Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengaruh Waktu Pencelupan Proses Electroless Plating Terhadap Pembentukan Lapisan Tembaga Antibakteri Pratesa, Yudha; Noviardi, Luthfi; Fadlilah, Muhammad; Iqbal, Adimas Habib; Rizkia, Vika
Jurnal Kimia dan Kemasan Vol. 40 No. 1 April 2018
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.902 KB) | DOI: 10.24817/jkk.v40i1.3598

Abstract

Penyebaran penyakit oleh bakteri sangat rentan menjadi wabah di rumah sakit dan fasilitas umum melalui kontak secara langsung dan tidak langsung. Kontak secara tidak langsung terjadi  melalui alat perantara seperti jarum suntik, pakaian hingga gagang pintu. Salah satu bagian yang paling sering disentuh orang adalah gagang pintu dan kusen. Saat ini, banyak kusen yang dibuat dari bahan dasar logam aluminium karena harga yang murah, tahan korosi dan ringan. Kusen aluminium umumnya diproses anodisasi untuk memberikan efek warna karena kesukarannya jika dicat secara langsung. Produk anodisasi umumnya berstruktur pori sehingga dapat menjadi tempat ideal tumbuh dan berkoloni bakteri dengan mudah. Pada penelitian dilakukan pembuatan lapisan tembaga yang menutup pori dan mampu memberikan efek racun pada bakteri Escherichia Coli penyebab berbagai macam penyakit. Hasil dari penelitian ini menunjukkan, waktu electroless plating optimal selama 26 menit yaitu ketebalan antara 8-24 µm. Tembaga berhasil melapisi permukaan material secara merata. Hasil pengujian antibakteri dengan Kirby test menunjukan hasil plating memiliki kemampuan untuk mencegah pertumbuhan bakteri. Hasil uji ketahanan lapisan terhadap cuaca menggunakan saltspray menunjukan pelapisan selama 26 menit memberikan efek yang terbaik.
PELAPISAN ALUMINIUM DENGAN PROSES ANODISASI MULTIWARNA UNTUK APLIKASI KOMPONEN DEKORATIF SECARA PRAKTIS Dewin Purnama; Vika Rizkia
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 11 No. 3 (2012)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.27 KB) | DOI: 10.32722/pt.v11i3.461

Abstract

Abstract Anodizing of aluminum is an environmental friendly process and can be done with a relatively low cost, but the resulting product has a good surface appearance and a protective oxide layer. The purpose of this research is to produce alumina oxide layer in accordance with the criteria and the protective layer can be applied to coloring in the process further and to determine the effect of changes in temperature and voltage to the aluminum oxide layer formation and pore formation for dyeing in a solution of phosphoric acid (H3PO4). Preparation of porous anodic alumina layer is done through anodizing process with a set of processes and variables such as type and composition of electrolyte, voltage and current density, temperature process in order to obtain honeycomb structures with pore sizes in the scale of micrometers or nanometers. As an innovation, the process followed by a staining using inorganic dyeing with multicolored technique. Expectations from this research were obtained decorative aluminum coating method that can be applied practically. The results showed that the increasing dip temperature and the applied voltage will reduce the thickness of the oxide layer formed and then the higher the temperature applied to the anodizing process will result in larger pore sizes are formed on the oxide layer and the resulting pore size affects the intensity of color that occurs Keywords :Anodizing, Aluminum Oxide, Pore Diameter, Thickness --------------------------------------------------------------------- Abstrak Proses anodisasi aluminium merupakan proses yang ramah lingkungan dan dapat dilakukan dengan biaya yang relatif murah, namun produk yang dihasilkan mempunyai penampilan permukaan cukup baik serta memiliki lapisan oksida yang protektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk lapisan oksida alumina yang sesuai dengan kriteria lapisan protektif dan dapat diaplikasikan untuk pewarnaan dalam proses lebih lanjut serta untuk mengetahui pengaruh perubahan temperatur dan tegangan terhadap pembentukan lapisan aluminum oxide dan pembentukan pori untuk pewarnaan hasil proses anodisasi dalam larutan asam fosfat (H3PO4). Pembuatan lapisan anodic porous alumina dilakukan melalui proses anodisasi dengan mengatur proses dan variable seperti jenis dan komposisi elektrolit, tegangan dan rapat arus, temperatur proses agar didapat struktur honeycomb dengan ukuran pori yang berskala mikrometer atau nanometer. Sebagai inovasi, proses dilanjutkan dengan pewarnaan menggunakan inorganic dyeing dengan teknik multiwarna. Diharapkan dari penelitian ini diperoleh metode pelapisan aluminium dekoratif yang dapat diterapkan secara praktis. Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin meningkatnya temperatur celup dan tegangan yang diberikan akan menurunkan ketebalan lapisan oksida yang terbentuk. Kemudian semakin tinggi temperatur yang diaplikasikan pada proses anodisasi akan mengakibatkan ukuran pori yang semakin besar yang terbentuk pada lapisan oksida dan ukuran pori yang dihasilkan mempengaruhi intensitas warna yang terjadi. Kata kunci : Anodisasi, Aluminium Oksida, Diameter Pori, Tebal Lapisan
Analisis Perbandingan Laju Perpindahan Panas Antara Stainless Steel dan CuNi pada Air Cooler Generator PLTA Dewin Purnama; Ryan Nugraha; Vika Rizkia
Jurnal Teknologika Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v12iNo 2.229

