmasyarakat, memotong rentang kendali birokrasi yang terlalu panjang, sehingga waktu menjadiefisien, dan memaksimalkan pelayanan kepada publik. Kajian ini bertujuan untuk mengetahuiapakah Kecamatan Palaran, Samarinda Seberang dan Loa Janan Ilir telah memenuhi persyaratanuntuk dilakukannya penataan kelurahan. Kajian ini dilakukan dengan melakukan pengumpulan datalapangan sesuai dengan persyaratan penataan kelurahan yang tercantum dalam peraturanperundangan. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa rencana penataan wilayah diKecamatan Palaran, Kecamatan Samarinda Seberang dan Kecamatan Loa Janan Ilir secara umum telah memenuhi syarat yang telah ditetapkan, meski demikian terdapat beberapa persyaratan yangtidak memenuhi syarat khususnya pada indikator luas wilayah.
PERSEPSI PENGUNJUNG TERHADAP FASILITAS KAMPUNG KETUPAT WARNA WARNI SAMARINDA Muhammad Fauzan Noor; I Wayan Lanang Nala; Firda Aisyiyah; Dini Zulfiani
Jurnal Riset Inossa Vol. 2 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.298 KB)

Abstract

Destinasi Kampung Ketupat Warna Warni yang berlokasi di Kecamatan Samarinda Seberang,merupakan destinasi wisata baru yang berbasis masyarakat. Hampir sebagian besar warganyamembuat ketupat untuk dijual dan yang lebih uniknya lagi di setiap depan rumah warga banyakketupat yang sudah selesai tergantung dengan rapi. Mereka tidak perlu menjualnya ke pasarmelainkan para pembeli yang datang langsung ke kampung ini. Beragam fasilitas baik utama,pendukung dan penunjang mewarnai keberadaan desa ini. Pengunjung memberikan persepsipenilaian yang beragam terhadap fasilitas kampung ini dengan harapan agar peningkatan danpengembangan fasilitas dapat terwujud. Metode yang digunakan adalah dengan melakukanwawancara terhadap pengurus kelompok sadar wisata (POKDARWIS) serta warga pembuatketupat, selain itu penulis juga menyebarkan angket kepada 100 orang pengunjung secara acak.Agar persepsi yang diperoleh nanti benar-benar mewakili pemikiran dari pengunjung. Hasil kajianmenunjukan bahwa akses jalan dan area berfoto merupakan fasilitas utama yang harus di benahi danditingkatkan lagi, selain fasilitas pendukung dan penunjang lainnya. Perlunya wadah untuk belajarmembuat olahan dari daun kelapa bagi pengunjung merupakan salah satu referensi sebagai bagiandari wisata edukasi, serta tata letak lokasi desain kuliner yang khas dari olahan ketupat agarmembuat wisatawan datang berkunjung dan bertahan lebih lama serta dapat membelanjakanuangnya lebih banyak lagi.
ESTIMASI KERUGIAN EKONOMI AKIBAT BANJIR PADA KAWASAN PEMUKIMAN PENDUDUK DI BANTARAN SUNGAI KARANG MUMUS KOTA SAMARINDA Thomas Robert Hutauruk; Aji Ratna Kusuma; Widya Ningsih
Jurnal Riset Inossa Vol. 2 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.76 KB)

