cover
Contact Name
Amri Abdulah
Contact Email
amri@wastukancana.ac.id
Phone
+6285218847880
Journal Mail Official
diki.muchtar@wastukancana.ac.id
Editorial Address
Jl. Cikopak No 53 Sadang, Purwakarta, Jawa Barat
Location
Kab. purwakarta,
Jawa barat
INDONESIA
Teknologika
Jurnal Teknologika adalah wadah informasi berupa hasil penelitian, studi kepustakaan maupun tulisan ilmiah yang terkait bidang ilmu Teknik Informatika, Teknik dan Manajemen Industri, Teknik Mesin dan Teknik Tekstil. Terbit dua kali setahun pada bulan Mei dan November. Artikel Jurnal Teknologika dalam versi cetak telah di-online-kan menggunakan Open Journal System (OJS)
Articles 203 Documents
ANALISIS PENERIMAAN E-LEARNING SIMAK WASTU DIGITAL MENGGUNAKAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) DI STT. WASTUKANCANA PURWAKARTA Dayan Singasatia; M. Agus Sunandar; Mona Sugiarti
Jurnal Teknologika Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.986 KB)

Abstract

Pada masa pandemi Covid-19 Sistem Teknologi Informasi menduduki peran yang sangat penting dalam upaya menjaga pelaksanaan pembelajaran agar tetap berlangsung. STT. Wastukancana Purwakata memiliki e-learning yang terdapat pada SIMAK WASTU yang telah beroperasi selama masa pandemi Covid-19, e-learning SIMAK WASTU masih belum digunakan sebagaimana mestinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan e-learning SIMAK WASTU Digital oleh mahasiswa STT. Wastukancana Purwakarta dengan menggunakan Technologi Acceptance Model. Model penelitian ini mengadopsi langsung dari penelitian Santoso (2010) dengan menggunakan perceived usefulness (PU), perceived ease of use (PEOU) dan perceived enjoyment (PE) yang merupakan variabel independen dan attitude toward using (ATU) serta acceptance of IT (ACTI) sebagai variabel dependen. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode survey menggunakan google forms dan dikirim secara langsung kepada responden. 247 kuesioner terisi lengkap dan dapat dianalisis. Data di analisis dengan menggunakan metode SEM melalui software IBM SPSS 25 dan AMOS 24. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perceived usefulness (PU) dan perceived enjoyment (PE) berpengaruh positif signifikan terhadap attitude toward using. Adapun acceptance of IT secara signifikan dipengaruhi oleh attitude toward using (ATU). Selain itu variabel perceived ease of use (PEOU) terbukti berpengaruh signifikan terhadap variabel perceived usefulness (PU).
Pengaruh Harga, Produk dan Lokasi Terhadap Keputusan Pembelian Rumah melalui mediasi Kepuasan Pelanggan di PT. Bumi Jaya Propertindo muti Mutiara Rahmawati; Osep Hijuzaman; Darmawan Yudhanegara
Jurnal Teknologika Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v12iNo 2.179

Abstract

Abstrak. Pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat membuat banyaknya kebutuhan akan rumah menjadi meningkat. Hal ini membuat banyaknya usaha properti yang bermunculan. Hal ini perlu menjadi pertimbangan dalam meningkatkan keputusan pembelian rumah. Keputusan pembelian rumah di pengaruhi faktor diantaranya harga, produk, dan lokasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengethaui faktor apa saja yang paling mempengaruhi terhadap keputusan pembelian rumah melalui mediasi kepuasan pelanggan dengan metode SEM dan menggunakan bantuan program statistik SmartPLS 3.0. Kata kunci: Harga, Produk, Lokasi, Kepuasan Pelanggan, Keputusan Pembelian Abstract. The increasing population growth has made the need for a lot house increase. This make a lot of property businesses emerge. This needs to be considered in improving home buying decisions. Home buyying decisions are influenced by factorsincluding price, product, and location. The purpose of his study is to determine what factors most influence the decision to buy a house through the mediation of customer satisfacion with SEM method and using the help of the SmartPls 3.0. Keywords: Price, Product, Location, Customer Satisfaction, Purchase Decisions
PENERAPAN STRATEGI PENINGKATAN HASIL PENJUALAN DI GUDANG JAYA PLAZA TELUR DENGAN MENGGUNAKAN METODE SWOT DAN AHP Muhamad Kemal Suhud Kemal; Indra Gumelar; Afif Fawa Idul Fata
Jurnal Teknologika Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v12iNo 2.182