Abstract

Pada Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) generator berfungsi untuk mengubah energi mekanik yang berasal dari turbin menjadi energi listrik. Berbeda halnya dengan turbin, generator memerlukan pendinginan yang baik untuk memperpanjang umur pemakaian. Untuk menjaga agar suhu dalam generator tetap stabil sesuai dengan suhu yang diharapkan maka digunakan sebuah alat penukar kalor. Alat penukar kalor yang terdapat di generator pada Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) adalah tipe compact heat exchanger yang biasa disebut air cooler generator dimana air sebagai media pendingin dan udara di dalam rumah generator sebagai media yang didinginkan. Terdapat 2 bahan dasar tube air cooler generator yaitu stainless steel grade 316L dan CuNi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas dari alat penukar kalor tipe compact heat exchanger material tube stainless steel grade 316L dan CuNi. Metode observasi dan wawancara digunakan dalam penelitian ini, kemudian dilakukan pengolahan data dan analisa dengan menggunakan effectiveness-NTU method dan perhitungan manual yang bersesuaian bagi alat penukar kalor tipe compact heat exchanger. Data-data operasi dan data spesifikasi alat penukar kalor diambil dari suatu perusahaan pembangkit tenaga listrik yang dijadikan objek penelitian. Hasil yang di dapatkan pada penelitian ini adalah bahwa efektivitas air cooler generator material tube stainless steel grade 316L lebih baik jika dibandingkan dengan material CuNi. Hal ini dikarenakan air cooler generator material stainless steel memiliki luas permukaan perpindahan panas yang lebih besar dengan luas sebesar 9,932 m2 dan memiliki efektivitas sebesar 55,34% apabila dibandingkan dengan air cooler generartor material CuNi yang memiliki luas permukaan perpindahan panas sebesar 8,0159 m2 dengan efektivitas rata-rata sebesar 53,78%.
7. ANALISIS TENSILE STRENGTH PADA KOMPOSIT HYBRID SERAT SINTETIS, SERAT ALAM PELEPAH SALAK, FILLER SIC DAN AL2 O3 DENGAN METODE VACUUM ASSISTED RESIN TRANSFER MOLDING Nur Agnes Eka Anggraeni; Muslimin; Vika Rizkia; M. Abdul Ghofur
Jurnal TNI Angkatan Udara Vol 3 No 2 (2024): Jurnal TNI Angkatan Udara Triwulan Kedua
Publisher : Staf Komunikasi dan Elektronika, TNI Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62828/jpb.v3i2.103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan meningkatkan usaha pertahanan keamanan terhadap ancaman yang terjadi terutama didaerah-daerah konflik menuntut kelengkapan persenjataan dan perlindungan balistik yang lebih baik bagi pasukan-pasukan keamanan khusunya Tentara Nasional Indonesia. Salah satu bahan yang digunakan dalam perlindungan balistik adalah komposit yang biasa digunakan untuk rompi tahan peluru. Penelitian ini adalah bagian dari penelitian besar dalam menguji coba manufaktur bahankomposit resin epoxy berpenguat serat pelepah salak, serat karbon, serat kevlar menggunakanfiller SiC dan Al2O3 dengan metode Vacuum Assisted Resin Transfer Molding (VARTM) yang melakukan analisis pada uji kekerasan, kekuatan impak, kekuatan tarik, mikrostruktur, dan kemampuan balistik. Tetapi, penelitian ini hanya akan fokus menganalisis kekuatan tarik dari bahan komposit tersebut. Variasi volume serat yang diterapkan dalam komposit adalah variasiI (10% serat pelepah salak dan 10% serat kevlar), variasi II (5% serat pelepah salak dan 15% serat kevlar), variasi III (7,5% filler SiC, 7,5% filler Al2O3 dan 20% serat kevlar) dan variasi IV (5% filler SiC, 5% filler Al2O3 dan 25% serat kevlar). Spesimen dianalisis dengan menggunakan uji tarik menurut ASTM D 3039/D 3039M. Kekuatan tarik yang dihasilkan variasi II lebih besar 39,8% dari variasi I, sedangkan variasi IV lebih besar 9,41% dari variasi III.
Karakteristik Sifat Mekanik pada Pembuatan Komposit Terhadap Performa Kampas Rem Non-Asbestos Marentiko, Fahri; Luqyana, Dhiya; Rizkia, Vika; Muslimin, Muslimin
Jurnal Mekanik Terapan Vol 5 No 3 (2024): Edisi Spesial Tugas Akhir Jurusan Teknik Mesin PNJ, Desember 2024
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/jmt.v5i3.7098