Abstract

Kota Samarinda merupakan ibukota Provinsi Kalimantan yang meiliki luas 718 Km2. Kota yangterbelah oleh Sungai Mahakam ini, termasuk kategori rawan banjir. Secara dominan banjir diSamarinda disebabkan oleh aktifitas manusia yang kurang sadar lingkungan dalam pemanfaatanlahan. Kesalahan dalam mengelola lingkungan telah menyebabkan banjir di Samarinda utamanyadi sepanjang SubDAS Karang Mumus secara berulang telah menimbulkan kerugian ekonomi yangcukup besar.Dengan menggunakan metode perhitungan nilai pasar akan diperoleh estimasi kerugian ekonomiyang dialami masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran SubDAS Karang Mumus. Sampeldiambil secara purposive sampling sebanyak 20 responden.Hasil penelitian menyimpulkan estimasi kerugian ekonomi masyarakat di bantaran karang Mumussekurang-kurangnya sebesar Rp. 4.444.160.000 minggu-1. Dari hasil perhitungan ini diharapkanpemerintah kota Samarinda dapat menyusun kebijakan perbaikan lingkungan dan melibatkanmasyarakat dalam penanggulangan banjir di masa mendatang.
KAJIAN LUAS GENANGAN DI WILAYAH RENTAN BANJIR PADA SUB DAS KARANG MUMUS DITINJAU DARI PETA KEMIRINGAN LERENG DI KOTA SAMARINDA Yayuk Sri Sundari
Jurnal Riset Inossa Vol. 2 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian Untuk memprediksi luas genangan banjir wilayah Samarinda. Manfaat penelitiandapat memberikan gambaran luas genangan banjir wilayah kota Samarinda. Kondisi biofisisk pada Sub DAS Karang Mumus untuk Kecamatan yang rentan terhadap banjir, Kecamatan SamarindaUtara kemiringan lereng datar 0-8% dengan luas 12.356,3ha sebesar 31,0265%, kemiringan lereng25-40% kelas lereng curam dengan luas 269,2ha sebesar 0,6760%, kemiringan lereng >40% kelaslereng sangat curam dengan luas 12,7 ha sebesar 0,0319%, dan luas genangan 1.506ha sebesar55,72%. Untuk Kecamatan Sungai Pinang, kemiringan lereng 0-8% kelas lereng datar dengan luas1.592,7ha sebesar 3,9992%, dan luas genangan 473ha sebesar 17,5%. Untuk Kecamatan SamarindaKota kemiringan lereng 0-8% kelas lereng datar dengan luas 292,9ha sebesar 0,7355%, luasgenangan 148ha sebesar 5,48%.Wilayah Samarinda Utara, berdasarkan dari peta luas genangansebesar 1506ha (55,72%) dan berdasarkan dari peta topografi/kemiringan lereng 0-8% kelas lerengdatar sebesar 12.356,3ha (3,0266%) sehingga kemiringan lereng sangat mempengaruhi besarnyaluas genangan. Pada kemiringan lereng 8-15% kelas lereng landai sebesar 4.141,2ha (10,3985%)dan berdasarkan dari peta luas genangan sebesar 1500ha (55,72%). Pada kemiringan lereng 15-35%kelas lereng agak curam sebesar 1.831,6ha (55,72%). Pada kemiringan lereng 25-40% kelas lerengcuram sebesar 269,2ha (0.6860%). Total luas wilayah Samarinda Utara berdasarkan petatopografi/kemiringan lereng sebesar 1.860,2ha dan luas genangan sebesar 1506ha dari jumlah totalwilayah Samarinda utara yang tidak tergenang banjir sebesar (1.860.2 ha–1.506ha)=354,2ha luasdaerah yang tidak tergenang banjir sekitar 354,2/1860,2=19,04%, sehingga wilayah SamarindaUtara daerah rentan banjir, sehingga perlu tindakan teknis sipil. Wilayah Samarinda Kota,berdasarkan dari peta luas genangan wilayah Kota Samarinda luas genangan 148ha (5,48%). Padapeta topografi/kemiringan lereng untuk kelas lereng 0-8% kelas lereng 0-8% kelas lereng datarsebesar 292,9ha (0,7355%) dan untuk daerah yang tidak tergenang banjir sebesar (292,9-148ha)=144,9ha (49,47%), dan untuk daerah tergenang banjir sebesar 50,53%, sehingga wilayahSamarinda Kota daerah rentan banjir perlu adanya tindakan teknis sipil. Sehubungan dengan adanyapotensi kawasan rentan banjir pada Sub DAS Karang Mumus, sehingga perlu mengimplementasikantindakan sipil teknis seperti normalisasi saluran Sungai termasuk jaringan drainase, mengoptimalkankawasan tampungan air dan daerah resapan air. Pemanfaatan ruang untuk kegiatan diluar peruntukanlahan harus ditinjau ulang, penertiban dan penegakan hukum harus dilaksanakan dengan tujuan tetapmenjaga keseimbangan lingkungan namun pelaksanaan di lapangan masih banyak kendala berkaitandengan kultur dan karakteristik daerah sehingga perlu ditertibkan peraturan daerah pertambangandan pemukiman merupakan guna lahan yang berdampak besar meningkatkan konsentrasi banjirpada kawasan perkotaan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5