Abstract

Gudang Jaya Plaza Telur salah satu distributor telur ayam negeri untuk wilayah Kabupaten Purwakarta. Gudang Jaya Plaza Telur adalah Agen distributor telur ayam negri yang didirikan pada bulan Agustus 2021. Karena mengalami ketidakstabilan akibat kelemahan yang dialami Gudang Jaya Plaza Telur. Untuk idenfikasi dan merumuskan strategi pemasaran tersebut saya memilih menggunakan metode Analisa, yaitu SWOT dan AHP Pengertian SWOT adalah singkatan dari strengths (kekuatan), weaknesses (kelemahan), opportunities (peluang), dan threats (ancaman). untuk mengetahui keadaan organisasi secara lebih komprehensi Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan . Metode Analitcyal Hirerarrchy Process adalah sebuah kerangka untuk mengambil keputusan dengan efektif atas persoalan yang kompleks dengan menyederhanakan dan mempercepat proses pengambilan keputusan memaksimalkan promosi dengan teknologi dan mendatangi konsumen yang tidak mengerti teknologi” nilai bobot 0.268, menjadi pasok telur unggulan di Kabupaten Purwakarta nilai bobot 0.168, meningkatkan pilihan stok telur untuk memenuhi permintaan nilai bobot 0.241, mempertahankan hubungan yang baik dengan konsumen lama dan mempererat hubungan dengan konsumen baru nilai bobot 0.199 , menambah cabang di kecamatan wilayah kabupaten purwakarta agar konsumen jauh, telur cepat diantarkan nilai bobot 0.345. Berdasarkan hasil penelitian meningkatkan efektifitas strategi Gudang Jaya Plaza Telur dengan sub kritearia meningkatkan kepuasan lebih besar dengan nilai 0.847 dari pada nilai meningkatkan pelayanan dengan nilai 0.153. kemudian melihat nilai Consistency Indeks (CI) 0.2 dan nilai Indeks Ratio (RI) sesuai yang sudah ditetapkan adalah 1.12. Kata kunci: Penerapan Strategi,Metode SWOT,Metode AHP
ANALISA PERAWATAN MESIN MAJER MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS GUNA MENGURANGI SIX BIG LOSSES DI PAPERTECH INDONESIA iman setiawan; Tarman; Haris Sandi Yudha
Jurnal Teknologika Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v12iNo 2.185

Abstract

Dalam suatu industri masalah Pemeliharaan fasilitas perusahaan merupakan salah satu upaya dalam menjaga kesiapan dan keandalan perusaan dalam mencapai efesiensi perusahaan. Perawatan atau pemeliharaan (maintenance) adalah konsep dari semua aktivitas yang diperlukan untuk menjaga atau mempertahankan kualitas fasilitas/mesin agar dapat berfungsi dengan baik seperti kondisi awalnya. Perawatan juga merupakan kegiatan pendukung yang menjamin kelangsungan mesin dan peralatan sehingga pada saat dibutuhkan dapai dipakai sesuai dengan apa yang di harapkan. PT. Papertech Indonesia adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang industry kertas. Pada penelitian dilakukan usulan perbaikan perawatan mesin dengan menggunkan metode OEE dan six Big Losses dikarenakan tidak adanya sistem penjadwalan perawatan mesin di perusahaan mengakibatkan produktifitas menjadi kurang efektif dan efisien.
ANALISIS MATERIAL ROLLER CVT RACING UNTUK PENINGKATAN PERFORMA SEPEDA MOTOR HONDA BEAT 110CC Agung Maulana Rahmat; Dede Ardi Rajab; Nefli Yusuf; Amri Abdulah
Jurnal Teknologika Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v12iNo 2.195

Abstract

Abstrack In the industry, most do not use pure aluminum material, but utilize material absorption. An alloy that is often used in the foundry industry is Al-Si. The smelting process using a tool made of refractory stone as a heat insulator is able to increase the heat in the combustion chamber to 1,000 °C, the melted metal material must be at a melting point below 1,000 °C, such as aluminum, brass, lead and so on,. Roller is one of the components contained in the automatic transmission or CVT. Roller bar functions to press against the inner wall of the primary pulley during high rotation. This racing roller is a roller that is usually used to improve the performance of an automatic motorcycle. Rollers are heavy force balance bearings that are useful for pressing the inner walls of the primary pulley during high revolutions. Based on the results of the discussion in this study that the hardness value at three different points and has been carried out as much as 3 times for one test material, namely the Standard Roller, that data 1 average hardness price of 86 with an average penetration depth of 0.12 mm, for data 2 the average hardness price of 93 with an average penetration depth of 0.28 mm. Keywords : Material, Roller, and Hardness Tester.
ANALISA PENGARUH BLENDED LEARNING DAN MOTIVASI TERHADAP KEBERHASILAN STUDI DAN PERILAKU MAHASISWA PASCA PANDEMI COVID-19 (STUDI KASUS: MAHASISWA STT WASTUKANCANA) Esa Ariani; Iman Toriq; Sri Suhartini; Asep Hermawan
Jurnal Teknologika Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v12iNo 2.223