Abstract

Pengembangan komposit dalam menemukan aplikasi baru untuk memperkuat komposit yang berasal dari serat alami. Serat alami muncul sebagai material terkemuka sebagai variasi dan pengganti yang jumlahnya masih berlimpah. Pemanfaatan komposit dari serat alami umumnya digunakan untuk penelitian dikarenakan eco-friendly dan mudah digunakan untuk berbagai aplikasi. Pengembangan komposit dapat diaplikasikan untuk pembuatan kampas rem. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu desain of experimental. Desain of experimental yang digunakan yaitu factorial design untuk mendapatkan parameter yang akan digunakan dalam pembuatan sampel spesimen kampas rem. Penelitian ini menggunakan serbuk kayu jati, serbuk aluminium oksida, serbuk arang batok kelapa, dan resin epoxy yang ditekan menggunakan mesin compression molding. Tahapan selanjutnya melakukan pengujian sifat mekanik yaitu koefisien gesek di laboratorium otomotif B4T Bandung. Hasil pengujian pada temperatur drum 100°C nilai koefisien gesek tertinggi sampel F sebesar 0,54 N/mm3. Sedangkan nilai koefisien gesek terendah terendah sampel G sebesar 0,45 N/mm3. Pada temperatur drum 150°C nilai koefisien gesek tertinggi sampel B dan F sebesar 0,33 N/mm3, sedangkan nilai koefisien gesek terendah terendah sampel C sebesar 0,21 N/mm3. Pada temperatur drum 200°C nilai koefisien gesek tertinggi sampel F sebesar 0,17 N/mm3, sedangkan nilai koefisien gesek terendah terendah sampel C sebesar 0,09 N/mm3.
Pengaruh Sodium Benzoat Terhadap Ketahanan Warna Pewarna Alami Dari Kulit Alpukat Terhadap Cahaya Dan Pencucian Nisrina Zahrah, Firyal; Rizkia, Vika; Djonaedi, Emmidia
Rekayasa Material, Manufaktur dan Energi Vol 8, No 2: JULI 2025
Publisher : Fakultas Teknik UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/rmme.v8i2.24917

Abstract

Synthetic dyes in the textile industry are toxic and pollute the environment. As an alternative, natural dyes from avocado skin (Persea americana) have the potential to be used because they contain phenolic compounds such as flavonoids and tannins. However, its color stability is still a challenge. This study aims to evaluate the color stability of avocado skin pigments on cotton fabrics, with and without the addition of sodium benzoate as a stabilizer. The pigments were extracted through maceration using 96% ethanol, then applied to cotton fabrics and tested against light exposure and washing. Analysis was carried out on the parameters ΔE, Optical Density, and CMYK. The results showed that samples with sodium benzoate were more stable in color (ΔE = 1.34) than without stabilizer (ΔE = 3.31). Sodium benzoate is effective in maintaining the intensity and spectral stability of pigments, supporting their use in environmentally friendly natural textile dyes.
Pemanfaatan Sampah Organik Untuk Pembuatan Briket Arang Sebagai Energi Ramah Lingkungan dan Usaha Meningkatkan Kemandirian Desa Nufus, Tatun Hayatun; Pramono, Agus Edy; Dermawan, Arif; Ridlwan, Hasvienda Mohammad; Arnanda, Rachmat; Rizkia, Vika
Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2024): Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/mapnj.v7i1.6095