Abstract

Pandemi Corona Virus Diseases-19 (COVID-19) memaksa seluruh sektor untuk berhenti beroperasi, tidak terkecuali dunia pendidikan. Saat ini pemerintah Indonesia terus menerus mengalami peningkatan jumlah kasus positif COVID-19. Pemerintah sudah mengizinkan kegiatan belajar tatap muka untuk sekolah-sekolah yang berada di zona hijau dan kuning, blended learning muncul sebagai jawaban atas kendala pembelajaran tatap muka dan pembelajaran daring. Saat ini, blended learning merupakan pembelajaran yang paling baik digunakan pada masa transisi menuju keadaan normal, pembelajaran ini menggabungkan antara pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran daring. penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh blended learning dan motivasi terhadap keberhasilan studi dan perilaku mahasiswa pasca pandemi covid-19 di Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Dengan jumlah sampel penelitian ini sebanyak 100 responden yaitu mahasiswa-mahasiswi sekolah tinggi teknologi wastukancana. Pengumpulan data nya menggunakan kuesioner yang di sebarkan melalui google form dengan perhitungannya diolah menggunakan SPSS. Hasil dalam penelitian ini variabel blended learning tidak berpengaruh terhadap keberhasilan studi dengan nilai t hitung 1,026 < t tabel 1,660 dan sign 0,307 > 0,05. Blended Learning juga tidak berpengaruh terhadap perilaku mahasiswa dengan nilai t hitung 0,950 < t tabel 1,660 dan sign 0,344 > 0,05. Sedangkan untuk variabel motivasi berpengaruh terhadap keberhasilan studi dengan nilai t hitung 4,409 > t tabel 1,660 dan nilai sign 0,000 < 0,05, motivasi juga berpengaruh terhadap perilaku mahasiswa dengan nilai t hitung 2,155 > t tabel 1,660 dan nilai sign 0,034 < 0,05. Sedangkan untuk variabel keberhasilan studi berpengaruh terhadap perilaku mahasiswa dengan nilai t hitung 8,953 > t tabel 1,660 dan nilai sign 0,000 < 0,05. Kata Kunci : Blended Learning, Motivasi, Keberhasilan Studi, Perilaku Mahasiswa, Regresi Linear Berganda.
ANALISA BEBAN KERJA PEMBUATAN LEMARI KACA ALUMUNIUM DENGAN PENDEKATAN METODE FULL TIME EQUIVALENT (FTE) (Studi Kasus : CV. Hitajaya Alumunium, Purwakarta daniel; Imas Widowaty; Sutardjo; Daisy Ade Riany Diem
Jurnal Teknologika Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v12iNo 2.225

Abstract

Hitajaya Alumunium merupakan sebuah industri permebelan yang menyediakan berbagai furniture untuk kebutuhan pelanggannya. Adapun Pelanggan CV. Hitajaya Alumunium mencakup perumahan, reseller bagi usaha kecil dan menengah, sekolah (pendidikan), maupun pemerintahan.. Sementara untuk pembuatan lemari kaca perusahaan menggunakan bahan alumunium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa waktu baku pada produksi lemari kaca dan beban kerja yang diterima oleh operator pada produksi lemari kaca dengan menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE), suatu metode analisis beban kerja yang mengukur lama waktu penyelesaian kerja Dalam proses produksi lemari kaca ada 10 proses yang dilakukan operator. Untuk mencegah terjadinya proses produksi yang panjang maka harus dilakukan pengukuran beban kerja terhadap operator yang melakukan pekerjaan dengan menggunakan tenaga fisik untuk mengurangi kelebihan beban kerja. Dalam pengukuran ini penulis menggunakan metode Full Time Equivalent FTE. Metode ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja yang berbasiskan waktu dengan cara megukur lama waktu penyelesaian pekerjaan kemudian waktu tersebut di konversikan ke dalam indeks nilai FTE dan tujuan dari metode FTE adalah untuk mengubah jam beban kerja ke jumlah orang yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu. Mulai dari Tahap awal sampai akhir. Pembuatan 1 lemari kaca dilakukan oleh 2 operator. Berdasarkan hasil pengolahan data waktu baku yang diperlukan dalam proses produksi lemari kaca adalah 319,15 menit .Jadi perusahaan harus menambah beban kerja dan operator agar perusahaan bisa memenuhi target yang di tentukan dan operator bekerja dengan normal Kata kunci: Full Time Equivalent, Waktu Baku, Proses Produksi
Pemilihan Desain Penutup Pintu Menggunakan Metode Pugh TB. U. Adi Subekhi; Fahad Zaqi Mukmin; Choirul Anwar
Jurnal Teknologika Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v12iNo 2.227