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memanfaatkan potensi alam yang ada di Kampung Sawah Rumpin, Bogor sebagai alternatif solusi bahan bakar fosil yang merupakan sumber daya yang tidak dapat diperbaharui dan harganyaterus meningkat. Mitra Program pengabdian ini adalah warga kampung sawah, Rumpin Bogor. Kampung tersebut banyak terdapat sampah organik yang selama ini belum dimanfaatkan. Program ini berupa pelatihan bagi kelompok masyarakat untuk menciptakan energi alternatif yang dapat diperbaharui dan bersih dengan memanfaatkan sampah organik antara lain berupa daun kering dan ranting pohon. Metode pelaksanaan dilakukan dengan cara mengolah sampah organik tersebut melalui pembakaran dengan tungku pirolisis. Pembuatan briket arang dari limbah organik dapat mengurangi timbunan limbah yang berbahaya bagi kesehatan lingkungan dan dapat dipakai masyarakat sebagai bahan bakar rumah tangga karena murah dan memenuhi standar kesehatan. Selain pelatihan, program ini jugamenyebarkan kuisioner terkait dengan pengetahuan dan keterampilan masyrakat terkait dengan briket limbah organik, hasilnya terjadi peningkatan yang cukup signifikan (93-100%) antara sebelum dan sesudah diberi pelatihan. Pembuatan briket dengan nilai kalor yang tinggi dapat diperoleh dengan treatment C (arang yang berasal dari kayu dicampur kanji cair 10% w) yaitu 6391 cal/gr. Terakhir perangkat alat pembuat briket arang ini diserahkan pada masyarakat agar dapat dimanfaatkan bagi masyarakat luas agar masyarakat bisa membuat sendiri sehingga dapat memanfaatkan limbah organik di sekitarnya dan bahkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penyuluhan Pemakaian Polimer Termoplastik Pada UMKM Komunitas Cibinong Society, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Saidatuningtyas, Ifa; Rizkia, Vika; Arnanda, Rachmat; Tisane Ardhan, Dhea; Khoirunnisa, Ratna; Nanda Gardjati, Vina
Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 1 (2025): Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/mapnj.v8i1.7166

Abstract

Plastic is a synthetic material that is inseparable in everyday human life since it is used for various purposes. The massive utilization of plastic in Indonesia faces a danger of plastic waste that threatens the natural environment. Bogor Regency of Indonesia handles 2,747/day/capita tons of waste with Cibinong as the District that contributes the most, in which it produces 183/day/capita tons of waste. Concerning the urgency of the problem, lecturers from the Department of Mechanical Engineering, Politeknik Negeri Jakarta decided to contribute in providing education about waste, especially plastic waste (inorganic) to the community in Pondok Rajeg Village, Cibinong District. The importance of this activity can be seen from the results of the questionnaire, where 100% of participants stated that they actively use plastic in their daily lives, with 10% of participants do not understand that plastic has negative effect on human being health. In addition, 50% of counselling participants still do not know that plastic takes 10-20 years to decompose, and only 30% of participants pay attention to the types of plastic used in their daily lives. In this program, participants are also given the information about the types of plastic and their uses, an introduction to BPA free, as well as actions that can be taken by the community themselves to reduce the use of plastic, for example by sorting waste, establishing waste banks, and using and bringing their personal shopping bags alike. Keywords—waste, thermoplastic, community service, Cibinong, BPA free Abstrak Plastik merupakan bahan sintesis yang sudah sangat dekat dengan kehidupan manusia sehari-hari dan digunakan untuk berbagai keperluan. Tingginya penggunaan plastik di Indonesia menimbulkan bahaya limbah plastik yang mengancam lingkungan, tidak terkecuali di kabupaten Bogor. Kabupaten Bogor menangani sampah sebanyak 2.747/hari/kapita ton dengan kecamatan penyumbang sampah paling tinggi adalah Kecamatan Cibinong yaitu 183/hari/kapita ton sampah. Melihat urgensi permasalahan dosen-dosen jurusan Teknik Mesin PNJ tergerak untuk memberikan sumbangsih dalam memberikan edukasi mengenai sampah terutama sampah plastik (anorganik) kepada masyarakat di Kelurahan Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong. Pentingnya kegiatan dapat dilihat dari hasil kuesioner dimana 100% peserta menyatakan aktif menggunakan plastik pada kehidupan sehari-hari, dengan 10% peserta tidak mengetahui bahwa plastik memiliki potensi bahaya bagi kesehatan manusia. Selain itu, 50% peserta penyuluhan masih belum mengetahui bahwa plastik membutuhkan waktu 10-20 tahun untuk terurai, dan hanya 30% peserta yang memperhatikan jenis plastik yang digunakan pada kehidupan sehari-hari. Pada pelatihan ini, peserta diberikan informasi mengenai jenis-jenis plastik dan kegunaannya, pengenalan BPA free, serta tindakanyang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik misalnya adalah dengan gerakan memilah sampah, bank sampah, dan langkah paling sederhana adalah menggunakan dan membawa kantong belanja sendiri. Kata kunci— sampah, termoplastik, pengabdian kepada masyarakat, Cibinong, BPA free
Pengaruh Ukuran Mesh Terhadap Kekuatan Tarik Komposit Filamen Berpenguat Serbuk Kayu Jati Azam Milah Muhamad; Alifianto Dimas Aditya; Vika Rizkia; Muslimin, Muslimin; Dhiya Luqyana
Jurnal Mekanik Terapan Vol 6 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/jmt.v6i1.7424