Abstract

Abstract The door is the main access to enter a room, which can also affect the effectiveness and safety of users. This research contains 3 design concepts regarding door closings using the principle of a pure 4 rod mechanism. Of the 3 design concepts, the most superior concept was selected using the Pugh method. Several parameters used in the selection of the Pugh method are mass, ease of processing, kinematic mobility, and yield strength of the system for each concept. A superior concept is a concept that has a small mass and yield strength system but has a large safety factor. Based on the analysis and design concept conclusions, the yield strength of the connecting rod system is 204 MPa and the yield strength of the slider rail system is 27.6 MPa. And the yield strength that occurs does not exceed/exceed the yield strength of the material used. The yield strength of galvanized is 300 MPa and the yield strength of aluminum is 276 MPa. While the safety factor on the connecting rod = 300 / 204 = 1.4. and Safety factor on the slider rail = 276 / 27.6 = 10.
Analisis Perbandingan Laju Perpindahan Panas Antara Stainless Steel dan CuNi pada Air Cooler Generator PLTA Dewin Purnama; Ryan Nugraha; Vika Rizkia
Jurnal Teknologika Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v12iNo 2.229

Abstract

Pada Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) generator berfungsi untuk mengubah energi mekanik yang berasal dari turbin menjadi energi listrik. Berbeda halnya dengan turbin, generator memerlukan pendinginan yang baik untuk memperpanjang umur pemakaian. Untuk menjaga agar suhu dalam generator tetap stabil sesuai dengan suhu yang diharapkan maka digunakan sebuah alat penukar kalor. Alat penukar kalor yang terdapat di generator pada Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) adalah tipe compact heat exchanger yang biasa disebut air cooler generator dimana air sebagai media pendingin dan udara di dalam rumah generator sebagai media yang didinginkan. Terdapat 2 bahan dasar tube air cooler generator yaitu stainless steel grade 316L dan CuNi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas dari alat penukar kalor tipe compact heat exchanger material tube stainless steel grade 316L dan CuNi. Metode observasi dan wawancara digunakan dalam penelitian ini, kemudian dilakukan pengolahan data dan analisa dengan menggunakan effectiveness-NTU method dan perhitungan manual yang bersesuaian bagi alat penukar kalor tipe compact heat exchanger. Data-data operasi dan data spesifikasi alat penukar kalor diambil dari suatu perusahaan pembangkit tenaga listrik yang dijadikan objek penelitian. Hasil yang di dapatkan pada penelitian ini adalah bahwa efektivitas air cooler generator material tube stainless steel grade 316L lebih baik jika dibandingkan dengan material CuNi. Hal ini dikarenakan air cooler generator material stainless steel memiliki luas permukaan perpindahan panas yang lebih besar dengan luas sebesar 9,932 m2 dan memiliki efektivitas sebesar 55,34% apabila dibandingkan dengan air cooler generartor material CuNi yang memiliki luas permukaan perpindahan panas sebesar 8,0159 m2 dengan efektivitas rata-rata sebesar 53,78%.
Halal Logistics through Value Co-Creation iwan sukarno; Ananda P. Dermawan; Rahesya P. Syailendra; Intan R. Silalahi; Christ M. Purba; Juan S. Y. Simanjuntak
Jurnal Teknologika Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v12iNo 2.231

Abstract

Increasing the number of consumers' awareness of halal products makes Dicaffe Dimsum & Coffee want to encourage the current condition of logistics activities to increase the guarantee of halal products. Therefore, it is necessary to create value for current conditions which are based on the principles of halal logistics in all business activities. The purpose of this research is to create Halal Logistics Value Co-Creation in order to provide maximum service on the basis of halal and tayyib principles for all products sold at Dicaffe Dimsum & Coffee. The data used are primary data, namely the results of interviews, and secondary data, namely historical data in the form of sales data and material supplier data. The results showed that the critical points are found in 4 activities: Receiving Product, Put Away, Storage, and Customer Service/Product. The increase in activities based on halal principles is based on 5 parameters including social factors, the proportion of product value, value creation, value delivery, and value capture

Page 10 of 21 | Total Record : 203