Abstract

Komposit digunakan sebagai material alternatif dalam industri manufaktur seperti industri dirgantara menggantikan material logam. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan komposit filamen berbasis plastik polypropylene (PP) yang diperkuat dengan serbuk kayu jati, serta menganalisis pengaruh ukuran mesh dan perlakuan alkali (NaOH) terhadap kekuatan tarik komposit yang dihasilkan. Komposisi serbuk kayu jati ditetapkan sebesar 5% dari berat total komposit. Proses pembuatan filamen dilakukan melalui ekstrusi menggunakan mesin ekstruder pada suhu 160°C dan kecepatan motor 40 Rpm. Uji tarik dilakukan untuk mengevaluasi kekuatan tarik filamen yang dihasilkan, dengan spesimen dicetak sesuai standar ASTM D638 Type IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan NaOH secara signifikan meningkatkan kekuatan tarik komposit, dengan nilai tertinggi mencapai 17,57 MPa pada ukuran mesh 150 μm. Sebaliknya, komposit tanpa perlakuan (UT) menunjukkan kekuatan tarik tertinggi sebesar 13,29 MPa pada mesh 100 μm. Temuan ini mengindikasikan bahwa variasi ukuran mesh dan perlakuan alkali berpengaruh signifikan terhadap kualitas mekanik komposit.
The Influence of Anodizing Electrolyte Concentration on Ni-P Deposition on Anodic Aluminum Oxide (AAO) Rizkia, Vika; Susanto, Iwan; Belyamin; Garjati, Vina Nanda; Hapsari, Ade Utami; Raharjo, Jarot; Damisih; Pravitasari, Retna Deca
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol. 27 No. 1 (2025): Jurnal Sains dan Materi Indonesia
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jsmi.2025.9708

Abstract

Aluminum alloys suffer from deficiencies in surface performance due to insufficient resistance to corrosion and mechanical qualities in harsh environments. Therefore, it is crucial to apply a protective surface modification during the manufacturing process of the aluminum component. The electroless deposited Ni-P shows great potential as a protective coating due to its simple manufacturing process and outstanding performance. This study investigates the effect of oxalic acid concentration in the anodizing process on electroless Ni-P coating. In this study, Anodic Aluminum Oxide (AAO) is formed by an anodizing process on 0.3,0.5, and 0.7 oxalic acids prior to Ni-P electroless deposition. The resulting Ni-P layer has a nodular-like morphology with a size in the order of 0.5 m or less. Moreover, the AAO surface is covered by a thin and tightly formed layer of nickel particles. The EDX analysis shows the oxygen percentage falls by up to 70% after Ni deposition in all anodizing parameters, as compared to the anodized specimens alone. In addition, the nickel content gradually decreases as the concentration of oxalic acid increases from 0.3 M to 0.7 M.